PERKEMBANGAN KABUPATEN TAPANULI
TENGAH (1946-2013)
SKRIPSI
Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Memperoleh
Gelar Sarjana Pendidikan
Oleh :
EROSLAWATY SIBARANI 3103121020
JURUSAN PENDIDIKAN SEJARAH
FAKULTAS ILMU SOSIAL
i ABSTRAK
Nama : Eroslawaty Sibarani, NIM : 3103121020. Perkembangan Kabupaten Tapanuli Tengah ( 1946-2013). Skripsi, Fakultas Ilmu Sosial Jurusan Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Medan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana latar belakang berdirinya Kabupaten Tapanuli Tengah dan Perkembangannya (1946-2013). Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Tapanuli Tengah, hal ini mengingat Kabupaten Tapanuli Tengah ada, setelah Kota Sibolga resmi dijadikan Kotamadya, dan pengganti dari sistem pemerintahan Belanda. Pada penelitian ini penulis melakukan field research (penelitian lapangan) dengan teknik observasi, wawancara dan studi dokumen / kepustakaan. Teknik observasi dilakukan dengan mengamati secara langsung perkembangan yang ada di Kabupaten Tapanuli Tengah. Wawancara dilakukan langsung dengan orang-orang yang mengetahui perkembangan Kabupaten Tapanuli Tengah dan perkembangannya, dengan membuat konsep pertanyaan. Studi dokumen / kepustakaan dilakukan untuk memperlengkapi informasi yang diperoleh dari lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam perkembangannya Kabupaten Tapanuli Tengah mengalami tiga tahap perubahan (masa) yaitu : masa orde lama, masa orde baru dan masa reformasi.
Berdasarkan ketiga masa pemerintahan tersebut, peneliti meneliti bidang pendidikan, kesehatan dan ekonomi. Dalam perkembangannya, pada masa orde lama, kondisi pendidikan, kesehatan dan ekonomi Kabupaten Tapanuli Tengah masih terbilang semeraut, dimana pengaruh dari pasca penjajahan di Indonesia, dimana keadaan ekonomi masyarakat belum stabil, yang berdampak pada bidang pendidikan dan kesehatan. Dan pada masa orde baru, kondisi Kabupaten Tapanuli Tengah sudah mengalami perkembangan, baik itu sarana pendidikan, kesehatan, serta keadaan ekonomi yang sudah mulai stabil. Dan pada masa reformasi kondisi Kabupaten Tapanuli Tengah semakin membaik dan sudah terbilang cukup, dimana sarana pendidikan mulai dari tingkat sekolah dasar,sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas sudah ada di setiap kecamatan yang ada di Kabupaten Tapanuli Tengah. Begitu juga dalam bidang kesehatan, di setiap kecamatan sudah terdapat posyandu, puskesmas pembantu serta puskesmas. Selain itu juga di Kabupaten Tapanuli Tengah sudah terdapat rumah sakit sebanyak 2 (dua), meskipun yang masih beroperasi masih 1 (satu) yaitu Rumah Sakit Umum Daerah Pandan. Begitu juga dalam bidang ekonomi, pendapatan perkapita dari kabupaten Tapanuli Tengah semakin baik, hal itu dikarenakan sumber pendapatan daerah sudah semakin banyak, baik itu dari sektor pertanian, perkebunan, peternakan, industri, serta pariwisata.
ii
KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan pertolonganNya akhirnya penulis dapat menyelesaikan penyusunan skripsi
yang berjudul “Perkembangan Kabupaten Tapanuli Tengah (1946-2013)”.
Adapun tujuan Skripsi ini disusun yaitu sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar sarjana pendidikan
Penulis menyadari bahwa dalam proses penulisan skripsi ini banyak mengalami kendala. Penulis sudah berusaha semaksimal mungkin didalam menyelesaikan skripsi ini walaupun penulis menyadari bahwa masih memiliki kekurangan didalam penyusunan skripsi ini. Oleh karena itu, penulis sangat mengharapkan agar para pembaca dapat memberikan kritik dan saran yang bersifat membangun untuk melengkapi skripsi ini.
