BAB I BAB I
PENDAHULUAN PENDAHULUAN
A.
A. Nama Sekolah dan Alamat SekolahNama Sekolah dan Alamat Sekolah Nama Sekolah
Nama Sekolah : SMK Negeri 12 Surabay: SMK Negeri 12 Surabayaa Alamat
Alamat Sekolah Sekolah : : Siwalankerto Siwalankerto Permai Permai No. No. 1, 1, SurabayaSurabaya
B.
B. Profil SekolahProfil Sekolah I.
I. Identitas SekolahIdentitas Sekolah Nama Sekolah
Nama Sekolah : SMK : SMK Negeri 12 SurabayaNegeri 12 Surabaya Jenis
Jenis Sekolah Sekolah : : NegeriNegeri NSS
NSS : 20532210: 20532210 Izin
Izin Operasional Operasional : : --Luas
Luas Tanah Tanah : : 25.650 25.650 M²M² Alamat
Alamat Sekolah Sekolah : : Siwalankerto Siwalankerto Permai Permai No. No. 1, 1, SurabayaSurabaya Kecamatan
Kecamatan : : WonocoloWonocolo Kabupaten
Kabupaten : : SurabayaSurabaya Propinsi
Propinsi : : Jawa Jawa TimurTimur II.
II. Kepala SekolahKepala Sekolah Nama Lengkap
Nama Lengkap : Drs. Biwara Sakti Pracihara, M.Pd: Drs. Biwara Sakti Pracihara, M.Pd NIP.
NIP. : 19630731 199: 19630731 199412 1 003412 1 003 Tempat/Tgl
Tempat/Tgl Lahir Lahir : : Trenggalek, Trenggalek, 31 31 Juli Juli 19631963 Status
Status Kepegawaian Kepegawaian : : PNS PNS IV/bIV/b Pendidikan
Pendidikan Terakhir Terakhir : : S-2 S-2 MagisterMagister Jurusan
Jurusan :Desain :Desain Komunikasi Komunikasi VisualVisual III.
III. Ketua KomiteKetua Komite Sekolah
Sekolah Nama Nama : : Dra. Dra. WarsiyatiWarsiyati Alamat
IV.
IV. Data SiswaData Siswa Banyak Siswa : Banyak Siswa :
Rombel
Rombel Pria Pria Wanita Wanita JumlahJumlah 10
10 Animasi Animasi 1 1 30 30 9 9 3939 10
10 Animasi Animasi 2 2 33 33 8 8 4141 10
10 DesainKomunikasi DesainKomunikasi Visual Visual 1 1 18 18 18 18 3636 10
10 DesainKomunikasi DesainKomunikasi Visual Visual 2 2 23 23 15 15 3838 10
10 Des Des Inter Inter Dan Dan Tek Tek Furniture Furniture 1 1 26 26 10 10 3636 10
10 KriyaKreatifKayu KriyaKreatifKayu Dan Dan Rotan Rotan 1 1 34 34 0 0 3434 10
10 KriyaKreatifKayu KriyaKreatifKayu Dan Dan Rotan Rotan 2 2 34 34 0 0 3434 10
10 KriyaKreatifKulit KriyaKreatifKulit Dan Dan Imitasi Imitasi 1 1 22 22 10 10 3232 10 KriyaKreatifLogam Dan Perhiasan
10 KriyaKreatifLogam Dan Perhiasan 1
1 38 38 0 0 3838
10 KriyaKreatifLogam Dan Perhiasan 10 KriyaKreatifLogam Dan Perhiasan 2
2 39 39 0 0 3939
10 KriyaKreatifLogam Dan Perhiasan 10 KriyaKreatifLogam Dan Perhiasan 3
3 36 36 3 3 3939
10 KriyaKreatif Batik Dan Tekstil 1 10 KriyaKreatif Batik Dan Tekstil 1 10
10 KriyaKreatif KriyaKreatif Batik Batik Dan Dan Tekstil Tekstil 2 2 5 5 30 30 3535 10
10 Multi Multi Media Media 1 1 22 22 16 16 3838 10
10 Multi Multi Media Media 2 2 31 31 7 7 3838 10
10 Multi Multi Media Media 3 3 29 29 9 9 3838 10 10 SeniKarawitan SeniKarawitan 1 1 21 21 11 11 3232 10 10 SeniKarawitan SeniKarawitan 2 2 19 19 14 14 3333 10 10 SeniLukis SeniLukis 1 1 22 22 113 3 3535 10 10 SeniLukis SeniLukis 2 2 27 27 8 8 3535 10 10 SeniMusikKlasik SeniMusikKlasik 1 1 20 20 17 17 3737 10 10 SeniMusikKlasik SeniMusikKlasik 2 2 22 22 13 13 3535 10 10 SeniPedalangan SeniPedalangan 1 1 17 17 0 0 1717 10 10 SeniTari SeniTari 1 1 0 0 30 30 3030 10 10 SeniTari SeniTari 2 2 2 2 29 29 3131 10 10 SeniTari SeniTari 3 3 0 0 32 32 3232 10 10 Pemeranan Pemeranan 1 1 10 10 19 19 2929 10
10 Tata Tata Artistik Artistik 2 2 12 12 20 20 3232 10 10 TeknikPemesinan TeknikPemesinan 1 1 37 37 0 0 3737 10 10 TeknikPemesinan TeknikPemesinan 2 2 37 37 0 0 3737 11 11 Animasi Animasi 1 1 32 32 4 4 3636 11 11 Animasi Animasi 2 2 25 25 7 7 3232 11
11 DesainKomunikasi DesainKomunikasi Visual Visual 1 1 19 19 15 15 3434 11
11 DesainKomunikasi DesainKomunikasi Visual Visual 2 2 16 16 17 17 3333 11
11 Des Des Inter Inter Dan Dan Tek Tek Furniture Furniture 1 1 20 20 19 19 3939 11
11 KriyaKreatifKayu KriyaKreatifKayu Dan Dan Rotan Rotan 1 1 28 28 0 0 2828 11
11 KriyaKreatifKayu KriyaKreatifKayu Dan Dan Rotan Rotan 2 2 27 27 0 0 2727 11
11 KriyaKreatifKulit KriyaKreatifKulit Dan Dan Imitasi Imitasi 1 1 19 19 0 0 1919 11 KriyaKreatifLogam Dan Perhiasan
11 KriyaKreatifLogam Dan Perhiasan 11 KriyaKreatifLogam Dan Perhiasan 2
2 16 16 0 0 1616
11 KriyaKreatifLogam Dan Perhiasan 11 KriyaKreatifLogam Dan Perhiasan 3
3 21 21 0 0 2121
11
11 KriyaKreatif KriyaKreatif Batik Batik Dan Dan Tekstil Tekstil 1 1 10 10 14 14 2424 11
11 KriyaKreatif KriyaKreatif Batik Batik Dan Dan Tekstil Tekstil 2 2 3 3 20 20 2323 11
11 Multi Multi Media Media 1 1 19 19 13 13 3232 11
11 Multi Multi Media Media 2 2 29 29 8 8 3737 11
11 Multi Multi Media Media 3 3 17 17 17 17 3434 11 11 SeniKarawitan SeniKarawitan 1 1 17 17 4 4 2121 11 11 SeniKarawitan SeniKarawitan 2 2 17 17 4 4 2121 11 11 SeniLukis SeniLukis 1 1 13 13 6 6 1919 11 11 SeniLukis SeniLukis 2 2 14 14 4 4 2828 11 11 SeniMusikKlasik SeniMusikKlasik 1 1 12 12 8 8 2020 11 11 SeniMusikKlasik SeniMusikKlasik 2 2 9 9 13 13 2222 11 11 SeniPedalangan SeniPedalangan 1 1 6 6 1 1 77 11 11 SeniTari SeniTari 1 1 3 3 21 21 2424 11 11 SeniTari SeniTari 2 2 2 2 20 20 2323 11 11 SeniTari SeniTari 3 3 1 1 27 27 2828 11 11 Pemeranan Pemeranan 1 1 4 4 15 15 1919 11
11 Tata Tata Artistik Artistik 2 2 4 4 15 15 1919 11 11 TeknikPemesinan TeknikPemesinan 1 1 23 23 0 0 2323 11 11 TeknikPemesinan TeknikPemesinan 2 2 22 22 0 0 2222 12 12 Animasi Animasi 1 1 19 19 10 10 2929 12 12 Animasi Animasi 2 2 20 20 5 5 2525 12
12 DesainKomunikasi DesainKomunikasi Visual Visual 1 1 15 15 10 10 2525 12
12 DesainKomunikasi DesainKomunikasi Visual Visual 2 2 8 8 16 16 2424 12
12 Des Des Inter Inter Dan Dan Tek Tek Furniture Furniture 1 1 20 20 19 19 3939 12
12 KriyaKreatifKayu KriyaKreatifKayu Dan Dan Rotan Rotan 1 1 21 21 0 0 2121 12
12 KriyaKreatifKayu KriyaKreatifKayu Dan Dan Rotan Rotan 2 2 21 21 0 0 2121 12
12 KriyaKreatifKulit KriyaKreatifKulit Dan Dan Imitasi Imitasi 1 1 21 21 3 3 2424 12 KriyaKreatifLogam Dan Perhiasan
12 KriyaKreatifLogam Dan Perhiasan 1
1 26 26 0 0 2626
12 KriyaKreatifLogam Dan Perhiasan 12 KriyaKreatifLogam Dan Perhiasan 2
2 31 31 3 3 3434
12
12 KriyaKreatif KriyaKreatif Batik Batik Dan Dan Tekstil Tekstil 1 1 10 10 14 14 2424 12
12 KriyaKreatif KriyaKreatif Batik Batik Dan Dan Tekstil Tekstil 2 2 12 12 12 12 2424 12
12 Multi Multi Media Media 1 1 22 22 8 8 3030 12
12 Multi Multi Media Media 2 2 20 20 6 6 2626 12
12 Multi Multi Media Media 3 3 13 13 14 14 2727 12 12 SeniKarawitan SeniKarawitan 1 1 15 15 6 6 2121 12 12 SeniKarawitan SeniKarawitan 2 2 14 14 4 4 2828 12 12 SeniLukis SeniLukis 1 1 15 15 9 9 2424 12 12 SeniLukis SeniLukis 2 2 16 16 7 7 2323 12 12 SeniMusikKlasik SeniMusikKlasik 1 1 12 12 8 8 2020 12 12 SeniMusikKlasik SeniMusikKlasik 2 2 9 9 13 13 2222
12 SeniTari 1 1 27 28 12 SeniTari 2 2 26 28 12 SeniTari 3 0 23 23 12 Pemeranan 1 4 16 20 12 Tata Artistik 2 4 15 19 12 TeknikPemesinan 1 21 0 21 12 TeknikPemesinan 2 23 0 23 12 TeknikPemesinan 3 22 0 22
I. Tingkat Kelulusan Tiga Tahun Terakhir
Tahun Banyak Siswa Kelas 12 Lulus Tidak Lulus
2014
–
2015 824 808 162015
–
2016 611 610 12016
–
2017 671 667 4II. Rata
–
rata Nilai UN Tiga Tahun Terakhir Tahun Rata–
rata Nilai UN 2014–
2015 271,82015
–
2016 241,2 2016–
2017 225,5V. Data Guru dan Karyawan Data Guru PNS
NO NAMA GOL N I P
1 Drs. Ernawaty, W, M.M.Pd IV/c 19620402 198603 2 010
2 Drs. H. Abdul Rofiq, MM IV/b 19601115 198703 1 004
3 Dra. SitiRoosmila IV/b 19571230 198403 2 003
4 Sigit Purwanto, Drs. IV/b 19600908 198603 1 012
5 Dra. Dina Lolongan IV/b 19570529 198603 2 003
6 Drs. ChusnulBahri IV/b 19580716 198603 1 010
7 Rr. DwiTjahjaniHardiana, S.Pd. IV/b 19580808 198503 2 013
8 Dra. Tri Wahyu Indrajatun IV/b 19591203 198602 2 001
9 Nunik Sri Rahayu P., Dra. IV/b 19591229 198603 2 010
10 Dra. Hj. SyahrulMu'azah IV/b 19600309 198603 2 011 11 SudjitoAdiWidodo, Drs. IV/b 19611104 198703 1013 12 Drs. AnangKuntoro, MM IV/b 19600727 198603 1 020 13 Drs. UntungAgungMarsono, MM IV/b 19611209 198703 1 003
14 Dra. EllysNanikSetyowati IV/b 19620414 198703 2 018 15
FaridMa’ruf, Drs.
