• Tidak ada hasil yang ditemukan

Program Kerja Sekolah PROGRAM KERJA-3

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan " Program Kerja Sekolah PROGRAM KERJA-3"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

B. RENCANA STRATEGI EMPAT TAHUN KEDUA (2009/2010, 2010/2011, 2011/2012, 2012/2013)

NO SASARAN KOMPONEN PROGRAM PELAKSANA SUMBER

BIAYA PELAKSANAPENGAWAS

WAKTU PELAKSANAAN PROGRAM

2009/

2010 2010/2011 2011/2012 2012/2013

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

I Terciptanya ketahanan sekolah yang efektif dan efisien yaitu terbentuknya sarana fisik yang tertata rapih dan dioperasionalkan oleh para

pengelola sekolah yang cakap

Mendayagunakan Ketahanan Sekolah

Sarana Fisik : Gedung

Lingkungan Sekolah Perabot Mebeler dan Alat Pelajaran b. Operasional :

Disiplin Sekolah Tata Tertib Sekolah Wibawa Sekolah

Pemeliharaan Lingkungan Dua Belas Langkah

Kepemimpinan

Dua belas Langkah Wali Kelas

Delapan Mental Sehat Wawasan Wiyatamandala

PKS Sarana Prasarana

Wakasek

PKS Kesiswaan PKS Kesiswaan PKS Humas PKS Saspras PKS Kesiswaan Wali kelas PKS Kesiswaan PKS Humas

Bantuan Pusat Bantuan Propinsi

Komite Sekolah

Komite Sekolah

Dinas Pendidikan Kabupaten/ Propinsi

Pengawas Sekolah

Kepala Sekolah

2 Tertatanya Administrasi sekolah dengan baik sehingga segala urusan menjadi

lancar,menumbu h

Mendayagunakan Administrasi Sekolah

Administrasi Program Pembelajaran

Adminitrsai Kearsipan / Persuratan

Administrasi Kepegawaian Administrasi Perlengkapan

PKS Kurikulum Kaur Tata Usaha Kaur Tata Usaha Kaur Tata Usaha Kaur Tata Usaha Pengelola Perpus PKS Kesiswaan PKS Humas

Bantuan Pusat

Bantuan Propinsi

Komite Sekolah

▸ Baca selengkapnya: program kerja 9k di sekolah

(2)

kan kepuasan dan kepercayaan bagi semua pihak

Administrasi Keuangan Administrasi Perpustakaan Administrasi Kesiswaaan Administrasi Hubungan

Masyarakat

Administrasi Sarana Prasarana

Administrasi Komite Sekolah

PKS Sarana Prasarana PKS Humas

o ö ö ö

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

3 Terbentuknya

pengelola sekolah yang memiliki kreativitas tinggi dan profesional

Meningkatkan Mutu Pengelola Sekolah

 Mendayagunakan supervisi pendidikan dan supervisi administrasi

 Mengoptimalkan MGMP sekolah

 Mengikutsertakan guru/pegawai pada kegiatan pelatihan, loka karya, seminar,tugas belajar, studi banding

 Mengoptimalkan karir pegawai

Kep. Sek. Ka.TU PKS Kuikulum PKS Kuikulum Kepala Sekolah, Kepala Tata Usaha Kepala Sekolah PKS Kuikulum

Bantuan Propinsi Bantuan Kabupaten

Komite Sekolah

Dinas Pendidikan Kabupaten/ Propinsi Pengawas Sekolah Kepala Sekolah

4 Terbentuknya

sistem pengajaran dengan

penyelenggaraan yang efektif dan efisien

Mendayagunakan Urusan Kurikulum

 Mendayagunakan PBM

 Mendayagunakan Penilaian Hasil PBM

 Mendayagunakan Pelaporan Nilai

 Mendayagunakan

Pengembangan Kurikulum dalam kegiatan PBM

 Mendayagunakan Multi Media dalam Pengembangan PBM

PKS Kurikulum PKS Kurikulum PKS Kurikulum PKS Kurikulu PKS Kesiswaan PKS Kurikulum PKS Sarpras

