• Tidak ada hasil yang ditemukan

smp8pkn PKnMenumbuhkanNasionalisme Lukman

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "smp8pkn PKnMenumbuhkanNasionalisme Lukman"

Copied!
174
0
0

Teks penuh

  • Penulis:
    • Lukman Surya Saputra
  • Pengajar:
    • Dindin Supratman
  • Sekolah: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional
  • Mata Pelajaran: Pendidikan Kewarganegaraan
  • Topik: Pendidikan Kewarganegaraan: Menumbuhkan Nasionalisme dan Patriotisme untuk Kelas VIII
  • Tipe: buku
  • Tahun: 2009
  • Kota: Jakarta

I. Nilai-Nilai Pancasila

Bagian ini membahas Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, dan bagaimana sikap positif terhadap Pancasila dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Bab ini mengajarkan siswa untuk memahami Pancasila sebagai landasan filosofis dan yuridis negara Indonesia, sekaligus sebagai pedoman hidup berbangsa dan bernegara. Peta konsep yang disajikan secara visual membantu siswa memahami relasi antara Pancasila sebagai dasar negara, ideologi, dan pedoman perilaku. Dengan mempelajari bab ini, siswa diharapkan mampu mengaplikasikan nilai-nilai Pancasila dalam konteks kehidupan nyata.

1.1 Pancasila sebagai Dasar dan Ideologi Negara

Sub-bab ini menelusuri sejarah perumusan Pancasila, mulai dari pidato-pidato tokoh pendiri bangsa seperti Mohammad Yamin dan Soepomo di BPUPKI hingga peran Ir. Soekarno dalam merumuskan dan menamakan Pancasila. Penjelasan yuridis Pancasila sebagai dasar negara yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 diulas secara rinci. Penggunaan kutipan dari Pembukaan UUD 1945 dan penjelasan mengenai Tap MPR No. XVII/MPR/1998 memperkuat pemahaman siswa tentang kedudukan Pancasila dalam sistem hukum Indonesia. Diskusi kelas yang diajukan mendorong siswa untuk menganalisis peranan Pancasila dalam konteks sejarah dan hukum.

1.2 Nilai-Nilai Pancasila sebagai Dasar dan Ideologi

Sub-bab ini menguraikan nilai-nilai yang terkandung dalam setiap sila Pancasila dan bagaimana nilai-nilai tersebut saling berkaitan satu sama lain. Penjelasan mengenai potensi penyimpangan jika Pancasila diaplikasikan secara parsial (misalnya, tercipta negara theokrasi jika hanya sila pertama yang diutamakan) diberikan untuk memperdalam pemahaman siswa. Ilustrasi berupa gambar dan contoh-contoh kasus dalam kehidupan sehari-hari membantu siswa menghubungkan materi abstrak dengan realita. Aktivitas seperti ‘Kerja Mandiri’ mendorong siswa untuk lebih aktif menggali dan memahami materi.

1.3 Sikap Positif terhadap Pancasila

Sub-bab ini menjabarkan bagaimana sikap positif terhadap Pancasila dapat diwujudkan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk politik, hukum, dan ekonomi. Contoh-contoh perilaku yang sesuai dan bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila diberikan untuk memberikan gambaran yang lebih jelas. Analisis kritis yang diajukan dalam bagian ‘Telaah’ mengajak siswa berpikir kritis tentang penerapan Pancasila dalam konteks isu-isu sosial. Integrasi dengan materi lain, seperti pemberantasan korupsi, menunjukkan relevansi Pancasila dalam berbagai bidang kehidupan.

II. Konstitusi

Bab ini membahas sejarah konstitusi di Indonesia, berbagai penyimpangan yang pernah terjadi, hasil-hasil amandemen UUD 1945, dan bagaimana sikap positif terhadap pelaksanaan UUD 1945 dapat diwujudkan. Bab ini bertujuan untuk membekali siswa dengan pengetahuan tentang sistem ketatanegaraan Indonesia dan pentingnya konstitusi sebagai hukum dasar negara. Analisis terhadap amandemen UUD 1945 memberikan pemahaman yang komprehensif terhadap perkembangan sistem pemerintahan Indonesia. Siswa diajak untuk menganalisis dampak amandemen terhadap kehidupan bernegara.