Didalam menyelesaikan penyusunan Skripsi ini, penulis menghadapi beberapa kendala namun berkat bantuan, bimbingan, dukungan dan kerjasama dari berbagai pihak, kendala-kendala yang dihadapi tersebut dapat diatasi. Untuk itu, pada kesempatan ini penulis menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada:
1. Allah yang begitu luar biasa yang selalu ada untuk penulis. Penulis sadar bahwa tanpa campur tangan Allah didalam kehidupan penulis maka skripsi ini tidak akan mungkin dapat terselesaikan.
2. Bapak Prof. Dr. Ibnu Hajar Damanik, M.Si. selaku Rektor Universitas Negeri Medan.
iii
4. Bapak dan Ibu pembantu Dekan Fakultas Ilmu Sosial.
5. Ibu Dra. Lukitaningsih, M.Hum selaku Ketua Jurusan Pendidikan Sejarah dan Ibu Dra. Hafnita Sari Dewi Lubis, M.Si selaku sekretaris Jurusan Pendidikan Sejarah.
6. Ibu Dra. Flores Tanjung, M.A selaku dosen pembimbing skripsi penulis yang telah banyak membantu penulis didalam menyelesaikan skripsi ini. Terimakasih buat pemikiran – pemikiran ibu yang telah merubah beberapa pemikiran penulis. Terimakasih juga buat bimbingan, arahan, dan masukan - masukan yang selama ini diberikan kepada penulis dalam menyusun skripsi ini.
7. Bapak Drs. Ponirin, M.Si selaku dosen pembimbing akademik dan penguji penulis yang telah banyak memberikan bimbingan dan arahan kepada penulis selama masa perkuliahan.
8. Ibu Dra. Lukitaningsih, M.Hum selaku dosen penguji ahli yang telah banyak memberikan pemikiran dan saran sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini.
9. Ibu Dra. Hafnita SD Lubis, M.Si selaku dosen pembanding bebas yang banyak memberikan pandangan serta masukan bagi penulis dalam menyelesaikan penulisan skripsi ini.
iv
11.Kedua orangtua penulis yang terkasih, E. Sibarani dan M. Tarihoran. Terimakasih untuk setiap kasih dan cinta yang tidak pernah berkesudahan Terimakasih juga buat semua dukungan dan motivasi yang tidak henti – hentinya diberikan kepada penulis. Skripsi ini spesial penulis persembahkan untuk kedua malaikatku didunia ini “My amazing parents”. 12.Kakak penulis yang terkasih dan tersayang, Dewi Sibarani dan abang ipar penulis yang terkasih, Hendi Anto Hutagalung. Terimakasih penulis ucapkan kepada kalian atas dukungan dan kasih sayang yang sudah kalian berikan kepada penulis sehingga penulis semakin bersemangat menyusun skripsi ini.
13.Abang penulis yang terkasih Jon halomoan Sibarani. Terimakasih penulis ucapkan atas dukungan dan kasih sayang yang sudah kalian berikan kepada penulis sehingga penulis semakin bersemangat menyusun skripsi ini.
14.Abangku tersayang yang telah bahagia di sisi Tuhan, abang Darwin Sibarani,yang selama hidup telah banyak mendukung serta memberikan motivasi kepada penulis untuk menyelesaikan skripsi ini.
15.Abangku tersayang Enrianus Sarumpaet, terimakasih telah selama ini memberikan motivasi serta dukungan kepada penulis dalam penyelesaian skripsi ini.
v
17.Seluruh keluarga besar Oppung Dewi Sibarani/br.Tamba, uda P. Sibarani, T.br Sibarani, H.Sibarani, R.Sibarani, A.Sibarani, J.Sibarani, A. Sibarani, J.Sibarani, P.br. Sibarani, P. br. Sibarani terimakasih juga untuk perhatian dan kasih sayang yang telah diberikan kepada penulis dan terkhusus buat uda Leo, uda Merry dan Bou Boy yang selama ini telah banyak membantu penulis dalam bidang materi.
18.Eda ku tersayang Herdelina Pandaingan, dan Adekku tersayang Melania Sibarani dan kakakku Suryani Paulina. Terimakasih atas dukungannya selama ini kepada penulis, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini.
