• Tidak ada hasil yang ditemukan

Membangun Nilai Konsumen, Kepuasan, dan Loyalitas

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Membangun Nilai Konsumen, Kepuasan, dan Loyalitas"

Copied!
45
0
0

Teks penuh

(1)

Membangun Nilai Konsumen,

Membangun Nilai Konsumen,

(2)

 Pusat labaPusat laba yang sebenarnya adalah terletak pada yang sebenarnya adalah terletak pada pelanggan

pelanggan  susunan organisasi piramida sudah kuno susunan organisasi piramida sudah kuno 

diperbaharui menjadi sistem piramida terbalik

diperbaharui menjadi sistem piramida terbalik  lebih lebih mengarah pada kepentingan konsumen.

mengarah pada kepentingan konsumen.

 Tujuannya:Tujuannya:

Bagaimana perusahaan dapat menarik pelanggan dan

Bagaimana perusahaan dapat menarik pelanggan dan

mengungguli saingan/kompetitor mereka.

mengungguli saingan/kompetitor mereka.

(3)

Organisasi tradisional Vs Organisasi Orientasi Pelanggan

Organisasi tradisional Vs Organisasi Orientasi Pelanggan

Bagan Organisasi Tradisional Bagan Organisasi Berorientasi Pelanggan Modern Mana jemen puncak Manajemen menengah

Petugas lini depan

PELANGGAN Mana jemen puncak Manajemen menengah Petugas lini depan

PELANGGAN

Pe lan

gg

(4)

1.

1. Nilai yang Dipikirkan PelangganNilai yang Dipikirkan Pelanggan 2.

2. Kepuasan Total PelangganKepuasan Total Pelanggan 3.

3. Mengukur KepuasanMengukur Kepuasan 4.

4. Mutu Produk dan JasaMutu Produk dan Jasa 5.

5. Manajemen Mutu TotalManajemen Mutu Total

Hal-hal yang perlu diperhatikan untuk mendapatkan

Hal-hal yang perlu diperhatikan untuk mendapatkan

nilai, kepuasan, dan loyalitas yang tinggi dari pelanggan

(5)

Nilai yang dipikirkan pelanggan = selisih antara nilai pelanggan Nilai yang dipikirkan pelanggan = selisih antara nilai pelanggan

total dengan biaya pelanggan total.

total dengan biaya pelanggan total.

Selisih aSelisih antara evaluasi calon pelanggan atas semua manfaat ntara evaluasi calon pelanggan atas semua manfaat serta semua biaya tawaran tertentu dan alternatif-alternatif

serta semua biaya tawaran tertentu dan alternatif-alternatif

unggul

unggul

Nilai pelanggan total = sekumpulan manfaat yg diharapkan Nilai pelanggan total = sekumpulan manfaat yg diharapkan

pelanggan dr produk/jasa tertentu

pelanggan dr produk/jasa tertentu

Nilai pelanggan total: nilai moneter Nilai pelanggan total: nilai moneter manfaat ekonomis, manfaat ekonomis,

fungsional, dan psikologis.

fungsional, dan psikologis.

Biaya pelanggan total = sekumpulan biaya yg diharapkan Biaya pelanggan total = sekumpulan biaya yg diharapkan

konsumen yang dikeluarkan utk mengevaluasi, mendapatkan,

konsumen yang dikeluarkan utk mengevaluasi, mendapatkan,

menggunakan, & membuang produk/jasa

menggunakan, & membuang produk/jasa

Biaya pelanggan total: Biaya pelanggan total: biaya moneter, waktu, tenaga, dan biaya moneter, waktu, tenaga, dan mental.

mental.

Membuat nilai pelanggan yang tinggi Membuat nilai pelanggan yang tinggi kunci mendapatkan kunci mendapatkan

loyalitas yang tinggi dari pelanggan.

loyalitas yang tinggi dari pelanggan.

