• Tidak ada hasil yang ditemukan

Makalah Kopi dan Teh .docx

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Makalah Kopi dan Teh .docx"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)

TUGAS KELOMPOK

Kimia Rumah Tangga

“KOPI DAN TEH”

DISUSUN OLEH:

KELOMPOK 5

DINI RAHAYU OKTAVIANA (1416040008)

WIRNAWATI (1416040001)

TRISNAWATI (1416040006)

SRI SYAMSINAR (1416040007)

FIRIYAL AFIFAH AHMAD (1416041007)

NURUL HIDAYAH (1416042007)

PENDIDIKAN IPA REGULER

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN

ALAM

UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

(2)

BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Di era yang semakin maju seperti saat ini, terdapat berbagai jenis minuman yang biasa dikonsumsi oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Namun sebagian besar dari minuman-minuman tersebut tidak memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh kita, bahkan tidak sedikit yang bisa menimbulkan penyakit. Hal ini disebabkan oleh zat-zat kimia yang terkandung dalam minuman tersebut.

Sangat sedikit orang yang menyadari akan dampak yang dihasilkan oleh minuman yang dikonsumsinya. Terlebih lagi banyak minuman yang menggunakan bahan pewarna dan bahan pengawet yang bisa membahayakan kesehatan kita. Oleh karenanya, kita harus bisa membiasakan diri untuk meminum minuman yang diolah dari alam serta aman dan sehat untuk dikonsumsi.

Salah satu di antara minuman tersebut ialah teh dan kopi. Teh dan kopi telah menjadi bahan minuman yang paling terkenal di dunia setelah air. Di dalamnya terkandung berbagai senyawa kimia yang berfungsi sebagai pembentuk rasa nikmat. Namun tidak semua masyarakat penikmat teh dan kopi yang mengetahui akan senyawa kimia potensial yang terkandung, serta bahaya apa yang akan terjadi jika mengkonsumsi teh dan kopi secara berlebihan.

(3)

B. RUMUSAN MASALAH

1. Apakah definisi, kandungan dan manfaat dari kopi? 2. Apakah definisi, kandungan dan manfaat dari teh?

C. TUJUAN PENULISAN

1. Mengetahui definisi, kandungan dan manfaat dari kopi

2. Mengetahui definisi, kandungan dan manfaat dari teh

(4)

BAB II

PEMBAHASAN

A. KOPI

1. Defenisi Kopi

Kata kopi awalnya berasal dari bahasa Turki ‘kahveh’ yang diambil dari bahasa Arab ‘qahwah’. Kahveh bukanlah nama tanamannya tapi sudah menjadi nama minumannya, yang sebenarnya mempunyai arti anggur dalam bahasa Arab. Kopi adalah minuman hasil seduhan biji kopi yang telah disangrai dan dihaluskan menjadi bubuk. Kopi merupakan salah satu komoditas di dunia yang dibudidayakan lebih dari 50 negara. Dua varietas pohon kopi yang dikenal secara umum yaitu Kopi Robusta (Coffea canephora) dan Kopi Arabika (Coffea arabica). Secara umum dikenal 4 jenis kopi yaitu Kopi Arabika (Coffee Arabica), Kopi Liberika (Coffee Liberica), Kopi Robusta (Coffee Cannephora), Kopi Excelsa (Coffee Dewevrei). Diantara keempat ini best of the best nya adalah kopi Liberika. Di Indonesia menghasilkan 6 dari 7 jenis Kopi Arabika yaitu Gayo (Aceh), Mandaling (Sumut), Kintamani (Bali), Mangkuraja (Bengkulu), Jawa dan Kalosi (Toraja). Sementara satu jenis lainnya dihasilkan di Jamaica yang dikenal sebagai Blue Montain. Jenis Arabika yang termasuk langka adalah speciality arabica dan jenis lainnya adalah kopi Luwak. Syarat tumbuhnya tanaman kopi arabika adalah pada ketinggian 750-1500 dpl dengan suhu 15-18 derajat celcius. Kopi liberika tumbuh didaerah 500 – 1500 dpl dengan suhu 17 sampai 20 derajat celcius dan dan kopi robusta pada ketinggian 400-1000 dpl dengan suhu 18-24 derajat celcius

(5)

yaitu penyangraian dengan tingkat derajat yang bervariasi. Setelah penyangraian biji kopi digiling atau dihaluskan menjadi bubuk kopi sebelum kopi dapat diminum.

