LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH
(LKJIP) TAHUN 2019
DINAS SYARI’AT ISLAM DAN PENDIDIKAN DAYAH
KOTA LHOKSEUMAWE
i
Ikhtisar Eksekutif
Akuntabilitas Instansi Pemerintah bukan hanya menunjukan keberhasilan ataupun menemukan kelemahan Program yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah melainkan juga merupakan bahan evaluasi untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas, produktivitas, transparansi dan akuntabilitas.
Laporan Akuntabilitas Instansi Pemerintah (LAKIP) disusun dalam rangka mewujudkan Good Governance di lingkungan Pemerintah Kota Lhokseumawe dan untuk memenuhi ketentuan dalam Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dan penyusunannya dengan mempedomani Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Penyusunan Penetapan Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah sebagai wujud pertanggungjawaban terhadap visi, misi, tujuan, sasaran, dan strategi pencapaian tujuan melalui kebijakan, program, dan kegiatan Instansi Pemerintah serta menguraikan keberhasilan dan kegagalan dalam menjalankan berbagai kegiatan dan program dalam mewujudkan sasaran yang telah ditetapkan.
Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) Dinas Syari’at Islam dan Pendidikan Dayah Kota Lhokseumawe merupakan hasil penilaian yang obyektif terhadap pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Dinas Syari’at Islam dan Pendidikan Dayah Kota Lhokseumawe. Dalam penyusunan LKjIP ini masih banyak ditemukan kelemahan dan kekurangan yang perlu mendapat saran dan kritik yang konstruktif dari berbagai pihak untuk penyempurnaan pelaporan ini dimasa yang akan datang.
Dalam Laporan Kinerja Tahun 2019 ini disajikan antara lain :
1. Secara umum pelaksanaan tugas pokok dan fungsi pemerintahan yang diamanatkan oleh Pemerintah Kota Lhokseumawe telah dapat diselenggarakan sebagaimana mestinya.
2. Ukuran keberhasilan ataupun kinerja atas pelaksanaan tugas pokok, fungsi dan kewajiban seperti yang disebutkan pada point 1 dapat diperoleh dari data-data indikator kinerja Dinas Syari’at Islam dan Pendidikan Dayah Kota Lhokseumawe yang setiap tahun selalu diukur oleh Dinas Syari’at Islam Kota Lhokseumawe.
ii
3. Dalam pencapaian sasaran, dari lima sasaran strategis yang ditetapkan, telah dilaksanakan semuanya sehingga dapat disimpulkan kinerja Dinas Syari’at Islam dan Pendidikan Dayah Kota Lhokseumawe masuk dalam kategori “BERHASIL”. Dalam tahun-tahun mendatang tentunya akan diusahakan untuk dapat mencapai semua sasaran yang telah ditetapkan secara lebih optimal.
LKjIP ini diharapkan dapat digunakan sebagai masukan dan acuan untuk peningkatan kinerja Dinas Syari’at Islam dan Pendidikan Dayah Kota Lhokseumawe pada masa yang akan datang. Akhirnya, terima kasih kepada pihak-pihak yang telah memberikan dukungan dalam penyusunan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) Dinas Syari’at Islam dan Pendidikan Dayah Kota Lhokseumawe.
Lhokseumawe, 30 Januari 2020 KEPALA DINAS SYARI’AT ISLAM
DAN PENDIDIKAN DAYAH KOTA LHOKSEMAWE
Dr. Ir. Tgk. Anwar, ST, MT, M.Ag, IPU, AER Pembina
NIP. 196908102002121001
iii
KA K AT TA A P PE EN NG GA AN NT TA AR R
Alhamdulillahirabbil ‘alamin,syukur kehadirat Allah SWT, Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKJIP) merupakan laporan kinerja tahunan yang berisi pertanggungjawaban kinerja suatu instansi dalam mencapai tujuan/sasaran strategis instansi.penyusunan LKJIP Dinas Syari’at Islam dan Pendidikan Dayah Kota Lhokseumawe Tahun 2019 telah selesai dilaksanakan. LKJIP ini disusun dalam rangka memenuhi ketentuan dalam PeraturanMenteri Penyalahgunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu Atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah dan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dan sebagai wujud pertanggungjawaban visi, misi, tujuan, sasaran, dan strategi pencapaian tujuan melalui kebijakan, program dan kegiatan.
LKJIP ini menguraikan keberhasilan dan kegagalan Dinas Syari’at Islam dan Pendidikan Dayah Kota Lhokseumawe dalam rangka pencapaian sasaran yang telah ditetapkan. LKJIP ini juga merupakan salah satu perwujudan dari niat Dinas Syari’at Islam dan pendidikan Dayah Kota Lhokseumawe untuk mewujudkan praktik tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih (good governance and clean government). LKJIP ini kami sajikan secara objektif tentang pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Dinas Syari’at Islam Kota Lhokseumawe.
Informasi yang disampaikan dalam Laporan Kinerja ini diharapkan dapat menjadi referensi umum bagi semua pihak dalam menyempurnakan dokumen perencanaan periode yang akan datang. Disamping itu juga LKJIP dapat dimanfaatkan untuk penyempurnaan program dan kegiatan yang akan datang serta penyempurnaan berbagai kebijakan yang diperlukan.
Masukan dan saran membangun dari semua pihak sangat diharapkan sebagai bahan penyempurnaan penyusunan laporan pada waktu yang akan datang.
Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada semua pihak yang telah membantu baik secara langsung maupun tidak langsung dalam penyusunan LKJIP Dinas Syari’at Islam dan Pendidikan Dayah Kota Lhokseumawe Tahun 2018.
Lhokseumawe, 30 Januari 2020
KEPALA DINAS SYARI’AT ISLAM DAN PENDIDIKAN DAYAH
KOTA LHOKSEMAWE
Dr. Ir. Tgk. Anwar, ST, MT, M.Ag, IPU, AER Pembina
NIP. 19690810200212100
iv
D D A A F F T T A A R R I I S S I I
IKHTISAR EKSEKUTIF ...
KATA PENGANTAR ...
DAFTAR ISI ...
BAB I
PENDAHULUAN...
A. Latar Belakang...
B. Maksud dan Tujuan...
C. Tugas Pokok dan Fungsi...
D. Visi dan Misi...
E. Tujuan dan Sasaran...
F. Cara Pencapaian Tujuan dan Sasaran...
G. Sistimatika Penyajian ...
BAB II PERENCANAAN KINERJA………...
BAB III AKUNTABILITAS KINERJA………..
A. Capaian Kinerja ………..………...
B. Realisasi Anggaran...
BAB IV PENUTUP...
LAMPIRAN – LAMPIRAN I. RENSTRA
II. IKU
III. Perjanjian Kinerja IV. Pengukuran Kinerja
V. Rencana Aksi Kinerja
i iii iv
1 1 1 2 5 7 9 10 12 17 17 29 32
1
B B AB A B I I
PE P EN N DA D AH HU UL LU UA AN N
A. Latar Belakang
Dinas Syari’at Islam dan Pendidikan Dayah Kota Lhokseumawe mempunyai tugas melaksanakan kewenangan pemerintah daerah dibidang keagamaan dan pembinaan umat. Sesuai dengan yang diamanatkan dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Penyusunan Perjanjian Kinerja dan Pelaporan Kinerja, Dinas Syari’at Islam dan Pendidikan Dayah Kota Lhokseumawe berkewajiban menyampaikan LKJIP sebagai bentuk pertanggungjawaban akuntabilitas publik atas tugas dan fungsi yang dibebankan kepada Dinas. Berikut ini diuraikan maksud dan tujuan penyusunan Laporan Kinerja Tahun 2019, dan sistematika penyajian LKJIP.
