PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA YANG BERKAITAN DENGAN PRAKTEK
KEBIDANAN
A. ASPEK SOSIAL BUDAYA PADA
SETIAP PERKAWINAN
fase pertama bulan madu
fase pengenalan kenyataan krisis
perkawinan
Menurut aspek sosial budaya faktor
pendukung : saling memberi dan menerima cinta, ekspresi afeksi, saling menghormati dan menghargai, saling terbuka antara
Faktor penghambat yang mempersulit
penyesuaian perkawinan : baik suami
maupun istri tidak bisa menerima
perubahan sifat dan kebiasaan di awal
pernikahan, suami maupun istri tidak
berinisiatif menyelesaikan masalah,
perbedaan budaya dan agama diantara
suami dan istri, suami maupun istri
B. ASPEK SOSIAL BUDAYA PADA SETIAP TRIMESTER KEHAMILAN
Masih banyak ibu ibu yang
menganggap kehamilan sebagai hal
yang biasa, hal alamiah dan kodrati
tdk perlu ANC tidak terdeteksinya
factor factor resiko tinggi rendahnya
tingkat pendidikan dan kurangnya
informasi
preferensi terhadap jenis kelamin anak
khususnya pada beberapa suku yang
menyebabkan istri mengalami kehamilan
berturut turut dalam jangka waktu yang
relative pendek resti
Masalah gizi kepercayaan dan
Didaerah pedesaan masih
banyak ibu hamil yang
mempercayai dukun beranak
D. ASPEK SOSIAL BUDAYA DALAM MASA NIFAS
~Masa nifas dilarang makan telur,
daging, udang, ikan laut dan lele,
keong ,daun lembayung, buah pare,
nenas, gula merah, dan makanan yang
berminyak.
Setelah melahirkan atau setelah operasi
hanya boleh makan tahu dan tempe
tanpa garam ,ngayep´dilarang banyak
makan dan minum, makanan harus
~masa nifas dilarang tidur siang.
~Masa nifas /saat menyusui setelah
waktunya Maghrib harus puasa tidak
makan makanan yang padat.
~ Masa nifas tidak boleh keluar rumah
sebelum 40 hari.
Ibu setelah melahirkan dan bayinya harus
1. Dibedong agar kaki tidak bengkok. Ternyata di bedong bisa membuat
peredaran darah bayi menjadi terganggu, kerja jantung akan lebih berat memompa darah, akibatnya bayi akan sering sakit di
daerah paru-paru dan jalan nafasnya. Selain itu dibedong akan menghambat
perkembangan motorik si bayi karena tidak ada kesempatan untuk bergerak.
E. ASPEK SOSIAL BUDAYA YANG
2. Hidung ditarik-tarik agar mancung
Ini jelas salah karena pemakaian gurita
akan menghambat perkembangan organ-organ perut. Jika memang harus
memakaikan gurita jangan mengikat terlalu kencang terutama di bagian dada agar
4. Menggunting bulu mata agar lentik
Memotong bulu mata bisa mengurangi
fungsinya untuk melindungi mata dari benda-benda asing. Panjang pendeknya bulu mata sudah menjadi bawaan dari bayi itu sendiri.
5. Beri setetes kopi agar bayi tidak step (kejang)
Pemberian kopi pada bayi jelas
berbahaya karena mengandung kafein yang
6. Jangan memeras kencang-kencang
saat mencuci baju bayi, bayi akan gelisah tidurnya.
7. Jangan menyusui bayi jika bunda sedang
sakit
Saat ibu sedang sakit tubuh si ibu akan
menghasilkan sistem kekebalan tubuh yang lebih banyak dan akan ikut ke dalam asi yang jika di minum si bayi akan meningkatkan