IV/b 19620711 198603 1 014 16 Drs. Sukahari IV/b 19561015 198903 1 005 17 Dra.Isnarwati, M.Pd. IV/b 19590910 198803 2 00118 Dra. EnySetiyarsih,MM IV/b 19610823 198603 2 012
19 Dra. DiniPurwantiyah IV/b 196111041988032000 20 Dra. EmieIsmiatie, M.Pd. IV/b 19641230 198903 2
012 21 Mudianto, S.Sn. M.MPd. IV/b 19590401 198903 1 006 22 WiwiEkoWidiyantiS.Kar. IV/b 19640331 199103 2 004 23 Legianto, Drs. IV/b 19650307 199109 1 001
24 Dra. SitiRuspita IV/b 19680425 199103 2 008
25 Dra. Hjh. DwiSumarmiyati IV/b 19590531 199203 2 001
26 Supriyono, S.Kar., M.Sn. IV/b 19600222 199303 1 004
27 Drs. Bambang IV/b 19671112 199303 1
009
28 EnyWahyuningsih, S.Pd. M.Pd. IV/b 19680613 199103 2 006
29 Dra. Aniyah IV/b 19630421 199403 2
008
30 Drs. SubagyoEkoWardoyo IV/b 19651010 199403 1 015
31 BiwaraSaktiPracihara, Drs. IV/b 19630731 199412 1 003
32 Dra. WiwiekHerminingrum IV/b 19670504 199601 2 001
33 Dra. Soelistyowati IV/b 19670929 199602 2 001
34 Dra. LulukSumiarsih IV/b 19680116 199512 2 003
35 SitiAminah, Dra. IV/b 19681117 199503 2 005
36 Dra, UmiBadriyah, MT. IV/b 19690603 199503 2 005 37 Drs. Asyharuddin, ST IV/b 19690928 199503 1 001 38 Mardi, S.Pd, M.Ds. IV/b 19700529 199501 1 001 39 AkhmadAhaidi, S.Pd. IV/b 19710630 199503 1 003 40 Drs. DidikDwiWidodo IV/b 19680528 199403 1 009 41 Mito, Spd.M.Pd. IV/b 19680812 199703 1 010
42 Dra. ElokWiwin HM., M.Pd. IV/b 19661123 199903 2 001 43 SentotSugihartono, S.Pd. IV/b 19620805 198601 1 003 44 EkaroemHardjatno, S.Pd.M.MPd. IV/a 19590614 198103 2 006
45 RB. Moch. Zaini, S.Pd. IV/a 19570828 198103 1 022 46 HerminLilikSudarijanti, S.Pd. IV/a 19580107 198503 2 003 47 EndangSamsupriyati, S.Pd. IV/a 19570828 198103 1 022 48 TitikPurwaningsih, S.Pd. IV/a 19590713 198103 2 004
49 Sri Minatun, S.Pd. IV/a 19600627 198103 2 007 50 Dr. Drs. EndroSutrisno, M.Pd. IV/a 19570806 198903 1 003 51 MudjiHeriLeksono, S.Pd. IV/a 19590529 198303 1 014 52 NanikSuhartini, S.Pd. IV/a 19600405 198703 2 004 53 Suwarno, S.Pd. IV/a 19601229 198303 1 015 54 Suliani, SE IV/a 19620226 198903 2 006
55 Sugiharti, S.Pd. IV/a 19640315 198603 2 026
56 Dra. Idawati IV/a 19650411 199103 2
008
57 Dra. Rika HariRetnowati IV/a 19660814 199003 2 007
58 Rokhmad, S.Pd. IV/a 19600924 199103 1
003
59 Wardoyo, S.Pd. IV/a 19650205 199103 1
015
60 Dra. DyahWidjajanti IV/a 19650218 199402 2 002
61 Drs. Basuki IV/a 19660424 199403 1
002
62 NaniekNuraini, S.Pd IV/a 19660512 199103 2 009
63 Herlin Sri Utami, Dra. IV/a 19600606 199403 2 004
64 Dra. As'adah IV/a 19610414 199412 2
001
65 Drs. Abdul Latief IV/a 19630920 199412 1 004 66 Drs. Suparman IV/a 19650913 199512 1 002 67 Drs. MujiHariyono IV/a 19651119 199512 1 004 68 Drs. EdySubiyanto, M.Ds. IV/a 19671004 199601 1 002 69 YatimSigitPriyadi, S.Sn. IV/a 19680706 199601 1 001 70 Surati, S.Pd. IV/a 19700610 199601 2 002 71 YulisDwiRachmayani,S.Pd.M.Ds IV/a 19710906 199602 2 001 72 AgusSantosa, S.Sn. IV/a 19620214 199102 1 004
73 Dra. Agustin RatnaKesuma IV/a 19660811 199702 2 001 74 Supari, S.Pd. IV/a 19690210 199703 1 005 75 ArianiPujiastuti, S.Pd. III/d 19570119 198603 2 001 76 Choiruddin, BA III/d 19591121 198903 1 009 77 HarwiMardiyanto, S.Sn. III/d 19650702 199603 1 002
78 Dra. FatayatRidloMintarsih III/d 19680911 200501 2 009
79 Dra. SitiAntariSetyowati III/d 19650509 200312 2 003
80 Singgih Hartono , S.Pd. III/d 19700309 200501 1 009
81 Warsito, S.Sn. III/d 19650320 199409 1
001
82 Mulyani, SH. III/d 19590810 198003 2
008
83 Drs. Mochamad Nasir III/c 19640603 199003 1 012 84 Progowati, S.Pd. III/c 19630707 200701 2 010 85 Drs. Jauhariyadi, M.Pd. III/c 19661021 200701 2 012 86 Drs. SlametRiadi III/c 19640411 200701 1 017 87 Drs. GatotMulyono III/c 19641211 200701 1 013
88 Dra. SitiRodiyah III/c 19650504 200701 2 017
89 Dra.NunukIsmiani III/c 19650818 200701 2 015
90 Dra. TutikSriani III/c 19640112 200701 1 024
91 Drs. GigiehRoessajanto III/c 19670918 200701 1 017
92 EkaWahyu Sri Mumpuni, S.Pd. III/c 19671125 200801 2 003
93 Dra. Susi Wahjuningsih III/c 19671218 200801 2 004
94 DrsSutrisno, III/c 19680618 200801 1
004
95 Dra. RR. Tri Romadhiany III/c 19681123 200801 2 005 96 RiniHeriwati, S.Pd. III/c 19690211 200701 2 014 97 Asfiyah, S.Pd. III/c 19720802 200801 2 013 98 IndariSudjijatmi, S.Pd. III/c 19700220 200801 2 010 99 DwiHarijanto, S.Pd. III/c 19700223 200801 1 005
100 Sri Utami,S.Pd III/c 19701215 200801 2
101 Rudy Santoso, S.Pd. III/c 19700223 200801 1 005 102 BibitSupatmi, S.Pd III/c 19710522 200701 1 011 103 Rudiono, S.Pd. III/c 19720102 200801 1 008 104 NinisSulistyowati, S.Pd. III/c 19730301 200801 2 006
105 Asti Iswandari , S.Pd. III/c 19741114 200801 2 012
106 Dra. WiwikSusminingsih III/c 19620923 200801 2 002
107 Drs. Moch. Cholidi III/c 19630101 200801 1 007
108 Drs. AndiRoesdianto III/c 19650921 200701 1 017
109 Dra. Harijani III/c 19640527 200801 2
001
110 TricatMurtini, Dra. III/c 19641018 200801 2 003 111 Herlinapraptiningsih, S.Pd. III/c 19650207 200801 2 010 112 Drs. Suharsono III/c 19650428 200801 1 002 113 Drs. MahfudPujianto III/c 19660426 200801 1 005 114 Drs. DrajatWahyono III/c 19661123 200604 1 009
115 Lilies Sabarati, S.Pd. III/c 19661223 200801 2 007
116 Dra. Sri Sutriswati III/c 19671102 200801 2 008 117 HariSuprayogi, S,Pd, III/c 19671111 200801 1 004 118 MulyadiBayuWibisana III/c 19671120 200801 1 004 119 Drs. AgoesSoesilo III/c 19690820 200801 1 011 120 Yunarto, S.Pd. III/b 19700608 200801 1 015
121 Rumi Rumijantiningsih, S.Pd. III/c 19700718 200801 2 009
122 HeruSuprapto, S.Pd. III/c 19710223 200801 1 002
123 JangganJatmiko, ST.,S.PD III/c 19721214 200801 1 009
124 VivitPutriPuspitosari, SPd. III/c 19730917 200801 2 006 125 Maria AgustinaDarmaRahayu, S.Pd. III/c 19750812 200801 1 010 126 QurratulAini, S.Pd. III/c 19760401 200801 2 013
127 Imam Suferi, ST III/c 19771230 200801 1 013 128 StevanusHadianto, ST III/c 19790907 200801 1 003 129 RiniPurbowati, S.Pd. III/c 19670405 200701 2 020 130 PujiMurliwanto, SH III/c 19650411 198903 1 015
131 Winarto BA. III/b 19610504 198903 2
009
132 Hj. CiskahidayatiSondang, W. III/b 19621212 198903 2 009
133 SupriyonoS.Sn. III/b 19730103 201001 1
003
134 Drs. Tohirun Al Rosyid III/b 19940424 200801 1 005
135 Muhammad Habib, S.Pd. III/b 19710210 200801 1 109 136 WijiUtomo, S.Pd. III/b 19780130 200801 1 004 137 HerryWibisono, S.Sn. III/b 510 208 852 138 M .NeideanChristyono,ST III/b 19761021 201001 1 003 139 Harnowo, S.Sn. III/b 19770514 201001 1 007 140 YustikaNariswari, S.Pd. III/b 19780417 201001 2 008 141 DhenyChriesmianto, S.Pd. M.MPd. III/b 19811015 201001 1 011 142 Karino III/b 19621010 198203 1 008 143 Marsuni III/b 19600728 198803 2 004 144 Kusmawati III/b 19630221 198903 2 007 145 Sulaiman III/b 19640428 1989031 012
146 Ida Rusdiana III/b 19680116 198903 2
147 Ade PradiptaErisanti,S.Kom III/a 19831112 201101 2 017
148 ArieKristiawan, S.Pd. III/a 19840628 201101 1 012
149 Miftakhul Huda, S.Pd. III/a 19850901 201101 1 005
150 SaniNalaKuriyawan, S.Pd.I. III/a 19860818 201101 1 016
151 MeiraKaryaDewi L.,S.Pd III/a 19870515 201101 2 020
152 RisqyArrofi, S.Pd. III/a 19880531 201101 2 015
153 Rudi Hartono, S.Or. III/a 19880724 201101 1 009
154 NurRokhman, S.Ag III/a 19690413 201412 1 001
155 Firmansyah, SS III/a 19830501 201412 1
003
156 BambangSukmoPribadiAmd. II/d 19581130 198603 1 010
Data Guru TidakTetap (GTT)
NO NAMA TUGAS
1 Moch. Najib, SPdI Guru P A I
2 Moch. Assrussani, SPdI Guru P A I 3 Amirulmukmin, SPdI Guru P A I 4 AffitMegarini, SPdI Guru P A I 5 LilikSriwulan, S.PdI Guru P A I 6 M. HafitPurwanto, SPdI Guru P A I 7 M. SultonAsmuni, SPdI Guru P A I 8 AchmadFaisolHaq, SPdI Guru P A I
