• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERHITUNGAN DAYA DUKUNG & PENURUNAN PONDASI TIANG PANCANG PADA PROYEK PEMBANGUNAN PERUMAHAN CITRALAND BAGYA CITY MEDAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PERHITUNGAN DAYA DUKUNG & PENURUNAN PONDASI TIANG PANCANG PADA PROYEK PEMBANGUNAN PERUMAHAN CITRALAND BAGYA CITY MEDAN"

Copied!
21
0
0

Teks penuh

(1)

PERHITUNGAN DAYA DUKUNG & PENURUNAN PONDASI

TIANG PANCANG PADA PROYEK PEMBANGUNAN

PERUMAHAN CITRALAND BAGYA CITY MEDAN

LAPORAN

Ditulis untuk Menyelesaikan Mata Kuliah Tugas Akhir Semester VI

Pendidikan Program Diploma III

oleh:

BINSAR M. SIHALOHO NIM. 1105021011

CANDRA S. SITANGGANG NIM. 1105021012

PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL

JURUSAN TEKNIK SIPIL

POLITEKNIK NEGERI MEDAN

MEDAN

2014

(2)

iv

KATA PENGANTAR

Puji syukur dipanjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa berkat limpahan rahmat dan karunia-Nya, laporan ini dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu.

Laporan yang berjudul “Perhitungan Daya Dukung & Penurunan Pondasi Tiang Pancang pada Proyek Pembangunan Perumahan CitraLand Bagya City Medan” merupakan salah satu syarat untuk menyelesaikan Tugas Akhir pada Pendidikan Program Diploma III Politeknik Negeri Medan. Laporan ini mengkaji tentang beban kerja maksimal yang dipikul oleh pondasi tiang pancang, nilai daya dukung terhadap beban kerja aksial, dan nilai penurunan pondasi tiang pancang pada Proyek Pembangunan Perumahan CitraLand Bagya City Medan.

Dalam proses penyusunan Laporan Tugas Akhir ini, telah banyak bimbingan dan bantuan baik berupa materi, moral, serta motivasi dari berbagai pihak. Pada kesempatan ini sudah selayaknya menyampaikan terima kasih kepada: 1. Bapak M. Syahruddin, S.T., M.T., selaku Direktur Politeknik Negeri Medan; 2. Bapak Ir. Samsudin Silaen, M.T., selaku Ketua Jurusan Teknik Sipil Politeknik

Negeri Medan;

3. Bapak Sutrisno Rembeng, S.S.T., M.T., selaku Sekretaris Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Medan;

4. Bapak Ir. Sudarto, M.T., selaku Kepala Program Studi Diploma III Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Medan;

5. Bapak Drs. Yulfalentino, S.T., M.T., selaku Wali Kelas yang telah memberikan bimbingan dan pengarahan tentang Tugas Akhir secara pribadi;

6. Ibu Ir. Hasnita, MSCE., selaku Dosen Pembimbing yang telah membantu memberikan bimbingan, pengarahan, motivasi dan bersedia meluangkan waktunya, sehingga Tugas Akhir ini dapat diselesaikan;

7. Ibu Ita Khairani, S.Pd., M.Hum., yang telah bersedia meluangkan waktu untuk memeriksa, memotivasi, dan memberikan petunjuk-petunjuk penyusunan Laporan Tugas Akhir;

(3)

v

8. Seluruh pegawai dan staff PT. CitraLand Bagya City yang tidak bisa disebutkan satu per satu dalam lembaran ini;

9. Orangtua tercinta dan saudara-saudara yang telah memberikan curahan kasih sayang, doa, dan membantu berupa moral dan material;

10. Seluruh sahabat-sahabat yang telah memberikan saran, masukan, dukungan, perhatian, semangat, dan doa dalam penyusunan Tugas Akhir ini.

Laporan ini merupakan hasil karya yang ditulis sendiri bukan merupakan plagiat. Walaupun penyusunan Laporan Tugas Akhir ini sudah diupayakan semaksimal mungkin, namun disadari masih banyak kekurangan. Untuk itu diharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun dari pembaca.

