• Tidak ada hasil yang ditemukan

Sintesis Gliseril 9,10-Dihidroksi Stearat Dari Mono Gliserida Oleat Campuran Yang Diperoleh Melalui Reaksi Esterifikasi Dengan Menggunakan Katalis NaOH

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Sintesis Gliseril 9,10-Dihidroksi Stearat Dari Mono Gliserida Oleat Campuran Yang Diperoleh Melalui Reaksi Esterifikasi Dengan Menggunakan Katalis NaOH"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

ABSTRAK

Senyawa polihidroksi dari turunan asam lemak telah banyak dimanfaatkan sebagai bahan surfaktan untuk formulasi dalam makanan, kosmetik maupun obat-obatan. Dalam penelitian ini, dilakukan sintesis gliseril 9,10-dihidroksi stearat dari epoksidasi, diikuti hidolisis monogliserida campuran dengan katalis NaOH. Esterifikasi asam oleat dengan gliserol menggunakan katalis NaOH yang berlangsung dalam suasana nitrogen pada temperatur 200°C menghasilkan campuran monogliserida dan digliserida yang telah dianalisis dengan kromatografi gas. Epoksidasi terhadap hasil esterifikasi menggunakan asam performat yang direfluks pada suhu 40-45°C selama 2 jam dilanjutkan dengan hidrolisis menghasilkan senyawa gliseril 9,10-dihidroksi stearat. Konformasi struktur senyawa gliseril 9,10- dihidroksi stearat yang diperoleh, diuji melalui analisa spektroskopi FT-IR dan melalui metode titrasi dengan menentukan harga bilangan asam dan bilangan penyabunan diperoleh harga HLB sebesar 11,02.

(2)

ABSTRACT

Polyhydroxy compounds of fatty acid derivatives have been widely used as surfactants for the formulation ingredients in foods, cosmetics and medicines. In this study, carried out the synthesis of glyceryl mono stearate 9.10 dihydroxy epoxidation followed by a mixture of monoglycerides with NaOH as a catalyst. Esterification of oleic acid using NaOH catalyst that took place in an atmosphere of nitrogen at a temperature of 200 ° C produces gliserolat consisting of a mixture of monoglycerides, diglycerides and esters which have been analyzed completely by gas chromatography. Epoxidation use performat the refluxed acid at a temperature of 40-45 ° C for 2 h followed by hydrolysis produces polyol compounds from a mixture of monoglycerides. Conformational structure of the polyol is derived from the reaction products were tested by analysis of FT-IR spectroscopy and by titration method to determine the cost of acid number and saponification numbers obtained HLB price of 11,02

Referensi

Dokumen terkait

Mendapatkan data pengaruh konsentrasi katalis terhadap konversi FFA di dalam reactive distillation pada reaksi esterifikasi dalam sintesis biodiesel berbasis campuran minyak

Gliserolisis minyak kelapa menggunakan katalis NaOH pada temperatur 210 o C dan 230 o C diperoleh bahwa semakin besar gliserol yang digunakan maka monogliserida yang dihasilkan

Reaksi esterifikasi antara asam oleat dengan gliserol dalam pelarut n-heksana dengan perbandingan mol asam oleat : gliserol yaitu 2 : 1 yang berlangsung pada suhu 140 o C

Sebagai sumber asam lemak, DALMIK dapat dimanfaatkan untuk pembuatan emulsifaier campuran mono- dan diasilgliserol (M-DAG) melalui reaksi esterifikasi dengan gliserol

Reaksi esterifikasi antara asam oleat dengan gliserol dengan menngunakan katalis 1,2-dimetil-1,1,2,2-tetrafenilsulfonatodisilana telah menghasilkan monooleilgliserol

Reaksi esterifikasi asam oleat pada suhu reaksi 130°C dengan variasi waktu 3; 6 dan 8 jam menggunakan katalis ZIF-8 menunjukkan yield metil ester yang lebih tinggi

Pada penelitian ini diperlukan MOF yang berpori untuk meningkatkan aktivitas katalis pada reaksi esterifikasi asam oleat, berdasarkan uraian di atas, disintesis MOF

Kesimpulan Hasil penelitian menunjukkan bahwa MAG dan DAG dapat disintesis dari asam palmitat dengan gliserol melalui reaksi esterifikasi menggunakan katalis HCl 1% pada suhu reaksi