• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN. 3.1 Sejarah Singkat PT Bogor Raya Development

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN. 3.1 Sejarah Singkat PT Bogor Raya Development"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

METODOLOGI PENELITIAN

3.1 Sejarah Singkat PT Bogor Raya Development

Masa perintisan Group ASPEC, dimulainya dengan berdirinya ASPEC BANK (dulu BANKAP) yang terus menerus mendorong usaha perusahaan hingga tumbuh menjadi kelompok perusahaan yang sehat, dinamis yang terus berkembang pesat. Dasar fondasi usaha yang terbentuk selama ini, menjadi landasan yang kokoh ketika awal tahun 1980 perusahaan memperkenalkan identitas baru kelompok usaha yaitu ASIA FASIFIC (ASPAC) Group yang sekarang telah berganti nama menjadi PT. Bogor Raya Development.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia dan pemulihan perekonomian dua era 90-an membukak90-an pelu90-ang bagi pengemb90-ang bid90-ang usaha 90-andal90-an perusaha90-an dalam sektor keuangan, manufaktur, perdagangan, agrobisnis, sektor jasa dan property yang berdomisili di kota Bogor.

PT. Bogor Raya Development (ASPEC Group) yang berdiri pada tanggal 12 Juli 1990 membuka bidang usaha property dan sektor jasa dengan luas keseluruhan 400 hektar dengan nama PT. Global Cipta Mandiri. Dengan semakin berkembangnya bisnis di bidang property dan golf course, maka sejak tahun 2007, nama PT. Global Cipta Mandiri berubah nama menjadi PT Bogor Raya Development. Proyek prestisius pertama adalah pembangunan Danau Bogor Raya, sebuah kawasan pemukiman eksklusif di wilayah Bogor, Jawa Barat.Dalam pemukiman hijau dan berudara sejuk seluas 80 hektar tersebut dikelola oleh PT. Asia Pacific Pratama. Kawasan perumahan eksklusif Danau Bogor Raya dilengkapi dengan Sport Club yang terdiri dari kolam renang, lapangan tenis, banquet roomyang dapat dipakai sebagai tempat meeting, ataupun tempat pesta pernikahan. Selain itu komplek perumahan Danau Bogor Raya juga di lengkapi pujasera, klinik kesehatan dan internasional pre-school yang sekarang menjadi sekolah Bogor Raya.

(2)

3.2 Visi dan Misi Perusahaan

Visi perusahaan yaitu terus bertumbung dan berkembang menjadi developer yang dapat memberikan nilai optimal bagi pelanggan, rekan usaha, pemegang saham serta masyarakat dan juga menjadi padang golf yang terkemuka di asia.

Misi perusahaan yaitu :

1. Memenuhi kebutuhan seluruh lapisan masyarakat terhadap perumahan yang harganya terjangkau.

2. Mengefektifkan pengembalian dana investasi dari rekanan usaha serta para pemegang saham.

3. Menjadi sebuah perusahaan pengembang yang dapat menciptakan nilai lebih untuk semua karyawan.

3.3 Produk-produk

Untuk produk-produk yang dikelola yaitu perumahan, hotel, ruang pesta (banquet room) dan padang golf. Perumahan yang dijual tersedia di berbagai lokasi di bogor dan juga tersedia berbagai tipe rumah dan harga yang variatif. Kawasan perumahan eksklusif diantaranya adalah Griya Bogor Raya I, Griya Bogor Raya II, Griya Soka Bogor Raya I, Griya Soka Bogor Raya II, Griya Soka Bogor Raya III, Griya Soka Bogor Raya IV, Pajajaran Regency, Parahyangan Regency, Kemang Regency, Kemang Indah Regency, The Orchid Mansion, dan yang baru dibuka adalah perumahan Anugerah Agung Alam Semesta yang berlokasi di daerah Cimahpar yang dikenal dengan nama Bogor Raya Residence.

Hotel yang dikelola adalah hotel bintang 4, yaitu Novotel Bogor Hotel yangmemiliki 31 standard rooms, 99 superior rooms, 27 deluxe rooms, 14 executive rooms, 2 deluxe suites, 2 family suites. Novotel Bogor Hotel merupakan pilihan yang tepat untuk para pebisnis dan para wisatawan.Hotel yang menakjubkan ini didesain untuk memuaskan kebutuhan para tamu.Novotel Bogor Hotel menjadi tempat yang sempurna untuk bersantai dengan aneka

(3)

pilihan untuk bertualang, bersenang-senang, dan menjelajahi wilayah sekitar. Hotel ditata dengan indah, Novotel Bogor terletak di area pegunungan Bogor yang juga dikenal dengan Kota Hujan, dan tempat bermukimnya orang-orang Sunda. Bogor memiliki Istana Presiden, taman rusa, dan Kebun Raya Bogor di pusat kota dan tempat terdapatnya Institut Pertanian Bogor (IPB). Untuk menjamin kepuasan para tamu, hotel dilengkapi dengan fasilitas dan pelayanan terbaik seperti tempat penitipan bayi, pusat bisnis, akses internet, ruang pertemuan, fasilitas penukaran uang asing, parkir mobil, layanan kamar, dan laundry.