Sejarah mencatat bahwa penemuan kopi sebagai minuman berkhasiat dan berenergi pertama kali ditemukan oleh Bangsa Etiopia di benua Afrika sekitar 3000 tahun (1000 SM) yang lalu. Kopi kemudian terus berkembang hingga saat ini menjadi salah satu minuman paling populer di dunia yang dikonsumsi oleh berbagai kalangan masyarakat.Indonesia sendiri telah mampu memproduksi lebih dari 400 ribu ton kopi per tahunnya.Di samping rasa dan aromanya yang menarik, kopi juga dapat menurunkan risiko terkena penyakit kanker, diabetes, batu empedu, dan berbagai penyakit jantung (kardiovaskuler) Kopi dapat digolongkan sebagai minuman psikostimulant yang akan menyebabkan orang tetap terjaga, mengurangi kelelahan, dan memberikan efek fisiologis berupa peningkatan energy.

2. Kandungan Kopi

a. Kafein

(6)

b. Air (H2O)

Air atau H2O adalah bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kopi, kandungan kimiawi kopi yang satu ini adalah bagian yang penting bagi tubuh, karena 70% tubuh adalah air dan meskipun kandungan air didalam kopi terkadang tidak digunakan (dilakukan pengeringan pada biji kopi) namun kandungan air didalam kopi adalah bagian dari senyawa kimiawi kopi.

c. Ethyphenol

Zat yang satu ini mungkin asing bagi kita, namun zat ini seperti adalah aroma khusus pada kopi, zat ini mirip dengan tar dan mengandung pheromone.

d. Quinic Acid

Rasa asam pada kopi ditentukan pada jumlah zat yang satu ini, kadar quinic acid pada kopi terkadang jumlahnya berbeda-beda, zat ini digunakan dalam ilmu kedokteran sebagai bahan pembuatan obat flu.

e. Dicaffeoylquinic Acid

Zat ini adalah salah satu zat antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas. Meskipun kadar antioksidan didalam biji kopi tidak sebanyak tumbuhan obat lain, namun kopi adalah salah satu suplayer antioksidan paling banyak dikonsumsi didunia.

f. Dimethyl Disulfide

Pada biji kopi yang masih hijau atau belum dikeringkan dan di sangrai, kandungan senyawa ini termasuk senyawa yang banyak, zat ini lah yang membuat kotoran manusia berbau, mirip dengan senyawa sulfur.

g. Acetylmethylcarbinol

(7)

h. Putrescine

Zat yang dihasilkan oleh bakteri E.Coli ini adalah bakteri yang membuat sesuatu menjadi busuk, zat ini adalah hasil dari pembusukan dari bakteri tersebut.

i. Trigonelline

Zat yang satu ini adalah zat yang dapat melindungi gigi, meski kadang seorang peminum kopi agak hitam gigi nya, namun zat ini yang membuat gigi peminum tidak gampang berlubang.

j. Niacin

Zat yang satu ini adalah senyawa yang kurang baik bagi tubuh, karena senyawa ini dapat menyerap vitamin-vitamin dalam tubuh, sedangkan vitamin sangat dibutuhkan tubuh untuk proses-proses yang ada didalam tubuh, oleh karenanya meminum kopi hanya di anjurkan paling banyak 2-3 kali sehari.

3. Manfaat Kopi

a. Kopi memiliki kandungan zat kafein yang tinggi. Adenosin dalam tubuh bekerja sebagai sel yang menyebabkan rasa ingin tidur terhadap otak. Kafein dalam kopi mempengaruhi kinerja sel dan menjadikan pergerakannya lebih lambat. Sehingga membuat perasaan segar lebih lama.Dalam dunia kedokteran, kafein sering digunakan sebagai perangsang kerja jantung dan meningkatkan produksi urin.

b. Antioksidan pada kopi membantu menekan resiko gejala kanker pada tubuh. Penelitian di Jepang pada sejumlah wanita yang mengkonsumsi kopi 2 kali sehari, resiko terjadinya kanker usus besar menurun sebesar 25%.