Bantuan Propinsi Bantuan Kabupaten

Komite Sekolah

Dinas Pendidikan Kab./ Propinsi Pengawas Sekolah Kepala Sekolah

5 Terbentuknya

sistem pembinaan

Mendayagunakan Urusan Kesiswaan

(3)

kesiswaan dengan penyelenggaraan yang efektif dan efisien

 Mengoptimalkan Kegiatan OSIS

 Mengoptimalkan Kegiatan 7 K

 Mengoptimalkan Kegiatan Ekstrakurikuler

 Mengoptimalkan Orientasi Siswa

 Mengoptimalkan Kegiatan Kepemimpinan

 Mengoptimalkan Pelaksanaan Tata Tertib Siswa

PKS Kesiswaan PKS Kesiswaan/ Saspras/ Kur. PKS Kesiswaan PKS Kesiswaan PKS Kesiswaan PKS Kesiswaan/ PKS Humas

Bantuan Propinsi

Bantuan Kabupaten

Komite Sekolah

Dinas Pendidikan Kabupaten/ Propinsi

Pengawas Sekolah Kepala Sekolah

6 Terbentuknya

lulusan SMP Muhammadiyah 2 Kadungora

dengan Rata-rata UN 7,0

Meningkatkan Mutu Lulusan

 Mengefektifkan Seleksi PSB

 Mengembangkan Bimbingan Belajar

PKS Kesiswaan/ Humas

PKS Kurikum / Kesiswaan

Bantuan Kabupaten Bantuan Propinsi

Dinas Pendidikan

Kabupaten oo öö öö öö

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

Nilai Ujian Nasional Sekurang-kurangnya masuk 10 besar di Kabupaten Garut

 Mendayagunakan Sistem Pengayaan

 Mengoptimalkan Bimbingan Belajar

 Mengoptimalkan

Pengembangan Minat dan Bakat

 Mendayagunakan Potensi Gaya Belajar Siswa

 Mengembangkan Kelas Unggulan

 Mengembangkan Bimbingan Lanjutan

PKS Kurikulum PKS Kurikulum Kesiswaan/BK PKSKurikulum/BKPK S Kesiswaan

PKS Kurikulum PKS Humas/BK

Komite Sekolah

Pengawas Sekolah

Kepala Sekolah

7 Terbentuknya

(4)

Muhammadiyah 2 Kadungora Kabupaten Garut yang memilki keterampilan khusus dan mampu

menghasilkan produk yang secara ekonomis dapat membawa mereka menjadi orang mandiri

Sistem Belajar Unggulan dan Produksi

 Mengelola dan

mengembangkan Sistem Belajar Unggulan tentang program KIR, Bahasa Inggris, Internet.

 Mengelola dan

mengembangkan Sistem Produksi, Perikanan Persemaian/Pembibitan Tanaman Keras/ Holti kultura .

PKS Kurikulum Kesiswaan PKS Sarana Prasarana

Wakasek

Humas/Kurikulum/K esiswaan/Sarana Prasarana

Bantuan Pusat Bantuan Propinsi Bantuan Kabupate n

Komite Sekolah

Dinas Pendidikan Kab./ Propinsi

Pengawas Sekolah Kepala Sekolah

o ö ö ö

o ö ö ö

(5)

BAB IV

P E N U T U P

A. Kesimpulan

Pendidikan melalui jalur sekolah dapat dilaksanakan secara efektif dan efisiensi apabila didukung oleh komponen pendidikan, yang antara lain terdiri dari tenaga pendidik, kurikulum dan sumber daya pendidikan secara memadai. Oleh karena itu, agar seluruh komponen pendidikan tersebut di atas dapat didayagunakan secara optimal maka seluruh komponen tersebut harus dipantau, dinilai, dibina dan diarahkan secara intensif sehingga program sekolah yang telah ditetapkan dapat tercapai, yang pada akhirnya sosok peserta didik berhasil guna sesuai dengan yang diharapkan.

Berdasarkan kerangka pemikiran tersebut, maka pada kesempatan tahun pelajaran 2005/2006. SMP Muhammadiyah 2 Kadungora menyusun Rencana Strategi Program Kerja Delapan Tahunan. Program tersebut disusun mengacu pada hasil evaluasi tahun yang lalu, kemudian dianalisis secara komprehensif. Selanjutnya rencana strategi program kerja delapan tahunan tersebut, dikembangkan ke dalam program tahunan dengan mempertimbangan kondisi ekternal dan internal, serta kekuatan dan kelemahan kondisi sekolah. Pelaksanaanya diatur oleh kepala sekolah dibantu para PKS, sehingga punya pola pemikiran yang terarah walaupun nuansa berbeda tetapi pada prinsipnya mengacu pada upaya peningkatan mutu pendidikan, serta tidak terlepas dari dasar hukum operasional pengelolaan pendidikan. Nilai lain yang bermakna dalam rencana strategi program kerja delapan tahunan adalah terciptanya kondusifitas dan kesinergian dalam rangka pencapaian kualitas pendidikan.

(6)

B. Rekomendasi

Dalam pelaksanaan Rencana Strategi Program Kerja Delapan Tahunan, antara lain perlu diperhatikan :

1. Bahwa Rencana Strategi Program Kerja Delapan Tahunan tidak dapat direalisasikan tanpa adanya keterlibatan total warga sekolah, karena sifatnya lebih cenderung kepada Pengendalian Mutu (Quality Control), dalam Teknis Edukatif untuk mendukung kelancaran peningkatan kemampuan Proses Belajar Mengajar.

2. Bahwa tugas dan fungsi Kepala Sekolah adalah merupakan profesi tersendiri, yang tidak diartilan sebagai kelanjutan profesi guru.

3. Mekanisme kelancaran Rencana Strategi Program Kerja Delapan Tahunan perlu dukungan dari semua pihak, antara lain keluarga, masyarakat dan pemerintah. Hal ini diharapkan agar dalam mewujudkan program-program yang terencana sesuai dengan tujuan.

Referensi

Dokumen terkait

Hasil analisa diperoleh bahwa pelaksanaan dana bantuan operasional dilaksanakan secara efektif, yaitu komponen komunikasi (sosialisasi) pelaksanaan kegiatan agar

Hasil analisa diperoleh bahwa pelaksanaan dana bantuan operasional dilaksanakan secara efektif, yaitu komponen komunikasi (sosialisasi) pelaksanaan kegiatan agar

Kesimpulan dari hasil penulisan diatas adalah untuk meningkatkan kualitas kinerja karyawan, ISO 9001:2008 harus diterapkan secara optimal dan maksimal oleh seluruh komponen baik

Agar profesi guru lebih professional, guru perlu dibina secara berkesinambungan, baik secara individual maupun secara kelompok di forum Kelompok Kerja Guru (KKG) dan

Dalam perspektif demikian, pendidikan harus lebih berperan dalam membangun seluruh potensi manusia agar menjadi subyek yang berkembang secara optimal

Jadi agar system hidraulik dapat selalu bekerja pada suhu normal, bukan hanya oil cooler saja yang harus berfungsi dengan baik, tetapi juga seluruh permukaan

Kesehatan kerja dapat dicapai secara optimal jika tiga komponen kerja berupa kapasitas pekerja, beban kerja dan lingkungan kerja dapat berinteraksi secara baik dan serasi

Agar profesi guru lebih professional, guru perlu dibina secara berkesinambungan, baik secara individual maupun secara kelompok di forum Kelompok Kerja Guru (KKG) dan