• Tidak ada hasil yang ditemukan

Badan hukum

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Badan hukum"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

Badan hukum ( rechts persoon )

Badan hukum merupakan badan-badan atau perkumpulan. Badan hukum, yakni orang yang diciptakan oleh hukum. Oleh karena itu, badan hukum sebagai subjek hukum dapat bertindak hukum seperti manusia.

Dengan demikian badan hukum sebagai pembawa hak dan tidak berjiwa dapat melakukan sebagai pembawa hak manusia, seperti dapat melakukan persetujuan dan memiliki kekayaan yang sama sekali terlepas dari kekayaan anggota-anggotanya. Oleh karena itu, badan hukum dapat bertindak dengan perantara pengurus-pengurusnya. Misalnya suatu perkumpulan dapat dimintakan pengesahan sebagai badan hukum, dengan cara

1. didirikan dengan akta notaries;

2. didaftarkna di kantor panitera pengadilan negeri setempat;

3. dimintakan pengesahan anggaran dasar ( AD ) kepada menteri kehakiman dan HAM , sedangkan khusus untuk badan hukum dan pensiun, pengesahan anggaran dasarnya dilakukan oleh Menteri Keuangan;

4. diumumkan dalam Berita Negara RI.

Badan hukum dibedakan dalam dua bentuk, yaitu badan hukum public dan badan hukum privat :

1. Badan hukum public ( publiek rechts persoon )

Adalah badan hukum yang didirikan berdasarkan hukum public atau yang menyangkut kepentingan public atau orang banyak atau Negara umumnya.

2. Badan Hukum Privat ( privat rechts persoon )

Adalah badan hukum yang didirikan berdasarkan hukum sipil atau perdata yang menyangkut kepentingan pribadi orang di dalam badan hukum itu.

Objek hukum

Objek hukum menurut pasal 499 KUH perdata, yaitu benda. Benda adalah segala sesuatu yang berguna bagi subjek hukum atau segala sesuatu yang menjadi pokok permasalahan dan kepentingan bagi para subjek hukum atau segala sesuatu yang dapat kepentingan bagi para subjek hukum atau segala sesuatu yang dapat menjadi objek dari hak milik ( eigendom )

Kemudian, berdasarkan pasal 503 sampai dengan pasal 504 KUH perdata disebutkan bahwa benda dapat dibagi menjadi dua, yaitu benda yang bersifat kebendaan dan benda yang bersifat tidak kebendaan.

1. benda yang bersifat kebendaan

Adalah suatu benda yang sifatnya dapat dilihat, diraba, dan dirasakan dengan panca indera, terdiri dari

a. benda bertubuh / berwujud, meliputi

(2)

tidak dapat dihabiskan. 2. benda tidak bergerak.

b. benda tidak bertubuh / tidak berwujud, seperti surat berharga. 2. benda yang bersifat tidak kebendaan

Adalah suatu benda yang hanya dirasakan oleh panca indera saja dan kemudian dapat direalisasikan menjadi suatu kenyataan, contohnya merek perusahaan, paten, dan ciptaan musik atau lagu.

Hak kebendaan yang bersifat sebagai pelunasan utang ( hak jaminan )

Hak kebendaan yang bersifat sebagai pelunasan utang ( hak jaminan ) adalah hak jaminan yang melekat pada kreditor yang memberikan kewenangan kepadanya untuk melakukan eksekusi kepada benda yang dijadikan jaminan, jika debitor melakukan wansprestasi terhadap suatu prestasi ( perjanjian ).

Dengan demikian , hak jaminan tidak dapat berdiri sendiri karena hak jaminan merupakan perjanjian yang bersifat tambahan dari perjanjian pokoknya , yakni perjanjian utang-piutang.

Referensi

Dokumen terkait

Badan hukum publik adalah badann hukum yang didirikan berdasarkan hukum publik atau orang banyak atau menyangkut kepentingan negara sedangkan badann hukum privat adalah badan hukum

sebagainya.. Akibat hukum adalah segala akibat yang terjadi dari segala perbuatan hukum yang dilakukn subjek hukum terhadap objek hukum atau akibat-akibat lain yang disebabkan

Dokumentasi pediatrik adalah segala sesuatu yang tertulis atau tercetak yang berguna bagi Dokumentasi pediatrik adalah segala sesuatu yang tertulis atau tercetak

1. Kata “Apa” → menanyakan benda atau sesuatu, keadaan atau perbuatan, dan segala sesuatu yang berkaitan dengan isi atau pokok bahasan. - Jawaban dari pertanyaan yang

Pasal 37 ayat (2) berbunyi: apabila ada sesuatu benda berdasarkan ketentuan hukum demi kepentingan umum harus dimusnahkan atau tidak diberdayakan baik itu untuk

Badan hukum yang mewakili kepentingan perdata pendirinya tetapi menjalankan aktivitas di bidang hukum publik. Badan hukum yang mewakili

Segala barang atau jasa lebih terlihat sebagai sesuatu yang diperuntukkan bagi pencapaian kepentingan lainnya selain kebutuhan yang bersifat pokok, yakni dapat berfungsi

Subekti, hukum perdata adalah segala hukum pokok yang mengatur kepentingan-kepentingan perseorangan.97 Sedangkan menurut Munir Fuadi, yang dimaksud dengan Hukum Perdata adalah