2.1 Konstitusi yang Pernah Berlaku di Indonesia

Sub-bab ini menjelaskan secara kronologis berbagai konstitusi yang pernah berlaku di Indonesia, dari masa sebelum kemerdekaan hingga UUD 1945. Penjelasan ini memberikan konteks sejarah yang penting untuk memahami perkembangan sistem ketatanegaraan Indonesia. Perbandingan antara berbagai konstitusi dan penjelasan mengenai latar belakang perubahan konstitusi membantu siswa memahami dinamika politik dan hukum di Indonesia. Dengan demikian, siswa diharapkan mampu memahami pentingnya stabilitas hukum dan konstitusional bagi kemajuan bangsa.

2.2 Berbagai Penyimpangan Konstitusi di Indonesia

Sub-bab ini membahas berbagai penyimpangan terhadap konstitusi yang pernah terjadi di Indonesia. Penjelasan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya supremasi hukum dan bahaya penyimpangan dari konstitusi. Analisis terhadap penyebab dan dampak penyimpangan konstitusi memberikan pembelajaran berharga tentang bagaimana menjaga dan menegakkan konstitusi. Dengan memahami sejarah penyimpangan ini, siswa diharapkan lebih menghargai pentingnya penegakan hukum dan supremasi hukum dalam negara.

2.3 Hasil-Hasil Amandemen UUD 1945

Sub-bab ini menjelaskan secara detail tentang proses dan hasil amandemen UUD 1945. Penjelasan rinci tentang perubahan pasal-pasal tertentu dalam UUD 1945 memberikan pemahaman yang komprehensif kepada siswa. Analisis terhadap dampak amandemen terhadap sistem pemerintahan Indonesia memberikan pemahaman yang mendalam tentang perkembangan demokrasi di Indonesia. Siswa diharapkan mampu menganalisis implikasi dari perubahan-perubahan tersebut terhadap praktik penyelenggaraan negara.

2.4 Sikap Positif terhadap Pelaksanaan UUD 1945 Hasil Amandemen

Sub-bab ini membahas bagaimana sikap positif terhadap pelaksanaan UUD 1945 hasil amandemen dapat diwujudkan. Penjelasan tentang pentingnya partisipasi aktif warga negara dalam menjaga dan menegakkan UUD 1945 menjadi fokus utama. Contoh-contoh konkret tentang bagaimana siswa dapat berkontribusi dalam menjaga konstitusi diberikan untuk memperkuat pemahaman siswa. Siswa diharapkan mampu mengaplikasikan pengetahuan tentang UUD 1945 dalam kehidupan sehari-hari sebagai warga negara yang bertanggung jawab.

III. Perundang-Undangan Nasional

Bagian ini membahas tata urutan perundang-undangan nasional, proses pembuatannya, pihak-pihak yang terlibat, pentingnya menaati peraturan perundang-undangan, dan upaya pemberantasan korupsi di Indonesia. Bab ini bertujuan untuk membekali siswa dengan pengetahuan tentang sistem hukum di Indonesia dan peran mereka sebagai warga negara yang taat hukum. Penjelasan tentang hierarki peraturan perundang-undangan dan proses pembuatannya memberikan pemahaman yang sistematis tentang sistem hukum Indonesia. Diskusi kelas yang diajukan di beberapa bagian mendorong siswa untuk terlibat aktif dalam proses belajar.

3.1 Tata Urutan Perundang-Undangan Nasional

Sub-bab ini menjelaskan hierarki peraturan perundang-undangan di Indonesia, mulai dari Undang-Undang Dasar hingga peraturan daerah. Penjelasan ini memberikan pemahaman yang mendalam tentang sistem hukum Indonesia dan bagaimana berbagai peraturan tersebut saling berkaitan. Penjelasan tentang sumber hukum dan asas hukum di Indonesia melengkapi pemahaman siswa tentang sistem hukum negara. Siswa diajak untuk memahami pentingnya kepastian hukum dan konsistensi dalam penerapan hukum.

3.2 Proses Pembuatan Peraturan Perundang-Undangan Nasional

Sub-bab ini menjelaskan secara rinci proses pembuatan peraturan perundang-undangan di Indonesia, mulai dari tahap perencanaan hingga pengesahan. Penjelasan ini memberikan pemahaman yang komprehensif tentang bagaimana peraturan dibuat dan disahkan. Penjelasan tentang peran lembaga-lembaga negara yang terlibat dalam proses pembuatan peraturan memberikan gambaran yang jelas tentang sistem ketatanegaraan Indonesia. Siswa diajak untuk menganalisis pentingnya transparansi dan partisipasi publik dalam proses pembuatan peraturan.