9 Elyunai, STheo Guru P A Kristen
10 M. HayyunSatar, S.Pd PenjasKes. Or 11 TitikSusanti, S.Pd PenjasKes. Or 12 EtikaSyafii, SPd PenjasKes. Or 13 M. Arif, SPd PenjasKes. Or 14 M. Fadil, SPd Guru Bk 15 GalihWicaksono, SPd Guru Bk
16 Meirina, SPd Bahasa Indonesia
17 Yeni Susi Erlinda, SPd Bahasa Indonesia/ SeniBudaya 18 AzizahFatimatuzZuhro, SPd Bahasa Indonesia
19 ElfiraFikriana, SPd Guru Sejarah
22
A’angZubaidi, S.Pd
Guru SeniBudaya23 YafraAndiKisti, S.Pd Guru SeniBudaya/ Teater 24 Anita Widyayani, SEAk Guru SeniBudaya
25 SholiqIchmawan, S.Sn Guru Animasi/ Interior 26 I BagusFirmansyah, S.Pd. Guru Animasi
27 ArifRachmanS.Pd. Guru Animasi
28 Dimas Ari P, SPd Guru Dkv
29 Hakim Winisuda, ST Guru Interior 30 TaufanRizki, SSn Guru Interior
31 Nursiyanto, S.ST Guru Multimedia
32 Supiyanto, S.Sn Guru KriaKulit
33 Anita Hidayati, SPd Guru KriaKulit
34 Sugeng,SPd Guru KriaKulit
35 Triyono, SSn Guru Pedalangan
36 AnomSurono PengrawitPedalangan 37 SuntoroAtmodjo PengrawitPedalangan 38 DadangHariyanto PengrawitPedalangan 39 Sunarya PengrawitPedalangan 40 EkoJaluPramono PengrawitPedalangan 41 DwiSahruRomadona PengrawitPedalangan 42 Ahmad Mukirin, SSn PengrawitPedalangan
43 PujiAstuti, SSn Guru Karawitan
44 Suparman, SSn Guru Karawitan
45 HendriasWijayantoS.Pd Guru Musik 46 AdiestiLukinoviskaS.Psi Guru Musik
47 TjutEstiwati Guru Musik
48 M. Zulfikar Ali, S.Pd Guru Musik 49 RatnaAniswati, S.Sn Guru Teater 50 HestiSetyaningtyas , S.Pd Guru Teater 51 FarikEkoSulistyo, SS Guru Teater 52 WidyaDewiSusanti, SS Guru Teater
Data Karyawan NO NAMA TUGAS 1 AnissaulMahmudah PetugasPerpustakaan 2 Purwodianto Keamanan 3 Khalili Keamanan 4 Dwiyanto Keamanan 5 SoniHermawan Keamanan 6 Subadi Keamanan 7 Sumarno Keamanan
8 Budi Sudadianto Kebersihan
10 Moch. Samsul Kebersihan
11 Ach. Nuruddin Kebersihan
12 Soewondo Kebersihan
13 Chotimah PembantuBendahara BOS
14 Siswinarti KoperasiSiswa
15 MisbachurRosyad Kesiswaan
16 Ana Wulan Sari PembantuBendahara BOS
17 NessyHaryatun PembantuBendahara BOPDA 18 Sulin PembantuUmum 19 SukoFarkan PembantuUmum 20 Aslam Pertamanan
21 Tri Rahono Sopir
22 NinikIrianti SuratMenyurat
23 Kusno Tukang / Teknisi
24 Anton Hermawan Tukang / Teknisi
25 SaptoAgungRiyadi Tukang / Teknisi
VI. Sarana dan Prasarana
No. Fasilitas Jumlah Kondisi
(Baik/Buruk) Keterangan
1. Ruang Kelas 48 Baik Kelas untuk teori cukup
2. LabPraktek 42 Baik Kelas lab untuk praktek
cukup
3. Lapangan 2 Baik Cukup
4. Kamar Mandi 30 Baik Cukup
5. Perpustakaan 1 Baik Cukup
Surabaya, 7 September 2017 Mengetahui,
Kepala Sekolah SMKN 12 Surabaya
...
Drs. Biwara Sakti Pracihara. M.Pd NIP. 19630731 199412 1 003
KARATERISTIK GURU PAMONG
Guru pamong pengampu mata pelajaran Bahasa Indonesia adalah Dra. Tri Wahyuni. Guru pamong ini memiliki beberapa karakteristik yang berbeda untuk penerapan materi, pembuatan RPP serta karakteristik ketika mengajar. Dengan Ibu Tri Wahyuni kita langsung terjun ke kelas, beliau sangat disiplin ketika mengajar didalam kelas, ketika ada anak didik yang bercanda saat pembelajaran beliau langsung memarahinya. Ibu Tri Wahyuni adalah tipe guru yang tegas dan disiplin waktu. Beliau selalu mengingatkan kita. Beliau selalu mendatangi kekelas tepat waktu bagi kelas yang ada jadwal Bahasa Indonesia untuk mengajari kedisiplinnan selain itu juga dikarenakan waktu pembelajaran bahasa Indonesia yang waktunya cukup banyak. Beliau terampil menggunakan multi metode pembelajaran, yakni dimana metode pembelajaran yang tepat dapat mendorong semangat peserta didik untuk menjadi giat dalam belajar dan mudah dipahami, selain itu metode penyesuaian kondisi dan suasana juga diperlukan. Mampu berkomunikasi dengan baik, yakni dengan peserta didik maupun denganorang tua peserta didik
Bu Tri Wahyuni, beliau selalu menjelaskan materi secara terperinci dan juga jelas dan tidak muluk
–
muluk sehingga materi yang diajarkan beliau dapat tersampaikan dan dipahami dengan baik. Beliau juga yang selalu mengarahkan kita bagaimana cara pembuatan RPPkurikulum terbaru, serta pembuatan jurnal yang benar. Selain itu juga beliau sangat tegas, disiplin dalam segala hal. Beliau menguasai kurikulum yang sudah berlaku atau yang sudah diterapkan pemerintah. Terampil menggunakan multi metode pembelajaran, yakni dimana metode
pembelajaran yang tepat dapat mendorong semangat peserta didik untuk menjadi giat dalam belajar dan mudah dipahami, selain itu metode penyesuaian kondisi dan suasana juga diperlukan. Mampu berkomunikasi dengan baik, yakni dengan peserta didik maupun dengan orang tua peserta didik.
BAB II
KEGIATAN AKADEMIK
A. Proses Pembekalan dan Pembimbingan
Mata kuliah PPP merupakan mata kuliah yang wajib untuk di program oleh mahasiswa S1 yang mengambil program kependidikan, karena mata kuliah ini berisikan bagaimana cara untuk menjadi seorang pendidik meliputi perangkat pembelajaran, sistematika pembelajaran dan praktik pembelajaran. Mata kuliah PPP merupakan mata kuliah pengganti dari mata kuliah PPL 1 dan PPL 2, yang mana dalam mata kuliah ini merupakan penggabungan dari mata kuliah yang sebelumnya, sehingga diharapkan dengan adanya mata kuliah ini menjadi efektif dan efisien waktu pelaksanaannya. Dalam mata kuliah PPP isinya sama dengan PPL 1 dan PPL 2 namun hanya waktunya yang dipersingkat. Dalam mata kuliah PPP terdapat 3 unsur utama yaitu tahap observasi, tahap perencanaan, dan tahap pelaksanaan. Dalam tahap observasi mempunyai tujuan yaitu untuk mengetahui situasi dan kondisi sekolah. Selanjutnya yaitu tahap perencanaan, dalam tahap ini melanjutkan dari tahap yang sebelumnya. Setelah kita melakukan observasi kita menyusun rencana perangkat pembelajaran sesuai dengan hasil pengamatan atau observasi yang telah kita lakukan dan
selanjutnya di laksanakan di sekolah.
Kegiatan perkuliahan mata kuliah PPP ini dilaksanakan dalam dua tahap yaitu tahap persiapan yang dilaksanakan di kampus dan tahap praktek yang dilaksanakan di sekolah yang telah menjadi pilihan dan hubungan(MOU) dengan UNESA. Tahap persiapan yang dilaksanakan di kampus
mahasiswa dibimbing oleh dosen pembimbing PPP di jurusannya masing masing selama kurang lebih 3 bulan. Dosen pembimbing PPP membimbing mahasiswa dalam penyusunan perangkat pembelajaran (RPP, Media pembelajaran, Bahan ajar) dan juga membimbing bagaimana cara atau praktek mengajar langsung (micro teaching )
Pembimbingan oleh dosen pembimbing PPP di jurusan, mahasis wa dibimbing untuk menyusun perangkat pembelajaran yang benar sesuai dengan kurikulum 2013 baik untuk SMA maupun untuk SMP, selama waktu tersebut mahasiswa terus mendapatkan bimbingan untuk menyusun perangkat pembelajaran dengan benar. Setelah sekiranya mampu menyusun perangkat pembelajaran mahasiswa melaksanakan micro teaching di jurusan masing-masing. Micro teaching dilakukan di dalam kelompok-kelompok kecil dengan cara kita mengajar teman-teman sendiri atau dengan asli siswa-siswi sebagai ajang latihan mengajar sebelum kita di terjunkan langsung ke lapangan. Ketika micro teaching kita dievaluasi oleh dosen pembimbing sehingga tahu kekurangan dan kelebihan kita pada saat mengajar pendidikan pancasila dan kewarganegaraan.
pelaksanaan Praktek Pengajaran Lapangan (PPL) dilaksanakan oleh lembaga Program Pengembangan Profesi Guru (P3G). P3G disini merupakan lembaga yang bertanggungjawab penuh dalam pelaksanaan Praktek Pengajaran Lapangan yang dilaksanakan di sekolah sekolah pilihan dengan kurun waktu selama 1 bulan.