19.Akkang Aurora Dr.U.T Hutagalung dan J.E Hutapea terimakasih banyak telah memberikan tempat tinggal selama penulis dalam proses penyelesaian kuliah, serta semangat, dukungan dan perhatian yang menjadi orangtuaku selama penulis di kota Medan.
vi
21.Teman satu rumahku Jerikho Hutagalung, Ristauli Nainggolan, Yelliyanti Panjaitan, Lamhotma Hutagalung, Togap Hutagalung, yang selama ini membantu penulis dalam menyelesaikan skripsi ini.
22.Sahabat dan sekaligus temen seperjuangan penulis Kelas A - Reguler 2010 ada Agustinus, Aina, Arinda, Ari, Ayu, Berkat, Boy, Candra, Iqbal, Dedi, Desi, Dilla, Dora, Eka, Elya, Evan, Fatwa, Ferry, Fitri, Flora, Frianko, Hesri, Hestya, Hetti, Hotresly, Indri, Jarahman, Josrai, Juliar, Junita, Budi, Irma, Radius, Hadi, Mariya, Muna, Naomi, Nelly, Nirwan, Normayani, Indah, Rina, Pratica, Edo, Rima, Rio, Muslim, Rodearni, Muslim, Sugi, Susi, Tono, Windah, Yosep, Zulherman. Terimakasih penulis ucapkan atas kebersamaan selama ini dan untuk setiap canda dan tawa yang ada dikelas kita. JASMERAH !!!
23.Dan teman seperjuangan Nila Tanjung, Deli Manurung, Jenri, Berkat Panggabean, dan Valentina yang telah mendukung penulis dalam menyelesaikan skripsi ini.
24.Seluruh teman-teman stambuk 2010 yang telah banyak memberikan dukungan dan masukan selama proses perkuliahan. Terimakasih juga buat teman - teman satu PS atas dukungan satu sama lain.
vii
26.Seluruh adik - adik stambukku, Terimakasih penulis ucapkan buat semua dukungan yang diberikan selama ini. Kakak berharap agar perkuliahan kalian lancar.
27.Tulang Gilbert Pasaribu. Terimakasih atas dukungan dan bantuannya telah meminjamkan buku kepada penulis tentang Bunga Rampai, sehingga membantu serta memberikan pandangan kepada penulis sehingga dapat menyelesaikan skripsi ini.
28.Sahabat SMA ku Osni Primi Silaban. Terimakasih telah banyak membantu doa serta memberikan dukungan kepada penulis dalam menyelesaikan skripsi ini.
29.Teman - teman satu PPLT SMP N 4 Balige yaitu selli, grace, astri, mastika, eka, lasria, sofia, permata, roida, nova, melli, julita, ani, frianko, rimjoy, reinner, maraman, Lukas, santi, putra . Terimakasih atas segala kebersamaan dan dukungan yang selama ini diberikan kepada penulis. Semoga kita dapat meraih segala kesuksesan yang kita impikan. Terimakasih untuk petualangan kita yang penuh warna di SMP N 4 Balige. Sukses untuk kita semua Bapak Ibu seperjuangan
viii
Skripsi ini bisa terselesaikan berkat bantuan dan doa dari semua pihak termasuk juga kepada pihak yang tidak bisa penulis sebutkan satupersatu namanya. Akhir kata penulis mengucapkan terimakasih dan semoga skripsi ini bisa bermanfaat bagi semua pembaca.
