Apriana Ramdani, 2014
PERANAN AMERIKA SERIKAT DALAM OPERASI MILITER DI NORMANDIA 6 JUNI 1944
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
PERANAN AMERIKA SERIKAT DALAM OPERASI MILITER DI
NORMANDIA 6 JUNI 1944
SKRIPSI
Diajukan untuk Memenuhi Sebagian dari Syarat untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Jurusan Pendidikan Sejarah
Oleh:
APRIANA RAMDANI 0803005
DEPARTEMEN PENDIDIKAN SEJARAH
FAKULTAS PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
Apriana Ramdani, 2014
PERANAN AMERIKA SERIKAT DALAM OPERASI MILITER DI NORMANDIA 6 JUNI 1944
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
PERANAN AMERIKA SERIKAT DALAM OPERASI MILITER
DI NORMANDIA 6 JUNI 1944
Oleh
Apriana Ramdani
Sebuah skripsi yang diajukan untuk memenuhi salah satu syarat memperoleh gelar Sarjana pada Fakultas Pendidikan Ilmu Sosial
© Apriana Ramdani 2014
Universitas Pendidikan Indonesia 2014
Hak Cipta dilindungi undang-undang.
Apriana Ramdani, 2014
PERANAN AMERIKA SERIKAT DALAM OPERASI MILITER DI NORMANDIA 6 JUNI 1944
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu LEMBAR PENGESAHAN
PERANAN AMERIKA SERIKAT DALAM OPERASI MILITER DI NORMANDIA 6 JUNI 1944
Oleh: Apriana Ramdani
0803005
Disetujui dan disahkan oleh: Pembimbing I
Dr. Nana Supriatna, M.Ed NIP. 19611014 198601 1 001
Pembimbing II
Drs. R. H. Achmad Iriyadi NIP. 19611219 198803 1 002
Mengetahui,
Ketua Jurusan Pendidikan Sejarah
Apriana Ramdani, 2014
PERANAN AMERIKA SERIKAT DALAM OPERASI MILITER DI NORMANDIA 6 JUNI 1944
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu PERNYATAAN
Saya menyatakan bahwa skripsi yang berjudul ͞PERANAN AMERIKA SERIKAT DALAM OPERASI MILITER DI NORMANDIA 6 JUNI 1944͟ ini sepenuhnya karya saya sendiri. Tidak ada bagian didalamnya yang merupakan plagiat dari karya orang lain dan saya tidak melakukan penjiplakan atau pengutipan dengan cara-cara yang tidak sesuai dengan etika keilmuan yang berlaku dalam kaidah penulisan karya ilmiah.
Bandung, Oktober 2014 Yang membuat pernyataan,
Apriana Ramdani, 2014
PERANAN AMERIKA SERIKAT DALAM OPERASI MILITER DI NORMANDIA 6 JUNI 1944
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu KATA PENGANTAR
Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, yang telah memberikan kelancaran, kekuatan lahir dan batin sehingga penulis dapat menyelesaikan penyusunan skripsi ini. Adapun latar belakang penulisan skripsi ini adalah adanya ketertarikan penulis terhadap Perang Dunia II di Eropa. Skripsi ini berjudul ͞Peranan Amerika Serikat dalam Operasi Militer di Normandia 6 Juni 1944͟. Penulisan skripsi ini diajukan untuk memenuhi sebagian dari syarat memperoleh gelar Sarjana Pendidikan di Jurusan Pendidikan Sejarah, Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Universitas Pendidikan Indonesia.
Penulis menyadari bahwa skripsi ini jauh dari sempurna, baik sistematika
maupun kedalaman isinya. Penulis sangat menyadari akan keterbatasan
pengetahuan dan kemampuan yang dimiliki oleh penulis sendiri, sehingga tidak
menutup kemungkinan terdapat banyaknya kekurangan di dalamnya. Oleh karena
itu, dengan segala kerendahan hati penulis memohon maaf atas segala kekurangan
dalam penulisan dan penyusunan skripsi ini. Selain itu, penulis sangat
mengharapkan saran dan kritik yang membangun sebagai masukan untuk
perbaikan dan kemajuan di masa yang akan datang. Penulis mengucapkan terima
kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penulisan dan penyusunan
skripsi ini, baik berupa moril maupun material. Semoga Allah Subhanahu Wata’ala membalasnya. Amin.
Apriana Ramdani, 2014
PERANAN AMERIKA SERIKAT DALAM OPERASI MILITER DI NORMANDIA 6 JUNI 1944
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu Penulis
UCAPAN TERIMA KASIH
Dalam penyusunan skripsi ini, penulis banyak mendapatkan bantuan baik
berupa saran, kritik, bimbingan dan dukungan dari berbagai pihak. Oleh karena itu
penulis ingin sekali mengucapkan terima kasih kepada:
1. Dosen Pembimbing Skripsi. Bapak Dr. Nana Supriatna, M.Ed, selaku
pembimbing I dan Bapak Drs. R. H. Achmad Iriyadi, selaku pembimbing II.
Ditengah-tengah kegiatan beliau berdua yang padat, masih bisa menyempatkan
waktunya untuk membimbing dan mengarahkan penulis dalam proses
penulisan skripsi.
2. Ketua Jurusan Pendidikan Sejarah, Bapak Prof. H. Dadang Supardan, M.Pd,
dan seluruh dewan dosen dan staf Jurusan Pendidikan Sejarah. Terimakasih
banyak atas semua ilmu yang telah Bapak/Ibu berikan, Insya Allah ilmu yang
penulis dapatkan akan bermanfaat.