3.3 Pihak-Pihak yang Terlibat dalam Proses Pembuatan Perundang-Undangan

Sub-bab ini mengidentifikasi berbagai pihak yang terlibat dalam proses pembuatan perundang-undangan, mulai dari pemerintah hingga masyarakat. Penjelasan ini menunjukkan pentingnya partisipasi berbagai pihak dalam proses pembuatan hukum di Indonesia. Penjelasan tentang peran dan tanggung jawab masing-masing pihak memberikan gambaran yang jelas tentang mekanisme pembuatan peraturan di Indonesia. Siswa diajak untuk memahami prinsip checks and balances dalam sistem hukum negara.

3.4 Menaati Peraturan Perundang-Undangan Nasional

Sub-bab ini membahas pentingnya menaati peraturan perundang-undangan bagi terwujudnya ketertiban dan keadilan sosial. Penjelasan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran hukum siswa. Penjelasan tentang konsekuensi hukum jika melanggar peraturan perundang-undangan memberikan pemahaman yang komprehensif tentang pentingnya kepatuhan terhadap hukum. Siswa diajak untuk memahami tanggung jawab mereka sebagai warga negara dalam mendukung penegakan hukum.

3.5 Pemberantasan Korupsi di Indonesia

Sub-bab ini membahas masalah korupsi di Indonesia dan upaya pemberantasannya. Penjelasan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa tentang bahaya korupsi bagi bangsa dan negara. Penjelasan tentang berbagai upaya pemberantasan korupsi yang dilakukan pemerintah dan masyarakat memberikan pemahaman yang komprehensif tentang strategi dalam memberantas korupsi. Siswa diajak untuk memahami perannya dalam mencegah dan melaporkan tindakan korupsi.

3.6 Antikorupsi dan Instrumen Antikorupsi di Indonesia

Sub-bab ini menjelaskan berbagai instrumen dan strategi yang digunakan dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia. Penjelasan ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang strategi anti-korupsi yang komprehensif. Penjelasan tentang kelembagaan dan mekanisme anti-korupsi di Indonesia memberikan pemahaman tentang upaya pencegahan dan penindakan korupsi. Siswa diajak untuk menganalisis keberhasilan dan tantangan dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.

IV. Demokrasi

Bab ini membahas hakikat demokrasi, pentingnya kehidupan demokratis, dan bagaimana sikap positif terhadap pelaksanaan demokrasi dapat diwujudkan. Bab ini bertujuan untuk membekali siswa dengan pengetahuan tentang demokrasi sebagai sistem pemerintahan dan pentingnya partisipasi aktif dalam kehidupan berdemokrasi. Penjelasan tentang berbagai prinsip dan nilai demokrasi memberikan pemahaman yang mendasar tentang sistem pemerintahan demokrasi. Siswa diajak untuk menganalisis demokrasi dalam konteks Indonesia.

4.1 Hakikat Demokrasi

Sub-bab ini membahas definisi dan prinsip-prinsip dasar demokrasi. Penjelasan ini memberikan pemahaman yang mendasar tentang konsep demokrasi. Penjelasan tentang berbagai jenis demokrasi dan karakteristiknya memberikan pemahaman yang lebih luas tentang sistem pemerintahan demokrasi. Siswa diajak untuk membandingkan dan menganalisis berbagai model demokrasi yang ada.

4.2 Pentingnya Kehidupan Demokratis

Sub-bab ini menjelaskan mengapa demokrasi penting bagi suatu bangsa dan negara. Penjelasan ini memberikan pemahaman tentang manfaat dan keuntungan demokrasi. Penjelasan tentang peran demokrasi dalam melindungi hak asasi manusia dan menjamin keadilan memberikan pemahaman yang mendalam tentang pentingnya demokrasi. Siswa diajak untuk menganalisis peran demokrasi dalam pembangunan nasional.

4.3 Sikap Positif terhadap Pelaksanaan Demokrasi

Sub-bab ini membahas bagaimana sikap positif terhadap pelaksanaan demokrasi dapat diwujudkan. Penjelasan ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi aktif siswa dalam kehidupan demokrasi. Contoh-contoh perilaku yang menunjukkan sikap positif dalam kehidupan demokrasi diberikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas. Siswa diajak untuk menganalisis tantangan dan hambatan dalam pelaksanaan demokrasi dan bagaimana cara mengatasinya.