Lembaga Program Pengembangan Profesi Guru (P3G) mempunyai beberapa kewenangan dalam kegiatan PPP mahasiswa UNESA angkatan 2013, beberapa kewenangan PPPG dalam kegiatan PPL adalah mencarikan sekolah mitra untuk ditempati oleh para mahasiswa peserta PPP. Selain itu P3G juga berperan sebagai pembimbing dalam kegiatan ini melalui dosen yang mendapat tugas sebagai Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yang memberikan bimbingan sebelum pelakasanaan PPP yaitu di kampus dan juga selama pelaksanaan PPP selama satu bulan, sehingga dalam satu kali pada setiap minggunya kami dipantau oleh dosen pembimbing lapangan.
Pada setiap minggunya Dosen pembimbing lapangan (DPL) memberikan bimbingan dalam hal aktifitas sosial dan juga mengenai penyusunan laporan serta memberikan pengarahan tentang hal-hal yang berkaitan dengan permasalah yang dialami oleh para mahasiswa peserta PPP.
Pembimbingan dan Pengarahan oleh P3G dilaksanakan 2 kali yaitu pada tanggal 18-19 April 2015 bertempat di gedung auditorium P3G UNESA Lidah Wetan. Pembimbingan tersebut dilaksanakan secara massal yaitu secara bersamaan. Pada waktu pembimbingan tersebut kami mendapatkan pengarahan mengenai beberapa hal yang akan kami lakukan selama kegiatan PPP di sekolah pilihan dan hubungan(MOU), meliputi literasi, K13 dan pembentukan karakter. Pada saat tersebut kami juga mendapatkan pengarahan dan bimbingan tentang larangan-larangan selama PPL, khususnya terhadap interaksi dan perilaku sosial baik sesama teman peserta PPL, kepada bapak ibu guru dan pegawai serta kepada para siswa siswi di tempat sekolah mitra yang kami tempati.
Lembaga Program Pengembangan Profesi Guru (P3G) memberikan bimbingan hanya 2kali untuk selanjutnya pembimbingan dan pembekalan dilaksanakan oleh Dosen Pembimbing Lapangan DPL masing masing kelompok PPL. Pembimbingan dan pembekalan DPL juga tidak seintensif dan sebanyak yang diharapkan hal ini karena mahasiswa angkatan 2013 melaksanakan kegiatan KKN sehingga tidak memungkinkan untuk melakukan kegiatan pembimbingan dengan dosen pembimbing lapangan. Selain itu juga masih ada sebagian jurusan yang belum mengetahui tempat dimana dirinya melakukan kegiatan PPL.
Pada tanggal 18 Juli 2016 pukul 07.00 WIB kami peserta PPP melaksanakan serah terima DPL kepada Kepala Sekolah SMK Negeri 12 Surabaya
1. Pelaksanaan Pembekalan Melalui Microteaching dan simulasi (8 April 2016)
Pelaksanaan microteaching untuk FBS (Bahasa Indonesia). Pelaksanaaannya di lakukan oleh semua mahasiswa yang memprogram mata kuliah PPP karena bersifat wajib. Kegiatan praktik mengajar meliputi praktik mengajar dengan bimbingan dosen pembimbing, dengan tujuan
merasakan langsung proses pembelajaran, pemantapan jati diri pendidik. Pada microteaching tersebut kami praktek mengajar dengan teman seangkatan/sekelas (teman satu kelompok), kemudian masing-masing anggota saling mengoreksi/mengevaluasi dari teman yang tampil sebagai guru. Setiap mahasiswa harus mengajar dengan materi yang berbeda, dengan maksud supaya mempunyai pengalaman dan situasi yang berbeda. Dan juga sudah dibimbing untuk pembuatan RPP dan praktek mengajar
2. Pembekalan di PPG (18-19 April 2016)
Pelaksanaan pembekalan di gedung PPG bagi mahasiswa yang akan mengikuti mata kuliah PPP, dimana disana kami di beri info bahwa Program Pengelolaan Pembelajaran (PPP) merupakan mata kuliah wajib tempuh oleh mahasiswa program kependidikan jenjang S-1 mulai angkatan 2013 (angkatan sebelumnya menempuh mata kuliah Program Pengalaman Lapangan atau PPL). Tujuan PPP adalah melatih mahasiswa agar memiliki pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan tentang pengelolaan pendidikan/pembelajaran, yang relevan dengan kompetensi pedagogis, kepribadian, sosial, dan profesional.
Sebagai muara dari seluruh kegiatan pembelajaran, PPP berisi pembekalan pengetahuan dan keterampilan kepada mahasiswa tentang (1) landasan filosofis dan konsep-konsep teoretik tentang pembelajaran yang diterapkan melalui kegiatan ajar simulasi dan micro teaching, (2) pengalaman dan keterampilan dalam mengelola pendidikan/pembelajaran yang dilaksanakan melalui kegiatan observasi, orientasi dan mengikuti beberapa kegiatan guru/konselor/fasilitator.
Dalam buku pedoman ini, kompetensi yang diharapkan dikuasai oleh mahasiswa bersifat minimal dan prosedur pencapaiannya tidak bersifat kaku sehingga beberapa kemungkinan penambahan dapat dilakukan. Pada sisi lain, mahasiswa yang ingin menjadi guru--setelah lulus
S-1 (memprogram PPP) dapat menempuh Program Profesi Guru (PPG) dan memprogram PPL dalam PPG.
3. Keberangkatan PPP (18 Juli 2016)
Pemberangkatan dengan seluruh mahasiswa bersama DPL kesekolah yakni SMK Negeri 12 Surabaya.
4. Pengenalan dan Sosialisasi di Sekolah (18 Juli 2016)
dengan guru pamong masing-masing untuk membahas materi apa yang akan diajarkan, kelas mana saja yang akan diajar, serta peraturan-peraturan yang wajib dipatuhi.
5. Observasi Mata Pelajaran ( 21 Juli 2017 )
Proses pembimbingan dilakukan oleh Guru Pamong dan Dosen Pembimbing merupakan salah satu aspek penting yang menunjang terlaksananya kelancaran proses belajar-mengajar yang dilakukan oleh mahasiswa PPP. Guru pamong memberikan bimbingan sembari memberikan masukan tentang tata cara mengajar yang baik dan benar. Disamping guru pamong, bimbingan juga diberikan oleh dosen pembimbing tentang cara untuk menghadapi peserta didik dikelas
melalui simulasi mengajar atau microteaching sehingga dalam penyampaian materi pembelajaran dapat dengan mudah dimengerti oleh peserta didik.
Beberapa kegiatan yang sesuai dan mendukung tujuan dilaksanakan PPP: 1. Materi pokok kegiatan pelatihan mengajar terbimbing dan mandiri
a. Penyusunan Prota, Promes, Silabus, dan RPP. b. Pengembangan materi, media, dan sumber belajar.
c. Penyusunan Penilaian d. Evaluasi hasil belajar
2. Materi pokok kegiatan latihan tugas keguruan yang lain
a. Melaksanakan dan merencanakan administrasi sekolah, terutama administrasi bidang studi.
b. Merencanakan dan melaksanakan bimbingan kesulitan belajar bidang studi bagi Peserta didik.
c. Merencanakan dan melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler bagi Peserta didik.
B. Proses Pengamatan Kultur Sekolah
SMK Negeri 12 Surabaya merupakan sekolah berwawasan adiwiyata, yaitu sekolah yang mendorong terciptanya pengetahuan dan kesadaran warga sekolah dalam upaya pelestarian lingkungan hidup kemudian ada juga green house yang diperuntukan untuk warga sekolah agar membudidayakan tanaman atau tumbuhan hidup. Dan juga sekolah ini merupakan satu-satunya SMK terbesar yang ada di kota Surabaya bahkan Jawa Timur.
Setiap hari, proses belajar-mengajar dimulai pukul 06:30
WIB, diawali dengan berdo’a
bersama dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, jika terlambat tiba disekolah harusmelapor kepada guru piket.
Sebagai upaya untuk meningkatkan prestasi dibidang olahraga, maka dibangun sarana- prasarana untuk menunjang kegiatan olahraga disekolah seperti, lapangan bola voly, lapangan
bola basket, lapangan futsa. Sedangkan untuk menciptakan sekolah berwawasan adiwiyata, sekolah melengkapinya dengan tempat sampah tiga jenis yaitu sampah kertas, sampah organik, dan sampah plastik, membangun Green house dan dilaksanakan program bersih-bersih lingkungan sekolah setiap hari jumat pagi.
Beberapa hasil pengamatan mengenai kultur sekolah yang dilakukan oleh penulis antara lain:
1. Kegitan Upacara Bendera Hari Senin
Kegiatan upacara bendera hari senin di SMKN 12 Surabaya dilaksanakan tiap hari senin. Dan dilakukan latihan pada pagi hari sebelumnya. Sebagaimana upacara pada umumnya petugas upacara dilaksanakan secara bergiliran dari setiap kelas, sehingga semua kelas yang ada di SMPN 40 Surabaya mempunyai kesempatan untuk menjadi petugas upacara.
2. Kegiatan 3S (senyum, sapa, salam)
Kegiatan dan budaya yang unik jarang sekali budaya seperti ini dijumpai di sekolah sekolah yang lain khususnya di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Setiap pagi setelah memasuki gerbang sekolah dan memarkir sepeda (bagi yang membawa) te rlebih dahulu mereka bersalaman dengan bapak ibu guru yang sudah menunggu di pintu masuk sekolah.
3. Peringatan Hari Ulang Tahun RI ke 70
Dalam rangka memperingati HUT RI Ke 70 ikut serta dalam kegiatan kemerdakaaan. Beberapa kegiatan yang dilakukan antara lain:
a. Lomba Menyanyi karaoke (12 Agustus 2016) b. Lomba kebersihan kelas (12 Agustus 2016)
c. Lomba balap karung (12 Agustus 2016) d. Makan kerupuk (12 Agustus 2016)
e. Lomba memasukan paku kedalam botol (12 Agustus 2016) f. Jalan sehat (18 Agustus 2016)
C. Hasil Penelaahan Kurikulum dan Perangkat Pembelajaran
Kegiatan pembelajaran yang terstruktur dan mempunyai acuan serta aturan aturan yang menjadi dasar dalam melakukan kegiatan pembelajaran haruslah dilaksanakan oleh lembaga pendidikan formal. Pada tahun 2013 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (KEMENDIKBUD) telah mengesahkan kurikulum baru yaitu kurikulum 2013 (K-13) menggantikan kurikulum sebelumnya yaitu Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP).
2014/2015, sedangkan sekolah yang baru menempuh K-13 selama 1 semester, maka harus kembali menggunakan KTSP, sesuai instruksi Mendikbud Anies Baswedan.
Di SMKN 12 Surabaya telah menerapkan K13. Jadi yang perlu serius digarap oleh SMKN 12 Surabaya sekarang ini yang menjadi sekolah sasaran adalah mengubah paradigma guru untuk mengadopsi model pembelajaran menuju kearah penguatan sikap, pengetahuan dan keterampilan yang terintegrasi dengan Scientific Approach terhadap mata pelajaran masing.-masing dengan mulai melakukan implementasi kurikulum kedalam pembelajaran di kelas.
