KONSEP DASAR SELULER
TEKNIK TRANSMISI SELULER TEKNIK TRANSMISI SELULER (DTG3G3)
PRODI D3 TT Yuyun Siti Rohmah,ST.,MT
A. Pendahuluan
Yang mendasari perkembangan Yang mendasari perkembangan
9 Keterbatasan spektrum frekuensi
9 Efisiensi penggunaan spektrum frekuensip gg p
• Low power transmitter
• Small coverage area
• High power transmitter
• Large coverage area
• Frequency reuse
• Handoff
• Central control
• Cell splitting to increase call capacity
9/18/2013 2
R i k l
A. Pendahuluan
Representasi cakupan sel
9 Sel menunjukkan cakupan sinyal
9 l b b k h k l ( b k l i )
9 Sel berbentuk heksagonal ( atau bentuk yang lain )
hanya digunakan untuk mempermudah penggambaran pada layout perencanaan
SEL IDEAL SEL REAL SEL MODEL
9/18/2013 3
Representasi coverage sistem selular
A. Pendahuluan
Representasi coverage sistem selular
Bentuk geometris yang meliputi
keseluruhan daerah service tanpa overlap dengan luas daerah yang sama
Realitas ?
dengan luas daerah yang sama
Jauh berbeda ! Grid sel teoritik digunakan untuk mempermudah penggambaran / perencanaan
9/18/2013 4
Macam-Macam Konfigurasi Sel ...
A. Pendahuluan
Macam Macam Konfigurasi Sel ...
1) Omnidirectional
Rx Rx
• Pada kondisi awal biasanya digunakan
pola omnidirectional
Tx
Rx pola omnidirectional ( tergantung demand ).
• Kegunaan dari pola Sectoring
a Me a bah
2) Sectoring 120o a. Menambah
kapasitas b. Mengurangi
interferensi
3) Sectoring 60o
9/18/2013 5
Macam Macam Konfigurasi Sel
A. Pendahuluan
Macam-Macam Konfigurasi Sel
4 sector ( quad sector )
9/18/2013 6
Geometri Sel
9/18/2013 7
Parameter Dasar Pada Siskomber Selular
A. Pendahuluan
Parameter Dasar Pada Siskomber Selular
1 F R
Konsep fundamental dalam teknologi komunikasi bergerak seluler:
1. Frequency Reuse 2. Konsep Hand Off
• Konsep frequency reuse memungkinkan penggunaan frekuensi yang sama pada sel yang berbeda (pada cluster yg berbeda),
diluar jangkauan interferensinya Parameter yang menjadi ukuran diluar jangkauan interferensinya. Parameter yang menjadi ukuran adalah perbandingan daya sinyal / carrier terhadap total daya
interferensinya
• Sedangkan handoff memungkinkan seorang pengguna pindahSedangkan handoff memungkinkan seorang pengguna pindah dari suatu sel ke sel yang lain tanpa adanya pemutusan hubungan.
Terjadi pemindahan frekuensi / kanal secara otomatis yang dilakukan oleh sistem
9/18/2013
dilakukan oleh sistem8
Arsitektur Umum:
A. Pendahuluan
Arsitektur Umum:
RBS / BTS MS
Voice link Data link
SEL # 1 PSTN
MS
Base Station C t ll
RBS / BTS
BSC SEL # 2
MS
Mobile Station
Controller
MSC/ MTSO HLR
Gateway
Radio Base Station (AMPS) or Base
T i S t (GSM)
Mobile Station
Operation and Maintenance Centre
OMC VLR
Transceiver System (GSM)
Home Location Register
Mobile Switching Centre (GSM) or Mobile Telephone Switching Office (AMPS)
Centre
9/18/2013
9 Visitor Location Register
Switching Office (AMPS)
MS
M bil S i / M bil U i
A. Pendahuluan
= Mobile Station / Mobile Unit
= Perangkat yang terdiri dari :
• Subscriber Transceiver
• Control Unit
• Antena MTSO / MSC
= Mobile Telephone Switching Office / Mobile Switching Center.
= Merupakan pusat koordinasi dari semua cell site yang ada +p p y g berfungsi sebagai perangkat penyambung utama.
= Elemen-elemen :
• Switching Unit
• Prosesor :Prosesor :
♣ Database processor
♣ Switch processor
♣ Coordination processor
• Data base unit berisi :
• VLR (Visitor Location Register), penyimpan data-data temporer yang masuk dari MSC lain , dan sifatnya resident
9/18/2013
10 • HLR (Home Location Register), penyimpan data-data tetap dari pelanggan dalam MSC itu sendiri.
