40
V. SIMPULAN DAN SARAN
A. Simpulan
Berdasarkan hasil dan pembahasan maka dapat disimpulakan sebagai berikut: 1. Genus aktinomisetes yang berpotensi menghasilkan pigmen ntu pewarna alami
adalah Streptomyces.
2. Medium pertumbuhan yang terbaik untuk produksi pigmen intraseluller isolat K-2C dan K-3E adalah medium Oatmeal. Sedangkan medium terbaik untuk produksi pigmen ekstraseluller isolat K-2C adalah Oatmeal, dan untuk isolat K-3E adalah YEME.
3. Ekstrak pigmen intraseluller dari isolat K-2C mampu menyerap panjang gelombang maksimum antara 523-523,50 nm pada medium SCN, pada medium YEME berkisar antara 480,00-523,00 nm, dan pada medium Oatmeal berkisar antara 531-535 nm. Ekstrak pigmen intraseluller dari isolat K-3E mampu menyerap panjang gelombang maksimum antara 528-538 nm pada medium SCN, pada medium YEME 403,00-404,00 nm, dan pada medium Oatmeal antara 699,00 nm. Ekstrak pigmen ekstraseluller isolat K-2C hanya terdeteksi pada medium SCN, dengan nilai 527,00 nm. Sedangkan untuk isolat K-3E ekstrak pigmen ekstraseluller mampu menyerap panjang gelombang 377,00 nm untuk medium YEME, dan 451,50 nm untuk medium Oatmeal.
B. Saran
Penelitian ini dapat dijadikan acuan untuk melakukan penelitian sejenis dengan menggunakan metode eksperimental. Isolat aktinomisetes yang digunakan berpotensi sebagai pewarna alami, namun harus diketahui struktur dan toksisitas dari senyawa tersebut. Oleh karena itu perlu dilakukakan penelitian lanjutan mengenai struktur dan tingkat keamanan dari ekstrak pigmen baik intraseluller maupun ekstraseluller. Perlu dilakukan juga identifikasi molekuler untuk mengetahui spesies dari kedua isolat aktinomisetes potensial.