3. Seluruh keluarga, Ayah Kaang Heryadi, S.Pd.Sd, Ibu Tati Kuswantini,
S.Pd,Sd, Kakak Pertama Ira Heryani, S.T, Kedua Nugi Apriliandi, S.E, Adik
Hilma Deviani. Terimakasih banyak atas dukungan yang kalian berikan kepada
penulis, baik dukungan moral maupun materi. Penulis tidak ingin
mengecewakan kalian semua.
4. Teman-teman Kelas B Pendidikan Sejarah 2008 dan seluruh mahasiswa
Pendidikan Sejarah angkatan 2008.
5. Keluarga besar Himpunan Mahasiswa Sejarah UPI (HIMAS) dan keluarga
besar Mahasiswa Pecinta Alam UPI (MAHACITA UPI) yang telah
memberikan pengalaman berorganisasi kepada penulis.
6. Pihak-pihak lain yang telah membantu penulis menyelesaikan skripsi ini yang
Apriana Ramdani, 2014
PERANAN AMERIKA SERIKAT DALAM OPERASI MILITER DI NORMANDIA 6 JUNI 1944
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
RIWAYAT HIDUP
Apriana Ramdani dilahirkan di Kabupaten Lebak,
Banten pada tanggal 20 April 1989 dari ayah yang
bernama Kaang Heryadi, S.Pd.Sd dan ibu bernama
Tati Kuswantini, S.Pd.Sd. Penulis merupakan anak
ketiga dari empat bersaudara. Penulis menyelesaikan
pendidikan Sekolah Dasar di SD Negeri Malingping
Utara I pada tahun 1995 dan lulus pada tahun 2001.
Kemudian melanjutkan pendidikan di Mts. Al-Mizan
di Rangkasbitung dan lulus pada tahun 2004. Selanjutnya penulis melanjutkan
pendidikannya di MA. Al-Mizan dan lulus pada tahun 2007. Setelah lulus MA,
penulis tidak langsung melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi,
akan tetapi setahun setelah lulus MA tepatnya tahun 2008 penulis melanjutkan
pendidikan yang kebih tinggi dan diterima di Jurusan Pendidikan Sejarah,
Universitas Pendidikan Indonesia.
Dalam berorganisasi, penulis pernah aktif sewaktu MA dan menjabat
sebagai Ankuset/Sekretaris Koordinator Pramuka Gugus Depan 0353 Periode
2006/2007. Selain itu, penulis juga sewaktu MTs dan MA aktif dalam kegiatan
ekstrakulikuler Pramuka dan Paskibra. Selama menjadi mahasiswa, penulis
menjadi anggota HIMAS pada tahun 2008 dan pengurus HIMAS periode
2010-2011. Selain itu juga penulis menjadi anggota pecinta alam UPI yaitu
Apriana Ramdani, 2014
PERANAN AMERIKA SERIKAT DALAM OPERASI MILITER DI NORMANDIA 6 JUNI 1944
Apriana Ramdani, 2014
PERANAN AMERIKA SERIKAT DALAM OPERASI MILITER DI NORMANDIA 6 JUNI 1944
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
ABSTRAK
Skripsi ini berjudul “Peranan Amerika Serikat dalam Operasi Militer di
Normandia 6 Juni 1944”. Masalah utama yang diangkat dalam skripsi ini adalah “Mengapa Amerika Serikat melaksanakan Operasi Militer di Normandia 6 Juni 1944?”. Masalah utama tersebut kemudian dibagi menjadi empat pertanyaan penelitian, yaitu (1) Mengapa Amerika Serikat menanggalkan politik luar negerinya yang bersifat netral sehingga ikut serta dalam operasi militer di Normandia 6 Juni 1944?; (2) Bagaimana jalannya pertempuran/pendaratan di Normandia 6 Juni 1944?; (3)Bagaimana strategi perang Amerika Serikat dalam operasi militer di Normandia 6 Juni 1944?; dan (4) Dampak operasi militer yang ditimbulkan bagi Amerika Serikat dalam pendaratan Amerika Serikat di Normandia, serta dampak secara umum terhadap jalannya politik Eropa setelah perang dunia II berakhir? Keempat pertanyaan tersebut menjadi landasan utama penelitian dan pokok permasalahan dalam penulisan.
Metode yang digunakan adalah metode historis dengan melakukan empat langkah penelitian, yaitu heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Heuristik adalah langkah pertama penelitian dengan mengumpulkan sumber-sumber yang dibutuhkan untuk bahan penelitian. Kritik merupakan langkah kedua penelitian, kritik digunakan untuk menyeleksi sumber-sumber atau bahan-bahan yang telah dikumpulkan agar mengetahui relevan atau tidaknya antara sumber dengan penelitian yang akan ditulis. Interpretasi adalah langkah setelah kritik dengan menganalisis dan mendeskripsikan sumber yang telah diambil dari hasil kritik atau seleksi. Historiografi merupakan langkah terakhir dari penelitian, historiografi merupakan pelukisan atau penggambaran penulisan sejarah dari karya-karya penulisan sejarah sebelumnya yang telah diambil sebagai sumber penulisan. Sedangkan teknik yang digunakan dalam pengumpulan data digunakan studi literatur, yaitu mengkaji sumber-sumber literatur yang berkaitan dengan permasalahan yang sedang dikaji. Pendekatan yang digunakan dalam penulisan skripsi ini menggunakan pendekatan interdisipliner dengan menggunakan konsep dari ilmu politik dan ilmu sosiologi. Konsep dari ilmu politik yang digunakan adalah teori perangdangeopolitik. Sedangkan konsep dari ilmu sosiologi yang digunakan adalah teorikonflik dan teori diplomasi. Konsep-konsep tersebut digunakan untuk mempertajam analisis penelitian.
Berdasarkan hasil penelitian, didapat beberapa kesimpulan. Pertama, menurut sumber-sumber sekunder Amerika Serikat menanggalkan Politik Luar Negerinya yang Netral pada perang Dunia II karena, Serangan Jepang atas Pearl Harbor. Kedua, Proses penyerangan ke Normandia dilaksanakan 6 Juni 1944.Ketiga,Strategi Militer Amerika Serikat mengutamakan penguasaan Udara.
Keempat, Perancis terbebas dari kependudukan Jerman dan Perang Normandia
Apriana Ramdani, 2014
PERANAN AMERIKA SERIKAT DALAM OPERASI MILITER DI NORMANDIA 6 JUNI 1944
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
BAB III
METODE PENELITIAN
3.1. Metode Penelitian
Metode penelitian yang penulis gunakan dalam mengkaji permasalahan
yang berkaitan dengan judul skripsi yang diangkat, yaitu “Peranan Amerika
Serikat Dalam Operasi Militer di Normandia 6 Juni 1944” adalah metode
historis. Metode historis adalah proses menguji dan menganalisis secara kritis
rekaman dan peninggalan masa lampau (Gosttchlak, 1975:hlm 32). Di dalamnya
termasuk metode menggali sumber, memberikan penilaian, mengartikan, serta
menafsirkan fakta-fakta masa lampau untuk kemudian dapat dianalisis dan ditarik
sebuah kesimpulan mengenai peristiwa tersebut.
Teknik penelitian yang penulis gunakan adalah teknik studi literatur.
Teknik studi literatur dilakukan dengan cara membaca dan mengkaji buku-buku
serta sumber-sumber tertulis lainnya yang berkaitan dengan permasalahan yang
dikaji. Hal tersebut dilakukan untuk mengumpulkan data dan fakta yang
berhubungan dengan permasalahan yang akan penulis kaji yang sebelumnya telah
dirumuskan kedalam beberapa rumusan masalah.
Menurut Ismaun (2005: hlm 34), langkah-langkah dalam metode historis
terdiri atas:
1. Heuristik, yaitu pencarian dan pengumpulan sumber sejarah yang relevan
(Ismaun, 2005: hlm 49). Secara sederhana, sumber-sumber sejarah itu
dapat berupa: sumber benda, sumber tertulis dan sumber lisan. Secara
lebih luas lagi, sumber sejarah juga dapat dibeda-bedakan ke dalam
sumber resmi formal dan informal. Selain itu, dapat diklasifikasikan dalam
sumber primer dan sekunder. Pada tahap ini, penulis mengumpulkan fakta
dan data tentang peranan Amerika Serikat (AS) dalam operasi militer di
Normandia 6 Juni 1944. Sumber penulis peroleh melalui studi literatur.
2. Kritik, yaitu suatu usaha menilai sumber-sumber sejarah (Ismaun, 2005:
hlm 50). Semua sumber dipilih melalui kritik eksternal dan internal
24
Apriana Ramdani, 2014
PERANAN AMERIKA SERIKAT DALAM OPERASI MILITER DI NORMANDIA 6 JUNI 1944
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
penelitian. Fungsi dari proses ini adalah untuk mengetahui apakah
sumber-sumber yang diperoleh itu relevan atau tidak dengan permasalahan yang
dikaji mengenai peranan AS dalam operasi militer di Normandia 6 Juni
1944. Dalam tahap ini kritik sumber terdapat dua macam, yaitu:
a. Kritik ekstern atau kritik luar, yakni untuk menilai otentitas
sumber sejarah. Sumber otentik tidak mesti harus sama dengan
sumber aslinya, baik menurut isinya yang tersurat maupun
yang tersirat. Jadi sumber otentik bisa juga salinan atau turunan
dari aslinya. Dokumen otentik isinya tidak boleh dipalsukan,
tetapi otentisitasnya belum tentu memberi jaminan untuk dapat
dipercaya. Dalam kritik ekstern dipersoalkan bahan dan bentuk
sumber, umur, dan asal dokumen, kapan dibuat, dibuat oleh
siapa, instansi apa, atau atas nama siapa. Sumber itu asli atau
salinan, dan masih utuh seluruhnya atas sudah berubah.
b. Kritik intern atau kritik dalam, yakni untuk menilai kredibilitas
sumber dengan mempersoalkan isinya, maupun pembuatannya,
tanggung jawab dan moralnya. Isinya dinilai dengan
membandingkan kesaksian-kesaksian di dalam sumber dengan
kesaksian-kesaksian dari sumber lain. Untuk menguji
kredibilitas sumber diadakan penilain instrinsik terhadap
sumber dengan mempersoalkan hal-hal tersebut. Kemudian
dipunguti fakta-fakta sejarah melalui perumusan data yang
didapat, setelah diadakan penelitian terhadap evidensi-evidensi
dalam sumber.
3. Interpretasi, yaitu sebagai usaha memahami dan mencari hubungan antar
fakta sejarah sehingga menjadi kesatuan yang utuh dan rasional. Satu
peristiwa dihubungkan dengan peristiwa lain, sehingga dapat menciptakan
keselarasan penafsiran yang berhubungan dengan pembahasan yang dikaji
tentang peranan AS dalam operasi militer di Normandia 6 Juni 1944.
4. Historiografi, yaitu proses penyusunan hasil penelitian yang telah
25
Apriana Ramdani, 2014
PERANAN AMERIKA SERIKAT DALAM OPERASI MILITER DI NORMANDIA 6 JUNI 1944
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
sehingga dihasilkan suatu tulisan yang logis dan sistematis. Dengan
demikian akan diperoleh suatu karya ilmiah yang dapat
dipertanggungjawabkan kebenarannya. Dalam hal ini penulis berusaha
mengajukan sebuah bentuk laporan penelitian penulisan sejarah yang berjudul “Peranan Amerika Serikat Dalam Operasi Militer di Normandia 6 Juni 1944” sehingga menjadi satu kesatuan sejarah yang utuh.
