LAPORAN AKHIR P2M PENERAPAN IPTEKS

51  Download (0)

Teks penuh

(1)

LAPORAN AKHIR

P2M PENERAPAN IPTEKS

PELATIHAN PENULISAN KARYA ILMIAH MENGGUNAKAN

APLIKASI PENGOLAH KATA UNTUK GURU-GURU

SMA NEGERI 1 DAWAN DI KABUPATEN KLUNGKUNG

Kadek Yota Ernanda Arianto, S.Kom.,M.T./ 197803242005011001 Ni Wayan Marti, S.Kom.,M.Kom./ 19771128 200112 2 001

Dr. Komang Setemen, S.Si.,M.T./19760315 200112 1 002

Dibiayai dari Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Universitas Pendidikan Ganesha

dengan Nomor SPK : 18/UN48.16/PM/2016 Tanggal 25 Februari 2016

UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

NOPEMBER 2016

(2)
(3)

DAFTAR ISI

Halaman

LEMBAR PENGESAHAN ... ii

DAFTAR ISI... iii

DAFTAR GAMBAR ... iv

DAFTAR TABEL... v

BAB I PENDAHULUAN ... 1

1.1 Latar Belakang ... 1

1.2 Analisis Situasi ... 2

1.3 Identifikasi dan Perumusan Masalah ... 4

1.4 Tujuan Kegiatan ... 4

1.5 Manfaat Kegiatan ... 4

BAB II METODE PELAKSANAAN ... 6

2.1 Metode Kegiatan ... 6

2.2 Kerangka Pemecahan Masalah ... 7

2.3 Rancangan Evaluasi ... 8

BAB III HASIL DAN PEMBAHASAN ... 10

3.1 Hasil Kegiatan... 10

3.2 Pembahasan ... 11

DAFTAR PUSTAKA ... 17

LAMPIRAN... 19

LAMPIRAN 1. MATERI PELATIHAN ... 19

(4)

DAFTAR GAMBAR

Halaman

Gambar 2.1. Skema alur kerja pemecahan masalah ... 7

Gambar 3.1 Suasana pembukaan kegiatan pelatihan ... 12

Gambar 3.2 Pemberian materi oleh narasumber ... 13

Gambar 3.3 Peserta sedang menyimak materi yang diberikan nara sumber ... 13

Gambar 3.4 Suasana kegiatan pelatihan pada pelaksanaan kegiatan ke-2 ... 14

(5)

DAFTAR TABEL

Halaman Tabel 2.1. Materi kegiatan pelatihan aplikasi pengolah kata ... 6 Tabel 2.2 Tabel daftar kriteria dan indikator pencapaian tujuan ... 8 Tabel 3.1 Hasil pengisian kuisioner butir ke-4 oleh peserta ... 16

(6)

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Perkembangan teknologi dan informasi dewasa ini semakin pesat. Seiring dengan kondisi tersebut, banyak bermunculan software-software paket aplikasi yang biasanya digunakan user untuk membuat / menyusun laporan atau karya ilmiah berbasis Komputer. Paket aplikasi yang umum digunakan user saat ini adalah aplikasi pengolah kata seperti Aplikasi pengolah katauntuk komputer dengan sistem operasi Windows, Open Office komputer dengan sistem operasi Linux atau lainnya. Aplikasi pengolah kata menyediakan banyak fitur untuk proses pengolahan kata terutama tata cara penulisan laporan atau karya ilmiah yang baik dan benar.

Saat ini, hampir setiap orang yang berkecimpung terutama dalam dunia pendidikan khususnya para guru dapat mengoperasikan dan menggunakan aplikasi pengolah kata dengan baik. Apalagi sekarang ini jika seorang guru akan mengajukan kenaikan pangkat dan golongan harus menyertakan karya ilmiah yang tentunya laporannya akan dibuat menggunakan aplikasi pengolah kata. Saat ini kebanyakan para guru dalam memanfaatkan aplikasi pengolah kata untuk penulisan karya ilmiahnya atau laporan lainnya hanya sebatas untuk proses editing and formatting

teks. Para guru tersebut belum sepenuhnya memanfaatkan fitur-fitur yang tersedia pada aplikasi pengolah kata terutama fitur References yang berfungsi untuk menghasilkan penulisan sebuah laporan atau karya ilmiah yang benar, mudah, cepat dan valid. Fitur References berisi fasilitas tentang pengaturan daftar isi otomatis (Table of content), pengelolaan referensi tulisan (Footnotes), pengelolaan kutipan dan daftar pustaka (Citation & Bibliography), dan fasilitas untuk menyisipkan keterangan mengenai gambar atau ilustrasi yang terdapat dalam dokumen (Caption).

Dari uraian latar belakang di atas, maka perlu diadakannya pelatihan pemanfaatan fitur-fitur aplikasi pengolah kata dalam penulisan karya ilmiah untuk para guru agar mereka lebih mudah dan cepat dalam menyelesaikan karya ilmiahnya. Selain itu penulisan karya ilmiah yang dihasilkan memiliki tingkat kebenaran dari sisi rujukan pustaka yang sesuai, penulisan sitasi, daftar isi sesuai dengan judul maupun sub judul laporan serta posisi dari nomor halamannya juga benar.

(7)

1.2 Analisis Situasi

Saat ini para guru dituntut untuk membuat tulisan berupa karya ilmiah untuk kebutuhan memperoleh sertifikat pendidik atau lebih dikenal dengan istilah sertifikasi guru. Selain itu, dalam proses pengajuan kenaikan pangkat dan jabatan menuju golongan IIId ke atas, seorang guru juga diharuskan untuk mengumpulkan sejumlah angka kredit dari berbagai unsur yang dipersyaratkan. Salah satu unsur yang menjadi persyaratan adalah pada Sub Unsur Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan dengan jenis kegiatan publikasi ilmiah.