B. Maksud dan Tujuan
LKJIP Dinas Syari’at Islam Kota Lhokseumawe disusun berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah. Inpres ini memberikan pedoman bagi instansi pemerintah untuk menyusun LKJIP sebagai bagian dari siklus Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP). SAKIP sebagai sebuah sistem digunakan untuk memastikan bahwa visi, misi dan tujuan stratejik Dinas Syari’at Islam Kota Lhokseumawe terlaksana dengan baik.
Maksud disusunnya LKJIP ini adalah sebagai bentuk pertanggung jawaban Dinas Syari’at Islam Kota Lhokseumawe dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi selama tahun Anggaran 2019 yang menyangkut dengan tugas pemerintahan maupun tugas pembangunan.
Adapun tujuan dari penulisan laporan ini adalah sebagai sarana untuk menyampaikan pertanggungjawaban kinerja kepada pihak-pihak yang berkepentingan dan sebagai alat evaluasi pencapaian kinerja untuk memperbaiki kinerja dinas di masa yang akan datang.
2
C. Tugas Pokok dan Fungsi
Tugas pokok Dinas Syari’at Islam dan Pendidkan Dayah Kota Lhokseumawe adalah menyelenggarakan urusan pemerintahan khususnya yang berkaitan dengan masalah penegakan, penerapan, pelaksanaan dan pengawasan Syari’at Islam.
Untuk melaksanakan tugas pokok tersebut, Dinas Syari’at Islam dan Pendidkan Dayah Kota Lhokseumawe mempunyai fungsi:
a) Perumusan kebijakan teknis dalam bidang Syari’at Islam dan Pendidikan Dayah:
b) Pelaksanaan pembinaan teknis dalam bidang Syari’at Islam dan Pendidikan Dayah;
c) Pelaksanaan pedoman petunjuk teknis dalam bidang Syari’at Islam dan Pendidikan Dayah;
d) Pengkajian dan penyusunan konsep kebijakan dalam bidang Syari’at Islam dan Pendidikan Dayah;
e) Pelaksanaan tugas yang berhubungan dengan pembangunan dalam bidang Syari’at Islam dan Pendidikan Dayah serta mendokumentasikan dan menyebarluaskan hasilnya;
f) Pelaksanaan urusan ketatausahaan dinas:
g) Pelaksanaan tugas penelitian, pemantauan, evaluasi dan pelaporan penyelenggaraan Syari’at Islam dan Pendidikan Dayah;
h) Pelaksanaan kelancaran ketertiban peribadatan, penataan sarana dan dakwah, penyemarakan Syi’ar Islam, pengembangan serta pembinaan lembaga-lembaga keagamaan Islam;
i) Penyiapan sumber daya yang berhubungan dengan pelaksanaan Syari’at Islam dan penegakan hukum;
j) Pelaksanaan dan Pemanatau terhadap Dayah dan Balai Pengajian;
k) Pelaksanaan tugas bimbingan, Penyuluhan dan pengawasan pelaksanaan Syari’at Islam dan Pendidikan Dayah ;
l) Penyiapan dan penyelenggarakan serta pembinaan urusan haji;
m) Pelaksanaan bimbingan, penyuluhan dan pengawasan pelaksanaan Syari’at Islam;
n) Penyiapan rancangan Qanun dan produk hukum lainnya tentang pelaksanaan Syari’at Islam dan penyebarluasannya serta menjalin kemitraan dengan lembaga-lembaga penegak hukum lainnya;
3 o) Pembinaan Unit Pelaksana Teknis:
p) Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Walikota Lhokseumawe sesuai dengan tugas pokok dan funginya.
Susunan organisasi Dinas Syari’at Islam dan Pendidikan Dayah Kota Lhokseumawe terdiri dari :
a) Kepala Dinas
b) Sekretaris, membawahi:
Sub Bagian Umum dan Kepegawaian
Sub Bagian Keuangan dan Pelaporan
c) Bidang Bina Program, Pendidikan dan Evaluasi :
Seksi Pendidikan, Pengajaran Agama dan Sumber Daya Manusia
Seksi Penataan dan Pembinaan Sarana Agama d) Bidang Bina Peribadatan dan Urusan Haji
Seksi Dakwah dan Penyemarakan Syi’ar Islam
Seksi Pembinaan Kemakmuran Masjid dan Meunasah
Seksi Pembinaan Urusan Haji e) Bidang Bina Hukum Syari’at Islam :
Seksi Kerja sama Antar Lembaga Penegak Hukum
Seksi Pengajaran Hukum, Perundang-Undangan dan Wawasan Syari’at Islam
f) Bidang Pendidikan Dayah
Seksi Kurikulum Pengajaran dan Evaluasi
Seksi Tenaga Teknis Sarana dan Prasarana
Seksi Pemberdayaan Santri
4
Sumber daya manusia Dinas Syari’at Islam Kota Lhokseumawe tahun 2019 sebanyak 57 orang dengan rincian sebagai berikut:
Rincian Uraian Jumlah Pegawai
Jabatan Struktural 17 Orang
Non Struktural 04 Orang
Honorer 04 Orang
Bakti 04 Orang
THL 28 Orang
57 Orang
Eselon II 01 Orang
III 04 Orang
IV 12 Orang
Non Eselon 04 Orang
Non PNS 36 Orang
57 Orang
Golongan IV 04 Orang
III 17 Orang
II 0 Orang
Non Golongan 36 Orang
57 Orang
Pendidikan S3 01 Orang
S2 04 Orang
S1 27 Orang
D III 05 Orang
SLTA 18 Orang
SLTP 01 Orang
SD 01 Orang
57 Orang
Sumber Daya Manusia Dinas Syari'at Islam dan Pendidikan Dayah Kota Lhokseumawe
Per 31 desember 2019
Jumlah Jumlah
Jumlah
Jumlah
5 D. Visi dan Misi
Berdasarkan Rancangan Akhir RPJM Tahun 2017-2022, Visi , Misi Walikota dan Wakil Wali Kota Lhokseumawe adalah ””..MeMewwujujuudkdkaann KoKottaa LhLhookksseeuummaawwee BBeerrssyyaarrii’’aatt,, SSeehhatat,, CeCerrddaass DaDann SeSejjaahhtteerraa BeBerrdadassaarrkkanan UUUU--PPAA DaDann MMoouu HHeellssiinnggkkii””
Visi tersebut mengandung pengrtian pokok sebagai berikut :
Bersyari’at
Bermakna segenap aspek kehidupan masyarakat dan tata kelola pemerintahan dilandasi oleh nilai-nilai Agama Islam;
Sehat
Lingkungan hidup dan masyarakat Kota Lhokseumawe yang teratur bersih dan sehat
Cerdas
Bermakna sumber daya manusia di Kota Lhokseumawe yang berkarakter dan berwawasan global;
Sejahtera
Bermakna terpenuhi kebutuhan masyarakat Kota Lhokseumawe baik materil maupun spiritual.
Untulk mencapai visi tersebut, maka terdapat 7 (Tujuh) Misi yaitu : Misi 1, Mewujudkan Masyarakat yang Islami
Yaitu membentuk manusia yang bertaqwa pada Allah SWT, menjadikan nilai-nilai Syari’at Islam sebagai dasar dalam mengembangkan nilai-nilai Sosial budaya masyarakat.
Misi 2, Meninkatkan Perekonomian yang Berdaya Saing
Yaitu peningkatan potensi perekonomian daerah dengan titik berat pada Industri, Jasa, Pariwisata dan Perikanan.
Misi 3, Meningkatkan Sumber Daya Manusia Yang Berkualiatas
Yaitu meningkatkan standar kualitas pendidikan pada semua jenjang.
Penyediaan sarana dan prasarana pendidikan yang memadai.
6
Meningkatkan akses terhadap pelayanan kesehatan berstandar, serta meningkatkan peran serta pemuda dalam pembangunan.
