DAFTAR ISI... HALAMAN JUDUL... HALAMAN PENGESAHAN... PERNYATAAN ORISINALITAS... KATA PENGANTAR... ABSTRAK...

Teks penuh

(1)

vii DAFTAR ISI

Halaman

HALAMAN JUDUL ... i

HALAMAN PENGESAHAN ... ii

PERNYATAAN ORISINALITAS... iii

KATA PENGANTAR ... iv

ABSTRAK ... vii

DAFTAR ISI ... viii

DAFTAR TABEL ... xi

DAFTAR GAMBAR ... xii

DAFTAR LAMPIRAN ... xiii

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah... 1

1.2 Rumusan Masalah ... 6

1.3 Tujuan Penelitian ... 6

1.4 Kegunaan Penelitian ... 7

1.5 Sistematika Penelitian ... 7

BAB II LANDASAN TEORI DAN HIPOTESIS PENELITIAN 2.1 Kajian Pustaka ... 9

2.1.1 Teori Traditional Turnover ... 9

2.1.2 Pengertian Turnover Intention ... 9

2.1.3 Pengertian Kepuasan Kerja ... 12

2.1.4 Pengertian Stres Kerja ... 14

2.2 Hipotesis Penelitian ... 20

2.2.1 Pengaruh Kepuasan Kerja Terhadap Turnover Intention ... 20

2.2.2 Pengaruh Stres Kerja Terhadap Turnover Intention 23 2.2.3 Model Konseptual ... 24

BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian ... 25

3.2 Lokasi Penelitian ... 25

3.3 Objek Penelitian ... 25

3.4 Identifikasi Variabel ... 25

3.5 Definisi Operasional Variabel ... 26

(2)

viii

3.5.2 Kepuasan kerja (X1) ... 27

3.5.3 Stres Kerja (X2) ... 28

3.6 Jenis dan Sumber data ... 28

3.6.1 Jenis Data ... 28

3.6.2 Sumber Data ... 28

3.7 Populasi, Sampel dan Metode Penentuan Sampel ... 29

3.8 Metode Pengumpulan data ... 29

3.9 Instrumen penelitian ... 30

3.9.1 Uji Validitas ... 30

3.9.2 Uji Reliabilitas ... 30

3.10 Teknik Analisis Data... 30

3.10.1 Analisis Statistik Deskriptif ... 30

3.10.2 Analisis Faktor Konfirmatori ... 30

3.10.3 Analisis Regresi Linier Berganda ... 31

3.10.4 Uji Asumsi Klasik ... 32

3.10.5 Uji Signifikansi Simultan ... 33

3.10.6 Uji Koefeisien Determinasi (R2) ... 34

3.10.7 Uji Signifikansi Parsial ... 34

BAB IV DATA DAN PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN 4.1 Gambaran Umum Organisasi ... 36

4.1.1 Sejarah Hotel Holiday Inn ... 36

4.1.2 Struktur Organisasi Hotel Holiday Inn ... 39

4.1.3 Deskripsi Jabatan Masing-masing Departemen ... 39

4.1.4 Visi & Misi... 43

4.2 Karakteristik Responden ... 44

4.2.1 Berdasarkan Jenis Kelamin ... 44

4.2.2 Berdasarkan Usia ... 44

4.2.3 Berdasarkan Masa Kerja ... 44

4.2.4 Berdasarkan Pendidikan Terakhir ... 45

4.3 Hasil Pengujian Instrumen Penelitian ... 46

4.3.1 Uji Validitas ... 46

4.3.2 Uji Reliabilitas ... 47

4.4 Dekripsi Variabel penelitian ... 48

4.4.1 Deksipsi Variabel Kepuasan Kerja ... 49

4.4.2 Deksipsi Variabel Stres Kerja ... 51

4.4.3 Deksipsi Variabel Turnover Intention ... 52

4.5 Analisis Faktor Konfirmatori ... 53

4.6 Analisis Regresi Linier Berganda ... 56

4.7 Uji Asumsi Klasik... 57

4.8 Uji Kelayakan Model (Uji F) ... 60

4.9 Hasil Pengujian Hipotesis (Uji t) ... 60

(3)