Medan, Juli 2014
Penulis
ix
B. Identifikasi Masalah ...4
C. Pembatasan Masalah ...4
D. Rumusan Masalah ...5
E. Tujuan Penelitian...5
F. Manfaat Penelitian...6
BAB II : KAJIAN PUSTAKA DAN KERANGKA BERFIKIR A. Landasan Konsep...7
1. Konsep Perkembangan Wilayah...7
2. Konsep Pertumbuhan Ekonomi...9
3. Konsep Perkembangan Pendidikan...11
4. Konsep Perkembangan Kesehatan ...13
B. Kerangka Berfikir ...15
BAB III : METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian... ...16
B. Lokasi Penelitian ...17
C. Sumber Data ...17
D. Tehnik Pengumpulan Data ...18
E. Tehnik Analisis Data ...20
BAB IV : HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Lokasi Penelitian ...22
1. Letak Geografis Kabupaten Tapanuli Tengah ...22
2. Keadaan Iklim Kabupaten Tapanuli Tengah...25
3. Demografi ...25
x
5. Tempat Peribadatan...31
6. Ketenagakerjaan ...32
7. Pemerintahan...32
8. Pegawai Negeri Sipil ...32
B. Sejarah Kabupaten Tapanuli Tengah ...33
C. Kondisi Kabupaten Tapanuli Tengah Pada Masa Orde Lama ...40
1. Bidang Pendidikan...42
2. Bidang Kesehatan ...42
3. Bidang Ekonomi ...43
D. Kondisi Kabupaten Tapanuli Tengah Pada Masa Orde Baru ...45
1. Bidang Pendidikan...46
2. Bidang Kesehatan ...48
3. Bidang Ekonomi ...50
E. Kondisi Kabupaten Tapanuli Tengah Pada Masa Reformasi ...52
1. Bidang Pendidikan...52
2. Bidang Kesehatan ...64
3. Bidang Ekonomi ...72
BAB V : KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan ...78
B. Saran ...79
DAFTAR PUSTAKA SURAT-SURAT
xi
DAFTAR TABEL
Halaman
Tabel 4.1 Penggunaan Lahan di Kabupaten Tapanuli Tengah...26
Tabel 4.2 Pemanfaatan Lahan yang Belum Terbangun...26
Tabel 4.3 Tingkat Kemiringan Lahan dan Lokasinya...27
Tabel 4.4 Jumlah Penduduk Menurut Kecamatan Tahun 2013...29
Tabel 4.5 Jumlah Penduduk Kabupaten Tapanuli Tengah Berdasarkan Agama...30
Tabel 4.6 Jumlah Tempat Peribadatan di Kabupaten Tapanuli Tengah...31
Tabel 4.7 Jumlah Fasilitas Sekolah Tingkat SD,SLTP dan SMA Di Kabupaten Tapanuli Tengah Masa Orde Baru...47
Tabel 4.8 Jumlah Rumah Sakit, Puskesmas, Puskesmas Pembantu, dan Posyandu Di Kabupaten Tapanuli Tengah Masa Orde Baru...49
Tabel 4.9 Jumlah Fasilitas Sekolah Tingkat SD, SLTP, Dan SMA di Kabupaten Tapanuli Tengah Masa Reformasi...57
Tabel 4.10 Daftar Nama Sekolah SD/MI negeri dan Swasta Pada Masa Reformasi Di Kabupaten Tapanuli Tengah...59
Tabel 4.11 Daftar Nama Sekolah SMP/MTs negeri dan Swasta Pada Masa Reformasi di Kabupaten Tapanuli Tengah...60
Tabel 4.12 Daftar Nama Sekolah SMA/SMK negeri dan Swasta Pada Masa Reformasi di Kabupaten Tapanuli Tengah...62
Tabel 4.13 Daftar Sarana Rumah Sakit, Puskesmas, Puskesmas Pembantu dan Posyandu Pada Masa Reformasi di Kabupaten Tapanuli Tengah...69
Tabel 4.14 Jumlah Dokter Umum, Dokter Gigi dan Dokter Spesialis Pada Masa Reformasi di Kabupaten Tapanuli Tengah...71
xii
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran 1 : Pedoman Wawancara
Lampiran 2 : Pedoman Observasi
Lampiran 3 : Daftar Informan Wawancara
Lampiran 4 : Dokumentasi Penelitian
1
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Sejarah merupakan garis penghubung antara kehidupan masa lalu dan masa kini. Sejarah meliputi ruang lingkup manusia, wilayah, dan juga alam. Pada bagian ini pembahasan yang dilakukan oleh peneliti masuk kedalam ruang lingkup sejarah dibagian wilayah. Wilayah yang dimaksudkan adalah wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah. Masyarakat adalah sekelompok orang yang membentuk sebuah sistem semi tertutup dan juga semi terbuka, dimana sebahagian besar interaksi adalah antara individu dengan individu yang berada dalam kelompok tersebut. Umumnya istilah masyarakat digunakan untuk mengacu sekelompok orang yang hidup bersama dalam suatu komunitas yang teratur yang mana dalam kelompok tersebut dipimpin oleh seseorang yang mempunyai kecakapan lebih dari kelompok lainnya.