V. Kedaulatan Rakyat dan Sistem Pemerintahan

Bab ini membahas konsep kedaulatan rakyat, sistem pemerintahan Indonesia, peran lembaga negara, dan bagaimana sikap positif terhadap kedaulatan rakyat dan sistem pemerintahan dapat diwujudkan. Bab ini bertujuan untuk membekali siswa dengan pengetahuan tentang sistem ketatanegaraan Indonesia dan peran mereka sebagai warga negara yang bertanggung jawab. Penjelasan tentang prinsip kedaulatan rakyat dan berbagai lembaga negara memberikan pemahaman yang komprehensif tentang sistem pemerintahan Indonesia. Siswa diajak untuk menganalisis peran lembaga negara dalam menjalankan pemerintahan.

5.1 Kedaulatan Rakyat

Sub-bab ini membahas konsep kedaulatan rakyat sebagai dasar negara Indonesia. Penjelasan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang mendalam tentang prinsip kedaulatan rakyat. Penjelasan tentang bagaimana kedaulatan rakyat diwujudkan dalam sistem pemerintahan Indonesia memberikan pemahaman yang komprehensif tentang mekanisme demokrasi. Siswa diajak untuk menganalisis peran rakyat dalam sistem pemerintahan Indonesia.

5.2 Sistem Pemerintahan Indonesia dan Peran Lembaga Negara

Sub-bab ini menjelaskan sistem pemerintahan Indonesia dan peran berbagai lembaga negara di dalamnya. Penjelasan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif tentang sistem pemerintahan Indonesia. Penjelasan tentang fungsi dan kewenangan masing-masing lembaga negara memberikan pemahaman yang mendalam tentang mekanisme pemerintahan. Siswa diajak untuk menganalisis interaksi antara berbagai lembaga negara dalam menjalankan pemerintahan.

5.3 Sikap Positif terhadap Kedaulatan Rakyat dan Sistem Pemerintahan Indonesia

Sub-bab ini membahas bagaimana sikap positif terhadap kedaulatan rakyat dan sistem pemerintahan Indonesia dapat diwujudkan. Penjelasan ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi aktif siswa dalam kehidupan bernegara. Contoh-contoh perilaku yang menunjukkan sikap positif terhadap kedaulatan rakyat dan sistem pemerintahan diberikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas. Siswa diajak untuk menganalisis bagaimana mereka dapat berkontribusi dalam menjaga dan meningkatkan kualitas demokrasi di Indonesia.

Referensi Dokumen

  • Pancasila dan UUD ‘45 dalam Paradigma Reformasi ( Al Marsudi, Subandi )
  • Dasar-Dasar Ilmu Politik ( Budiardjo, Miriam )
  • Otonomi Daerah Perkembangan Pemikiran dan Pelaksanaan ( Krisna, Darumurti D. dan Umbu Rauta )
  • Sistem Politik Indonesia, Suatu Model Pengantar ( Kantaprawira, Rusadi )
  • Demokrasi Pancasila dan Implementasinya Menurut UUD 1945 ( Soemantri, Sri )

Gambar

Gambar 1.1 Adolf Hitler
Gambar 1.3Upacara Keagamaan di Pulau Bali
Gambar 1.4Pancasila Dasar NegaraRakyat adil makmur sentosaBurung GarudaPribadi Bangsaku
Gambar 1.7Permukiman Kumuh
+7

Referensi

Dokumen terkait

Landasan aksiologis (sumber nilai) sistem politik Indonesia adalah dalam Pembukaan UUD 1945 alinea IV yang berbunyi “……maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan

Kedudukan Pancasila sebagai sumber hukum dasar negara Indonesia, makna isi Pembukaan UUD 1945, Kedudukan. Pembukaan UUD 1945

Landasan aksiologis (sumber nilai) sistem politik Indonesia adalah dalam Pembukaan UUD 1945 alinea IV yang berbunyi “……maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan

Kedudukan Pancasila sebagai sumber hukum dasar negara Indonesia, makna isi Pembukaan UUD 1945, Kedudukan. Pembukaan UUD 1945

Pancasila yang tercantum dalam alinea IV Pembukaan Pancasila yang tercantum dalam alinea IV Pembukaan UUD 1945 merupakan hasil kesepakatan PPKI yang UUD 1945 merupakan

Landasan aksiologis (sumber nilai) sistem politik Indonesia adalah dalam Pembukaan UUD 1945 alinea IV yang berbunyi “……maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu

Landasan aksiologis (sumber nilai) sistem politik Indonesia adalah dalam Pembukaan UUD 1945 alinea IV yang berbunyi “……maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan

Landasan aksiologis (sumber nilai) sistem politik Indonesia adalah dalam Pembukaan UUD 1945 alinea IV yang berbunyi “……maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu