Laporan Keuangan Konsolidasi
Beserta Laporan Auditor Independen
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2004 dan 2003
PT UNGGUL INDAH CAHAYA Tbk.
DAN ANAK PERUSAHAAN
31 DESEMBER 2004 DAN 2003
Daftar Isi
Halaman Laporan Auditor Independen
Neraca Konsolidasi ... 1 - 2 Laporan Laba Rugi Konsolidasi ... 3 Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasi ... 4 Laporan Arus Kas Konsolidasi ... 5 - 6 Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasi ... 7 - 49
Laporan Auditor Independen
Laporan No. RPC-3540
Pemegang Saham, Dewan Komisaris dan Direksi PT Unggul Indah Cahaya Tbk.
Kami telah mengaudit neraca konsolidasi PT Unggul Indah Cahaya Tbk. dan Anak Perusahaan tanggal 31 Desember 2004 dan 2003, serta laporan laba rugi konsolidasi, laporan perubahan ekuitas konsolidasi dan laporan arus kas konsolidasi untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut. Laporan keuangan adalah tanggung jawab manajemen Perusahaan. Tanggung jawab kami terletak pada pernyataan pendapat atas laporan keuangan berdasarkan audit kami. Kami tidak mengaudit laporan keuangan Universal Interchemicals Corp. Pte., Ltd., anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya, yang laporan keuangannya mencerminkan jumlah aktiva dan jumlah penjualan bersih masing-masing sekitar 31% dan 32% untuk tahun 2004, serta sekitar 25% dan 34% untuk tahun 2003, dari jumlah konsolidasi terkait. Laporan keuangan tersebut diaudit oleh auditor independen lain dengan pendapat wajar tanpa pengecualian, yang laporannya telah diserahkan kepada kami, dan pendapat kami, sejauh yang berkaitan dengan jumlah-jumlah untuk anak perusahaan tersebut, semata-mata hanya didasarkan atas laporan auditor independen lain tersebut.
Kami melaksanakan audit berdasarkan standar auditing yang ditetapkan Ikatan Akuntan Indonesia. Standar tersebut mengharuskan kami merencanakan dan melaksanakan audit agar kami memperoleh keyakinan memadai bahwa laporan keuangan bebas dari salah saji material. Suatu audit meliputi pemeriksaan, atas dasar pengujian, bukti-bukti yang mendukung jumlah-jumlah dan pengungkapan dalam laporan keuangan. Audit juga meliputi penilaian atas prinsip akuntansi yang digunakan dan estimasi signifikan yang dibuat oleh manajemen, serta penilaian terhadap penyajian laporan keuangan secara keseluruhan. Kami yakin bahwa audit kami dan laporan auditor independen lain memberikan dasar memadai untuk menyatakan pendapat.
Menurut pendapat kami, berdasarkan audit kami dan laporan auditor independen lain tersebut, laporan keuangan konsolidasi yang kami sebut di atas menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan PT Unggul Indah Cahaya Tbk. dan Anak Perusahaan tanggal 31 Desember 2004 dan 2003, dan hasil usaha serta arus kas untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia.
Prasetio, Sarwoko & Sandjaja
Indrajuwana Komala Widjaja
Izin Akuntan Publik No. 98.1.0511 7 Februari 2005
Catatan atas laporan keuangan konsolidasi terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan
Catatan 2004 2003
AKTIVA
AKTIVA LANCAR
Kas dan setara kas 2c,2f,2n,
3,22d,24 14.086.365 27.653.715 Investasi jangka pendek 2d,2f,2n,4,9,22d,
24,25c,25d,25e 24.551.309 25.307.130
Piutang usaha 2e,2n,5,24
Pihak yang mempunyai hubungan
istimewa 2f,22a 20.589.764 19.985.817
Pihak ketiga, setelah dikurangi penyisihan piutang ragu-ragu sebesar US$238.280 pada
tahun 2004 (2003: US$198.531) 16.531.982 15.425.929
Piutang lain-lain 2e,2n,24
Pihak yang mempunyai hubungan
istimewa 2f 22.813 28.985
Pihak ketiga 2q,11,26c 794.762 637.669
Persediaan, bersih 2g,6,9 87.182.412 45.996.581
Pajak dibayar di muka 2n,24 2.926.377 279.423
Biaya dibayar di muka dan uang muka
kepada pemasok 2h,25b 2.834.405 1.527.103
JUMLAH AKTIVA LANCAR 169.520.189 136.842.352
AKTIVA TIDAK LANCAR
Investasi dalam obligasi konversi 2f,2i,2n,22c,24 13.910.851 15.266.604 Aktiva tetap, setelah dikurangi
akumulasi penyusutan sebesar US$146.762.157
pada tahun 2004 2j,2o,7,23,
(2003: US$133.658.570) 25a,25b 102.884.934 109.860.289
Goodwill, bersih 2b,8 1.639.186 1.912.383
Instrumen derivatif, bersih 2n,2q,26a,26b 1.521.531 422.980
Tagihan pajak penghasilan 2n,2r,11,24 1.047.832 1.658.870
Aktiva tidak lancar lainnya, bersih 2h,2k,2m, 2n,11,21,
24,28a,31 692.750 1.182.095
JUMLAH AKTIVA TIDAK LANCAR 121.697.084 130.303.221
Catatan atas laporan keuangan konsolidasi terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi secara keseluruhan.
Catatan 2004 2003
KEWAJIBAN DAN EKUITAS
KEWAJIBAN LANCAR
Hutang bank jangka pendek dan cerukan 2n,4,6,9 36.037.535 25.563.221
Hutang usaha 2n,24
Pihak ketiga 10 34.835.708 16.734.489
Pihak yang mempunyai hubungan
istimewa 2f,22b 2.532.842 1.912.428
Hutang lain-lain 2n,24
Pihak ketiga 2q,25a,25b,26c 827.248 1.268.016
Pihak yang mempunyai hubungan
istimewa 2f 269.540 168.359
Hutang pajak 2n,2r,11,24 2.837.874 1.558.630
Biaya masih harus dibayar 2n,24 8.109.264 8.024.046
JUMLAH KEWAJIBAN LANCAR 85.450.011 55.229.189
KEWAJIBAN TIDAK LANCAR
Hutang bank jangka panjang 2n,12,24 8.958.891 22.092.521
Hutang obligasi, bersih 2l,2n,13,24,
25b,26 63.819.772 69.914.515 Kewajiban pajak tangguhan, bersih 2n,2r,11 12.676.616 15.227.240 Kewajiban imbalan pasca kerja, bersih 2m,2n,21,24 1.300.608 1.080.081
JUMLAH KEWAJIBAN TIDAK LANCAR 86.755.887 108.314.357
JUMLAH KEWAJIBAN 2o,23 172.205.898 163.543.546
HAK MINORITAS ATAS AKTIVA BERSIH
ANAK PERUSAHAAN 2b 4.359.268 3.884.573
EKUITAS
Modal saham - nilai nominal Rp500 per saham
Modal dasar - 1.160.000.000 saham
Modal ditempatkan dan disetor penuh -
383.331.363 saham 1,13,14 90.198.298 90.198.298
Agio saham 15 14.945.090 14.945.090
Selisih kurs karena penjabaran laporan
keuangan 2b,16 (35.526.856) (35.183.458)
Selisih nilai transaksi restrukturisasi entitas
sepengendali 2f,22c,30 (2.496.380) (2.496.380)
Saldo laba 17
Telah ditentukan penggunaannya 4.884.972 4.784.972
Belum ditentukan penggunaannya 42.646.983 27.468.932
JUMLAH EKUITAS 114.652.107 99.717.454
Catatan atas laporan keuangan konsolidasi terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan
Catatan 2004 2003
PENJUALAN BERSIH 2b,2f,2o,2p,
18,22a,23 296.827.031 250.889.896
BEBAN POKOK PENJUALAN 2b,2f,2j,2m,
2p,6,7,19, 21,22b 249.420.883 212.136.348 LABA KOTOR 47.406.148 38.753.548 BEBAN USAHA 2j,2p,7,20
Umum dan administrasi 2m,21 14.134.210 12.460.798
Penjualan 8.590.341 8.049.415
Jumlah beban usaha 22.724.551 20.510.213
LABA USAHA 2o,23 24.681.597 18.243.335
PENGHASILAN (BEBAN) LAIN-LAIN 2p
Laba (rugi) kurs, bersih 2n 6.201.987 (1.140.828)
Penghasilan bunga 2c,2d,2f,
3,4,22d 2.881.814 1.041.936
Beban keuangan, bersih 2q,9,12,13,
26a,26b (8.636.253) (6.053.984)
Lain-lain, bersih 2b,2f,2j,2l,
7,11,13,31 (137.613) 109.945
Penghasilan (beban) lain-lain, bersih 309.935 (6.042.931)
BAGIAN ATAS RUGI BERSIH
PERUSAHAAN ASOSIASI, BERSIH 2o,8,23 - (365.163)
LABA SEBELUM BEBAN
PAJAK PENGHASILAN 2o,11,23 24.991.532 11.835.241
BEBAN PAJAK PENGHASILAN 2r,11
Tahun berjalan 8.048.202 5.988.391
Tangguhan, bersih (1.525.418) (1.744.920)
Beban pajak penghasilan, bersih 6.522.784 4.243.471
LABA SEBELUM HAK MINORITAS ATAS
LABA BERSIH ANAK PERUSAHAAN 18.468.748 7.591.770
HAK MINORITAS ATAS LABA BERSIH
ANAK PERUSAHAAN 2b (963.347) (167.269)
LABA BERSIH 2o,23 17.505.401 7.424.501
Catatan atas laporan keuangan konsolidasi terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi secara keseluruhan.
Selisih Kurs Selisih Nilai Saldo Laba
Modal karena Transaksi
Ditempatkan Penjabaran Restrukturisasi Telah Belum
Dan Disetor Laporan Entitas Ditentukan Ditentukan Jumlah
Catatan Penuh Agio Saham Keuangan Sepengendali Penggunaannya Penggunaannya Ekuitas
Saldo 1 Januari 2003 90.198.298 14.945.090 (40.946.539 ) (2.496.380) 4.684.972 21.496.540 87.881.981
Selisih kurs karena penjabaran laporan
keuangan 2b,16 - - 5.763.081 - - - 5.763.081
Cadangan umum 17 - - - - 100.000 (100.000) -
Dividen kas 17 - - - (1.352.109) (1.352.109)
Laba bersih tahun 2003 - - - 7.424.501 7.424.501
Saldo 31 Desember 2003 90.198.298 14.945.090 (35.183.458 ) (2.496.380 ) 4.784.972 27.468.932 99.717.454
Selisih kurs karena penjabaran laporan
keuangan 2b,16 - - (343.398 ) - - - (343.398)
Cadangan umum 17 - - - - 100.000 (100.000) -
Dividen kas 17 - - - (2.227.350) (2.227.350)
Laba bersih tahun 2004 - - - 17.505.401 17.505.401
Saldo 31 Desember 2004 90.198.298 14.945.090 (35.526.856 ) (2.496.380) 4.884.972 42.646.983 114.652.107
Catatan atas laporan keuangan konsolidasi terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan
Catatan 2004 2003
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan dari pelanggan 330.834.900 263.383.958
Pembayaran untuk
Pembelian dari pemasok (277.359.695) (188.679.762)
Gaji dan kesejahteraan karyawan lainnya (18.785.618) (13.999.568)
Kas yang diperoleh dari operasi 34.689.587 60.704.628
Penerimaan penghasilan bunga 3,4 2.750.639 711.180
Penerimaan tagihan pajak penghasilan 11 490.115 747.285
Pembayaran pajak pertambahan nilai 11 (20.918.420) (12.476.012) Pembayaran beban bunga dan beban
keuangan lainnya 9,12,13 (11.313.052) (5.088.870)
Pembayaran pajak penghasilan 11 (6.596.355) (10.394.235)
Pembayaran beban operasi lainnya, bersih (3.332.773) (2.849.049)
Kas bersih yang diperoleh dari (digunakan
untuk) aktivitas operasi 2o,23 (4.230.259) 31.354.927
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Penerimaan dari pencairan investasi
jangka pendek 4 28.443.453 5.905.928
Penerimaan dari penjualan aktiva tetap 7 49.106 36.999
Penempatan pada investasi jangka pendek 4 (29.294.298) (30.678.805)
Perolehan aktiva tetap 7 (4.271.024) (3.413.339)
Uang muka kepada pemasok
proyekdebottlenecking 25b (962.925) -
Penarikan dari rekening pendanaan proyek - 7.055.000
Penambahan penyertaan saham dalam perusahaan asosiasi sehingga menjadi anak perusahaan, setelah dikurangi kas dan bank sebesar US$27.158
pada saat pengendalian diperoleh 8 - (4.695.980)
Pembayaran hutang royalti 25a - (44.163)
Kas bersih yang digunakan untuk
aktivitas investasi 2o,23 (6.035.688) (25.834.360)
Catatan atas laporan keuangan konsolidasi terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi secara keseluruhan.
Catatan 2004 2003
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penerimaan dari hutang bank jangka pendek
dan cerukan 9 31.571.815 26.417.961
Penerimaan dari cross currency
interest rate swap 26a 3.998.485 -
Pelunasan hutang bank jangka pendek
dan cerukan 9 (20.578.428) (1.400.000)
Pelunasan hutang bank jangka panjang 12,13 (13.227.580) (87.837.851)
Pembayaran dividen kas 17 (2.657.222) (1.321.994)
Pembayaran untuk cross currency
interest rate swap 26a (1.511.419) -
Penerimaan bersih dari penerbitan obligasi 13 - 70.324.361
Penerimaan dari hutang bank jangka panjang 12 - 3.711.898
Pembayaran aktivitas pendanaan lainnya, bersih (1.095.540) (63.039)
Kas bersih yang diperoleh dari (digunakan
untuk) aktivitas pendanaan 2o,23 (3.499.889) 9.831.336
Pengaruh perubahan kurs terhadap kas dan setara kas serta selisih kurs karena
penjabaran laporan keuangan, bersih 2b,2n 198.486 (57.152)
KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH
KAS DAN SETARA KAS (13.567.350) 15.294.751
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 3 27.653.715 12.358.964
KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 3 14.086.365 27.653.715
a. Pendirian Perusahaan
PT Unggul Indah Cahaya Tbk. (Perusahaan) didirikan di Republik Indonesia dalam rangka undang Penanaman Modal Asing No. 1, Tahun 1967, yang diubah dengan Undang-undang No. 11 Tahun 1970, berdasarkan Akta Notaris Budiarti Karnadi, S.H., No. 12 tanggal 7 Februari 1983, yang diubah dengan akta notaris yang sama No. 33 tanggal 13 Mei 1983. Akta pendirian beserta perubahannya tersebut disahkan oleh Menteri Kehakiman dalam Surat Keputusan No. C2-4129-HT.01.01.Th’83 tanggal 30 Mei 1983 serta diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 43, Tambahan No. 801 tanggal 28 Mei 1985. Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta Notaris Benny Kristianto, S.H., No. 8 tanggal 3 November 2000 mengenai peningkatan modal ditempatkan dan disetor penuh Perusahaan, yang telah dilaporkan kepada Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia sebagaimana tercantum dalam Surat No. C-16147 HT.01.04.Th.2001 tanggal 30 Oktober 2001 serta telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 83, Tambahan No. 751 tanggal 17 Oktober 2003.
Berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan antara lain mencakup bidang usaha industri bahan kimia alkylbenzene dan kegiatan usaha terkait lainnya, jasa angkutan darat dan penampungan barang impor, konstruksi properti serta penyewaan ruang perkantoran. Saat ini, Perusahaan terutama bergerak dalam industri bahan kimia alkylbenzene, yang merupakan bahan baku utama pembuatan deterjen. Perusahaan berkedudukan di Jakarta, sedangkan pabriknya berlokasi di Merak, Banten. Kantor Pusat Perusahaan beralamat di Wisma UIC, Jl. Jend. Gatot Subroto, Kav. 6-7, Jakarta.
Perusahaan mulai beroperasi secara komersial pada bulan November 1985.
b. Penawaran umum dan tindakan Perusahaan yang mempengaruhi modal saham yang
ditempatkan dan disetor penuh
Tindakan Perusahaan yang mempengaruhi modal saham yang ditempatkan dan disetor penuh sejak tanggal penawaran umum perdana sampai dengan tanggal 31 Desember 2004 adalah sebagai berikut:
Tanggal Tindakan Perusahaan
Saham Ditempatkan dan Disetor Penuh Nilai Nominal per Saham
28 September 1989 Penawaran umum perdana sejumlah
9.000.000 saham. 60.000.000 Rp 1.000
28 Mei 1990 Dividen saham dengan ketentuan satu (1)
saham baru untuk setiap sepuluh (10) saham
yang dimiliki. 66.000.000 Rp 1.000
8 Juni 1994 Dividen saham dengan ketentuan satu (1)
saham baru untuk setiap delapan (8) saham yang dimiliki; dan konversi agio saham sebesar Rp57,75 miliar menjadi 57.750.000 saham dengan ketentuan tujuh (7) saham baru
untuk setiap delapan (8) saham yang dimiliki. 132.000.000 Rp 1.000
12 April 1995 Dividen saham dengan ketentuan satu (1)
saham baru untuk setiap sepuluh (10) saham
yang dimiliki. 145.200.028 Rp 1.000
25 Juni 1997 Penurunan nilai nominal saham dari Rp1.000
per saham menjadi Rp500 per saham
(pemecahan saham). 290.400.056 Rp 500
b. Penawaran umum dan tindakan Perusahaan yang mempengaruhi modal saham yang ditempatkan dan disetor penuh (lanjutan)
Tanggal Tindakan Perusahaan
Saham Ditempatkan dan Disetor Penuh Nilai Nominal per Saham 18 Mei 1999
Dividen saham dengan ketentuan satu (1) saham baru untuk setiap lima (5) saham yang
dimiliki. 348.481.474 Rp 500
20 Juni 2000 Dividen saham dengan ketentuan satu (1)
saham baru untuk setiap sepuluh (10) saham
yang dimiliki. 383.331.363 Rp 500
Seluruh saham Perusahaan tercatat di Bursa Efek Jakarta dan Surabaya.
c. Struktur Perusahaan dan Anak Perusahaan
Pada tanggal 31 Desember 2004 dan 2003, Anak Perusahaan yang dimiliki secara langsung dan tidak langsung adalah sebagai berikut:
Tahun
Beroperasi Jumlah Aktiva Persentase Secara Pada Tanggal Kepemilikan Anak Perusahaan Domisili Komersial Kegiatan Usaha Pokok 31 Desember 2004 Efektif
Langsung
Universal Interchemicals Singapura 1992 Perdagangan dan investasi 68.007.242 100,00 Corp. Pte., Ltd.