ix

4.10.1 Pengaruh Kepuasan Kerja Terhadap

Turnover Intention ... 63

4.10.2 Pengaruh Stres Kerja Terhadap Turnover Intention 65 BAB V SIMPULAN DAN SARAN 5.1 Simpulan ... 66

5.2 Saran ... 66

DAFTAR RUJUKAN ... 68

(4)

x

DAFTAR TABEL

No. Tabel Halaman

1.1 Tingkat Perputaran Karyawan Hotel Holiday Inn... 4

1.2 Turnover Intention karyawan Hotel Holiday Inn... 5

4.1 Distribusi Responden Berdasarkan Jenis Kelamin ... 44

4.2 Distribusi Responden Berdasarkan Usia ... 45

4.3 Distribusi Responden Berdasarkan Masa Kerja ... 45

4.4 Distribusi Responden Berdasarkan Pendidikan Terakhir... 46

4.5 Hasil Uji Validitas ... 47

4.6 Hasil Uji Reliabilitas ... 48

4.7 Deskripsi Jawaban Responden Kepuasan Kerja ... 50

4.8 Deskripsi Jawaban Responden Stres Kerja ... 52

4.9 Deskripsi Jawaban Responden Turnover Intention ... 53

4.10 Hasil Uji KMO... 54

4.11 Nilai MSA ... 54

4.12 Nilai Persentage of Variance ... 55

4.13 Nilai Loading Faktor ... 55

4.14 Hasil Analisis Regresi Linier Berganda ... 56

4.15 Hasil Uji Normalitas ... 58

4.16 Hasil Uji Multikolenieritas ... 59

4.17 Hasil Uji Heteroskedastisitas ... 60

(5)

xi

DAFTAR GAMBAR

No. Gambar Halaman

(6)

xii

DAFTAR LAMPIRAN

No. Lampiran Halaman

1 Kuesioner ... 73

2 Tabulasi Data ... 77

2 Struktur Organisasi Hotel Santika Nusa Dua Bali ... 81

3 Hasil Uji Validitas ... 82

4 Hasil Uji Reliabilitas ... 84

5 Hasil Statistik Deskriptif ... 87

6 Hasil Uji Faktor Konfirmatori ... 94

7 Hasil Uji Regresi Linier Berganda ... 100

8 Hasil Uji Asumsi Klasik ... 102

(7)

xiii

Judul : Pengaruh Kepuasan Kerja dan Stres Kerja Terhadap Turnover Intention Pada Karyawa Hotel Holiday Inn Express Bali Raya Kuta Nama : Ida Bagus Dwihana Parta Yuda

Nim : 1306205160

Abstrak

Tingginya tingkat turnover intention saat ini telah menjadi masalah serius bagi banyak perusahaan bahkan beberapa perusahaan mengalami frustasi ketika mengetahui proses rekrutmen yang telah berhasil menjaring staf yang berkualitas pada akhirnya ternyata menjadi sia-sia karena staf yang direkrut tersebut telah memilih pekerjaan di perusahaan lain. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh kepuasan kerja dan stres kerja terhadap Hotel Holiday Inn Express Bali Raya Kuta.

Penelitian ini dilakukan di Hotel Holiday Inn Express Bali Raya Kuta dengan jumlah responden sebanyak 77 karyawan. Pengumpulan data dilakukan dengan metode sampling jenuh, dimana semua anggota populasi digunakan sebagai sampel. Alat analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis statistik deskriptif, analisis regresi linear berganda, analisis faktor konfirmatori, uji asumsi klasik, uji F dan uji T.

Hasil analisis data menunjukan kepuasan kerja berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap terhadap turnover intention sedangkan stres kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap turnover intention. Berdasarkan hasil penelitian ini perusahaan diharapkan memperhatikan kepuasan karyawan dan memperhatikan waktu kerja karyawan agar mereka tidak merasa stres dan dapat menurunkan tingkat turnover intention Hotel Holiday Inn Express Bali Raya Kuta.