Ruang pesta (banquet room)yang dikelola dikenal dengan nama Gedung Klub Bogor Raya (Lake Side).Kapasitas gedung ini bisa mencapai 1000 orang.Harga sewa siang dan malam pun berbeda harganya.Selain gedung indoor terdapat pula tempat pesta di outdoor gedung yaitu swimming pool.

Padang Golf yang dikenal dengan nama Klub Golf Bogor Raya yang di design oleh Graham V. Marsh yang merupakan arsitek terkenal dari Australia. Padang golf ini dibangun oleh Pacific Golf (USA) dan lanskapnya oleh kelompok design Bensley dari USA. Di Klub Golf Bogor Raya ini tersedia 18 holedibangun diatas tanah seluas 120 hektar dengan bukit-bukit dan rintangan dalam bentuk bunker (pasir putih), water hazard (kolam air). Hole pertama mulai digunakan pada awal 1997 lalu secara penuh digunakan 18 hole pada bulan Mei 1997. Harganya pun terjangkau, di weekday di bawah satu juta rupiah, tapi di weekend lebih dari satu juta rupiah, harga tersebut sudah termasuk caddy, buggy fee and tax.PT. Bogor Raya Development terbentang di area pemandangan yang sangat eksotik dan alami dengan fasilitas : keamanan 24 jam.

3.4 Struktur Organisasi dan Uraian Tugas

Untuk mempertegas fungsi, rumusan, wewenang dan tanggung jawab para pelaksana, maka dibentuklah suatu struktur organisasi yang disusun berdasarkan ketetapan direksi PT. Bogor Raya Development mengenai struktur organisasi yang dijadikan dasar untuk melaksanakan aktifitasnya.

(4)

Gambar 3.1

Struktur Organisasi PT. Bogor Raya Development

President Director Operational Director Finance Director Design Manager Security Coordinator Marketing Manager Project Manager Legal Manager Executive Housekeeper GM Operational

Golf Course & Membership HRD Manager Finance Manager Accounting Manager MIS Manager

EDP & Tax Manager

P&GA Manager

F&B Manager

(5)

Struktur organisasi dapat berjalan dengan baik dimana harus ada pembagian tugas yang jelas sehingga setiap pegawai dapt melaksanakan tanggung jawab sesuai dengan kedudukan masing-masing jabatan struktur organisasi yang ada pada PT. Bogor Raya Development adalah sebagai berikut : 1. Board of Commisionare:

a. Selaku penanggung jawab atas maju dan mundurnya perusahaan. b. Melakukan pengawasan terhadap direktur

2. Direktur Utama:

a. Memimpin, mengatur, mengkoordinasikan dan mengevaluasi budget tahunan perusahaan dari biaya operasional dan keuangan dengan acuan budget yang telah disepakati

b. Mengambil keputusan terhadap operasional atau kegiatan-kegiatan yang bersifat keuangan maupun non keuangan.

c. Mempunyai tugas untuk memonitor terhadap tugas dari para manager umum (General Manager)

d. Serta bertanggung jawab langsung kepada Vice President Director 3. Direktur Keuangan:

Mengatur dan mengawasi keuangan perusahaan baik untuk pendapatan ataupun pengeluaran.

4. Direktur Operasional:

a. Memimpin dan mengatur operasional perusahaan supaya berjalan dengan baik

b. Mengambil keputusan yang berkaitan dengan kegiatan operasional perusahaan

c. Membuat konsep-konsep untuk kemajuan perusahaan khususnya di department operasional

5. General Manager:

a. Membantu Direktur Operasional dan membuat konsep residential/ perumahan yang menarik dan banyak diminati pelanggan.

(6)

b. Bertugas mengawasi danmengkoordinasikan para manager dalam organisasi secara umum agar berjalan sesuai dengan tujuan yang ditetapkan.

