Ketuntasan Belajar
Dalam Permendikbud No. 81A tahun 2013 ketuntasan belajar ditentukan sebagai berikut. Predikat Pengetahuan Nilai KompetensiKeterampilan Sikap
A 4 4
Untuk KD pada KI-3 (pengetahuan) dan KI-4 (keterampilan), seorang peserta didik dinyatakan belum tuntas belajar apabila menunjukkan nilai kurang dari 2.66 dari hasil tes formatif.
Untuk KD pada KI-3 dan KI-4, seorang peserta didik dinyatakan sudah tuntas belajar apabila menunjukkan nilai 2.66 atau lebih dari hasil tes formatif.
Untuk KD pada KI-1 (sikap spiritual) dan KI-2 (sikap sosial), ketuntasan seorang peserta didik dilakukan dengan memperhatikan aspek sikap pada KI-1 dan KI-2 untuk seluruh matapelajaran, yakni jika profil sikap peserta didik secara umum berada pada kategori baik (B) menurut standar yang ditetapkan satuan pendidikan yang bersangkutan.
Implikasi dari ketuntasan belajar tersebut adalah sebagai berikut.
Untuk KD pada KI-3 dan KI-4: diberikan remedial individual sesuai dengan kebutuhan kepada peserta didik yang memperoleh nilai kurang dari 2.66.
Untuk KD pada KI-3 dan KI-4: diberikan kesempatan untuk melanjutkan pelajarannya ke KD berikutnya kepada peserta didik yang memperoleh nilai 2.66 atau lebih.
Untuk KD pada KI-3 dan KI-4: diadakan remedial klasikal sesuai dengan kebutuhan apabila lebih dari 75% peserta didik memperoleh nilai kurang dari 2.66.
Untuk KD pada KI-1 dan KI-2, pembinaan terhadap peserta didik yang secara umum profil sikapnya belum berkategori baik dilakukan secara holistik (oleh guru matapelajaran, wali kelas, guru BK, dan orang tua).
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN SIKAP
perasaan yang dimiliki oleh seseorang atau penilaiannya terhadap sesuatu objek. Komponen kognitif adalah kepercayaan atau keyakinan seseorang mengenai objek. Adapun komponen konatif adalah kecenderungan untuk berperilaku atau berbuat dengan cara-cara tertentu berkenaan dengan kehadiran objek sikap.
Terkait dengan penilaian hasil belajar peserta didik, penilaian terhadap sikap seorang peserta didik dapat dilakukan dengan berbagai cara, yang salah satunya adalah melalui pengamatan atau observasi. Di samping observasi, penilaian terhadap sikap peserta didik dapat juga dilakukan dengan menggunakan pendekatan penilaian diri (self-assessment), penilaian oleh teman sebaya atau penilaian antar-teman (peer-assessment), atau menggunakan jurnal. Berikut ini adalah uraian secara rinci tentang teknik dan langkah-langkah dalam pengembangan instrumen untuk penilaian sikap peserta didik.
A. Teknik Pengembangan Instrumen Observasi
Observasi merupakan teknik penilaian yang dilakukan secara berkesinambungan dengan menggunakan indera, baik secara langsung maupun tidak langsung dengan menggunakan pedoman observasi yang berisi sejumlah indikator perilaku yang diamati.
1. Perencanaan Penilaian Melalui Observasi
Beberapa hal yang harus dilakukan dalam merencanakan penilaian sikap melalui observasi adalah sebagai berikut:
a. Menentukan kompetensi terkait sikap yang akan dinilai.
b. Menentukan komponen sikap yang akan dinilai apakah terkait kognitif, afektif atau konatif. c. Menyusun indikator tampilan sikap yang diharapkan sesuai dengan kompetensi yang akan
diukur.
d. Merencanakan waktu penilaian, apakah selama proses pembelajaran atau di akhir pembelajaran.
e. Memilih teknik penilaian yang sesuai dengan indikator sikap yang akan diukur (misalnya, catatan harian, daftar cek, catatan anekdot, dan sebagainya).
f. Menyusun rubrik penilaian sikap yang berupa kriteria kunci yang menunjukkan capaian indikator.
g. Merencanakan teknis pencatatan sikap apakah dalam bentuk check list, deskripsi ataupun kualifikasi (misalnya: baik, sedang, kurang) dari tampilan sikap peserta didik.
h. Menyusun lembar observasi untuk mencatat tampilan sikap peserta didik.
i. Menyusun tugas jika diperlukan. Tugas digunakan untuk tampilan sikap peserta didik yang dapat direncanakan dan atau dikondisikan untuk dapat ditampilkan oleh peserta didik. 2. Pelaksanaan Penilaian Melalui Observasi
Beberapa hal yang harus dilakukan dalam melaksanakan penilaian sikap melalui observasi adalah sebagai berikut:
a. Menyampaikan kompetensi sikap yang perlu dicapai peserta didik.
b. Menyampaikan kriteria penilaian dan indikator capaian sikap kepada peserta didik.
c. Melakukan pengamatan terhadap tampilan sikap peserta didik selama pembelajaran di dalam kelas atau selama sikap tersebut ditampilkan.
g. Menentukan tingkat capaian sikap peserta didik. 3. Acuan Instrumen Penilaian Melalui Observasi
Beberapa kriteria yang harus dipenuhi instrumen penilaian sikap melalui observasi adalah sebagai berikut.
a. Mengukur aspek sikap (bukan aspek kognitif atau psikomotor) yang dituntut pada kompetensi inti dan kompetensi dasar.
b. Sesuai dengan kompetensi yang akan diukur.
c. Memuat sikap atau indikator sikap yang dapat diobservasi; d. Mudah atau feasible untuk digunakan; dan
e. Dapat merekam sikap peserta didik.
4. Pemberian Umpan Balik Hasil Observasi
Pemberian umpan balik berdasarkan hasil observasi harus memenuhi beberapa kriteria berikut ini.
a. Umpan balik yang disampaikan kepada peserta didik berdasarkan hasil observasi. b. Umpan balik disampaikan dengan bahasa yang jelas.
c. Umpan balik disampaikan secara lisan melalui konferensi atau secara tertulis dan bersifat konstruktif.
Contoh Lembar Observasi/Pengamatan Sikap Mata Pelajaran : Bahasa Inggris Waktu Pengamatan : ...
Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar: (lihat Lampiran Permendikbud Nomor 69 tahun 2013)
Kompetensi Inti Kompetensi Dasar
KI-1 1. Menghayati dan
mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
1.1 Mensyukuri kesempatan dapat mempelajari bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar komunikasi
internasional yang diwujudkan dalam semangat belajar.
KI-2 2. Menghayati dan
mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan.
2.1 Menunjukkan perilaku santun dan peduli dalam melaksanakan komunikasi interpersonal dengan guru dan teman.
Sikap spiritual dan sosial yang dikembangkan di atas adalah semangat belajar sebagai perwujudan rasa syukur, serta berperilaku santun dan peduli. Penilaian sikap dinyatakan secara kualitatif dengan kriteria Sangat Baik (SB), Baik (B), Cukup (C), dan Kurang (K).