(8)

1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Tingginya tingkat turnover intention saat ini telah menjadi masalah serius bagi banyak perusahaan bahkan beberapa perusahaan mengalami frustasi ketika mengetahui proses rekrutmen yang telah berhasil menjaring staf yang berkualitas pada akhirnya ternyata menjadi sia-sia karena staf yang direkrut tersebut telah memilih pekerjaan di perusahaan lain (Dennis 1998). Turnover intention merupakan suatu keadaan dimana pekerja memiliki niat atau kecenderungan yang dilakukan secara sadar untuk mencari pekerjaan lain sebagai alternatif di organisasi yang berbeda (Abdullah et al , 2012). Turnover intention adalah kecenderungan niat karyawan untuk berhenti dari pekerjaannya secara sukarela menurut pilihannya sendiri keputusan karyawan meninggalkan perusahaan inilah yang menjadi masalah besar bagi perusahaan (Mahdi et al, 2012). Turnover intention pada karyawan dapat berdampak buruk pada organisasi apalagi jika berujung pada keputusan karyawan meninggalkan organisasi (Manurung dan Ratnawati, 2012). Oleh karena itu, perlu diketahui faktor-faktor yang dapat berpengaruh pada turnover intention sehingga kecenderungan terjadinya turnover dapat ditekankan.

Penelitian dan literatur yang ada menunjukan bahwa turnover intention sangat terkait dengan kepuasan kerja dan stres kerja. Karyawan dalam suatu perusahaan yang memiliki kepuasan kerja akan cenderung lebih produktif, memberikan kontribusi terhadap sasaran dan tujuan organisasi serta memiliki keinginan yang

(9)

2

rendah untuk keluar dari perusahaan (Harter et al, 2002). Menurut Hellman (1997),

perputaran karyawan dapat dipicu oleh banyak faktor, tetapi kepuasan kerja telah konsisten diidentifikasi sebagai prediktor utama. Sedangkan ketidakpuasan terjadi ketika seorang karyawan memiliki pemikiran untuk keluar dari pekerjaanya karena dengan keluar dari pekerjaanya maka, karyawan tersebut berharap untuk mendapatkan pekerjaan lain yang mampu memberikan kepuasan kerja dengan lebih baik (Richardson, 2007).

Penelitian Chen et al, (2010) menemukan adanya hubungan negatif kepuasan kerja terhadap turnover intention dimana jika kepuasan kerja meningkat maka turnover intention menurun sehingga kinerja perusahaan dapat ditingkatkan. Kepuasan kerja merupakan apa yang dirasakan seseorang mengenai pekerjaannya. Seseorang merasa puas dengan pekerjaannya jika pekerjaan tersebut sesuai dengan harapan mereka (Chen et al, 2010). Kepuasan kerja yang lebih tinggi dihubungkan dengan turnover karyawan yang rendah dan sebaliknya jika kepuasaan kerja karyawan rendah maka turnover karyawan cenderung menjadi lebih tinggi. Seorang karyawan yang tidak puas terhadap pekerjaannya cenderung mencari tempat kerja lain, dengan harapan tempat kerja yang baru akan memenuhi kepuasannya (Mangkunegara, 2009). Hubungan kepuasan kerja dengan turnover karyawan lebih didukung oleh banyak penelitian yang mengakui kepuasan kerja sebagai anteseden dari organisasi (Tett dan Meyer, 1993). Ini menyebabkan kepuasan kerja akan berhubungan negatif dengan turnover intention (Susskind et al, 2000).

(10)

3

Menurut Effendi (2002:303) mengemukakan bahwa stres kerja adalah ketegangan atau tekanan emosional yang dialami seseorang yang sedang menghadapi tuntutan yang sangat besar, hambatan-hambatan dan adanya kesempatan yang sangat penting yang dapat mempengaruhi emosi, pikiran, dan kondisi fisik seseorang. Adapun menurut Siagian (2008:300) menyatakan bahwa stres merupakan kondisi ketegangan yang berpengaruh terhadap emosi, jalan pikiran, dan kondisi fisik seseorang. Dalam jangka panjang, karyawan yang tidak dapat menahan stres kerja maka karyawan tidak mampu lagi bekerja diperusahaan. Pada tahap yang semakin parah, stres bisa membuat karyawan menjadi sakit atau bahkan akan mengundurkan diri (Manurung dan Ratnawati, 2012). Stres kerja merupakan suatu gejala atau perasaan yang dapat timbul dalam diri seorang pekerja dan dapat memberikan dampak dalam suatu organisasi atau perusahaan, yang akan memberikan pengaruh terhadap kepuasan karyawan dan akan mempengaruhi kinerja karyawan (Chaudhry, 2012). Stres kerja meningkat maka akan menyebabkan timbulnya keinginan keluar yang ada pada diri karyawan (Chandio et al, 2013). Penelitian Qureshi et al (2013) menemukan adanya hubungan positif stres kerja terhadap turnover intention dimana dengan meningkatnya stres kerja juga diikuti dengan meningkatnya turnover intention.