Terkait dengan penulisan karya ilmiah yang terpublikasi, banyak guru yang memiliki kemampuan menyusun karya ilmiah dengan menggunakan aplikasi pengolah kata hanya sebatas proses editing and formatting teks saja. Seperti halnya yang terjadi pada guru di SMA Negeri 1 Dawan. Berdasarkan hasil observasi yang diperoleh, bahwa saat ini aplikasi pengolah kata hanya digunakan sebatas untuk mengetik, memformat tulisan dan mengedit saja oleh para guru di SMA Negeri 1 Dawan ini. Mereka belum sepenuhnya dapat memanfaatkan semua fasilitas yang disediakan oleh Aplikasi pengolah kata. Apalagi untuk membuat sebuah tulisan ilmiah yang cepat, mudah dan benar dari sisi tata tulisnya, harus dibutuhkan pengetahuan dan penguasaan yang baik mengenai pemanfaatan semua fitur yang tersedia pada Aplikasi pengolah kata. Sebenarnya untuk pengelolaan penulisan sebuah laporan atau karya ilmiah, Aplikasi pengolah kata telah menyediakan fitur khusus pada menu References. Adapun fasilitas yang disediakan pada fitur ini adalah fasilitas mengenai pengelolaan daftar isi otomatis (Table of content), pengelolaan referensi tulisan (Footnotes), pengelolaan kutipan dan daftar pustaka (Citation & Bibliography), dan fasilitas untuk menyisipkan keterangan mengenai gambar atau ilustrasi yang terdapat dalam dokumen (Caption). Dengan memanfaatkan fitur-fitur yang disediakan aplikasi pengolah kata secara maksimal, para guru dapat menyelesaikan karya ilmiahnya dengan lebih cepat, dipermudah dan dengan tata tulis yang benar.

Berdasarkan hasil pencermatan pada salah satu karya ilmiah yang dihasilkan oleh guru di SMA Negeri 1 Dawan, terlihat bahwa tata tulis karya ilmiah tersebut masih kacau. Banyak terdapat kesalahan seperti tata cara pengutipan pustaka / penulisan sitasi belum sepenuhnya benar, format penulisan daftar pustaka tidak

(8)

teratur, antara kutipan dengan daftar pustaka tidak sinkron dan beberapa jenis kesalahan tata tulis lainnya. Terlihat juga ketidaksinkronan antara daftar isi dengan judul ataupun sub judul pada isi karya ilmiah. Daftar isi dibuat secara manual dengan memanfaatkan fasilitas Tabs Stop yang juga disediakan pada aplikasi pengolah kata.

Kelemahan dari penggunaan Tabs Stop dalam pembuatan daftar isi ini adalah guru harus mencetak (printing) dulu isi seluruh tulisan dilanjutkan dengan menandai seluruh judul/sub judul isi sekaligus nomor halaman yang bersesuaian. Setelah itu baru bisa menulis daftar isinya pada lembar daftar isi. Menggunakan cara ini, ada kemungkinan guru melakukan kesalahan ketik atau penulisan nomor halaman yang tidak sesuai dengan judul/sub judul. Untuk penyempurnaan sebuah karya ilmiah yang akan dipublikasikan pada sebuah jurnal/proseding atau buku kumpulan artikel lainnya, sudah tentu karya tersebut harus melalui proses revisi juga. Ketika proses revisi dilakukan yang sudah barang tentu akan berdampak pada beberapa perubahan seperti tata letak isi karya ilmiah, perubahan nama judul/sub judul, perubahan posisi nomor halaman, kemungkinan ada penambahan atau pengurangan sub judul dan lain sebagainya. Akibat perubahan tersebut, guru akan kembali melakukan penyusunan daftar isi baru secara manual lagi. Hal tersebut pastinya akan membutuhkan waktu lebih lama untuk menyelesaikan penulisan karya ilmiah tersebut. Hal yang sama bisa terjadi pada penyusunan daftar pustaka, terkadang format penulisannya tidak seragam dan tidak sesuai dengan aturan. Sehingga dapat mengakibatkan tidak adanya sinkronisasi antara penulisan kutipan pustaka dengan daftar pustakanya.

Dari beberapa permasalahan tersebut, akan berdampak pada proses penyelesaian karya ilmiah oleh guru menjadi lebih lambat, membutuhkan waktu yang lebih lama dengan tingkat kebenaran karya yang rendah dari sisi tata tulisnya. Untuk itu, maka sangat perlu untuk diadakannya pelatihan penulisan karya ilmiah menggunakan aplikasi pengolah kata untuk guru di SMA Negeri 1 Dawan di kabupaten Klungkung. Dengan pelatihan tersebut, diharapkan dapat membantu mempercepat proses penyelesaian karya ilmiah dengan tata tulis yang benar sehingga dapat membantu mempercepat proses kenaikan pangkat dan jabatan guru di SMA Negeri 1 Dawan.

(9)

1.3 Identifikasi dan Perumusan Masalah

Berdasarkan pada analisis situasi di atas terlihat bahwa pemanfaatan fitur pada aplikasi pengolah kata dalam penulisan karya ilmiah oleh guru di SMA Negeri 1 Dawan masih rendah. Sehingga berpengaruh pada proses penyelesaian karya ilmiahnya yang lebih lambat dengan beberapa penulisan dokumen yang salah atau kurang valid. Berdasarkan identifikasi masalah di atas, maka permasalahan yang dihadapi para guru di SMA Negeri 2 Dawan dapat diformulasikan sebagai berikut:

- Para guru di SMA Negeri 1 Dawan belum menguasai cara penulisan karya ilmiah yang baik dan benar dengan menggunakan aplikasi pengolah kata.

- Para guru SMA Negeri 1 Dawan belum mengenal dan menguasai cara menggunakan fitur References untuk membuat pengelolaan daftar isi otomatis, daftar pustaka serta penulisan kutipan pustaka yang benar dan otomatis.

1.4 Tujuan Kegiatan

Tujuan yang hendak dicapai melalui kegiatan ini adalah:

(a) Memberikan pengetahuan kepada para guru SMA Negeri 1 Dawan mengenai penggunaan aplikasi pengolah kata untuk penulisan karya ilmiah yang baik dan benar.

(b) Mengenalkan kepada para guru SMA Negeri 1 Dawan mengenai jenis fitur-fitur aplikasi pengolah kata terutama fitur references untuk penulisan karya ilmiah. (c) Meningkatkan keterampilan para guru di SMA Negeri 1 Dawan dalam

menggunakan fitur-fitur aplikasi pengolah kata untuk penulisan karya ilmiah sehingga para guru dapat menghasilkan karya ilmiah dengan tata tulis yang benar, valid dan cepat.

1.5 Manfaat Kegiatan

Manfaat yang akan diperoleh dari kegiatan ini adalah:

(a) Dengan dilaksanakannya program pelatihan penggunaan aplikasi pengolah kata untuk penulisan karya ilmiah, diharapkan dapat meningkatkan keterampilan yang dimiliki oleh para guru SMA Negeri 1 Dawan. Sehingga dapat

(10)

memanfaatkan secara maksimal fasilitas yang disediakan aplikasi pengolah kata dalam penulisan karya ilmiah yang cepat, valid dan benar.