Dari contoh KD pada KI-1 dan KI-2 di atas dapat dibuat rubrik penilaian semangat belajar (sikap spiritual) dan santun (sikap sosial) sebagai berikut:
Sikap spiritual: semangat belajar sebagai perwujudan rasa syukur
Kriteria Indikator
Sangat Baik (SB) Selalu menunjukkan semangat belajar – sudah konsisten Baik (B) Sering menunjukkan semangat belajar – mulai konsisten
Cukup (C) Kadang-kadang menunjukkan semangat belajar – belum konsisten Kurang (K) Tidak pernah menunjukkan semangat belajar – tidak konsisten
Sikap sosial: berperilaku santun
Kriteria Indikator
Sangat Baik (SB) Selalu santun dalam bersikap dan bertutur kata dengan guru dan teman – sudah konsisten
Baik (B) Sering santun dalam bersikap dan bertutur kata dengan guru dan teman – mulai konsisten
Indikator perilaku peduli dapat dikembangkan sebagaimana mengembangkan indikator santun.
Pengamatan sikap spiritual dan sikap sosial untuk setiap mata pelajaran dilakukan oleh guru yang bersangkutan secara terus menerus dan setelah satu semester dibuat profil sikap secara umum untuk dilaporkan dalam Laporan Capaian Kompetensi (LCK) atau rapor. Sedangkan sikap spiritual dan sikap sosial antar mata pelajaran diisi oleh wali kelas berdasarkan hasil penilaian sikap dari semua guru mata pelajaran yang menunjukkan profil sikap secara umum untuk setiap peserta didik.
Contoh format hasil penilaian sikap peserta didik melalui observasi guru bahasa Inggris.
No Nama
Kriteria sikap
Profil sikap secara umum
S
em
an
ga
t
be
la
ja
r
S
an
tu
n
P
ed
ul
i
...
..
...
..
1 Adi B B C .. .. B
Contoh Penilaian Observasi
Satuan pendidikan : SMA
Mata Pelajaran : Ekonomi
Kelas : X
Kompetensi dasar : 2.1 Bersikap jujur, disiplin,tanggung jawab, peduli, kreatif,mandiri, kritis dan analitis dalam mengatasi permasalahan ekonomi
3.2 Menganalisis masalah ekonomi dan cara mengatasinya
4.2 Melaporkan hasil analisis masalah ekonomi dan cara mengatasinya Indikator : 1. Siswa dapat menganalisis masalah ekonomi dan cara
mengatasinya yang ada pada suatu usaha di sekitar tempat tinggalnya.
2. Siswa dapat menyusun laporan lengkap tentang masalah ekonomi dan cara mengatasinya yang ada pada suatu usaha di sekitar
No. Aspek yang Dinilai Skor
1 2 3
1 Mandiri Sebagian besar
tugas dikerjakan orang lain
Sebagian besar tugas dikerjakan sendiri
Seluruh tugas hasil kerja sendiri 2. Bertanggung jawab Kurang
bertanggung jawab
3. Disiplin Tugas dikerjakan Tugas dikerjakan Tugas dikerjakan 1. Lakukan survei kepada salah satu usaha yang ada di sekitar tempat tinggal Anda!
a. Tuliskan nama usaha, pemilik, dan alamatnya.
b. Identifikasi masalah pokok ekonomi yang ada (what, how, dan for whom) termasuk cara mengatasinya.
c. Susun laporan hasil survei secara lengkap dan lampirkan foto-foto yang sesuai ! d. Tugas dikumpulkan di atas kertas HVS ukuran A4 pada pertemuan
4. Kreatif Bentuk laporan
Nilai = Skor Perolehan
Contoh Penilaian Observasi Sikap
Satuan pendidikan : SMA
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Kelas : X
Kompetensi dasar : 2.1. Menunjukkan sikap tanggung jawab, peduli, responsif, dan santun dalam menggunakan bahasa Indonesia untuk membuat anekdot mengenai permasalahan sosial, lingkungan, dan kebijakan publik 3.2 Membandingkan teks anekdot baik melalui lisan maupun tulisan. Indikator : 1. Disajikan dua teks anekdot, siswa dapat menentukan persamaan dan
perbedaan kedua teks tersebut.
2. Siswa dalam mengerjakan tugas menunjukkan sikap bertanggung jawab secara individu dalam mengerjakan tugas
3. Siswa dalam mengerjakan tugas menunjukkan sikap bertanggung jawab dalam kelompk diskusi
4. Siswa dalam mengerjakan tugas menunjukkan sikap peduli dengan berperan aktif dalam bertanya, memberikan saran, atau memberikan tanggapan dalam kelompk diskusi
5. Siswa dalam mengerjakan tugas menunjukkan sikap responsif dalam memberikan tanggapan dalam masalah yang didiskusiakan dalam kelompk diskusi
6. Siswa dalam mengerjakan tugas menunjukkan sikap santun dalam menggunakan bahasa dalam bertanya, memberikan saran, atau memberikan tanggapan dalam kelompok diskusi
Tugas
Bacalah kedua teks berikut dengan cermat, kemudian kerjakan tugas secara berkelompok (per kelompok empat orang)!
Tuliskan:
1. dua persamaan dalam isi teks anekdot tersebut! 2. dua perbedaan dalam isi teks anekdot tersebut!
Teks 1
Khutbah Nasruddin
Suatu ketika, orang-orang di kota mengundang Nasruddin untuk menyampaikan khutbah di sebuah majelis.
Ketika tiba di mimbar, dia mendapati bahwa sebagian besar hadirin dalam majelis itu tidak terlampau bersemangat untuk mendengarkan khutbahnya. Sesudah menyampaikan salam, Nasruddin bertanya kepada hadirin, ”Apakah kalian tahu apa yang akan saya sampaikan dalam khutbah ini?” Hadirin serempak menjawab, ”Tidak !” Sebab itu Nasruddin berkata, ”Aku tidak punya keinginan untuk berbicara kepada orang-orang yang tidak mengetahui apa pun tentang apa yang akan aku bicarakan.” Kemudian berjalan turun dari mimbar dan meninggalkan majelis.
Orang-orang merasa tidak enak hati kepadanya dan mengundangnya lagi pada keesokan harinya.
Keesokan harinya, sesampai di mimbar, Nasruddin mengulang pertanyaan yang sama dan hadirin pun menjawab, ”Ya !”. Maka Nasruddin berkata, ”Baiklah, karena kalian sudah tahu apa yang akan aku katakan maka aku tidak akan membuang waktu kalian yang sangat berharga.” Kemudian ia turun dari mimbar dan berjalan pulang. Kali ini orang-orang benar-benar dibuat bingung dan akhirnya mereka memutuskan untuk mencoba sekali lagi dan mengundangnya agar datang lagi minggu depan menyampaikan khutbah.
Minggu depannya, ketika naik mimbar, Nasruddin lagi-lagi bertanya yang sama, ’Apakah kalian tahu apa yang akan saya sampaikan dalam khutbah ini?” Kali ini hadirin sudah bersiap-siap untuk pertanyaan itu, maka sebagian dari mereka menjawab, ”Tidak !” dan sebagian lagi menjawab, ”Ya !”
Nasruddin pun berkata lagi, ”Baiklah, kalau begitu sebahagian yang sudah tahu bisa menceritakan kepada sebahagian lainnya yang belum tahu.” Dan ia pun kemudian turun meninggalkan mimbar.
Teks 2
Peternak Sapi
Ada seorang peternak sapi yang cukup berhasil dan punya beratus-ratus ekor sapi. Pada suatu hari datanglah seorang petugas peternakan yang menyamar dan bertanya “Setiap hari sapi-sapi ini bapak beri makan apa?”
Peternak “Oh saya beri makan rumput-rumput saja.”
“Kalo begitu bapak saya denda karena telah memberi makan sapi-sapi ini secara tidak layak.” kata si petugas. “Bapak saya denda dua juta.”
Akhirnya selang beberapa minggu kemudian petugas tadi datang kembali dan menanyakan hal yang sama kepada si peternak. “Bapak beri makan apa sapi-sapi ini?” kata si petugas.
Si peternak menjawab “Saya beri makan keju, hamburger dan susu.”
“Kalo begitu bapak saya denda 3 juta rupiah karena memberi makan di luar batas sewajarnya!!” kata si petugas.
Eh akhirnya seminggu kemudian datang lagi si petugas menayakan hal sama kepada si peternak. “Bapak beri makan apa sapi-sapi ini…??” tanya si petugas.
No. Aspek yang dinilai
Skor
1 2 3
1 bertanggung jawab secara individu dalam
mengerjakan tugas
Kurang dari separuh
tugas dikerjakan Lebih dari separuh tugas diselesaikan Menyelesaikan tugas semua dengan baik 3. peduli dengan
berperan aktif dalam berdiskusi
Kurang berperan dalam kelompok masalah dalam kelompok diskusi
Cukup merespons masalah dalam kelompok diskusi
Sangat merespons masalah dalam kelompok diskusi
Nilai = Skor Perolehan
Contoh Penilaian Observasi Sikap
Satuan pendidikan : SMA
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Kelas : X
Kompetensi dasar : 2.1 Menunjukkan sikap tanggung jawab, peduli, responsif, dan santundalam menggunakan bahasa Indonesia untuk membuat anekdot mengenai permasalahan sosial, lingkungan, dan kebijakan publik.
4.2. Memproduksi teks anekdot, laporan hasil observasi, prosedur kompleks, dan negosiasi yang koheren sesuai dengan karakteristik teks yang akan dibuat baik secara lisan mupun tulisan.
Indikator : Disajikan ilustrasi tugas pengamatan, siswa dapat menulis teks observasi dengan bagian-bagian secara lengkap sesuai struktur teks observasi (judul, klasifikasi umum, rincian deskripsi)
Rubrik Penilaian Sikap
No. Aspek Sikap Indikator Sikap Hasil Pengamatan
Ya Tidak
1 Perencanaan dengan penuh tanggung jawab
Dengan tekun merencanakan objek yang diamati
Menentukan rincian aspek yang akan diamati dengan cermat
2 Pelaksanaan tugas dengan penuh tanggung jawab
Mengamati objek dengan sungguh-sungguh
3 Pelaksanaan dengan
penuh kejujuran Benar-benar melaksanakan tugas observasi
Mencatat hasil observasi apa adanya (sesuai fakta)
Skor maksimum 5
Untuk setiap indikator sikap, beri skor 1 jika teramati “Ya”, dan beri skor 0 jika teramati “Tidak”.
Nilai = Skor Perolehan
Contoh Penilaian Sikap
Mata Pelajaran : ………. Hari/tanggal : ………..
Nama : ………. Kelas : ………..
Berilah tanda ceklis () pada sikap yang muncul berdasarkan hasil pengamatan berikut
No. Sikap Hasil Pengamatan
Ya Tidak
1 Menggunakan peralatan eksperimen sesuai dengan fungsinya.
2 Menjaga keselamatan alat dan keselamatan jiwa. 3 Membereskan peralatan eksperimen,
B. Teknik Pengembangan Instrumen Penilaian Diri
Penilaian diri adalah suatu teknik penilaian di mana seorang peserta didik diminta untuk menilai dirinya sendiri berkaitan dengan kelebihan dan kekurangannya, serta tingkat pencapaian kompetensi dari apa yang dipelajarinya. Teknik penilaian diri dapat digunakan untuk mengukur kompetensi afektif. Untuk menentukan capaian kompetensi tertentu serta untuk pengambilan keputusan terhadap peserta didik, penilaian diri biasanya dikombinasikan dengan teknik penilaian lainnya.
1. Perencanaan Penilaian Melalui Teknik Penilaian Diri
Beberapa hal yang harus dilakukan dalam merencanakan pengembangan instrumen penilaian diri adalah sebagai berikut.
a. Menentukan kompetensi atau aspek kemampuan yang akan dinilai. b. Menyusun kriteria penilaian yang akan digunakan.
c. Menyusun format penilaian (dapat berupa pedoman penskoran, daftar tanda cek, atau skala penilaian).
2. Pelaksanaan dan Pemberian Umpan Balik Penilaian Diri
Beberapa hal yang harus dilakukan dalam pelaksanaan penilaian melalui teknik penialaian diri adalah sebagai berikut.
a. Menyampaikan kriteria penilaian kepada peserta didik. b. Membagikan format penilaian diri kepada peserta didik. c. Meminta peserta didik untuk melakukan penilaian diri,
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pemberian umpan balik adalah sebagai berikut. a. Umpan balik kepada peserta didik berdasarkan hasil kajian terhadap hasil penilaian diri
peserta didik.
b. Umpan balik disampaikan secara lisan melalui konferensi atau secara tertulis dan bersifat konstruktif.
c. Umpan balik memotivasi peserta didik untuk meningkatkan kompetensinya.
3. Acuan Kualitas Instrumen Penilaian Diri
a. Kriteria penilaian dirumuskan secara simpel atau sederhana b. Menggunakan bahasa lugas dan dapat dipahami peserta didik
c. Menggunakan format penilaian sederhana dan mudah dipahami oleh peserta didik d. Kriteria penilaian jelas, tidak berpotensi munculnya penafsiran makna ganda/berbeda e. Mampu menunjukkan kemampuan peserta didik dalam situasi yang nyata/sebenarnya f. Mampu mengungkap kekuatan dan kelemahan capaian kompetensi peserta didik g. Secara umum bermakna, mengarahkan peserta didik untuk memahami kemampuannya h. Mampu mengukur target kemampuan yang akan diukur (valid)
i. Memuat indikator kunci /indikator esensial yang menunjukkan penguasaan satu kompetensi peserta didik
j. Indikator yang digunakan menunjukkan kemampuan yang dapat diukur
k. Mampu memetakan kemampuan peserta didik dari kemampuan pada level terendah sampai kemampuan tertinggi.
Contoh Daftar Cek (check list) Penilaian Diri mengenai sikap terhadap mata pelajaran bahasa Inggris
Petunjuk penilaian diri:
Bacalah baik-baik setiap pernyataan dan berilah tanda V pada kolom yang sesuai dengan keadaan dirimu yang sebenarnya!