1. Nilai yang Dipikirkan Pelanggan

(6)

• Nilai pelanggan merupakan benefit yang diperoleh pelanggan dikurangi biaya pembelian.

• Berdasarkan konsep ini, nilai pelanggan bersumberdari benefit ekonomi, benefit 

pelanggan,& benefit emosional.

Benefit ekonomi bersumber dari keunggulan harga dan biaya.

Benefit pelanggan bersumber dari penampilan produk, layanan dan reputasi.

Benefit emosional adalah keunggulan produk dalam

memenuhi kebutuhan emosional pelanggan yang terkait dengan kebutuhan psikologis, tipe – tipe kepribadian

pelanggan, dan nilai personal pelanggan.

(7)

Benefit pelanggan bersumber dari

penampilan produk, layanan dan reputasi.

Benefit emosional adalah keunggulan

produk dalam memenuhi kebutuhan

emosional pelanggan yang terkait dengan

kebutuhan psikologis, tipe – tipe

(8)

Jika penawaran yang diberikan oleh

perusahaan memenuhi harapan nilai

pelanggan, kemungkinan pelanggan akan

membeli kembali.

Salahsatu jalan utk menciptakan &

memelihara pelanggan : melakukan

pengamatan ………..perusahaan dpt

(9)

Customer Perceived Value (Nilai yang

dipersepsikan pelanggan)

Ekonomi

Customer-perceived Value

Fungsional

Psikologis

Mengevaluasi

Mendapatkan

Menggunakan

Menyingkirkan

Total manfaat

(10)

NILAI PELANGGAN

SELISIH ANTARA JUMLAH NILAI & JUMLAH BIAYA DARI SUATU TAWARAN DAN ALTERNATIF LAINNYA.

NILAI

PRODUKPRODUKNILAI LAYANANLAYANANNILAI NILAI PERSONALIAPERSONALIANILAI NILAI NILAI CITRANILAI CITRA

BIAYA MONETER

BIAYA

MONETER WAKTUBIAYAWAKTUBIAYA ENERGIBIAYA ENERGIBIAYA PSIKISBIAYAPSIKISBIAYA

NILAI

PELANGGAN TOTALPELANGGAN TOTALNILAI

BIAYA

PELANGGAN TOTAL

BIAYA

PELANGGAN TOTAL

NILAI YANG DIBERIKAN PADA

PELANGGAN

NILAI YANG DIBERIKAN PADA

(11)

2. Kepuasan Total Pelanggan

2. Kepuasan Total Pelanggan

Kepuasan atau ketidakpuasan konsumen adalah respon Kepuasan atau ketidakpuasan konsumen adalah respon

konsumen terhadap evaluasi ketidakpuasan (

konsumen terhadap evaluasi ketidakpuasan (disconfirmationdisconfirmation) ) yang dirasakan antara harapan sebelumnya (norma kinerja

yang dirasakan antara harapan sebelumnya (norma kinerja

lainnya) dan kinerja aktual produk yang dirasakan setelah

lainnya) dan kinerja aktual produk yang dirasakan setelah

memakainya.

memakainya.

Kepuasan adalah tingkat perasaan seseorang setelah Kepuasan adalah tingkat perasaan seseorang setelah

membandingkan kinerja atau hasil yang dirasakannya dengan

membandingkan kinerja atau hasil yang dirasakannya dengan

diharapannya.

diharapannya.

 Kepuasan konsumen adalah perasaan senang atau kecewa Kepuasan konsumen adalah perasaan senang atau kecewa

seseorang sebagai hasil dari perbandingkan antara prestasi

seseorang sebagai hasil dari perbandingkan antara prestasi

atau produk yang dirasakan dan yang diharapkannya

(12)

Total Kepuasan Pelanggan

Total Kepuasan Pelanggan

• Kepuasan : perasaan senang atau kecewa seseorang terhadap ekspektasi mereka.