Semoga Laporan Tugas Akhir ini dapat bermanfaat bagi siapa pun yang membaca terutama di bidang Teknik Sipil.

Medan, Agustus 2014

Hormat kami:

Penulis I, Penulis II,

BINSAR M. SIHALOHO CANDRA S. SITANGGANG

(4)

vi

ABSTRAK

PERHITUNGAN DAYA DUKUNG & PENURUNAN PONDASI TIANG PANCANG PADA PROYEK PEMBANGUNAN

PERUMAHAN CITRALAND BAGYA CITY MEDAN

Oleh: Binsar M. Sihaloho (1105021011) dan Candra S. Sitanggang (1105021012) Pondasi adalah suatu konstruksi pada bagian dasar struktur yang berfungsi meneruskan beban dari bagian atas struktur ke lapisan tanah di bawahnya tanpa mengakibatkan keruntuhan geser tanah dan penurunan pondasi yang berlebihan. Perhitungan mengenai daya dukung pondasi tiang pancang sangat perlu diperhatikan demi keamanan hasil akhir bangunan. Hal inilah yang mendorong terpilihnya topik laporan ini.

Topik pembahasan ini difokuskan pada perhitungan kemampuan pondasi tiang pancang untuk memikul beban kerja. Tujuan penulisan laporan ini adalah untuk mengetahui besarnya beban kerja maksimal yang dipikul pondasi menggunakan Metode Matriks, perhitungan daya dukung pondasi tiang tunggal yang diterapkan di lapangan dan daya dukung pondasi tiang kelompok yang disarankan menggunakan Metode Meyerhof, perhitungan penurunan pondasi tiang tunggal menggunakan Metode Empiris dan pondasi tiang kelompok yang disarankan menggunakan Metode Vesic. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara pengamatan langsung di lapangan, mengadakan konsultasi dengan narasumber, dan pengambilan data dari lapangan.

Berdasarkan hasil analisis struktur, diperoleh beban kerja yang harus dipikul pondasi sebesar 33,94 ton, nilai daya dukung tiang tunggal yang dilaksanakan di lapangan menggunakan data sondir S-1, Qa = 36,33 ton pada kedalaman 12 m. Dari hasil di atas, pondasi tiang tunggal di lapangan sudah mampu memikul beban kerja. Namun demikian, disarankan untuk menggunakan pondasi tiang kelompok. Diperoleh nilai daya dukung tiang kelompok menggunakan data sondir S-1, Qug = 41,87 ton pada kedalaman 4 m. Nilai penurunan tiang tunggal yang dilaksanakan di lapangan, S = 5,274 mm dan penurunan tiang kelompok yang disarankan, Sg = 6,848 mm yang keduanya tidak melebihi nilai penurunan ijin sebesar 25 mm.

(5)

vii

ABSTRACT

THE CALCULATION OF PILE BEARING CAPACITY & SETTLEMENT IN CITRALAND BAGYA CITY REAL ESTATE

CONSTRUCTION PROJECT MEDAN

By: Binsar M. Sihaloho (1105021011) and Candra S. Sitanggang (1105021012) Foundation is the base construction of structure which is purposed to distribute the load from the upper structure to the ground layer beneath without causing shear failure and excessive foundation settlement. The calculation of pile bearing capacity is highly needed toward the safety of the construction result. This is the point propelling the chosen of the paper topic.

The topic of this discussion is emphasized on the calculation of pile foundation’s ability to carry the workload. The purposes of this paper are to determine the workload borne by the foundation using Matrix Method, to calculate the single pile bearing capacity which is applied in the area and group pile bearing capacity suggested using Meyerhof Method, and to calculate single pile settlement using Empiric Method and group pile suggested settlement using Vesic Method, The data was collected through direct observation to the project, consultation to the staff, and retrieving data from the staff.