NO PERNYATAAN YA TIDAK
1 Pembelajaran bahasa Inggris menyenangkan bagi saya
2 Saya menyelesaikan tugas-tugas bahasa Inggris sesuai dengan waktu yang telah ditentukan
3 Saya kurang percaya diri berkomunikasi dalam bahasa Inggris 4 ...
Keterangan
2. Selanjutnya guru dapat membuat rekapitulasi hasil penilaian diri mengenai sikap terhadap mata pelajaran bahasa Inggris yang dilakukan oleh peserta didik menggunakan format berikut.
No Nama
Skor untuk pernyataan nomor Skor siswa
Nilai sikap
Kri-teria
1 2 3 4 5 6 dst
1 Adi 1 1 0 .. .. .. .. 2 2.67 B
2 ...
Keterangan:
Jumlah skor maksimal = Jumlah pernyataan
Pada contoh di atas skor maksimal = 3
Nilai sikap = (skor perolehan siswa: skor maksimal) x 4
Pada contoh di atas nilai sikap = (2 : 3) x 4 = 2.67
Nilai sikap dapat dikualifikasikan denga kriteria/predikat sebagai berikut: 3.66 – 4.00 : Sangat Baik (SB)
2.66 – 3.65 : Baik (B) 1.66 – 2.65 : Cukup (C) < 1.66 : Kurang (K)
Satuan pendidikan : SMA
Mata Pelajaran : Ekonomi
Kelas : X
Kompetensi dasar : 2.2 Menghayati, mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
3.1 Menganalisis masalah ekonomi dan cara mengatasinya
Indikator : 1. Menyelesaikan tugas mengamati objek dengan sungguh-sungguh dan tepat waktu
2. Menanggapi laporan penulisan teks hasil observasi sesuai dengan menggunakan intonasi dan pilihan kata yang tidak menyinggung orang lain
3. Mendeskripsikan teks hasil observasi karya sendiri
Rubrik Penilaian Diri
No. Sikap Indikator Sikap Hasil Pengamatan
Ya Tidak
1. Jujur a. Saya mendapatkan data observasi tanpa menyontek data teman
b. Saya menyusun laporan sesuai data hasil observasi tanpa mengurangi dan melebihi c. Saya membuat laporan dengan pilihan kata
dan kalimat yang saya susun sendiri 2. Disiplin a. Saya mengerjakan tugas sesuai dengan
instruksi guru
b. Saya melakukan observasi sesuai dengan rencana yang telah disusun.
c. Saya mengumpulkan tugas sesuai dengan waktu yang telah ditentukan
3. Tanggung
Jawab a. Saya melakukan observasi dengan penuh konsentrasi b. Saya melakukan observasi dengan tahapan
yang disepakati
c. Saya menyelesaikan tugas menulis hasil observasi sampai selesai
4. Peduli a. Saya bekerja sama dalam kelompok b. Saya membantu teman yang menghadapi
kesulitan/masalah dalam mengerjakan tugas c. Saya meminta bantuan teman untuk
memahami/melaksanakan tugas yang diterima 5. Santun a. Sebelum menanggapi laporan teman, terlebih
dahulu saya mengacungkan tangan untuk meminta kesempatan menanggapi
b. Saya menanggapi laporan teman dengan intonasi datar dan ekpresi wajah ramah c. Saya menanggapi laporan teman dengan
kata-kata yang tidak menyinggung teman
Skor Maksimum 15
Untuk setiap indikator sikap, beri skor 1 jika teramati “Ya”, dan beri skor 0 jika teramati “Tidak”.
Nilai = Skor Perolehan
15 100
Satuan pendidikan: SMA
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Kelas : X
Kompetensi dasar : 2.2 Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, dan proaktif dalam menggunakan bahasa Indonesia untuk menceritakan hasil observasi.
4.2 Memproduksi teks anekdot, laporan hasil observasi, prosedur kompleks, dan negosiasi yang koheren sesuai dengan karakteristik teks yang akan dibuat baik secara lisan mupun tulisan.
Indikator : 1. Menyelesaikan tugas mengamati objek dengan sungguh-sungguh dan tepat waktu
2. Menanggapi laporan penulisan teks hasil observasi sesuai dengan menggunakan intonasi dan pilihan kata yang tidak menyinggung orang lain
3. Mendeskripsikan teks hasil observasi karya sendiri
Rubrik Penilaian Diri
jawab a. Saya melakukan observasi dengan penuh konsentrasi b. Saya melakukan observasi dengan
tahapan yang disepakati
c. Saya menyelesaikan tugas menulis hasil observasi sampai selesai 2 Jujur a. Saya mendapatkan data observasi
tanpa menyontek data teman b. Saya menyusun laporan sesuai
data hasil observasi tanpa mengurangi dan melebihi c. Saya membuat laporan dengan
pilihan kata dan kalimat yang saya susun sendiri
3 Santun d. Sebelum menanggapi laporan teman, terlebih dahulu saya mengacungkan tangan untuk meminta kesempatan menanggapi e. Saya menanggapi laporan teman
dengan intonasi datar dan ekpresi wajah ramah
f. Saya menanggapi laporan teman dengan kata-kata yang tidak menyinggung teman
Skor maksimum 9
Untuk setiap indikator sikap, beri skor 1 jika teramati “Ya”, dan beri skor 0 jika teramati “Tidak”.
Nilai = Skor Perolehan
Contoh Penilaian Sikap
KUESIONER
SIKAP SISWA TERHADAP
KOMPONEN DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN
Nama Sekolah : ………. Kelas/Semester : ……….. Mata Pelajaran : ………. Hari/Tanggal : ………..
Materi : ………. Nama : ………..
A. TUJUAN
Tujuan penggunaan kuesioner ini adalah untuk menjaring data sikap siswa terhadap kegiatan dan komponen pembelajaran dalam pelaksanaan pembelajaran matematika. B. PETUNJUK
Beri tanda cek ( ) pada kolom yang sesuai menurut pendapatmu.
No Aspek Senang Tidak
Senang I Bagaimana sikapmu terhadap komponen
berikut?
a. Materi pelajaran b. Buku Siswa
c. Lembar Kerja Siswa (LKS) d. Suasana belajar di kelas e. Cara guru mengajar
... Berikan alasan secara singkat atas jawaban yang diberikan!
Baru Tidak Baru
II Bagaimana pendapatmu terhadap komponen berikut?
a. Materi pelajaran b. Buku Siswa
c. Lembar Kerja Siswa (LKS) d. Suasana belajar di kelas e. Cara guru mengajar
... Berikan alasan secara singkat atas jawaban yang diberikan!
Berminat Tidak
Berminat III Apakah kamu berminat mengikuti kegiatan
belajar selanjutnya seperti yang telah kamu
Berikan alasan secara singkat atas jawaban yang diberikan!
Ya Tidak
IV Bagaimana pendapatmu terhadap aktivitas belajar matematika di kelas dan di luar kelas?
a. Apakah
Ananda merasa terbebani terhadap tugas matematika yang diberikan guru?
b. Aktivitas
belajar matematika menurut saya adalah menarik
...
...
...
...
Berikan alasan secara singkat atas jawaban yang diberikan!
Bermanfaat Tidak
Bermanfaat V Bagaimana menurut
pendapatmu, apakah
matematika bermanfaat dalam kehidupan?