Masyarakat yang menetap inilah yang menjadi cikal bakal terbentuknya suatu wilayah yang berupa dusun, perkampungan, desa, kabupaten, kota, bahkan menjadi suatu negara. Begitu juga halnya dengan wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah yang tidak serta merta terbentuk dengan sendirinya. Sebelum menjadi
kabupaten, Tapanuli Tengah tergabung dalam residenan “Tapanuli”, hal ini di
pertegas sejak dikeluarkannya Staadblad No. 496 Tahun 1906, Tapanuli menjadi wilayah yang berdiri sendiri. (Panggabean,1995:67).
2
Setelah proklamasi kemerdekaan, maka pada tanggal 15 Oktober 1945 oleh gubernur Sumatera Utara Mr. T. Mohd. Hasan menyerahkan urusan pembentukan daerah otonom bawahan dan penyusunan pemerintah daerah kepada masing-masing Residen. Bahkan telah dipertegas lagi dengan PP No. 8 Tahun 1947 yang menjadi daerah otonom. Pada permulaan kemerdekaan, Residen Tapanuli Dr. Ferdinand Lumbantobing yang berkedudukan di Tarutung, dengan dasar telegram Gubernur Sumatera tanggal 15 Oktober 1945 tentang pembentukan Kepala-kepala luhak Tapanuli Tengah. Gubernur Sumatera Mr. T. Mohd. Hasan menyerahkan urusan pembentukan daerah Otonom setingkat di wilayahnya pada pemerintahan daerah kepada masing-masing Residen.
Gubernur Tapanuli Sumatera Timur dengan Keputusan Nomor 1 Tahun 1946 mengangkat dan mengukuhkan Z.A. Glr Sutan Komala Pontas sebagai Bupati/Kepala Luhak Tapanuli Tengah. Selanjutnya pada bulan Juni 1946 melalui sideang Komite Nasional Daerah Keresidenan Tapanuli dibentuk Kabupaten Tanah Batak. Sesuai Keputusan Gubernur Sumatera Timur tanggal 17 Mei 1946 Kota Sibolga dijadikan sebagai Kota Administratif yang dipimpin oleh seorang Walikota dan pada saat itu dirangkap oleh Bupati Kabupaten Sibolga yaitu Z.A. Glr Sutan Komala Pontas.
3
Kecamatan Sorkam ditetapkan kemudian berdasarkan Perintah Presiden Tapanuli pada tahun 1947. Pada masa Undang-Undang Dasar 1945, konstitusi RIS dan Undang-Undang Sementara 1950, sistem pemerintahan yang ada tidak mengadakan perubahan atas bentuk dan batas wilayah Tapanuli Tengah yang ada sebelumnya. Dengan Undang-Undang No. 7 tahun 1956, Sumatera Utara dibentuk daerah otonom Kabupaten, kecuali Kabupaten Dairi ( yang dibentuk berdasarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 4/1964).
Salah satu kabupaten yang disebutkan dalam Undang-Undang Darurat tersebut ialah Tapanuli Tengah. Demikianlah Kabupaten Tapanuli Tengah sebagai Daerah Otonom dipertegas oleh Pemerintah dengan Undang-undang Nomor 7 Drt 1956 tentang Pembentukan Daerah Otonom Kabupaten-kabupaten dalam lingkungan Daerah Propinsi Sumatera Utara mempunyai 4 kecamatan ketika itu. Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Tapanuli Tengah Nomor 19 Tahun 2007 maka ditetapkan Hari Jadi Kabupaten Tapanuli Tengah adalah tanggal 24 Agustus 1945.