– Kinerja < Ekspektasi = Tidak Puas

– Kinerja = Ekspektasi = Puas

– Kinerja > Ekspektasi = Sangat Puas

• Ekpektasi terlalu tinggi : pelanggan kecewa

(13)

3. Mengukur Kepuasan

3. Mengukur Kepuasan

Perusahaan seharusnya mengukur tingkat kepuasan pelanggan ini

Perusahaan seharusnya mengukur tingkat kepuasan pelanggan ini

secara teratur, karena satu kunci untuk hal yang diingat

secara teratur, karena satu kunci untuk hal yang diingat

pelanggan adalah kepuasannya

pelanggan adalah kepuasannya

Metode pengukuran kepuasan konsumen

Metode pengukuran kepuasan konsumen

1. Sistem keluhan dan saran

1. Sistem keluhan dan saran

Konsumen diberikan kesempatan untuk memberikan saran, Konsumen diberikan kesempatan untuk memberikan saran, pendapat, dan keluhan mereka.

pendapat, dan keluhan mereka.

2. Ghost Shopping 2. Ghost Shopping

Kepuasan konsumen diperoleh dengan cara mempekerjakan Kepuasan konsumen diperoleh dengan cara mempekerjakan beberapa orang (

beberapa orang (Ghost ShopperGhost Shopper) untuk berperan sebagai ) untuk berperan sebagai konsumen produk perusahaan dan pesaing

(14)

3. Lost Customer Analysis 3. Lost Customer Analysis

Kepuasan konsumen diukur dengan cara menghitung berapa Kepuasan konsumen diukur dengan cara menghitung berapa banyak konsumen yang telah berhenti membeli atau telah

banyak konsumen yang telah berhenti membeli atau telah

pindah ke perusahaan pesaing

pindah ke perusahaan pesaing (Customer loss) (Customer loss)

4. Survey kepuasan pelanggan

4. Survey kepuasan pelanggan

Pengukuran kepuasan pelanggan dilakukan dengan cara survey Pengukuran kepuasan pelanggan dilakukan dengan cara survey melalui pos telepon maupun wawancara pribadi

(15)

CARA MENGUKUR KEPUASAN PELANGGAN 1. SISTEM KELUHAN DAN SARAN 1. SISTEM KELUHAN DAN SARAN 2. SURVEY KEPUASAN PELANGGAN 2. SURVEY KEPUASAN PELANGGAN 4. ANALISIS HILANGNYA PELANGGAN (Lost customer)

4.

ANALISIS HILANGNYA PELANGGAN (Lost customer)

3.

BELANJA KONSSUMEN YANG MISTERIUS (Ghost)

3.

BELANJA KONSSUMEN YANG MISTERIUS (Ghost)

□ BERORIENTASI PELANGGAN

□ MENAMPUNG SARAN & KELUHAN PELANGGAN □ KOMUNIKASI DUA ARAH SECARA CEPAT

□ BERORIENTASI PELANGGAN

□ MENAMPUNG SARAN & KELUHAN PELANGGAN □ KOMUNIKASI DUA ARAH SECARA CEPAT

□ SURVEY KEPUASAN KONSUMEN SECARA BERKALA □ MENELITI KEPUASAN SECARA LANGSUNG

□ MERESPON KEINGINAN PELANGGAN

□ SURVEY KEPUASAN KONSUMEN SECARA BERKALA □ MENELITI KEPUASAN SECARA LANGSUNG

□ MERESPON KEINGINAN PELANGGAN

□ MENGKAJI KELEMAHAN PRODUK PESAING □ MENGUJI KELEBIHAN LAYANAN PESAING

□ MENGGALI INFORMASI PESAING DI LAPANGAN

□ MENGKAJI KELEMAHAN PRODUK PESAING □ MENGUJI KELEBIHAN LAYANAN PESAING

□ MENGGALI INFORMASI PESAING DI LAPANGAN

□ MENGHUBUNGI PELANGGAN YANG BERHENTI □ MENGGALI ALASAN PELANGGAN BERHENTI □ MEMANTAU HILANGNYA PELANGGAN

(16)

4. Mutu Produk dan Jasa

4. Mutu Produk dan Jasa

Keseluruhan ciri serta sifat dari suatu produk atau pelayanan yang berpengaruh pada kemampuannya untuk memuaskan kebutuhan konsumen.