(b) Dapat membantu mempercepat proses penyelesaian karya ilmiah dengan tata tulis yang baik, benar, dan valid untuk para guru SMA Negeri 1 Dawan sehingga proses pengajuan kelengkapan kenaikan pangkat dan jabatan bisa dipercepat.

(11)

BAB II METODE PELAKSANAAN

2.1 Metode Kegiatan

Mengacu pada fokus masalah dan tujuan dari kegiatan ini, maka metode yang dikembangkan adalah metode pelatihan terprogram dengan memberikan prioritas yang lebih besar dalam praktik dibandingkan dengan teori. Program pelatihan ini akan dilakukan secara terjadwal di satu lokasi yang telah disepakati oleh para guru dan tim pelaksana. Pola pelatihan yang diberikan adalah pola 30 jam dengan alokasi waktu kurang lebih 8 jam setiap pertemuan selama 3 (tiga) minggu. Pelatihan akan diberikan pada akhir pekan atau hari sabtu supaya tidak mengganggu kegiatan rutin guru pada jam pelajaran. Karena biasanya pada hari Sabtu tersebut kegiatan yang dilakukan adalah kegiatan ekstrakurikuler di sekolah oleh siswa. Setelah itu akan dilakukan evaluasi terhadap materi yang diperoleh selama latihan. Para guru akan mendapat sertifikat sebagai penghargaan dalam mengikuti pelatihan. Adapun materi yang akan diberikan dapat dilihat pada tabel 1 berikut.

Tabel 2.1. Materi kegiatan pelatihan aplikasi pengolah kata

No. Materi Alokasi

Waktu (Jam)

1 Pengantar Aplikasi Pemrosesan Teks 2

2 Tutorial Pengaturan dan Penggunaan Halaman 3

3 Tutorial Pengaturan dan Penggunaan Heading 4

4 Tutorial Pengaturan dan Penggunaan Caption pada

Gambar dan Tabel 4

5 Tutorial Penggunaan Equations 4

6 Tutorial Pembuatan Referensi dan Rujukan 4

7 Tutorial Pembuatan Daftar Pustaka, Daftar Gambar dan

Daftar Tabel 3

8 Latihan Pengaturan dan Pembuatan Dokumen 6

(12)

2.2 Kerangka Pemecahan Masalah

Kegiatan Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah menggunakan aplikasi pengolah kata untuk guru-guru SMA Negeri 1 Dawan dilakukan dengan pendekatan kontekstual. Pendekatan ini akan diawali dengan orientasi lapangan, dilanjutkan dengan identifikasi masalah, studi literatur, pelaksanaan pelatihan, dan evaluasi keberhasilan kegiatan. Secara skematis alur kerja pemecahan masalah dalam kegiatan ini, dapat dilihat pada gambar 1.

Kegiatan dalam rangka meningkatkan keterampilan menggunakan aplikasi pengolah kata dalam penulisan karya ilmiah ini akan dilakukan program pelatihan secara terjadwal dengan memberikan porsi yang lebih banyak pada praktik dibandingkan dengan teori. Melalui praktik ini, diharapkan para guru SMA Negeri 1 Dawan dapat lebih banyak menyerap keterampilan yang diberikan (learning by doing).

Kegiatan akan diawali dengan melakukan pembuatan jadwal yang visibel dan bisa disepakati oleh para guru SMA Negeri 1 Dawan, kemudian dilanjutkan dengan pemberian wawasan dengan sistem ceramah kepada para guru di satu lokasi

Studi Pendahuluan PELATIHAN Identifikasi Masalah Studi Literatur Ceramah Simulasi Evaluasi

(13)

pelatihan yang telah disepakati bersama secara terjadwal. Pelatihan pemanfaatan aplikasi pengolah angka dalam penulisan karya ilmiah yang diberikan kepada para guru SMA Negeri 1 Dawan akan dilihat hasilnya secara periodik. Pada saat dilakukan pelatihan, uji coba oleh para guru, dan di akhir pelatihan yang telah dijadwalkan, akan dilakukan evaluasi untuk melihat keterampilan dari masing-masing guru dalam hal penggunaan fitur-fitur aplikasi pengolah kata dalam penulisan karya ilmiah. Dalam evaluasi ini juga akan diberikan sertifikat sebagai sebuah penghargaan tentang keterampilan pemanfaatan aplikasi pengolah kata yang dimiliki oleh masing-masing guru. Peningkatan keterampilan pemanfaatan fitur-fitur aplikasi pengolah kata para guru harus dilakukan secara berkesinambungan. Para guru diharapkan proaktif untuk melatih sendiri penggunaan fitur-fitur aplikasi pengolah kata yang didapat pada saat pelatihan untuk aktivitas setiap melakukan penulisan karya ilmiah atau laporan. Dengan demikian, diharapkan keterampilan pemanfaatan fitur-fitur aplikasi pengolah kata yang dimiliki terus meningkat.

2.3 Rancangan Evaluasi

Setelah program ini terlaksana, maka untuk mengukur tingkat keberhasilan dari keseluruhan rangkaian kegiatan tersebut, akan dilakukan evaluasi pada rentang proses dan akhir kegiatan, yaitu pada saat dilakukan pada akhir pelatihan. Kegiatan evaluasi ini akan melibatkan dosen-dosen jurusan Manajemen Informatika Undiksha di Singaraja.