Misi 4, Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih dan Baik (Clean And Good Governance),
Yaitu peningkatan sistem Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah meliputi penetapan regulasi serta kebijakan Pengembangan sistem perencanaan, penganggaran, pelaksana dan pengawasan. Penempatan Aparatur sesuai bidang keahlian. Memantapkan kelembagaan demokrasi lebih kokoh. Memperkuat peran masyarakat sipil. Menjamin pengembangan dan kebebasan media dalam mengkomunikasikan kepentingan masyarakat.
Misi, 5 Mewujudkan Pemerataan Pembnggunan, Serta Sarana dan Prasarana yang Memadai,
Yaitu mengurangi kesenjangan sosial dan berpihak pada masyarakat lemah. Menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran. Menyediakan akses yang sama bagi masyarakat terhadap pelayanan sosial serta sarana dan prasarana dasar. Membangun sarana dan prasarana yang mendukung mobilitas barang, jasa dan orang.
Misi, 6 Mewujudkan Lingkungan Hidup yang Sehat, Asri dan Lestari
Yaitu mengelola Sumber Daya Alam dan lingkungan hidup secara berkelanjutan. Pembangunan dengan memperhatikan daya dukung lingkungan. Menjaga keseimbangan pemamfaatan ruang serta memperbaiki pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup guna mendukung kualitas hidup masyarakat.
Misi, 7 Mewujudkan Ketentraman, Ketertiban, Kedamaian dan Persatuan, Yaitu menjaga situasi yang kondusif dengan memantapkan kemitraan antara masyarakat, PemerintahDaerah dan Aparat Penegak Hukum sehingga mampu melindungi dan mengayomi masyarakat serta mencegah tindak kriminalitas.
7
Berdasarkan ketujuh misi diatas, Dinas Syari’at Islam dan Pendidikan Dayah Kota Lhokseumawe memiliki keterkaitan pada :
Misi 1, Mewujudkan Masyarakat yang Islami
Yaitu membentuk manusia yang bertaqwa pada Allah SWT, menjadikan nilai-nilai Syari’at Islam sebagai dasar dalam mengembangkan nilai-nilai Sosial budaya masyarakat.
Misi 3, Meningkatkan Sumber Daya Manusia Yang Berkualiatas
Yaitu meningkatkan standar kualitas pendidikan pada semua jenjang.
Penyediaan sarana dan prasarana pendidikan yang memadai.
Meningkatkan akses terhadap pelayanan kesehatan berstandar, serta meningkatkan peran serta pemuda dalam pembangunan.
Misi, 7 Mewujudkan Ketentraman, Ketertiban, Kedamaian dan Persatuan, Yaitu menjaga situasi yang kondusif dengan memantapkan kemitraan antara masyarakat, PemerintahDaerah dan Aparat Penegak Hukum sehingga mampu melindungi dan mengayomi masyarakat serta mencegah tindak kriminalitas.
E. Tujuan dan Sasaran
Terwujudnya pelaksanaan Syari’at Islam secara kaffah, apabila seluruh komponen organisasi dan masyarakat mampu bekerjasama dalam mewujudkan komitmen bersama dalam hubungannya dengan upaya perwujudan misi yang telah ditentukan diatas. Maka tujuan yang akan dicapai oleh Dinas syari’at Islam dan Pendidikan Dayah secara garis besar adalah :
1. Meningkatnya kinerja aparatur/ pegawai pada Dinas Syari’at Islam dan Pendidkan Dayah Kota Lhokseumawe.
2. Terwujudnya kesadaran dan tanggung jawab masyarakat dalam rangka pelaksanaan Syari’at Islam;
3. Melalui penyuluhan hukum yang berbasis Al-Qur’an dan Al-Hadits diharapkan masyarakat dapat memahami dan menjalankan hukum dengan sebaik-baiknya.
4. Meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mentaati aturan yang berlaku, baik hukum posisif maupun hukum Syari’at Islam yang berlaku bagi seluruh
8
elemen masyarakat tentang peraturan perundang-undangan dan nilai-nilai keagamaan;
5. Terjalin dan terbinanya kerjasama yang lebih erat dan bersinergi antar lembaga MPU, Mahkamah Syar’iyah dan stakeholder lainnya.
6. Dengan terlaksananya syari’at Islam secara kaffah dalam kehidupan beragama bagi masyarakat dan diharapkan masyarakat dapat memberikan sumbangsihnya dalam menyusun dan merancang qanun-qanun.
Sasaran yang ingin dicapai adalah :
1. Meningkatkan kelancaran kinerja aparatur melalui penyediaan sarana dan prasarana aparatur;
2. Meningkatkan Pengetahuan Masyarakat Kota Lhokseumawe tentang hukum pelaksanaan Syari'at Islam berdasarkan Al-Qur'an dan Al-Hadist;
3. Mewujudkan Penegakan Amar Makruf Nahi Mungkar dan Mewujudkan Masyarakat Kota Lhokseumawe yang Islami;
4. Peningkatan Pelaksanaan Syari'at Islam dalam Kehidupan Sehari-hari melalui Pembinaan Keagamaan dan Adat;
5. Meningkatkan Pelaksanaan Syari'at Islam melalui peran Ulama, Umara dan Dinas Syari'at Islam;
6. Mewujudkan penerapan Syari'at Islam secara kaffah pada setiap lapisan masyarakat dan turut serta mendukung lahirnya qanun-qanun penegakan Syari'at Islam.
Dalam rangka pencapaian tujuan dan sasaran berdasarkan visi dan misi yang ada, maka kebijakan yang ditetapkan adalah :
1. Peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur Dinas Syari’at Islam dalam menjalankan roda pemerintahan yang efektif, efisien dan transparan dengan mengedepankan azas profesionalisme dalam bekerja bukan sebaliknya nepotisme.
2. Mendorong peningkatan pemakmuran Mesjid/Meunasah sebagai upaya nyata dalam menyemarakan Syiar Islam serta sebagai tempat pembinaan
“Akhlakul Karimah” bagi masyarakat;
3. Memfasilitasi terhadap kegiatan penyuluhan dalam rangka pelaksanaan maupun pengawasan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan
9
penerapan Syari’at Islam melalui berbagai kegiatan pelatihan baik formal maupun informal ( Dayah dan lembaga-lembaga keagamaan lainnya );
4. Melakukan pengembangan dan penyebarluasan informasi Syari’at Islam ditengah-tengah masyarakat serta menyiapkan Qanun pelaksanaan Syari’at Islam;
5. Mengajak seluruh stakeholder (MPU, Mahkamah Syari’ah, MPD dan MAA) merapatkan barisan dan menyamakan langkah dalam menegakkan Syari’at Islam melalui serangkaian koordinasi secara intefsif;
6. Pemberdayaan ekonomi ummat melalui pemberdayaan Baitul Mal secara optimal dan proporsional guna memaksimalkan, pemungutan, pengelolaan dan penyaluran zakat dan Harta Agama;
7. Peningkatan Sarana dan Prasaranah Dayah serta Pemberdayaan Dayah 8. Pengembangan dan pembinaan fungsi penelitian, koordinasi dan pelaporan
dalam rangka penerapan Syari’at Islam secara Kaffah guna merumuskan qanun-qanun yang berkaitan dengan pelaksanaan dan penegakan syari’at Islam sebagaimana harapan masyarakat.