Rubrik Penilaian Sikap
Kriteria Skor
Siswa memberikan respon senang dan baru terhadap komponen pembelajaran matematika, berminat, tertarik dan tidak merasa terbebani terhadap tugas dan aktivitas belajar matematika, tetapi merasakan kebermanfaatan belajar matematika.
4
Siswa memberikan respon senang dan baru terhadap komponen pembelajaran matematika, berminat, tertarik dan tidak merasa terbebani terhadap tugas dan aktivitas belajar matematika, tetapi tidak merasakan kebermanfaatan belajar matematika.
3
Siswa memberikan respon senang dan baru terhadap komponen pembelajaran matematika tetapi tidak berminat, tidak tertarik dan merasa terbebani terhadap tugas dan aktivitas belajar matematika, serta tidak merasakan kebermanfaatan belajar matematika.
2
Siswa memberikan respon tidak senang terhadap komponen pembelajaran matematika, tidak berminat, tidak tertarik dan merasa terbebani terhadap tugas dan aktivitas belajar matematika, serta tidak merasakan kebermanfaatan belajar matematika.
Contoh Penilaian Diri
Satuan Pendidikan : SMA Mata Pelajaran : Fisika
Kelas : X
Setelah kalian mengikuti pelajaran tentang pengukuran, maka berilah tanda ceklis () untuk pernyataan yang kalian pilih.
No
. Pernyataan SulitPendapatMudah
1 Melakukan observasi terhadap objek untuk melakukan pengukuran massa, panjang, dan waktu
2 Mengembangkan pertanyaan untuk menanyakan hal-hal yang tidak dimengerti dalam melakukan pengamatan terhadap benda atau fenomena sains
3 Membaca manual buku untuk mempelajari prosedur penggunaan alat ukur
4 Menemukan cara untuk melakukan pengukuran yang lebih efektif 5 Membuat data hasil pengamatan
6 Melakukan pengukuran massa dengan neraca ohaus 7 Melakukan pengukuran berat dengan neraca pegas
8 Melakukan pengukuran diameter mata uang dengan penggaris 9 Melakukan pengukuran mata uang dengan jangka sorong 10 Mengukur diameter bola dengan mikrometer sekrup 11 Mengukur waktu benda yang bergerak
12 Mengukur dengan menggunakan satuan baku dan tak baku 13 Mengolah data untuk pengukuran tunggal dan berulang
14 Menggunakan angka penting/notasi ilmiah dalam melaporkan hasil pengukuran
15 Mengisikan data dalam tabel
16 Menganalisis hasil pengukuran terhadap satuan baku dan tak baku 17 Menyimpulkan hasil pengukuran
18 Melakukan diskusi dengan kelompok 19 Membuat laporan eksperimen
Pedoman Penilaian
Informasi ini akan memberikan data untuk memperkuat pandangan guru tentang kemampuan siswa, data penilaian diri akan diperkuat oleh informasi kemampuan keterampilan yang dapat ditunjukkan
Analisis data dapat dinyatakan dengan gambaran sebagai berikut.
No.
(skala rubrik kinerja: 1-2)
Belum terbiasa Penjelasan
kurang rasional
Baik
(skala rubrik kinerja: 3-4)
Kurang terbiasa Penjelasan
rasional
Kurang baik Kurang terbiasa Penjelasan
rasional
Baik Terbiasa
2 Mudah Penjelasan kurang rasional
Kurang Belum terbiasa
Penjelasan
kurang rasional Baik Terbias
Penjelasan
rasional Kurang Kurang Terbiasa
Penjelasan rasional
Baik Membudaya
Berdasarkan pendapat kalian, tuliskan alasan mengapa hal tersebut dipandang sulit!
... ... ... ... ...
Berdasarkan pendapat kalian, tuliskan alasan mengapa hal tersebut dipandang mudah!
Hasil Analisis Penilaian Diri Nama Siswa : ...
Kelas : ... Hari, Tanggal : ...
No. Kemampuan Diri
Skor
1 2 3 4
Belum Terbiasa
Kurang
Terbiasa Terbiasa
Sudah Membudaya 1 Mengobservasi
2 Mengembangkan pertanyaan 3 Menemukan cara untuk
melakukan pengukuran dasar 4 Membuat tabel pengamatan 5 Melakukan pengukuran 6 Menggunakan angka penting 7 Mengolah data hasil pengukuran
8 Menganalisis data temuan 9 Meyimpulkan berdasarkan data temuan 10 Mengkomunikasikan
Skor maksimum 40
Nilai = Skor Perolehan
Contoh Penilaian Diri
PENILAIAN DIRI DALAM KELOMPOK (SELF-ASSESSMENT IN GROUP)
Nama : ……….…………... Anggota Kelompok : ……… Kegiatan Kelompok : ………...
Untuk pertanyaan 1 sampai dengan 5, tulis masing-masing huruf sesuai dengan pendapatmu!
A = Selalu
B = Jarang
C = Jarang Sekali
D = Tidak pernah
1 Selama diskusi saya memberikan saran kepada kelompok untuk didiskusikan 2 Selama diskusi saya memberikan saran kepada kelompok untuk didiskusikan. 3 Ketika kami berdiskusi, setiap anggota memberi kan masukan untuk
didiskusikan
4 Semua anggota kelompok harus melakukan sesuatu dalam kegiatan kelompok 5 Setiap anggota kelompok mengerjakan kegiatannya sendiri dalam kegiatan
kelompok Selama kegiatan, saya ....
Mendengarkan Mengendalikan kelompok
Bertanya Mengganggu kelompok
Merancang gagasan Tidur
1. Contoh Penilaian Diri
Satuan Pendidikan : SMA
Mata Pelajaran : Biologi
Kelas : X
Kompetensi Dasar : Berperilaku ilmiah (jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong, kerjasama, cinta damai, responsif dan proaktif) dalam melakukan percobaan dan diskusi di dalam kelas maupun di luar kelas
Indikator : Siswa dapat menunjukkan kesadaran untuk berperilaku responsif dan proaktif dalam melakukan percobaan
Format Penilaian Diri
No. Pernyataan Penilaian diri
Ya Tidak
1 Saya kesulitan dalam melakukan percobaan
2 Saya belum bisa menggunakan alat secara mandiri
3 Saya akan bertanya kepada guru jika ada yang tidak saya pahami
4 Saya tidak berani bertanya kepada guru
5 Saya tidak dapat bertanya kepada teman jika saya mengalami kesulitan
6 Saya mudah bertanya tentang apa yang belum jelas untuk dikerjakan kepada siapa saja
7 Saya belajar dahulu di rumah untuk mempersiapkan praktikum biologi
8 Saya takut dengan hewan yang diamati sehingga saya lebih baik menjauhinya
Rubrik Penilaian
Aspek yang dinilai
Penilaian
1 2 3
Mengidentifikasi Identifikasi tidak
benar Hanya dua ciri dari identifikasi yang benar
Identifikasi yang dilakukan benar semua
Pengelompokkan
berdasarkan ciri Pengelompokkan yang tidak cermat Hanya empat objek yang dikelompokkan dengan benar
Objek yang dikelompokkan benar semua Pengelompokkan
berdasarkan peranan
Pengelompokkan
yang tidak cermat Hanya tiga objek yang dikelompokkan dengan benar
Objek yang dikelompokkan benar semua Kesimpulan Tidak benar atau
tidak sesuai tujuan Sebagian kesimpulan ada yang salah atau tidak sesuai tujuan
Semua benar atau sesuai tujuan
Skor Maksimum 12
Nilai = Skor Perolehan
Contoh Penilaian Partisipasi Siswa dalam Pembelajaran Matematika
LEMBAR PENILAIAN PARTISIPASI
Nama : ____________________________________________
Kelas : ____________________________________________
Hari/Tanggal : ____________________________________________
Kamu telah mengikuti pelajaran matematika hari ini. Ingatlah kembali bagaimana partisipasi kamu dalam kelas matematika hari ini.
