1 1.1. Latar Belakang Masalah
Di era globalisasi ini cepatnya penerimaan informasi sangat penting bagi perusahaan-perusahaan agar dapat meningkatkan kompetensi dan kinerja.
Informasi tersebut dapat berupa informasi penjualan, pembelian, keuangan dan sebagainya, yang dibutuhkan oleh user dari suatu perusahaan dari berbagai server basis data di mana pun dan kapan pun.
Perusahaan yang memiliki cabang di berbagai tempat dengan jarak yang cukup jauh akan mengalami kesulitan dalam hal ketersediaan data (availability) dari keseluruhan cabang. Jika masing-masing cabang memiliki basis datanya sendiri-sendiri dan tidak terintegrasi antara satu dengan yang lainnya maka analis perusahaan tidak dapat memberikan suatu keputusan yang baik. Belum lagi munculnya masalah di mana adanya kemungkinan server yang gagal atau down yang menyebabkan data tidak dapat diakses oleh user atau bila penuhnya traffic pada jaringan yang menyebabkan jaringan menjadi lambat.
Begitu pula halnya dengan sales, mereka akan mengalami kesulitan dalam menyelesaikan suatu transaksi bila data yang dibutuhkan tidak dapat diperoleh atau diakses pada saat itu juga. Padahal sales selalu dalam perjalanan dan tidak selalu terkoneksi dengan basis data server (menggunakan laptop).
Jarak, server dan network merupakan permasalahan dalam pengumpulan atau pelaksanaan transaksi manipulasi data dan query. Hal ini melatarbelakangi kebutuhan perusahaan akan suatu sistem basis data yang dapat memecahkan permasalahan tersebut supaya proses transaksi manipulasi data dan query yang diminta dapat dijalankan dalam waktu yang cepat dan akurat, serta terjamin ketersediaan datanya.
Teknologi sistem basis data terdistribusi hadir dalam mengatasi permasalahan di atas. Dengan berkembangnya teknologi ini maka setiap vendor basis data saling bersaing dalam mewujudkan basis data yang terdistribusi pada
produk basis data yang dihasilkannya, agar tercipta rasa puas dari para pelanggan.
Setiap vendor basis data terdistribusi memiliki solusi replikasi yang dapat digunakan untuk melakukan implementasi sistem terdistribusi. Saat ini beberapa vendor basis data telah menciptakan teknologi basis data terdistribusi yang telah
beredar di pasaran software, di antaranya:
a. Microsoft dengan SQL Server, yang hanya dapat dijalankan pada sistem operasi berbasis Windows.
b. Oracle Server, yang dapat dijalankan pada sistem operasi Windows, LINUX dan UNIX.
c. IBM DB2, yang dapat dijalankan pada sistem operasi Windows, LINUX, UNIX dan OS/2.
d. Sybase Adaptive Server, yang dapat dijalankan pada operasi Windows, LINUX dan UNIX.
Dengan banyaknya produk basis data maka diperlukan suatu penelitian dan perbandingan teknologi antar produk tersebut sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
1.2. Tujuan Tugas Akhir
a. Mempelajari, mendalami serta mempraktekkan atau merancang sistem basis data yang terdistribusi untuk meningkatkan performance basis data, meminimalkan traffic network, menjamin ketersediaan data/availability dan respond time yang tinggi sehingga perusahaan dapat memperoleh data yang
diinginkan dengan cepat, efisien, akurat dan optimal.
b. Membandingkan penerapan, kemampuan dan teknologi sistem basis data terdistribusi pada database engine SQL Server 2000 dan Oracle 9i.
c. Membuat aplikasi penjualan (Sales Force Automation) yang diimplementasikan pada mobile user (dalam laptop) untuk dapat memanfaatkan teknologi basis data terdistribusi ini semaksimal mungkin.