F. Cara Pencapaian Tujuan dan Sasaran
Berdasarkan sasaran dan kebijakan yang telah ditentukan, maka Dinas Syari’at Islam dan Pendidikan Dayah Kota Lhokseumawe mengupayakan pencapaian tujuan melalui beberapa strategi antara lain :
1. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia Syari’at Islam melalui pendidikan dan pelatihan bagi aparatur;
2. Melakukan Sosialisasi Qanun pelaksanaan Syari’at Islam melalui pemamfaatan media massa, tokoh agama, Peran Ulama, Partisipasi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan masyarakat;
3. Memberikan penyuluhan tentang pelaksanaan Syari’at Islam dan hukum dengan sasaran birokrat, organisasi masyarakat, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), kalangan profesi, mahasiswa dan masyarakat;
4. Meningkatkan pengawasan pelaksanaan Syari’at Islam untuk meminimalisir terjadinya pelanggaran terhadap Qanun dengan melibatkan peran serta tokoh masyarakat dan aparatur terkait;
10
5. Melakukan pendekatan secara lebih mendalam dan terpadu dengan mitra kerja seperti MPU, Mahkamah Syari’ah dan stakeholder lain agar terciptanya kesamaan visi dalam menegakkan syari’at Islam
6. Menyiapkan tenaga ahli yang berwawasan luas untuk menyiapkan rancangan qanun dan mengadakan bimbingan teknis secara terpadu dan berkesinambungan sehingga melahirkan tenaga yang profesional
G. Sistematika Penyajian
Sistematika penyajian LKJIP Dinas Syari’at Islam dan Pendidikan Dayah Kota Lhokseumawe dapat diuraikan sebagai berikut :
IKHTISAR EKSEKUTIF
Menjelaskan secara singkat tujuan dan sasaran utama yang telah ditetapkan dalam Renstra dan sejauh mana pencapaiannya, apa kendala-kendala yang dihadapi dan langkah antisipatif apa yang sudah dan akan diambil dimasa yang akan datang
BAB I PENDAHULUAN
Menjelaskan secara singkat profil Dinas Syari’at Islam dan Pendidikan Dayah Kota Lhokseumwe, latar belakang penyusunan LKJIP, maksud dan tujuan, tugas pokok dan fungsi, Visi dan Misi, Tujuan dan Sasaran, cara Pencapaian Tujuan dan Sasaran dan Permasalan Utama (Strategic Issued) serta Pemecahannya dan sistimatika penyajian.
BAB II PERENCANAAN KINERJA
Menjelaskan secara singkat unsur rencana strategis tahun 2015-2019 sasaran Dinas Syari’at Islam dan Pendidikan Dayah Kota Lhokseumawe dan Ikhtisar perjanjian kinerja tahun 2019.
BAB III AKUNTABILITAS KINERJA
Menyajikan uraian hasil pengukuran kinerja, akuntabilitas keuangan Dinas Syari’at Islam dan Pendidikan Dayah Kota Lhokseumawe tahun 2019, kendala pelaksanaan kegiatan dan strategi pemecahan masalah.
A. Capaian Kinerja Dinas Syari’at Islam dan Pendidikan Dayah
11
Menyajikan Capaian Kinerja Dinas Syari’at Islam dan Pendidikan Dayah untuk setiap Pernyataan Kinerja sasaran strategis Dinas Syari’at Islam dan Pendidikan dayah sesuai dengan hasil pengukuran Kinerja Dinas Syari’at Islam dan Pendidikan Dayah.
Untuk setiap Pernyataan Kinerja sasaran strategis tersebut dilakukan analisis capaian kinerja sebagai-berikut :
1. Membandingkan antara target dan realisasi kinerja tahun 2019;
2. Membandingkan antara realisasi kinerja tahun 2015,2016,.2017,2018 dan 2019.
3. Membandingkan realisasi kinerjasampai dengan tahun 2019 dengan target jangka menengah yang terdapat dalam dokumen perencanaan strategis Dinas Syari’at Islam.;
4. Membandingkan realisasi kinerja Tahun 2019 dengan standar nasional (jika ada);
5. Analisis penyebab keberhasilan/kegagalan atau peningkatan/penurunan kinerja serta alternativ solusi yang telah dilakukan;
6. Analisis atas efesien pengguna sumber daya;
7. Analisis program/kegiatan yang menunjang keberhasilan ataupun kegagalan pencapaian pernyataan kinerja.
B. Realisasi Anggaran
Menguraikan realisasi anggaran yang digunakan dan yang telah digunakan untuk mewujudkan kinerja organisasi sesuai dengan dokumen Perjanjian Kinerja.
BAB IV PENUTUP
Mengemukakan kesimpulan secara umum atas capaian kinerja Dinas Syari’at Islam dan Pendidikan Dayah Tahun 2019 serta langkah yang akan ditempuh untuk Tahun 2019 agar lebih meningkat kinerja.
LAMPIRAN – LAMPIRAN : I. RENSTRA
II. IKU
III. Perjanjian Kinerja IV. Pengukuran KInerja V. Rencana Aksi
12
BA B AB B I II I
PE P ER RE EN NC C AN A N AA A AN N K KI IN NE ER R J J A A
Perencanaan Kinerja Tahun 2019
Rencana Kinerja Tahunan (RKT) Dinas Syari’at Islam dan Pendidikan Dayah Kota Lhokseumawe Tahun 2019 merupakan penjabaran dari sasaran dan program yang ditetapkan dalam Renstra. RKT tahun 2019 memuat target kinerja tahun 2019 atas seluruh indikator kinerja pada tingkat kegiatan. RKT Dinas Syari’at Islam dan Pendidikan Dayah Kota Lhokseumawe Tahun 2019 adalah sebagai berikut :
1. Sasaran strategis pertama yaitu meningkatkan kinerja aparatur melalui layanan prima bagi publik dan dengan mengedepankan azas efektifitas, efesiensi, transfaransi dan akuntabilitas yang tinggi. Indikator dan target kinerja sasaran ini adalah sebagai berikut :
a. Meningkatnya pelayanan dibidang administrasi perkantoran, dengan target kinerja yang diharapkan sebanyak 12 bulan.
b. Meningkatnya sarana dan prasarana aparatur, dengan target kinerja yang diharapkan sebanyak 10 unit
c. Meningkatnya disiplin aparatur, dengan target kinerja yang diharapkan sebanyak 99 stel.
d. Tersedianya buku Renja Dinas Syari’at Islam dan Pendidikan Dayah dengan target kenerja yang diharapkan sebanyak 5 buku.
2. Sasaran Strategis kedua yaitu Meningkatnya Fasilitas Sarana Ibadah dan Terfasilitasi Jama’ah Haji dan Kesejahteraan Tenaga Keagamaan. Indikator dan target kinerja sasaran ini adalah sebagai berikut :
a. Tersedianya Pembangunan Sarana dan Prasarana Agama, dengan target 33 unit.
b. Tercapainya Penyediaan Jasa Tenaga Keagamaan, dengan target yang diharapkan 12 bulan.
c. Terwujudnya Pembinaan dan Peningkatan Sarana dan Prasarana Mesjid dengan target 14 unit
d. Terlaksananya Rangkaian Ibadah Umrah bagi Pimpinan Dayah / Balai Pengajian dengan target 30 orang.
13
e. Terlaksananya Rangkaian Ibadah Haji dan Umrah dengan target yang diharapkan 286 orang
3. Sasaran Strategis ketiga yaitu Meningkatnya Gerakan Syi’ar, Pengawasan dan Pendidikan Anak Dalam Ilmu Qur’an serta Aktualisasi Data Sarana dan Prasarana. Indikator dan target kinerja ini adalah sebagai berikut :
a. Terlaksananya MTQ Tingkat Provinsi, dengan target yang diharapkan 63 peserta.
b. Terlaksanya Peringatan Hari – hari Besar Islam, dengan target 5 hari
c. Terlaksananya kegiatan Qari – qari’ah, dengan target yang diharapkan 12 bulan
d. Aktivitas Tahfizul Qur’an Berjalan Lancar, dengan target yang diharapkan 12 bulan.
e. Terlaksananya Kegiatan BadanKontak Majelis Taklim (BKMT), dengan target 12 bulan
f. Terlaksananya Kegiatan Tilawatil Qur’an, dengan target yang diharapkan 12 bulan.
g. Melancarkan Kegiatan Verivikasi Bantuan Sosial, dengan dengan target 1 kegiatan.