Selanjutnya, langkah-langkah penelitian tersebut penulis bagi ke dalam tiga
bagian pembahasan, yaitu persiapan penelitian, pelaksanaan penelitian, dan
laporan penelitian.
3.2. Persiapan Penelitian
3.2.1 Penentuan dan Pengajuan Topik Penelitian
Penentuan dan pengajuan topik penelitian merupakan kegiatan yang
penting dan harus pertama kali dalam penulisan karya ilmiah. Awal ketertarikan
penulis untuk mengkaji masalah di Normandia berawal dari ketertarikan penulis
terhadap PD II khususnya di Eropa. Berangkat dari ketertarikan inilah penulis
berusaha mencari sesuatu yang dianggap menarik oleh penulis, awalnya adalah
peristiwa D-Day, karena dalam suatu literatur disebutkan bahwa D-Day adalah
operasi militer/operasi amphibi dengan pendaratan terbesar sepanjang sejarah
Dari sumber bacaan tersebut penulis kemudian merasa tertarik untuk
mengkaji lebih dalam lagi mengenai D-Day yang terjadi pada tahun 1944 atau
setelah pendaratan Sekutu (AS) di Normandia ini. Pertanyaan awal penulis adalah
mengapa AS baru mendarat serta menggebrak secara besar-besaran di front barat
pada tahun 1944, jika dilihat Perang di Eropa telah berlangsung cukup lama yakni
dari 1940. Dari ide tersebut kemudian penulis mulai mencari dan membaca
berbagai literatur mengenai sejarah Perang Eropa, khususnya yang berhubungan
dengan Operasi di Normandia. Dari hasil pencarian akhirnya penulis menemukan
beberapa literatur yang membahas secara khusus mengenai D-Day dan
26
Apriana Ramdani, 2014
PERANAN AMERIKA SERIKAT DALAM OPERASI MILITER DI NORMANDIA 6 JUNI 1944
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
Pengajuan judul skripsi ke-TPPS dilakukan pada bulan Januari 2013, yang
kemudian ditindaklanjuti dengan penyusunan proposal penelitian. Adapun isi dari
proposal tersebut antara lain: Judul
Latar Belakang Masalah Rumusan dan Batasan Masalah Tujuan Penelitian
Manfaat Penelitian
Metode dan Teknik Penelitian Tinjauan Pustaka
Sistematika Penulisan Daftar Pustaka
3.2.2. Penyusunan Rancangan Penelitian
Setelah pengajuan judul ke-TPPS dilakukan, kemudian penulis menyusun
proposal penelitian yang kemudian dikonsultasikan dengan TPPS. Hal ini
dilakukan agar proposal yang diajukan oleh penulis dapat dikritisi dan dilihat
kesesuaiannya dengan kaidah-kaidah penulisan karya ilmiah. Setelah proposal
disetujui oleh TPPS, penulis akhirnya diizinkan untuk melakukan seminar
proposal skripsi yang dilakukan pada tanggal 27 Februari 2013, akan tetapi ada
beberapa masalah sehingga seminar proposal skripsi pada tanggal tersebut
diundur hingga minggu depan. Seminar proposal pun dilaksanakan pada tanggal 6
Maret 2013, di Laboratorium Jurusan Pendidikan Sejarah, lantai 4 Gedung FPIPS
baru, Universitas Pendidikan Indonesia.
Adapun hasil dari seminar proposal skripsi tersebut diantaranya adalah
perubahan terhadap judul, latar belakang masalah, rumusan masalah, serta tujuan
penelitian yang menjadi lebih spesifik. Penulis merubah judul menjadi “Peranan
Amerika Serikat Dalam Operasi Militer di Normandia 6 Juni 1944” hal itu
bertujuan agar penulis fokus terhadap suatu peristiwa dalam peristiwa D-Day ini
ini. Karena menurut hasil seminar operasi tersebut masih terlalu luas dan tidak
27
Apriana Ramdani, 2014
PERANAN AMERIKA SERIKAT DALAM OPERASI MILITER DI NORMANDIA 6 JUNI 1944
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
tersebut harus dilakukan agar memudahkan penulis dalam penulisan skripsi ke
depannya.
3.2.3 Konsultasi
Konsultasi merupakan proses bimbingan dalam penulisan skripsi yang
dilaksanakan oleh dua orang dosen pembimbing yang memiliki kompetensi sesuai
dengan tema permasalahan yang penulis kaji. Dalam hal ini, kompetensi yang
dimiliki oleh kedua dosen pembimbing itu adalah kajian dalam sejarah Eropa.
Berdasarkan surat penunjukan pembimbing skripsi yang telah dikeluarkan oleh
Tim Pertimbangan Penulisan Skripsi (TPPS), dalam penyusunan skripsi ini
penulis dibimbing oleh Dr. Nana Supriatna, M.Ed sebagai pembimbing I dan Drs.
R. H. Achmad Iriyadi sebagai pembimbing II. Konsultasi merupakan proses yang
harus dilakukan oleh penulis guna mendapatkan masukan-masukan yang sangat
membantu dalam rangka penyelesaian skripsi ini. Konsultasi dilakukan oleh
penulis dengan dosen pembimbing setelah sebelumnya menghubungi
masing-masing dosen pembimbing dan kemudian membuat jadwal pertemuan.
3.3 Pelaksanaan Penelitian
3.3.1 Pengumpulan Sumber
Heuristik merupakan kegiatan yang dilakukan dalam rangka
mengumpulkan sumber-sumber yang relevan dengan permasalahan penelitian.