Kriteria dan indikator pencapaian tujuan dan tolak ukur yang digunakan untuk menjustifikasi tingkat keberhasilan kegiatan dapat dijabarkan pada tabel 2 sebagai berikut:

Tabel 2.2 Tabel daftar kriteria dan indikator pencapaian tujuan No. Jenis Data Sumber

Data Indikator Kriteria Keberhasilan Instrumen 01. Pengetahuan tentang fitur aplikasi pengolah kata Guru Pengetahuan Guru Terjadi perubahan yang positif terhadap pengetahuan terhadap fitur aplikasi pengolah kata Pedoman wawancara

(14)

Guru dalam memanfaatkan fitur aplikasi pengolah kata untuk penulisan karya ilmiah Guru perubahan yang positif terhadap keterampilan Guru wawancara dan Format Observasi 03. Kemampuan dan keterampilan Guru dalam memanfaatkan fitur aplikasi pengolah kata untuk penulisan karya ilmiah Guru Kemampuan dan keteram-pilan Guru Terjadinya perubahan kemampuan dan keterampilan pada Guru Pedoman wawancara dan Format Observasi

(15)

BAB III HASIL DAN PEMBAHASAN

3.1 Hasil Kegiatan

Pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dalam bentuk Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah Menggunakan Aplikasi Pengolah Kata untuk Guru-Guru SMA Negeri 1 Dawan Di Kabupaten Klungkung berjalan dengan baik dan lancar. Kegiatan diawali dengan sosialisasi yang dilakukan pada awal bulan Juni. Sedangkan kegiatan pelatihannya dilaksanakan pada bulan Juli sebanyak 3 kali pertemuan yang diambil pada setiap hari Sabtu, yaitu pada tanggal 16, 23, dan 30 Juli 2016 sesuai kesepakatan yang telah didiskusikan pada saat soasialisasi kegiatan dengan Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Dawan. Pola kegiatan pelatihan yang diberikan adalah pola 30 jam dengan memberikan porsi pelaksanaan praktik yang lebih banyak. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan di SMA Negeri 2 Dawan yang berlokasi di Desa Gunaksa Kecamatan Dawan Kabupaten Klungkung dengan jarak kira-kira 93,5 Km dari Undiksha.

Pada saat pelaksanaan kegiatan pelatihan ini, para guru sangat antusias untuk mengikuti kegiatan. Jumlah peserta yang sebelumnya diminta sebanyak 20 orang, ternyata yang datang mengikuti kegiatan lebih dari itu. Aplikasi pengolah kata yang digunakan sebagai sarana pelatihan adalah Microsoft Word, karena para guru cenderung terbiasa menggunakan aplikasi tersebut.

Adapun materi yang diberikan pada kegiatan pelatihan adalah :  Materi yang diberikan pada kegiatan pertama adalah

1. Pengetahuan teori mengenai pemanfaatan fitur-fitur pada menu

references.

2. Praktik dalam pengaturan nomor halaman untuk sebuah karya ilmiah yang disimpan dalam satu file yang berisi bagian sampul dengan halaman depan, halaman isi, dan halaman daftar pustaka.

3. Praktik pemasangan Style untuk pembuatan Table of Content

4. Praktik pembuatan Table of Figure untuk menampilkan daftar gambar secara otomatis dan Table of table untuk menampilkan daftar tabel secara otomatis.

(16)

5. Praktik melakukan Insert Citation untuk membuat daftar sitasi/rujukan otomatis.

6. Praktik membuat daftar pustaka otomatis (Bibliogrphy).

 Kegiatan di pertemuan kedua dan ketiga merupakan kegiatan pendampingan. Pada kegiatan tersebut, para guru membawa contoh artikel yang dimiliki untuk diperbaiki format penulisannya dengan memanfaatkan fitur yang berguna untuk penulisan karya ilmiah yang ada pada aplikasi pengolah kata yaitu fitur pada menu References

Detil materi dapat dilihat pada Lampiran 2.

Dari pelaksanaan kegiatan pengabdian selama tiga kali pertemuan di SMA Negeri 1 Dawan yang diikuti oleh para guru setempat memberikan hasil sebagai berikut :

 Pengetahuan para guru bertambah mengenai kegunaan fitur-fitur pada menu

References yang ada pada Microsoft Word yang selama ini kurang dikuasai dan kurang dimengerti manfaatnya.

 Keterampilan para guru bertambah mengenai cara menggunakan fitur-fitur pada menu References dalam pengaturan tata tulis karya ilmiah.

 Para guru menghasilkan artikel dengan format penulisan yang baik dan benar dengan menggunakan fitur References.

 Contoh artikel dari salah satu guru yang format penulisannya telah memanfaatkan fitur References dapat dilihat pada lampiran.

 Dari pantauan selama kegiatan, sebagian besar guru dapat mengikuti pelatihan dengan baik dan lancar, karena mengingat para guru yang hadir mayoritas para guru muda yang telah memiliki kemampuan IT yang baik. Di akhir kegiatan, para peserta diminta untuk mengisi kuisioner yang disebarkan oleh panitia. Adapun bentuk kuisioner yang sebarkan dapat dilihat pada Lampiran 3.

3.2 Pembahasan

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dengan judul Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah Menggunakan Aplikasi Pengolah Kata untuk Guru-Guru SMA Negeri 1 Dawan Di Kabupaten Klungkung diawali dengan kegiatan sosialisasi. Pada saat sossialisasi, tim pelaksana bertemu langsung dengan Kepala Sekolah SMA Negeri 2

(17)

permintaan jumlah peserta, peminjaman tempat untuk pelaksanaan kegiatan di sekolah bersangkutan dan penetapan aplikasi pengolah kata yang akan digunakan untuk memperlancar jalannya pelatihan. Sesuai dengan hasil diskusi yang dilakukan pada saat sosialisasi, Pelaksanaan kegiatan pelatihan penulisan karya ilmiah menggunakan aplikasi pengolah kata untuk Guru-Guru SMA Negeri 1 Dawan Di Kabupaten Klungkung dilaksanakan pada bulan Juli sebanyak 3 kali pertemuan. Kegiatan dilaksanakan pada setiap hari sabtu pada minggu ke-2, ke-3 dan ke-4 yaitu pada tanggal 16, 23, dan 30 Juli 2016. Kegiatan dilaksanakan pada hari Sabtu dengan alasan supaya tidak mengganggu kegiatan rutin guru pada jam pelajaran. Karena biasanya pada hari Sabtu tersebut kegiatan yang dilakukan adalah kegiatan ekstrakurikuler di sekolah oleh siswa.

Kegiatan pelatihan terlaksana dengan lancar. Awalnya peserta yang diminta adalah sebanyak 20 orang, akan tetapi pada saat pelaksanaan peserta yang hadir lebih dari jumlah yang ditetapkan. Para guru sangat tertarik terhadap kegiatan tersebut. Ada beberapa guru mengatakan bahwa kegiatan seperti ini baru pertama kali telaksana di sekolah SMA Negeri 1 Dawan dengan tim pelaksana dari Undiksha. Di hari pertama kegiatan diawali dengan acara pembukaan dengan pemberian pengantar dari ketua tim pelaksana dan dibuka oleh wakil kepala sekolah bagian kurikulum. Adapun suasana pembukaan dapat dilihat pada Gambar 3.1 berikut.

