Analisis genetik dan pewarisan sifat ketahanan cabai terhadap antraknosa yang disebabkan oleh colletotrichum acutatum
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
lingkungan dan inang sudah diseragamkan. acutatum ) jauh lebih virulen dibandingkan dengan isolat TGMII04 ( C. Studi lain tentang ketahanan cabai terhadap antraknosa juga
PEWARISAN KARAKTER KETAHANAN PADA CABAI (Capsicum annuurn x Capsicum clrinense).. TERHADAP PENYAKlT ANTRAKNOSA (CoICetotrichum g2oeosporioides
Sibarani : Uji Efektivitas Beberapa Pestisida Nabati Untuk Mengendalikan Penyakit Antraknosa (Colletotrichum capsici) Pada Tanaman Cabai ( Capsicum annuum L ) Di Lapangan,
PEWARISAN KARAKTER KETAHANAN PADA CABAI (Capsicum annuurn x Capsicum clrinense). TERHADAP PENYAKlT ANTRAKNOSA (CoICetotrichum g2oeosporioides
Kadar capsaicin pada buah dan aktivitas peroksidase pada daun tidak dapat dijadikan penanda ketahanan cabai terhadap antraknosa yang disebabkan oleh C.
Colletotrichum acutatum , 3) perlakuan penyemprotan menggunakan ekstrak daun sirih 10% pada cabai dapat menekan terjadinya penyakit antraknosa paling rendah yaitu sebanyak 30%
Interaksi genetik x lingkungan dapat digunakan untuk mendapatkan lingkungan yang cocok dalam seleksi ketahanan terhadap antraknosa pada cabai.. Penelitian ini bertujuan
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan genotipe tanaman cabai yang tahan terhadap penyakit antraknosa yang disebabkan oleh Colletotrichum acutatum.. Penelitian