Pemasar mempunyai tanggung jawab pada perusahaan yang berbasis mutu:

• Ikut berpartisipasi dalam membuat dan merumuskan strategi dan kebijakan untuk membantu perusahaan unggul

• Memberikan mutu pemasaran disamping mutu produksi.

(17)

Kualitas Produk

Kualitas Produk

KUALITAS (QUALITY)

Total fitur & karakteristik suatu produk atau jasa yang dapat mempengar uhi kemampuan untuk memuaskan keinginan pelanggan sesuai kebutuhan.

“Totalitas fitur dan karakteristik produk atau jasa yang bergantung pada kemampuannya untuk memuaskan kebutuhan yang

dinyatakan atau tersirat” (American Society for Quality Control)

Kualitas produk/jasa

Kepuasan Profitabilitas

(18)

5. Manajemen Mutu Total (TQM)

5. Manajemen Mutu Total (TQM)

Pendekatan Pendekatan seluruh seluruh organisasi organisasi untuk untuk terus-menerus terus-menerus

memperbaiki mutu

memperbaiki mutu semua proses, produk, dan jasa semua proses, produk, dan jasa organisasi.

organisasi.

Penjual memainkan beberapa peranan untuk membantu Penjual memainkan beberapa peranan untuk membantu

perusahaan menemukan dan menghantarkan barang dan jasa

perusahaan menemukan dan menghantarkan barang dan jasa

dengan kualitas tinggi kepada pelanggan:

dengan kualitas tinggi kepada pelanggan:

mengidentifikasi secara tepat akan kebutuhan dan tuntutan mengidentifikasi secara tepat akan kebutuhan dan tuntutan

pelanggan.

pelanggan.

membicarakan ekspektasi pelanggan secara layak kepada membicarakan ekspektasi pelanggan secara layak kepada

perancang barang.

perancang barang.

meyakinkan bahwa pesanan pelanggan telah dipenuhi meyakinkan bahwa pesanan pelanggan telah dipenuhi

dengan tepat

dengan tepat

.

(19)

memeriksa apakah pelanggan telah mendapatkan

memeriksa apakah pelanggan telah mendapatkan

instruksi yang layak, pelatihan, dan bantuan teknis

instruksi yang layak, pelatihan, dan bantuan teknis

dalam penggunaan barang tersebut.

dalam penggunaan barang tersebut.

selalu berhubungan dengan pelanggan setelah

selalu berhubungan dengan pelanggan setelah

penjualan untuk memastikan bahwa mereka puas

penjualan untuk memastikan bahwa mereka puas

dan akan terus puas.

dan akan terus puas.

mengumpulkan

mengumpulkan

ide-ide

ide-ide

pelanggan

pelanggan

untuk

untuk

peningkatan barang dan pelayanan.

(20)

TOTAL QUALITY MANAGEMENT (TQM)

KEGIATAN YANG MENYELURUH DALAM SUATU ORGANISASI & CARA TERUS MENERUS SELALU MEMPERBAIKI KUALITAS.