Based on the analysis of the structure, the work load that has to be borne by the foundation is 33,94 tons, the value of single pile bearing capacity applied in the area using CPT-1 data, Qa is 36,33 tons in 12 m. The single pile has been able to bear the work load. Nevertheless, it is advised to use group pile. The value of the group pile bearing capacity using CPT-1 data, Qug is 41,87 tons in 4m. The single pile settlement applied in the area, S is 5,274 mm and the group pile settlement suggested, Sg is 6,848 mm which both do not exceed the settlement permit by 25 mm.

(6)

viii

DAFTAR ISI

Halaman

LEMABAR PERSERTUJUAN ... ii

LEMBAR PENGESAHAN ... iii

KATA PENGANTAR ... iv

ABSTRAK ... vi

DAFTAR ISI ... viii

DAFTAR TABEL ... xii

DAFTAR GAMBAR ... xiii

DAFTAR NOTASI ... xiv

DAFTAR LAMPIRAN ... xvii

BAB I. PENDAHULUAN ... 1 A.Umum ... 1 B. Latar Belakang ... 2 C.Topik Pembahasan ... 3 D.Tujuan Pembahasan ... 3 E. Manfaat Pembahasan ... 4

F. Teknik Pengumpulan dan Pengolahan Data ... 4

G.Jadwal ... 5

H.Sistematika Penulisan Laporan ... 5

BAB II. TINJAUAN PROYEK ... 7

A.Latar Belakang Proyek ... 7

B. Data Umum Proyek ... 9

C.Lokasi Proyek ... 10

(7)

ix

BAB III. TINJAUAN KEPUSTAKAAN ... 12

A.Latar Belakang ... 12

1. Pondasi Dangkal ... 12

2. Pondasi Dalam ... 13

B.Jenis-Jenis Pondasi Tiang Pancang ... 14

1. Pondasi Tiang Kayu ... 14

2. Pondasi Tiang Baja ... 14

3. Pondasi Tiang Beton... 15

a. Pondasi Tiang Beton Pracetak (Precast Reinforced Concrete Pile) ... 15

b. Pondasi Tiang Beton Pratekan (Precast Prestressed Concrete Pile) ... 15

4. Pondasi Tiang Komposit ... 15

C.Tanah Sebagai Bahan Pondasi ... 16

D.Penyelidikan Tanah ... 16

1. Penyelidikan Tanah dengan Bor Tangan (Hand Boring) ... 17

2. Penyelidikan Tanah dengan Sondir ... 18

E. Kapasitas Daya Dukung Tiang Pancang Tunggal... 19

F. Kapasitas Daya Dukung Tiang Pancang Kelompok ... 19

1. Efisiensi Kelompok Tiang ... 20

G. Keruntuhan Kelompok Tiang (Block Failure) ... 21

H. Penurunan Tiang Pancang ... 22

1. Penurunan Pondasi Tiang pada Tanah Pasir ... 23

a. Penurunan Pondasi Tiang Tunggal ... 23

b. Penurunan Pondasi Tiang Kelompok ... 24

I. Pile Cap ... 24

1. Dimensi Pile Cap ... 24

2. Kontrol Geser Pile Cap ... 25

a. Kontrol Geser 1 Arah ... 25

b. Kontrol Geser 2 Arah ... 26

(8)