Jawablah pertanyaan berikut sejujurnya:
Apakah kamu berpartisipasi dalam diskusi?
Apakah kamu telah mempersiapkan diri sebelum masuk kelas, atau telah mengerjakan PR, sehingga kamu dapat menjawab pertanyaan di kelas?
Apakah kamu bertanya ketika kamu tidak paham?
Jika ada teman bertanya (kepada guru/kepadamu/kepada teman lain), apakah kamu menyimaknya?
Berikan skor atas partisipasi kamu, menurut ketentuan berikut ini.
Jika kamu menjawab “ya” pada semua pertanyaan di atas, bagus …, kamu telah melakukan partisipasi yang sempurna. Berikan nilai untuk dirimu 5.
Jika kamu menjawab “ya” pada tiga pertanyaan di atas, berikan nilai untuk dirimu 4. Jika kamu menjawab “ya” pada dua pertanyaan di atas, berikan nilai untuk dirimu 3. Jika kamu hanya menjawab “ya” paling banyak pada satu pertanyaan di atas berikan nilai
(Lembar ini diisi setiap jam belajar matematika)
Tulislah dengan jujur, partisipasi kamu dalam belajar matematika di kelas hari ini. Partisipasi yang dimaksud adalah:
Bertanya kepada teman di dalam kelas Bertanya kepada guru di dalam kelas
Menyelesaikan tugas belajar dalam kelompok Mempresentasikan hasil kerja di depan kelas
Menawarkan ide / menjawab pertanyaan teman di dalam kelas Menawarkan ide / menjawab pertanyaan guru di dalam kelas Membantu teman dalam belajar
Pertanyaan utama yang harus dijawab pada tabel berikut adalah:
Partisipasi apa yang kamu lakukan dalam belajar Matematika hari ini ?
Hari/Tanggal Partisipasi apa yang kamu lakukan?
Contoh Penilaian Sikap
Satuan Pendidikan : SMA
Mata Pelajaran : Biologi
Kelas : X
Kompetensi Dasar : Mengagumi, menjaga, melestarikan keteraturan dan kompleksitas ciptaan Tuhan tentang ruang lingkup, objek dan permasalahan Biologi menurut agama yang dianutnya
Indikator : 1. Siswa dapat menyadari kekuasaan Tuhan melalui
kompleksitas ciptaan-Nya
2. Siswa dapat menyadari pentingnya melestarikan alam dalam rangka beribadah kepada-Nya
Petunjuk: Lingkari salah satu jawaban ya atau tidak sesuai dengan keadaan siswa
No .
Pernyataan Sangat
setuju Setuju
Tidak setuju
Sangat tidak setuju 1 Saya semakin mengagumi
kekuasaan Tuhan setelah mengidentifikasi jamur yang mikroskopis dan makroskopis 2 Saya semakin menyadari
pentingnya melestarikan
keanekaragaman makhluk hidup dalam rangka beribadah kepada-Nya
C. Teknik Pengembangan Instrumen Penilaian Antar-teman
Teknik penilaian antar peserta didik yang biasa disebut sebagai penilaian teman sebaya atau penilaian antar-teman adalah penilaian yang dilakukan terhadap sikap atau keterampilan seorang peserta didik oleh seorang (atau lebih) peserta didik lainnya dalam suatu kelas atau rombongan belajar. Penilaian ini merupakan bentuk penilaian untuk melatih peserta didik penilai menjadi objektif dan kritis dalam melaksanakan tugasnya. Sementara itu di sisi lain, penilaian ini juga dapat melatih peserta didik yang dinilai untuk dapat merefleksi diri guna peningkatan kapabilitas dan kualitas diri.
1. Perencanaan Penilaian Antar-teman
Beberapa hal yang harus dilakukan dalam merencanakan penilaian dengan menggunakan teknik penilaian sebaya atau penilaian antar-teman adalah sebagai berikut. a. Menentukan kompetensi atau aspek kemampuan yang akan dinilai.
b. Menyusun kriteria penilaian yang akan digunakan.
c. Menyusun format penilaian (dapat berupa pedoman penskoran, daftar tanda cek, skala penilaian, atau diferensiasi semantik).
2. Pelaksanaan dan Pemberian Umpan Balik Penilaian Antar-teman
Beberapa hal yang harus dilakukan dalam melaksanakan penilaian melalui teknik penilaian antar-teman adalah sebagai berikut.
a. Menyampaikan kriteria penilaian kepada peserta didik, b. Membagikan format penilaian diri kepada peserta didik,
c. Menyamakan persepsi tentang setiap indikator yang akan dinilai,
d. Menentukan penilai untuk setiap peserta didik - satu orang peserta didik sebaiknya dinilai oleh beberapa teman lainnya. Dalam menentukan penilai, guru perlu mempelajari terlebih dahulu peta pertemanan atau hubungan antar peserta didik di dalam kelas untuk memastikan agar penilaian berlangsung obyektif.
e. Meminta peserta didik untuk melakukan penilaian terhadap sikap temannya pada lembar penilaian.
Beberapa hal yang harus dilakukan dalam memberikan umpan balik adalah sebagai berikut.
b. umpan balik disampaikan secara lisan melalui konferensi atau secara tertulis dan bersifat konstruktif,
c. umpan balik memotivasi peserta didik untuk meningkatkan kompetensinya.
3. Acuan Kualitas Instrumen Penilaian Antar-teman
Instrumen penilaian sebaya atau penilaian antar-teman perlu memenuhi beberapa acuan kualitas berikut.
a. Instrumen sesuai dengan kompetensi dan indikator yang akan diukur b. Indikator dapat dilakukan melalui pengamatan oleh peserta didik c. Kriteria penilaian dirumuskan secara simpel atau sederhana d. Menggunakan bahasa lugas dan dapat dipahami peserta didik
e. Menggunakan format penilaian sederhana dan mudah dipahami oleh peserta didik
f. Kriteria penilaian yang digunakan jelas, tidak berpotensi munculnya penafsiran makna ganda/berbeda
g. Indikator yang digunakan menunjukkan sikap peserta didik dalam situasi yang nyata atau sebenarnya
h. Instrumen dapat mengukur target kemampuan yang akan diukur (valid)
i. Instrumen memuat indikator kunci atau esensial yang menunjukkan penguasaan satu kompetensi peserta didik
j. Indikator menunjukkan sikap yang dapat diukur
Contoh instrumen penilaian (lembar pengamatan) antarpeserta didik (peer assessment) pada waktu berdiskusi.
