Sintesis Dan Karakterisasi Selulosa Asetat Dari Kayu Kelapa Sawit (Elais Guenensiss Jacq) Chapter III V
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Spektrum FT-IR senyawa Epoksi alkanolamida linoleat memberikan puncak- puncak serapan pada daerah bilangan gelombang: 3298,0 cm -1 menunjukkan adanya gugus NH dan gugus OH
Hasil senyawa CMC didukung dengan spektrum FT-IR yang menunjukkan adanya serapan pada bilangan gelombang 1573,91 cm -1 yang merupakan serapan dari C=O dan adanya vibrasi C-O-C
Terbentuknya selulosa sitrat dari hasil esterifikasi selulosa dengan asam sitrat pada hasil analisis spektroskopi FT-IR menunjukkan adanya vibrasi gugus C=O pada daerah
Hasil analisis menggunakan spektrofotometer FT-IR menunjukkan adanya vibrasi C=O karboksilat pada daerah bilangan gelombang 1720 cm -1 dan didukung oleh vibrasi gugus O-H
Analisa FT-IR menunjukkan telah terjadi reaksi antara KKS : PP-g-AM : DVB : PP : BPO puncak serapan papan partikel 3345,21 cm -1 adalah serapan gugus hidroksil dari selulosa
Analisis gugus fungsi dilakukan dengan FTIR, Hasil uji FTIR menunjukkan selulosa dan α – selulosa dari kayu kelapa sawit mempunyai gugus OH, CH, dan COC dengan cara
Perbandingan FT–IR selulosa asetat standar dengan selulosa asetat hasil sintesis pada puncak bilangan gelombang 3444 cm-1 gugus OH dan puncak spektrum ciri khas dari selulosa asetat:
Tahap ketiga adalah hidrolisis yang bertujuan untuk menghilangkan sebagian gugus asetil dari selulosa trimester dan untuk menurunkan kombinasi ester sulfat asam dimana larutan