• Tidak ada hasil yang ditemukan

Proses Percabangan Pada Pola Penyebaran Penyakit Halaman Awal

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Proses Percabangan Pada Pola Penyebaran Penyakit Halaman Awal"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

PROSES PERCABANGAN PADA POLA PENYEBARAN

PENYAKIT

oleh SOFIIN M0109062

SKRIPSI

ditulis dan diajukan untuk memenuhi sebagian persyaratan memperoleh gelar Sarjana Sains Matematika

PROGRAM STUDI MATEMATIKA

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS SEBELAS MARET

(2)
(3)

ABSTRAK

Sofiin, 2016. PROSES PERCABANGAN PADA POLA PENYEBARAN PENYAKIT. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sebelas Maret.

Suatu penyakit bersifat epidemi jika banyaknya orang yang terjangkit dalam suatu populasi bertambah besar, seiring bertambahnya waktu dengan laju yang tinggi. Salah satu cara penyebaran penyakit dalam suatu populasi adalah melalui kontak langsung antara individu yang terinfeksi penyakit dengan individu yang rentan terhadap penyakit. Individu yang terinfeksi penyakit dapat menginfeksi individu yang rentan terhadap penyakit sehingga jumlah individu yang terinfeksi penyakit bertambah banyak pada periode berikutnya. Banyaknya individu rentan yang terinfeksi penyakit pada suatu periode adalah . Proses percabangan pada pola penyebaran penyakit adalah proses penyebaran penyakit dimana individu yang terinfeksi penyakit bertambah banyak pada setiap periode. Probabilitas berakhirnya epidemi pada proses percabangan diperoleh dari ∑ . Penerapan proses percabangan pada penyebaran penyakit dengan menggunakan dan

diperoleh probabilitas berakhirnya epidemi pada periode ke- adalah dan dapat dikatakan epidemi pada periode tersebut berakhir.

(4)

ABSTRACT

Sofiin, 2016. BRANCHING PROCESS IN THE PATTERN OF SPREAD OF DISEASE. Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Sebelas Maret University.

A disease is an epidemic if the number of people infected in a population growing larger, exponentially with time at high speed. One of the ways the spread of disease in a population is through direct contact between individuals are infected with the disease in susceptible individuals. Individuals who are infected with the disease can infect individuals who are susceptible to the disease so that the number of individuals infected with the disease to multiply in the next period. The number of susceptible infected individuals in the period is . Branching process in the pattern of disease spread is the spread of a disease in which individuals infected with the disease to multiply in each period. The probability of an epidemic at the end of a branching process is obtained from . Application of branching processes in the spread of disease using and probability obtained in the period to the end of the epidemic in 194th period is and can be said to be an epidemic in the period ended.

(5)

PERSEMBAHAN

Karya ini saya persembahkan untuk kedua orang tua saya Ngasiyo dan Sutilah

(6)

KATA PENGANTAR

Alhamdulillah Penulis memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan penulisan Tugas Akhir ini.

Pada kesempatan kali ini dengan segala hormat penulis menyampaikan terima kasih yang tak berhingga kepada.

1. Dra. Respatiwul an M.Si , sebagai Dosen Pembimbing I yang telah memberikan banyak motivasi, masukan dan bimbingan dalam penulisan skripsi ini.

2. Supri yadi Wibowo M.Si , sebagai Dosen Pembimbing II yang telah memberikan banyak motivasi dan bimbingan dalam penulisan skripsi ini. 3. Bapak, ibu, adik tercinta dan adik Nur yang selalu memberikan dukungan

serta doa untuk penulis.

Penulis menyadari bahwa penulisan skripsi ini belumlah sempurna. Oleh karena itu, saran dan kritik yang membangun dibutuhkan untuk penyempurnaan penulisan skripsi ini.

Surakarta, Juni 2016

(7)

DAFTAR ISI

4.1 Pola Penyebaran Penyakit dengan Proses Percabangan... 8

4.2 Mean dan Variansi dari Proses Percabangan Penyebaran Penyakit ... 9

4.3 Probabilitas Berakhirnya Epidemi pada Proses Percabangan ... 10

(8)

BAB V PENUTUP ... 14

5.1 Kesimpulan ... 14

5.2 Saran ... 14

Referensi

Dokumen terkait

Pada bagian ini ditentukan rumusan untuk rata-rata dan variansi dari suatu proses percabangan pada pembelahan sel bakteri Escherichia coli atau.. Langkah dasar pada

Sebelum melakukan proses prediksi penyebaran penyakit dalam kasus ini adalah penyebaran penyakit demam berdarah, kita harus memasukkan nilai ± nilai pada variabel

Populasi pada model SEIQR dibagi menjadi lima kelompok yaitu, suspectible ( kelas subpopulasi yang rentan terinfeksi penyakit, latent ( kelas individu yang telah

Pada penelitian ini, model matematika yang digunakan untuk penyebaran TB adalah bertipe SEI yaitu S untuk individu susceptible (individu yang sehat tetapi rentan

Hasil analisis ko- respondensi menunjukkan bahwa terjadi perubahan pola kecenderungan penyebaran penyakit menular tiap tahunnya, seperti penyakit diare di Kabupaten Gresik tahun 2009

Populasi pada model SEIQR dibagi menjadi lima kelompok yaitu, suspectible ( kelas subpopulasi yang rentan terinfeksi penyakit, latent ( kelas individu yang telah

ketimbangan endemi bersifat stabil asimtotik dan titik kesetimbangan bebas penyakit tidak stabil, artinya setiap individu yang terinfeksi memproduksi lebih dari satu individu

Dengan demikian langkah yang perlu dilakukan untuk menghentikan proses penyebaran penyakit kolera adalah sebagai berikut: 1 melakukan vaksinasi terhadap 60% dari individu kelas populasi