(8)

d. Buat yang ingin melek semalaman akan terbantu dengan kopi. Yang tidak, sebaiknya meminum kopi enam jam sebelum jam tidur agar tidak terganggu jam istirahatnya.

e. Aromaterapik bubuk kopi membantu membersihkan siku hitam dan tumit kakai yang retak. Selain itu kopi ternyata juga dapat digunakan untuk meningkatkan kekencangan kulit tubuh serta untuk membantu menjaga penuaan dini.

4. Bahaya Kopi

a. Bahaya kopi yang pertama adalah menyebabkan detak jantung lebih cepat dari biasanya. Oleh karena itu, bagi anda yang mengalami gejala serangan jantung sebaiknya menghindari atau tidak minum kopi berlebihan.

b. Bahaya kopi yang selanjutnya adalah dapat menimbulkan gejala atau sakit maag karena minuman kopi dapat meningkatkan asam lambung.

c. Minum kopi secara berlebihan dapat menimbulkan resiko serangan jantung dan stroke karena dapat meningkatkan kadar trigliserida, kolesterol jahat pada tubuh serta darah anda akan lebih pekat. Hal inilah yang menimbulkan endapan lemak, penyempitan pada pembuluh darah yang mana dapat menimbulkan serangan jantung dan stroke.

d. Mengkonsumsi kopi dapat menimbulkan masalah gejala insomnia atau susah tidur yang mana sangat tidak baik bagi kesehatan anda. e. Bagi ibu hamil sangat tidak di anjurkan untuk mengkonsumsi kopi.

(9)

f. Mengkonsumsi kopi dapat melemahkan daya tahan tubuh anda. Ini dikarenakan, kafein dalam kopi dapat menyerap mineral dan vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh anda. Minuman kopi juga membuat anda cepat kehilangan cairan dalam tubuh, oleh karena itu usahakan meminum dua gelas air putih setelah mengkonsumsi segelas kop

B. TEH

1. Defenisi Teh

Teh merupakan minuman yang digemari oleh semua orang baik yang mudamaupun yang tua. Teh yang bagus harus memilki mutu yang sesuai dengan standard yang telah ditetapkan yaitu sesuai dengan standar internasional. Dimana teh yang bermutu tinggi akan memliki harga yang tinggi. Teh yang bermututinggi akan memiliki kandungan antioksidan yang tinggi, dengan warna,strength,dan aroma yang bagus. Oleh karena itu dalam pengolahannya harus dilakukan dengan pengawasanketat, baik dalam proses pemetikan ataupun proses pengolahan. Dengan begitumaka teh yang dihasilkan akan memilki kualitas yang tinggi. Sehingga cenderungakan lebih disukai oleh konsumen dan meningkatkan keuntungan yang tinggi.

(10)

Teh diperoleh dari pengolahan daun tanaman teh (Camellia Sinensis L) dari familia Tehaceae. Tanaman teh diperkirakan berasal dari daerah pegunungan Himalaya dan daerah-daerah yang berbatasan dengan Republik Rakyat China, India, dan Myanmar. Tanaman teh cocok tumbuh di daerah tropis dan subtropis dengan membutuhkan sinar matahari yang cukup dan hujan sepanjang tahun.

2. Jenis teh dan karakterististiknya

a. Teh Hitam

Disebut juga sebagai teh merah oleh bangsa Cina, Jepang dan Korea. Merupakan jenis teh yang paling populer dan sering dikonsumsi di Asia, termasuk Indonesia. Teh hitam lebih lama mengalami proses oksidasi dibanding the-teh lainnya. Jenis teh ini memiliki aroma kuat dan bisa bertahan lama jk disimpan dengan baik Katekin lebih sedikit. Tiga cangkir teh hitam setiap hari dipercaya dapat menurunkan resiko penyakit kardiovaskuler seperti penyakit jantung, menurunkan kadar kolesterol, hipertensi, dan stroke. Karena zat flavonoid quercetin, kaempfrol, dan myricetin dalam teh yang dapat mencegah kerusakan pembuluh darah akibat oksidasi kolesterol, mempengaruhi kadar hormon stress. Masa seduh : 3 – 5 menit, 100 ‘C