4. Sasaran Strategis keempat yaitu Meningkatnya Fasilitas Sarana Prasarana Pendidikan Islam. Indikator dan Target kinerja sasaran adalah:
a. Tersedianya Sarana dan Prasrana Dayah, dengan target yang diharapkan 23 paket (APBK)
b. Tersedianya Sarana dan Prasarana Dayah, dengan target 2 paket (OTSUS)
c. Terpilihnya Peserta MQK ke Provinsi, dengan target yang diharapkan 20 Orang
5. Sasaran Strategis Kelima yaitu Meningkatnya Sumber Daya Manusia dan Kualitas Pendidikan Agama. Indikator dan Target kinerja sasaran adalah:
a. Terlaksananya Pengajian di Mesjid Islamic Centre (MIC) dengan target kinerja 6 pertemuan
b. Terlaksananya Pendataan, dengan target kinerja yang diharapkan 1 kegiatan
14
Satuan Kerja Perangkat Daerah : Dinas Syari’at Islam dan Pendidikan Dayah Kota Lhokseumawe
Tahun Anggaran : 2019
NoNo SaSassaarraann SSttrraatteeggiiss InInddiikkaattoorr KKiinneerrjjaa TaTarrggeett
1 1 2 2 3 3 4 4
1 1 1
MeMenniinnggkkaattnnyyaa kikinneerrjjaa apapaarraattuurr memellaalluuii pepellaayyaannaann prpriimmaa babaggii p
puubblliikk dadann dedennggaann memennggeeddeeppaannkkaann azazaass efefeekkttiiffiittaass,, efefeessiieennssii,, trtraannssppaarraannssii dadann akakuunnttaassiibbiilliittaass yayanngg titinnggggii
MeMenniinnggkkaattnnyyaa pepellaayyaannaan n adadmmiinniissttrraassii ppeerrkkananttoorraann
MeMenniinnggkkaattnnyyaa sasarraannaa dadan n p
prraassaarraannaa aappaarraattuurr
MeMenniinnggkkaattnnyyaa ddiissiipplliinn aappaarraattuurr TTerersseeddiiaannyyaa PePerreennccaannaaaan n KeKerrjjaa SSKKPPDD
1212 bbuullaann
1010 uunniitt
9999 sstteell 5 5 BBuukkuu
2 M
Meenniinnggkkaattnnyyaa fafassiilliittaass sasarraannaa IIbbaaddaahh dadann teterrffaassiilliittaassii jjaamama''ahah hahajjii dadann kkeesseejjaahhtteerraaaann tteennaaggaa agagaammaa
TTerersseeddiiaannyyaa ppeembmbaagguunnaann s
saarraannaa ddaann pprraassaarraannaa aaggaamama TTererccaappaaiinnyyaa PePennyyeeddiiaaaann JaJassa a TTenenaaggaa KKeeaaggaamamaaann
TTererwwuujjuuddnnyyaa PePemmbbiinnaaaann dadan n PePenniinnggkkaattaann SaSarraannaa dadan n PrPraassaarraannaa MMaassjjiidd
TTererllaakkssaannaannyyaa RaRannggkkaaiiaan n I
Ibbaaddaahh UmUmrraahh BBagagii PiPimpmpiinnaan n DaDayyaahh//BBaallaaii PPeennggaajjiiaann
TTererllaakkssaannaannyyaa RaRannggkkaaiiaan n IbIbaaddaahh HHaajjii ddaann UUmmrraahh
3333 ppaakkeett
1212 bbuullaann
14 paket
30 orang
286 orang
3 MeMenniinnggkkaattnnyyaa gegerraakkaann sysyii''aarr,, pepennggaawwasasaann dadann pepennddiiddiikkaann ananaakk dadallaamm IlIlmmuu AlAl - - QuQurr''aann seserrttaa akakttuuaalliissaassii dadattaa sasarraannaa d
daann pprraassaarraannaa
TTererllaakkssaannaannyyaa MMTTQ Q TTininggkkatat PrProovvininssii
TTererllaakkssaannaannyyaa PePerriinnggaattaann HHaarri-i- HaHarrii BBeessaarr IIssllaamm
T
Tererllaakkssaannaayyaa KeKeggiiaattaann QaQarrii -- QaQarrii""ahah
AkAktitivvititaass TaTahhffiizzuull QuQurr''aan n BeBerrjjaallaann LLaannccaarr
TTererllaakkssaannaannyyaa KKeeggiiaattaann BBKKMTMT
6363 ppeesseerrttaa
5 hari
12 bulan
12 bulan
12 bulan
15
TTererllaakkssaannaannyyaa KeKeggiiaattaan n TTililaawwaattiill QQuu''anan
MeMellaannccaarrkkaann KeKeggiiaattaan n VeVerriiffiikkaassii BBaannttuuaann SSoossiiaall
12 bulan
1 kegiatan
44 MeMenniinnggkkaattnnyyaa fafassiilliittaass sasarraannaa dadann prpraassaarraannaa pepennddiiddiikkaann iissllaamm
TTerersseeddiiaannyyaa sasarraannaa dadan n p
prraassaarraannaa ddaayayahh
TTerersseeddiiaannyyaa sasarraannaa dadan n prpraassaarraannaa ddaayayahh ((OOTTSUSUSS)) TTererppiilliihhnnyyaa PePesseerrttaa MQMQKK KKee PrProovvininssii
2323 ppaakketet
2 paket
20 orang
55 MeMenniinnggkkaattnnyyaa SuSummbbeerr DaDayyaa MaMannuussiiaa dadann KuKuaalliittaass PePennddiiddiikkaann AgAgaammaa
TTererllaakkssaannaannyyaa PePennggaajjiiaann ddi i MeMessjjiidd IIssllaammiicc CCeennttrree ((MMIICC)) TTererllaakkssaannaannyyaa PPeennddaattaaaann
6 6 ppeerrtteemmuuaann
1 kegiatan
P Pe er r ja j an nj ji ia an n Ki K in ne er rj ja a Di D in na as s S Sy ya ar r i’ i ’a at t is i sl la a m m da d an n P
Pe en nd di id di ik ka an n D Da a ya y ah h K Ko ot ta a L Lh ho ok ks s eu e um ma aw we e T Ta ah hu un n 2 20 01 1 9 9
Sebagaimana yang telah kami perjanjikan dengan Walikota Lhokseumawe di dalam Penetapan Kerja Tahun 2019 adalah sebagai berikut :
1. Sasaran strategis pertama yaitu meningkatkan kinerja aparatur melalui layanan prima bagi publik dan dengan mengedepankan azas efektifitas, efesiensi, transfaransi dan akuntabilitas yang tinggi pelaksanaan program yaitu:
- Program Pelayanan Administrasi Perkantoran dengan anggaran sebesar Rp. 642.831.500,-
- Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur dengan anggaran sebesar Rp. 1.833.907.900,-
- Program Peningkatan Disiplin Aparatur dengan anggaran sebesar Rp.189.742.500,-
- Program Penyusunan Perencanaan Satuan Kerja Perangkat Daerah dengan anggaran sebesar Rp. 1.000.000,-
2. Sasaran Strategis kedua yaitu Meningkatnya Fasilitas Sarana Ibadah danTerfasilitasi Jama’ah Haji dan Kesejahteraan Tenaga Keagamaan melalui pelaksanaan program yaitu :
16
- Program peningkatan pelayanan kehidupan beragama (khusus Syari’at Islam) dengan anggaran sebesar Rp. 5.612.395.000,-
3. Sasaran Strategis ketiga yaitu Meningkatnya Gerakan Syiar, Pengawasan dan Pendidikan Anak Dalam Ilmu Qur’an serta Aktualisasi Data Sarana dan Prasarana melalui pelaksanaan program yaitu:
- Program peningkatan Pelaksanaan Syariat Islam dan Peran Ulama dengan anggaran sebesar Rp. 2.803.821.650,-
4. Sasaran Strategis Keempat yaitu Meningkatnya Fasilitas Sarana Pendidikan Islam yaitu:
- Program Pendidikan,Pembinaan dan Pengembangan Dayah dengan Anggaran sebesar Rp. 2.463.500.000,-
5. Sasaran Strategis Kelima yaitu Meningkatnya Sumber Daya Manusia dan Kualitas Pendidikan Agama yaitu:
- Program Peningkatan Sumber Daya Ulama dan Kualitas Pendidikan Agama dengan Anggaran Rp. 20.000.000,-
- Program Peningkatan Penelitian dan Pengembangan Agama sebesar Rp.
