• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS PERAN PEMANGKU KEPENTINGAN TERHADAP PROGRAM REHABILITASI LUTUNG JAWA (Trachyphitecus auratus) DI JAVAN LANGUR CENTER

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "ANALISIS PERAN PEMANGKU KEPENTINGAN TERHADAP PROGRAM REHABILITASI LUTUNG JAWA (Trachyphitecus auratus) DI JAVAN LANGUR CENTER"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

ANALISIS PERAN PEMANGKU KEPENTINGAN TERHADAP PROGRAM REHABILITASI LUTUNG JAWA (Trachyphitecus

auratus) DI JAVAN LANGUR CENTER

SKRIPSI

Oleh :

SAHARA FRISTY MIRANDANI NIM 201610320311054

JURUSAN KEHUTANAN

FAKULTAS PERTANIAN-PETERNAKAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG

MALANG 2021

(2)

ii

(3)

iii

(4)

iv PRAKATA

Puji syukur kehadirat Tuhan yang Maha Esa atas limpahan rahmat dan karunia-Nya. Tidak lupa penulis panjatkan sholawat serta salam kepada junjungan Nabi Muhammad SAW, penulis mampu menyelesaikan skirpsi yang merupakan salah satu syarat untuk meraih gelar S.Hut (Strata-I) di Jurusan Kehutanan Fakultas Pertanian- Peternakan Universitas Muhammadiyah Malang dengan judul “Analisis Peran Pemangku Kepentingan Terhadap Program Rehabilitasi Lutung Jawa (Trachyphitecus auratus) Di Javan Langur Center .” Penulisan skripsi ini dilatarbelakangi oleh pemikiran bahwa konservasi satwa liar salah satunya rehabilitasi Lutung Jawa sangat penting dilakukan dengan kerjasama dari para pihak yang terlibat dalam program rehabilitasi Lutung Jawa . Program rehabilitasi Lutung Jawa memiliki banyak manfaat untuk para pihak yang terlibat maupun untuk kelestarian populasi Lutung Jawa.

Bagian skripsi ini disajikan dalam 5 bagian yang meliputi : Bab I Pendahuluan membahas tentang pengaruh dan kepentingan pemangku kepentingan terhadap rehabilitasi Lutung Jawa. Bab II Tinjauan Pustaka sebagai pedoman dalam menyediakan informasi dan wawasan ilmiah tentang topik yang diteliti, Bab III Metode Penelitian yang digunakan serta analisis untuk mengetahui peran dan kepentingan stakeholder dalam rehabilitasi Lutung Jawa. Bab IV meliputi hasil penelitian dan pembahasan yang dimana diperoleh 9 pemangku kepentingan yang terlibat didalam kegiatan rehabilitasi Lutung Jawa (Trachyphitecus auratus), dan terdapat 3 klasifikasi stakeholder yaitu key players (BBKSDA JATIM, The Aspinall Foundation Indonesia, dan KSKW 22 Malang), Subject (Perum Perhutani KPH Malang dan Tahura R. Soerjo), dan crowd (LMDH Wono Lestari, Masyarakat sekitra Gunung Biru Dusun Princi, Batu Secret 1994 dan Masyarakat sekitar Coban Talun Desa Tulungrejo). Hubungan yang terjalin antar pemangku kepentingan dalam program rehabilitasi Lutung jawa yaitu terdapat 2 hubungan antara lain komunikasi dan kerjasama, dimana hubungan yang paling banyak terjalin yaitu hubungan kerjasama antar pihak-pihak yang terlibat dalam rehabilitasi Lutung Jawa serta pemangku kepentingan yang memiliki peran paling penting dalam

(5)

v program rehabilitasi yaitu BBKSDA JATIM, The Aspinall Foundation Indonesia dan KSKW 22 Malang.

Bab V kesimpulan dan saran dimana pemagku kepentingan yang terlibat dalam program rehabilitasi Lutung Jawa terdiri dari BBKSDA JATIM, The Aspinall Foundation Indonesia, KSKW 22 Malang, Perum Perhutani KPH Malang, LMDH Wono Lestari, Masyarakat sekitar Coban Talun Desa Tulungrejo Batu, Masyarakat kaki Gunung Biru Dusun Princi, dan Batu Secret Zoo), setiap pihak yang terlibat memiliki peran dan porsi yang berbeda dialam program rehabilitasi Lutung Jawa. Pemangku kepentingan yang menjadi key players (BBKSDA JATIM, KSKW 22 Malang dan The Aspinall Foundation Indonesia ) merupakan pihak yang memiliki peran penting dan banyak menjalin hubungan baik itu komunikasi dan kerjasama dengan pemangku kepentingan lain yang terlibat dalam program rehabilitasi Lutung Jawa.