(18)

Berikutnya kegiatan dilanjutkan dengan pemberian materi oleh narasumber yang berkompetensi di bidang terkait (Gambar 3.2 dan Gambar 3.3).

Gambar 3.2 Pemberian materi oleh narasumber

(19)

Kegiatan dilaksanakan dengan pemberian materi teori yang dilanjutkan dengan tanya jawab. Adapun detil materi terlampir. Para guru sangat antusias mengikuti kegiatan pelatihan tersebut. Sebangian besar mengatakan bahwa dengan pemberian materi ini, baru mereka mengetahui bahwa Microsoft Word memiliki fasilitas untuk pengaturan format penulisan karya ilmiah yang baik dan benar. Selama ini para guru tidak mengetahui mengenai pemanfaatan fitur References pada Microsoft Word.

Pada kegiatan kedua yang dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 23 Juli 2016, diisi dengan kegiatan pendampingan. Para guru diharapkan membawa contoh karya ilmiah yang format penulisannya akan diperbaiki dengan memanfaatkan fitur-fitur pada menu References. Adapun suasana kegiatan tersebut dapat dilihat pada Gambar 3.4.

Gambar 3.4 Suasana kegiatan pelatihan pada pelaksanaan kegiatan ke-2

Pada kegiatan ketiga yang dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 30 Juli 2016, juga diisi dengan kegiatan pendampingan (Gambar 3.5). Pada kesempatan ini, ada beberapa artikel guru yang dihasilkan dengan format penulisan yang baik dan benar dengan memanfaatkan fitur-fitur pada menu References. Adapun contoh karya ilmiah guru yang format penulisannya telah diperbaiki dapat dilihat pada Lampiran 3.

(20)

(a)

(b)

(21)

Diakhir pertemuan, para peserta diberikan kuisioner dan piagam perhargaan. Bentuk kuisioner terlampir. Pada saat mengisi kuisioner, peserta diminta untuk memberikan tanda centang pada pilihan jenis-jenis pelatihan yang dibutuhkan untuk dilaksanakan untuk mendukung kegiatan pembelajaran maupun untuk meningkatkan keterampilan para guru. Berikut ini adalah hasil dari pengisian kuisioner oleh peserta yaitu sebagai berikut.

Tabel 3.1 Hasil pengisian kuisioner butir ke-4 oleh peserta

Alternatif Pelatihan (Yang terdapat pada kuisioner)

Persentase Kebutuhan Peserta terhadap Jenis Pelatihan 1. Pengenalan fitur microsoft word untuk penulisan karya

ilmiah/buku

67%

2. Pengolahan nilai siswa menggunakan Excel 76%

3. Pemanfaatan fitur microsoft excel dalam pengolahan angka 62% 4. Pemanfaatan power point dalam meningkatkan minat belajar

siswa

76% 5. Pembuatan video singkat dengan movie maker 29% 6. Pemanfaatan fitur publisher untuk membuat poster

pengumuman, brosur, desain piagam dll

33% 7. Pemanfaatan e-learning dalam pembelajaran online 38% 8. Pembuatan dan penggunaan web blog untuk menyampaikan

ringkasan materi di kelas

43% 9. Pemanfaatan edmodo dalam pembelajaran online 24% Dari tabel di atas, alternatif jenis pelatihan yang lebih banyak dipilih oleh para guru adalah jenis pada butir 2 dan butir 4 dengan persentase pilihan adalah sebesar 76%. Dapat dikatakan bahwa, jenis pelatihan tersebut sangat urgen perlu diikuti guru untuk meningkatkan keterampilan para guru dalam hal pemberian pelatihan dengan materi excel untuk pengolahan nilai siswa dan pelatihan materi pemanfaatan Ms. Powerpoint dalam membuat materi pembelajaran untuk dapat meningkatkan minat belajar siswa di kelas.

(22)

DAFTAR PUSTAKA

Bilfaqih, Yusuf. 2008. “Menyusun Naskah Ilmiah Menggunakan MS Word 2007. Tersedia pada http://202.46.129.102/moodle/file.php/1/ Penulisan_Ilmiah dengan_MS_Word_2007.pdf, diakses pada 15 September 2014.

Dwiloka, Bambang & Rati Riana. 2005. Teknik Menulis Karya Ilmiah. Bandung : Penerbit Rineka Cipta

Fahrurrosi, 2012. “Melakukan Editing dan Formating Sederhana”. Tersedia pada http://teknikkomputerdankomunikasi.blogspot.com / 2012 / 11/ v-behaviorurldefaultvmlo.html, diakses pada 12 September 2014.

Hariwijaya, M. 2008. Pedoman Penulisan Ilmiah Proposal dan Skripsi. Yogyakarta : Tugu Publisher.

Istamaji , Tanpa Tahun. “Problem Kenaikan Pangkat Guru“ ,Tersedia pada

http://lampung.kemenag.go.id/file/ file/ARTIKEL/fhsx1429244551.pdf, diakses pada tanggal 12 April 2015.

Roqib, Mohammad. 2010. “Aplikasi pengolah kata2010: Fungsi Icon pada Tab References”. Tersedia pada http://sulpa.wordpress.com/2011/09/15/ microsoft-word-2010-fungsi-icon-pada-tab-references/, diakses pada 15 September 2014

Wahyu, Wibowo. 2001. Manajemen Bahasa Pengorganisasian Karangan Pragmatik dalam Bahasa Indonesia untuk Mahasiswa dan Praktisi Bisnis. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Wikipedia. 2013. “Perangkat Lunak Pengolah Kata”. Tersedia pada http://id.wikipedia.org/wiki/ Pengolah_kata, diakses pada 15 September 2014.

(23)
(24)

LAMPIRAN

LAMPIRAN 1. MATERI PELATIHAN

TUTORIAL PEMANFAATAN FITUR-FITUR MICROSOFT WORD DALAM PENYUSUNAN KARYA TULIS ILMIAH

Pengantar

Karya tulis ilmiah merupakan sebuah tulisan atau laporan yang memaparkan hasil kajian atau penelitian yang memenuhi kaidah dan etika keilmuan serta menggunakan bentuk dan bahasa ilmiah. Maka dari itu, karya tulis ilmiah harus memperhatikan tata cara atau aturan penulisan yang sesuai dengan ketentuan yang disepakati. Pada umumnya, karya tulis ilmiah terdiri atas bab pendahuluan, bab kajian pustaka, bab pembahasan, dan kesimpulan yang di dalamnya dapat berisi gambar, bagan, ilustrasi, dan tabel.