x

J. Beban Pikul Pondasi ... 27

1. Beban Mati (Dead Load) ... 28

2. Beban Hidup (Live Load) ... 30

3. Beban Gempa (E) ... 30

a. Berat Total Bangunan (Wt) ... 31

b. Faktor Keutamaan (Ie) dan Kategori Resiko Struktur Bangunan ... 31

c. Kelas Situs ... 33

d. Wilayah Gempa dan Spektrum Respons ... 34

1)Parameter Percepatan Gempa ... 34

2)Parameter Percepatan Spektral Desain ... 36

3)Kategori Desain Seismik ... 36

e. Faktor Reduksi Gempa (R) ... 37

f. Perioda Fundamental Struktur (T) ... 41

g. Geser Dasar Seismik (V) ... 42

h. Ditribusi Vertikal Gaya Gempa ... 42

4. Kombinasi Beban untuk Metode Ultimit (Beban Terfaktor) .... 43

BAB IV. ANALISIS DATA DAN HASIL ... 44

A.Tinjauan Umum ... 44

B.Kriteria Pelaksanaan ... 44

C.Analisis Struktur ... 45

1. Nilai Gaya Geser Horizontal Akibat Gempa ... 45

a. Berat Total Bangunan (Wt) ... 45

b. Faktor Keutamaan (Ie) dan Kategori Resiko Struktur Bangunan ... 47

c. Kelas Situs ... 47

d. Wilayah Gempa dan Spektrum Respons ... 48

e. Faktor Reduksi Gempa (R) ... 48

f. Perioda Fundamental Struktur (T) ... 48

(9)

xi

h. Distribusi Vertikal Gaya Gempa ... 49

2. Perhitungan Beban Akibat Gaya Gravitasi... 51

a. Beban Akibat Gaya Gravitasi pada Portal Arah X ... 51

b. Beban Akibat Gaya Gravitasi pada Portal Arah Y ... 53

3. Perhitungan Gaya-Gaya Dalam ... 56

a. Penentuan Nilai [S] ... 56

b. Penentuan Nilai Momen Ujung (Fo) dan P ... 60

4. Hasil Analisis Struktur ... 63

D. Perhitungan Struktur Bawah ... 64

1. Nilai Daya Dukung Tiang Pancang Tunggal ... 65

2. Nilai Penurunan Tiang Tunggal ... 70

3. Nilai Daya Dukung Tiang yang Disarankan ... 70

a. Efisiensi Tiang Pancang ... 71

b. Nilai Daya Dukung Tiang Kelompok yang Disarankan ... 71

c. Nilai Penurunan Tiang Tunggal untuk Pondasi yang Disarankan ... 71

d. Nilai Penurunan Tiang Kelompok untuk Pondasi yang Disarankan ... 72

e. Perencanaan Pile Cap ... 72

1)Dimensi Pile Cap ... 72

2)Kontrol Geser 1 Arah ... 73

3)Kontrol Geser 2 Arah ... 73

4)Perhitungan Tulangan Pile Cap... 74

BAB V. PENUTUP ... 77

A.Kesimpulan ... 77

B. Saran ... 77

DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN

(10)

xii

DAFTAR TABEL

Halaman

Tabel 1. Jadwal Persiapan, Pelaksanaan, dan Penyusunan Tugas Akhir ... 5

Tabel 2. Berat Sendiri Bahan Bangunan (PPIUG 1983) ... 29

Tabel 3. Berat Sendiri Komponen Gedung (Menurut PPIUG 1983) ... 29

Tabel 4. Beban Hidup ... 31

Tabel 5. Kategori Risiko Bangunan Gedung/Non Gedung untuk Beban Gempa... 32

Tabel 6. Faktor Keutamaan Gempa (Ie) ... 34

Tabel 7. Klasifikasi Situs ... 34

Tabel 8. Koefisien Situs Fa ... 36

Tabel 9. Koefisien Situs Fv ... 36

Tabel 10. Kategori Desain Seismik Berdasarkan Parameter Respons Percepatan pada Periode Pendek ... 37

Tabel 11. Kategori Desain Seismik Berdasarkan Parameter Respons Percepatan pada Periode 1 Detik ... 38

Tabel 12. Faktor Koefisien Modofikasi Respons (Rα), Faktor Kuat Lebih Sistem (Ω0g), Faktor Pembesaran Defleksi (Cdb) ... 38

Tabel 13. Nilai Parameter Perioda Pendekatan Ct dan x ... 42

Tabel 14. Distribusi Gaya Geser Dasar Horizontal Total Akibat Gempa Sepanjang Tinggi Gedung dalam Arah X dan Y untuk Tiap Portal . 49 Tabel 15. Beban Vertikal dari Portal Arah X ... 64