50.000.000,-
17
BA B AB B I II II I
AK A KU UN N TA T AB BI IL LI IT TA AS S K KI IN NE ER RJ J A A
A. A . C C ap a pa ai ia an n K K in i ne er rj ja a Di D in na as s S Sy ya ar ri i ’a ’ at t Is I sl la am m da d an n Pe P en nd di id di ik ka an n D D ay a ya ah h K Ko ot ta a L Lh ho ok ks se eu um m aw a we e
3.1 Capaian Kinerja
Pencapaian kinerja sasaran diperoleh dengan cara membandingkan target dengan realisasi indikator sasaran. Kemudian atas hasil pengukuran kinerja tersebut dilakukan evaluasi untuk mengetahui keberhasilan dan kegagalan pencapaian sasaran strategis. Dengan perbandingan tersebut dapat diketahui celah kinerja ( perfomance gap) yang kemudian dianalisa untuk mengetahui penyebab keberhasilan jika ada, dan selanjutnya terhadap kekurangan yang terjadi akan ditetapkan Strategi untuk peningkatan kinerja dimasa mendatang (perfomance Improvement).
Pengukuran kinerja didasarkan pada target dan realisasi dengan satuan pengukuran dalam bentuk prosentase, indek, rata-rata, angka, dan jumlah.
Prosentase pencapaian rencana tingkat capaian yang semakin baik.
Penghitungan persentase pencapaian rencana tingkat capaian (Lampiran Pengukuran kinerja), Perlu memperhatikan karakteristik komponen realisasi, dalam kondisi:
1). Semakin tinggi realisasi menunjukkan pencapaian kinerja yang semakin baik, maka digunakan rumus :
2). Semakin tinggi realisasi menunjukkan semakin rendah pencapaian kinerja, maka digunakan rumus :
Rencana Tingkat Capaian = Persentase Pencapaian x 100%
Rencana
% Pencapaian Kinerja = Rencana (Realisasi- Rencana) x 100%
Rencana
18
Dalam pengukuran indikator kinerja Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Kota Lhokseumawe tahun 2019, rumusan yang dipakai adalah rumusan pertama karena umumnya realisasi tidak ada yang melebihi target yang direncanakan.
Selanjutnya atas hasil pengukuran kinerja tersebut , dilakukan evaluasi dan analisis kinerja untuk mengetahui keberhasilan dan kegagalan dan pencapaian sasaran strategis pemerintahan Kota Lhokseumawe berikut sebab- sebab tercapai dan tidaknya kinerja yang diharapkan untuk mempermudah interprestasi atas pencapaian kinerja sasaran serta indikator sasaran.
Untuk mempermudah interprestasi atas pencapaian sasaran dan program /kegiatan serta indikator kinerja utama ditetapkanah kategori pencapaian kinerja ke dalam empat kategori berikut :
Urutan Rentang Pencapaian Kategori Capaian
1 2 3
I II III IV
>85%
70%-85%
55%-69%
<55%
Sangat Baik Baik Cukup Kurang
Pengukuran Kinerja digunakan untuk menilai keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan kegiatan sesuai dengan program, sasaran yang telah ditetapkan dalam mewujudkan misi dan visi instansi pemerintahan (lihat tabel)
19
No Sasaran Strategis Indikator Kinerja Satuan Target Realisasi Pencapaian Kinerja
1 2 3 4
Meningkatnya pelayanan administrasi
perkantoran Bulan 12 12 97,3
Meningkatnya sarana dan prasarana
aparatur Unit 10 10 92,57
Tersedianya Perencanaan Kerja SKPD Buku 5 5 100
Tersedianya pembagunan sarana dan
prasarana agama Unit 33 33 100
Tercapainya Penyediaan Jasa Tenaga
Keagamaan Bulan 12 12 97,14
Terwujudnya Pembinaan dan Peningkatan
Sarana dan Prasarana Masjid Paket 14 14 97,75
Terlaksananya Rangkaian Ibadah Umrah
Bagi Pimpinan Dayah/Balai Pengajian Orang 30 30 100
Terlaksananya Rangkaian Ibadah Haji dan
Umrah Calon 286 286 99,62
Terlaksananya MTQ Tingkat Provinsi Peserta 63 63 96,79
Terlaksananya Peringatan Hari-Hari Besar
Islam Hari 5 5 99,29
Terlaksanaya Kegiatan Qari - Qari"ah Bulan 12 12 99,76
Aktivitas Tahfizul Qur'an Berjalan Lancar Bulan 12 12 90,61
Terlaksananya Kegiatan BKMT Bulan 12 12 93,02
Terlaksananya Kegiatan Tilawatil Qu'an Bulan 12 12 98,82
Melancarkan Kegiatan Verifikasi Bantuan
Sosial Kegiatan 1 1 99,96
Tersedianya sarana dan prasarana dayah Paket 23 23 99,26
Tersedianya sarana dan prasarana dayah
(OTSUS) Paket 2 2 97,02
Terpilihnya Peserta MQK Ke Provinsi Kegiatan 1 1 99,87
Terlaksananya Pengajian di Mesjid Islamic
Centre (MIC) Pertemuan 6 6 94,5
1 5
Meningkatnya Sumber Daya Manusia dan Kualitas Pendidikan Agama
Terlaksananya Pendataan Kegiatan 1 93
84,06
2
Meningkatnya fasilitas sarana Ibadah dan terfasilitasi jama'ah haji dan kesejahteraan tenaga agama
3
Meningkatnya gerakan syi'ar, pengawasan dan pendidikan anak dalam Ilmu Al - Qur'an serta aktualisasi data sarana dan prasarana
Stel 99 99
4 Meningkatnya fasilitas sarana dan prasarana pendidikan islam 1
Meningkatnya kinerja aparatur melalui pelayanan prima bagi publik dan dengan mengedepankan azas efektifitas, efesiensi,
transparansi dan akuntasibilitas yang tinggi
Meningkatnya disiplin aparatur
PENGUKURAN KINERJA
DINAS SYARI'AT ISLAM DAN PENDIDIKAN DAYAH KOTA LHOKSEUMAWE 2019
20
Berdasarkan tabel pengukuran kinerja tersebut maka diperoleh nilai rata- rata tingkat capaian sasaran strategis/indikator kinerja utama Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Kota Lhokseumawe pada 2019 yaitu sebesar 97,15%
3.1.1 Analisis Pencapaian Sasaran Dan Indikator Kinerja Tahun 2018 Pada Tahun 2019, Dinas Syari’at Islam dan Pendidikan Dayah Kota Lhokseumawe menetapakan 5 (lima) sasaran yang sesuai dengan dokumen perencanaan strategis (Renstra) Dinas Syariat Islam Kota Lhokseumawe Tahun 2015-2019 dan sebanyak 19 indikator kinerja yang mendukung capaian dari keenam sasaran tersebut. Berikut akan disajikan analisis pencapaian sasaran dan indikator kinerja Dinas Syari’at dan Pendidikan Dayah Kota Lhokseumawe tahun 2019.
Tabel 3.1
Capaian Kinerja Sasaran 1 :
Meningkatkan kinerja aparatur melalui layanan prima bagi publik dan dengan mengedepankan azas efektifitas, efesiensi, transfaransi dan
akuntabilitas yang tinggi.