DARI SEMUA AKTIVITAS YANG ADA DALAM ORGANISASI: □ PROSES PRODUKSI

□ KEMAMPUAN PRODUK □ LAYANAN KONSUMEN □ SISTEM & MANAJEMEN □ TEKNOLOGI & INFORMASI

(21)

PRINSIP INTI TQM ADALAH PROSES:

a. BERFOKUS PADA PEMUASAN PELANGGAN

b. MELAKUKAN PERBAIKAN BERKESINAMBUNGAN

c MELIBATKAN SELURUH POTENSI ORGANISASI/SUMBERDAYA

PERBAIKAN SECARA BERKESINAMBUNGAN

PERBAIKAN SECARA

BERKESINAMBUNGAN BERFOKUS PADABERFOKUS PADAPELANGGANPELANGGAN SELURUH PEKERJASELURUH PEKERJAMELIBATKAN MELIBATKAN

HARAPAN DAN PERSYARATAN DARI PELANGGAN EKSTERNAL HARAPAN DAN PERSYARATAN DARI PELANGGAN EKSTERNAL

TOTAL QUALITY MANAGEMENT (TQM)

TOTAL QUALITY MANAGEMENT (TQM)

SPESIFIKASI UNTUK SUPLLIER ATAU PELANGGAN INTERNAL SPESIFIKASI UNTUK SUPLLIER

ATAU PELANGGAN INTERNAL

(22)

6. Memaksimalkan Nilai Masa-Hidup Pelanggan

6. Memaksimalkan Nilai Masa-Hidup Pelanggan

Pemasaran adalah seni dari menarik dan menjaga pelanggan Pemasaran adalah seni dari menarik dan menjaga pelanggan

yang menguntungkan.

yang menguntungkan.

•Pelanggan terbesar perusahaan tidak selalu menghasilkan laba tertinggi.

•Pelanggan terbesar bisa menuntut layanan yang baik dan mendapatkan diskon terbesar.

•Pelanggan terkecil membayar harga penuh dan mendapatkan layanan minimal, tetapi biaya bertransaksi dengan mereka dapat mengurangi profitabilitas mereka

(23)

Untuk mUntuk memaksimalkan nilai masa-hidup pelanggan perlu emaksimalkan nilai masa-hidup pelanggan perlu

memperhatikan hal-hal berikut ini:

memperhatikan hal-hal berikut ini:

1. Keuntungan Pelanggan1. Keuntungan Pelanggan

• a. Analisis Profitabilitas Pelanggan a. Analisis Profitabilitas Pelanggan

b. Keunggulan kompetitifb. Keunggulan kompetitif

2. Mengukur Nilai Seumur Hidup Pelanggan2. Mengukur Nilai Seumur Hidup Pelanggan3. Ekuitas (kekuatan) Pelanggan3. Ekuitas (kekuatan) Pelanggan

a. Equitas nilaia. Equitas nilai

b. Equitas merkb. Equitas merk

(24)

a. Profitabilitas Pelanggan

a. Profitabilitas Pelanggan

Analisis profitabilitas pelanggan menjadi

penting bagi perusahaan agar perusahaan

mengetahui kontribusi laba yang

disumbangkan oleh setiap pelanggan dan

bagaimana kinerja masing-masing

pelanggan yang dimilikinya.

(25)

analisis profitabilitas pelanggan dapat

diartikan sebagai sebuah pendekatan

manajemen biaya yang mengidentifikasi

biaya dan manfaat melayani pelanggan

individu atau kelompok pelanggan untuk

meningkatkan profit perusahaan secara

keseluruhan.

Analisis profitabilitas pelanggan memiliki

(26)

Analisis profitabilitas pelanggan memiliki

manfaat yang memungkinkan manajer

untuk:

1. mengidentifikasi pelanggan yang paling

menguntungkan,

2. mengelola biaya pelayanan dari setiap

pelanggan,

3. memperkenalkan produk atau jasa baru

yang menguntungkan,

4. menghentikan pelanggan atau produk

(27)

5. mengarahkan bauran pembelian

pelanggan pada lini produk dan jasa

dengan margin yang tinggi,

6. menawarkan diskon dengan tujuan

memperoleh volume penjualan yang lebih

besar, dan

(28)

b. Keunggulan kompetitif

b. Keunggulan kompetitif

• Ada beberapa cara yang dapat dilakukan oleh perusahaan dalam usaha meningkatkan keunggulan bersaing melalui pemenuhan kepuasan pelanggan, antara lain:

1. Perusahaan memberikan pelayanan yang baik demi kepuasan pelanggan

• Dalam hal ini salah satu tugas pokok yang perlu

diperhatikan adalah pengawasan yaitu memantau produk dari pengadaan bahan, proses produksi sampai dengan produk itu didistribusikan ke pasar.