(UICPL)
UIC Vietnam Co., Ltd. Vietnam 1994 Produksi dan distribusi 10.209.491 100,00 (UICV) deterjen aktif linear
alkylbenzene sulfonic acid dan sodium lauryl ether
sulfate
PT Unggul Indah Indonesia 1996 Investasi 14.714.089 99,99 Investama (UII)
PT Petrocentral Indonesia 1992 Produksi dan distribusi 14.633.158 53,89 (Petrocentral) sodium tripolyphosphate
Tidak Langsung
Albright & Wilson Australia 1939 Produksi dan distribusi 65.057.370 100,00 (Australia) Ltd. fosfat dan surfactant
(AWAL) (1)
Albright & Wilson Selandia 1986 Distribusi fosfat dan 3.177.640 100,00 New Zealand Ltd. Baru surfactant
(AWNZ) (2)
(1) 100% dimiliki oleh UICPL (2) 100% dimiliki oleh AWAL
d. Karyawan, Direksi dan Komisaris
Pada tanggal 31 Desember 2004, susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris Direksi
Andi Hartandi - Presiden Komisaris Hartono Gunawan - Presiden Direktur
Hanny Sutanto - Wakil Presiden Komisaris Yani Alifen - Wakil Presiden Direktur
Indrawan Masrin - Komisaris Jimmy Masrin - Direktur
Koesbandi - Komisaris Independen Andi Solaiman - Direktur
Feng Chuan Chia - Komisaris Independen Teddy Jeffrey Katuari - Direktur
Pada tanggal 31 Desember 2004, Perusahaan dan Anak Perusahaan (selanjutnya secara bersama-sama disebut sebagai Grup) mempekerjakan 859 orang karyawan tetap (2003: 846 orang karyawan tetap) (tidak diaudit).
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI POKOK
Kebijakan akuntansi dan pelaporan yang diterapkan oleh Grup sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia, yang mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan peraturan Badan Pengawas Pasar Modal (BAPEPAM). Kecuali sebagaimana diungkapkan dalam Catatan 2m, prinsip akuntansi pokok yang diterapkan secara konsisten dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasi adalah sebagai berikut:
a. Dasar penyajian laporan keuangan konsolidasi
Laporan keuangan konsolidasi disusun berdasarkan konsep biaya perolehan, kecuali untuk persediaan yang dinyatakan berdasarkan nilai terendah antara biaya perolehan dengan nilai realisasi bersih, serta investasi jangka pendek tertentu dan instrumen derivatif yang dinyatakan sebesar nilai wajar.
Laporan arus kas konsolidasi disusun dengan menggunakan metode langsung, yang mengklasifikasikan penerimaan dan pembayaran kas dan setara kas ke dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.
Mata uang pelaporan yang digunakan dalam laporan keuangan konsolidasi adalah Dolar Amerika Serikat (Dolar AS).
b. Prinsip-prinsip konsolidasi
Laporan keuangan konsolidasi meliputi laporan keuangan Perusahaan dan Anak Perusahaan dimana Perusahaan memiliki kepemilikan saham lebih dari 50%.
Semua saldo akun dan transaksi yang signifikan antar perusahaan yang dikonsolidasi telah dieliminasi. Laba dari penjualan produk antar perusahaan tidak diakui sampai produk tersebut dijual kepada pihak ketiga.
Hak minoritas atas rugi (laba) bersih dan aktiva bersih anak perusahaan dinyatakan sebesar proporsi saham dari pemegang saham minoritas atas rugi (laba) dan aktiva bersih anak perusahaan.
Selisih antara biaya perolehan investasi dengan bagian Perusahaan atau Anak Perusahaan atas nilai wajar aktiva dan kewajiban yang dapat diidentifikasi dari anak perusahaan yang diakuisisi pada tanggal perolehan, disajikan sebagai “Goodwill, Bersih” dalam neraca konsolidasi dan diamortisasi dengan menggunakan metode garis lurus sampai dengan tahun 2010 karena prospek
b. Prinsip-prinsip konsolidasi (lanjutan)
Mata uang fungsional Perusahaan dan Anak Perusahaan tertentu (Petrocentral, UICPL dan UICV) adalah Dolar AS. Perusahaan dan Anak Perusahaan tertentu tersebut memenuhi kriteria dalam PSAK No. 52, “Mata Uang Pelaporan”, sebagaimana diindikasikan dengan penjualan yang terutama ditagih dan diterima dalam Dolar AS serta pembelian dan biaya-biaya yang terutama dibayarkan dalam Dolar AS.
Akun-akun Petrocentral diukur kembali dari mata uang Rupiah, mata uang pelaporannya, ke dalam mata uang Dolar AS dengan cara sebagai berikut:
i. Aktiva dan kewajiban moneter diukur kembali dengan menggunakan kurs tanggal neraca. ii. Aktiva dan kewajiban non-moneter yang diperoleh atau terjadi, beserta tambahan modal
disetor, jika ada, setelah tanggal 31 Desember 2000 (tanggal pada saat mata uang fungsional Petrocentral berubah dari Rupiah menjadi Dolar AS) diukur kembali dengan menggunakan kurs tanggal transaksi (kurs historis).
iii. Laporan laba rugi diukur kembali dengan menggunakan kurs rata-rata untuk transaksi pada bulan yang bersangkutan, kecuali penyusutan dan amortisasi yang diukur kembali dengan menggunakan kurs historis aktiva yang bersangkutan.
iv. Laporan arus kas diukur kembali ke dalam mata uang Dolar AS dengan menggunakan kurs rata-rata untuk transaksi pada bulan yang bersangkutan.
Untuk tujuan konsolidasi, akun-akun Anak Perusahaan tertentu (UII, AWAL dan AWNZ) yang menggunakan mata uang fungsional selain Dolar AS, dijabarkan ke dalam mata uang Dolar AS dengan menggunakan kurs tukar pada tanggal neraca untuk akun aktiva dan kewajiban, kurs tukar yang berlaku pada saat transaksi dilakukan untuk akun ekuitas dan kurs rata-rata selama tahun berjalan untuk akun laporan laba rugi. Selisih kurs yang timbul atas penjabaran akun laporan keuangan Anak Perusahaan tersebut, disajikan sebagai “Selisih Kurs karena Penjabaran Laporan Keuangan” dalam bagian Ekuitas dari neraca konsolidasi. Laporan arus kas Anak Perusahaan tersebut dijabarkan ke dalam mata uang Dolar AS dengan menggunakan kurs rata-rata selama tahun berjalan.
c. Setara kas
Deposito berjangka dengan jangka waktu tiga bulan atau kurang pada saat penempatan dan tidak digunakan sebagai jaminan atas kewajiban dan pinjaman lainnya diklasifikasikan sebagai “Setara Kas”.
d. Investasi jangka pendek
Deposito berjangka dengan jangka waktu lebih dari tiga bulan tetapi tidak lebih dari satu tahun dan/atau digunakan sebagai jaminan atas hutang jangka pendek dan pinjaman jangka pendek lainnya diklasifikasikan sebagai bagian dari akun “Investasi Jangka Pendek”.
Investasi pada reksadana dan dana yang dikelola (managed fund) diklasifikasikan sebagai efek yang diperdagangkan dan dinyatakan sebesar nilai wajar pada tanggal neraca. Laba atau rugi yang belum direalisasi atas perubahan nilai wajar pada tanggal neraca, dikreditkan atau dibebankan pada operasi tahun berjalan. Biaya perolehan investasi ditentukan dengan menggunakan metode rata-rata.
e. Penyisihan piutang ragu-ragu
Grup menetapkan penyisihan piutang ragu-ragu berdasarkan hasil penelaahan berkala atas keadaan akun piutang masing-masing pelanggan.
f. Transaksi dengan pihak yang mempunyai hubungan istimewa
Grup mempunyai transaksi dengan pihak yang mempunyai hubungan istimewa seperti dinyatakan dalam PSAK No. 7, “Pengungkapan Pihak-pihak yang Mempunyai Hubungan Istimewa”.