Pelaksanaan kegiatan pembelajaran Mapel Bahasa Indonesia di SMKN 12 Surabaya untuk kelas XI dilaksanakan pada hari senin (2 jam pelajaran), hari selasa (2 jam pelajaran), Rabu (jam pelajaran), Kamis (4 jam pelajaran), dan Jumat (4 jam pelajaran). Untuk kelas XI Logam hari senin( 1 jam pelajaran), selasa (4 jam pelajran) dan hari rabu (3 jam pelajaran) serta untuk kelas XI DKV hari senin ( 2 jam pelajran), hari selasa ( 1 jam pelajran) dan hari kamis (3 jam pelajaran).
D. Perangkat Pembelajaran yang Dikembangkan
Sebagai seorang tenaga kependidikan dalam melaksanakan suatu kegiatan pembelajaran idealnya yaitu mempunyai rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), media pembelajaran dan sebagainya atau singkatnya disebut dengan perangkat pembelajaran.
Kegiatan PPP mahasiswa UNESA angkatan 2014 yang dilaksanakan mulai tangga 18 Juli 2017 hingga tanggal 02 September 2017 di sekolah sekolah pilihan selama satu bulan, salah satu tugas yang dilaksanakan yaitu berupa pengembangan perangkat pembelajaran yang digunakan dalam pelaksanaan praktik pembelajaran di kelas.
Dalam pelaksanaan PPP yang saya laksanakan di SMKN 12 Surabaya selama lebih kurang 2 bulan dituntut untuk melaksanakan praktik pembelajaran minimal sebanyak 5 kali pertemuan. Sehingga saya membuat RPP setiap kali pertemuan. Pelaksanaan praktek pembelajaran yang saya laksanakan selama kegiatan PPP di SMKN 12 Surabaya menurut kebijakan dari Guru Pamong saya mengajar sebanyak 5 kali pertemuan di kelas yang saya ajar yaitu kelas XI hal itu karena dalam pelaksanaan ini saya menggantikan jam mengajar guru pamong, sehingga setelah kami selesai melaksanakan kegiatan PPP guru pamong kami tinggal melanjutkan ke materi sela njutnya. Berikut saya lampirkan perangkat pembelajaran yang saya kembangkan selama kegiatan PPP di SMKN 12 Surabaya, dimana praktek pelaksanaan pembelajarannya selama 5 kali pertemuan.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
Satuan Pendidikan : SMK Negeri 12 SurabayaKelas/Semester : XI/Satu
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia Materi Pembelajaran : Teks Cerpen
Alokasi Waktu : 2x45 Menit(6 kali tatap muka) Kompetensi Dasar
3.1 Memahami struktur dan kaidah teks cerita pendek, baik melalui lisan maupun tulisan 4.1 Menginterpretasi makna teks cerita pendek, baik secara lisan maupun tulisan
3.2 Membandingkan teks cerita pendek, baik melalui lisan maupun tulisan
4.2 Memproduksi teks cerita pendek, yang koheren sesuai dengan karakteristik teks yang akan dibuat baik secara lisan maupun tulisan
3.3 Menganalisis teks cerita pendek, baik melalui lisan maupun tulisan
4.3 Menyunting teks cerita pendek, sesuai dengan struktur dan kaidah teks baik secara lisan maupun tulisan
3.4Mengidentifikasi teks cerpen baik secara lisan maupun tertulis
4.4 Mengabstraksi teks cerita pendek, baik secara lisan maupun tulisan
Indikator
3.1.1 SIswa dapat memahami struktur teks cerita pendek melalui lisan 3.1.2 Siswa dapat memahami struktur teks cerita pendek melalui tulisan 3.1.3 Siswa dapat memahami kaidah teks cerita pendek melalui lisan 3.1.4 Siswa dapat memahami kaidah teks cerita pendek melalui tulisan 4.1.1 Siswa dapat menginterpretasi makna teks cerita pendek melalui lisan 4.1.2 Siswa dapat menginterpretasi makna teks cerita pendek melalui tulisan 3.2.1 Siswa dapat membandingkan teks cerita pendek melalui lisan
3.2.2 Siswa dapat membandingkan teks cerita pendek melalui tulisan
4.2.1 Siswa dapat memproduksi teks cerita pendek yang koheren sesuai dengan karakteristik teks yang akan dibuat secara lisan
4.2.2 Siswa dapat memproduksi teks cerita pendek yang koheren sesuai dengan karakteristik teks yang akan dibuat secara tulisan
3.3.1 Siswa dapat menganalisis teks cerita pendek secara lisan 3.3.2 Siswa dapat menganalisis teks cerita pendek secara tulisan 4.3.1 Siswa dapat menyunting teks cerita pendek secara lisan 4.3.2 Siswa dapat menyunting teks cerita pendek secara tulisan 3.4.1 Siswa dapat mengidentifikasi teks cerita pendek secara lisan 3.4.2 Siswa dapat mengidentifikasi teks cerita pendek secara tulisan 4.4.1 Siswa dapat mengabtraksi teks cerita pendek secara lisan 4.4.2 Siswa dapat mengabtraksi teks cerita pendek secara tulisan
Teks Prosedur yang meliputi;
Pada KD 3.1 dan 4.1 materi pembelajaran adalah Pengenalan struktur isi teks cerita pendek. Pengenalan ciri bahasa teks cerita pendek. Pemahaman isi teks cerpen. Interpretasi isi (unsur intrinsik dan ekstrinsik) dalam teks cerita pendek.
Pada KD 3.2 dan 4.2 materi pembelajaran adalah Langkah-langkah penulisan teks cerita pendek (menggali pengalaman, menemukan topik, mengembangkan topik
sesuai dengan struktur isi dan ciri bahasa), dll.
Pada KD 3.3 dan 4.3 materi pembelajaran adalah Analisis isi teks cerita pendek Analisis bahasa teks cerita pendek Penyuntingan isi sesuai dengan struktur isi teks cerita pendek
Penyuntingan bahasa sesuai dengan: struktur kalimat, ejaan, dan tanda baca
Pada KD 3.4 dan 4.4 materi pembelajaran adalah Karakteristik teks cerpen Langkah-langkah membuat abstraksi teks cerita pendek
MATERI PEMBELAJARAN CERITA PENDEK YANG DIGUNAKAN DALAM PERTEMUAN PERTAMA DAN PERTEMUAN KEDUA
“Kenangan Di Sudut Kelas Kita”
Kenalin aku citra. Dan ini adalah kisahku dengan ketiga sahabatku di masa putih abu-abu. Dia adalah 2 sahabatku rey dan citra. Mereka adalah penyemangat duniaku. Katanya masa SMA ini adalah masa yang menyenangkan begitu juga yang kami rasakan bertiga. Bahagia selalu membuka dan menutup sagala aktifitas kami di sekolah, tapi kisah itu harus berubah 180 derajat disaat sang waktu mulai melangkah dan lelah melihat kami bertiga. Dan inilah kisah kami.
Di saat terakhir MOS kelelahan yang kami rasakan akhirnya terbayar dengan adanya pengumuman kelas masa depan kami nanti di sekolah ini. Tempat di mana aku dan prajurit pembutu mimpi ini akan berperang menghancurkan batu yang menutup kebahagian di masa depan nanti. Kami akan berusaha meraih cita-cita kami bersama di kelas baru ini. Dan tak sabar memakai title baru.
Aku dan kawan-kawan maju ke papan pengumuman itu. Hatiku tak perlu degdegan kar ena dimanapun ku ditempatkan aku sudah siap. Aku bersyukur di saat aku melihat nama ku di X2. Waw.. bangga ku rasa. Meski masih ada x1 tapi aku bersyukur. Kuperiksa nama teman masa depanku dan aku bahagia aku mengenal 1 orang di sana dia adalah temanku semasa MOS dulu REY.
Hari pertama sekolah dimulai. Agak risih juga memakai baju ini, putih abu-abu. Wajah yang tak kukenal kini berkumpul di kelas itu dengan bahagia, sepertinya mereka merasakan apa yang kurasakan hari ini. Meraka begitu hangat dan ramah lihat saja di sana gadis kecil yang baru datang itu. Dia menyunggingkan
senyumnya yang manis sambil menyapa “hai.. selamat pagi.” Dia begitu ramah kelihatannya dia baik.
adis itu melangkah ke salah satu tempat duduk di depan sana. Dia sepertinya langsung mendapatkan teman duduk, dan setelah itu dia meneruskan langkahnya ketempat dudukku. Apa dia mengenal ku? Atau..? “hay rey..” sapa dia pada teman dudukku ini. Ow ternyata dia kenal dengan rey.
“citra.. kamu di sini juga” kata rey dengan ramah. Kelihatannya mereka adalah teman dekat.
“ia dong brow.. hum asik yah kita bisa satu kelas. Jadi kalo pulang bisa pulang bareng dong..”
“iya lah. Asik wah sebuah kebetulan yang luar biasa..”
Citra memandangku. “hay.. senang bertemu denganmu. Boleh kenalan?”
“juga.. namaku arga.”
Tak kuduga dari sinilah mulai terukir persahabatan antara kami bertiga, setiap pagi senyuman manis mereka menbuatku semangat. Canda tawanya membuatku bahagia, ketika hati tengah g undah mereka selalu siap menjadi tempat curhat ku, meski kadang perbedaan selalu terbentang jauh namun tak pernah kami bertengkar selalu ada jalan keluar untuk masalah yang mendatangi kami.
“penguman disampikan kepada siswa kelas X yang berminat menjadi anggota musik smansa agar segera mendaftarkan diri di panitia.”
Wah. Hal ini begitu membuatku girang, setelah sekian lama menunggu kesempatan untuk bergabung
dengan musik smansa yang selalu menjadi buah bibir di masyarakat kini akan aku wujudkan. Aku berjanji di suatu saat nanti aku akan menjadi anggota musik smansa, meski tantangannya berat. Kali ini kami bertiga mengikuti audisi itu, karena tampa ku sadari ternyata kami bertiga memiliki hobby yang sama dalam musik.
“waw.. harus semangat nih secara kita bertigakan ikut..” kataku menyemangati
“yoi tapi masih banyak sih saingan.” Kata citra
“ia nih aku kok gak PD yah..” kata rey merenda. Ya meski sebenarnya jika aku melihatnya dia memiliki bakat.
“aduh aku gak mau daftar deh kayaknya, aku takut.” Kata Rey pesimis. Setelah melihat banyak anak-anak yang berminat, khususnya yang menjadi anggota exkul paduan suara.
“aduh Rey, gak ada salahnya kali mencoba. Coba aja dulu siapa tau bisa, kalo gak bisa lolos kan anggap aja ini sebagai pengalaman iya kan.” Kata Citra yang selalu menberi dukungan.
“iya benar tuh Rey..” kataku menimpali.
Akhirnya nama kami bertiga ditulis di kertas pendaftaran itu, Rey suara bass, aku di tenor dan citra sebagai alto. Partitur segera dibagikan dan yang menbuat ku kaget besok langsung audisi menbaca not. Saat inilah solidaritas kami teruji. Meski beda suara namun kami terus berlatih bersama saling mendukung.
“do.. re.. mi…” suara melodi yang kami keluarkan, ternyata membaca not itu menyenangkan juga Meski ada beberapa yang susah, dan kadang aku salah dalam membaca tanda not tapi kita bertiga tak menyerah. Kita berusaha sebisa mungkin.