b. Teh Hijau

Jenis teh ini adalah yang paling populer di Cina dan Jepang. Juga dianggap sebagai teh yang paling bermanfaat bagi kesehatan, terutama karena khasiatnya melawan kanker. Teh ini diperoleh dari pucuk daun teh segar yang mengalami pemanasan dengan uap air pada suhu tinggi. Manfaat : melangsingkan tubuh. Masa seduh : 1 – 3 menit, 70 ‘C

c. Teh Putih

(11)

berwarna hijau tapi berwarna putih keperakan dan jika diseduh berwarna lebih pucat dengan aroma lembut dan segar Katekin dalam jumlah tinggi. Proses produksi teh putih ini terdiri atas dua tahap, yakni penguapan dan pengeringan. Terkadang teh putih juga difermentasi dengan sangat ringan. Tanpa adanya pelayuan, penggilingan dan fermentasi ini membuat penampilannya nyaris tak berubah. Teh yang dihasilkan pun berwarna putih keperakan. Ketika dihidangkan, teh putih memiliki warna kuning pucat dan aroma yang lembut dan segar. Teh ini merupakan yang paling lembut di antara semua jenis teh. Untuk memproduksi teh hijau juga tidak bisa dilakukan sembarangan. Manfaat : menekan sel kanker, mencegah obesitas, menangkal radikal bebas lebih baik dari jenis teh lain, mencegah penuaan, mencegah masalah kulit, melangsingkan tubuh. Masa seduh : 5 – 7 menit, 60 ‘C

d. Teh Oolong

Teh tradisional cina yang mengalami proses oksidasi atau fermentasi sebagian. Karena hanya setengah difermentasi, bagian tepi daunnya berwarna kemerahan sedang bagian tengah daunnya tetap hijau. Rasa seduhan teh oolong lebih mirip dengan teh hijau, namun warna dan aromanya kurang kuat dibandingkan teh hitam. Masa seduh : 5 – 7 menit

e. Teh Herbal

Jenis teh yang disebut tisane atau herbal tea ini bukan dibuat dari daun teh (Camelia Sinensis). Namun dibuat dari daun, bunga, akar dan biji tumbuhan, contoh Tisane yang terkenal adalah Chamomile, Hibiscuss atau Rosela dan Bunga Krisant. Masa seduh : 5 – 7 menit

3. Kekurangan Teh

a. Tidak boleh diminum bila lebih dari 24 jam – menyebabkan diare

b. Bila berlebihan mengganggu penyerapan zat besi hingga penyebab animea, mengganggu fungsi ginjal, bahkan dapat merusak ginjal

(12)

4. Kandungan teh a. Polifenol Teh

Polifenol pada teh yang paling beken adalah katekin dan flavanol. Senyawa ini berfungsi sebagai antioksidan untuk menangkap radikal bebas dalam tubuh dan juga ampuh untuk mencegah berkembangnya sel kanker dalam tubuh.

b. Katekin

Katekin adalah senyawa yang paling banyak menjadi perhatian diantara sejumlah polifenol yang tersedia dalam teh.

c. Flavanol

Komposisi kimia flavanol sangat mirip dengan katekin. Flavanol pada teh terdiri dari kaemmferol dan mirisetin. Flavanol merupakan satu di antara sekian banyak antioksidan alami yang terdapat dalam tanaman pangan.

d. Karbohidrat

Karbohidrat yang terdapat pada daun teh mulai dari gula sederhana hingga yang kompleks. Karbohidrat yang penting diantaranya sukrosa, glukosa, dan fruktosa. Keseluruhan karbohidrat yang dikandung teh adalah 0,75% dari berat kering daun.

e. Substansi Pektin

Substansi pektin yang paling banyak adalah pektin dan asam pektat. Besarnya bervariasi, yaitu antara 4,9-7,6% dari berat kering daun.