6. Accounting Manager:

a. Meng-entry data bukti voucher pemasukan dan pengeluaran serta memorial (transaksi yang tidak melibatkan keuangan seperti penyusutan) serta menyusun laporan keuangan.

b. Bersama-sama dengan bawahannya melakukan pembukuan terhadap keuangan perusahaan.

c. Menyediakan data dan informasi keuangan yang dibutuhkan guna analisis, baik oleh atasan langsung maupun kepala departementnya.

d. Mencatat dan membuat laporan tentang informasi keuangan peusahaan. e. Menyusun anggaran dan laporan keuangan yang digunakan dalam proses

pengendalian perusahaan. 7. Finance Manager:

a. Bertugas mengawasi dan mengatur Departemen Keuangan (finance department) terhadap anggaran tiap-tiap departemen yang ada di PT Bogor Raya Development dan perputaran keuangan serta rugi laba.

b. Bertanggung jawab langsung kepada Direktur Keuangan dengan dibantu oleh Staff Control Biaya (Cost Control)

c. Mengerjakan pula penagihan dan penerimaan pembayaran serta membuat invoice (tagihan) beserta surat-surat atau bunga.

d. Penerimaan keuangan dari event coordinator bertanggung jawab kepada Direktur Keuangan. Manajer ini membawahi juga divisi proses pemasukan data (Entry Data Processing Divison). Tugasnya penginputan data hasil penjualan dari Proshop-golf Shop Departement dan Restaurant-food and beverage Departement juga pelaksanaan pemprograman, pemeliharaan, serta perbaikan komputer dengan sepengetahuan Maintenance and Engineering Manager bertanggung jawab secara tidak langsung kepada Direktur Keuangan.

(7)

e. Merencanakan untuk memperoleh dana dan menggunakan dana tersebut untuk memaksimalkan nilai perusahaan.

f. Memeriksa permohonan dana atau uang muka untuk internal perusahaan. g. Menganalisa data keuangan untuk pembuatan laporan keuangan

perusahaan. Mengkoordinasi dan mengarahkan semua kegiatan pada treasury&disburshment supervisor dan collection KGBR & GEBR supervisor.

8. HRD Manager:

a. Bertanggung jawab terhadap sistem rekruitmen karyawan.

b. Mengkoordinir, mengevaluasi dan memberikan pengarahan pada bawahannya, serta mengusulkan rekomendasi perubahan demi peningkatan efektivitas kerja.

c. Melaksanakan program training untuk pengembangan karyawan. d. Membuat peraturan perusahaan yang berlaku bagi seluruh karyawan. 9. Tax Manager:

a. Melakukan perencanaan pajak yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi, baik intern maupun ekstern perusahaan.

b. Pemeriksaan pajak, meliputi menghadapi pemeriksaan pajak dari kantor pemeriksaan dan penyidikan pajak.

c. Melakukan monitoring dengan departemen terkait atas segala hal yang berhubungan dengan kewajiban perpajakan perusahaan.

10. MIS ( Management Information System) Manager:

a. Membantu menyusun budget tahunan dari unit departemen yang merupakan alat departemen head untuk mengontrol kegiatan sehari-hari operasional departemen masing-masing.

b. Membantu direksi dalam pengambilan keputusan pada operasional perusahaan.

c. Mengembangkan sistem pelaporan baik kualitas pelaporan maupun format laporan.

(8)

11. General Afair & Purchase Manager:

a. Bertugas dan bertanggung jawab terhadap kegiatan pembelian dan pengadaan barang dibantu oleh para staff.

b. Pengawasan divisi umum terhadap asser perusahaan (Fix Asset and Inventaris Company)

c. Pengawasan divisi angkutan atau kendaraan di bantu penyediaan (Supervisor)

d. Mengkoordinasi pembelian barang untuk kebutuhan semua departemen. e. Menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan asuransi kendaraan dan

gedung.

12. Design Manager:

a. Melaksanakan konsep kerja “Planning, Design dan Supervisi” dalam satu team.

b. Membantu mengkoordinasi proses gambar untuk keperluan perizinan resmi. Serta memilih material yang cocok dengan design, kualitas dan budget.

13. Project Manager:

a. Terdiri satu orang dengan kegiatan pembangunan infrastruktur gedung-gedung, jalan, jaringan listrik, air, telpon dan saluran air menjadi nagian departemen ini.

b. Mengkoordinasi dan melaksanakan management operasional departemen proyek.

c. Melakukan koordinasi kerja antar departemen, melaksanakan konsep kerja pembangunan dalam satu team.

d. Melakukan hubungan koordinasi dengan instasi pemerintah (PLN, PDAM, Telkom) bekerja sama dengan departemen terkait.

14. Marketing Manager:

a. Bertanggung jawab terhadap penjualan produk (tanah dan bangunan) sesuai target yang telah ditentukan.

b. Membuat rencana tahunan dan mebuatkan budget tahunan. c. Membuat laporan prospecting dari penjualan setiap bulan.