“gais.. lelah juga yah latihan. Terapi dulu yuks.” Kataku yang mulailelah berlatih seharian. Yang langsung ditimpali rasa penasaran citra.
“ha! Apa kunteng? Terapi? Yang bener? Terapi apaan? Dimana?” aduh buset dah.. kelewatan bangat nih orang nanya biasanya juga satu-satu.
“iya. Terapi ikan. Dekat leb komputer.” Aku menjelaskan sedetail mungkin. Lucu juga sih biasanya kan yang makan ikan tuh manusia. Ini ikan yang makan manusia. Hehehe.. lain coy
“wah asik nih. Langsung cebur dah gue.” Kata citra cewek yang suka aneh itu. Dia langsung membuka sepatunya dan menaruh kakinya di kolam ikan itu. “aw.! aw! geli.. geli..” kata citra seketika sambil melompat-lompat. Aku dan rey tertawa geli meihat tingkah citra yang lucu.
“makanya.. kalo bertindak tuh jangan asal. Sotoy sih lo.” Kata Rey merayu. Wajah citra seketika berubah cemberut lucu juga.
“udah ah dari pada bertengkar ke kelas lagi yuk. Latihan lagi kan kita mau audisi ntar.” Kata u.
Yeah.. sampai di kelas lain lagi yang dibuat. Rey malah utak-atik kamera. “woi. Foto bareng yuk.” Akhirnya kita malah sibuk lagi bertiga mengekspresikan gaya-gaya yang super alay. “creg.. creg..” fotonya unik juga. Orangnya kayak do re mi lagi.
Sekarang jam 3.
OMJ waktu sepertinya begitu cepat. Kita melangkah ke ruang musik untuk audisi. Di sana telah banyak anak-anak. Waw banyak juga yang berminat. Di sana kami bertiga saling mendukung sambil hatiku tercengang. “semangat..”
Akhirnya setelah melakukan audisi dengan waktu yang panjang. Audisi selesai juga. Tinggal nunggu pengumuman. Dan besok kita dengar pengumannya. Takut juga.
“wi.. pasti gua gak lolos nih” kata rey dan citra. Aduh kenapa ni berdua jadi pesimis. Aku jadi terbawa lagi. Tapi besok baru diterima jawaban yang pasti.
Kami bertiga melangkah ke papan di ruang musik, banyak sekali anak-anak di sana. Kami mencari nama masing-masing. ‘Arga’ yes namaku ada. ‘rey putra’ yeah rey juga masuk. Dari tadi citra cemberut dan sedih. “kenapa lo?” “liat aja sendiri” katanya cuek. Di sana tidak ada nama citra. Sedih sekali rasanya. Seketika air mata citra jatuh, dengan kecewa citra berlari pulang. Aku sedih melihat sahabatku ini.
“citra tunguin kita dong” kami berlari mengejar citra dan akhirnya dapat juga. “woi jangan sedih gitu dong. Ini kan baru tahap pertama lagian kamu juga yang bilag kalo gak lolos anggap aja ini pengalaman.” “kalian gak tau apa yang aku rasakan karena kalian lolos”
Mulai saat itu citra gak peduli lagi sama kita, dia pendiam dan tidak seceria dulu, banyak perubahan padanya, dia kini tidak sesemangat dulu dalam belajar musik, bahkan selalu menutup telinga ketika mendengar kata musik, jujur kita sedih bangat.
“rey. Aku kasian deh sama citra.”
“aku juga. Dekati yuks.”
Kita mendekati citra. “citra lo kok gini sih.”
“begini apa?”
“gak kok. Perasaan kalian aja”
“gak cit. cit kita ngerti kok gimana perasaan lo..”
“memangnya perasaan gue gimana?”
“lo pasti sedihkan lo gak lolos, tapi lo gak boleh nyerah. Lo juga jangan jauhin kita dong kita kan kangan sama lo, kasian l yang selalu murung gitu, apa lo gak kangan sama kita?”
Sesaat citra terdiam. Sambil meneteskan air mata. Aku dan rey menghapus air matanya.
“lo gak boleh nangis, karena air mata lo adalah luka untuk kita, dan sebagai sahabat kita gak mau liat lo gini terus, kita sayang sama lo.”
“iya maafin gue yah, gue janji gak akan murung lagi”
“yeah.. gitu dong.”
Aku dan rey segera memeluk citra, bahagia rasnya melihat citra bahagia lagi
“Takdirlah Sutradaranya”
Andai kau menyatukan sepasang kasih, tiada luka menyayat lara, tiada puitis mengandung dusta tiada air mata terbuang percuma, tiada hidup berakhir sia. Tidakkah kau dengar rengkuhan doa memanggil cinta?
Takdir, kutulis kisahku menyentuh ibamu, berharap kau satukanku dengan kasihku.
—
Disepertiga malam, masa seakan berhenti. Seakan semua terkesima mendengar munajatku yang memohon akan cinta.
Kasihku berawal dari perjumpaanku dengan Rahman, kala ia menjadi guru ngajiku.
Rahman istimewa. Ia tuli dari konsonan kata tak bermakna, ia bisu dari ucapan kotor dari bibirnya, ia lumpuh dari jalan mungkar. Ia hafidz. Ia nyaris sempurna. Namun, penglihatan diambilNya, agar ia tak terlena oleh kegelimangan dunia fana.
Aku mencintainya.
Suatu hari, Rahman meminagku. Aku bahagia, hingga aku lelah sendiri agar semesta tau tentang bahagiaku.
Namun kenyataan menumbuhkan ego, kala orangtuaku menolak Rahman, bahkan mencacinya.
“Dasar orang buta! Mau kau kasih makan apa anakku. Hidupmu saja di panti asuhan. Mau kau ajak ngemis nantinya he…”
Cinta. Aku kalap. Orang tuaku murka hingga menumbuhkan penyakit ginjal dalam diriku.
“Jika kita berjodoh, Insyaallah kita akan bertemu sebagai pasangan yang hahal La.”
Ingin hati memeluknya. Menangis, bercerita akan hidupku yang rapuh digerogoti asa yang terlanjur bahagia.
“Aku mencintaimu Mas.”
“Aku pun masih mencintaimu La. Tapi, simpanlah cinta itu untuk pasangan kita kelak.”
“Mas…” aku menunduk. Pandanganku kabur. Gelap.
—
Nyeri menusuk igaku. Tarikan nafas seakan mencekikku. Setelah operasi ginjal tiga hari lalu, aku siuman.
Sebuah mukena dan tape recorder ada di sebelah tempat tidurku.
“Laila terkasih…
Telah kuterima ketulusanmu dengan cintaku. Jaga ginjalku Lalila. Perkenalan denganmu adalah bahagiaku, aku pergi dengan tenang, kutunggu kau di surga, bersama kebahagiaan cinta kita. Insyaallah.”
Aku terseok mengejar waktu membawa Rahman pergi. Menghampiri hujan uang serasa menjahit kulitku.
Kejam!! Takdir… Kemana kau bawa Rahman? Aku ingin kebersamaan, bukan ginjal…
Sebuah truk melaju kencang. Aku mematung di tengah jalan. Biar kuakhiri semua disini. Aku siap. Rodanya melaju semakin dekat. Aku memejamkan mata dan… trus itu menembus tubuhku.
Tubuhku terlihat samar. Terasa ringan terangkat ke udara. “Kau tak perlu melakukan itu Ukhti.” suara Rahman lembut, lalu menggandeng tanganku menuju titik terang.
—
Siti menangis tersedu di atas makam putrinya, Laila. Operasi yang dijalani anaknya gagal. Penyesalannya adalah anaknya meninggal dalam keadaan kecewa akan cinta yang ditentangnya. Ia hanya bisa meratap penuh penyesalan.
“Maafkan ibu nak. Semoga kau bahagia di surga bersama Rahman…” doanya.
“Bang. Setiap naik kereta, aku pasti ingat kejadian dua tahun lalu.” Istriku berucap setelah kami sempurna duduk di kursi gerbong kereta, hendak berlibur di kampung halaman.
“Kejadian apa, Neng?” tanyaku penasaran. Sebentar lagi kereta api akan berangkat.
Istriku tersenyum, “Saat itu aku dari stasiun Bandung mau ke Pare, Kediri.”
“Pasti mau beli sate.” Aku memotong.
Istri menimpukku pakai roti, “Dengerin dulu. Jangan sok tau. Aku mau les bahasa Inggris sama kedua teman kuliah di sana.”
“Terus?”
“Nah, waktu itu kami bertiga beli tiket ekonomi. Di tiket itu tertulis kalau kami bertiga duduk di gerbong 1. Akhirnya kita naik dan cari gerbong tersebut. Di dalam kereta kita terus berjalan maju, hingga menemukan ruangan bertulis ‘Gerbong 1’. Ya Allah, Bang. Ternyata ruangan itu bagus banget. Tempat duduknya kayak tempat duduk bioskop. Gak nyangka ada ruangan kelas ekonomi sebagus itu. Kami sesuaikan nomor di tiket, menaruh barang, sambil duduk selonjoran.”
“Mau minum dulu?” Aku menyodorkan air minum pada istri.
Istriku marah, “Jangan potong dulu ceritanya.”
“Eh, ya sudah. Lalu?”
Ia tersenyum, “Sepanjang menunggu kereta berangkat, kami bertiga ketawa-ketawa. Bayangkan, dengan harga ekonomi, kita dapat fasilitas kereta kelas bisnis. Ah, mungkin ini kebijakan presiden untuk
memanjakan para pengguna kereta. Kalau presiden yang sekarang mau nyalon lagi, aku pasti memilihnya. Beneran. Soalnya baik banget sama orang-orang gak berduit banyak kayak aku. Kami pun selfie bareng, terus upload foto itu ke fb dengan status ‘Rasa Bintang 5, Harga Kaki 5. Wkwkwkwk.’ Pasti iri deh yang lihat foto kita.”
Aku kagum, “Wah, enak banget ya? Bayar harga ekonomi, dapat fasilitas kelas bisnis.”
“Cerita belum selesai,” ucap istriku. “Sebab, satu menit sebelum kereta berangkat, ada tiga penumpang yang datang ke tempat duduk kami. Bilang bahwa tempat duduk yang kami duduki adalah tempat duduk mereka.”
“Terus?” kali ini terpaksa aku memotong. Penasaran dengan kelanjutan cerita.
“Tentu kami bertiga ngeyel. Bilang kalau ini tempat duduk kami. Terus salah satu dari mereka
mengeluarkan tiketnya dan menyuruh kami menunjukkan tiket masing-masing. Dan al amak, ternyata gerbong yang kami naiki adalah gerbong kelas bisnis. Kelas ekonomi ada di barisan gerbong paling
Aku menepuk dahi. Benar-benar kejadian konyol.
Pesan moral: Jangan pernah foto selfie di kereta sebelum memastikan bahwa tempat yang kau duduki adalah benar-benar tempatmu. Apalagi pakai acara pamer segala. Dan ingat! Bayar tiket kereta dengan harga kelas ekonomi, dapat fasilitas kelas bisnis itu hanya terjadi pada film Doraemon.
"Cinta dan Takdir"
Jam dinding terus berputar, gerimis semakin menjadi hujan. Sudah hampir tiga jam dan sekarang hampir mendekati waktu maghrib, Sika yang sejak pulang sekolah terus mengurung diri di dalam kamanya.
