Analisis senyawa derivat antara natrium alendronat dengan dansil klorida secara kromatografi cair kinerja tinggi - fluoresensi
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Kondisi optimum fase gerak metanol-dapar fosfat yang diperoleh dapat digunakan pada penetapan kadar Natrium benzoat dan Kalium sorbat dalam sirup dengan validasi metode yang
A, B, C, D, E dan F merupakan kromatogram penyuntikan 6 kali dari larutan tablet levofloksasin (PT Indofarma) pada konsentrasi 25 µg/ml yang dianalisa secara KCKT
sirup ABC, James, Kapten, Piramid Unta dan Pohon Pinang denganfasegerak metanol 60% - dapar fosfat pH 6,8 (40:60), volumepenyuntikan20µ l, laju alir1 ml/menit
Disuntikkan secara terpisah dan dilakukan KCKT dengan kolom Oktadesilsilana pada partikel silika 10 µm/5 µm, 4-6 mm x 15 cm, fase gerak isokratik : metanol: dapar posfat (8 : 92)
A, B, C, D, E dan F merupakan kromatogram penyuntikan 6 kali dari larutan tablet levofloksasin (PT Indofarma) pada konsentrasi 25 µg/ml yang dianalisa secara KCKT
Perbandingan fase gerak metanol:air (60:40) dengan laju alir 1 ml/menit, konsentrasi 10 µg/ml.D. Perbandingan fase gerak metanol:air (60:40) dengan laju alir 1 ml/menit,
Filtrat dipipet 4,0 ml masukkan dalam labu tetukur 100 ml dan cukupkan dengan air hingga garis tanda... Gambar Instrumen Kromatografi Cair Kinerja
Ditimbang serbuk sampel 95,6 mg setara dengan 7 mg simvastatin lalu dimasukkan kedalam labu tentukur 50 ml, dilarutkan dan dicukupkan dengan metanol hingga garis tanda