Petunjuk:
1. Amatilah perilaku temanmu dengan cemat selama mengikuti diskusi!
2. Berilah tanda V pada kolom yang sesuai (ya atau tidak) secara jujur berdasarkan hasil pengamatanmu!
3. Serahkan hasil pengamatan kepada bapak/ibu guru!
Nama peserta didik yang diamati : ……….. Kelas ……… Waktu pengamatan : ...………
No Perilaku / sikap
Muncul/ dilakukan Ya Tidak 1 Mau menerima pendapat teman
2 Memaksa teman untuk menerima pendapatnya 3 Memberi solusi terhadap pendapat yang bertentangan
4 Dapat bekerja sama dengan teman yang berbeda status sosial, suku, dan agama
5 …. Keterangan
Indikator perilaku/sikap pada instrumen di atas ada yang positif (No.1, 3, dan 4) dan ada yang negatif (No 2). Pemberian skor untuk perilaku/sikap yang positif: Ya = 1, Tidak = 0. Untuk perilaku/sikap yang negatif adalah sebaliknya yaitu Tidak = 1, dan Ya = 0.
Selanjutnya guru dapat membuat rekapitulasi hasil penilaian mengenai perilaku/sikap yang dilakukan oleh sesama peserta didik menggunakan format berikut.
No Nama Pengamat *)
Skor perilaku/sikap nomor Skor siswa
Jumlah skor maksimal = Jumlah pernyataan Pada contoh di atas skor maksimal = 4
Nilai sikap = (skor perolehan siswa : skor maksimal) x 4. Pada contoh di atas nilai sikap = (3 : 4) x 4 = 3.00
Model format dengan skala penilaian (rating scale) dapat dibuat sebagai berikut. No Pernyataan/perilaku/sikap
Skor *)
4 3 2 1
1 ... 2 ... dst
*) Skor:
4 : selalu ; 3 : sering; 2 : kadang-kadang; 1 : tidak pernah Keterangan:
Jumlah skor maksimal = Jumlah pernyataan x 4.
Nilai sikap = (Skor perolehan siswa: skor maksimal) x 4.
Contoh Penilaian Antar Teman Satuan Pendidikan : SMA Mata Pelajaran : Ekonomi Kelas : X
Kompetensi Dasar : 2.2 Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, responsif dan proaktif, peduli dalam melakukan kegiatan ekonomi.
Indikator :
1. Siswa tidak meniru hasil kerja teman ketika mengerjakan tugas individu materi konsep koperasi dan pengelolaan koperasi 2. Siswa tangguh dalam menyelesaikan masalah terkait materi
konsep koperasi dan pengelolaan koperasi
3. Siswa menunjukkan sikap kritis dalam diskusi kelompok 4. Siswa menunjukkan sikap disiplin dalam menyelesaikan tugas
individu maupun kelompok terkait materi konsep koperasi dan pengelolaan koperasi
Contoh Instrumen : Petunjuk:
Berilah tanda (X) pada pilihan yang menggambarkan kondisi teman sejawat kamu dalam menyelesaikan tugas individu materi konsep koperasi dan pengelolaan koperasi
Nama teman yang dinilai : ………...
No Aspek Penilaian 4 3 2 1
1 Siswa bertanya kepada teman ketika mengerjakan tugas individu 2 Siswa meniru/menyontek pekerjaan teman pada saat ulangan 3 Siswa tidak mengeluh ketika menyelesaikan tugas individu atau
kelompok
4 Siswa menuntaskan tugas yang diberikan guru
5 Siswa bertanya kepada guru atau teman ketika proses pembelajaran berlangsung
6 Siswa mengumpulkan tugas tepat waktu Jumlah Total skor
Keterangan :
- Tidak Pernah (intensitas sikap yang diamati tidak muncul) skor 1
- Jarang (intensitas sikap yang diamati sebagian kecil muncul) skor 2
- Sering (intensitas sikap yang diamati sebagian besar muncul) skor 3
- Selalu (intensitas sikap yang diamati selalu muncul) skor 4
55 – 70 : cukup < 55 : kurang Contoh Penilaian Antar Teman
Satuan Pendidikan : SMA Mata Pelajaran : Fisika
Kelas : X
Kompetensi Dasar :2.1 Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu; objektif; jujur; teliti; cermat; tekun; hati-hati; bertanggung jawab; terbuka; kritis; kreatif; inovatif dan peduli lingkungan) dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi sikap dalam melakukan percobaan , melaporkan, dan berdiskusi
Penilaian ini digunakan untuk memberikan data tambahan pada tugas kelompok baik berupa produk atau proyek. Data ini akan membantu guru dalam memberikan tingkatan nilai anggota kelompok yang paling berjasa terhadap penyelesaian tugas. Hasil pekerjaan dinilai berdasarkan rubrik baik produk ataupun proyek.
Tulis inisial temanmu satu kelompok pada kolom skor. Setiap kolom boleh menuliskan lebih dari satu orang.
No. Kegiatan
Skor untuk teman kelompok yang paling berjasa
1 2 3 4
1 Banyak mengemukaan ide dalam penyelesaian tugas
2 Membantu mempersiapkan tugas 3 Berjasa dalam berkerja
menyelesaikan tugas
4 Berjasa dalam melaporkan tugas Keterangan :
Pedoman Penilaian
Informasi ini akan memberikan data untuk memperkuat guru dalam memberikan skor anggota kelompok terhadap tugas yang telah diberikan.
Analisis data dapat dinnyatakan dengan gambaran sebagai berikut No. Antar TemanPenilaian Skor Unjuk Kerja/Produk/Proyek Antar teman Kategori
1 1 1 - 2 Tidak peduli
8 3 - 4 Sangat Peduli sekali
Hasil Analisis Penilaian Antar Teman Nama Siswa : ...
Peduli KurangPeduli Peduli SanagatPeduli
Sangat Peduli Sekali 1 Mengemukaan ide dalam
penyelesaian tugas
Nilai = Skor Perolehan
Jurnal adalah catatan pendidik di dalam dan di luar kelas yang berisi informasi hasil pengamatan tentang kekuatan dan kelemahan peserta didik berkaitan dengan sikap dan perilaku. Jurnal dapat memuat penilaian siswa terhadap aspek tertentu. Pada umumnya, objek sikap yang perlu dinilai dalam proses pembelajaran berbagai mata pelajaran adalah sikap terhadap materi pelajaran, guru, proses pembelajaran, serta nilai atau norma yang berhubungan dengan suatu materi pelajaran. Penilaian sikap peserta didik dapat dilakukan dengan menngunakan jurnal belajar siswa (buku harian), pertanyaan langsung, atau laporan pribadi.
1. Perencanaan Penilaian Menggunakan Jurnal
Beberapa hal yang harus dilakukan dalam merencanakan penilaian sikap dengan menggunakan jurnal adalah sebagai berikut.
a. Menentukan sikap dan perilaku yang dinilai dalam satu pokok bahasan tertentu.
b. Menyusun indikator sikap dan perilaku berdasarkan kompetensi yang telah dirumuskan. c. Menentukan lamanya waktu pelaksanaan pengamatan.
d. Merencanakan format jurnal yang akan digunakan untuk mencatat sikap peserta didik. e. Mempersiapkan buku/jurnal untuk kepentingan pencatatan.