• Karena dengan pengawasan yang baik, akan

memungkinkan cepat diketahuinya suatu kesalahan yang terjadi dalam suatu bagian sehingga kesalahan relatif

(29)

2

. Menyusun struktur organisasi yang

flat/datar/horisontal

Kegagalan dalam mendeteksi penyimpangan

atau kesalahan di perusahaan umumnya ditemui

pada bentuk organisasi piramida.

Hal ini disebabkan karena jumlah bawahan yang

berlebihan, sehingga pemgawasan dan

pengendalian menjadi tidak efektif.

Oleh karena itu untuk meningkatkan pelayanan

kepada pelanggan, perlu disusun struktur

(30)

3. Mengurangi time to acceptance

pelanggan.

Hal ini tidak saja dilakukan dengan

mempercepat atau memperpendek waktu

tunggu pelanggan atas pesanannya dan

memangkas rentang waktu antara

(31)

4. Kemudahan bagi pelanggan untuk mengakses perusahaan

• Hal ini bisa dilakukan dengan membuka pelayanan

telepon hot line bagi pelanggan atau memanfaatkan E-mail dan jaringan internet.

• Karena dengan memanfaatkan keunggulan teknologi informasi, perusahaan dapat melakukan dialog intensif dan interaktif dengan pelanggan untuk pengembangan produkproduk baru serta menjalin hubungan yang lebih langgeng, sedangkan kemudahan diakses ini berkaitan erat dengan pengumpulan informasi (masukan,saran dan umpan balik dari pelanggan) dan penangan

(32)

5. Penerapan sistem pemasaran terpadu (Coordinated marketing)

• Hal ini didasari bahwa pemasaran saat ini bukan lagi spesifik bidang kerja bagian pemasarn saja, tetapi juga seluruh karyawan yang ada di perusahaan tersebut.

• Untuk mencapai tujuan tersebut perusahaan perlu

memberikan total human reward kepada karyawan yang dapat berupa system penilaian kerja yang adil,

penghargaan untuk meningkatkan rasa percaya diri karyawan, jalur karir yang jelas, memberi otonomi,

(33)

• 6. Perbaikan kualitas

• Dalam hal perbaikan kualitas dapat dilakukan dengan menggunakan prinsipprinsip manajemen mutu terpadu (TQM atau Total Quality Management) yang berupaya memaksimalkan daya saing organisasi melalui

perbaikkan secara berkesinambungan atas kualitas produk, jasa, manusia, proses dan lingkungan

(34)

• Berhubungan dengan perbaikkan kualitas melalui

manajemen mutu terpadu Heizer dan Render (1999, 82) mengemukakan bahwa TQM merujuk pada penekanan kualitas yang meliputi organisasi secara keseluruhan, mulai dari pemasok hingga pelanggan.

• TQM juga menekankan komitmen manajemen untuk mendapatkan arahan perusahaan yang terus menerus ingin mencapai keunggulan dalam semua aspek produk dan jasa yang kesemuanya itu sangat penting bagi

(35)

2.

2.

Mengukur Nilai Seumur Hidup Pelanggan

Mengukur Nilai Seumur Hidup Pelanggan

Nilai seumur hidup pelanggan (CLV—customer

lifetime value) menggambarkan nilai sekarang

bersih dari aliran laba masa depan yang

diharapkan sepanjang pembelian seumur hidup

pelanggan.