(9)

d. Mempromosikan produk-produk perusahaan terutama rssidential supaya laku terjual.

15. Legal Manager:

a. Melayani kebutuhan departemen-departemen dalam lingkungan perusahaan untuk mendapatkan opini dan pertimbangan hukum atas suatu masalah di departemennya.

b. Mengadministrasikan kelengkapan dokumen dan kebutuhan perizinan. c. Mengawasi proses pelaksanaan pembebasan tanah secara administrative

dengan pertimbangan legalitasnya dan mengadministrasikan data-data pertanahan yang telah dibebaskan oleh pemerintah.

d. Mengurus arsip-arsip perusahaan baik yang berkaitan dengan administrasi maupun surat-surat berharga.

e. Membuat pengesahan atas permohonan akad kredit dari pelanggan atau customer.

f. Menangani semua kebutuhan akan pertimbangan-pertimbangan aspek legal dalam perusahaan, baik menyangkut suatu permasalahan ,maupun pendapat atau opini tentang rencana kebijakan perusahaan.

g. Menangani proses atau penyelesaian kebutuhan perizinan perusahaan dan urusan pertanahan.

3.5 Prosedur Pemberian Penjualan Kredit

Prosedur pemberian penjualan kredit perumahan ini tidak terlepas dari prosedur kegiatan marketing dalam memasarkan dan menjual rumah. Pemberian kredit kepada pelanggan dapat dilakukan kredit ke bank atau bisa langsung kredit ke developer, salah satu syarat agar pelanggan dapat diberikan kredit yaitu dengan membayar uang DP (Down Payment) sebesar 20% dari harga jual rumah yang ingin dibeli lalu sisanya pelanggan dapat bernegosiasi untuk melunasi sisanya. Jika pelanggan setelah melakukan DP (Down Payment) rumah namun tidak jadi membeli rumah tersebut, maka DP (Down Payment) yang telah dibayarkan pelanggan ke developer akan hangus 50% dari DP (Down Payment) yang telah dibayarkan pelanggan ke developer. Pelanggan akan dikenakan denda

(10)

jika ada keterlambatan pembayaran, perhitungan dendanya yaitu per hari. Contoh, jika Bapak A terlambat membayar uang angsuran selama 2 minggu ( 14 hari ) sebesar Rp 18.000.000,00, maka perhitungan dendanya yaitu :

Total angsuran x Jumlah hari sampai Bapak A bisa membayar denda tersebut. 1000

Rp 18.000.000,00 x 14 = Rp 252.000,00 1000

Maka denda yang harus di bayar oleh Bapak A kepada pihak developer yaitu sebesar Rp 252.000,00.

Pada salesman yang telah bisa menjual rumah akan mendapatkan komisi, namun komisi dari penjualan rumah baru bisa di dapat oleh salesman jika pelanggan telah melakukan pembayaran minimal 30% dari harga jual rumah.

Referensi

Dokumen terkait

Kredit yang diberikan oleh bank didasarkan atas kepercayaan sehingga dengan demikian pemberian kredit oleh bank dimaksudkan sebagai salah satu usaha bank untuk mendapatkan

Kredit yang diberikan oleh bank didasarkan atas kepercayaan sehingga dengan demikian pemberian kredit oleh bank dimaksudkan sebagai salah satu usaha bank untuk mendapatkan

Dalam penelitian ini penulis bermaksud untuk meneliti bagaimana pengaruh perubahan kebijakan moneter terhadap jumlah kredit yang diberikan oleh bank pada

menyelesaikan Tugas Akhir yang berjudul “SISTEM INF ORMASI AKUNTANSI PEMBERIAN KREDIT MULTI GUNA PADA BANK SUMUT KCP USU” , yang merupakan salah satu syarat

Penerimaan kas dari penjualan tunai pada UD HRR Banjarmasin dimulai saat pelanggan datang secra langsung ke toko untuk membeli barang yang dibeli. Saat pelanggan datang

Pendapatan bunga atau disebut juga dengan interest income adalah pendapatan yang diperoleh dalam bentuk bunga atas pemberian kredit yang dilakukan bank sebagai salah satu

Logistical Support (X1) merupakan pemberian pelayanan yang dilakukan fastncheap terhadap pelanggan dalam pemprosesan pesanan dan pendistribusian Dalam penelitian ini

2.3 Kredit Modal Kerja 2.3.1 Pengertian Kredit Modal Kerja Berdasarkan uraian jenis-jenis kredit, maka kredit modal kerja merupakan salah satu jenis kredit yang diberikan bank kepada