2. Pelaksanaan Penilaian Menggunakan Jurnal
Beberapa hal yang harus dilakukan dalam melaksanakan penilaian sikap dengan menggunakan jurnal adalah sebagai berikut.
a. Mengamati perilaku peserta didik.
b. Membuat catatan tentang sikap dan perilaku siswa baik di dalam maupun di luar sekolah. c. Mencatat tampilan sikap siswa sesuai dengan indikator yang akan dinilai.
d. Mencatat sesuai urutan waktu kejadian dengan membubuhkan tanggal pencatatan setiap tampilan sikap peserta didik.
e. Mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan peserta didik berdasarkan catatan sikap peserta didik tersebut.
3. Pemberian Umpan Balik dan Pelaporan Hasil Penilaian Jurnal
Hasil penilaian dengan menggunakan Jurnal perlu ditindaklanjuti dengan pemberian umpan balik dan pelaporan. Berikut ini acuan terkait dengan pemberian umpan balik dan pelaporan hasil penilaian.
Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pemberian umpan balik dan pelaporan selama proses pembelajaran adalah sebagai berikut.
1) Umpan balik dilakukan dalam pemaknaan berdasarkan pada indikator sikap dan perilaku yang diamati.
2) Umpan balik diberikan secara langsung dan segera. 3) Umpan balik disampaikan secara lisan dan/atau tertulis. 4) Umpan balik bersifat konstruktif.
5) Pelaporan hasil ditulis dalam bentuk deskripsi dan atau kategorisasi.
b. Pemberian Umpan Balik dan Pelaporan untuk Penilaian Akhir
Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pemberian umpan balik dan pelaporan pada akhir pembelajaran adalah sebagai berikut.
1) Umpan balik dan pelaporan dijadikan sebagai dasar dalam membuat keputusan. 2) Keputusan diambil berdasarkan tingkat capaian kompetensi.
3) Pelaporan diberikan dalam bentuk kategori capaian sikap dan disertai dengan deskripsi. 4) Pelaporan bersifat tertulis.
5) Pelaporan disampaikan kepada wali kelas untuk ditulis dalam laporan atau buku rapor. 6) Pelaporan bersifat komunikatif dan mudah dipahami oleh orang tua atau peserta didik. 7) Pelaporan mencantumkan capaian kompetensi/kemampuan peserta didik.
4. Acuan Kualitas Instrumen Penilaian
Beberapa kriteria atau acuan hal yang harus dipenuhi untuk instrumen penilaian dengan menggunakan jurnal adalah sebagai berikut.
a. Mengukur capaian kompetensi sikap yang penting untuk dikembangkan. b. Sesuai dengan kompetensi dasar dan indikator.
c. Menggunakan format yang sederhana dan mudah diisi/digunakan. d. Dapat dibuat rekapitulasi tampilan sikap peserta didik secara kronologis.
e. Memungkinkan untuk dilakukannya pencatatan yang sistematis, jelas dan komunikatif. f. Format pencatatan memudahkan dalam pemaknaan terhadap tampilan sikap peserta didik,
Nama siswa: Adi Kelas: X B-2
No
Hari, tanggal Kejadian / Perilaku Pos Neg
1 2
3 Dst
Rekapitulasi jurnal semester 1
Setiap kejadian/perilaku positif diberi skor 1 dan perilaku negatif mendapat skor 0. Pada akhir semester jurnal direkap. Nilai jurnal adalah (skor perolehan siswa : semua kejadian/perilaku) x 4.
Kualifikasi nilai jurnal sama seperti pada penilaian diri.
Contoh Penilaian Jurnal
Kelas : X
Kompetensi Dasar : 2.1 Bersikap jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, kreatif, mandiri, kritis dan analisis dalam mengatasi permasalahan ekonomi.
Indikator : 1. Siswa mampu bekerjasama dengan orang lain 2. Siswa mampu bersikap disiplin
3. Siswa mempunyai sikap toleransi dalam perbedaan Jangka waktu pengamatan : 5 s.d 9 Juli 2013
Format jurnal : Nama siswa : Anik Kelas : X IPA E
N
o Hari/ tanggal Positif Sikap/ Perilaku Negatif Keterangan 1 Senin, 5 Juli 2013 Mengumpulkan tugas
tepat waktu Tugas tentang konsep ilmu ekonomi 2 Selasa, 6 Juli 2013 Tepat waktu sampai di
kelas
3 Rabu, 7 Juli 2013 Memaksakan pendapat pribadi dalam diskusi
Diskusi cara mengatasi permasalahan ekonomi
4 Kamis, 8 Juli 2013 Menolong teman dalam
belajar bersama Membahas harga pasar 5 Jumat, 9 Juli 2013 Kreatif pada saat
membuat tugas Tugas Perbankkan
Kesimpulan :
Anik memiliki sikap disiplin, peduli, kreatifitas yang baik, tetapi sikap toleransi perlu ditingkatkan.
Catatan:
- Jurnal boleh digunakan hanya ketika terjadi peristiwa yang istimewa/kasus yang penting
a. Sikap (spiritual dan sosial) untuk Laporan Capaian Kompetensi (LCK) atau rapor terdiri atas sikap dalam mata pelajaran dan sikap antarmata pelajaran.
b. Capaian kompetensi sikap dalam mata pelajaran diisi oleh setiap guru mata pelajaran, yang merupakan profil secara umum berdasarkan rangkuman hasil pengamatan guru, penilaian diri, penilaian antarpeserta didik, dan jurnal, selama satu semester, diisi secara kualitatif dengan predikat Sangat Baik (SB), Baik (B), Cukup (C), atau Kurang (K). Contoh Pengolahan Capaian Kompetensi Sikap Spiritual (KI-1) dan Sikap Sosial (KI-2) dalam mata pelajaran.
Mata pelajaran: Bahasa Inggris Kelas/Semester: X/1
No Nama Sikapnya baik, mulai konsisten menunjukkan semangat belajar serta santun dalam berperilaku dan bertutur kata dengan guru dan teman, namun sikap kepedulian dalam berkomunikasi interpersonal perlu ditingkatkan.
c. Capaian kompetensi sikap antarmata pelajaran diisi oleh wali kelas setelah berdiskusi dengan semua guru mata pelajaran, disimpulkan secara utuh dan dinyatakan secara deskripsi koherensi.
Contoh Pengolahan Capaian Kompetensi Sikap Spiritual (KI-1) dan Sikap Sosial (KI-2) antarmata pelajaran.
No Nama
Sikap (KI-1 dan KI-2) dalam
mata pelajaran Sikap spiritual (KI-1) dan sikap sosial (KI-2)
antarmapel 1 2 3 4 .. .. .. 1
5
1 Adi SB B B C B B S
B C
Peserta didik sudah menunjukkan sikap mengamalkan ajaran agamanya, mulai konsisten menerapkan sikap santun, jujur dan kerjasama, namun masih perlu ditingkatkan lagi sikap percaya diri dan kepedulian terhadap lingkungan.