Kegiatan ini dilakukan untuk mencari dan mengumpulkan berbagai sumber
sejarah, berupa sumber tertulis, baik sumber primer maupun sekunder.
Sumber-sumber yang penulis kumpulkan merupakan Sumber-sumber tertulis yang berkaitan
dengan peranan AS dalam operasi militer di Normandia 6 Juni 1944.
Sumber-sumber tersebut kebanyakan berupa buku, bahkan tidak sedikit
buku yang berwujud electronic book (ebook). Sumber ebook yang penulis
gunakan berasal dari situs online ebookee.com. sebuah situs online yang
menyediakan berbagai ebook berbahasa asing. Adapun ebook yang penulis
28
Apriana Ramdani, 2014
PERANAN AMERIKA SERIKAT DALAM OPERASI MILITER DI NORMANDIA 6 JUNI 1944
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
Chester Wilmot (1995), The Second World War (5) The Eastern Front karya
Jukes (2003).
Dalam proses pencarian dan pengumpulan sumber, penulis juga
melakukan kunjungan ke beberapa perpustakaan, antara lain:
a. Perpustakaan Universitas Pendidikan Indonesia. Di perpustakaan ini
penulis menemukan buku yang berjudul buku World War II Day by Day
yang ditulis oleh Alex HookEuropean Dictatorships 1918-1945yang
ditulis oleh Stephen J Lee (2000), Patton And His Third Army karya
Brenton G. Wallace (1951), buku, Modern Europan History karya David
Welch (1999buku Modern Germany, Its History And Civilization karya K.
S. Pinson (1965), buku).
b. Perpustakaan Museum Konfrensi Asia Afrika. Di perpustakaan ini penulis
menemukan buku yang berjudul The Memoirs of Field – Marshal The
Viscount Montgomery K. G of Alamien (1958)
c. Perpustakaan Universitas Parahyangan. Di perpustakaan ini penulis
menemukan buku yang berjudul Concise Historycal Atlas of World War
Two. The Geography of Conflict karya Ronald Story (2006).
d. Perpustakaan Batu Api. Di perpustakaan ini penulis menemukan buku
yang berjudul Tentang Perang karya Von Clausewitz, Sedjarah Perang
Dunia yang ditulis oleh M. Dimyati (1953), Tokoh dan Peristiwa dalam
Sejarah Eropa 1915-1945 yang ditulis oleh Marwati Djoened
Poesponegoro (1986).
Selain dari perpustakaan penulis juga menggunakan buku-buku koleksi
penulis sumber rujukan dalam penulisan skripsi ini, antara lain buku das Panzer:
29
Apriana Ramdani, 2014
PERANAN AMERIKA SERIKAT DALAM OPERASI MILITER DI NORMANDIA 6 JUNI 1944
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
Pasukan Penyergap Dari Udara karya Nugroho Hariadi, Normandia 1944 karya
Stephen Badsey.
3.3.2 Kritik Sumber
Setelah upaya pencarian dan pengumpulan sumber dilakukan, penulis
selanjutnya melakukan langkah berikutnya yaitu kritik terhadap sumber-sumber
sejarah yang digunakan sebagai bahan penulisan skripsi ini. Kritik sumber sangat
penting dilakukan karena sangat erat hubungannya dengan dengan tujuan
sejarawan mencari kebenaran (Sjamsuddin, 2007: hlm 131).Kritik terhadap
sumber ini dibagi menjadi dua, yaitu kritik eksternal dan kritik internal.
3.3.2.1 Kritik Eksternal
Kritik eksternal bertujuan untuk melakukan verifikasi atau pengujian
terhadap aspek luar dari sumber sejarah (Sjamsuddin, 2007: hlm 132). Jadi kritik
eksternal dapat disimpulkan untuk mengetahui otensitas dari sumber yang telah
ditemukan. Kritik eksternal lebih banyak dilakukan terhadap sumber pertama atau
sumber primer, untuk menillai keaslian dokumen tersebut atau kesaksian yang
sesuai dengan dengan zamannya. Sebagaimana dijelaskan oleh Sjamsuddin bahwa
kritik sumber umumnya dilakukan terhadap sumber-sumber pertama (Sjamsuddin,
2007: hlm 132).
Temuan sumber dalam proses penyusunan penelitian ini lebih banyak
berupa sumber sekunder. Objek kajian yang memiliki rentan waktu yang cukup
jauh dengan waktu yang dilakukan pada saat penelitian dan juga kajian ini
merupakan kajian sejarah kawasan membuat peneliti kesulitan menemukan
sumber primer. Karena sumber temuan peneliti berupa sumber sekunder, maka
proses kritik eksternal dalam penelitian ini tidak dilakukan. Hal tersebut tidak
terlepas dari proses kritik eksternal yang memverifikasi sumber dari segi fisik
sumber pertama. Sebagaimana dijelaskan oleh Sjamsuddin (2007: hlm 131)
setelah sejarawan berhasil mengumpulkan sumber-sumber dalam penelitiannya,
30
Apriana Ramdani, 2014
PERANAN AMERIKA SERIKAT DALAM OPERASI MILITER DI NORMANDIA 6 JUNI 1944
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
disebut kritik sumber, yang dilakukan terhadap bahan materi (eksternal) sumber
maupun substansi (isi) sumber (Sjamsuddin, 2007: hlm 131).
Kritik eksternal terhadap sumber buku yang wujudnya memang ada.
