• Tidak ada hasil yang ditemukan

Sintesis Dan Karakterisasi Selulosa Asetat Dari Kayu Kelapa Sawit (Elais Guenensiss Jacq) Chapter III V

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Sintesis Dan Karakterisasi Selulosa Asetat Dari Kayu Kelapa Sawit (Elais Guenensiss Jacq) Chapter III V"

Copied!
21
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 4.1. Bilangan Gelombang FT-IR α-selulosa
Tabel 4.2. Bilangan Gelombang FT-IR Selulosa Asetat
Gambar 4.3. DSC Selulosa Asetat
Gambar 4.4. XRD Selulosa Asetat

Referensi

Dokumen terkait

Spektrum FT-IR senyawa Epoksi alkanolamida linoleat memberikan puncak- puncak serapan pada daerah bilangan gelombang: 3298,0 cm -1 menunjukkan adanya gugus NH dan gugus OH

Hasil senyawa CMC didukung dengan spektrum FT-IR yang menunjukkan adanya serapan pada bilangan gelombang 1573,91 cm -1 yang merupakan serapan dari C=O dan adanya vibrasi C-O-C

Terbentuknya selulosa sitrat dari hasil esterifikasi selulosa dengan asam sitrat pada hasil analisis spektroskopi FT-IR menunjukkan adanya vibrasi gugus C=O pada daerah

Hasil analisis menggunakan spektrofotometer FT-IR menunjukkan adanya vibrasi C=O karboksilat pada daerah bilangan gelombang 1720 cm -1 dan didukung oleh vibrasi gugus O-H

Analisa FT-IR menunjukkan telah terjadi reaksi antara KKS : PP-g-AM : DVB : PP : BPO puncak serapan papan partikel 3345,21 cm -1 adalah serapan gugus hidroksil dari selulosa

Analisis gugus fungsi dilakukan dengan FTIR, Hasil uji FTIR menunjukkan selulosa dan α – selulosa dari kayu kelapa sawit mempunyai gugus OH, CH, dan COC dengan cara

Perbandingan FT–IR selulosa asetat standar dengan selulosa asetat hasil sintesis pada puncak bilangan gelombang 3444 cm-1 gugus OH dan puncak spektrum ciri khas dari selulosa asetat:

Tahap ketiga adalah hidrolisis yang bertujuan untuk menghilangkan sebagian gugus asetil dari selulosa trimester dan untuk menurunkan kombinasi ester sulfat asam dimana larutan