No
Indikator Kinerja Satuan Target Realisasi Capaian kinerja
1 2 3 4 5
1. Meningkatnya Pelayanan
Administrasi Perkantoran Bulan 12 12 97,30%
2. Meningkatnya Sarana dan
Arasarana Aparatur Unit 10 10 93,09 %
3. Meningkatnya Disiplin Aparatur Stel 99 99 84,06%
4.. Tersedianya Perencanaan Kerja SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah)
Buah 5 5
100 % Rata-rata capaian
kinerja...
.:
93,47 %
21
Analisis capaian Kinerja untuk sasaran 1 adalah sebagai berikut :
1. Meningkatnya pelayanan administrasi perkantoran, dengan target kinerja yang diharapkan sebanyak 12 bulan. Dengan demikian capaian kinerja pada indikator ini tercapai sebesar 97,30 %. Realisasi / target x 100%.
2. Meningkatnya sarana dan prasarana aparatur, dengan target kinerja yang diharapkan sebanyak 10 Unit. Dengan demikian capaian kinerja pada indikator ini tercapai sebesar 93,09 %. Realisasi / target x 100%.
3. Meningkatnya disiplin aparatur, dengan target kinerja yang diharapkan sebanyak 99 Stel. Dengan demikian capaian kinerja pada indikator ini tercapai sebesar 84,06 %. Realisasi / target x 100%.
4. Renja Dinas Syari’at Islam dan Pendidikan Dayah, dengan target kinerja yang diharapkan sebanyak 5 Buku. Dengan demikian capaian kinerja pada indikator ini tercapai sebesar 100 %. Realisasi / target x 100%
Tabel. 3.2
Capaian Kinerja Sasaran 2 :
Meningkatnya fasilitas sarana ibadah dan terfasilitasi jama’ah haji dan kesejahteraan tenaga agama
Analisis capaian Kinerja untuk sasaran 2 adalah sebagai berikut :
1. Tersedianya Pembangunan Sarana dan Prasarana Agama, dengan target kinerja yang diharapkan 23 Unitt. Dengan demikian capaian kinerja pada indikator ini tercapai sebesar 99,70 %. Realisasi / target x 100%
No
Indikator Kinerja Satuan
Target Realisasi Capaian kinerja
1 2 3 4 5
1.
Tersedianya Pembangunan Sarana dan Prasarana Agama
Unit 29 29 99,70 %
2.
Tercapainya Penyediaan
Jasa Tenaga Keagamaan Bulan 12
12 97,14 %
3
Terwujudnya Pembinaan dan Peningkatan Sarana dan Prasarana Masjid
Unit 14 14 97,75 %
4
Terlaksananya Rangkaian Ibadah Umrah Bagi Pimpinan Dayah dan Balai Pengajian
Orang
30 30 100 %
5
Terlaksananya Rangkaian
Ibadah Haji dan Umrah Orang 270 286 99,62 %
Rata-rata capaian
kinerja...:
98,75 %
22
2. Tercapainya Penyediaan Jasa Tenaga Keagamaan, dengan target kinerja yang diharapkan 12 bulan. Dengan demikian capaian kinerja pada indikator ini tercapai sebesar 97,14 ,%. Realisasi / target x 100%.
3. Terwujudnya Pembinaan dan Peningkatan Sarana dan Prasarana Masjid, dengan terget kinerja yang diharapkan 14 unit. Dengan demikian capaian kinerja pada indikator ini tercapai sebesar 97,75 %. Realisasi / target x 100%.
4. Terlaksananya Rangkaian Ibadah Umrah bagi Pimpinan Dayah dan Balai Pengajian, dengan target yang diharapakan 30 orang. Dengan demikian capaian kinerja pada indikator ini tercapai sebesar 100 %. Realisasi / target x 100%.
5. Terlaksananya Rangkaian Ibadah Haji dan Umrah, dengan target kinerja yang diharapkan 286 orang.Dengan demikian capaian kinerja pada indikator ini tercapai sebesar 99,62 %. Realisasi / target x 100%.
Tabel. 3.3
Capaian Kinerja Sasaran 3 :
Meningkatnya gerakan syi’ar, pengawasan dan pendidikan anak dalam ilmu Qur’an serta aktualisasi data sarana dan prasarana
No Indikator Kinerja Satuan Target Realisasi Capaian kinerja
1 2 3 4 5 1 Terlaksananya MTQ
Tingkat Provinsi Peserta 63 63 96,79 %
2
Terlaksananya
Peringatan Hari – hari Besar Islam
Hari 5 5 99,29 %
3. Terlaksananya Kegiatan
Qari dan Qari'ah Bulan 12 12 99,76 %
4 Aktivitas Tahfizul Qur’an
Berjalan Lancar Bulan 12 12 90,61 %
5 Terlaksananya Kegiatan
BKMT Bulan 12 12 93,02 %
6 Terlaksananya Kegiatan
Tilawatil Qur’an Bulan 12 12 98,82 %
7 Melancarkan Kegiatan Verifikasi Bantuan
Sosial Kegiatan 1 1 99,96 %
Rata-rata capaian
kinerja...: 96,52 %
23
Analisis capaian Kinerja untuk sasaran 3 adalah sebagai berikut :
1. Terlaksananya MTQ Tingkat Provinsi, dengan target yang diharapkan sebanyak 63 Peserta. Dengan demikian capaian kinerja pada indikator ini tercapai sebesar 96,79 %. Realisasi / target x 100%.
2. Terlaksananya Peringatan Hari – hari Besar Islam, dengan target yang diharapkan sebanyak 5 hari. Dengan demikian capaian kinerja pada indikator ini tercapai sebesar 99,29 %. Realisasi / target x 100%.
3. Terlaksananya Kegiatan Qari – Qari’ah, dengan target yang diharapkan 1 kegiatan ( 12 bulan). Dengan demikian capaian kinerja pada indikator ini tercapai sebesar 99,76 %. Realisasi / target x 100%.
4. Aktivitas Tahfizul Qur’an Berjalan Lancar, dengan target kinerja yang diharapkan 12 bulan. Dengan demikian capaian kinerja pada indikator ini tercapai sebesar 90,63 % Realisasi / target x 100%.
5. Terlaksananya Kegiatan BKMT. Dengan target kinerja yang diharapkan 12 bulan. Dengan demikian capaian kinerja pada indikator ini tercapai sebesar 93,02 %. Realisasi/target x 100%.
6. Terlasananya Kegiatan Tilawatil Qur’an. Dengan target kinerja yang diharapkan 12 bulan. Dengan demikian capaian kinerja pada indikator ini tercapai sebesar 98,82 %. Realisasi/target x 100%
7. Melancarkan Kegiatan Verifikasi Bantuan Sosial, dengan target kinerja yang diharapkan 1 kegiatan. Dengan demikian capaian kinerja pada indikator ini tercapai sebesar 99,96 %Realisasi/target x 100%
24
Tabel. 3.4
Capaian Kinerja Sasaran 4 :
Meningkatnya fasilitas sarana dan prasarana pendidikan islam
Analisis capaian Kinerja untuk sasaran 4 adalah sebagai berikut :
1. Terbantunya Sarana dan Prasarana Dayah (APBK), dengat target kinerja yang diharapkan 23 Paket. Dengan demikian capaian kinerja pada indikator ini tercapai sebesar 99,26 % Realisasi/target x 100%.
2. Tersedianya Sarana dan Prasarana Dayah (OTSUS), dengan target kinerja yang diharapkan 2 Paket. Dengan demikian capaian kinerja pada indikator ini tercapai sebesar 97,02 %. Realisasi/target x 100%
3. Terpilihnya Peserta MQK ke Provinsi, dengan target kinerja yang diharapkan 20 orang. Dengan demikian capaian kinerja pada indikator ini tercapai sebesar 99,87 %. Realisasi/target x 100%
NO Indikator Kinerja Satuan Target Realisasi Capaian Kinerja
1 2 3 4 5
1.