RBS / BTS
A. Pendahuluan
RBS / BTS
= Radio Base Station / Base Transceiver Station
= Merupakan perangkat transceiver yang berhubungan dari / ke pelanggan (Interface / repeater antara MS dan MSC) .
= Elemen-elemen RBS :
= Elemen-elemen RBS :
• Transceiver
• Control Unit / BSC / Base Station Controller
• Antena
• Data terminal it 3 kt d 7
• Data terminal
single antenna
base station site 3 sektor dengan 7
array antena tiap sektornya
How does site location look like ?
housing jalur transmisi
gelombang mikro menuju BSC
9/18/2013 11
i d ll hi
Mixed Cell Architecture
9/18/2013 12
Macrocell Microcell dan Picocell serta femtocell
A. Pendahuluan
Macrocell, Microcell, dan Picocell serta femtocell...
Satellite Cell
Macrocell
Microcell
Indoor Picocells Microcell
9/18/2013 13
B. Frequency Reuse
Definisi Frequency Reuse Definisi Frequency Reuse
Pengulangan atau menggunakan kembali frekuensi yang sama pada area yang berbeda di luar jangkauan interferensinya
Jarak 'bebas' interferensi
F1
Sinyal yang diinginkan = C
F3 F2 F2
titik A
Sinyal interferensi = I
9/18/2013 14
Parameter Kinerja
B. Frequency Reuse
Parameter Kinerja
Jarak 'bebas' interferensi
→ C/I ( Carrier to Interference Ratio )
F1
Sinyal yang diinginkan = C
F3 F2 F2
titik A
Sinyal interferensi = I
• Dari gambar di atas, kondisi kasus terburuk ada pada titik A
• Pada kondisi kasus terburuk tersebut, perbandingan antara daya carrier terhadap daya interferensi ( C/I = Carrier to Interference ) harus tetap lebih besar atau sama dari C/I minimum yang dipersyaratkan oleh sistem seluler yang bersangkutan
9/18/2013 15
yang bersangkutan
C/I i i t t d i i t l l B. Frequency Reuse
1 ⎡D⎤4
C
→ C/I minimum tergantung dari sistem seluler yang diimplementasikan…
1 ⎥⎦⎤
⎢⎣⎡
= R
D i
I C
O 2
C = 9K
AMPS, C/I = 18 dB 63663i
R K
D = 3
I = i
0GSM C/I 12
7 48 , 9 6
6 . 63 9
.
63 0 = = =
= i
K
R
GSM, C/I = 12 dB
4 26 , 6 3
. 160 16
≈
=
=
= i K
D
9 , 9
i0= Jumlah sel penginterferensi K = Ukuran Kluster
9/18/2013 16
K Ukuran Kluster
Konsep Kluster
B. Frequency Reuse
Konsep Kluster
• Kluster adalah sekelompok sel yang masing-masing selnya memiliki 1 set frekuensi yang berbeda dengan sel yang lain .
• Ukuran kluster ( dilambangkan = K, sering juga dilambangkan = NUkuran kluster ( dilambangkan K, sering juga dilambangkan N )) adalah jumlah sel yang terdapat dalam 1 kluster
Contoh :
K = 3 artinya terdapat 3 sel dalam 1 kluster K 3 artinya terdapat 3 sel dalam 1 kluster K = 4 artinya terdapat 4 sel dalam 1 kluster
2 2
freq. reuse pattern / cluster K = 3
2 freq. reuse pattern K = 4
1
2
3
1
2
3
1
2
3
4 2
1
2
3
reuse 1 3
4 2
3 4
reuse 1
reuse
9/18/2013
17 reuse
reuse
Kaidah Penentuan Nomor
B. Frequency Reuse
Kaidah Penentuan Nomor Sel → Kaidah Parameter Geser
Lalui sejauh i sel dari sel referensi sepanjang rantai heksagonalnya (
a i l a e h b ka d a at el) lal be ta 60o
garis lurus yang menghubungkan dua pusat sel), lalu berputar 60o berlawanan dengan arah jarum jam, kemudian lalui sepanjang j sel pada arah tersebut. Pada posisi akhir Æ disitulah letak freq. reuse nya.