4
penduduknya yang dari tahun ke tahun semakin padat. Berdasarkan latar belakang
diatas maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “
PERKEMBANGAN KABUPATEN TAPANULI TENGAH (1946-2013) ”
B. Identifikasi Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah di atas maka penulis dapat mengidentifikasi beberapa masalah yaitu :
1. Sejarah Kabupaten Tapanuli Tengah.
2. Kondisi ekonomi, pendidikan dan kesehatan masyarakat Kabupaten Tapanuli Tengah Masa Orde Lama.
3. Kondisi ekonomi, pendidikan dan kesehatan masyarakat Kabupaten Tapanuli Tengah Masa Orde Baru.
4. Kondisi ekonomi, pendidikan dan kesehatan masyarakat Kabupaten Tapanuli Tengah Masa Reformasi.
C. PEMBATASAN MASALAH
Melihat luasnya ruang lingkup yang akan dibahas, sehingga dalam hal ini mengharuskan peneliti untuk membatasi masalah dalam penelitian ini agar lebih terarah. Dengan demikian apa yang hendak dicapai dapat terlaksana dengan baik dan sesuai dengan tujuan penelitian. Dalam hal ini peneliti membatasi masalah
5
D. Rumusan Masalah
Dengan identifikasi masalah di atas, maka yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu :
1. Bagaimana Sejarah Kabupaten Tapanuli Tengah?
2. Bagaimana Kondisi ekonomi, pendidikan dan kesehatan masyarakat Kabupaten Tapanuli Tengah Orde Lama?
3. Kondisi ekonomi, pendidikan dan kesehatan masyarakat Kabupaten Tapanuli Tengah Masa Orde Baru?
4. Kondisi ekonomi, pendidikan dan kesehatan masyarakat Kabupaten Tapanuli Tengah Masa Reformasi?
E. TUJUAN PENELITIAN
Tujuan penelitian ini adalah :
1. Untuk mengetahui latar belakang Kabupaten Tapanuli Tengah.
2. Untuk mengetahui Kondisi ekonomi, pendidikan dan kesehatan masyarakat Kabupaten Tapanuli Tengah Masa Orde Lama.
3. Kondisi ekonomi, pendidikan dan kesehatan masyarakat Kabupaten Tapanuli Tengah Masa Orde Baru.
6
F. Manfaat Penelitian
Adapun yang menjadi manfaat yang diharapkan dari penelitian ini, yaitu : 1. Untuk memperkaya pengetahuan ataupun informasi bagi para pembaca
baik dari kalangan ahasiswa/akademis maupun masyarakat umum mengenai sejarah perjalanan Kabupaten Tapanuli Tengah.
2. Untuk menambah wawasan pengetahuan bagi peneliti secara pribadi dan pembaca secara umum terutama kalangan mahasiswa dalam hal metode penulisan karya ilmiah yang berbau sejarah lokal yang bersifat sodial. 3. Sebagai bahan masukan untuk perbandingan bagi peneliti lain yang ingin
78
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
1. Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa perkembangan Kabupaten Tapanuli Tengah (1946-2013) mengalami 3 (tiga) masa pemerintahan yaitu : masa orde lama, orde baru dan masa reformasi. Berdasarkan ketiga masa pemerintahan tersebut, peneliti meneliti bidang pendidikan, kesehatan dan ekonomi. Dalam perkembangannya, pada masa orde lama, kondisi pendidikan, kesehatan dan ekonomi Kabupaten Tapanuli Tengah masih terbilang semeraut, dimana pengaruh dari pasca penjajahan di Indonesia, dimana keadaan ekonomi masyarakat belum stabil, yang berdampak pada bidang pendidikan dan kesehatan. Dan pada masa orde baru, kondisi Kabupaten Tapanuli Tengah sudah mengalami perkembangan, baik itu sarana pendidikan, kesehatan, serta keadaan ekonomi yang sudah mulai stabil.