Tabel 16. Beban Vertikal dari Portal Arah Y ... 64

(11)

xiii

DAFTAR GAMBAR

Halaman

1. Peta Lokasi Proyek CitraLand Bagya City Medan ... 10

2. Struktur Organisasi Proyek CitraLand Bagya City Medan... 11

3. Nilai CR ... 19

4. Distribusi Beban Gempa untuk Portal Arah X ... 50

5. Distribusi Beban Gempa untuk Portal Arah Y ... 50

6. Denah Ruko 3 (tengah) ... 51

7. Letak Fo untuk Portal Arah X ... 60

8. Letak P untuk Portal Arah X ... 61

9. Letak Fo untuk Portal Arah Y ... 61

10. Letak P untuk Portal Arah Y ... 62

11. Beban Vertikal Terbesar Akibat Kombinasi Beban 1,2D + 1,6L pada Arah Y ... 63

12. Denah Pondasi Ruko 3 ... 64

13. Detail Pondasi P1 Ruko 3 ... 65

14. Denah Pondasi P3 (Pondasi yang Disarankan) ... 76

15. Detail Pondasi P3 ... 76

(12)

xiv

DAFTAR NOTASI

ak = lebar kolom

αs = konstanta untuk perhitungan pondasi telapak Ab = luas penampang ujung bawah (cm2)

Ap = luas penampang tiang b = panjang pondasi bk = panjang kolom

bo = keliling penampang kritis pondasi telapak B = diameter tiang pancang (m)

B = lebar kelompok tiang, dihitung dari pinggir tiang Bg = lebar kelompok tiang

Cu = kohesi tanah di sekeliling kelompok tiang Cb = kohesi tanah di bawah dasr kelompok tiang Cd = faktor amplifikasi defleksi

Cs = koefisien respons gempa Cvx = faktor distribusi vertikal D = diameter tiang tunggal D = pengaruh dari beban mati D = ukuran penampang tiang d = tinggi efektif pondasi

d = tebal efektif pondasi = h – selimut beton E = pengaruh beban gempa

Ep = modulus elastis tiang Eg = efisiensi kelompok tiang

Fa = koefisien situs untuk perioda pendek (pada perioda 0,2 detik) Fv = koefisien situs untuk perioda panjang (pada perioda 1 detik) G’ = daerah pembebanan yang diperhitungkan untuk geser h = tebal pondasi

(13)

xv

Ie = faktor keutamaan gempa

k = eksponen yang terkait dengan periode struktur Kp = luas selimut tiang (cm)

L = pengaruh beban hidup

Lp = kedalaman tiang bawah permukaan tanah

L = panjang kelompok tiang, dihitung dari pinggir tiang L = panjang tiang

L = panjang pondasi

m = jumlah tiang dalam 1 kolom n = jumlah tiang dalam 1 baris Nc = faktor kapasitas dukung Ө = arc tg (D/s) (derajat) Q = beban kerja (lbs)

Qu = daya dukung pondasi tiang pancang (kg) Qug = daya dukung tiang kelompok

Qa = daya dukung tiang pancang tunggal Q = kapasitas dukung kelompok tiang qc = tahanan ujung sondir (kg/cm2) R = faktor reduksi gempa

Ss = parameter respons spektral percepatan gempa MCER terpetakan untuk periode pendek

S1 = parameter respons spektral percepatan gempa MCER terpetakan untuk periode 1,0 detik

SMS = parameter percepatan respons spectral MCE pada perioda pendek yang sudah disesuaikan terhadap pengaruh kelas situs

SM1 = parameter percepatan respons spectral MCE pada perioda satu detik yang sudah disesuaikan terhadap pengaruh kelas situs

SDS = parameter percepatan respons spektral pada perioda pendek, redaman 5 persen

SD1 = parameter percepatan respons spektral pada perioda satu detik, redaman 5 persen