Z2 i2 + j2 2ij 120o
i,j = 0,1,2,3, ...
sel referensi
Z2 = i2 + j2 - 2ij.cos 120o Z2 = i2 + j2 + 2.i.j (0,5) Z2 = i2 + j2 + i.j
Z2 ≅ K ---- K = ukuran
i=1
j=2 j
z 600
120 0
cluster
K = i2 + j2 + i.j untuk,
i i = 1 dan j = 1 Æ K = 3 i = 1 dan j = 2 Æ K = 7 i = 0 dan j = 2 Æ K = 4
9/18/2013 18
i = 0 dan j = 2 Æ K = 4 i = 2 dan j = 0 Æ K = 4
Sistem Koordinat
B. Frequency Reuse
Sistem Koordinat v
(
v2 −v1)
u
(
u2 −u1)
sin30o9/18/2013 19
B. Frequency Reuse
Berbagai nilai kluster K atau N , yang mungkin terjadi
9/18/2013 20
( ) ( ) [ ( ) ( ) ]
{
2 30o 2 i 30o 2}
12D
B. Frequency Reuse
( ) ( ) ( )( )
{
2 1 2 1}
122 1 2
2 1
2 u v v u u v v
u
D= − + − + − −
( ) ( ) [ ( ) ( ) ]
{
2 1 2 1 o}
22 o 1
2 u cos30 v v u u sin30
u
D= − + − + −
( ) ( ) ( )( )
{ }
Jika,
(
u1,v1) ( )
= 0,0(
u v)
= merupakan nilai integer = ( i j )(
u2,v2)
= merupakan nilai integer = ( i , j )Maka,
2
2 ij j
i
D= + +
Pada contoh di samping,
65 , 2 1
1 . 2 2
j ij i
D = 2 + + 2 = 2 + + 2 =
i= 2 dan j = 1
9/18/2013 21
Kaidah Penentuan Nomor
C t h # 1 K 3
B. Frequency Reuse
1
Sel → Kaidah Parameter Geser
Contoh # 1 : K = 3
1 1 1
2 2 3
2
utk i = 1 dan j = 1 Æ K = 3
• i = 1 j = 1
1
1
1
2 3
2 3
2 3 3• i = 1 , j = 1
• K = 12+ 12 + 1.1 = 3
• Sumber interferensi
1
2 3
2 3
2 3
maksimum = 6.
2 3
Kluster
9/18/2013 22
Kaidah Penentuan Nomor
Contoh # 2 : K = 4
B. Frequency Reuse
Sel → Kaidah Parameter Geser
Contoh # 2 : K = 4
4 j
ij i
K
2 j , 0 i
2 2
=
=
46 , 3 K
3 Q
4 j
ij i
K 2 2
=
=
= +
+
=
Kluster
9/18/2013 23
Contoh # 3 : K = 7 Kaidah Penentuan Nomor
B. Frequency Reuse
Contoh # 3 : K 7 Sel → Kaidah Parameter Geser
7 j
ij i
K
2 j , 1 i
2 2
=
=
58 , 4 K
3 Q
7 j
ij i
K 2 2
=
=
= +
+
=
Kluster
9/18/2013 24
Contoh # 4 : K = 12 Kaidah Penentuan Nomor
B. Frequency Reuse
Contoh # 4 : K = 12 Sel → Kaidah Parameter Geser
Kluster 2 j , 2 i = =
Kluster
6 K
3 Q
12 j
ij i
K 2 2
=
=
= +
+
= Q
9/18/2013 25
Contoh # 5 : K = 19 Kaidah Penentuan Nomor
B. Frequency Reuse
Contoh # 5 : K 19
Sel → Kaidah Parameter Geser
2 j , 3 i = =
55 , 7 K
3 Q
19 j
ij i
K
j ,
2 2
=
=
= +
+
=
55 , 7 K
3 Q
Kluster
9/18/2013 26
Kapasitas Kanal Tiap Sel
B. Frequency Reuse
Kapasitas Kanal Tiap Sel
RF ch kanal jumlah
N = BWAlokasi
• Jumlah kanal tiap sel dinyatakan oleh rumus berikut :
K N BW
RF ch
=
BW
1 2 3 n 1' 2' 3' n' 1'' 2'' 3'' n''
F3
F2
F1
F2
F1 F2
F3 F1
F3
Dapat disimpulkan, jumlah frekuensi carrier dalam satu sel adalah lebih dari
9/18/2013 27
K = 3 F1
satu buah…
Konsepsi kluster pada CDMA
B. Frequency Reuse
Konsepsi kluster pada CDMA…
Dalam pengertian yang sama, yang sudah kita pahami ukuran kluster di Dalam pengertian yang sama, yang sudah kita pahami ukuran kluster di sudah kita pahami…ukuran kluster di jaringan selular CDMA, KCDMA = 1, artinya frekuensi operasi yang sama diterapkan disemua sel
sudah kita pahami…ukuran kluster di jaringan selular CDMA, KCDMA = 1, artinya frekuensi operasi yang sama diterapkan disemua sel
diterapkan disemua sel diterapkan disemua sel
Tetapi CDMA memakai konsep Tetapi CDMA memakai konsep clustering untuk perencanaan kode PN, hal ini untuk mencegah
kemungkinan terjadinya aliasing kemungkinan terjadinya aliasing antar kode didalam satu sel. Pada jaringan CDMA, dikenal istilah PN reuse factor
9/18/2013 28
reuse factor
C. Handoff
Definisi
• Handoff adalah suatu peristiwa perpindahan kanal dari MS tanpa terjadinya pemutusan hubungan dan tanpa melalui campur tangan dari pemakai.