Penulis menyadari dalam penyusunan skripsi ini tidak luput dari kesalahan baik dalam penulisan kata maupun penggunaan kata. Besar harapan penulis terhadap kegiatan penelitian ini agar dapat bermanfaat bagi masyarakat dan khalayak umum untuk dijadikan sebagai acuan referensi bagi penelitian selanjutnya. Penulis memohon dengan sangat untuk memberikan saran dan kritik yang membangun agar penulisan menjadi lebih baik.

Malang, 27 Januari 2021

Penulis

(6)

vi DAFTAR ISI

Halaman

PRAKATA ... vii

DAFTAR ISI ... x

DAFTAR TABEL ... xiii

DAFTAR GAMBAR ... xiv

BAB I PENDAHULUAN ... 1

1.1 Latar Belakang... 1

1.2 Rumusan Masalah ... 3

1.3 Tujuan Penelitian ... 3

1.4 Manfaat Penelitian ... 4

BAB II TINJAUAN PUSTAKA ... 5

2.1 Lutung Jawa ... 5

2.1.1 Klasifikasi Lutung Jawa ... 5

2.1.2 Morfologi Lutung Jawa... 5

2.1.3 Habitat Lutung Jawa ... 6

2.2 Javan Langur Center (JLC) ... 8

2.3 Faktor Penyebab Populasi Lutung Jawa Berkurang ... 9

2.3.1 Hilangnya Habitat Asli Lutung ... 9

2.3.2 Eksploitasi Satwa ... 10

2.4 Reintroduksi Spesies ... 11

2.5 Pengertian Stakeholder ... 12

2.6 Analisis Stakeholder ... 13

BAB III METODOLOGI PENELITIAN ... 15

3.1 Waktu dan Tempat Pelaksanaan ... 15

3.2 Alat dan Bahan ... 15

3.3 Metode Pengumpulan Data dan Jenis Data ... 15

3.4 Metode Analisis Data ... 16

(7)

vii

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN ... 25

4.1 Identifikasi Pemangku Kepentingan terhadap Program Rehabilitasi Lutung Jawa di Javan Langur Center (JLC) ... 25

4.1.1 Instansi Pemerintah ... 26

4.1.2 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ... 26

4.1.3 Lembaga Swasta ... 27

4.1.4 Perusahaan Swasta ... 27

4.1.5 Lembaga Masyarakat ... 27

4.1.6 Masyarakat ... 27

4.2 Nilai Kepentingan dan Pengaruh Pemangku Kepentingan ... 28

4.3 Klasifikasi Stakeholder dalam Program Rehabilitasi Lutung Jawa di Javan Langur Center (JLC) ... 30

4.3.1 Subject ... 31

4.3.2 Key Players ... 32

4.3.3 Crowd ... 33

4.4 Peran Pemangku Kepentingan terhadap Program Rehabilitasi Lutung Jawa di Javan Langur Center (JLC) ... 34

4.4.1 Balai Besar Konservasi Sumber daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur ... 35

4.4.2 Kantor Seksi Wilayah Konsevasi 22 Malang ... 36

4.4.3 Perum Perhutani KPH Malang ... 36

4.4.4 The Aspinall Foundation Indonesia ... 36

4.4.5 Tahura R. Soerjo ... 37

4.4.6 LMDH Wono Lestari Coban Talun ... 37

4.4.7 Masyarakat Coban Talun Desa Tulungrejo dan Masyarakat sekitar Gunung Biru Dusun Princi ... 37

4.4.8 Batu Secret Zoo ... 38

4.5 Hubungan Pemangku Kepentingan Rehabilitasi Lutung Jawa di Javan Langur Center (JLC) ... 38

4.5.1 Kerjasama ... 40

(8)

viii

4.5.2 Komunikasi ... 42

4.6 Uji Korelasi Hubungan Antar Pemangku Kepentingan terhadap Program Rehabilitasi Lutung Jawa. ... 43

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ... 45

5.1 Kesimpulan ... 45

5.2 Saran ... 46 DAFTAR PUSTAKA

LAMPIRAN

(9)