f. Alkaloid-Kafein

(13)

g. Klorofil dan Zat Warna lainnya

Salah satu unsur penentu kualitas teh hijau adalah warnanya. Zat hijau daun atau lebih beken dengan nama klorofil adalah penentu warna hijau pada daun teh. Zat warna dalam daun teh mendukung 0,019% dari berat kering daun.

h. Protein dan Asam-asam Amino (Theanin)

Daun teh mengandung protein yang dirasakan sangat besar peranannya dalam pembentukan aroma pada teh. Diketahui bahwa perubahan utama selama proses pelayuan teh hitam adalah pembongkaran protein menjadi asam-asam amino. Asam amino bersama karbohidrat dan katekin akan membentuk senyawa aromatis. Asam amino yang banyak berpengaruh dalam hal ini adalah theanin, alanin, fenil alanin, valin, leusin, dan isoleusin. Sekitar 50% dari total asam amino bebas dalam teh adalah theanin.

i. Asam Organik

Peranan asam organik selama pengolahan teh tidak terlalu nyata. Kemungkinan yang tampak adalah reaksinya dengan metil alkohol (akibat terbongkarnya pektin) membentuk ester yang memberi aroma sedap pada teh.

j. Substansi Resi

Aroma teh juga tergantung pada minyak esensial dan resin. Sebagai bahan kimia, resin sukar dibedakan dengan minyak esensial dan terpene.kandungan resin besarnya 3% dari berat kering daun. Peranan resin yang lain adalah menaikkan daya tahan tanaman teh terhadap kondisi beku.

k. Vitamin

(14)

l. Substansi Mineral

Mineral berfungsi dalam pembentukann enzim di dalam tubuh, termasuk antioksidan. Teh ternyata menyimpan potensi sebagai sumber mineral tubuh yang penting dalam berbagai proses metabolisme. Kandungan mineral tersebut berupa makro dan trace mineral. Keduanya sangat diperlukan sebagai nutrisi tubuh.

m. Enzim-Enzim

Beberapa enzim terdapat dalam daun teh. Peranan penting dari enzim-enzim ini adalah sebagai biokatalisator pada setiap kali reaksi kimia di dalam tanaman. Enzim yang dikandung dalam daun teh di antaranya invertase, amilase, a-glukosidase, oximetilase, protease, dan peroksidase.

5. Manfaat teh bagi kesehatan

Manfaat teh cukup banyak sekali untuk kesehatan dan beberapa khasiatnya juga dimanfaatkan untuk kecantikan

a. Teh Untuk Melarutkan Lemak

Kandungan essential oil yang terdapat pada teh daapt memberikan manfaat untuk melarutkan lemak dan melancarkan pencernaan. b. Menurunkan Berat Badan

(15)

c. Mengurangi resiko penyakit jantung dan stroke

Kandungan polifenol pada teh dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dan tekanan gula darah, yang merupakan salah satu penyebab dari penyakit jantung dan stroke. Gumpalan darah yang tidak diinginkan terbentuk dari kolesterol, dalam jumlah besar akan menyebabkan serangan jantung dan stroke. Kandungan flavonoid quercetin, kaempferol, dan myricetin pada teh dapat menurunkan tekanan darah dan pengerasan arteri yang berbanding lurus kesehatan jantung. Minum teh dapat membantu menjaga arteri anda agar bebas dari sumbatan, hal ini juga dapat membuat buang air kecil akan lebih teratur. Sebuah studi dari Belanda menemukan bahwa minum 2-3 cankir teh hitam setiap hari mengurangi risiko 70 % terkena serangan jantung fatal dari pada orang yang tidak meminum teh

d. Mencegah Kanker

Polifenol, antioksidan yang ditemukan dalam teh memiliki efek melawan kanker. Namun untuk manfat teh yang satu ini masih belum begitu meyakinkan karena masih terdapat beberapa penelitian yang memberikan dampak positif dan dampak negatifnya.

e. Meningkatkan metabolisme tubuh

Teh hijau mengandung polifenol katekin bermanfaat meningkatkan pengeluaran energi dalam tubuh karena bersifat menghangatkan tubuh (thermogenesis). Lemak yang dengan cepat teroksidasi dan sensivitas insulin membantu peningkatan metabolisme pada tubuh. f. Menghilangkan Kantuk