Selain dari penulis dan tahun terbit buku tersebut, kritik juga dilakukan terhadap
jenis kertas yang digunakan apakah buram atau putih bersih, serta melihat cover
dari dari buku tersebut apakah asli atau fotocopian. Sebagai contoh, kritik
eksternal yang penulis lakukan terhadap buku yang ditulis oleh Stephen Badsey
dengan judul asli Normandy 1944 dan telah diterjemahkan dalam bahasa
Indonesia yaitu Normandia 1944; Pendaratan Sekutu di Eropa, tulisan Stephen
Badsey ini pertama kali diterbitkan di Inggris pada tahun 1990. Penulis
mendapatkan buku tersebut dalam kondisi yang bagus. Buku tersebut merupakan
terbitan tahun 2011, dengan sampul yang bergambarkan pendaratan militer sekutu
di Normandia dan sampulnya berbeda dengan buku yang pertama diterbitkan di
Inggris 1990, kertas yang digunakan warna putih, dari segi bahasa mudah
dimengerti karena sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, yang pada
awalnya buku tersebut berbahasa Inggris. Selain itu contoh lain adalah buku yang
penulis gunakan yaitu buku yang berjudul Band of Brothers, buku yang ditulis
oleh Stephen E. Ambrose tersebut dapat dipahami dengan cepat karena, sama
seperti contoh buku sebelumnya sudah diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia.
Dalam bahasa Indonesia buku ini berjudul Ikatan Persaudaraan: Kompi E,
Resimen 506, Lintas Udara 101, dari pantai Normandia sampai ke Sarang Elang
Hitler. Buku yang satu ini kertasnya kekuning-kuningan.
Dari kedua contoh buku di atas, disini penulis menyimpulkan bahwa
kedua buku tersebut layak dijadikan sumber. Hal ini dilihat dari segi kelayakan,
dan kedua buku tersebut ditulis oleh sejarahwan yang ternama.
3.3.2.2 Kritik Internal
Kritik internal merupakan kebalikan dari kritik eksternal. Kritik internal
merupakan penilaian terhadap aspek “dalam”, yaitu isi dari sumber sejarah setelah
31
Apriana Ramdani, 2014
PERANAN AMERIKA SERIKAT DALAM OPERASI MILITER DI NORMANDIA 6 JUNI 1944
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
Dalam melakukan kritik internal penulis melakukan perbandingan isi buku
yang penulis jadikan sebagai sumber. Sebagai contoh dalam buku Normandia
1944 karya Stephen Badsey (2011) dan buku Perang Eropa jilid III karya P.K.
Ojong (2005) yang menjelaskan tentang pendaratan pihak Amerika Serikat di
Normandia dan pertempuran sengit yang terjadi ketika Amerika Serikat berusaha
menghalau kekuatan Jerman dari Prancis utara. Medan laga Normandia
menyaksikan adu keahlian bertempur antara nama-nama besar seperti Dwight D.
Eisenhower, Omar Bradley, Sir Bernard Montgomery, dan George S. Patton di
pihak Sekutu. Contoh lainnya yaitu buku Konflik Bersejarah - Neraka di
Normandia karya Nino Oktorino (2013), buku ini menjelaskan peristiwa dan
pertempuran mati-matian untuk mempertahankan Prancis menurut kacamata
Wehrmacht Jerman. Kisah di mana pada musim panas 1944, pesawat-pesawat
pemburu pembom Sekutu memberondong kendaraan yang bergerak di tengah
hari, membunuh atau melukai ribuan prajurit Jerman.
Hasil dari kritik eksternal dan internal menurut penulis merupakan data
yang valid. Kemudian data-data inilah yang akan penulis jadikan sebagai bahan
bagi penulisan skripsi.
3.3.3 Interpretasi
Dalam melakukan penafsiran terhadap fakta-fakta sejarah yang di
temukan, penulis menggunakan pemikiran deterministik. Filsafat sejarah
determenistik menolak semua penyebab yang berdasarkan kebebasan manusia
dalam menentukan, dan mengambil keputusan sendiri dan menjadikan manusia
semacam robot yang kekuatannya ditentukan oleh kekuatan yang berasal dari luar
dirinya. Tenaga-tenaga yang berada di luar diri manusia berasal dari dunia fisik
seperti faktor geografis, faktor etnologi, faktor dalam lingkungan budaya manusia
seperti sistem ekonomi dan sosial (Romein dan Lucey dalam Sjamsuddin, 2007:
hlm 163). Filsafat deterministik digunakan oleh penulis karena semua peristiwa
yang dibahas dalam skripsi ini dilatar belakangi oleh faktor dari luar individu
manusia, yaitu kondisi sosial dan politik yang menyebabkan manusia mengambil
32
Apriana Ramdani, 2014
PERANAN AMERIKA SERIKAT DALAM OPERASI MILITER DI NORMANDIA 6 JUNI 1944
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
Diantara bentuk-bentuk penafsiran deterministik, penulis memilih untuk
menggunakan penafsiran sintesis. Sjamsuddin (2007: hlm 170) menjelaskan
bahwa dalam penafsiran sintesis tidak ada sebab tunggal dalam suatu peristiwa
dalam sejarah. Perkembangan dan jalannya sejarah digerakkan oleh beberapa
faktor dan tenaga secara bersamaan dan menjadikan manusia sebagai pemeran
utamanya. Pemilihan penafsiran sintesis dilakukan karena peristiwa-peristiwa di
Normandia 1944 ini tidak terlepas dari faktor-faktor pendorong seperti
kepentingan-kepentingan AS di Eropa.
Interpretasi sementara penulis dalam peristiwa D-Day terutama
keikutsertaan AS. Penulis berpendapat bahwa hal-hal berikutlah yang menjadi
alasan AS ikut serta dalam operasi militer di Normandia; a). Jepang menyerang
pangkalan laut AS di Pearl Harbour pada tahun 1941, ini sebagai awal dimana AS
ikut serta dalam ranah Perang Dunia II dengan menyatakan perang terhadap
Jepang dan negara poros lainnya, b). Perdana Menteri Inggris Churchil berhasil
melobi Presiden AS F.D Roosevelt untuk mengirim bantuan militer bagi Inggris,
untuk menyerang Jerman di Prancis, c). Berkembangnya berbagai paham setelah
Perang Dunia I, yang telah menjadikan negara-negara di Eropa membentuk
persekutuan-persekutuan berdasarkan kepentingan Ideologi yang berkembang di
Negaranya masing-masing. AS sebagai negara yang berideologi demokrasi
termasuk diantaranya Inggris, dan Perancis, melihat paham demokrasi di Eropa
mulai terancam dengan munculnya paham yang sangat besar pada saat itu yaitu
paham fasis totaliter yang dipegang oleh Jerman dan Italia. Fasis pada saat itu
menjadi sebuah ancaman besar bagi AS. d). Ditinjau dari segi Ekonomi, Eropa
sebagai lahan pemasaran AS, dan ada ketakutan jika Jerman berjaya akan
menghambat pemasaran komoditi-komoditi yang diproduksi oleh AS.
3.3.4 Pendekatan
Dalam melakukan interpretasi, penulis menggunakan pendekatan
interdisipliner. Pendekatan ini merupakan pendekatan dalam ilmu sejarah dengan
menggunakan bantuan dari berbagai disiplin ilmu yang serumpun (ilmu-ilmu
33
Apriana Ramdani, 2014
PERANAN AMERIKA SERIKAT DALAM OPERASI MILITER DI NORMANDIA 6 JUNI 1944
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
prioritas, namun untuk mempertajam hasil analisis penulis menggunakan ilmu
bantu dari disiplin ilmu yang serumpun. Dalam pendekatan interdisipliner ini,
penulis menggunakan ilmu bantu berupa ilmu politik dan sosiologi. Ilmu politik
yang penulis gunakan antara lain konsep perang dan konsep geopolitik. Dalam
ilmu sosiologi penulis menggunakan teori konflik.
Konsep perang digunakan oleh penulis karena pada intinya permasalahan
yang penulis kaji dalam skripsi ini adalah masalah perang, khususnya mengenai
Perang antara pasukan AS dengan pasukan Jerman. Konsep geopolitik penulis
gunakan untuk menganalisis kepentingan apa sebenarnya yang mendorong tentara
AS untuk mendarat di Prancis.
Konsep konflik penulis gunakan untuk menganalisis faktor-faktor
penyebab konfrontasi yang terjadi antara AS dan Nazi Jerman.Selain itu,
peperangan antara kedua belah pihak ini sendiri terjadi karena berakar dari adanya
konflik atau perbedaan kebijakan antara kedua pihak yang bertikai.
3.3.5 Historiografi
Historiografi berarti pelukisan sejarah, gambaran sejarah tentang peristiwa
yang terjadi pada waktu yang telah lalu (Ismaun, 2005: hlm 28). Dengan kata lain
historiografi merupakan penulisan hasil penelitian yang dilakukan setelah selesai
melakukan analisis dan penafsiran terhadap data dan fakta sejarah. Dalam
historiografi penulis menceritakan hal-hal yang didapat disertai dengan
penafsiran-penafsirannya sehingga hasil dari historiografi berupa rekonstruksi dari
peristiwa sejarah.
Seorang sejarawan ketika memasuki tahap historiografi diharapkan
memiliki kemampuan analitis dan kritis sehingga hasil tulisannya tidak hanya
berupa karya tulis biasa, tetapi menjadi karya tulis ilmiah yang dapat
dipertanggungjawabkan. Sebuah karya tulis dapat dikatakan ilmiah apabila
memenuhi syarat-syarat keilmuan. Selain itu, tata bahasa yang digunakan oleh
sejarawan harus sesuai dengan kaidah-kaidah yang berlaku serta sesuai dengan
34
Apriana Ramdani, 2014
PERANAN AMERIKA SERIKAT DALAM OPERASI MILITER DI NORMANDIA 6 JUNI 1944
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
3.5 Laporan Penelitian
Langkah ini merupakan tahap akhir dari prosedur penelitian yang penulis
lakukan. Hal ini dilakukan setelah penulis menemukan sumber-sumber,
menganalisisnya, menafsirkannya, lalu menuangkannya dalam bentuk tulisan
yang sesuai dengan kaidah penulisan karya ilmiah yang berlaku di lingkungan
pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia.
Laporan penelitian ini disusun dalam lima bab terdiri atas pendahuluan,
tinjauan pustaka, metode penelitian, pembahasan, dan terakhir kesimpulan. Selain
itu, ada pula beberapa tambahan, seperti kata pengantar, abstrak, daftar pustaka
serta lampiran-lampiran. Semua hal tersebut disajikan dalam satu laporan utuh
yang kemudian disebut sebagai skripsi dengan judul “Peranan Amerika Serikat
Apriana Ramdani, 2014
PERANAN AMERIKA SERIKAT DALAM OPERASI MILITER DI NORMANDIA 6 JUNI 1944
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
BAB V
KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
5.1. Kesimpulan
Bab ini merupakan kesimpulan dari penulisan skripsi yang berjudul
“Peranan Amerika Serikat dalam Operasi Militer di Normandia 6 Juni 1944”.
Kesimpulan tersebut merujuk pada jawaban atas permasalahan penelitian yang
telah dikemukakan oleh penulis di dalam bab sebelumnya. Terdapat beberapa hal
yang dapat penulis simpulkan diantaranya,
Pertama, mengenai mengapa AS pada Akhirnya menanggalkan Politik
luar negerinya yang netral pada PD II sehingga ikut serta dalam operasi militer di
Normandia 1944. Pada Awalnya AS berusaha untuk tidak ikut campur dalam
urusan Eropa dengan dibuktikannya usaha AS dalam memperbaiki sikap netralnya
pada tahun 1930-an. Pada tahun 1935-1939 dikeluarkan sejumlah kebijakan yang
pada prinsipnya berusaha mempertahankan kenetralan untuk tidak memihak
negara-negara yang bertikai, dan sikap tersebut ditunjukkan dengan embargo
senjata terhadap negara-negara yang bertikai. Akan tetapi dengan adanya serangan
Jepang terhadap AS yang terjadi di Pearl Harbor, serangan Jepang tersebut telah
melumpuhkan daya tarik kaum isolasinis dan sehingga mobilisasi militer pun
dilakukan dengan cepat. Alhasil politik luar negeri netral AS pun tidak bisa
dipertahankan.
Kedua, mengenai bagaimana jalan pertempuran/pendaratan Militer di
Normandia 6 Juni 1944. Pada awalnya operasi militer di Normandia itu akan
dilaksanakan pada tanggal 5 Juni, hal itu telah direncanakan sejak bulan Mei
1944. Sehari sebelum tanggal penyerangan terjadi badai yang sangat besar di selat
Chanel. Hal ini menjadi dilema bagi Eisenhower, sebab rencana perencanaan
terancam diundur sampai 8 juni atau dua minggu sesudahnya, dan sedangkan
kapal perang, kapal pengangkut, unit tentara, logistik dan perlengkapan Sekutu
sudah ditengah-tengah selat Chanel. Perkiraan Perkiraan pada tanggal 7 Juni
kapal-kapal akan mulai kehabisan bahan bakar sehingga harus mengisi ulang dan
72
Apriana Ramdani, 2014
PERANAN AMERIKA SERIKAT DALAM OPERASI MILITER DI NORMANDIA 6 JUNI 1944
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
Stagg, seorang meteorolog sekaligus perwira RAF (Royal Air Force) atau
angkatan udara Ingggris asal Skotlandia dipanggil Eisenhower untuk menganalisis
keadaan cuaca pada awal bulan Juni 1944. Stagg mengatakan bahwa dini hari
tanggal 6 Juni 1944 cuaca akan membaik untuk jangka waktu yang singkat.
Eisenhower kemudian memerintahkan penyerangan ke Normandia dilaksanakan
pada tanggal tersebut. D-Day Operation Overlord ditetapkan menjadi tanggal 6
Juni 1944.
Ketiga, mengenai bagaimana strategi pertempuran AS, dari penelitian
penulis Eisenhower yang sebagai pemimpin operasi overlord ini mengajukan
strategi tempur dengan menguasai angkatan-angkatan udara. Oleh karena itu,
Amerika Serikat tidak mempergunakan angkatan-angkatan udara strategis sebagai
sebagai embel-embel belaka, Alasan dengan menitik beratkan angkatan udara
adalah sebagai kesatuan-kesatuan pembom yang besar dengan kemampuannya
untuk menghantam setiap tempat di Eropa Barat.
Keempat, mengenai dampak operasi militer di Normandia 1944, adalah
dengan terbebasnya Perancis dari kependudukan Jerman, dan merupakan sebagai
kekalah Jerman yang sangat telak dalam kancah PD II. Sehingga keinginan Nazi
Jerman untuk membangun kembali kejayaan kerajaan Ketiga akhirnya kandas
atau tidak tercapai.Perang Normandia membawa dampak yang luas terhadap
ASdalam berbagai bidang, baik bidang ideologi, ekonomi, politik, maupun bidang
sosial.AS muncul sebagai kekuatan politik dan militer baru yang sangat disegani.
Dampak operasi militer di Normandia telah menghancurkan hegemoni
negara-negara besar seperti Inggris, Perancis, Spanyol, dan Portugis yang sudah
berabad-abad memegang kendali kekuasaan di berbagai belahan dunia. Perang tersebut
memunculkan masalah baru yaitu adanya pertentangan kepentingan dan
persaingan perebutan hegemoni antara negara anggota sekutu dalam usaha untuk
menjadi negara yang paling berpengaruh dan berkuasa di dunia hingga melahirkan
73
Apriana Ramdani, 2014
PERANAN AMERIKA SERIKAT DALAM OPERASI MILITER DI NORMANDIA 6 JUNI 1944
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
5.2. Rekomendasi
Peristiwa yang penulis kaji mengenai operasi militer di Normandia
merupakan sebagian kecil dari PD II pada umumnya dan Perang Eropa pada
khususnya yang terjadi pada 1939 – 1945. Operasi militer AS di Normandia dapat
dijadikan referensi untuk menambah wawasan pembaca mengenai peristiwa PD
II serta memperkaya pengetahuan mengenai sejarah Eropa. Selain itu operasi
militer AS di Normandia juga dapat dijadikan referensi bagi penulis yang
berkecimpung dalam dunia pendidikan, dalam Standar Kompetensi Dasar di
Sekolah Menengah Atas (SMA) kajian ini dapat dimasukan kedalam KI/KD kelas
XI program IPS Peminatan. Kompetensi Inti 3. Memahami, menerapkan, dan
menjelaskan pengetahuan faktual, konseptual, dan metakognitif dalam ilmu
pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humainora dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait, penyebab fenomena
dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang
spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah. Dengan
KD 3.6 Menganalisis pengaruh PD I dan PD II terhadap kehidupan politik,
sosial-ekonomi dan hubungan internasional (LBB, PBB) pergerakan nasional dan
regional. Penulisan ini juga dapat dijadikan bahan analisis bagi dunia pendidikan
untuk menganalisis waktu mengenai berakhirnya Perang Dunia II khususnya di