(14)

xvi

S = jarak antar tiang (as ke as) S’ = faktor bentuk

SF = faktor keamanan

S = penurunan total di kepala tiang (inch) S = penurunan pondasi tiang tunggal Sg = penurunan kelompok tiang T = periode fundamental struktur Tsf = tahanan gesek per satuan luas σ = tegangan (P/A)

V = geser dasar seismik

V = gaya lateral desain total atau geser di dasar struktur, (kN) Vu = gaya geser

Vc = gaya geser nominal yang disumbangkan beton Vu = gaya geser 2 arah yang terjadi

wx = bagian berat seismik efektif total struktur (W) yang ditempatkan atau dikenakan pada tingkat x

(15)

xvii

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1 : Lembar Asistensi Lampiran 2 : Data-Data Tanah Lampiran 3 : Gambar-Gambar Ruko

(16)

1

BAB I PENDAHULUAN

A. Umum

Pekerjaan pondasi (struktur bawah) merupakan elemen struktur yang lebih dahulu dilaksanakan. Pembangunan suatu pondasi memberikan efek yang besar pada suatu konstruksi. Secara umum, pondasi didefinisikan sebagai bagian dari suatu sistem rekayasa yang meneruskan beban yang ditopang oleh pondasi dan beratnya sendiri ke dalam tanah dan batuan yang terletak di bawahnya (Bowles, 1997:1).

Pondasi dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu pondasi dangkal dan pondasi dalam. Pemilihan jenis pondasi tergantung pada jenis dan daya dukung tanah dan jenis struktur di atasnya. Untuk konstruksi beban ringan dan kondisi lapisan tanah permukaan yang baik biasanya cukup digunakan jenis pondasi dangkal. Tetapi untuk konstruksi beban berat biasanya dipilih pondasi dalam. Secara umum, pondasi dalam lebih rumit dari pondasi dangkal.

Berdasarkan material yang digunakan, tiang pancang dapat diklasifikasikan menjadi tiang pancang beton bertulang, tiang pancang beton pratekan, tiang pancang baja, dan tiang pancang kayu. Sedangkan dari segi penampang, terdapat tiang pancang bujur sangkar, segitiga, segi enam, bulat padat, pipa, huruf H, huruf I, dan bentuk spesifik lainnya. Dalam teknik pelaksanaan, pemancangan dapat dilakukan menggunakan palu jatuh (drop hammer), diesel hammer, dan hidrology hammer.

Dalam penulisan Tugas Ahir ini secara khusus membahas tentang Pondasi Tiang Pancang. Pondasi Tiang Pancang adalah pondasi yang digunakan untuk meneruskan atau menyalurkan beban-beban ke lapisan tanah yang mampu memikulnya yang letaknya cukup dalam dikarenakan daya dukung tanah dangkal yang tidak cukup untuk menahan beban. Daya dukung tiang pancang diperoleh dari penjumlahan daya dukung ujung (end bearing capacity) yang diperoleh dari tekanan ujung tiang dan daya dukung geser atau selimut (friction

(17)

2

bearing capacity) yang diperoleh dari daya dukung gesek atau gaya adhesi antara tiang pancang dan tanah di sekelilingnya.

Tiang pancang berinteraksi dengan tanah untuk menghasilkan daya dukung yang mampu memikul dan memberikan keamanan pada bangunan diatasnya. Untuk menghasilkan daya dukung yang akurat, maka diperlukan diadakan suatu penyelidikan tanah yang akurat. Ada dua metode yang bisa digunakan dalam penentuan kapasitas daya dukung tiang pancang yaitu dengan mengunakan metode statis dan dinamis.

Pada Proyek Pembangunan Perumahan CitraLand Bagya City Medan, penyelidikan yang dilakukan hanya menggunakan metode statis. Penyelidikan tanah dengan metode statis adalah penyelidikan menggunakan alat sondir. Penyelidikan sondir bertujuan untuk mengetahui perlawanan penetrasi konus dan hambatan lekat yang merupakan indikasi dari kekuatan daya dukung lapisan tanah dengan menggunakan rumus empiris.