Seluruh saldo dan transaksi yang signifikan dengan pihak yang mempunyai hubungan istimewa, baik yang dilakukan maupun yang tidak dilakukan dengan persyaratan dan kondisi normal sebagaimana yang dilakukan dengan pihak ketiga, diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan konsolidasi.
Selisih biaya perolehan/hasil penjualan aktiva bersih yang diperoleh/dialihkan berkaitan dengan transaksi antar entitas sepengendali dengan nilai buku bersih dicatat dan disajikan sebagai “Selisih Nilai Transaksi Restrukturisasi Entitas Sepengendali” dalam bagian Ekuitas dari neraca konsolidasi.
g. Persediaan
Persediaan dinyatakan sebesar nilai terendah antara biaya perolehan dengan nilai realisasi bersih. Biaya perolehan persediaan ditentukan dengan menggunakan metode rata-rata tertimbang, kecuali untuk AWAL, yang menggunakan metode masuk pertama, keluar pertama (FIFO).
Grup menetapkan penyisihan penurunan nilai pasar dan keusangan persediaan, berdasarkan hasil penelaahan berkala atas nilai pasar dan kondisi fisik persediaan, untuk menurunkan nilai persediaan ke nilai realisasi bersihnya.
h. Biaya dibayar di muka
Biaya dibayar di muka diamortisasi selama masa manfaat. Biaya dibayar di muka dengan masa manfaat lebih dari satu tahun disajikan dalam bagian “Aktiva Tidak Lancar Lainnya, Bersih” pada neraca konsolidasi.
i. Investasi dalam obligasi konversi
Obligasi konversi, yang dimiliki hingga jatuh tempo (held to maturity), disajikan sebesar biaya perolehan (dijabarkan ke dalam mata uang Dolar AS berdasarkan kurs tukar seperti yang dijelaskan dalam Catatan 2n pada tanggal neraca) setelah disesuaikan dengan amortisasi premium atau diskonto, jika ada.
j. Aktiva tetap
Aktiva tetap, kecuali tanah, dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan. Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis aktiva tetap sebagai berikut:
Taksiran Masa Manfaat Ekonomis (Tahun)
Perusahaan Anak Perusahaan
Bangunan 20 16 - 40
Mesin dan peralatan 10 - 20 5 - 21
Peralatan dan perabotan kantor 5 3 - 10
Alat-alat pengangkutan 4 5 - 10
j. Aktiva tetap (lanjutan)
Beban pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada operasi pada saat terjadinya; pemugaran dan penambahan dalam jumlah signifikan, yang memenuhi kriteria sebagaimana diatur dalam PSAK No. 16, “Aktiva Tetap dan Aktiva Lain-Lain”, dikapitalisasi. Aktiva tetap yang sudah tidak digunakan lagi atau yang dijual, biaya perolehan serta akumulasi penyusutannya dikeluarkan dari kelompok aktiva tetap yang bersangkutan dan laba atau rugi yang terjadi dibukukan dalam laporan laba rugi tahun yang bersangkutan.
Sesuai dengan PSAK No. 48, “Penurunan Nilai Aktiva”, penilaian aktiva dilakukan atas penurunan dan kemungkinan penurunan nilai wajar aktiva jika terjadi peristiwa atau perubahan keadaan yang mengindikasikan bahwa nilai tercatat mungkin tidak dapat seluruhnya terealisasi.
Aktiva tetap dalam penyelesaian dinyatakan sebesar biaya perolehan yang meliputi, antara lain, biaya konstruksi, upah dan biaya sehubungan dengan penyelesaian aktiva. Akumulasi biaya perolehan akan dipindahkan ke masing-masing akun “Aktiva Tetap” yang bersangkutan pada saat aktiva tersebut selesai dikerjakan dan siap digunakan.
k. Beban tangguhan
Beban-beban yang mempunyai masa manfaat lebih dari satu tahun ditangguhkan dan diamortisasi berdasarkan masa manfaatnya dengan menggunakan metode garis lurus.
Berdasarkan PSAK No. 47, “Akuntansi Tanah”, biaya yang terjadi sehubungan dengan perolehan/perpanjangan hak atas tanah, meliputi biaya legal, biaya pemeriksaan dan pengukuran tanah, biaya notaris, pajak dan biaya terkait lainnya, ditangguhkan dan diamortisasi dengan menggunakan metode garis lurus selama masa berlaku hak atas tanah yang bersangkutan.
l. Biaya emisi obligasi
Biaya yang terjadi sehubungan dengan penawaran emisi atas obligasi Perusahaan dengan tingkat bunga tetap dan/atau mengambang kepada masyarakat dikurangkan langsung dengan hasil emisi dalam menentukan nilai bersih obligasi yang diterima. Selisih antara hasil emisi bersih dengan nilai nominal obligasi diakui sebagai diskonto atau premium dan diamortisasi selama jangka waktu obligasi tersebut dengan menggunakan metode garis lurus.
m. Imbalan pasca kerja
Perusahaan, Petrocentral, AWAL dan AWNZ (Pemberi Kerja) mempunyai program dana pensiun iuran pasti untuk seluruh karyawan tetap yang memenuhi syarat. Perusahaan dan Petrocentral mencatat pencadangan manfaat tambahan selain program dana pensiun yang ada untuk pesangon, penghargaan masa kerja dan ganti kerugian karyawan sesuai dengan Undang-undang Ketenagakerjaan No. 13/2003 (Undang-undang). Pencadangan tersebut diestimasi dengan menggunakan perhitungan aktuaria berdasarkan laporan yang dipersiapkan oleh aktuaria independen.
Pada bulan Juni 2004, Ikatan Akuntan Indonesia menerbitkan revisi atas PSAK No. 24, “Imbalan Kerja”, yang berlaku efektif untuk laporan keuangan yang mencakup periode yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Juli 2004 dan harus diterapkan secara retroaktif. Namun, penerapan lebih dini dianjurkan. Pernyataan ini mengharuskan perusahaan untuk mencatat seluruh imbalan kerja berdasarkan program atau perjanjian formal dan informal, peraturan perundang-undangan atau melalui peraturan industri, termasuk imbalan pasca kerja, imbalan kerja jangka pendek dan jangka panjang, pesangon pemutusan kontrak kerja dan imbalan berbasis ekuitas. Berdasarkan PSAK No. 24 (Revisi 2004), perhitungan estimasi kewajiban imbalan pasca kerja berdasarkan Undang-undang, ditentukan dengan menggunakan metode penilaian aktuaria projected unit credit.
m. Imbalan pasca kerja (lanjutan)
Keuntungan dan kerugian aktuarial diakui sebagai penghasilan atau beban apabila akumulasi keuntungan dan kerugian aktuarial bersih yang belum diakui pada akhir periode pelaporan sebelumnya melebihi jumlah 10% dari yang lebih besar antara nilai kini imbalan pasti dan nilai wajar aktiva program pada tanggal tersebut. Keuntungan dan kerugian ini diakui dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan rata-rata sisa masa kerja yang diperkirakan dari para pekerja dalam program tersebut. Kemudian, biaya jasa lalu diamortisasi dengan menggunakan metode garis lurus sampai imbalan tersebut menjadi hak karyawan (vested). Efektif tanggal 1 Januari 2004, Perusahaan memutuskan untuk menerapkan PSAK No. 24 (Revisi 2004). Manajemen, dengan mempertimbangkan bahwa jumlahnya tidak material, juga memutuskan untuk membebankan seluruh perbedaan antara kewajiban yang timbul pada saat penerapan pertama kali PSAK No. 24 (Revisi 2004) dan kewajiban yang telah diakui berdasarkan kebijakan akuntansi sebelumnya ke operasi tahun 2004 daripada menyajikan kembali laporan keuangan konsolidasi tahun 2003.
Sebelum penerapan PSAK No. 24 (Revisi 2004), biaya jasa lalu, yang dihitung berdasarkan kesepakatan antara pemberi kerja dengan karyawan yang berlaku sebelum pembentukan program pensiun iuran pasti tersebut, diamortisasi secara sistematis berdasarkan rata-rata sisa masa kerja karyawan.
n. Transaksi dan saldo dalam mata uang asing
Mata uang fungsional Perusahaan, UICPL, UICV dan Petrocentral adalah Dolar AS. Transaksi dalam mata uang asing (mata uang selain mata uang fungsional) dicatat dalam mata uang Dolar AS berdasarkan kurs yang berlaku pada saat transaksi dilakukan. Pada tanggal neraca, aktiva dan kewajiban moneter dalam mata uang asing disesuaikan ke dalam mata uang Dolar AS berdasarkan rata-rata kurs jual dan kurs beli yang berlaku pada tanggal tersebut. Laba atau rugi kurs yang terjadi dikreditkan atau dibebankan pada operasi tahun berjalan.