Metode untuk mengukur nilai seumur hidup

pelanggan salah satunya adalah perhitungan

(36)

3. Ekuitas pelanggan

3. Ekuitas pelanggan

• Menurut Asnan (2008) mengatakan bahwa dasar

customer equity adalah bahwa pelanggsan merupakan aset finansial yang harus diukur, dikelola dan

dimaksimalkan oleh setiap perusahaan atau organisasi, sama halnya dengan aset-aset lainnya.

• Ekuitas pelanggan (customer equity) adalah total nilai seumur hidup semua pelanggan perusahaan yang

(37)

Menurut (Maas, 2000 : 106 –7) yang dikutip

oleh Widjaja (2009) semakin setia pelanggan,

semakin tinggi ekuitas pelanggan.

Selain itu, definisi ekuitas pelanggan adalah

jumlah keseluruhan

lifetime value

dari

pelanggan – pelanggan perusahaan.

Ekuitas pelanggan merupakan penjumlahan

(38)

1. Ekuitas nilai (value equity) : adalah

penilaian objektif pelanggan atas

kegunaan tawaran berdasarkan

pemikirannya tentang manfaat yang

kemudian dibandingkan dengan biayanya.

Sub pendorong (sub driver) ekuitas nilai

adalah mutu, harga, dan kenyamanan.

Tiap-tiap industri harus mendefinisikan

faktor-faktor spesifik yang melandasi

tiap-tiap sub pendorong dalam rangka

(39)

Ekuitas nilai memberi sumbangan terbesar

pada ekuitas pelanggan jika produk itu

terdiferensiasi dan jika produk itu lebih

rumit serta perlu dievaluasi.

(40)

2. Ekuitas merek (brand equity) : adalah penilaian subjektif dan tak berwujud pelanggan terhadap merek, yang di luar dan melampaui nilai yang dipikirkan secara objektif.

• Sub pendorong ekuitas merek adalah kesadaran merek pelanggan, sikap pelanggan terhadap merek, dan

pemikiran pelanggan mengenai etika merek.

• Perusahaan menggunakan iklan, humas dan alat

komunikasi lain untuk mempengaruhi sub pendorong itu.

• Ekuitas merek itu lebih penting daripada pendorong ekuitas pelanggan lainnya jika produknya kurang

(41)

3. Ekuitas relasional (relationship equity) : adalah

kecenderungan pelanggan untuk setia terhadap merek, yang di luar dan melampaui penilaian objektif dan

subjektif atas nilainya.

• Sub pendorong ekuitas relasional mencakup program kesetiaan, dan program pemahaman dan perlakuan

khusus, program pembentukan komunitas, dan program pembentukan pengetahuan.

(42)

Formulasi tersebut memadukan

manajemen nilai, manajemen merek dan

manajemen relasional ke dalam fokus

yang berpusat pada pelanggan.

Perusahaan dapat memutuskan

(43)

Membangun Relasi Pelanggan

Membangun Relasi Pelanggan

1.

1.

Pengelolaan hubungan pelanggan

Pengelolaan hubungan pelanggan

2.

2.

Menarik, mempertahankan, dan

Menarik, mempertahankan, dan

menumbuhkan pelanggan

menumbuhkan pelanggan

3.

3.

Membangun loyalitas

Membangun loyalitas

4.

4.

Mengurangi peralihan pelanggan

Mengurangi peralihan pelanggan

5.

5.

Membentuk ikatan pelanggan yang

Membentuk ikatan pelanggan yang

kuat

(44)

7. Loyalitas Pelanggan

7. Loyalitas Pelanggan

•Tujuan dari suatu bisnis untuk menciptakan pelanggan yang Tujuan dari suatu bisnis untuk menciptakan pelanggan yang

merasa puas, yang pada akhirnya mampu menumbuhkan loyalitas

merasa puas, yang pada akhirnya mampu menumbuhkan loyalitas

pelanggan

pelanggan

•Pelanggan adalah seseorang yang menjadi terbiasa untuk Pelanggan adalah seseorang yang menjadi terbiasa untuk

membeli dari anda. Kebiasaan itu terbentuk melalui pembelian

membeli dari anda. Kebiasaan itu terbentuk melalui pembelian

dan interaksi yang sering selama periode waktu tertentu. Tanpa

dan interaksi yang sering selama periode waktu tertentu. Tanpa

adanya

adanya track recordtrack record hubungan yang kuat dan pembelian berulang, hubungan yang kuat dan pembelian berulang, orang tersebut bukanlah pelanggan anda, ia adalah pembeli.

orang tersebut bukanlah pelanggan anda, ia adalah pembeli.