ix DAFTAR TABEL

Nomor Teks Halaman

3. 2 Penilaian Tingkat Kepentingan Stakeholder ... 20

3. 3 Penilaian Tingkat Pengaruh Stakeholder ... 20

3. 4 Ukuran Kualitatif terhadap Identifikasi Stakholder ... 22

3. 5 Pedoman Nilai Interprestasi Koefisien ... 24

4.1 Identifikasi Pemangku Kepentingan di Javan Langur Center ... 25

4. 2 Nilai Kepentingan Pemangku Kepentingan (Stakeholder) ... 29

4. 3 Nilai Pengaruh Pemangku Kepentingan (Stakeholder) ... 30

4. 4 Hubungan Kerjasama Stakeholder ... 41

4. 5 Hubungan Komunikasi Stakeholder ... 43

4. 6 Uji Korelasi Hubungan Stakeholder ... 44

Lampiran 1. Kuisioner Stakeholder ... 50

2. Panduan Wawancara Kepentingan Stakeholder ... 51

3. Panduan Wawancara Pengaruh Stakeholder ... 52

(10)

x DAFTAR GAMBAR

Nomor Teks Halaman

2.1 Lokasi Javan Langur Center ………15

2.2 Stakeholder Mapping………..22

4.1 Klasifikasi Stakeholder………...31

4.2 Peta Hubungan Stakeholder………39

Lampiran 1. Foto Bersama Pihak BBKSDA JATIM ... 53

2. Wawancara dengan Pihak KSKW 22 Malang ... 53

3. Wawancara dengan pihak The Aspinall Foundation Indonesia ... 54

4. Foto Persama pihak LMDH Wono Lestari ... 54

5. Kegiatan Edukasi Bersamaa siswa SMP ... 55

6. Persiapan Medical Check-Up ... 55

7. Foto Bersama pihak KPH Malang ... 56

8. Kegiatan Otopsi ... 56

9. Wawancara dengan warga sekitar Gunung Biru ... 57

10. Kegiatan Monitoring ... 57

11. Papan Peringatan ... 58

12. Kandang Sosialisasi ... 58

13. Kegiatan Edukasi Tingkat TK ... 59

14. Lutung Jawa (Trachyphitecus auratus) ... 59

(11)

xi DAFTAR PUSTAKA

Abdillah, R. 2014. Pemodelan Spasial Kesesuaian Habitat Lutung Jawa (Trachypithecus auratus Geoffroy, 1812) di Resort Rowobendo Taman Nasional Alas Purwo (skripsi). Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Abdul, W .2008. Analisis Kebijaksaan dari formulasi ke implementasi kebijaksanaan negara. Bumi Aksara. Jakarta.

Anonim. 2010. Convention on Biological Diversity. Artcle 8. In-situ Conservation.

http://www.cbd.int di akses pada 01 Desember 2020 Pukul 15.00 WIB.

Anonim. 1994. International Union for Conservation of Nature. 1994. Guidelines for Reintroductions and Other Conservation Translocations Version 1.0. Gland (CH): IUCN Species Survival Commission. Jacobson SK, McDuff MD, Monroe MC.

Anonim. 2013. International Union for Conservation of Nature. 1994. Guidelines for Reintroductions and Other Conservation Translocations Version 1.0. Gland (CH): IUCN Species Survival Commission. Jacobson SK, McDuff MD, Monroe MC.

Borini, F. 2004, “Empirical evidence on corporate social disclosure (CSD) practices in Jordan”, International Journal of Commerce and Management, Vol. 10 Nos 3/4, pp. 18-34.

Boyce, C. 2006. Conducting In-Depth Interviews: A Guide Designing and Conducting In-Depth Interview for Evaluation Input. Watertown (USA): Pathfinder International.

Bryson. J.M. 2004. What to do when stakeholders matter: stakeholder identification and analysis techniques. Public Management Review 6 (1): 21-53.

Cadman, M. 2007. Consuming Wild Life: The Illegal Exploitation of Animal In South Africa Zimbabwe and Zambia. A Preliminary Report for animal Right africa and Xwe African Wild Life.

Colfer CJP. 2005. The Complex Forest: Comunities, Uncertainty, and Adavtife Collaborative Management. Resource for he future .CIFOR. Bogor.

.

Ehrlich, S.D. 2010. Beta-carotene. http://www.umm.edu/altmed/articles /betacarotene 000286.htm. di akses pada tanggal 15 Maret 2020 pada pukul 20.21 WIB.