Definisi
• Handoff tidak berbeda dengan handover kecuali bahwa istilah handoff digunakan di Amerika, sedangkan istilah handover digunakan di Eropa.
• Peristiwa hand over (H O) ‘umumnya’ terjadi karena pergerakan MS sehinggaPeristiwa hand over (H.O) umumnya terjadi karena pergerakan MS sehingga keluar dari cakupan sel asal dan masuk cakupan sel baru.
S l #2 S l #3
pergerakan MS
F1 F2
Sel #1 Sel #2 Sel #3
F3
p g
HO HO
9/18/2013
29 F1 ke F2 F2 ke F3
2 Alasan dasar untuk handoff
C. Handoff
2 Alasan dasar untuk handoff ...
• MS keluar dari cakupan BTS ( alasan klasik ! )
- Level sinyal terima terlalu rendah
• Untuk keseimbangan beban jaringan
- Bit error rate (BER) terlalu tinggi
- Trafik disatu sel terlalu tinggi sehingga beberapa MS
‘di hk ’ k l l i
‘diserahkan’ ke sel yang lain
Catatan : Standar GSM mencatat 40 alasan untuk handover !!
2 Fase handoff ...
1. MONITORING PHASE
- Pengukuran kualitas sinyal dan ‘melihat’ kemungkinan radio link alternatif
2. HANDOVER HANDLING PHASE
g y g
- Inisiasi handoff jika diperlukan
- Penentuan point of attachment (PoA) yang baru
9/18/2013 30 - Inisiasi kemungkinan prosedur re-routing
Perbedaan konsepsi HO sistem C. Handoff
Perbedaan konsepsi HO sistem seluler generasi pertama dan kedua ...
G i I Si t A l
Generasi II : Sistem Digital TDMA - Keputusan HO dibantu MS ( MAHO -
M bil A i t d H d ff ) Generasi I : Sistem Analog
- Pengukuran kuat sinyal dilakukan oleh BS dan disupervisi oleh
MSC
Mobile Assisted Handoff )
- Tiap MS mengukur sinyal yang
diterima dari BS yang mengelilinginya dan melaporkan ke BS-nya
SC
- BS secara konstan melakukan pengukuran sinyal dari tiap kanal voice
- Handoff diinisiasi jika level terima dari BS tetangga mulai meningkat melebihi level sinyal dari BS-nya sendiri
K t t d i d kt
- Locator receiver mengukur kuat sinyal MS pada sel tetangga
- MSC menentukan terjadi HO atau tidak
- Keputusan atas dasar periode waktu atau derajat level tertentu (margin HO) - MSC menentukan terjadi HO atau
tidak
9/18/2013 31
C. Handoff
- Sering disebabkan
- Kasus paling umum
- 2 kasus : (1) inter-cell / intra-
- Dikontrol oleh kedua MSC interferensi
narrowband
2 kasus : (1) inter cell / intra BSC, (2) inter-BSC / intra-MSC - BSC melakukan operasi HO,
assign kanal di sel baru dan melepas kanal lama di sel
kedua MSC
9/18/2013 32
melepas kanal lama di sel sebelumnya
Mekanisme handover ...
C. Handoff
Mekanisme handover ...
9/18/2013 33
C. Handoff
9/18/2013 34
C. Handoff
9/18/2013 35