Karya tulis ilmiah dapat dibuat dengan bantuan aplikasi word processing seperti Microsoft Word. Fitur-fitur dasar Microsoft Word pada umumnya dikuasai oleh banyak orang. Namun pada kenyataannya belum banyak orang memanfaatkan fitur-fitur tingkat lanjut yang dapat digunakan untuk mempermudah penyusunan karya tulis ilmiah. Misalkan, bagaimana membuat daftar isi secara otomatis dan membuat rujukan atau daftar pustaka.

Pada tutorial ini akan dipelajari bagaimana menggunakan fitur-fitur Microsoft Word tingkat lanjut yang dapat digunakan untuk menyusun karya tulis ilmiah. Fitur-fitur yang akan dipelajari diantaranya:

1. Pengaturan dan penggunaan halaman; 2. Pengaturan dan penggunaan heading; 3. Pengaturan dan penggunaan caption; 4. Pembuatan Referensi dan Rujukan; 5. Penggunaan Equation; serta

6. Pembuatan daftar isi, daftar gambar dan daftar tabel; Pengaturan dan Penggunaan Halaman

Halaman muka pada umumnya memiliki format angka yang berbeda dengan halaman lainnya. Sebagai contoh, halaman muka menggunakan angka Romawi (i, ii, iii, iv) sedangkan halaman lainnya menggunakan angka desimal (1, 2, 3, 4, 5). Begitu juga pada halaman cover, biasanya tidak terdapat nomor halaman.

Pengaturan dan Pembuatan Halaman Muka Membuat Nomor Halaman Muka

Untuk membuat halaman muka, lakukan langkah-langkah berikut: 1) Pilih tab Insert lalu pilih menu Page Number.

(25)

2) Pada menu Page Number, pilih salah satu pilihan halaman yang tersedia.

3) Setelah itu, pilih tab Design di Header and Footer Tools, lalu pilih menu Page Number dan Format Page Numbers.

4) Pada jendela Page Number Format, pilih format angka yang ingin digunakan pada menu Number Format. Halaman muka pada umumnya menggunakan angka Romawi.

(26)

5) Tekan OK untuk selesai. Sekarang Setiap halaman sudah diberi nomor halaman dengan angka Romawi.

Menghapus Nomor Halaman pada Halaman Cover

Halaman cover pada umumnya tidak diberi nomor halaman. Berikut cara menghilangkan nomor halaman pada halaman muka:

1) Pilih tab Insert, lalu pilih menu Footer.

2) Pada menu Footer, pilih menu Edit Footer. Tab Design akan muncul secara otomatis.

3) Pada tab Design, centang pilihan Different First Page.

(27)

Pengaturan dan Pembuatan Halaman Isi

Pada halaman isi pada umumnya menggunakan nomor halaman yang berbeda dengan halaman muka.

Membuat Nomor Halaman Isi

Halaman isi menggunakan angka desimal dan dimulai dari halaman 1. Berikut langkah-langkah membedakan nomor halaman isi dengan halaman muka:

1) Taruh cursor pada halaman terakhir.

2) Pilih tab Page Layout, lalu pilih menu Breaks. Pada pilihan Section Breaks, pilih Next Page. Halaman baru akan ditambahkan di bawah halaman terakhir.

3) Pilih tab Insert, lalu pilih menu Page Number dan pilih salah satu format halaman yang ingin digunakan.

4) Jika dilihat, halaman tersebut masih menggunakan angka Romawi. Sedangkan angka yang diharapkan adalah angka desimal

(28)

5) Pada tab Design, hilangkan pilihan Link to Previous.

6) Pada tab yang sama, pilih menu Format Page Numbers dan pilih Format Page Numbers.

7) Pada jendela Page Number Format, pilih angka desimal pada pilihan Menu Format, dan pada pilihan Page Numbering, pilih Start at: dan isikan angka 1.

8) Sekarang halaman isi sudah menggunakan angka desimal dan dimulai dari halaman 1.

Mengganti Format Halaman Pertama

Beberapa dokumen menggunakan format halaman yang berbeda pada halaman pertama suatu bab. Sebagai contoh, nomor halaman pertama terletak di pojok kanan atas, sedangkan halaman lainnya terletak di tengah bagian bawah. Berikut langkah-langkahnya:

(29)

2) Setelah itu pilih menu Edit Footer/Edit Header.

3) Tab Design akan muncul secara otomatis. Centang pilihan Different First Page.

4) Pada tab yang sama, pilih menu Page Number lalu pilih salah satu format nomor halaman yang tersedia. Pada tutorial ini yang dipilih adalah Top of Page lalu Plain Number 3.

5) Sekarang nomor halaman pertama sudah terletak pada pojok kanan atas.

(30)

Pengaturan dan Penggunaan Heading

Heading digunakan untuk membuat penomeran suatu bab dan subbab-nya. Pada Microsoft Word 2007, bab disebut sebagai Heading 1, subbab pertama disebut Heading 2, subbab ketiga disebut Heading 3, dan seterusnya. Di bawah ini adalah contoh Heading:

Pengaturan Heading

Berikut ini adalah langkah-langkah dalam membuat format Heading:

1) Pada tab Home, pilih menu Multilevel List, lalu pilih Define New Multilevel List.

2) Pada jendela Define new Multilevel List, klik tombol More >>.

3) Untuk Heading 1:

a) Pada Click level to modify, pilih 1.

(31)

c) Hapus semua angka/karakter yang ada pada Enter formatting for number.

d) Pada pilihan Link level to style, pilih Heading 1. e) Terakhir, pada pilihan Start at ketik angka 1.

4) Untuk Heading 2:

a. Pada Click level to modify, pilih 2.

b. Pilih “1, 2, 3, …” pada pilihan Number Style for this level. c. Pada pilihan Include level number from, pilih Level 1

d. Pada Enter formatting for number, isikan tanda titik (“.”) diantara angka yang ada, sehingga isian tersebut menjadi “1.1”.

e. Pada pilihan Link level to style, pilih Heading 2. f. Pada pilihan Start at ketik angka 1.

g. Centang Restart list after, dan pilih Level 1.