Kurs tukar yang digunakan adalah sebagai berikut:
2004 2003
Rupiah / US$1 Rp 9.290 Rp 8.465
Dong Vietnam / US$1 VND 15.739 VND 15.608
Dolar Singapura / US$1 Sin$ 1,636 Sin$ 1,702
Dolar Australia / US$1 Aus$ 1,284 Aus$ 1,335
Dolar Selandia Baru / US$1 NZ$ 1,394 NZ$ 1,525
Transaksi dalam mata uang lainnya tidak signifikan.
o. Informasi segmen
Grup bergerak dalam industri dan/atau perdagangan bahan kimia, yang terdiri dari alkylbenzene dan surfactant, serta fosfat. Sesuai struktur organisasi dan manajemen serta sistem pelaporan internal, bentuk informasi keuangan primer atas pelaporan segmen disajikan berdasarkan segmen geografis dari kegiatan usaha Grup karena risiko dan tingkat imbalan dipengaruhi secara dominan oleh kegiatan usaha Grup di berbagai wilayah geografis yang berbeda. Pelaporan segmen sekunder ditentukan berdasarkan segmen usaha, yaitu jenis bahan kimia yang diproduksi dan diperdagangkan oleh Grup.
o. Informasi segmen (lanjutan)
Segmen geografis adalah komponen perusahaan yang dapat dibedakan dalam menghasilkan produk atau jasa pada lingkungan (wilayah) ekonomi tertentu dan komponen itu memiliki risiko dan imbalan yang berbeda dengan risiko dan imbalan pada komponen yang beroperasi pada lingkungan (wilayah) ekonomi lain.
Segmen usaha adalah komponen perusahaan yang dapat dibedakan dalam menyediakan produk atau jasa individual maupun kelompok produk atau jasa terkait dan komponen itu memiliki risiko dan imbalan yang berbeda dengan risiko dan imbalan segmen usaha lainnya.
p. Pengakuan pendapatan dan beban
Pendapatan dari penjualan lokal diakui pada saat penyerahan barang kepada pelanggan. Pendapatan dari penjualan ekspor diakui pada saat penyerahan barang diatas kapal di pelabuhan pengiriman. Beban diakui pada saat terjadinya.
q. Instrumen derivatif
Perusahaan menerapkan PSAK No. 55, “Akuntansi Instrumen Derivatif dan Aktivitas Lindung Nilai” yang mengharuskan semua instrumen derivatif dicatat sebagai aktiva atau kewajiban pada neraca dan disajikan sebesar nilai wajarnya. Perubahan nilai wajar instrumen derivatif dicatat secara berkala pada laporan laba rugi atau ekuitas, tergantung pada tujuan penggunaan instrumen tersebut. Perubahan nilai wajar instrumen derivatif yang digunakan untuk lindung nilai atas perubahan nilai wajar diakui pada laporan laba rugi pada periode terjadinya, bersamaan dengan perubahan nilai dari aktiva/kewajiban yang dilindung-nilaikan. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari instrumen derivatif yang ditujukan sebagai lindung nilai arus kas dilaporkan terlebih dahulu sebagai bagian dari pendapatan komprehensif lainnya pada ekuitas, untuk kemudian dibebankan pada laporan laba rugi pada periode yang dipengaruhi oleh risiko yang timbul dari lindung nilai tersebut. Perubahan nilai wajar instrumen derivatif yang tidak dimaksudkan untuk dan tidak efektif lagi sebagai instrumen lindung nilai dicatat pada laporan laba rugi pada saat terjadinya.
r. Beban pajak penghasilan
Grup menerapkan PSAK No. 46, “Akuntansi Pajak Penghasilan”. Pernyataan ini mengharuskan perhitungan pengaruh pajak atas pemulihan aktiva dan penyelesaian kewajiban sebesar nilai tercatat, dan pengakuan serta pengukuran aktiva dan kewajiban pajak tangguhan untuk pengaruh pajak atas beda waktu antara pelaporan untuk tujuan fiskal dan komersial termasuk rugi fiskal dari periode-periode sebelumnya.
Beban pajak penghasilan tahun berjalan dihitung berdasarkan penghasilan kena pajak dalam tahun yang bersangkutan.
Penyesuaian atas kewajiban pajak dicatat pada saat hasil pemeriksaan diterima atau pada saat keberatan yang diajukan Grup diputuskan.
s. Laba bersih per saham dasar
Sesuai dengan PSAK No. 56, “Laba Per Saham”, laba bersih per saham dasar dihitung dengan membagi laba bersih dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar (383.331.363 saham) pada tahun yang bersangkutan.
t. Penggunaan estimasi
Laporan keuangan konsolidasi disusun sesuai dengan prinsip dan praktek akuntansi yang berlaku umum di Indonesia yang mengharuskan manajemen untuk menggunakan estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah aktiva dan kewajiban yang dilaporkan, termasuk pelaporan beban dan pendapatan pada periode berjalan. Hasil aktual mungkin bisa berbeda dari estimasi dan asumsi yang digunakan.
3. KAS DAN SETARA KAS
Kas dan setara kas terdiri dari:
2004 2003
Kas 17.606 21.725
Bank
Pihak yang mempunyai hubungan istimewa - PT Bank Ekonomi Raharja (Catatan 22d)
Rekening Dolar AS 2.979.083 2.651.974
Rekening Rupiah 133.098 492.666
Pihak ketiga
Rekening Dong Vietnam
Bangkok Bank Public Company Ltd., Vietnam 625.615 23.329 Bank for Foreign Trade of Vietnam, Vietnam 390.798 87.192 Lain-lain (masing-masing di bawah
US$200.000) 3.891 51.328
Rekening Dolar AS
Australia and New Zealand Banking
Group Ltd., Vietnam 283.188 44.145
Australia and New Zealand Banking
Group Ltd., Australia 26.332 1.332.635
Lain-lain (masing-masing di bawah
US$200.000) 338.840 189.926
Rekening Rupiah
PT Bank Central Asia Tbk. 117.692 95.662
Lain-lain (masing-masing di bawah
US$200.000) 60.435 48.992
Rekening Dolar Australia
Australia and New Zealand Banking
Group Ltd., Australia 2.445 2.914.998
Rekening dalam mata uang lainnya (masing-
masing di bawah US$200.000) 227.192 162.911
Sub-jumlah 5.188.609 8.095.758
Setara Kas - Deposito Berjangka
Pihak yang mempunyai hubungan istimewa - PT Bank Ekonomi Raharja (Catatan 22d)
Rekening Rupiah 2.637.244 59.067
Rekening Dolar AS - 2.595.205
Pihak ketiga
Rekening Dolar AS
Fortis Bank S.A./N.V., Singapura 3.755.000 1.210.000
2004 2003
Setara Kas - Deposito Berjangka (lanjutan) Raiffeisen Zentralbank Osterreich AG
(RZB - Austria), Singapura 380.000 -
PT Bank Rabobank International Indonesia 103.239 -
PT Bank Central Asia Tbk. - 6.741.753
PT Bank NISP Tbk. - 665.147
Rekening Dolar Australia
Standard Chartered Bank, Jakarta - 2.631.579
The Hongkong and Shanghai Banking
Corporation Limited, Jakarta - 2.255.823
PT Bank Central Asia Tbk. - 1.503.759
Rekening Rupiah
PT Bank Central Asia Tbk - 1.063.201
PT Bank Rabobank International Indonesia - 453.645
Standard Chartered Bank, Jakarta - 357.053
Sub-jumlah 8.880.150 19.536.232
Jumlah 14.086.365 27.653.715
Deposito berjangka dalam mata uang Dolar AS memperoleh bunga tahunan yang berkisar antara 0,44% sampai dengan 2,00% untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2004 (2003: 0,50% - 3,00%). Deposito berjangka dalam mata uang Rupiah memperoleh bunga tahunan yang berkisar antara 5,25% sampai dengan 7,00% untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2004 (2003: 6,00% - 13,50%), sedangkan deposito berjangka dalam mata uang Dolar Australia memperoleh bunga tahunan yang berkisar antara 2,75% sampai dengan 4,13% untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2003.
