Ridwan Tambunan: Pengelolaan Hutan Mangrove di Kabupaten Asahan, 2004
Ridwan Tambunan: Pengelolaan Hutan Mangrove di Kabupaten Asahan, 2004
Ridwan Tambunan: Pengelolaan Hutan Mangrove di Kabupaten Asahan, 2004
Teks penuh
Ridwan Tambunan: Pengelolaan Hutan Mangrove di Kabupaten Asahan, 2004
Ridwan Tambunan: Pengelolaan Hutan Mangrove di Kabupaten Asahan, 2004
Ridwan Tambunan: Pengelolaan Hutan Mangrove di Kabupaten Asahan, 2004
Dokumen terkait
[r]
[r]
perumusan prioritas kebijakan pengelolaan hutan mangrove berkelanjutan di Kabupaten Seram Bagian Barat dilakukan melalui penentuan indikator-indikator ekosistem hutan
Hasil penelitian menunjukkan stretegi dalam pengelolaan hutan mangrove di Kabupaten Sinjai yaitu masyarakat melakukan penanaman berdasarkan potensi yang ada, membentuk
Penanaman mangrove dapat dilakukan di hutan lindung, hutan produksi kawasan budidaya dan diluar kawasan hutan pada daerah dengan syarat lokasi sebagai berikut :
Data yang digunakan adalah citra satelit Landsat 8 OLI (tahun 2016),.. citra satelit Landsat 5 TM (tahun 2006 dan tahun 2011), serta
Menurut persepsi responden (100%, SS; IPm=1) kerusakan hutan mangrove di Indramayu pada saat ini disebakan oleh dua faktor penting yaitu abrasi pesisir dan
Ada beberapa faktor yang dirumuskan dalam variabel ternyata tidak berpengaruh pada partisipasi masyarakat melalui Kelompok Mangrove Sari di Desa Kaliwlingi. Faktor internal yang