5) Untuk Heading 3:

a. Pada Click level to modify, pilih 3.

b. Pilih “1, 2, 3, …” pada pilihan Number Style for this level.

c. Pada pilihan Include level number from, pilih Level 1. Setelah itu ulangi sekali lagi dan pilih Level 2.

d. Pada Enter formatting for number, isikan tanda titik (“.”) diantara angka yang ada, sehingga isian tersebut menjadi “1.1.1”.

(32)

e. Pada pilihan Link level to style, pilih Heading 3. f. Pada pilihan Start at ketik angka 1.

g. Centang Restart list after, dan pilih Level 2.

6) Untuk Heading 4:

a. Pada Click level to modify, pilih 4.

b. Pilih “1, 2, 3, …” pada pilihan Number Style for this level.

c. Pada pilihan Include level number from, pilih Level 1. Setelah itu ulangi sekali lagi dan pilih Level 2 dan Level 3.

d. Pada Enter formatting for number, isikan tanda titik (“.”) diantara angka yang ada, sehingga isian tersebut menjadi “1.1.1.1”.

e. Pada pilihan Link level to style, pilih Heading 4. f. Pada pilihan Start at ketik angka 1.

g. Centang Restart list after, dan pilih Level 3.

Merubah Style pada Heading

Untuk mengubah style Heading, ikuti langkah-langkah berikut:

(33)

2) Pada jendela Modify Style, anda dapat merubah format Heading yang anda inginkan. Sebagai contoh, pada tutorial ini huruf yang digunakan adalah Times New Roman, dengan ukuran 14, huruf tebal (bold), dan menggunakan rata tengah.

3) Lakukan hal serupa untuk Heading 2, Heading 3, dan seterusnya sesuai dengan keinginan.

Menggunakan Heading

Berikut adalah langkah-langkah dalam menggunakan Heading:

1) Untuk membuat Heading 1, blok teks bab yang ingin dijadikan Heading 1.

2) Pada tab Home, pilih Heading 1 pada pilihan Styles.

3) Untuk Heading 2, blok teks subbab yang ingin dijadikan Heading 2.

(34)

5) Ulangi langkah-langkah tersebut untuk bab dan subbab lainnya. Berikut adalah hasil dari penggunaan Heading.

Pengaturan dan Penggunaan Caption

Setiap gambar dan tabel pada sebuah dokumen pada umumnya berisi label atau caption. Sebagai contoh, label pada gambar terletak pada bagian bawah gambar, sedangkan label pada tabel terletak pada bagian atas tabel.

Membuat Caption pada Gambar

Berikut ini adalah langkah-langkah membuat caption pada gambar: 1) Klik gambar yang akan diisi caption.

2) Pada tab References pilih menu Insert Caption.

(35)

4) Pada jendela New Label, isikan label yang akan digunakan. Pada tutorial ini, lebel yang digunakan adalah “Gambar”. Klik OK untuk selesai.

5) Kembali di jendela Caption, klik tombol numbering.

6) Pada jendela Caption Numbering, pilih “1, 2, 3” pada pilihan format. Centang Include chapter number. Pada pilihan Chapter start with style pilih Heading 1, lalu pada pilihan Use Separator pilih “. (period)”. Klik OK untuk selesai.

7) Kembali ke jendela Caption, isikan label gambar pada bagian Caption. Pada pilihan Position pilih Below selected item agar label berada di bawah gambar. Terakhir hilangkan centang Exclude label from caption, lalu klik OK.

8) Sekarang gambar sudah berisi label yang disertai dengan nomor gambar tersebut. Ulangi langkah-langkah di atas pada gambar lainnya.

(36)

Membuat Caption pada Tabel

Berikut ini adalah langkah-langkah membuat caption pada tabel: 1) Klik tabel yang akan diisi caption.

2) Pada tab References pilih menu Insert Caption.

3) Pada jendela Caption, klik New Label.

4) Pada jendela New Label, isikan label yang akan digunakan. Pada tutorial ini, lebel yang digunakan adalah “Tabel”. Klik OK untuk selesai.

(37)

6) Pada jendela Caption Numbering, pilih “1, 2, 3” pada pilihan format. Centang Include chapter number. Pada pilihan Chapter start with style pilih Heading 1, lalu pada pilihan Use Separator pilih “. (period)”. Klik OK untuk selesai.

7) Kembali ke jendela Caption, isikan label tabel pada bagian Caption. Pada pilihan Position pilih Above selected item agar label berada di atas tabel. Terakhir hilangkan centang Exclude label from caption, lalu klik OK.

8) Sekarang tabel sudah berisi label yang disertai dengan nomor tabel tersebut. Ulangi langkah-langkah di atas pada tabel lainnya.

Pembuatan Referensi dan Rujukan

Penulisan referensi (daftar pustaka) dan rujukan dapat dilakukan secara otomatis menggunakan Microsoft Word. Berikut adalah langkah-langkahnya.

(38)

Menambahkan Referensi

Berikut ini adalah langkah-langkah dalam menambahkan referensi: 1) Pada tab reference, pilih menu Manage Source.

2) Pada jendela Source Manager, klik tombol New.

3) Pada jendela Create Source, centang Show All Bibliography Fields.

4) Pada bagian yang sama klik Edit.

5) Pada Jendela Edit Name, masukan nama dari penulis, lalu klik Add. Lakukan langkah ini untuk semua penulis.

(39)

6) Pada textbox Names, sekarang sudah berisi nama-nama pengarang. Klik OK untuk mengakhiri.

7) Kembali ke jendela Create Source, pilih tipe tulisan pada pilihan Type of Source.

8) Isikan semua informasi yang dibutuhkan. Field yang direkomendasikan untuk diisi adalah field yang berisi tanda * berwarna merah. Klik OK untuk mengakhiri. Lakukan langkah 2 sampai 8 jika ada referensi lain yang ingin ditambahkan.

9) Pada jendela Source Manager, pilih referensi yang ingin digunakan pada pilihan Master List, lalu klik Copy-> untuk menggunakan referensi tersebut.

(40)

Menambahkan Rujukan

Rujukan digunakan untuk merujuk penulis dari tulisan yang kita acu. Berikut adalah langkah-langkah pembuatannya:

1) Taruh pointer di text yang ingin diberi rujukan. Pada tab References, pilih menu Insert Citation, lalu pilih referensi yang diinginkan.

2) Teks yang dipilih akan secara otomatis berisi rujukan.

Membuat Daftar Pustaka

Daftar pustaka dapat dibuat secara otomatis jika referensi sudah ditambahkan. Berikut adalah langkah-langkah pembuatannya.