4. INVESTASI JANGKA PENDEK
Investasi jangka pendek terdiri dari:
2004 2003
Deposito Berjangka
Fortis Bank S.A./N.V., Singapura 6.793.500 -
Raiffeisen Zentralbank Osterreich AG
(RZB - Austria), Singapura 4.837.210 -
PT Bank Central Asia Tbk. 725.309 150.000
Sub-jumlah 12.356.019 150.000
Reksadana
Reksadana Trimegah Dana Tetap (Rp14.380.559.724 pada
tahun 2004 dan Rp50.971.700.154 pada tahun 2003) 1.547.961 6.021.465
Reksadana Ekofix (Rp7.467.099.180) 803.778 -
Reksadana Nikko Uang Likuid (Rp6.857.099.118) 738.116 -
Reksadana ABN AMRO Indonesia Dana Hasil
Berkala (Rp6.439.559.746) 693.172 -
Sub-jumlah 3.783.027 6.021.465
2004 2003
Dana yang Dikelola (Managed Fund)
PT Danatama Makmur (Rp56.882.552.083 pada tahun
2004 dan Rp161.983.402.778 pada tahun 2003) 6.122.987 19.135.665 PT Nikko Securities Indonesia (Rp21.267.370.492) 2.289.276 -
Sub-jumlah 8.412.263 19.135.665
Jumlah 24.551.309 25.307.130
Deposito berjangka memperoleh bunga dengan tingkat bunga tahunan sebesar 0,625% sampai 2,10% untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2004 (2003: 1,10%). Deposito berjangka ini digunakan sebagai jaminan atas fasilitas pinjaman jangka pendek milik Perusahaan (Catatan 9) dan fasilitas pinjaman lainnya (Catatan 25c, 25d dan 25e) milik Perusahaan dan UICPL yang diperoleh dari bank yang sama.
Reksadana merupakan investasi dalam 9.496.800,58 unit “Reksadana Trimegah Dana Tetap” yang dikelola oleh PT Trimegah Securities Tbk. pada tahun 2004 (2003: 37.384.010,50 unit); 6.763.187,93 unit “Reksadana Ekofix” yang dikelola oleh PT Ekokapital Sekuritas (Catatan 22d) pada tahun 2004; 6.857.099,12 unit “Reksadana Nikko Uang Likuid” yang dikelola oleh PT Nikko Securities Indonesia (NSI) pada tahun 2004 dan 4.942.899,27 unit “Reksadana ABN AMRO Indonesia Dana Hasil Berkala” yang dikelola oleh PT ABN AMRO Manajemen Investasi pada tahun 2004.
Perusahaan mengadakan perjanjian pengelolaan dana dengan PT Danatama Makmur (DM), yang menyatakan bahwa Perusahaan menunjuk DM untuk mengelola dana milik Perusahaan yang akan diinvestasikan ke dalam instrumen pasar uang, serta utang dan/atau ekuitas. Pada tahun 2004, Perusahaan juga mengadakan perjanjian pengelolaan dana dengan NSI, yang menyatakan bahwa Perusahaan menunjuk NSI untuk mengelola dana milik Perusahaan yang akan diinvestasikan ke dalam instrumen utang.
Laba yang timbul dari perubahan nilai wajar reksadana dan dana yang dikelola selama tahun 2004 sebesar US$2.624.235 (2003: US$635.370), disajikan sebagai bagian dari akun “Penghasilan (Beban) Lain-lain - Penghasilan Bunga” dalam laporan laba rugi konsolidasi.
5. PIUTANG USAHA
Akun ini merupakan tagihan kepada para pelanggan yang timbul dari penjualan produk Grup. Rincian akun ini adalah sebagai berikut:
2004 2003
Pihak yang Mempunyai Hubungan Istimewa
(Catatan 22a) 20.589.764 19.985.817
Pihak Ketiga Dalam Dolar AS
Net Detergent Company, Vietnam 788.833 -
Lix Detergent Company, Vietnam 666.906 234.089
Lever Vietnam Joint Venture Co. 661.173 696.853
Colgate Palmolive Pty. Ltd., Australia 508.584 867.615
2004 2003
Tomen America Inc., Amerika Serikat 364.168 -
Mitsui & Co., Jepang - 2.786.394
Lever Co., Selandia Baru - 405.117
Lain-lain (masing-masing di bawah US$200.000) 839.703 609.049 Dalam Dolar Australia
Lever Co., Selandia Baru 1.391.993 -
PZ Cussons Australia Pty. Ltd. 1.368.313 776.661
Colgate Palmolive Pty. Ltd., Australia 721.398 548.262
Reckitt Benckiser (Australia) Pty. Ltd. 655.015 474.964
Natures Organic Pty. Ltd., Australia 382.543 344.082
Trend Laboratories Pty. Ltd., Australia 312.125 174.567
Campbell Consumer Products, Australia 286.868 165.815
Kerry Ingredients Australia Pty. Ltd. 270.170 373.297
Lain-lain (masing-masing di bawah US$200.000) 6.021.756 6.148.043 Dalam Dolar Selandia Baru (masing-masing di bawah
US$200.000) 799.204 495.945
Dalam Rupiah (masing-masing di bawah US$200.000) 274.511 105.413 Dalam Dong Vietnam
Net Detergent Company, Vietnam - 214.859
Lain-lain (masing-masing di bawah US$200.000) - 189.319
Sub-jumlah 16.770.262 15.624.460
Penyisihan piutang ragu-ragu (238.280) (198.531)
Bersih 16.531.982 15.425.929
Jumlah 37.121.746 35.411.746
Rincian piutang usaha berdasarkan jenis mata uang dan umur piutang adalah sebagai berikut: Mata Uang
Rupiah Dong Vietnam Dolar Australia Dolar Selandia (ekuivalen (ekuivalen (ekuivalen Baru (ekuivalen dalam dalam dalam dalam
Dolar AS Dolar AS) Dolar AS) Dolar AS) Dolar AS) Jumlah
2004
Pihak yang Mempunyai Hubungan Istimewa
Belum jatuh tempo 17.629.877 1.775.478 - - - 19.405.355
Lewat jatuh tempo - - - -
1 - 30 hari 500.209 683.537 - - - 1.183.746
31 - 60 hari - 663 - - - 663
Lebih dari 60 hari - - - -
Sub-jumlah 18.130.086 2.459.678 - - - 20.589.764
Pihak Ketiga
Belum jatuh tempo 3.359.275 274.511 - 7.631.152 643.810 11.908.748 Lewat jatuh tempo
1 - 30 hari 417.738 - - 3.269.920 103.899 3.791.557
31 - 60 hari 435.257 - - 414.817 28.440 878.514
Mata Uang
Rupiah Dong Vietnam Dolar Australia Dolar Selandia (ekuivalen (ekuivalen (ekuivalen Baru (ekuivalen dalam dalam dalam dalam
Dolar AS Dolar AS) Dolar AS) Dolar AS) Dolar AS) Jumlah Sub-jumlah 4.286.366 274.511 - 11.410.181 799.204 16.770.262 Penyisihan piutang ragu-ragu - - - (238.280) - (238.280) Bersih 4.286.366 274.511 - 11.171.901 799.204 16.531.982 Jumlah 22.416.452 2.734.189 - 11.171.901 799.204 37.121.746 2003
Pihak yang Mempunyai Hubungan Istimewa
Belum jatuh tempo 14.662.758 1.482.495 - - - 16.145.253
Lewat jatuh tempo
1 - 30 hari 3.488.792 333.449 - - - 3.822.241
31 - 60 hari - 18.323 - - - 18.323
Lebih dari 60 hari - - - -
Sub-jumlah 18.151.550 1.834.267 - - - 19.985.817
Pihak Ketiga
Belum jatuh tempo 5.442.964 105.413 105.424 4.671.069 495.945 10.820.815
Lewat jatuh tempo
1 - 30 hari 170.269 - 199.628 3.128.639 - 3.498.536
31 - 60 hari - - 52.707 1.039.343 - 1.092.050
Lebih dari 60 hari - - 46.419 166.640 - 213.059
Sub-jumlah 5.613.233 105.413 404.178 9.005.691 495.945 15.624.460 Penyisihan piutang ragu-ragu - - - (198.531) - (198.531) Bersih 5.613.233 105.413 404.178 8.807.160 495.945 15.425.929 Jumlah 23.764.783 1.939.680 404.178 8.807.160 495.945 35.411.746
Analisis atas mutasi saldo penyisihan piutang ragu-ragu adalah sebagai berikut:
2004 2003
Saldo awal tahun 198.531 -
Saldo penyisihan piutang ragu-ragu AWAL pada saat Perusahaan memperoleh pengendalian secara
tidak langsung atas AWAL (Catatan 8) - 196.036
Penyisihan piutang ragu-ragu selama tahun berjalan 29.938 17.012
Penghapusan piutang usaha selama tahun berjalan - (61.504)
Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan 9.811 46.987
Saldo akhir tahun 238.280 198.531
Berdasarkan hasil penelaahan terhadap kondisi akun piutang masing-masing pelanggan pada akhir tahun, manajemen berkeyakinan bahwa jumlah penyisihan piutang ragu-ragu tersebut di atas cukup untuk menutup kemungkinan kerugian yang timbul dari tidak tertagihnya piutang usaha.