1.3. Perumusan Masalah
Pada Tugas Akhir ini akan dibuat suatu sistem basis data terdistribusi yang diterapkan khusus pada aplikasi penjualan (Sales Force Automation). Sebab
pada realisasinya di dunia bisnis saat ini, divisi penjualan adalah divisi yang paling banyak melakukan proses manipulasi data pada berbagai tempat/cabang. Di mana masing-masing cabang memiliki sales yang tidak selalu terkoneksi dengan basis data pusat (menggunakan laptop), padahal data yang dibawa harus selalu up- to-date pada waktu tertentu.
Sistem basis data terdistribusi perlu diterapkan pada sistem yang memiliki server basis data lebih dari satu dan selalu melakukan Online Transaction Processing (OLTP) serta dalam lokasi yang saling berjauhan. Untuk
lebih mengerti mengenai sistem basis data terdistribusi dapat dilihat pada contoh kasus, misalkan terdapat beberapa basis data server pada site yang berbeda seperti terlihat pada gambar 1.2.
Gambar 1.1. Contoh Kasus Sistem Basis Data Terdistribusi
Pada Gambar 1.1. server A membutuhkan data dari server B dan C.
Sedangkan server B membutuhkan data dari server A dan C, begitu pula dengan server C yang membutuhkan data dari server A dan B. Ketiga server ini saling
membutuhkan satu dengan yang lainnya, padahal lokasi server tersebut terletak di kota yang berlainan. Pada contoh ini, koneksi jaringan antar server dengan server yang lainnya hanya dengan fasilitas modem. Apabila menggunakan cara konvensional dengan fasilitas yang ada, dengan mengirim file basis data secara manual ke server lain maka timbul berbagai kendala diantaranya:
A
B C
a. Lamanya pengiriman data, sebab hanya menggunakan fasilitas modem padahal data yang dikirim sangat banyak.
b. Apabila ada server yang gagal (down) maka proses tidak dapat dilanjutkan.
c. Pada saat pengiriman data terjadi operasi update, ini menyebabkan sinkronisasi data menjadi kacau.
d. Membutuhkan biaya yang banyak untuk koneksi line modem.
Dari contoh ini dapat disimpulkan bahwa dibutuhkan suatu sistem untuk sharing basis data dengan cara semudah mungkin dan seaman mungkin hanya
dengan fasilitas network yang minim. Sistem tersebut adalah basis data terdistribusi yang akan:
a. Meningkatkan akses pada data.
b. Memudahkan cara sharing data.
c. Meningkatkan performance.
d. Melokalisasi data supaya dekat dengan user yang membutuhkan.
e. Menyediakan data yang dapat dipercaya (reliability)
Sistem basis data terdistribusi dapat diimplementasikan dengan database engine SQL Server 2000 dan Oracle 9i. Kedua vendor basis data raksasa ini saling
bersaing untuk menjadi yang terbaik. Karena itu perlu dilakukan suatu penelitian dan perbandingan antara produk kedua vendor basis data ini dalam mengimplementasikan sistem basis data terdistribusi.
Pada Tugas Akhir ini akan dibandingkan teknologi basis data terdistribusi dan implementasinya antara dua raksasa software yaitu Microsoft SQL Server dan Oracle. Sebab hanya dua raksasa software itu sajalah yang paling berjaya di pasar software Indonesia. Diharapkan penelitian dan perbandingan ini dapat memberikan perbandingan yang jelas mengenai kedua database engine tersebut dalam menerapkan sistem basis data terdistribusi.
Beberapa batasan atau ruang lingkup pelaksanaan Tugas Akhir ini adalah sebagai berikut:
a. Menggunakan database engine Microsoft SQL Server 2000 Service Pack 3 dan Oracle 9i Release 2.
b. Membandingkan implementasi sistem basis data terdistribusi pada database engine SQL Server 2000 dan Oracle 9i dalam hal :
- Sinkronisasi, meliputi:
- Perbandingan cara kedua database engine tersebut dalam melakukan sinkronisasi data antar berbagai server basis data.
- Perbandingan kemampuan kedua database engine tersebut dalam melakukan sinkronisasi data.