Perencanaan pondasi tiang pancang mencakup rangkaian kegiatan yang dilaksanakan dengan berbagai tahapan yang meliputi studi kelayakan dan perencanaan teknis. Semua itu dilakukan untuk menjamin hasil akhir konstruksi yang kuat, aman, dan ekonomis.

B. Latar Belakang

Salah satu tujuan pendidikan Program Diploma III Teknik Sipil Politeknik Negeri Medan adalah untuk menciptakan Ahli Madya terampil yang profesional dan berkompeten di bidangnya masing-masing, khususnya untuk Program Studi Teknik Sipil yang terbagi menjadi beberapa konsentrasi, yaitu Bangunan Air, Transportasi, dan Gedung.

Tugas Akhir merupakan salah satu syarat lulus mahasiswa Program Diploma III Politeknik Negeri Medan yang dalam penyusunannya diharapkan dilakukan dengan baik untuk membuktikan seberapa jauh pengetahuan yang didapat selama mengikuti pendidikan.

(18)

3

Dalam penyusunan Tugas Akhir ini pokok bahasan yang menjadi fokus utama adalah Perhitungan Daya Dukung & Penurunan Pondasi Tiang Pancang pada Proyek Pembangunan Perumahan CitraLand Bagya City Medan.

Pemilihan pokok bahasan ini didasarkan oleh beberapa hal, antara lain:

1.Salah satu keberhasilan suatu bangunan yang didasari oleh pondasi yang kuat, aman, dan ekonomis, sehingga menarik untuk dibahas.

2.Kondisi proyek yang sedang berjalan sehingga data dapat diperoleh. 3.Tempat dan lokasi proyek yang mudah dikunjungi.

4.Mahasiswa Program Diploma III Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Medan setelah lulus diharapkan menjadi tenaga yang terampil yang siap pakai dan mampu menguasai pekerjaan pondasi suatu konstruksi dengan baik.

C. Topik Pembahasan

Untuk mencapai tujuan ditulisnya Tugas Akhir ini perlu adanya batasan masalah dalam pembahasan pekerjaan Pondasi Tiang Pancang. Adapun batasan masalah tersebut, antara lain:

1. Perhitungan beban kerja maksimal yang dipikul oleh pondasi tiang pancang. 2. Perhitungan daya dukung pondasi tiang pancang.

3. Perhitungan penurunan pondasi tiang pancang.

D. Tujuan Pembahasan

Adapun tujuan pembahasan laporan Tugas Akhir ini adalah:

1. Mendapatkan beban kerja maksimal yang dipikul oleh pondasi tiang pancang pada Proyek Pembangunan Perumahan CitraLand Bagya City Medan.

2. Mendapatkan nilai daya dukung terhadap beban kerja aksial pada Proyek Pembangunan Perumahan CitraLand Bagya City Medan.

(19)

4

3. Mendapatkan nilai penurunan pondasi tiang pancang pada Proyek Pembangunan Perumahan CitraLand Bagya City Medan.

E. Manfaat Pembahasan

Adapun manfaat yang diharapkan dalam penulisan laporan Tugas Akhir ini adalah:

1. Menerapkan beberapa mata kuliah yang telah diterima selama menempuh pendidikan di Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Medan.

2. Meningkatkan ilmu dan keterampilan tentang pondasi.

3. Sebagai latihan awal untuk menyelesaikan tugas yang diberikan dengan penuh tanggung jawab dan selesai tepat waktu sebelum masuk ke dunia kerja.

F. Teknik Pengumpulan dan Pengolahan Data

Teknik pengumpulan data dan pengolahan data yang dipakai dalam penulisan laporan ini adalah:

1. Studi Kepustakaan

Dalam hal ini dilakukan studi kepustakaan mencakup pengumpulan buku-buku, teks, dan jurnal yang membahas tentang pondasi.