Tingginya perputaran karyawan pada Hotel Holiday Inn Express Bali Raya Kuta menunjukan angka diatas batas normal. Gillies (1989) menyatakan perputaran karyawan dikatakan normal berkisar antara 5-10% per tahun dan dikatakan tinggi apabila lebih dari 10% per tahun. Data karyawan pada Hotel Holiday Inn Express

(11)

4

Bali Raya Kuta yang mengundurkan diri rata-rata per tahun adalah 8 orang selama periode 2014-2017. Data perputaran karyawan Hotel Holiday Inn Express Bali Raya Kuta tahun 2014-2017 disajikan dalam tabel 1.1

Tabel 1.1 Data Perputaran Karyawan Hotel Holiday Inn Express Bali RayaKuta Periode 2014-2017

Tahun Jumlah Karyawan masuk Persentase karyawan masuk Karyawan keluar Persentase karyawan keluar 2014 56 9 16,07% 7 12,5% 2015 59 8 13,55% 8 13,55% 2016 71 11 15,49% 8 11,26% 2017 77 - - - -

Sumber: HRD Hotel Holiday Inn Express Bali Raya Kuta (2017)

Tabel B.1 menunjukan bahwa presentase karyawan keluar pada hotel Hotel Holiday Inn Express Bali Raya Kuta masih tergolong tinggi. Berdasarkan wawancara yang dilakukan terhadap 7 orang karyawan mengatakan bahwa mereka merasa perkerjaan yang mereka lalukan terasa berat dan hasil yang diperoleh tidak sebanding dengan pekerjaan yang dilakukan sehingga mengkakibatkan karyawan merasa malas untuk bekerja dan sering datang terlambat dalam bekerja. Menurut beberapa karyawan, mereka keluar karena tekanan kerja yang semakin tinggi dengan tidak diimbangi kenaikan gaji dan mereka merasa bahwa gaji yang diberikan perusahaan

(12)

5

dirasa belum mencukupi untuk kebutuhan sehari-hari. Hal ini menyebabkan tingginya persentase karyawan keluar berasal dari faktor kepuasan kerja dan stres kerja.

Untuk membuktikan ada tidaknya turnover intention, peneliti terlebih dahulu menyebarkan kuisioner awal dengan 3 butir pertanyaan untuk mengetahui berapa lama karyawan bekerja di perusahan ini. untuk melihat rata-rata di tahun berapa para karyawan memiliki niat untuk berpindah, kemudian untuk mengetahui seberapa besar niat karyawan untuk berpindah (turnover intention) dari perusahan ini. Jika hasil niat karyawan yang ingin keluar tinggi maka hal tersebut menjadi masalah di perusahaan. Selanjutnya untuk lebih mengetahui karyawan yang bekerja di perusahaan tersebut merasa bahagia atau tidak, karena perasaan yang tidak bahagia atau ketidakpuasan akan memicu terjadinya turnover. Berikut hasil dari kuisioner awal dengan tiga ulasan pertanyaan terlihat pada tabel 1.2

Tabel 1.2 Turnover Intention Karyawan Hotel Holiday Inn Express Bali Raya Kuta

No Lama Bekerja Pertanyaan 1 Pertanyaan 2 Pertanyaan 3 Ya Tidak Ya Tidak

1 Kurang

dari1tahun

42 orang 31 11 27 15

2 1-3 tahun 20 orang 12 8 13 7

3 Lebih dari 3 tahun 15 orang 9 6 12 3

Jumlah : 77 52 25 52 25

(13)

6 Keterangan:

Pertanyaan 1: Berapa lama anda bekerja di perusahaan ini ?