.

Groenendijk, L. 2003. Planning and Management Tools. Enschede, Netherlands: The International Institute for Geo-Information Science and Earth Observation

(12)

xii (ITC).

Groves, C. 2001 Primate Taxonomy. Smithsonian Institution Press. Washington.

Kappeler, M. 1984. The Gibbon in Java. In PreuschoftH, ChiversDJ, BrockelmanWY, CreelN. The Lesser Apes Evolutionary and Behavioral Biology. Edinburgh (SL): Edinburgh University Press.

Leksono, N.P. 2014. Studi populasi dan habitat Lutung Jawa (trachypithecus auratus sondaicus) di Cagar Alam Pananjung Pangandaran Jawa Barat (skripsi).

Institut Pertanian Bogor. Bogor.

McNeely, J.A. 1995. Conserving the World’s Biological Diversity. Washington, DC : IUCN, World Resources Institute, Conservation International, WWF-US and the World Bank. ISBN: 0-915825-42-2.

Munawarohpil. 2015 “Penggunaan Jurnal Belajar dalam Pembelajaran Class Wide Peer Tutoring Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa”. Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia. Vol. 1 No. 3. 2015. 263-273.

Nafira, A. 2016. Analisis Peran Stakeholder Dalam Program Pelestarian Owa Jawa (Hylobates moloch) Di Javan Gibbon Center (skripsi). Insititut Pertanian Bogor. Jawa Barat.

Reed. M,S. 2009. Who’s in and why? A typology of stakeholder analysis methods for natural resource management. Journal of Environment Management.90:1933-1949.

Riani, W.M. 2012. Mekanisme hubungan para pihak dalam pengelolaan wisata alam di Kota Bandar Lampung dan sekitarnya, Provinsi Lampung [Skripsi].

Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Riswandi. 2009. Ilmu komunikasi. Jakarta. Graha Ilmu.

Shwiff SA, 2013. Assignment of measurable costs and benefits to wildlife conservation projects. Wildlife Research. (40):134-141.

Slamet, S.J. 2004. Kesehatan Lingkungan . Gadja Mada Press. Yogyakarta.

Soekanto, S. 2009. Peranan Sosiologi Suatu Pengantar. Rajawali Pers. Jakarta .

Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta. Bandung.

Widjaja, E.A. 2014. Kekinian keanekaragaman hayati Indonesia. LIPI Press. Jakarta.

(13)

xiii Widodo, W. 2007. Profil dan persepsi para pedagang burung terhadap perdagangan Burung Perkici Pelangi (Trichoglossus haematodus) dan upaya pelestariannya. Berkala Penelitian Hayati (Skripsi). Univeristas Bengkulu.

Sumatera Selatan.

Yasser, P. 2012. Bentuk dan Tingkat Partisipasi Stakeholders Dalam Pengelolaan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil-Bukit Batu (skripsi). Institut Pertanian Bogor.Bogor.

(14)

xiv

Referensi

Dokumen terkait

Keyakinan dan harapan saya sebagai pengusaha keripik kentang adalah ingin usaha ini dapat berjalan dengan baik sesuai dengan apa yang saya harapkan dan juga

dilakukan oleh suatu organisasi agar dapat mencapai. sasaran pelayanan prima (Pariaribo,

Verifier ini tidak dinilai karena tidak aplikatif untuk APHR Panca Mulya Lestari dimana semua lahan masyarakat anggota APHR Panca Mulya Lestari merupakan lahan hak milik,

Rumusan permasalahan yang dikemukakan adalah Bagaimanakah pemanfaatan sewa barang milik daerah pada Kabupaten Boyolali yang meliputi tata cara, barang milik daerah

sumber tidak berada dalam posisi aman, dan (e) tiga sambungan yang hams dilepaskan pada posisi sumber yang arnan yaitu antara kabel kendali dan pigtail, antara rumah kabel kendali

serta baik untuk diterapkan, terlihat dari variabel strategi diferensiasi sebagian besar konsumen memberikan tanggapan setuju, yang artinya strategi diferensiasi

Tujuan dari penelitian ini untuk mengembangkan penelitian terdahulu dengan inovasi penambahan cita rasa pedas, bawang, dan pencampuran antara pedas dan bawang

• Setelah orde lama dilengserkan oleh orde baru .Orde baru berkehendak ingin melaksanakan Pancasila dan UUD 1945 sebagai kritik terhadap orde lama yang telah menyimpang dari