Tersedianya Sarana dan Prasarana
Dayah (APBK) Paket 23 23 99,26 %
2
Tersedianya Sarana dan Prasarana
Dayah (OTSUS) Paket 2 2 97,02 %
3
Terpilihnya Peserta MQK ke
Provinsi Orang 20 20 99,87 %
Rata-rata capaian
kinerja...: 98,36 %
25
Tabel. 3.5
Capaian Kinerja Sasaran 5 :
Meningkatkan Sumber Daya Manusia dan Kualitas Pendidikan Agama
Analisis capaian Kinerja untuk sasaran 5 adalah sebagai berikut :
1. Terlaksananya Pengajian di Islamic Centre (MIC), dengat target kinerja yang diharapkan 6 Pertemuan. Dengan demikian capaian kinerja pada indikator ini tercapai sebesar 94,50 %Realisasi/target x 100%
2. Terlaksananya Pendataan, dengan target kinerja yang diharapkan 1 Kegiatan.
Dengan demiklian capaian kinerja pada indikator ini tercapai sebesar 93,00%
NO Indikator Kinerja Satuan
Target Realisasi Capaian Kinerja
1 2 3 4 5
1.
Terlaksananya Pengajian
di Mesjid Islamic Centre Pertemuan 6 6 94,50 %
2 Terlaksananya Pendataan Kegiatan 1 1 93,00 %
Rata-rata capaian
kinerja...: 93,43 %
26
3.1.2 Perbandingan Capaian Kinerja Tahun 2015, 2016, 2017 dan 2018
Jika dibandingkan dengan capaian kinerja tahun lalu maka terjadi kenaikan capaian kinerja pada beberapa sasaran yang disebabkan karena beberapa kegiatan dapat terlaksana (dapat terealisir) pada tahun 2019, dengan uraian sebagai berikut :
Tabel. A.2 Perbandingan Realisasi Fisik Dinas Syari’at Islam Kota Lhokseumawe
N
o Sasaran
Persentase Capaian Tahun 2015
Persentase Capaian Tahun
2016
Persentase Capaian Tahun 2017
Persentase capaian Tahun 2018
Persentase capaian Tahun 2019
Peningkatan (Penurunan) Capaian
1.
Meningkatkan kinerja aparatur melalui layanan prima bagi publik dan dengan mengedepankan azas efektifitas, efesiensi,
transfaransi dan akuntabilitas yang tinggi
99,85 83,46
77,05 98,18
93,47
Penurunan
2.
Meningkatnya fasilitas sarana ibadah dan terfasilitasi
jama’ah haji dan kesejahteraan tenaga
keagamaan
99,5
66
84,85
99,03
98,75 Penurunan
3.
Meningkatnya gerakan syi’ar, pengawasan dan pendidikan anak dalam Ilmu Al – qur’an serta aktualisasi data sarana dan prasarana
91,16
73,2
85,5
96,04
96,52
Peningkatan
4
Meningkatnya fasilitas sarana pendidikan islam
- - 97
94,08
98,36
Peningkatan
5
Meningkatnya Sumber Daya Manusiadan Kualitas Pendidikan Agama
97
- 100 98,89
93,43
Penurunan
27
3.1.3 Analisis Keberhasilan dan Kegagalan Pencapaian Kinerja Berikut penyajian keberhasilan dan kegagalan pencapaian kinerja serta upaya yang akan dilakukan dimasa akan datang :
No SASARAN INDIKATOR KINERJA Capaian
Kinerja
Kategori Capaian
Upaya perbaikan
1 2 3 4 5 6
1 Meningkatkan kinerja aparatur melalui layanan prima bagi publik dan dengan mengedepankan azas efektifitas, efesiensi, transfaransi dan akuntabilitas yang tinggi
Meningkatnya pelayanan administrasi perkantoran
97,30 % Sangat Baik
Akan
dipertahankan capaian Kinerja Tahun berikut
Meningkatnya sarana
dan prasarana
aparatur 93,09 % Sangat Baik
Akan lebih ditingkatkan untuk Tahun berikutnya
Meningkatnya disiplin aparatur
84,06 %
Baik
Akan lebih ditingkatkan untuk Tahun berikutnya
Tersedianya
Perencanaan Kerja
Satuan Kerja
Perangkat Daerah (SKPD)
100 % Sangat Baik
Akan
dipertahankan capaian Kinerja Tahun berikut
2 Meningkatnya
fasilitas sarana
ibadah dan
terfasilitasi jama’ah
haji dan
kesejahteraan tenaga keagamaan
Tersedianya
Pembangunan Sarana
dan Prasarana Agama 99,70 % Sangat Baik
Akan
dipertahankan capaian Kinerja Tahun berikut
Tercapainya
Penyediaan Jasa Tenaga Keagamaan
97,14 % Sangat Baik
Akan
dipertahankan capaian Kinerja Tahun berikut
Terwujudnya
Pembinaan dan Peningkatan Sarana dan Prasarana Masjid
97,75 % Sangat Baik
Akan
dipertahankan capaian Kinerja Tahun berikut
Terlaksananya
Rangkaian Ibadah Umrah bagi Pimpinan Dayah dan Balai Pengajian
100 %
Sangat Baik
Akan
dipertahankan capaian Kinerja Tahun berikut
Terlaksananya
Rangkaian Ibadah Haji dan Umrah
99,62 % Sangat Baik
Akan
dipertahankan capaian Kinerja Tahun berikut
28
3 Meningkatnya
gerakan syi’ar, pengawasan dan pendidikan anak dalam Ilmu Al –
qur’an serta
aktualisasi data
sarana dan
prasarana
Terlaksananya MTQ
Tingkat Provinsi 96,79 %
Sangat Baik
Akan ditinkatkan/
dipertahankan capaian Kinerja Tahun berikut
Terlaksananya
Peringatan Hari – hari
Besar Islam 99,29 % Sangat Baik
Akan
dipertahankan capaian Kinerja Tahun berikut
Terlaksananya
Kegiatan Qari - Qari'ah 99,76 % Sangat Baik
Akan
dipertahankan capaian Kinerja Tahun berikut
Aktivitas Tahfizul Qur’an Berjalan Lancar
90,61 % Sangat Baik
Akan ditingkatkan capaian Kinerja Tahun berikut
Terlaksananya
Kegiatan BKMT 93,02 % Sangat Baik
Akan ditingkatkan capaian Kinerja Tahun berikut
Terlaksananya
Kegiatan Tilawatil
Qur’an 98,82 % Sangat Baik
Akan
dipertahankan capaian Kinerja Tahun berikut
Melancarkan Kegiatan
Verifikasi 99,96 % Sangat Baik
Akan
dipertahankan capaian Kinerja Tahun berikut
4 Meningkatnya
fasilitas sarana pendidikan islam
Tersedianya Sarana dan Prasrana Dayah
(APBK) 99,26% Sangat Baik
Akan
dipertahankan capaian Kinerja Tahun berikut
Tersedianya Sarana dan Prasrana Dayah (OTSUS)
97,02 % Sangat Baik
Akan
ditingkatkan/
dipertahankan capaian Kinerja Tahun berikut
Terpilihnya Peserta
MQK Ke Provinsi 99,87 % Sangat Baik
Akan
dipertahankan capaian Kinerja Tahun berikut
5 Meningkatnya
perlengkapan santri dananak didik
Terlaksananya
Pengajian di Islamic
Centre (MIC) 94,50 % Sangat Baik
Akan
ditingkatkan/
dipertahankan capaian Kinerja Tahun berikut
Terlaksananya Pendataan
93,00 % Sangat Baik
Akan
ditingkatkan/
dipertahankan capaian Kinerja Tahun berikut