• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penetapan Kadar Kalsium, Kalium, Dan Natrium Pada Kangkung (Ipomoea Aquatica Forssk.) Secara Spektrofotometri Serapan Atom

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Penetapan Kadar Kalsium, Kalium, Dan Natrium Pada Kangkung (Ipomoea Aquatica Forssk.) Secara Spektrofotometri Serapan Atom"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

vi

PENETAPAN KADAR KALSIUM, KALIUM, DAN NATRIUM PADA KANGKUNG (Ipomoea aquatica Forssk.) SECARA

SPEKTROFOTOMETRI SERAPAN ATOM Abstrak

Kangkung adalah sayuran yang cukup populer dan tanaman ini termasuk dalam suku convolvulaceae. Tanaman ini mengandung berbagai unsur penting yang dibutuhkan oleh tubuh, yaitu karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral seperti kalsium, kalium, fosfor, besi, dan natrium. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan kadar mineral kalsium, kalium, dan natrium dalam kangkung darat dan kangkung air.

Metode penelitian yang dilaksanakan dengan melakukan dekstruksi kering terhadap sampel kangkung lalu ditentukan kadar kalsium, kalium, dan natrium dengan menggunakan metode spektrofotometri serapan atom (SSA) yaitu kalsium pada panjang gelombang 422,7 nm, kalium pada panjang gelombang 766,50 nm, dan natrium pada panjang gelombang 589,0 nm.

Hasil penelitian menunjukkan kadar kalsium pada kangkung darat sebesar (38,1205 ± 3,3484) mg/100 g dan pada kangkung air sebesar (18,8180 ± 1,2927) mg/100 g. Kadar kalium pada kangkung darat sebesar

(389,2628 ± 11,0311) mg/100 g dan pada kangkung air sebesar (616,3042 ± 24,7608) mg/100 g. Kadar natrium pada kangkung darat sebesar (54,0043 ±

1,3612) mg/100 g dan pada kangkung air sebesar (32,3867 ± 0,4475) mg/100 g. Secara statistik, uji beda rata-rata kandungan kalsium,

kalium, dan natrium antara kangkung darat dan kangkung air dengan menggunakan distribusi t, menyimpulkan bahwa kandungan kalsium dan natrium dalam kangkung darat secara signifikan lebih tinggi dari kangkung air, sedangkan kalium dalam kangkung air secara signifikan lebih tinggi dari kangkung darat

(2)

vii

DETERMINATION OF CALCIUM, POTTASIUM, AND NATRIUM IN KANGKUNG (Ipomoea aquatica Forssk.) BY ATOMIC ABSORPTION

SPECTROPHOTOMETRY Abstract

Kangkung is one of the vegetables that are quite popular in public and this plant include in the tribe of convolvulaceae. This plant contains many important elements that needed by the body, that are carbohydrate, protein, fat, vitamins, and mineral such as calcium, potassium, phosphorus, iron, and sodium. The purpose of this research was to determine the level of calcium, potassium, and sodium in land kangkung and water kangkung.

Methods of research conducted by dried destruction to the samples and determined levels of calcium, potassium, and natrium were calculated using atomic absorption spectrophotometry (AAS) calcium is at a wavelength of 422.7 nm, potassium at a wavelength of 766.50 nm, and natrium is at a wavelength of 589.0 nm.

The results showed the level of calcium in land kangkung is (38.1205 ± 3.3484) mg/100 g and water kangkung of (18.8180 ± 1.2927) mg/100 g. The levels of potassium in land kangkung (389.2628 ± 11.0311) mg/100 g and water kangkung for (616.3042 ± 24.7608) mg/100 g. The levels of natrium in land kangkung is (54.0043 ± 1.3612) mg/100 g and water kangkung (32.3867 ± 0.4475) mg/100 g. Statistically, the average difference test calcium, potassium, and natrium content between land kangkung and water kangkung used the t distribution, concluded that the content of calcium and natrium in land kangkung were significantly higher than water kangkung and potassium in water kangkung significantly higher than land kangkung.

Referensi

Dokumen terkait

Metode penelitian yang dilakukan secara destruksi kering terhadap tomat plum dan penetapan kadar mineral kalium, kalsium, natrium, dan magnesium dilakukan dengan

Metode yang dipilih dalam penetapan kadar kalium, kalsium, dan natrium pada buah sirsak adalah spektrofotometri serapan atom, karena pelaksanaannya relatif... Apakah pada

Vogel’s Textbook of Quantitative Inorganic Analysis Including Elementary Instrumental Analysis.. Penerjemah: Ahmad Hadiyana Pudjaatmaka dan

Diabukan dalam tanur dengan temperatur awal 100 ◦ C dan perlahan – lahan temperatur dinaikkan hingga suhu 500 ◦ C dengan interval 25 ◦ C setiap 5 menit.. Ditambahkan 5 ml HNO 3

Judul Skripsi : Penetapan Kadar Mineral Kalsium, Kalium, Magnesium, dan Natrium pada Selada Romaine (Lactuca sativa var. longifolia Lam.) Organik dan Non-Organik

Rekapitulasi Data Kadar Kalsium, Kalium dan Natrium pada Buah Sirsak (Annona muricata L) Setelah Statistik Uji-t.. Perhitungan Batas Deteksi dan Batas Kuantitasi Kalsium, Kalium,

Contoh Perhitungan Kadar Kalsium, Kalium, dan Natrium pada Buah Sawo Mengkal tidak

Perhitungan Simpangan Baku Relatif (RSD) Kadar Kalsium, Kalium, dan Natrium dalam buah Nanas di dataran rendah. Perhitungan Simpangan Baku Relatif (RSD)