(16)

heran jika anda kesulitan tidur karena mengkonsumsi teh dalam jumlah yang tinggi di siang hari.

g. Mencegah Diabetes

(17)

BAB III

PENUTUP

A. KESIMPULAN

1. Kopi adalah minuman hasil seduhan biji kopi yang telah disangrai dan dihaluskan menjadi bubuk. Kopi merupakan salah satu komoditas di dunia yang dibudidayakan lebih dari 50 negara. Kandungan dari kopi yaitu kafein, air, Ethyphenol, Dicaffeoylquinic Acid, quinic acid, Kopi dapat digolongkan sebagai minuman psikostimulant yang akan menyebabkan orang tetap terjaga, mengurangi kelelahan, dan memberikan efek fisiologis berupa peningkatan energy.

2. Di Indonesia, teh merupakan salah satu komoditas ekspor utama yang mampumeningkatkan devisa negara. Dalam perdagangan teh internasional dikenal tigagolongan teh yang pengolahannya berbeda-beda juga bentuk dan cita rasanyayaitu teh hitam, teh hijau dan teh oolong. Adapun kandungan the ialah folipenol teh, katein, Flavanol, karbohidrat,substansi pectin, Alkaloid-Kafein, klorofil dan zat-zat warna lainnya, dan Protein dan Asam-asam Amino (Theanin). Adapun manfaat dari teh yaitu melarutkan lemak, menurunkan berat badan, dan menghilangkan kantuk.

B. SARAN

(18)

DAFTAR PUSTAKA

Anonim, 2012. Statistik Perkebunan Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2008. Dinas perkebunan Provinsi Sulawesi Selatan. Makassar.

Anaf, 2012. Cendawan Fusarium sp. (online)http://anafzhu.blogspot.com/ 2012/ 09/cendawan-fusarium-sp.html. Diakses 24 maret 2017.

Bambang, K. Minum Teh Tidak Mengganggu Penyerapan Zat Besi dalam Tubuh Manusia. Warta Teh dan kina, vol. 4, 1993, hal. 29-30.

Sadullah, M. 2015. Bahaya teh bagi kesehatanhttp://halosehat.com/minuman/minuman-berbahaya/15-bahaya minum-teh-bagi-kesehatan. Diakses pada hari sabtu tanggal 24 maret 2017.

Sadullah, M. 2014. Manfaat teh http://manfaat.co.id/manfaat-teh. Diakses pada hari sabtu tanggal 24 maret 2017. Makassar.

Soerjohardjo, Sadatoen. 1971. Ilmu Kesehatan. Jakarta: PT. Balai Buku Nasional.

Referensi

Dokumen terkait

Kebetulan aku salah satu penikmat kopi, jika informasi minim lalu budget sudah menipis dan seolah tidak ada jalan keluar hal pertama yang aku lakukan adalah berdoa

Kopi bubuk ideal akan dihasilkan jika panas yang digunakan dalam proses penyangraian biji kopi menjadi bubuk berkisar antara 203 hingga 221 derajat celcius, dengan suhu awal

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui waktu penyangraian yang tepat untuk menghasilkan kopi bubuk yang disukai oleh panelis, mengetahui perubahan karakteristik

Berdasarkan latar belakang tersebut, tujuan penelitian adalah menentukan model isoterm adsorpsi nisbah bobot ampas teh hitam dan ampas kopi sebagai adsorben air

Selain itu, warung kopi juga sudah menjadi bagian dari suatu gaya hidup yang tak dapat dipisahkan dari masyarakat sehingga sangat penting untuk diteliti lebih lanjut..

Proses penyeduhan dalam penelitian ini merupakan proses ekstraksi yang terjadi penarikan kandungan kimia yaitu kafein dari kopi yang dapat larut dalam pelarut air

Pengering FBD selalu mengeluarkan debu yang banyak (blow out) sehingga pemasangan cyclon dust colector sangat disarankan. Keuntungan lainnya adalah tempat

GAP Tanaman Pelindung untuk Perkebunan Kopi Pada budidaya tanaman kopi, Tanaman kopi akan tumbuh baik bila suplai air cukup tersedia, walaupun kelembapan nisbi yang rendah.. Udara