Kembali sika melirik buku catatan kecilnya seraya buku catatan itu berkata "baca aku sika!". Namun
sebaliknya sika melempar buku itu ke lantai karena kesal ia berkata "aduhhhh susah banget sihhhh masuk ke otak" keluhnya karena belajarnya tidak bisa maksimal. Karena sika merasa pusing dan lelah akhirnya ia menyelonjorkan kaki di kasurnya dan mengambil posisi berbaring. Sembari berbaring entah kenapa ia teringat dengan mantan kekasihnya "hmm andai sajaaaa... AHHH jadi tambah males, kenapa sihhh!" seru sika karena teringat mantan kekasihnya.
Sama seperti perempuan pada umumnya yang pernah merasakan jatuh c inta dan patah hati. Sika merasakan hal yang serupa ketika masih berpacaran dengan andri. Dalam hatinya sika menyesal karena telah menyianyiakan andri "Ah bodoh banget sih aku, kenapa aku dulu harus menyianyiakan andri"
Penyesalan itu terus berlajut ketika ia melihat foto andri yang disimpannya dalam laci "ih kenapa aku dulu harus membuat kesalahan". "kenapa aku kurang bersyukur udah punya pacar kayak andri". Meskipun andri bukan laki-laki yang dewasa dan lebih terkesan kekanak-kanakan namun oada kenyataanya sika tidak dapat lepas dari andri. Pada saat andri memberikan sepucuk surat kecil kepada sika tentang perasaanya yang ingin putus sika tidak tahu lagi harus mengiyakan atau menolak pada saat itu. "kenapa aku tidak bisa berpikir lebih dewasa sih?" ujar sika. Semenjak putus dengan andri sika sering melamun seorang diri, berkhayal andaikan waktu dapat diputar dan ia dapat berpikir lebih dewasa pada saat andri memberikan surat putus itu.
Meskipun sika hidup dalam keluarga yang lebih terkesan "broken home" karena memiliki seorang ayah yang ringan tangan tidak membuat sika menjadi perempuan yang pendiam dan sedih. Sejatinya sika adalah perempuan yang tegar.
Telolet Telolet! Bunyi bel istirahat di sekolahnya berdering kencang, namun sika tetap tidak beranjak dari bangkunya. Dengan tatapan kosong dan t anpa gerakan selayaknya orang tertidur, sika bengong dan melamun hingga salah seorang temannya membangunkan sika dari lamunannya.
“Sikkk!” sambil memegang tangannya yang menyangga kepala. “elu kok melamun aja sih, Kenapa?”
“Aduhhh rin, ngagetin dehh, lagi pusing nih.”
“Ohh Pantesan kok keliatan lesu, biasanya juga sholat dhuha sekarang udah jarang. hihihi.”
“Ihhh itu ada andri tuh sikk", ujar rini sambil menyenggol sika. "Paan sih! Kalo kamu suka dia ya jangan nyenggol aku!" "Yeeee, yang suka aku apa kamuuu?" balas rini dengan penuh sindiran. Sejenak g uyonan kedua sahabat itu membuat sika tersenyum kecil hingga ia iangat peristiwa pemukulan ayahnya yang dilakukan pada ibunya tadi malam. Memang ayah sika adalah orang yang ringan tangan, meskipun ibu sika
hanya sekedar mengingatkan jangan merokok dan minum miras namun yang didapat malah tamparan dan pukulan.
"Aku udah putus rin dari andri" ujar rini" sambil menahan ketawa yang sebenarnya terasa begitu pahit di hati. Bukan tanpa alasan hati sika terasa pahit karena menahan beban pikiran dan beban kehidupan yang ditanggungnya melihat ibu sika selalu dipukul.
Hari demi hari terus berlalu, Namun perasaan sika pada andri ternyata tidak dapat berubah. Sika tidak dapat membohongi perasaanya bahwa sika masih memendam rasa pada andri. Pada satu siang pada pelajaran matematika, seperti biasanya sika terlelap dalam lamunannya, membayangkan andai saja andri masih menjadi pacar sika "hmm andri andaikan kamu masih jadi pacarku, aku kangen semasa kita pacaran" ujar sika. Hingga salah satu temannya yang bernama trimo menepuk pundak sika dan berkata "sikkk kok ngalamun aja sihhh???" tanpa sengaja sika berteriak karena kaget akan tepukan trimo "ahhhhhhh" teriak sika. Guru matematika sika yang terkesan galak (karena memang kebanyakan guru matematika galak
hehehe) sontak menoleh ke arah sika yang seperti orang kebingungan. "Sika kenapa kamu? ayoo maju sini" ujar bu guru. "eee enggak kok bu" balas sika dengan wajah bingung dan memelas" Seisi kelas menahan rasa ingin ketawa karena jika mereka ketawa sudah pasti mereka akan jadi korban selanjutnya hehehe.
Terdapat dua orang yang tidak tertawa, justru sebalikanya, malah mereka berpikir kenapa sika menjadi begini. orang itu tidak lain dan tidak bukan adalah rini dan andri yang merupakan teman sekelas sika. "hmmm kenapa ya sama sika, kok makin kesini makin buruk aja dia" ujar andri.
"apa mungkin karena kita habis putus" "atau karena dia ada masalah" hmmm.
Disisi lain bu yuli selaku guru matematika memarahi sika habis habisan. Seperti orang yang habis makan cabe rawit 1000 biji. Muka ibu yuli memerah karena menahan marah "Kamu itu yaaaaa, kalo nggak niat ikut pelajaran saya ya gak usah ikut. Ngganggu temenmu yang lain tau gak?! bikin susah aja!" bentak bu yuli pada sika.
Tulilut tulitu tulilulilut...
Bunyi bell sekolah seperti suara es krim campina itu menyelamatkan rini dari amukan guru paling galak disekolahnya.
"Kamu ketua kelas pimpin doa" perintah bu yuli.
Karena merasa simpatik akhirnya andri menghampiri sika dan menanyakan perihal permasalahan tadi siang di kelas. "Sik sebenarnya kamu kenapa sih?" tanya andri. Dengan perasaan berbunga bunga karena
sebenarnya sika masih mencintai andri menjawab "enggak kok enggak nggak papa". "Hmmm lain kali kamu harus lebih berhati hati kalo jamnya bu yuli. tau sendiri kan bu yuli kalo marah kek gimana" meskipun andri berceloteh panjang lebar namun sika tidak memperdulikannya karena yang dilihat sika adalah wajah dan mata andri yang coklat besar itu membuat sika semakin terpana dan sulit untuk melupakannya. "sik??? kamu dengerin enggak sih?" tanya andri . "ehhh iya maaf aku denger kok, jawab sika.
Malam harinya disaat sika tengah berada dikamar tiba-tiba ayah memanggil sika, "Sik, kesini bapak mau bicara penting". Tidak biasanya bapak sika mengajak bicara sika. setelah sika berada di depan bapaknya akhirnya bapaknya menceritakan bahwa pada besok sore dia akan dilamar oleh anak teman bapaknya "APAA???? aku kan masih sekolah pak? trus gimana sekolahku?!" tanya sika dengan wajah bi ngung dan kecewa mendengar berita yang disampiakan ayahnya. "Yaa kamu kan bisa tunangan dulu, lulus kuliah nanti baru kamu menikah sama dia, orangnya baik kok" jawab ayah. Sebagai seorang anak sika tidak bisa
melakukan apa-apa karena jika ayahnya mengajak berbicara itu bukanlah negosiasi melainkan sebuah pemberitahuan yang tidak dapat diganggu gugat. Yang mampu sika lakukan hanyalah bercerita sambil menangis pada ibunya. Sang ibu yang penyanyang dan penyabar sangat mengerti betul sikap suaminya yang keras kepala. "Sudahlah nakk, turuti dulu apa mau bapakmu" sambil menangis, ibu memberi nasehat
sangat kelelahan menangisi nasibnya sepanjang malam. Entah karena kebetulan atau bukan, Namun andri juga tidak masuk sekolah hari itu tanpa pemberitahuan yang jelas.
Jam sudah menunjukkan pukul 16.00 Sika sudah harus bersiap siap untuk menyambut calon tunangannya. "Buu, aku nggak mau dilamar dulu" pinta sika sambil merengek pada ibunya" namun ibu sika hanya bisa menggelengkan kepala sembari menahan kesedihan.
pada pukul 17.00 tepat datanglah iring-iringan rombongan mempelai pria layaknya acara lamaran pada umumnya. Betapa kagetnya sika ketika melihat siapa y ang keluar dari mobil sedan putih tersebut karena ternyata calon tunangan yang dijodohkan dengan sika adalah andri sendiri yang merupakan mantan kekasih sika.
"Kamu????" "kok kamu ada disini sih?" tanya sika setengah tidak percaya. "Iya ini aku andri" Jawab andri dengan suara lirih.
Tanpa basa basi akhirnya sika memeluk erat andri karena memang sika sangat mencintai andri
"SIk, maafin aku yaa, sebenernya aku sangat sayang dan cinta sama kamu" ujar andri karena memang andri masih sangat sayang pada sika.
"Iya ndri, aku juga minta maaf"
Betapa terkejutnya sika dan andri karena takdir mempertemukan mereka kembali dalam ikatan pertunangan setelah mereka lama berpisah.