1) Pada tab References, pilih menu Style dan pilih salah satu style yang ada.

2) Untuk membuat daftar pustaka, pilih menu Bibliography dan pilih salah satu style yang diinginkan.

3) Daftar pustaka telah dibuat secara otomatis.

Pembuatan Daftar Isi, Daftar Gambar, dan Daftar Tabel

Pada halaman muka suatu dokumen pada umumnya berisi daftar isi, daftar gambar, dan daftar Tabel. Berikut cara membuatnya.

(41)

Membuat Daftar Isi

Berikut langkah-langkah dalam membuat daftar isi: 1) Buat satu halaman baru yang akan diisi daftar isi.

2) Pada tab References, pilih menu Table of Contents dan pilih Insert Table of Contents.

3) Pada jendela Table of Contents, pilih jenis tab yang ingin digunakan pada pilihan Tab leader. Centang pilihan Show page numbers dan Right align page numbers.

4) Pada bagian General, pilih format yang ingin digunakan. Pada pilihan Show level, pilih sejauh mana tingkatan subbab yang akan ditampilkan. Preview akan muncul di Print Preview. Klik tombol OK untuk selesai

(42)

5) Daftar isi akan muncul pada halaman daftar isi.

6) Ada kalanya dokumen yang ada ditambahkan, sehingga jumlah halaman maupun urutan halaman dapat berubah. Untuk memperbaikinya, klik kanan salah satu list di daftar isi lalu pilih Update Field.

Membuat Daftar Gambar

Berikut langkah-langkah dalam membuat daftar gambar: 1) Buat satu halaman baru yang akan diisi daftar gambar.

(43)

3) Pada jendela Table of Figure, centang Show page numbers dan Right align page numbers. Pada pilihan tab leader, pilih jenis tab yang ingin digunakan. Pada pilihan Caption Label, pilih Gambar untuk membuat daftar gambar. Centang pilihan Include label and number, dan klik OK.

4) Daftar gambar akan muncul di halaman Daftar Gambar.

5) Ada kalanya gambar ditambahkan, sehingga jumlah halaman maupun urutan halaman dapat berubah. Untuk memperbaikinya, klik kanan salah satu list di daftar gambar lalu pilih Update Field.

Membuat Daftar Tabel

Berikut langkah-langkah dalam membuat daftar tabel:

(44)

2) Pada tab References, pilih menu Insert Table of Figure.

3) Pada jendela Table of Figure, centang Show page numbers dan Right align page numbers. Pada pilihan tab leader, pilih jenis tab yang ingin digunakan. Pada pilihan Caption Label, pilih Tabel untuk membuat daftar tabel. Centang pilihan Include label and number, dan klik OK.

4) Daftar tabel akan muncul pada halaman Daftar Tabel.

5) Ada kalanya tabel ditambahkan, sehingga jumlah halaman maupun urutan halaman dapat berubah. Untuk memperbaikinya, klik kanan salah satu list di daftar tabel lalu pilih Update Field.

(45)

LAMPIRAN 2. Bentuk Kuisioner

KUISIONER PESERTA

Nama : ... NIP : ... Telepon/HP : ... 1. Apakah Anda sudah menerapkan penggunaan TI dalam proses pembelajaran?

Iya / Tidak

2. Sejauh mana Anda sudah menerapkan TI di sekolah ? (Misalnya : Presentasi/mengolah nilai, silahkan ditulis) Jawab :

3. Apa aplikasi yang pernah Anda gunakan? (silahkan lingkari, bisa lebih dari satu) a. Word Processing b. Excel c. Power Point d. Publisher e. SPSS f. Movie Maker g. E-learning h. Edmodo i. WebBlog j. Lainnya (tuliskan) : ________________________

4. Bentuk pelatihan TI seperti apa yang Anda inginkan untuk membantu di sekolah?

(Berikan tanda centang, Anda dapat memilih lebih dari satu) Centang

(√) Beberapa Alternatif Pelatihan

1. Pengenalan fitur microsoft word untuk penulisan karya ilmiah/buku 2. Pengolahan nilai siswa menggunakan Excel

3. Pemanfaatan fitur microsoft excel dalam pengolahan angka

4. Pemanfaatan power point dalam meningkatkan minat belajar siswa 5. Pembuatan video singkat dengan movie maker

6. Pemanfaatan fitur publisher untuk membuat poster pengumuman, brosur, desain piagam dll

7. Pemanfaatan e-learning dalam pembelajaran online

8. Pembuatan dan penggunaan web blog untuk menyampaikan ringkasan materi di kelas

(46)
(47)
(48)
(49)
(50)
(51)

Figur

Tabel 2.1. Materi kegiatan pelatihan aplikasi pengolah kata

Tabel 2.1.

Materi kegiatan pelatihan aplikasi pengolah kata p.11
Gambar 2.1. Skema alur kerja pemecahan masalah

Gambar 2.1.

Skema alur kerja pemecahan masalah p.12
Tabel 2.2  Tabel daftar kriteria dan indikator pencapaian tujuan  No.  Jenis Data  Sumber

Tabel 2.2

Tabel daftar kriteria dan indikator pencapaian tujuan No. Jenis Data Sumber p.13
Gambar 3.1 Suasana pembukaan kegiatan pelatihan

Gambar 3.1

Suasana pembukaan kegiatan pelatihan p.17
Gambar 3.3 Peserta sedang menyimak materi yang diberikan nara sumber

Gambar 3.3

Peserta sedang menyimak materi yang diberikan nara sumber p.18
Gambar 3.2 Pemberian materi oleh narasumber

Gambar 3.2

Pemberian materi oleh narasumber p.18
Gambar 3.4 Suasana kegiatan pelatihan pada pelaksanaan kegiatan ke-2

Gambar 3.4

Suasana kegiatan pelatihan pada pelaksanaan kegiatan ke-2 p.19
Gambar 3.5 Kegiatan pendampingan pelatihan penulisan karya ilmiah (a) dan (b)

Gambar 3.5

Kegiatan pendampingan pelatihan penulisan karya ilmiah (a) dan (b) p.20
Tabel 3.1 Hasil pengisian kuisioner butir ke-4 oleh peserta

Tabel 3.1

Hasil pengisian kuisioner butir ke-4 oleh peserta p.21

Referensi

Outline : Pembahasan

Pindai kode QR dengan aplikasi 1PDF
untuk diunduh sekarang

Instal aplikasi 1PDF di