• Tidak ada hasil yang ditemukan

ARTIKEL PERANAN KERAPATAN ADAT NAGARI (KAN) DALAM PENYELESAIAN SENGKETA TANAH HARTA PUSAKO TINGGI DI NAGARI PIANGGU

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "ARTIKEL PERANAN KERAPATAN ADAT NAGARI (KAN) DALAM PENYELESAIAN SENGKETA TANAH HARTA PUSAKO TINGGI DI NAGARI PIANGGU"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Keterangan diatas menjadi gambaran bahwa Kerapatan Adat Nagari tidak hanya sebagai lembaga adat, tetapi juga sebagai lembaga yang perannya sangat dibutuhkan oleh Pemerintah

Putusan Kerapatan Adat Nagari tidak berkekuatan hukum tetap dan tidak memiliki kewenangan untuk melakukan eksekusi, jika salah satu pihak yang menyelesaikan perkara tanah

Penulis dapat menyimpulkan bahwa sengketa tanah pusako tinggi yang terjadi di nagari tiku ini, disebabkan pertama tidak jelasnya ranji keturunan suatu kaum, yang

Sementara itu, mekanisme penyelesaian konflik tanah ulayat yang dimiliki oleh KAN Nagari Ketaping merupakan tata cara atau hal yang harus dilakukan untuk menemui penyelesaian

Tata cara penyelesaian sengketa tanah ulayat yaitu: dilakukan secara bajanjang naik, batanggo turun, mulai dari niniak mamak, suku, kemudian KAN, selanjutnya pihak

merumuskan masalah yaitu “Bagaimana Peran Kerapatan Adat Nagari (KAN) dalam Pembangunan Nagari di Nagari Baringin Kecamatan Lima Kaum, Kabupaten Tanah Datar”..

Pada tingkat nagari penyelesaian sengketa adat harta pusaka tinggi diselesaikan melalui lembaga adat, yaitu Kerapatan Adat Nagari (KAN), apabila sengketa tidak dapat

Selain 2 Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, Kondisi Umum Nagari Cubadak, https://www.cubadak.desa.id/pages/kondisi-umum- nagari-cubadak, diakses tanggal 27 Agustus 2023, pada pukul