Membangun Nilai Konsumen,
Membangun Nilai Konsumen,
Pusat labaPusat laba yang sebenarnya adalah terletak pada yang sebenarnya adalah terletak pada pelanggan
pelanggan susunan organisasi piramida sudah kuno susunan organisasi piramida sudah kuno
diperbaharui menjadi sistem piramida terbalik
diperbaharui menjadi sistem piramida terbalik lebih lebih mengarah pada kepentingan konsumen.
mengarah pada kepentingan konsumen.
Tujuannya:Tujuannya:
Bagaimana perusahaan dapat menarik pelanggan dan
Bagaimana perusahaan dapat menarik pelanggan dan
mengungguli saingan/kompetitor mereka.
mengungguli saingan/kompetitor mereka.
Organisasi tradisional Vs Organisasi Orientasi Pelanggan
Organisasi tradisional Vs Organisasi Orientasi Pelanggan
Bagan Organisasi Tradisional Bagan Organisasi Berorientasi Pelanggan Modern Mana jemen puncak Manajemen menengah
Petugas lini depan
PELANGGAN Mana jemen puncak Manajemen menengah Petugas lini depan
PELANGGAN
Pe lan
gg
1.
1. Nilai yang Dipikirkan PelangganNilai yang Dipikirkan Pelanggan 2.
2. Kepuasan Total PelangganKepuasan Total Pelanggan 3.
3. Mengukur KepuasanMengukur Kepuasan 4.
4. Mutu Produk dan JasaMutu Produk dan Jasa 5.
5. Manajemen Mutu TotalManajemen Mutu Total
Hal-hal yang perlu diperhatikan untuk mendapatkan
Hal-hal yang perlu diperhatikan untuk mendapatkan
nilai, kepuasan, dan loyalitas yang tinggi dari pelanggan
Nilai yang dipikirkan pelanggan = selisih antara nilai pelanggan Nilai yang dipikirkan pelanggan = selisih antara nilai pelanggan
total dengan biaya pelanggan total.
total dengan biaya pelanggan total.
Selisih aSelisih antara evaluasi calon pelanggan atas semua manfaat ntara evaluasi calon pelanggan atas semua manfaat serta semua biaya tawaran tertentu dan alternatif-alternatif
serta semua biaya tawaran tertentu dan alternatif-alternatif
unggul
unggul
Nilai pelanggan total = sekumpulan manfaat yg diharapkan Nilai pelanggan total = sekumpulan manfaat yg diharapkan
pelanggan dr produk/jasa tertentu
pelanggan dr produk/jasa tertentu
Nilai pelanggan total: nilai moneter Nilai pelanggan total: nilai moneter manfaat ekonomis, manfaat ekonomis,
fungsional, dan psikologis.
fungsional, dan psikologis.
Biaya pelanggan total = sekumpulan biaya yg diharapkan Biaya pelanggan total = sekumpulan biaya yg diharapkan
konsumen yang dikeluarkan utk mengevaluasi, mendapatkan,
konsumen yang dikeluarkan utk mengevaluasi, mendapatkan,
menggunakan, & membuang produk/jasa
menggunakan, & membuang produk/jasa
Biaya pelanggan total: Biaya pelanggan total: biaya moneter, waktu, tenaga, dan biaya moneter, waktu, tenaga, dan mental.
mental.
Membuat nilai pelanggan yang tinggi Membuat nilai pelanggan yang tinggi kunci mendapatkan kunci mendapatkan
loyalitas yang tinggi dari pelanggan.
loyalitas yang tinggi dari pelanggan.
1. Nilai yang Dipikirkan Pelanggan
• Nilai pelanggan merupakan benefit yang diperoleh pelanggan dikurangi biaya pembelian.
• Berdasarkan konsep ini, nilai pelanggan bersumberdari benefit ekonomi, benefit
pelanggan,& benefit emosional.
• Benefit ekonomi bersumber dari keunggulan harga dan biaya.
• Benefit pelanggan bersumber dari penampilan produk, layanan dan reputasi.
• Benefit emosional adalah keunggulan produk dalam
memenuhi kebutuhan emosional pelanggan yang terkait dengan kebutuhan psikologis, tipe – tipe kepribadian
pelanggan, dan nilai personal pelanggan.