2. Studi Kasus

Pelaksanaan studi kasus mencakup pengumpulan data-data dari hasil survei ke lapangan.

3. Analisis Deskriptif

Analisis dengan cara mendeskripsikan atau menjelaskan peristiwa atau kejadian yang sedang berlangsung pada saat pembahasan Tugas Akhir. Data yang diperoleh kemudian diolah, dianalisis, dibahas, dan disimpulkan sehingga dapat dibuat suatu analisis yang sesuai dengan tujuan laporan.

(20)

5

G. Jadwal

Adapun jadwal yang direncanakan dalam penyusunan Tugas Akhir ini adalah:

Tabel 1. Jadwal Persiapan, Pelaksanaan, dan Penyusunan Tugas Akhir

No. KEGIATAN BULAN

4 5 6 7 8

A Persiapan

1 Survei Perencanaan Objek Tugas Akhir 2 Pembuatan Proposal Tugas Akhir 3 Mendapatkan Dosen Pembimbing Tugas Akhir 4 Pembekalan Khusus

B Pelaksanaan

5 Mengambil Data Gambar 6 Pengerjaan BAB I 7 Bimbingan I 8 Pengerjaan BAB II 9 Bimbingan II 10 Pengerjaan BAB III 11 Bimbingan III 12 Pengerjaan BAB IV 13 Bimbingan IV 14 Pengerjaan BAB V 15 Bimbingan V C Pelaporan

16 Penyempurnaan Laporan Tugas Akhir 17 Bimbingan Tahap Akhir

H. Sistematika Penulisan Laporan

Adapun sistematika laporan Tugas Akhir ini adalah:

BAB I : PENDAHULUAN

Bab ini berisi tentang Umum, Latar Belakang, Perumusan masalah, Tujuan, Manfaat, Teknik Pengumpulan dan Pengolahan Data, Jadwal, dan Sistematika Penulisan Laporan.

(21)

6

BAB II : TINJAUAN PROYEK

Bab ini berisi uraian tentang profil PT. CitraLand Bagya City terkait proyek pembangunan perumahan.

BAB III : TINJAUAN KEPUSTAKAAN

Bab ini berisi uraian tentang Tinjauan Teoritis dan berbagai literatur mengenai Pondasi Tiang Pancang.

BAB IV : ANALISIS DATA DAN HASIL

Pada bab ini berisi tentang Analisis Data dan Pembahasan.

BAB V : PENUTUP

Pada bab ini berisi tentang Kesimpulan dan Saran dari hasil pembahasan yang telah dilakukan.

Gambar

Tabel 1. Jadwal Persiapan, Pelaksanaan, dan Penyusunan Tugas Akhir

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan uraian yang dipaparkan di atas, maka peneliti ingin mengangkat permasalahan yang mencakup upaya pembentukan karakter peserta didik melalui implementasi

Pembangunan dan peningkatan pelayanan sarana dan prasarana pengolahan air limbah pada kawasan permukiman. (B1) di

Surat bersampul adalah surat-surat yang isinya atau beritanya ditulis pada kertas.. lain, kemudian kertas surat tersebut dimasukkan kedalam sampul atau

The algorithm involves (1) limited stretching or shrinking of elements along the water table if the change in the position of the water table is small with respect to the vertical

Menulis Kata berhuruf Jawa yang menggunakan sandhangan swara (wulu, suku, pepet, taling, taling tarung). Siswa Saget gunaake sandhangan swara

When applying the technique, the principal time scale is de®ned to be twice the scale in the time-scale half plane where the di€erence between the normalized (i.e. sum of the

(Studi Eksperimen Kuasi pada Siswa Kelas VIII SMP 2 Pangkalanbaru Kabupaten Bangka Tengah, Tahun Pelajaran

The RTK GPS trajectory was processed with a 10 Hz frequency using the virtual reference station generated in the area using the Geotrim GNSS station network