Dan pada masa reformasi kondisi Kabupaten Tapanuli Tengah semakin membaik dan sudah terbilang cukup, dimana sarana pendidikan mulai dari tingkat sekolah dasar,sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas sudah ada di setiap kecamatan yang ada di Kabupaten Tapanuli Tengah. Begitu juga dalam bidang kesehatan, di setiap kecamatan sudah terdapat posyandu, puskesmas pembantu serta puskesmas. Selain itu juga di Kabupaten Tapanuli Tengah sudah terdapat rumah sakit sebanyak 2 (dua), meskipun yang masih beroperasi masih 1 (satu) yaitu Rumah Sakit Umum Daerah Pandan. Begitu juga dalam bidang
79
ekonomi, pendapatan perkapita dari kabupaten Tapanuli Tengah semakin baik, hal itu dikarenakan sumber pendapatan daerah sudah semakin banyak, baik itu dari sektor pertanian, perkebunan, peternakan, industri, serta pariwisata.
2. SARAN
1. Diharapkan kedepan selanjutnya, ada kepedulian yang serius dari Pemerintah dan masyarakt Kabupaten Tapanuli Tengah dalam menggali Sejarah Kabupaten Tapanuli Tengah itu sendiri, dengan demikian maka akan lahir rasa cinta akan Kabupaten Tapanuli Tengah dan untuk mengembangkan daerah ini kearah yang lebih maju lagi.
2. Sebagai daerah pariwisata, diharapkan dukungan dari semua pihak dalam menggali dan mengembangkan budaya Kabupaten Tapanuli Tengah / Pesisir yang merupakan percampuran budaya Batak, Melayu dan Minangkabau. Dengan demikian maka budaya Tapanuli Tengah bisa diperkenalkan kepada para wisatawan lokal maupun mancanegara, yang pada akhirnya akan menambah devisa Kabupaten Tapanuli Tengah.
DAFTAR PUSTAKA
Ahmadi, Abu, dan Sholeh Munawar. 2005. Psikologi Perkembangan. Jakarta : Rineka Cipta.
BPS (Badan Pusat Statistika) Kabupaten Tapanuli Tengah. 2004. Tapanuli
Tengah Dalam angka 2004. Tapanuli Tengah.
BPS (Badan Pusat Statistika) Kabupaten Tapanuli Tengah. 2013. Tapanuli
Tengah Dalam angka 2013. Tapanuli Tengah.
Castles, Lance. 2001. Kehidupan Politik Suatu Keresidenan di Sumatra :
Tapanuli : 1915-1940. Jakarta : KPG (Kepustakaan Populer Gramedia).
Hartarto, Airlangga. 2004. Strategi Clustering Dalam Industrialisasi Indonesia. Yogyakarta : Andi Offset.
Ihsan Fuad. 2011. Dasar-dasar Kependidikan. Jakarta : Rhineka Cipta. Moleong, Lexy J, M.A. 2010. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung :
Remaja Rosdakarya.
Monks, F.J, dkk. Psikologi Perkembangan. Yogyakarta : Gajah Mada University Press.
Niel Van Robert. 1984. Munculnya Elit Modern Indonesia. Jakarta : Pustaka Jaya.
Notoatmodjo, Soekidjo. 2003. Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta.
Panggabean, Hamid, H.A, dkk. 1995. Bunga Rampai Tapian Nauli. Jakarta : Tujuh Sekawan.
Parker S.R, dkk. 1990. Sosiologi Industri. Jakarta : Rineka Cipta.
Sadyohutomo, Mulyono. 2009. Manajemen Kota dan Wilayah. Jakarta : Bumi Aksara.
Saleh Azhary Ihsan. 1986. Industri Kecil. Jakarta : LP3ES
Sjamsuddin, Helius. 2012. Metodologi Sejarah. Yogyakarta : Ombak. S. Nasution. 2011. Sejarah Pendidikan Indonesia. Jakarta : Bumi Aksara. Sugiharto. 2006. Pembangunan dan Pengembangan Wilayah. Medan : USU
Press
Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung : Alfabeta. Sukarno. 2002. Panca Azimat Revolusi. Tangerang : Totalis
Syah. Muhibbin. 2010. Psikologi Pendidikan. Bandung : Remaja Rosdakarya. Tjondronegoro, Purnawan. 1982. Merdeka Tanahku Merdeka Negeriku. Jakarta :