UPACARA SULANG-SULANG PAHOMPU PADA ETNIK BATAK TOBA : KAJIAN SEMIOTIKA SOSIAL Skripsi DISUSUN OLEH TUMBUR HARYANTO NAIBAHO
Teks penuh
Dokumen terkait
Terima kasih juga untuk teman-teman dan semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu-persatu yang telah membantu penulis selama menyelesaikan skripsi
Segenap Dosen Fakultas Hukum Universitas Atma Jaya Yogyakarta yang tidak dapat punulis sebutkan satu persatu, terima kasih atas saran, kritik dan ilmu yang
tidak dapat saya sebutkan satu-persatu yang telah banyak membantu. penulis dalam berdiskusi hingga penulis dapat
Akhirnya, terima kasih penulis ucapkan kepada semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu yang telah banyak membantu penulis dalam menyelesaikan skripsi ini
Juga saya ucapkan rasa terima kasih buat teman-teman dari kelas reguler yang tidak dapat saya sebut satu persatu yang sudah menjadi saudara dan rekan yang baik dalam
Kepada semua pihak yang membantu penulis tidak dapat sebutkan satu persatu, penulis ucapkan banyak terima kasih sehingga penulisan skripsi ini dapat
Dalam upacara Sulang-sulang Pahompu, pihak Hula-hula yang sangat berperan penting adalah pihak hasuhuton parboru , karena tujuan pelaksanaan upacara adat tersebut adalah
Terima kasih pula penulis ucapkan untuk teman-teman Arkeologi di UGM: Imam, Inu, Arum dan Alfi (yang sangat membantu penulis selama di Yogyakarta), teman-teman di UNHAS terutama