• Tidak ada hasil yang ditemukan

Makna Kafir dalam al-qur an: Studi Komparatif Penafsiran Ibnu Katsir dan Quraish Shihab

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Makna Kafir dalam al-qur an: Studi Komparatif Penafsiran Ibnu Katsir dan Quraish Shihab"

Copied!
23
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Nurcholish Madjid lebih menekankan pada prinsip kemajemukan (Pluralisme) dan Universalisme sedangkan Quraish Shihab lebih menekankan pada prinsip ketegasan dalam

(STUDI KRITIS TERHADAP PENAFSIRAN QURAISH SHIHAB DALAM TAFSIR AL-MISBAH

Metode & Corak Penafsiran Quraish Shihab Dalam Tafsir Al-Misbah

Quraish Shihab dan al-Maraghi menafsirkan bahwa orang-orang yang lalai dalam merenungkan ayat-ayat Allah dan tidak menggunakan mata serta telinga untuk

Menurut Ibn Hazm, kafir dalam perkara agama adalah mengingkari salah satu di antara perkara yang diwajibkan oleh Allah s.w.t untuk diimani setelah ditegakkan

a. Perbedaan pertama, yaitu tentang waktu kelahiran Nabi Isa As. Quraish Shihab tidak menyebutkan waktu kelahiran Isa secara spesifik. Namun, ia hanya menyebutkan

Berdasarkan penelitian, penulis menemukan berbagai macam perumpamaan orang kafir yang disebutkan dalam al-Qur’an dan penjelasan dari Ibnu Katsir, diantaranya

Mutawalli Asy-Sya‟rawi dll, dari sekian banyaknya yang telah disebut yang paling sering disebut yakni Al-Biqa‟i.61 Dalam keluasan menjelaskan tafsirnya Quraish Shihab menggunakan