- Backup & Recovery
- Perbandingan perlakuan kedua database engine tersebut bila terjadi kerusakan data dan bagaimana cara pemulihan data.
- Load balancing
- Perbandingan perlakuan kedua database engine tersebut bila terjadi kepadatan traffic dalam suatu server.
c. Aplikasi basis data yang digunakan untuk membandingkan kedua database engine tersebut adalah aplikasi penjualan (Online Transaction Processing) dan
termasuk juga aplikasi untuk Sales Force Automation.
d. Menggunakan Sistem Operasi Microsoft Windows 2000 Advanced Server Service Pack 3.
e. Menggunakan bahasa pemrograman Delphi 5 untuk membuat aplikasi penjualan dan Sales Force Automation.
1.4. Metodologi
Metodologi penelitian yang digunakan pada Tugas Akhir ini adalah sebagai berikut:
a. Studi literatur
- Mempelajari konsep basis data terdistribusi.
- Mempelajari penggunaan SQL Server 2000 dan Oracle 9i.
- Mempelajari prinsip basis data terdistribusi pada SQL Server 2000 dan Oracle 9i, termasuk replication dan fragmentation.
- Mempelajari prinsip networking, remote access server, domain name server pada platform Windows 2000 Advanced Server.
b. Analisa dan desain
- Analisa dan desain untuk struktur dari sistem basis data yang terdistribusi pada berbagai server basis data dengan SQL Server 2000 dan Oracle 9i, termasuk desain replikasi dan fragmentasi.
- Analisa dan desain untuk aplikasi basis data yang terdistribusi.
c. Pembuatan sistem
- Pengkodean aplikasi penjualan untuk menerapkan prinsip basis data terdistribusi dengan menggunakan Borland Delphi 5.
- Pembuatan sistem basis data terdistribusi pada berbagai server.
- Pengaplikasian software yang telah dibuat pada sistem basis data yang terdistribusi.
d. Pengujian Sistem
- Uji coba replikasi pada berbagai server basis data.
- Uji coba konsistensi data pada server tersebut.
- Uji coba aplikasi yang menggunakan prinsip basis data yang terdistribusi.
- Uji coba respond time, availability, robustness pada basis data terdistribusi.
1.5. Sistematika Penulisan BAB 1 : PENDAHULUAN
Berisi latar belakang masalah, tujuan, perumusan masalah dan ruang lingkup, dan metodologi penelitian yang dipakai pada Tugas Akhir.
BAB 2 : TEORI PENUNJANG
Berisi berbagai teori yang berhubungan dengan prinsip sistem basis data terdistribusi, sistem basis data terdistribusi (replikasi dan fragmentasi) pada SQL Server 2000 dan Oracle 9i.
BAB 3 : PERENCANAAN SISTEM
Berisi perencanaan pembuatan keseluruhan sistem yang terdiri dari perencanaan sistem basis data terdistribusi SQL Server 2000 dan
Oracle 9i pada berbagai server dan perencanaan sistem basis data untuk aplikasi penjualan.
BAB 4 : IMPLEMENTASI SISTEM
Berisi penjabaran berbagai proses implementasi yang dilakukan baik terhadap sistem basis data terdistribusi SQL Server 200 dan Oracle 9i pada berbagai server maupun terhadap aplikasi penjualan beserta dengan basis datanya, berdasarkan perencanaan yang telah dibuat sebelumnya.
BAB 5 : PENGUJIAN SISTEM
Berisi penjelasan, hasil pengujian dan hasil perbandingan implementasi sistem basis data terdistribusi pada SQL Server 2000 dan Oracle 9i dengan aplikasi penjualan.
BAB 6 : KESIMPULAN DAN SARAN
Berisi kesimpulan hasil keseluruhan pembuatan Tugas Akhir beserta hasil perbandingan yang didapatkan, dan saran-saran pengembangan lebih lanjut dari Tugas Akhir ini.