Persediaan terdiri dari:
2004 2003
Barang jadi 33.480.550 18.304.979
Barang dalam proses 3.082.052 1.891.829
Bahan baku 33.177.799 12.960.892
Bahan pembantu dan suku cadang 6.525.085 6.298.473
Persediaan dalam perjalanan 11.561.981 7.053.818
Jumlah 87.827.467 46.509.991
Penyisihan atas keusangan persediaan (645.055) (513.410)
Bersih 87.182.412 45.996.581
Analisis perubahan atas penyisihan atas keusangan persediaan adalah sebagai berikut:
2004 2003
Saldo awal tahun 513.410 125.902
Saldo penyisihan keusangan persediaan AWAL pada saat Perusahaan memperoleh pengendalian secara
tidak langsung atas AWAL (Catatan 8) - 102.071
Penyisihan atas keusangan persediaan selama
tahun berjalan 104.617 365.595
Pembalikan atas penyisihan penurunan nilai pasar
persediaan selama tahun berjalan - (125.902)
Penghapusan persediaan selama tahun berjalan - (22.219)
Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan 27.028 67.963
Saldo akhir tahun 645.055 513.410
Berdasarkan hasil penelaahan terhadap kondisi pasar dan fisik dari persediaan, manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan tersebut di atas cukup untuk menutup kemungkinan kerugian dari penurunan nilai pasar dan keusangan persediaan menjadi nilai realisasi bersihnya pada akhir tahun. Persediaan Perusahaan digunakan sebagai jaminan atas fasilitas pinjaman bank jangka pendek (Catatan 9).
Pada tanggal 31 Desember 2004, persediaan diasuransikan terhadap risiko kebakaran dan risiko lainnya berdasarkan suatu paket polis tertentu dengan nilai pertanggungan sejumlah US$36.500.000 dan Aus$17.458.000. Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut memadai untuk menutup kemungkinan kerugian yang timbul dari risiko yang dipertanggungkan.
Rincian aktiva tetap adalah sebagai berikut:
Selisih Kurs karena
Penjabaran
Saldo Penambahan/ Pengurangan/ Laporan Keuangan Saldo
1 Januari 2004 Reklasifikasi Reklasifikasi (Catatan 2b) 31 Desember 2004
Mutasi 2004
Biaya Perolehan
Tanah 5.385.054 - - 34.826 5.419.880
Bangunan 17.127.998 560.446 5.942 329.196 18.011.698
Mesin dan peralatan 210.859.186 1.625.382 70.596 2.432.907 214.846.879
Peralatan dan perabotan kantor 4.094.205 275.682 96.804 111.426 4.384.509
Alat-alat pengangkutan 2.682.113 594.411 159.121 8.717 3.126.120
Aktiva tetap dalam penyelesaian 3.370.303 3.212.718 2.520.871 (204.145) 3.858.005
Jumlah 243.518.859 6.268.639 2.853.334 2.712.927 249.647.091
Akumulasi Penyusutan
Bangunan 8.507.260 784.382 3.663 125.146 9.413.125
Mesin dan peralatan 120.240.244 9.986.954 62.371 1.555.335 131.720.162
Peralatan dan perabotan kantor 3.411.358 332.128 89.255 95.722 3.749.953
Alat-alat pengangkutan 1.499.708 505.249 132.655 6.615 1.878.917 Jumlah 133.658.570 11.608.713 287.944 1.782.818 146.762.157 Nilai buku 109.860.289 102.884.934
Selisih Kurs karena
Penjabaran
Saldo Penambahan*/ Pengurangan/ Laporan Keuangan Saldo
1 Januari 2003 Reklasifikasi Reklasifikasi (Catatan 2b) 31 Desember 2003
Mutasi 2003
Biaya Perolehan
Tanah 4.519.570 682.311 - 183.173 5.385.054
Bangunan 9.077.033 6.521.482 15.477 1.544.960 17.127.998
Mesin dan peralatan 152.701.187 46.383.264 349.713 12.124.448 210.859.186
Peralatan dan perabotan kantor 1.664.435 1.976.696 20.054 473.128 4.094.205
Alat-alat pengangkutan 2.188.689 709.880 258.610 42.154 2.682.113
Aktiva tetap dalam penyelesaian 825.339 5.148.762 3.082.428 478.630 3.370.303
Jumlah 170.976.253 61.422.395 3.726.282 14.846.493 243.518.859
Akumulasi Penyusutan
Bangunan 5.361.862 2.614.639 12.081 542.840 8.507.260
Mesin dan peralatan 78.793.267 34.569.646 149.666 7.026.997 120.240.244
Peralatan dan perabotan kantor 1.287.655 1.749.081 19.609 394.231 3.411.358
Alat-alat pengangkutan 1.226.704 498.434 252.885 27.455 1.499.708 Jumlah 86.669.488 39.431.800 434.241 7.991.523 133.658.570 Nilai buku 84.306.765 109.860.289
*Termasuk aktiva tetap AWAL dan AWNZ pada saat Perusahaan memperoleh pengendalian secara tidak langsung atas AWAL, dengan biaya perolehan sebesar US$54.442.135 dan akumulasi penyusutan sebesar US$28.658.098 (Catatan 8).
Rincian aktiva tetap dalam penyelesaian adalah sebagai berikut:
Persentase Akumulasi Estimasi Tahun
Penyelesaian Biaya Penyelesaian
2004
Proyek Debottlenecking (Catatan 25b) 14% 2.950.950 2005
Mesin dan peralatan 25% 683.615 2005
Bangunan 78% 113.860 2005
Lain-lain 35% 109.580 2005
Persentase Akumulasi Estimasi Tahun
Penyelesaian Biaya Penyelesaian
2003
Proyek Debottlenecking (Catatan 25b) 7% 1.098.233 2005
Bangunan - pabrik asam kimia 90% 965.552 2004
Mesin dan peralatan 85% 945.004 2004
Bangunan - tangki penyimpanan 90% 100.704 2004
Lain-lain 40 - 70% 260.810 2004
Jumlah 3.370.303
Jumlah penyusutan yang dibebankan pada operasi adalah sebagai berikut:
2004 2003
Beban pokok produksi 10.556.105 9.854.819
Beban umum dan administrasi (Catatan 20) 564.638 476.829
Beban penjualan (Catatan 20) 487.970 442.054
Jumlah 11.608.713 10.773.702
Perusahaan dan Petrocentral memiliki sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) atas tanah yang dimiliki sebagai berikut:
Tanggal Berakhir
Perusahaan
HGB No. 1/Cikoneng, Serang 19 September 2015
HGB No. 9/Cikoneng, Serang 29 Maret 2014
HGB No. 10/Gerem, Serang 28 Desember 2014
HGB No. 11/Gerem, Serang 28 Desember 2014
HGB No. 12/Gerem, Serang 23 Desember 2016
HGB No. 51/Gerem, Serang 24 September 2026
HGB No. 52/Gerem, Serang 26 Juni 2027
HGB No. 91/Cilegon, Banten 30 Desember 2019
HGB No. 1682/Srengseng, Jakarta Barat 5 Agustus 2006 HGB No. 1683/Srengseng, Jakarta Barat 5 Agustus 2006
HGB No. 192/Perak Utara, Surabaya 24 Oktober 2013
Petrocentral
HGB No. 72/Roomo, Jawa Timur 25 April 2025
Manajemen berkeyakinan bahwa HGB tersebut di atas dapat diperpanjang pada saat masa berlakunya berakhir.
AWAL memiliki hak milik atas tanah yang berlokasi di Yarraville, Victoria dan Wetherill Park, New South Wales, Australia.
Manajemen berkeyakinan bahwa tidak ada penurunan potensial atas nilai aktiva tetap, oleh karena itu, tidak diperlukan cadangan penurunan nilai aktiva pada tahun 2004 dan 2003.
Pada tanggal 31 Desember 2004, aktiva tetap diasuransikan terhadap risiko kebakaran dan risiko lainnya berdasarkan suatu paket polis tertentu dengan nilai pertanggungan sejumlah Rp20.408.243.000, US$155.067.000 dan Aus$114.185.000. Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutup kemungkinan kerugian yang timbul dari risiko yang dipertanggungkan.
8. GOODWILL
Analisis mutasi saldo goodwill yang belum diamortisasi adalah sebagai berikut:
Biaya Akumulasi
Perolehan Amortisasi Nilai Buku
Saldo 1 Januari 2003 11.368.006 (5.273.922) 6.094.084
Amortisasi sebelum peningkatan
kepemilikan - (126.960) (126.960 )
Penyesuaian pada saat peningkatan
kepemilikan (3.827.076) - (3.827.076 )
Amortisasi setelah peningkatan
kepemilikan - (227.665) (227.665 )
Saldo 31 Desember 2003 7.540.930 (5.628.547) 1.912.383
Amortisasi selama tahun 2004 - (273.197) (273.197 )
Saldo 31 Desember 2004 7.540.930 (5.901.744) 1.639.186
Pada tanggal 15 Januari 2003, UICPL menandatangani perjanjian jual beli dengan Albright & Wilson Chemicals Pty. Limited (AWC), Australia, untuk mengambil alih 50% kepemilikan AWC lainnya (1.600.000 saham) pada AWAL dengan harga Aus$8.000.000 (ekuivalen dengan US$4.723.138). Perjanjian ini mengharuskan terpenuhinya persyaratan tertentu agar transaksi tersebut dapat terlaksana. Pada tanggal 18 Februari 2003, seluruh persyaratan tersebut telah terpenuhi, sehingga sejak saat itu, Perusahaan mempunyai kepemilikan sebesar 100% secara tidak langsung dalam AWAL dan AWNZ (anak perusahaan AWAL yang dimiliki sepenuhnya) dan akun-akunnya mulai dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan konsolidasi Perusahaan. Selisih antara biaya perolehan investasi atas bagian Perusahaan, baik langsung maupun tidak langsung, atas nilai wajar aktiva dan kewajiban yang dapat diidentifikasi dari UICPL dan AWAL, disajikan sebagai “Goodwill, Bersih” dalam neraca konsolidasi, setelah dikurangi amortisasi dengan menggunakan metode garis lurus sampai dengan tahun 2010.