Pelanggan yang sejati tumbuh seiring dengan waktu

Pelanggan yang sejati tumbuh seiring dengan waktu..

LoyalitasLoyalitas pelanggan adalah komitmen pelanggan bertahan pelanggan adalah komitmen pelanggan bertahan secara mendalam untuk berlangganan kembali atau melakukan

secara mendalam untuk berlangganan kembali atau melakukan

pembelian ulang produk atau jasa terpilih secara konsisten di

pembelian ulang produk atau jasa terpilih secara konsisten di

masa yang akan datang. Meskipun pengaruh situasi dan

masa yang akan datang. Meskipun pengaruh situasi dan

usaha-usaha pemasaran mempunyai potensi untuk menyebabkan

usaha pemasaran mempunyai potensi untuk menyebabkan

perubahan perilaku

(45)

Pelanggan yang LOYAL

Pelanggan yang LOYAL

Melakukan pembelian berulang secara teratur.

Melakukan pembelian berulang secara teratur.

Membeli antar lini produk dan jasa.

Membeli antar lini produk dan jasa.

Mereferensikan kepada orang lain.

Mereferensikan kepada orang lain.

Menunjukkan kekebalan terhadap tarikan dari

Menunjukkan kekebalan terhadap tarikan dari

pesaing.

pesaing.

Pelanggan loyal akan siap membayar harga yang

Pelanggan loyal akan siap membayar harga yang

lebih tinggi.

lebih tinggi.

Pelanggan loyal akan menjadi WoM (

Pelanggan loyal akan menjadi WoM (

Word of

Word of

Mouth

Mouth

), penyambung lidah, bagi pelanggan prospek

), penyambung lidah, bagi pelanggan prospek

lainnya.

Referensi

Dokumen terkait

Dengan kata lain, dijalin suatu kemitraan dengan pelanggan secara terus menerus, yang pada akhirnya akan menimbulkan kesetiaan pelanggan sehingga terjadi bisnis ulangan

Untuk meningkatkan loyalitas pelanggan ada banyak cara atau strategi yang dapat dilakukan antara lain adalah dengan menciptakan rintangan pengalihan ( switching cost ),

Selain dengan memberikan kualitas pelayanan yang lebih unggul, perusahaan dapat menciptakan hubungan dengan pelanggan dengan mengumpulkan informasi mengenai pelanggan dan

Untuk mengidentifikasi pengaruh faktor-faktor program kartu pelanggan terhadap loyalitas konsumen serta pengaruh kartu pelanggan dan kepuasan konsumen terhadap

Dewasa ini semakin banyak perusahaan “bermitra” dengan anggota lain dari rantai pasokan untuk memperbaiki kinerja sistem penyerahan nilai bagi pelanggan ( customer value deliveri

Pentingnya loyalitas pelanggan bagi perusahaan sudah tidak diragukan lagi, banyak perusahaan sangat berharap dapat mempertahankan pelanggannya dalam jangka panjang, bahkan

Model nilai bagi pelanggan dan loyalitas konsumen dengan berlandaskan pada teori menurut Kotler (2000) yang menyatakan bahwa yang mempengaruhi nilai pelanggan total dan

Pengembangan Peta Interaktif Dengan Memanfaatkan Augmented Reality Studi Kasus Taman Mekarsari Indonesia Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Multimedia 2017 STMIK AMIKOM