• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Perbandingan Transformasi Wavelet pada Pengenalan Citra Wajah

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Analisis Perbandingan Transformasi Wavelet pada Pengenalan Citra Wajah"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1.  Proses pembentukan citra
Gambar 2. Ilustrasi Transformasi wavelet 1-dimensi (1-D)
Gambar 7  Beberapa keluarga wavelet yang berbeda  (Graps, 1995).
Gambar 10. Proses pra-pengolahan (pre processing) citra  masukan  (a) citra masukan; (b) citra skala keabuan; (c) citra
+2

Referensi

Dokumen terkait

Proses pengenalan wajah dengan menggunakan citra pendekatan level 1 yang dihasilkan oleh proses dekomposisi Haar dikombinasikan dengan nilai toleransi kesalahan 0.1

Citra wajah diubah dalam format aras keabuan Selanjutnya pada citra tersebut dilakukan proses Downscale memakai transformasi Wavelet dengan metode Haar (Haar Transform)

Dengan demikian maka transformasi Fourier dari suatu sinyal akan mengubah pernyataan sinyal di kawasan waktu menjadi spektrum sinyal di kawasan frekuensi tanpa

Pada bagian ini merupakan sisi kelebihan dari metoda Neural network , dimana setiap permasalahan yang akan dihadapi dapat dipecahkan dengan melalui tahapan pembelajaran,

Dalam proses penapisan dari sinyal suara tangis bayi digunakan Transformasi Wavelet Kontinyu sedangkan untuk pengenalan sinyal suara tangis bayi digunakan Neural

Dengan demikian maka transformasi Fourier dari suatu sinyal akan mengubah pernyataan sinyal di kawasan waktu menjadi spektrum sinyal di kawasan frekuensi tanpa

Dengan demikian maka transformasi Fourier dari suatu sinyal akan mengubah pernyataan sinyal di kawasan waktu menjadi spektrum sinyal di kawasan frekuensi tanpa

Seperti yang terlihat pada Gambar diatas, jika suatu citra dilakukan proses transformasi wavelet diskrit dua dimensi dengan level dekomposisi satu, maka akan menghasilkan