Rincian aktiva dan kewajiban AWAL dan AWNZ pada saat Perusahaan memperoleh pengendalian secara tidak langsung atas AWAL adalah sebagai berikut:
Aktiva lancar 22.272.504
Aktiva tetap, bersih 25.784.037
Aktiva tidak lancar lainnya 226.114
Jumlah aktiva 48.282.655
Kewajiban jangka pendek 14.591.674
Kewajiban jangka panjang 16.590.552
Hutang bank jangka pendek dan cerukan terdiri atas:
2004 2003
Perusahaan
PT Bank Rabobank International Indonesia 23.000.000 25.000.000
Citibank N.A., Jakarta 12.300.000 -
PT Bank Central Asia Tbk. - 545.260
AWNZ
Australia and New Zealand Banking Group Ltd.,
New Zealand 737.535 17.961
Jumlah 36.037.535 25.563.221
Perusahaan
Pada bulan Oktober 2003, Perusahaan memperoleh fasilitas pinjaman multi-guna dari PT Bank Rabobank International Indonesia (Rabobank) dengan batas maksimum pinjaman sebesar US$25.000.000. Pinjaman ini dijamin dengan persediaan Perusahaan (Catatan 6). Pada bulan Maret 2004, Perusahaan dan Rabobank menyetujui untuk mengubah fasilitas modal kerja yang sudah ada dengan menambahkan fasilitas letter of credit dan/atau bank garansi (LC) dan fasilitas transaksi jual beli dan kontrak berjangka mata uang asing dengan jumlah maksimum US$5.000.000 untuk setiap fasilitas baru. Jumlah keseluruhan fasilitas modal kerja dan LC pada setiap saat tidak boleh melebihi US$25.000.000.
Pada bulan Agustus 2004, Perusahaan memperoleh fasilitas modal kerja, letter of credit dan trust
receipt dari Citibank N.A., Jakarta dengan batas maksimum pinjaman sebesar US$15.000.000.
Perusahaan memperoleh fasilitas pinjaman dari PT Bank Central Asia Tbk. (BCA) dalam bentuk fasilitas “Usance Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri” (SKBDN) berjangka waktu satu bulan dengan batas maksimum pinjaman sebesar US$700.000 dan dijamin dengan deposito berjangka yang ditempatkan pada bank yang sama (Catatan 4). Pada tahun 2004, fasilitas pinjaman ini tidak diperpanjang lagi oleh Perusahaan.
Pinjaman-pinjaman ini dikenakan bunga tahunan yang berkisar antara 3,625% sampai dengan 4,9375% untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2004 (2003: 3,6875%).
Berdasarkan pembatasan-pembatasan dalam perjanjian pinjaman, Perusahaan diharuskan untuk mempertahankan rasio keuangan tertentu serta memberitahukan kepada bank sehubungan dengan, antara lain, merger, akuisisi dan penjualan aktiva tetap utama.
Pada tanggal 31 Desember 2004 dan 2003, Perusahaan telah memenuhi semua pembatasan sehubungan dengan pinjaman-pinjaman tersebut.
AWNZ
Pinjaman yang diperoleh AWNZ dari Australia and New Zealand Banking Group Ltd. (ANZ), Selandia Baru, merupakan fasilitas pinjaman cerukan. Perusahaan memberikan “Letter of Comfort” sehubungan dengan pinjaman ini. Fasilitas pinjaman ini dijamin oleh jaminan perusahaan dari AWAL.
Akun ini terdiri dari kewajiban kepada para pemasok berikut ini sehubungan dengan pembelian bahan baku dan pembantu:
2004 2003
Dalam Dolar AS
Euro Maroc Phosphore SA, Maroko 3.765.488 -
GNT Oil Co., Ltd., Hong Kong 3.642.709 -
Chevron Oronite Pte., Ltd., Singapura 3.445.990 1.947.725
Mitsui & Co., Ltd., Singapura 3.116.477 -
Voest-Alpine Intertrading USA, Inc. 3.017.662 -
PT Pertamina (Persero) 2.883.009 -
Dynamicom Limited, Hong Kong 2.622.096 595.449
ExxonMobil Chemicals Asia Pacific, Singapura 2.011.739 1.601.581
ExxonMobil Chemicals Co., Amerika Serikat 1.944.716 -
Sasol North America, Inc., Amerika Serikat 1.007.354 -
BP Chemicals, Malaysia 857.985 -
Mitsubishi Corporation, Jepang 587.125 1.078.811
Mitsui & Co., Ltd., Jepang 355.630 732.093
PT Aneka Kimia Raya Tbk. 216.990 301.713
Shell MDS (Malaysia) Sdn. Bhd. 42.252 1.113.717
Sasol Italy S.p.A. - 2.259.392
Chevron Phillips Chemical Asia Pte., Ltd., Singapura - 1.170.158 Lain-lain (masing-masing di bawah US$200.000) 500.115 407.342 Dalam Dolar Australia
Penrice Soda Products Pty. Ltd., Australia 503.761 463.333
Koppers Coal Products Pty. Ltd., Australia 190.438 237.012
Huntsman Corporation, Australia 164.322 868.929
Lain-lain (masing-masing di bawah US$200.000) 3.265.503 3.284.204 Dalam Rupiah
PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) 371.844 398.342
Lain-lain (masing-masing di bawah US$200.000) 219.480 247.778 Dalam mata uang lainnya (masing-masing di
bawah US$200.000) 103.023 26.910
Jumlah 34.835.708 16.734.489
Rincian hutang usaha - pihak ketiga berdasarkan mata uang dan umur hutang usaha pada tanggal 31 Desember 2004 dan 2003 adalah sebagai berikut:
Mata Uang
Mata Uang
Rupiah Dolar Australia Lainnya (ekuivalen dalam (ekuivalen dalam (ekuivalen dalam
Dolar AS Dolar AS) Dolar AS) Dolar AS) Jumlah
2004
Belum jatuh tempo 29.080.343 564.972 4.124.024 103.023 33.872.362
Lewat jatuh tempo
1 - 30 hari 923.545 23.172 - - 946.717
31 - 60 hari 1.242 9 - - 1.251
Lebih dari 60 hari 12.207 3.171 - - 15.378
Jumlah 30.017.337 591.324 4.124.024 103.023 34.835.708
Mata Uang
Mata Uang
Rupiah Dolar Australia Lainnya (ekuivalen dalam (ekuivalen dalam (ekuivalen dalam
Dolar AS Dolar AS) Dolar AS) Dolar AS) Jumlah
2003
Belum jatuh tempo 11.163.952 601.031 4.853.478 26.910 16.645.371
Lewat jatuh tempo
1 - 30 hari 36.457 39.360 - - 75.817
31 - 60 hari 6.362 2.897 - - 9.259
Lebih dari 60 hari 1.210 2.832 - - 4.042
Jumlah 11.207.981 646.120 4.853.478 26.910 16.734.489
11. PERPAJAKAN
Hutang pajak terdiri dari:
2004 2003
Hutang pajak penghasilan badan tahun berjalan
Perusahaan 206.693 -
Anak Perusahaan 1.718.859 202.976
Pajak pertambahan nilai - 185.734
Hutang pajak lainnya
Pajak penghasilan Pasal 21 703.250 951.152 Pasal 23/26 11.881 30.457 Pasal 25 176.141 81.186 Lain-lain 21.050 107.125 Jumlah 2.837.874 1.558.630
Rekonsiliasi antara laba sebelum beban pajak penghasilan, sebagaimana tercantum dalam laporan laba rugi konsolidasi, dan penghasilan kena pajak adalah sebagai berikut:
2004 2003
Laba sebelum beban pajak penghasilan menurut
laporan laba rugi konsolidasi 24.991.532 11.835.241
Ditambah (dikurangi)
Amortisasi goodwill, dividen yang diterima dari Anak Perusahaan dan laba antar
perusahaan ditangguhkan, bersih 1.231.483 57.344
Laba Anak Perusahaan sebelum
beban pajak penghasilan, bersih (7.672.038) (844.992)
Laba sebelum beban pajak penghasilan Perusahaan
(berdasarkan pelaporan dalam mata uang Dolar AS) 18.550.977 11.047.593 Perbedaan antara pelaporan dalam mata uang
Rupiah dan Dolar AS (2.002.100) 3.126.375