KEGIATAN PEMBELAJARAN
Pada pertemuan pertama: Pendahuluan
- Guru mengecek kehadiran siswa
- Guru melakukan pengkondisian kelas untuk memulai pembelajaran - Guru melakukan penyampaian garis besar materi sebagai pembuka (alokasi waktu 10 menit)
Kegiatan Inti
- Menyampaiakan : guru menyampaikan materi tentang struktur dan kaidah teks cerita pendek
- Menanyakan : guru menanyakan kepada siswa tentang garis besar kepahaman tentang materi
- Mengeksplorasi : guru melakukan stimulus yang berupa pancingan terhadap siswa untuk merespon pertanyaan dari guru
- Mengkomunikasikan : siswa diminta guru untuk menyampaikan kepahaman garis besar tentang materi yang berupa sturktur dan kaidah teks cerita pendek (alokasi waktu 70 menit)
Penutup
- Guru merefleksi kembali tentang materi yang perlu diulas sekilas - Guru mengakhiri pertemuan dengan salam
(alokasi waktu 10 menit)
Teknik : Pengamatan dan Hasil Kerja
Instrumen : Lembar Pengamatan dan Hasil Kerja
METODE
Model Pembelajaran : Inkuiri
Metode Pembelajaran : Tanya Jawab dan Berkelompok Pendekatan : Saintifik
MEDIA
Media Pembelajaran : Teks tentang Bingkisan Cerpen Bahan Pembelajaran : Foto kopian teks
INSTRUMEN PENILAIAN XI DKV 1
Nama Kerja Sama Ketepatan Hasil Kerja
1 2 3 1 2 3 1 2 3
Ikhlas Sul Amal Dewi Ramadhani
Moh. Zein Andi Rachmansyah Achmad Dasya Mahda Viqiyah
Adi Duta Ramadhan
Ahmad Adrian Ivansyah Lubiantor Alifian Hafizhuddin Pratama
Anang Adji Rachmawan Andika Bagus Priambodo
Anggi Anggraeni Arif Adi Saputro Audi Gosa Mahruby Azhela Aulia Prasticha
Bayu Lesmana
Dicky Surya Priyambodo Eko Abdi Syaputro Elda Rahma Ashari Elza Ariani Agustin Erlando Alif Wiranata Fadhila Fitri Widyastuty
Frezla Dinda Fitria
Imro’atul Mufidah
Indah Suci Rahmawati Inneke Kartika Imandari Intannia Mashita Dewi Saharani
Iqbal Muammar Rasyiq Irma Frissa Darmawanti Kharisma Angelita Triana
Lailia Nur Mahmudah Lintang Cahyaningtyas
M. Fairuz Huda
Shidqi Haidar Ma’arif
INSTRUMEN PENILAIAN XI DKV 2
Nama Kerja Sama Ketepatan Hasil Kerja
1 2 3 1 2 3 1 2 3
Putri Az Harul Launi
Rio Alfansa Maulidava Havianto
Robby Nugraha Pratama
Salvatore Cosmopolly Joelyano
M. Riyanando
Mahmudah Nur Hidayati
Maulana Setiawan
Mega Hosyana
Mega Rizkiana
Michelle Carissa
Miftaqul Janah
Mochammad Alfian Bagaskara
Mohammad Topan Pradana
Muhammad Asrori
Muhammad Rizky Firmansyah
Muhammad Umar Said
Muhammad Zaidaan Rizqi
Nadya Abiyasa Putri
Naufal Revansyah Kurnia
Nizar Andriansyah
Nur Faizatur Rochmah
Nuriyah Shinta Febriyanti
Paulin Septirani Wardhana
Rully Aulia Syafira
Salsabila Azra Yuniar
Sefira Tsalsa Naimah
Shalom Junio Chrisnanta
Silvi Iyusnita
Stefani Lovita Sari
Yunita Kumalasari
INSTRUMEN PENILAIAN XI LOGAM 1
Nama Kerja Sama Ketepatan Hasil Kerja
1 2 3 1 2 3 1 2 3
M. Solefudin
Moch. Chesa Wanda Febrian Abd. Fatah Firmansyah
Abdullah Charis Abel Saputra Achmad Fauzi
Achmad Maulana Mahdavika Putra Adi Bagus Prastyo
Adithya Bagus Purnama Aditya Lesmana Aditya Dwi Supriadinata
Aditya Nasution Agung Yoga Dwi Saputra
Ahmad Ghofur
Ahmad Novebrianto Syam Akbar Maulana Aldi Bayu Wicaksono Andika Candra Kilana
Andri Irfanianto Andrian Riza Zakaria
Desantoro Dwi Putra Endro Devani Hamdan Putra
INSTRUMEN PENILAIAN XI LOGAM 2
Nama Kerja Sama Ketepatan Hasil Kerja
1 2 3 1 2 3 1 2 3
Dwi Puji Raharjo Evan Aziez Dwi Syahputra
Figi Suprazogi Galih Bagus Rudianto Guntur Satria Samudra Halfi Agung Romadhon I Made Wima Setiawan
M Yusuf Pratama Michael Adi Putra
Miftakhul Ilmi Moch. Lutfi Alwasil
Moch. Muslikh
Moch. Nanang Aldo NUari Mochamad Rafi Maulana Mochammad Farichul Umam
Moh. Abdhillah Shofarudin
Kerja Sama
1. Memiliki etos kerjasama yang baik dalam kelompok
2. Kurang memiliki etos kerjasama yang baik dalam kelompok 3. Tidak memiliki etos kerjasama yang baik dalam kelompok
Hasil Kerja
1. Hasil kerja antara rentan nilai 8-10 2. Hasil kerja antara rentan nilai 4-7 3. Hasil kerja antara rentan nilai 0-3
Ketepatan
1. Ketepatan dalam menjawab pertanyaan lisan antara r entan nilai 8-10 2. Ketepatan dalam menjawab pertanyaan lisan antara rentan nilai 4-7 3. Ketepatan dalam menjawab pertanyaan lisan antara rentan nilai 0-3
Pemenuhan pertanyaan melingkupi unsur
1. Dapat menganalisis struktur dalam cerpen yang meliputi; (a) dapat mengetahui orientasi dari cerpen yang dikerjakan secara berkelompok, (b) dapat mengetahui komplikasi dari cerpen yang dikerjakan secara berkelompok, (c) dapat mengetahui resolusi dari cerpen yang dikerjakan secara berkelompok, dan (d) dapat mengetahui koda dari cerpen yang dikerjakan secara berkelompok.
KEGIATAN PEMBELAJARAN
Pada pertemuan kedua : Pendahuluan
- Guru mengecek kehadiran siswa
- Guru melakukan pengkondisian kelas untuk memulai pembelajaran - Guru melakukan penyampaian garis besar materi sebagai pembuka (alokasi waktu 10 menit)
Kegiatan Inti
- Menyampaiakan : guru menyampaikan materi tentang struktur dan kaidah teks cerita pendek
- Menanyakan : guru menanyakan kepada siswa tentang garis besar kepahaman tentang materi
- Mengkomunikasikan : siswa diminta guru untuk menyampaikan kepahaman garis besar tentang materi yang berupa sturktur dan kaidah teks cerita pendek (alokasi waktu 70 menit)
Penutup
- Guru merefleksi kembali tentang materi yang perlu diulas sekilas
- Guru menyampaiakan tugas yang akan dikerjakan untuk pertemuan esok - Guru mengakhiri pertemuan dengan salam
(alokasi waktu 10 menit)
INSTRUMEN PENILAIAN DKV 1
Nama Kerja Sama Ketepatan Hasil Kerja
1 2 3 1 2 3 1 2 3
Ikhlas Sul Amal Dewi Ramadhani
Moh. Zein Andi Rachmansyah Achmad Dasya Mahda Viqiyah
Adi Duta Ramadhan
Ahmad Adrian Ivansyah Lubiantor Alifian Hafizhuddin Pratama
Anang Adji Rachmawan Andika Bagus Priambodo
Anggi Anggraeni Arif Adi Saputro Audi Gosa Mahruby Azhela Aulia Prasticha
Bayu Lesmana
Dewangga Affanta Abdillah Dicky Surya Priyambodo
Eko Abdi Syaputro Elda Rahma Ashari Elza Ariani Agustin Erlando Alif Wiranata Fadhila Fitri Widyastuty
Frezla Dinda Fitria
Imro’atul Mufidah
Indah Suci Rahmawati Inneke Kartika Imandari Intannia Mashita Dewi Saharani
Iqbal Muammar Rasyiq Irma Frissa Darmawanti
Kharisma Angelita Triana Lailia Nur Mahmudah Lintang Cahyaningtyas
M. Fairuz Huda
Shidqi Haidar Ma’arif
INSTRUMEN PENILAIAN DKV 2
Nama Kerja Sama Ketepatan Hasil Kerja
1 2 3 1 2 3 1 2 3
Putri Az Harul Launi
Rio Alfansa Maulidava Havianto
Robby Nugraha Pratama
Yehova Aldias Gervanius
Salvatore Cosmopolly Joelyano
M. Riyanando
Mahmudah Nur Hidayati
Maulana Setiawan
Mega Hosyana
Mega Rizkiana
Michelle Carissa
Miftaqul Janah
Mochammad Alfian Bagaskara
Mohammad Topan Pradana
Muhammad Asrori
Muhammad Rizky Firmansyah
Muhammad Umar Said
Nadya Abiyasa Putri
Naufal Revansyah Kurnia
Nizar Andriansyah
Nur Faizatur Rochmah
Nuriyah Shinta Febriyanti
Paulin Septirani Wardhana
Rully Aulia Syafira
Salsabila Azra Yuniar
Sefira Tsalsa Naimah
Shalom Junio Chrisnanta
Silvi Iyusnita
Stefani Lovita Sari
Yudha Arangga Syahputra
Yueren Putri Ivanya Daffa
Yunita Kumalasari
INSTRUMEN PENILAIAN XI LOGAM 1
Nama Kerja Sama Ketepatan Hasil Kerja
1 2 3 1 2 3 1 2 3
M. Solefudin
Moch. Chesa Wanda Febrian Abd. Fatah Firmansyah
Abdullah Charis Abel Saputra Achmad Fauzi
Adithya Bagus Purnama Aditya Lesmana Aditya Dwi Supriadinata
Aditya Nasution Agung Yoga Dwi Saputra
Ahmad Ghofur
Ahmad Novebrianto Syam Akbar Maulana Aldi Bayu Wicaksono Andika Candra Kilana
Andri Irfanianto Andrian Riza Zakaria
Dana Trianto
Desantoro Dwi Putra Endro Devani Hamdan Putra
INSTRUMEN PENILAIAN XI LOGAM 2
Nama Kerja Sama Ketepatan Hasil Kerja
1 2 3 1 2 3 1 2 3
Dwi Puji Raharjo Evan Aziez Dwi Syahputra
Figi Suprazogi Galih Bagus Rudianto Guntur Satria Samudra Halfi Agung Romadhon
I Made Wima Setiawan M Yusuf Pratama Michael Adi Putra
Miftakhul Ilmi Moch. Lutfi Alwasil
Moch. Muslikh
Moch. Nanang Aldo NUari Mochamad Rafi Maulana Mochammad Farichul Umam
Moh. Abdhillah Shofarudin
Kerja Sama
1. Memiliki etos kerjasama yang baik dalam kelompok
2. Kurang memiliki etos kerjasama yang baik dalam kelompok 3. Tidak memiliki etos kerjasama yang baik dalam kelompok
Hasil Kerja
1. Hasil kerja antara rentan nilai 8-10 2. Hasil kerja antara rentan nilai 4-7 3. Hasil kerja antara rentan nilai 0-3
Ketepatan
1. Ketepatan dalam menjawab pertanyaan lisan antara rentan nilai 8-10 2. Ketepatan dalam menjawab pertanyaan lisan antara rentan nilai 4-7 3. Ketepatan dalam menjawab pertanyaan lisan antara rentan nilai 0-3
Pemenuhan pertanyaan melingkupi unsur
1. Dapat mengetahui kaidah dan ciri dari cerpen yang meliputi; (a) siswa dapat mengetahui tokoh dalam cerpen yang dikerjakan secara berkelompok dengan disertai bukti otentik berupa adegan atau kegiatan dalam cerpen yang menjadi penguat, (b) siswa dapat mengetahui penokohan/perwatakan dalam cerpen yang dikerjakan secara berkelompok dengan disertai bukti otentik berupa adegan atau kegiatan dalam cerpen yang menjadi penguat, (c) siswa dapat mengetahui tema dalam cerpen yang dikerjakan secara
berkelompok dengan disertai bukti otentik berupa kejadian yang dapat menjadi dasar penguat menentukan tema, (d) siswa dapat mengetahui amanat dalam cerpen yang dikerjakan secara berkelompok disertai bukti otentik berupa gambaran yang menjadi dasar penguat m enentukan amanat, (e) siswa dapat mengetahui latar yang diantaranya latar tempat, latar waktu, dan latar suasana dalam cerpen yang dikerjakan secara berkelompok dengan diperkuat bukti otentik berupa kutipan dalam cerpen yang dapat menjadi dasar penguat menentukan latar, dan yang terakhir (f) siswa dapat menentukan gaya bahasa dalam cerpen yang