Pertanyaan 2: Apakah anda merasa bahagia bekerja di perusahaan ini ? Pertanyaan 3: Pernahkah ada niat untuk keluar dari perusahaan ?

Dari tabel 1.2 terlihat bahwa tingkat keinginan untuk berpindah (turnover intention) cukup tinggi, dengan hasil dari 77 karyawan yang menyatakan ada niat untuk keluar dari perusahaan sebanyak 52 karyawan, dengan spesifikasi berapa lama karyawan bekerja seperti kurang dari 1 tahun sebesar 42 karyawan kemudian karyawan yang bekerja 1-3 tahun sebesar 20 karyawan, dan karyawan yang bekerja lebih dari 3 tahun ada 15 karyawan yang menyatakan ada niat berpindah (intention). Selanjutnya 25 orang yang tidak memiliki niat untuk keluar dari perusahaan ini, sementara itu untuk pertanyaan selanjutnya yang menyatakan, ”apakah anda merasa bahagia di perusahaan ini ?” hasil menunjukkan 52 orang menyatakan bahagia, dan 25 orang menyatakan tidak bahagia. Walaupun hasilnya banyak yang menyatakan bahagia, tetapi banyak pula karyawan yang menyatakan ada niat ingin keluar, kemungkinan terdapat faktor lain yang membuat karyawan niat ingin keluar dari perusahaan ini, Berdasarkan masalah-masalah di atas, penulis ingin meneliti lebih jauh dan mendalam tentang apakah stres kerja dan kepuasan kerja dapat mempengaruhi turnover intention.

(14)

7 1.2 Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang yang telah dipaparkan diatas, maka yang menjadi pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah:

1) Bagaimana pengaruh kepuasan kerja terhadap turnover intention pada karyawan Hotel Holiday Inn Express Bali Raya Kuta?

2) Bagaimana pengaruh stres kerja terhadap turnover intention pada Karyawan Hotel Holiday Inn Express Raya Kuta?

1.3 Tujuan Penelitian

Berdasarkan rumusan masalah yang telah dipaparkan, maka tujuan dari penelitian ini adalah:

1) Untuk mengetahui pengaruh kepuasaan kerja terhadap turnover intention pada Karyawan Hotel Holiday Inn Express Bali Raya Kuta.

2) Untuk mengetahui pengaruh stres kerja terhadap turnover intention pada Karyawan Hotel Holiday Inn Express Bali Raya Kuta.

1.4 Kegunaan Penelitian 1) Kegunaan Teoritis

Penelitian ini diharapkan mampu memperkaya sumbangan terhadap ilmu pengetahuan, khususnya bidang Sumber Daya Manusia dalam kaitannya dengan stres kerja, kepuasan kerja, dan turnover intention karyawan.

2) Kegunaan Praktis

Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan dan sumbangan yang berarti bagi Hotel Holiday Inn Express Bali Raya Kuta

(15)

8

sebagai bahan informasi dalam mengembangkan Sumber Daya Manusia terutama untuk masalah turnover intentinon karyawan.

1.5 Sistematika Penelitian

Untuk mendapatkan gambaran mengenai penelitian ini, maka penyajiannya disusun dalam beberapa bab secara sistematis sehingga antara bab yang satu dengan lainnya mempunyai hubungan yang erat. Adapun sistematika penulisan adalah sebagai berikut:

(16)

Figur

Tabel 1.1  Data  Perputaran  Karyawan  Hotel  Holiday  Inn  Express  Bali  RayaKuta Periode 2014-2017

Tabel 1.1

Data Perputaran Karyawan Hotel Holiday Inn Express Bali RayaKuta Periode 2014-2017 p.11
Tabel 1.2  Turnover  Intention  Karyawan  Hotel  Holiday  Inn  Express  Bali  Raya  Kuta

Tabel 1.2

Turnover Intention Karyawan Hotel Holiday Inn Express Bali Raya Kuta p.12

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :