Rencana Startegis (RENSTRA) Perubahan Dinas Perdagangan Tahun 2018-2023
i
RENCANA STRATEGIS
( RENSTRA ) PERUBAHAN
DINAS PERDAGANGAN KABUPATEN BONE
TAHUN 2018-2023
DI D IN NA AS S P PE ER RD D A A G G AN A NG GA AN N KA K AB BU UP PA A T T EN E N B BO ON NE E
JlJlnn. . LLakakss.. YYoos.s. SSuuddararssoo NNoo. . 2299 TTllpp/F/Faxax.. ((00448811))2211002288
Rencana Startegis (RENSTRA) Perubahan Dinas Perdagangan Tahun 2018-2023
ii
KATA PENGANTAR
Rencana Strategis Perubahan Dinas Perdagangan Kabupaten Bone Tahun 2018- 2023 merupakan Rencana Strategis Perubahan yang telah disesuaikan dengan kondisi yang mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Perubahan 2018-2023 yang disusun sebagai dasar implementasi kebijakan dan program bagi pembangunan perdagangan selama periode 2018-2023 yang menjadi tugas pokok dan fungsi Dinas Perdagangan Kabupaten Bone.
Renstra Perubahan Dinas Perdagangan Kabupaten Bone ini menjabarkan pokok- pokok pikiran dan perencanaan yang termaksud pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Perubahan Kabupaten Bone.
Rencana Strategis Perubahan ini disusun dengan mempertimbangkan perkembangan lingkungan strategis, baik di lingkungan internal maupun lingkungan eksternal yang saling berpengaruh dalam penyelenggaraan pembangunan perdagangan. Rencana Strategis Perubahan ini memuat visi, misi, tujuan, sasaran, strategi, kebijakan, dan program yang akan dilaksanakan selama kurun waktu tersebut. Demikian pula indikator pencapaian kinerja dan sasaran yang telah ditetapkan menjadi dasar bagi penilaian akuntabilitas kinerja Dinas Perdagangan setiap pada akhir tahun anggaran.
Demikian Rencana Strategis Perubahan ini diharapkan bermanfaat bagi pihak- pihak yang berkepentingan dalam mengembangkan sektor perdagangan Kabupaten Bone.
Watampone, 11 Oktober 2021 Plt. Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Bone
ANDI IKHWAN BURHANUDDIN,SH,M.Si Pangkat : Pembina Utama Muda,IV/c NIP “.19640324 199210 1 002
Rencana Startegis (RENSTRA) Perubahan Dinas Perdagangan Tahun 2018-2023
iii
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR... ii
DAFTAR ISI ... iii
DAFTAR TABEL ... v
DAFTAR GAMBAR... vi
BAB I PENDAHULUAN... 1
1.1. Latar Belakang ... 1
1.2. Landasan Hukum ... 3
1.3. Maksud dan Tujuan ... 6
1.4. Sistematika Penulisan ... 6
BAB II GAMBARAN PELAYANAN PERANGKAT DAERAH ... 8
2.1. Tugas, Fungsi, dan Struktur Organisasi Perangkat Daerah ... 8
2.2. Sumber Daya Perangkat Daerah ...17
2.3. Kinerja Pelayanan Perangkat Daerah ...22
2.4. Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan Perangkat Daerah...31
BAB III PERMASALAHAN DAN ISU-ISU STRATEGIS PERANGKAT DAERAH ...33
3.1. Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi Pelayanan ...33
3.2. Telaahan Visi, Misi, dan Program Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Terpilih ...35
3.3. Telaahan Renstra K/L dan Renstra PD Provinsi ...37
3.4. Telaahan Rencana Tata Ruang Wilayah dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis ...41
3.5. Penentuan Isu-Isu Strategis ...44
BAB IV TUJUAN DAN SASARAN ...45
4.1. Tujuan Jangka Menengah Perangkat Daerah ...45
4.2. Sasaran Jangka Menengah Perangkat Daerah...45
BAB V STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN ...47
5.1. Strategi ...47
5.2. Arah Kebijakan ...47
BAB VI RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN SERTA PENDANAAN ...49
Rencana Startegis (RENSTRA) Perubahan Dinas Perdagangan Tahun 2018-2023
iv
6.1. Program dan Kegiatan (nomenklatur Berubah sesuai Permendagri 90) ...49
6.2. Indikator Kinerja Utama (IKU)...51
6.3. Kelompok Sasaran ...53
6.4. Pendanaan Indikatif...53
BAB VII KINERJA PENYELENGGARAAN BIDANG URUSAN ...58
BAB VIII PENUTUP ...63
LAMPIRAN ...64
Rencana Startegis (RENSTRA) Perubahan Dinas Perdagangan Tahun 2018-2023
v
DAFTAR TABE L
Tabel 2.1 Komposisi Pegawai Dinas Perdagangan Kabupaten Bone berdasarkan Jenis Kelamin
Tabel 2.2 Komposisi Pegawai Dinas Perdagangan Kabupaten Bone berdasarkan pangkat/Golongan
Tabel 2.3 Komposisi Pegawai Dinas Perdagangan Kabupaten Bone berdasarkan Tingkat Pendidikan
Tabel 2.4 Sarana dan Prasarana Dinas Perdagangan
Tabel 2.5 Kondisi awal tahun 2013 data tentang urusan Perdagangan
Tabel 2.6 Capaian Kinerja Dinas Perdagangan Kabupaten Bone Tahun 2013-2018 Tabel 2.7 Anggaran dan Realisasi Pendanaan Pelayanan Dinas Perdagangan
Kabupaten Bone Tahun 2013-2017
Tabel 2.8 Anggaran dan Realisasi Pendanaan/Program dan Kegiatan Pelayanan Dinas Perdagangan Kabupaten Bone Tahun 2013-2017’
Tabel 3.1 Pemetaan Permasalahan untuk Penentuan Prioritas dan Sasaran Pembangunan Daerah
Tabel 4.1 Tujuan Sasaran Jangka Menengah Pelayanan Perangkat Daerah Tabel 5.1 Tujuan, Sasaran, Strategi, dan Arah Kebijakan
Tabel 6.1 Indikator Kinerja Utama Dinas Perdagangan
Tabel 6.2 Rencana Program dan Kegiatan serta Pendanaan Dinas Perdagangan Tahun 2018-2023
Tabel 7.1 Indikator Kinerja Sesuai dengan RPJMD
Rencana Startegis (RENSTRA) Perubahan Dinas Perdagangan Tahun 2018-2023
vi
DAFTAR GAMBAR
Gambar 1.1 Bagan Alur Hubungan Perencanaan dan Pengaggaran Gambar 2.1 Struktur Organisasi Dinas Perdagangan Kabupaten Bone
Gambar 2.2 Komposisi Pegawai Dinas Perdagangan Kabupaten Bone berdasarkan Jenis Kelamin
Gambar 2.3 Komposisi Pegawai Dinas Perdagangan Kabupaten Bone berdasarkan Pangkat/Golongan
Gambar 2.4 Komposisi Pegawai Dinas Perdagangan Kabupaten Bone berdasarkan Tingkat Pendidikan
Gambar 2.5 Capaian Kontribusi Bidang Perdagangan terhadap PDRB Gambar 2.6 Capaian Peningkatan Pasar daerah
Gambar 2.7 Capaian Pembinaan Pasar daerah
Gambar 2.8 Capaian Bina Kelompok Pedagang/ Usaha Informal Gambar 2.8 Capaian Data Pengawasan UTTP
1
BAB I PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Rencana Strategis Perubahan Perangkat Daerah yang selanjutnya disingkat dengan Renstra Perangkat Daerah adalah dokumen perencanaan Perangkat Daerah untuk periode 5 (lima) tahun. Pada dasarnya Penyusan Rencana Strategis Dinas Perdagangan Kabupaten Bone merupakan Implementasi RPJMD Kabupaten Bone Tahun 2018-2023 dan menjadi pedoman dalam pelaksanaan aktivitas di Dinas Perdagangan dalam kurung waktu 5 ( Lima ) tahun ke depan serta menjadi kerangka acuan bagi penyelenggara pembangunan di Bidang Perdagangan serta masyarakat pada umumnya serta menjadi kerangka acuan dalam menentukan arah pembangunan Perdagangan Kabupaten Bone melalui pemanfaaatan seluruh potensi sumber daya yang tersedia.
Renstra Perangkat Daerah sebagaimana dimaksud dalam Permendagri 86 Tahun 2017 Pasal 11 ayat (3) huruf a memuat tujuan, sasaran, program, dan kegiatan pembangunan dalam rangka pelaksanaan Urusan Pemerintahan Wajib dan/atau Urusan Pemerintahan Pilihan sesuai dengan tugas dan fungsi setiap Perangkat Daerah, yang disusun berpedoman kepada RPJMD dan bersifat indikatif.
Undang-Undang nomor 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN) pasal 2 ayat 2 mengamanatkan bahwa setiap daerah harus menyusun rencana pembangunan daerah secara sistematis, kearah terpadu dan menyeluruh dan tanggap kepada perubahan setiap daerah (kabupaten/kota) harus menetapkan Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Daerah dan Rencana Perangkat Daerah (RKPD).
Penyusunan Renstra Perubahan Dinas Perdagangan Kabupaten Bone Tahun 2018-2023 sesuai dengan tugas dan fungsi Perangkat Daerah serta berpedoman kepada RPJM Daerah dan bersifat indikatif. Mengacu pada Pasal 16 Ayat (2) dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017, Renstra Dinas Perdagangan disusun dengan tahapan sebagai berikut :
a. persiapan penyusunan;
1. penyusunan rancangan keputusan Kepala Daerah tentang pembentukan tim penyusun Renstra Perangkat Daerah;
2. orientasi mengenai Renstra Perangkat Daerah;
2 3. penyusunan agenda kerja tim penyusun Renstra Perangkat
Daerah; dan
4. penyiapan data dan informasi perencanaan pembangunan Daerah berdasarkan SIPD.
b. penyusunan rancangan awal;
1. analisis gambaran pelayanan;
2. analisis permasalahan;
3. penelaahan dokumen perencanaan lainnya;
4. analisis isu strategis;
5. perumusan tujuan dan sasaran Perangkat Daerah berdasarkan sasaran dan indikator serta target kinerja dalam rancangan awal RPJMD;
6. perumusan strategi dan arah kebijakan Perangkat Daerah untuk mencapai tujuan dan sasaran serta target kinerja Perangkat Daerah;
dan
7. perumusan rencana program, kegiatan, indikator kinerja, pagu indikatif, lokasi kegiatan dan kelompok sasaran berdasarkan strategi dan kebijakan Perangkat Daerah sebagaimana dimaksud pada huruf f serta program dan pagu indikatif dalam rancangan awal RPJMD.
c. penyusunan rancangan
Rancangan Renstra Perangkat Daerah disusun dengan menyempurnakan rancangan awal renstra Perangkat Daerah berdasarkan surat edaran Kepala Daerah tentang penyusunan rancangan renstra Perangkat Daerah
d. pelaksanaan forum Perangkat Daerah/lintas Perangkat Daerah;
Forum Perangkat Daerah/lintas Perangkat Daerah dilaksanakan oleh kepala Dinas Perdagangan berkoordinasi dengan BAPPEDA.
e. perumusan rancangan akhir; dan
Perumusan rancangan akhir Renstra Perangkat Daerah merupakan proses penyempurnaan rancangan Renstra Perangkat Daerah menjadi rancangan akhir Renstra Perangkat Daerah berdasarkan Peraturan Daerah tentang RPJMD.
f. penetapan.
RPJMD menjadi pedoman dalam penyusunan Renstra Perangkat Daerah yang berwawasan 5 (lima) tahunan. Renstra Perangkat Daerah merupakan
3 penjabaran teknis RPJMD yang berfungsi sebagai dokumen perencanaan teknis operasional dalam menentukan arah kebijakan serta indikasi program dan kegiatan setiap urusan bidang dan atau fungsi pemerintahan untuk jangka waktu 5 (lima) tahunan, yang disusun oleh setiap Perangkat Daerah di bawah koordinasi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).
Pelaksanaan RPJMD Tahun 2018-2023 setiap tahun dijabarkan ke dalam RKPD sebagai suatu dokumen perencanaan tahunan daerah yang memuat prioritas program dan kegiatan dari Rencana Kerja Perangkat Daerah. RKPD menjadi acuan dalam pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang dilaksanakan secara berjenjang mulai dari tingkat desa/kelurahan, kecamatan, kabupaten. Selanjutnya Perangkat Daerah dengan berpedoman pada Renstra Perangkat Daerah dan RKPD menyusun rencana kerja tahunan berupa Rencana Kerja (Renja) Perangkat Daerah. Gambaran tentang hubungan antara RPJMD dengan dokumen perencanaan lainnya sebagai kesatuan sistem perencanaan pembangunan dan sistem keuangan.
1.2. Landasan Hukum
Landasan hukum penyusunan Rencana Stretegis Dinas Perdagangan adalah:
1. Undang-undang Nomor 29 Tahun 1959 tentang Pembentukan Daerah- daerah tingkat II di Sulawesi (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1959 Nomor 74, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 1822);
2. Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 75, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3851);
3. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 Tenatang Keuangan Negara(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286);
4. Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4421);
5. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438);
4 6. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tetang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587) sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Undang- Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Undang- Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679);
7. Undang-undang Nomor 2 Tahun 1981 tentang Metrologi Legal
8. Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen;
9. Undang-undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Daerah dengan Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438);
10. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 140, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4578);
11. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2008 tentang Pedoman Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 19, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4817);
12. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Penataan Ruang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 21, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5103);
13. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 114, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5887);
14. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 46 Tahun 2016 tentang Tata Cara Penyelenggaraan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 228, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5941);
15. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2017 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 26 tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional (Lembaran Negara Republik
5 Indonesia Tahun 2017 Nomor 77, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6042);
16. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2017 tentang Sinkronisasi Proses Perencanaan dan Penganggaran Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 105, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6056);
17. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 45 Tahun 2017 tentang Partisipasi Masyarakat Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 225 , Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6133);
18. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2018 tentang Standar Pelayanan Minimal (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2018 Nomor 2, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6178);Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah;
19. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, dan Rencacna Kerja Pemerintah Daerah;
20. Peraturan Daerah Kabupaten Bone Nomor 9 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Kabupaten Bone Nomor 7 Tahun 2008 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Bone Tahun 2005-2025 (Lembaran Daerah Kabupaten Bone Tahun 2016 Nomor 9);
21. Peraturan Daerah Kabupaten Bone Nomor 2 Tahun 2013 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Bone 2012-2032 (Lembaran Daerah Kabupaten Bone Tahun 2013 Nomor 2);
22. Peraturan Daerah Kabupaten Bone Nomor 8 Tahun 2017 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Bone Tahun Anggaran 2018; (Lembaran Daerah Kabupaten Bone Tahun 2017 Nomor 8);
23. Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2019 tentang RPJMD Kabupaten Bone Tahun 2018-2023 (Lembaran Daerah Kabupaten Bone Tahun 2019 Nomor 03);
6 24. Peraturan Bupati Bone Nomor 81 Tahun 2017 tentang Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Bone Tahun Anggaran 2018. (Berita Daerah Kabupaten Tahun 2017 Nomor 81);
1.3. Maksud dan Tujuan
Maksud disusunnya Rencana Strategis Dinas Perdagangan Kabupaten Bone adalah sebagai berikut untuk memetakan kebutuhan berbagai sumber di bidang Perdagangan selama 5 (lima) tahun ke depan sebagai penjabaran dari RPJMD secara jelas dan transparan yang akan digunakan sebagai acuan/pedoman dalam mewujudkan tujuan pembangunan di bidang perdagangan serta mempermudah melaksanakan kegiatan selama 5 (lima) tahun kedepan, sehingga sumber-sumber daya yang ada di masyarakat dapat dikelola secara optimal.
Adapun tujuan disusunnya Rencana Strategis (RENSTRA) Dinas Perdagangan Kabupaten Bone adalah
1. Menetapkan dokumen perencanaan yang memuat visi, misi, tujuan, strategi, sasaran, kebijakan, program, dan kegiatan yang menjadi tolak ukur penilaian kinerja dalam melaksanakan tugas dan fungsinya. (Tujuan)
2. Untuk panduan dan pedoman dalam menyusun Rencana Kerja (Renja) setiap tahunnya agar lebih terarah, fokus dan sesuai dengan perencanaan sebelumnya. (tujuan)
3. Bahan evaluasi agar perencanaan dapat berjalan sistematis, komperehensip dan tetap fokus pada pemecahan masalah yang mendasar
1.4. Sistematika Penulisan
Sistematika Penyusunan Renstra Dinas Perdagangan adalah sebagai berikut :
Bab I Pendahuluan berisikan Latar Belakang , Landasan Hukum, Maksud dan Tujuan serta Sitematika Penulisan penyusunan Renstra Dinas Perdagangan Tahun 2018-2023.
Bab II Gambaran Pelayanan Perangkat Daerah berisikan Tugas,Fungis Organisasi Perangkat Daerah, Sumber Daya Perangkat Daerah, Kinerja Pelayanan Perangkat Daerah,dan Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan Perangkat Daerah.
Bab III Permasalahan dan Isu-isu Strategis Perangkat Daerah berisikan tentang Identifikasi Permasalahan berdasarkan Tugas dan Fungsi Pelayanan, Telaahan Visi,Misi dan Program Kepala Daerah Terpilih, Telaahan Renstra K/L
7 dan Renstra, dan Telaahan Rencana Tata Ruang Wilayah dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis.
Bab IV Tujuan dan Sasaran berisikan Tujuan Jangka Menengah Perangkat Daerah, dan Sasaran Jangka Menengah Perangkat Daerah
Bab V Strategi dan Arah Kebijakan berisikan Strategi dan Arah Kebijakan Renstra Dinas Perdagangan Tahun 2018-2023.
Bab VI Rencana Program dan Kegiatan Serta Pendanaan berisikan Program dan Kegiatan Tahun 2018-2023.
Bab VII Kinerja Penyelenggara Bidang Urusan berisikan tentang Kinerja yang akan dicapai Perangkat Daerah dalam Lima Tahun mendatang.
Bab VIII Penutup berisikan tentang kesimpulan dari penyusunan Renstra Dinas Perdagangan Tahun 2018-2023
8
BAB II GAMBARAN PELAYANAN PERANGKAT DAERAH
2.1. Tugas, Fungsi, dan Struktur Organisasi Dinas Perdagangan
Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Bone Nomor 8 Tahun 2016 Tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Bone dan Peraturan Bupati Bone Nomor 86 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan fungsi Serta Tata Kerja Dinas Perdagangan kabupaten Bone serta gambaran Struktur Organisasi Dinas Perdagangan Kabupaten Bone adalah sebagai berikut: Tambahan berdasarkan Perbup Bupati Bone Nomor 79 Tahun 2020
TUGAS POKOK
Membantu Bupati dalam menyelenggarakan urusan pemerintahan bidang perdagangan yang menjadi kewenangan daerah dan tugas pembantuan yang ditugaskan kepada Daerah.
FUNGSI
a. perumusan kebijakan penyelenggaraan urusan pemerintahan bidang perdagangan;
b. pelaksanaan kebijakan urusan pemerintahan bidang perdagangan;
c. pelaksanaan evaluasi dan pelaporan urusan pemerintahan bidang perdagangan;
d. pelaksanaan administrasi dinas urusan pemerintahan bidang Perdagangan;
dan
e. pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Bupati terkait dengan tugas dan fungsinya.
STRUKTUR ORGANISASI a. Kepala Dinas;
b. Sekretariat terdiri atas : 1. Sub Bagian Kepegawaian;
2. Sub Bagian Program;
3. Sub Bagian Umum dan Keuangan;
c. bidang sarana dan pelaku distribusi terdiri dari : 1. Seksi Sarana Distribusi;
2. Seksi Pelaku Distribusi; dan 3. Seksi Pengelolaan Pasar .
9 d. bidang Kemetrologian terdiri dari :
1. Seksi Pelayanan Tera dan Tera Ulang;
2. Seksi Penyuluhan Metrologi legal 3. Seksi Pengawasan Metrologi Legal.
e. bidang Pengembangan Perdagangan :
1. Seksi Penggunaan dan Pemasaran Produk Dalam Negeri P3DN);
2. Seksi Fasilitas Ekspor Impor dan 3. Seksi Bina Pelaku Ekspor Impor
f. bidang Pengendalian Barang Pokok dan Penting terdiri dari : 1. Seksi Pengendalian Barang Pokok;
2. Seksi Pengendalian Barang Penting dan
3. Seksi Pengawasan Distribusi Barang Pokok dan Penting serta Barang yang diatur
g. UPTD
h. kelompok jabatan pelaksana dan jabatan fungsional.
10 Rencana Strategis (Restra) Dinas Perdagangan Tahun 2018-2023
Gambar 2.1 Struktur Organisasi Dinas Perdagangan Kabupaten Bone STUKTUR ORGANISASI
DINAS PERDAGANGAN KABUPATEN BONE KEPALA DINAS
KELOMPOK JABATAN FUNGSIONAL
SEKERTARIAT
SUB BAGIAN PROGRAM
SUB BAGIAN KEUANGAN
SUB BAGIAN
UMUM DAN KEPEGAWAIAN
BIDANG
PENGEMBANGAN PERDAGANGAN
SEKSI
FASILITAS EKSPOR IMPOR SEKSI
PENGGUNAAN DAN PEMASARAN PRODUK DALAM NEGERI ( P3DN)
PENGGUNAAAN DAN
SEKSI
BINA PELAKU EKSPOR IMPOR
BIDANG
PENGENDALIAN BARANG POKOK DAN PENTING
SEKSI
PENGENDALIAN BARANG PENTING SEKSI
PENGENDALIAN BARANG POKOK
SEKSI
PENGAWASAN DISTRIBUSI BARANG POKOK DAN PENTING SERTA BARANG
YANG DIATUR BIDANG
SARAN DAN PELAKU DISTRIBUSI
SEKSI
PENYULUHAN METROLOGI LEGAL SEKSI
SARANA DISTRIBUSI
SEKSI
PELAYANAN TERA DAN TERA ULANG BIDANG
KEMETROLOGIAN
SEKSI PELAKUU DISTRIBUSI
SEKSI
PENGAWASAN METROLOGI ILEGAL SEKSI
PENGELOLAH PASAR
U P T D BUPATI BONE,
A. FAHSAR M. PADJALANGI
11 Berdasarkan Peraturan Daerah sebagaimana tersebut diatas, maka kedudukan dan tugas pokok Dinas Perdagangan yaitu sebagai berikut
1. Kepala Dinas Tugas :
Membantu Bupati menyelenggarakan Urusan Pemerintahan bidang Perdagangan yang menjadi kewenangan daerah dan tugas pembantuan yang ditugaskan kepada Daerah
Fungsi :
a. Menyusun rencana kegiatan Dinas sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas;
b. mendistribusikan dan memberi petunjuk pelaksanaan tugas;
c. memantau, mengawasi dan mengevaluasi pelaksanaan tugas dalam lingkungan Dinas untuk mengetahui perkembangan pelaksanaan tugas;
d. menyusun rancangan, mengoreksi, memaraf dan/atau menandatangani naskah dinas;
e. mengikuti rapat-rapat sesuai dengan bidang tugasnya;
f. menyelenggarakan perumusan kebijakan agar tercipta sinkronisasi dan integrasi kebijakan pemerintah dalam lingkup kerja dan kewenangan Dinas Perdagangan Kabupaten;
g.menyelenggarakan pengendalian, penempatan dan pembinaan kepegawaian lingkup Dinas Perdagangan Kabupaten;
h. menyelenggarakan pengelolaan keuangan Dinas Perdagangan Kabupaten;
i. menyelenggarakan urusan umum Dinas Perdagangan Kabupaten;
j. menyelenggarakan pemantauan dan evaluasi secara berkala pelaksanaan kebijakan pemerintah daerah lingkup Dinas Perdagangan Kabupaten;
k. menyelenggarakan dan mengoordinasikan program dan kegiatan dengan pemerintah pusat dan provinsi dalam rangka terciptanya keselarasan program dan kegiatan antar tingkatan pemerintahan dalam lingkup kerja dan kewenangan Dinas Perdagangan Kabupaten;
l. melaporkan hasil pelaksanaan tugas Dinas Perdagangan Kabupaten kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah;
m. menyelenggarakan koordinasi dan konsultasi dengan lembaga pemerintah atau nonpemerintah, dalam rangka menyelenggarakan tugas dan fungsi;
n. Menyelenggarakan tugas kedinasan lain yang diperintahkan atasan sesuai dengan bidang tugasnya.
12 2. Sekretaris
Tugas :
membantu kepala dinas dalam melaksanakan tugas koordinasi di bidang kesekretariatan yang menjadi tanggungjawab kedinasan.
Fungsi :
a. penyusunan program dan anggaran pada Dinas Perdagangan;
b. pelaksanaan program dan anggaran;
c. pengoordinasian tugas-tugas pada Dinas Perdagangan dan memberikan pelayanan adminsitrasi kepada bidang-bidang lain Dinas Perdagangan;
d. penyusunan bahan dokumentasi dan statistik, peraturan perundang- undangan, pengelolaan bahan bacaan dan penyelenggaraan kemitraan dengan masyarakat;
e. penyusunan data, evaluasi dan penyiapan laporan pelaksanaan program kerja kepada kepala dinas;
f. pelaksanaan urusan ketatausahaan dan rumah tangga;
g. penyelenggaraan pengelolaan naskah dinas dan kearsipan;
h. pelaksanaan pembinaan ASN di lingkungan Dinas Perdagangan; dan i. pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Kepala Dinas terkait tugas
dan fungsinya.
Pada Bagian Sekretariat terdiri dari :
1. Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian 2. Kepala Sub Bagian Program
3. Kepala Sub Bagian Keuangan
3. Kepala Bidang Sarana dan Pelaku Distribusi Tugas :
Membantu Kepala Dinas dalam penyiapan koordinasi, fasilitasi perumusan dan pelaksanaan kebijakan, bimbingan teknis, evaluasi serta pelaporan pelaksanaan di bidang sarana distribusi, pelaku distribusi, serta penggunaan dan pemasaran produk dalam negeri
Tungsi :
a. menyusun rencana kegiatan Subbagian Keuangan sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas;
b. mendistribusikan dan memberi petunjuk pelaksanaan tugas;
c. memantau, mengawasi dan mengevaluasi pelaksanaan tugas dalam lingkungan Subbagian Keuangan untuk mengetahui perkembangan pelaksanaan tugas;
13 d. menyusun rancangan, mengoreksi, memaraf dan/atau menandatangani
naskah dinas;
e. mengikuti rapat-rapat sesuai dengan bidang tugasnya;
f. melakukan pelayanan administrasi keuangan rutin, melaksanakan pembukuan keuangan, menyusun laporan keuangan rutin, memelihara bahan dan penyelenggaraan dokumen keuangan serta membuat laporan pertanggungjawaban keuangan sesuai dengan peraturan perundang- undangan;
g. melakukan dan menginventarisasi sumber-sumber penerimaan dinas;
h. melakukan dan menjalankan adminsitrasi keuangan sesuai pedoman akuntansi pemerintah dan ketentuan perundang-undangan;
i. melakukan dan melaksanakan verifikasi administrasi keuangan;
j. melakukan dan mengatur penatausahaan perbendaharaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
k. melakukan evaluasi pelaporan kemajuan penggunaan anggaran (rencana dan realisasi) secara berkala;
l. menyusun laporan hasil pelaksanaan tugas dan memberikan saran pertimbangan kepada atasan sebagai bahan perumusan kebijakan; dan m. melakukan tugas kedinasan lain yang diperintahkan atasan sesuai dengan
bidang tugasnya.
Pada Bidang Sarana dan Pelaku Distribusi terdiri dari : 1. Kepala Seksi Srana Distribusi
2. Kepala Seksi Pelaku Distribusi 3. Kepala Seksi Pengelolaan Pasar 4. Kepala Bidang Kemetrologian
Tugas :
Membantu Kepala Dinas dalam melaksanakan penyiapan koordinasi, fasilitasi perumusan dan pelaksanaan kebijakan, bimbingan teknis, evaluasi serta pelaporan pelaksanaan di bidang pelayanan tera dan tera ulang, bina sumber daya manusia, dan pengawasan
Fungsi :
a. menyusun rencana kegiatan Bidang Kemetrologian sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas;
b. mendistribusikan dan memberi petunjuk pelaksanaan tugas;
c. memantau, mengawasi dan mengevaluasi pelaksanaan tugas dalam lingkungan Bidang Kemetrologian untuk mengetahui perkembangan pelaksanaan tugas;
14 d. menyusun rancangan, mengoreksi, memaraf dan/atau menandatangani
naskah dinas;
e. mengikuti rapat-rapat sesuai dengan bidang tugasnya;
f. melaksanakan layanan tera dan tera ulang alat ukur, takar, timbang, dan perlengkapannya;
g. melaksanakan pemetaan jumlah potensi ukur, takar, timbang, dan perlengkapannya;
h. mengelola cap tanda tera;
i. menyediakan dan menjamin ketertelusuran standar kerja dan peralatan kemetrologian;
j. menyediakan dan pelaksanaan pembinaan terhadap jabatan fungsional penera, pengamat tera, pengawas kemetrologian;
k. menyiapkan bahan dalam rangka pelaksanaan sistem informasi sumber daya manusia jabatan fungsional penera, pengamat tera, dan pengawas kemetrologian;
l. melaksanakan penilaian angka kredit jabatan fungsional penera, pengamat tera, dan pengawas kemetrologian;
m. melaksanakan pengawasan Ukur, Takar, Timbang, dan Perlengkapannya, Barang Dalam Keadaan Terbungkus (BDKT), dan satuan ukuran;
n. melaksanakan penyuluhan kemetrologian;
o.melakukan tugas kedinasan lain yang diperintahkan atasan sesuai dengan bidang tugasnya.
Pada Bidang Kemetrologian terdiri dari :
1. Kepala Seksi Pelayanan Tera dan Tera Ulang 2. Kepala Seksi Penyuluhan Metrologi Legal 3. Kepala Seksi Pengawasan Metrologi Legal
5. Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Tugas :
Membantu Kepala Dinas dalam melaksanakan penyiapan koordinasi, fasilitasi perumusan dan pelaksanaan kebijakan, bimbingan teknis, evaluasi serta pelaporan pelaksanaan di bidang penggunaan dan pemasaran produk dalam negeri, fasilitasi ekspor impor dan bina pelaku ekspor impor.
Fungsi :
a. menyusun rencana kegiatan Bidang Pengembangan Perdagangan sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas;
b. mendistribusikan dan memberi petunjuk pelaksanaan tugas;
15 c. memantau, mengawasi dan mengevaluasi pelaksanaan tugas dalam lingkungan Bidang Pengembangan Perdagangan untuk mengetahui perkembangan pelaksanaan tugas;
d. menyusun rancangan, mengoreksi, memaraf dan/atau menandatangani naskah dinas;
e. mengikuti rapat-rapat sesuai dengan bidang tugasnya;
f. mengidentifikasi dan pengembangan produk lokal/unggulan daerah;
g. mengidentifikasi pelaku usaha mikro kecil menengah sektor perdagangan;
h. meningkatkan kemitraan usaha;
i. melaksanakan promosi produk lokal/unggulan daerah;
j. meningkatkan akses pasar produk dalam negeri;
k. menyediakan data dan informasi produk lokal/unggulan daerah serta pelaku usaha sektor perdagangan (pelaku usaha mikro kecil menengah sektor perdagangan);
l. melaksanakan pameran dagang nasional, pameran dagang lokal, dan misi dagang bagi produk ekspor asal 1 (satu) daerah kabupaten/kota;
m. melaksanakan partisipasi dalam pameran dagang nasional, pameran dagang lokal dan misi dagang bagi produk ekspor asal 1 (satu) daerah kabupaten/kota;
n. menyediakan layanan informasi mengenai penyelenggaraan dan partisipasi pada pameran dagang nasional, pameran dagang lokal dan misi dagang dan produk ekspor unggulan daerah;
o. melaksanakan dan partisipasi dalam kampanye pencitraan produk ekspor skala provinsi (lintas daerah kabupaten/kota);
p. menerbitkan Surat Keterangan Asal;
o. melakukan tugas kedinasan lain yang diperintahkan atasan sesuai dengan bidang tugasnya.
Pada Bidang Pengembangan Perdagangan terdiri dari :
1. Kepala Seksi Penggunaan dan Pemasaran Produk Dalam Negeri (P3DN) 2. Kepala Seksi Fasilitas Ekspor Impor
3. Kepala Seksi Bina Pelaku Ekspor Impor
6. Bidang Pengendalian Barang Pokok dan Penting Tugas :
Membantu Kepala Dinas dalam melaksanakan penyiapan koordinasi, fasilitasi perumusan dan pelaksanaan kebijakan, bimbingan teknis, evaluasi serta pelaporan pelaksanaan di bidang pengendalian barang pokok, pengendalian
16 barang penting, serta pengawasan distribusi barang pokok dan penting serta barang yang diatur.
Fungsi :
a.menyusun rencana kegiatan Bidang Pengendalian Barang Pokok dan Penting sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas;
b. mendistribusikan dan memberi petunjuk pelaksanaan tugas;
c. memantau, mengawasi dan mengevaluasi pelaksanaan tugas dalam lingkungan Bidang Pengendalian Barang Pokok dan Penting untuk mengetahui perkembangan pelaksanaan tugas;
d. menyusun rancangan, mengoreksi, memaraf dan/atau menandatangani naskah dinas;
e. mengikuti rapat-rapat sesuai dengan bidang tugasnya;
f. menjamin ketersediaan barang kebutuhan pokok dan barang penting;
g. melaksanakan pemantauan distribusi dan ketersediaan barang kebutuhan pokok dan barang penting;
h. melaksanakan koordinasi lintas sektoral untuk ketersediaan barang kebutuhan pokok dan barang penting;
i. melaksanakan pemantauan harga dan stok dan pasokan barang kebutuhan pokok dan barang penting;
j. menyediakan data dan informasi harga serta ketersediaan stok dan pasokan barang kebutuhan pokok dan barang penting;
k. melaksanakan operasi pasar dan/atau pasar murah dalam rangka stabilisasi harga pangan pokok di wilayah kerjanya;
l. melaksanakan koordinasi dengan stakeholders untuk penyelenggaraan operasi pasar dan/atau pasar murah di wilayah kerjanya;
m. melaksanakan pengawasan pengadaan dan penyaluran barang kebutuhan pokok dan barang penting di wilayah kerjanya;
n. melaksanakan pengawasan pengadaan, penyaluran dan penggunaan pupuk bersubsidi di wilayah kerjanya;
o. melaksanakan koordinasi dengan Komisi Pengawas Pupuk dan Pestisida Kabupaten, produsen, distributor, dan pengecer di tingkat daerah kabupaten;
p. melakukan tugas kedinasan lain yang diperintahkan atasan sesuai dengan bidang tugasnya.
17 Pada Bidang Pengendalian Barang Pokok dan Penting terdiri dari :
1. Kepala Seksi Pengendalian Barang Pokok 2. Kepala Seksi Pengendalian Barang Penting
3. Kepala Seksi Pengawasan Distribusi Barang Pokok dan Penting Serta Barang yang diatur
2.2. Sumber Daya Perangkat Daerah
2.2.1 Pegawai (terpilah Laki Perempuan)
Jumlah pegawai yang berstatus PNS Dinas Perdagangan Kabupaten Bone sampai dengan bulan April 2021 adalah sebanyak 29 orang dan 21 Orang Staf Tenaga Kontrak/Honorer, dengan rincian sebagai berikut:
Tabel 2.1:
Komposisi Pegawai Dinas Perdagangan Kabupaten Bone berdasarkan Jenis Kelamin Tahun 2021
No Jenis Kelamin Jumlah Keterangan
1 Laki-Laki 19
2 Perempuan 10
Jumlah 29
Sumber : Dinas Perdagangan Laporan Triwulan I tahun 2021
Gambar 2.2 Komposisi Pegawai Dinas Perdagangan Kabupaten Bone berdasarkan Jenis Kelamin Tahun 2021
18 Tabel 2.2
Komposisi Pegawai Dinas Perdagangan Kabupaten Bone berdasarkan pangkat/Golongan Tahun 2021
No Pangkat/Golongan Jumlah Keterangan
1 Golongan IV 9 orang Laki-Laki : 5 Orang Perempuan: 4 Orang 2 Golongan III 14 orang Laki-Laki : 8 Orang
Perempuan: 6 Orang 3 Golongan II 6 orang Laki-Laki : 6 Orang
Perempuan: 0 Orang 4 Golongan I 0 orang
5 Staf/Honorer 21 Orang Laki-Laki : 8 Orang Perempuan:13 Orang Jumlah 50 orang
Sumber :Daftar Hadir Dinas Perdagangan bulan Juli 2021
Gambar 2.3 Komposisi Pegawai Dinas Perdagangan Kabupaten Bone berdasarkan pangkat/Golongan Tahun 2021
19 Komposisi tingkat pendidikan pegawai Dinas Perdagangan dapat di lihat pada table 2.3 .
Tabel 2.3:
Komposisi Pegawai Dinas Perdagangan Kabupaten Bone berdasarkan Tingkat Pendidikan Tahun 2021
No Pangkat/Golongan Jumlah Keterangan
1 Pasca Sarjana/S2 16 orang Laki-Laki : 8 Orang Perempuan: 8 Orang 2 Sarjana/S1 7 orang Laki-Laki : 5 Orang
Perempuan: 2 Orang 3 Sarjana Muda/Diploma III 0 orang
4 SLTA 6 orang Laki-Laki : 6 Orang
Perempuan: 0 Orang
5 SLTP 0 orang
6 SD 0 orang
Jumlah 29 orang
Sumber : Dinas Perdagangan Laporan Triwulan II tahun 2021
Gambar 2.4
Komposisi Pegawai Dinas Perdagangan Kabupaten Bone berdasarkan Tingkat Pendidikan Tahun 2021
Pegawai / Aparatur Pemerintah merupakan nukleus organisasi yang menempati posisi strategis dan peran dominan dalam membawa Dinas Perdagangan untuk mencapai tujuannya. Tujuan Dinas Perdagangan hanya akan terwujud apabila didukung oleh aparatur yang andal dan professional .Demikian penting dan strategisnya peran pegawai/aparatur ini menuntut diselenggarakannya manajemen sumber daya manusia secara baik, tepat dan terarah, sehingga
20 mereka dapat memberikan kontribusi positif bagi kemajuan dan Dinas Perdagangan.Tanpa itu semua pegawai justru dapat menjadi sumber penyebab terjadinya pemborosan dan inefisiensi, dan sangat sulit untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
2.2.2 Asset
Perlengkapan kantor berupa sarana dan prasarana yang memadai secara kualitas maupun kuantitas, diperlukan sebagai unsur pendukung bagi kelancaran pelaksanaan tugas pokok dan fungsiDinas Perdagangan, sarana dan prasarana itu meliputi bangunan gedung kantor, mebeleur, alat komunikasi, alat transportasi, komputer dan lain-lain.
Saat ini Dinas Perdagangantelah dilengkapi dengan sarana dan prasarana yang memadai dalam menunjang kelancaran pelaksanaan tugas. Data peralatan dan perlengkapan kantor yang dimiliki Dinas Perdagangan Kabupaten Bone dapat dilihat tabel 2.4.
21 Tabel 2.4
Sarana dan Prasarana Dinas Perdagangan Tahun 2020
No Nama Barang Jumlah
(Unit)
Keterangan
1 2 3
1 Notebook 4 Unit Baik
2 Pc. Unit 9 Unit Baik
3 Printer 6 Uni Baik
4 Overhead Projector 1 Unit Baik
5 Televisi 1 Unit Baik
6 Kursi Tamu di Ruangan Pejabat
Eselon II 1 Unit
Baik
7 Lemari Penyimpanan 7 Unit Baik
8 Mesik Ketik Manual
Standar 2 Unit
Baik
9 Kusi Biasa 7 Unit Baik
10 Kursi Kerja 8 Unit Baik
11 Ac Unit 5 Unit Baik
12 Sound System 1 Unit Baik
13 Laptop 3 Unit Baik
14 Meja Kerja 27 Unit Baik
15 Lemari Arsip 4 Unit Baik
Sumber : Dinas Perdagangan data Inventaris Barang Tahun 2020
22
2.3. Kinerja Pelayanan Perangkat Daerah
Pelaksanaan urusan Perdagangan dilaksanakan oleh Dinas Perdagangan yang melaksanakan dan menindaklnajuti Misi ke-3 Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Perubahan Kabupaten Bone Tahun 2013-2018, yaitu Mengembangkan dan menguatkan ekonomi kerakyatan berbasis potensi lokal dan kelestarian lingkungan dengan capain indicator sasaran adalah:
1) Kontribusi Bidang Perdagangan terhadap PDRB 2) Peningkatan Pasar daerah
3) Pembinaan Pasar Desa
4) Cakupan Bina Kelompok Pedagang/Usaha informal
5) Jumlah Kecamatan yang Mendapatkan Data Pengawasan UTTP
Kondisi awal tahun 2020 data tentang urusan Perdagangan Kabupaten Bone adalah sebagai berikut:
Tabel 2.5
Kondisi awal tahun 2020 data tentang urusan Perdagangan
C
Capaian Kinerja Dinas Perdagangan Tahun 2013-2018 dilihat pada table dibawah ini :
No Indikator
Kondisi Kinerja pada Awal RPJMD Tahun
PERANGKAT DAERAH 2013
1. Perdagangan
1.
Peningkatan Pasar daerah 2 Dinas
Perdagangan
2.
Cakupan bina kelompok pedagang/usaha informal
%)
2 Dinas
Perdagangan
3.
Data Pengawasan UTTP
(Kec.) 7834 UTTP
Dinas
Perdagangan
23 Tabel 2.6
Pencapaian Kinerja Dinas Perdagangan Kabupaten Bone Tahun 2016-2020
NO .
Indikator Kinerja sesuai Tugas
dan Fungsi Perangkat Daerah
Tar get NS PK
Targ et IKK
Tar get Indi kat or Lain nya
Target Renstra Perangkat Daerah
Tahun Ke- Realisasi Capaian Tahun Ke- Rasio Capaian Pada Tahun Ke-
2016 2017 2018 2019 2020 2016 2017 2018 2019 2020 2016 2017 2018 2019 2020
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
1
Kontribusi Sektor Perdaganga n Terhadap
PDRB 8.23 8.80 9.42 10.80 10.79 12 11.2 11.20 11.04 11.5 145% 127% 119% 110% 107%
2
Peningkatan Pasar
Daerah 2 2 2 2 2 1 1 3 3 4 50% 50% 150% 150% 150%
3 Peningkatan
Pasar Desa 80 80 80 80 80 80 80 80 80 80 100% 100% 100% 100% 100%
4
Cakupan Bina Kelompok Pedagang Usaha
Informal (%) 3.6 5.2 6.8 8.4 10 3.16 3.28 4.17 4.32 104 88% 63% 61% 51% 104%
5 Data Pengawasan
UTTP (Kec) 19 21 23 25 27 15 15 15 17 20 79% 71% 65% 58% 74%
Dalam hal cakupan Kontribusi Bidang Perdagangan terhadap PDRB Kabupaten Bone dapat dilihat juga pada diagram dibawah ini :
Gambar 2.5
Capaian Kontribusi Bidang Perdagangan terhadap PDRB Tahun 2016-202
24 Dari diagram diatas diatas dapat dilihat bahwa dalam hal capaian Kontribusi bidang perdagangan terhadap PDRB melebihi target yang telah ditetapkan.
Dalam hal cakupan Peningkatan Pasar Daerah kegiatan yang dilakukan adalah Pembangunan/Revitalisasi Pasar Rakyat yang ada di Kabupaten Bone dengan menggunakan dana DAK dan DAU Kondisi itu dapat dilihat Diagram berikut ini:
Gambar 2.6
Capaian Peningkatan Pasar Daerah Tahun 2016-2020
Dari diagram diatas dapat dilihat pada Tahun 2013 dan 2014 pencapaian realisasi hanya sebesar 50% hal ini disebabkan karena Dana Alokasi Khusus dari pusat hanya dapat membaiayai pembangunan 1 Unit Pasar.
Dalam hal cakupan Pembinaan Pasar Daerah kegiatan yang dilakukan adalah Pembinaan yang dilakukan pada pengelolah pasar Kondisi itu dapat dilihat Diagram berikut ini:
25 Gambar 2.7
Capaian Pembinaan Pasar Daerah Tahun 2016-2020
Dalam hal cakupan Bina Kelompok Pedagang/ Usaha Informal (%) Dapat dilihat dari Diagram berikut:
Gambar 2.8
Capaian Bina Kelompok Pedagang/Usaha Informal Tahun 2016-2020
26 Dari diagram diatas dapat dilihat bahwa dari tahun 2013 -2018 Target Bina Kelompok Pefagang/Usaha Informal tidak tercapai hal ini disebabkan oleh beberapa hal yaitu:
1. Jumlah Pedagang yang menjadi acuan dalam pencapaian program terlalu besar;
2. Anggaran yang digunakan untuk pembinaan Pedagang tidak mencukupi
3. Jumlah Personil (PNS) yang kurang untuk melakukan pembinaan.
Dalam hal cakupan Data Pengawasan UTTP (Kecamatan) kegiatan yang dilakukan adalah kegiatan Pengendalian dan Terwujudnya Tertib Ukur pada Alat Ukur Takar Timbangan dan Perlengkapannya (UTTP), utamanya terhadap Pemilik/ Pengguna dan Penjual BDKT, pelaksanaan pengawasan dalam upaya Peningkatan Pengawasan Kemetrologian yang bekerja sama dengan Dinas Perdagangan Provinsi Sulawesi Selatan. Kondisi itu dapat dilihat pada tabel berikut ini:
Gambar 2.9 Capaian Data Pengawasan UTTP Tahun 2016-2020
Dari diagram diatas dapat dilihat bahwa dari tahun 2013 -2018 Target Data Pengawasan UTTP tidak tercapai hal ini disebabkan karena tidak adaya tenga ahli metrology, dan sarana prasarana metrology belum memadai.
27 Tabel 2.7
Anggaran dan Realisasi Pendanaan Pelayanan Dinas Perdagangan Kabupaten Bone Tahun 2016-2020
N O URAIAN
TARGET (ANGGARAN) REALISASI ANGGARAN CAPAIAN RATA –RATA
PERTUBUHAN
2016 2017 2018 2019 2020 2016 2017 2018 2019 2020 2016 2017 2018 2019 2020 TARGET REALISA
SI I PENDAPATAN 450,000,000 400,000,000 530,000,000 600,000,000 600,000,000 313,284,500 518,996,400 938,372,300 381,558,000 372,852,400 69.62% 129.75% 177.05% 63.59% 62.14% 7.46% 4.45%
-DAK
- - 4,462,292,000, 6,283,879,000 3,816,842,90
0 - - 4,432,779,800 6,336,108,000 3,816,842,900 0.00% 0.00% 99.34% 100.83% 100.00% 0.00% 0.00%
-PAD 450,000,000 400,000,000 530,000,000 600,000,000 600,000,000 313,284,500 518,996,400 938,372,300 381,558,000 372,852,400 69.62% 129.75% 177.05% 63.59% 62.14% 7.46% 4.45%
-Tugas Pembantu 2,789,900,00
0 4,744,440,000 7,500,000,000 7,959,050,000 12,000,000,0 00
2,789,900,00 0
4,744,440,00
0 7,490,816,700 7,958,961,200 11,734,600,000 100.00% 100.00% 99.88% 100.00% 97.79% 44.01% 43.21%
II Total Belanja 1,856,864,70
0 2,211,029,500 6,865,032,636 9,196,715,000 7,294,967,50 0
1,813,005,66 1
2,077,538,16
3 6,772,763,213 9,135,697,715 6,958,359,062 97.64% 93.96% 98.66% 99.34 95.39% 40.01% 43.21%
-Belanja Pegawai 1,164,250,70
0 1,400,292,000 1,389,905,300 1,572,041,000 1,728,347,50 0
1,148,864,47 7
1,381,274,03
1 1,391,858,269 1,441,617,914 1,614,450,547 98.68% 98.64% 100.14% 91.70% 93.41% 10.38% 8.88%
-Belanja barang
dan Jasa 621,914,000 795,237,000 1,012,835,336 1,272,795,000 1,480,720,00
0 593,841,184 680,764,132 948,125,144 1,202,971,801 1,470,065,615 95.49% 85.61% 93.61% 94.51% 99.28% 24.22% 25.43%
-Belanja Modal
70,700,000 15,500,000 4,462,292,000 6,351,879,000 4,085,900,00
0 70,300,000 15,500,000 4,432,779,800 6,491,108,000 3,873,842,900 99.43% 100.00% 9934% 102.19% 94.81% 175.72% 172.46%