• Tidak ada hasil yang ditemukan

Evaluasi Kinerja Bangunan Talang Pada Daerah Irigasi Namu Sira – Sira Kab. Langkat

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Evaluasi Kinerja Bangunan Talang Pada Daerah Irigasi Namu Sira – Sira Kab. Langkat"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

SURVEY TINJAUAN

(3)

Alat Penghubung Setiap Kotak Pengecoran Talang agar dapat meredam

kebocoran pada bangunan talang tersebut

(4)

Talang 2

(5)

Talang 3

(6)

Talang 4

(7)
(8)
(9)
(10)
(11)
(12)

Referensi

Dokumen terkait

Kecepatan aliran air yang mengalir melalui saluran tersier dipengaruhi oleh kekasaran, kemiringan dan ukuran saluran yang dibuat, semakin besar koefisien kekasaran saluran

Dihitung debit dan kecepatan aliran rata-rata setelah vegetasi dipangkas. Dihitung koefisien kekasaran (N) dan konstanta Chezy (C)

Data Sekunder: Data dari Instansi Pemerintah Terkait Data Primer: Wawancara Petani Dikumpulkan Data Ditentukan Lokasi Penelitian Mulai Digambarkan kondisi luasan

Perlu kajian lanjutan terhadap faktor-faktor kehilangan air akibat penyadapan dan pengoperasian bangunan pelengkap irigasi, sehingga nilai efisiensi yang diperoleh akan lebih

Data primer berupa data kecepatan aliran, dimensi bangunan irigasi, dimensi saluran sekunder, serta kondisi/kerusakan bangunan bagi, bangunan sadap, dan gorong-gorong yang

Penelitian dilakukan pada Daerah Irigasi yang memilik Namu Sira-Sira. sistem pengambilan air berupa free intake (pengambilan bebas). Sebelum ada bangunan bendung,