•
Benefit pelanggan bersumber dari
penampilan produk, layanan dan reputasi.
•
Benefit emosional adalah keunggulan
produk dalam memenuhi kebutuhan
emosional pelanggan yang terkait dengan
kebutuhan psikologis, tipe – tipe
•
Jika penawaran yang diberikan oleh
perusahaan memenuhi harapan nilai
pelanggan, kemungkinan pelanggan akan
membeli kembali.
•
Salahsatu jalan utk menciptakan &
memelihara pelanggan : melakukan
pengamatan ………..perusahaan dpt
Customer Perceived Value (Nilai yang
dipersepsikan pelanggan)
Ekonomi
Customer-perceived Value
Fungsional
Psikologis
Mengevaluasi
Mendapatkan
Menggunakan
Menyingkirkan
Total manfaat
NILAI PELANGGAN
SELISIH ANTARA JUMLAH NILAI & JUMLAH BIAYA DARI SUATU TAWARAN DAN ALTERNATIF LAINNYA.
NILAI
PRODUKPRODUKNILAI LAYANANLAYANANNILAI NILAI PERSONALIAPERSONALIANILAI NILAI NILAI CITRANILAI CITRA
BIAYA MONETER
BIAYA
MONETER WAKTUBIAYAWAKTUBIAYA ENERGIBIAYA ENERGIBIAYA PSIKISBIAYAPSIKISBIAYA
NILAI
PELANGGAN TOTALPELANGGAN TOTALNILAI
BIAYA
PELANGGAN TOTAL
BIAYA
PELANGGAN TOTAL
NILAI YANG DIBERIKAN PADA
PELANGGAN
NILAI YANG DIBERIKAN PADA
2. Kepuasan Total Pelanggan
2. Kepuasan Total Pelanggan
Kepuasan atau ketidakpuasan konsumen adalah respon Kepuasan atau ketidakpuasan konsumen adalah respon
konsumen terhadap evaluasi ketidakpuasan (
konsumen terhadap evaluasi ketidakpuasan (disconfirmationdisconfirmation) ) yang dirasakan antara harapan sebelumnya (norma kinerja
yang dirasakan antara harapan sebelumnya (norma kinerja
lainnya) dan kinerja aktual produk yang dirasakan setelah
lainnya) dan kinerja aktual produk yang dirasakan setelah
memakainya.
memakainya.
Kepuasan adalah tingkat perasaan seseorang setelah Kepuasan adalah tingkat perasaan seseorang setelah
membandingkan kinerja atau hasil yang dirasakannya dengan
membandingkan kinerja atau hasil yang dirasakannya dengan
diharapannya.
diharapannya.
Kepuasan konsumen adalah perasaan senang atau kecewa Kepuasan konsumen adalah perasaan senang atau kecewa
seseorang sebagai hasil dari perbandingkan antara prestasi
seseorang sebagai hasil dari perbandingkan antara prestasi
atau produk yang dirasakan dan yang diharapkannya
Total Kepuasan Pelanggan
Total Kepuasan Pelanggan
• Kepuasan : perasaan senang atau kecewa seseorang terhadap ekspektasi mereka.
– Kinerja < Ekspektasi = Tidak Puas
– Kinerja = Ekspektasi = Puas
– Kinerja > Ekspektasi = Sangat Puas
• Ekpektasi terlalu tinggi : pelanggan kecewa
3. Mengukur Kepuasan
3. Mengukur Kepuasan
Perusahaan seharusnya mengukur tingkat kepuasan pelanggan ini
Perusahaan seharusnya mengukur tingkat kepuasan pelanggan ini
secara teratur, karena satu kunci untuk hal yang diingat
secara teratur, karena satu kunci untuk hal yang diingat
pelanggan adalah kepuasannya
pelanggan adalah kepuasannya
Metode pengukuran kepuasan konsumen
Metode pengukuran kepuasan konsumen
1. Sistem keluhan dan saran
1. Sistem keluhan dan saran
Konsumen diberikan kesempatan untuk memberikan saran, Konsumen diberikan kesempatan untuk memberikan saran, pendapat, dan keluhan mereka.
pendapat, dan keluhan mereka.
2. Ghost Shopping 2. Ghost Shopping
Kepuasan konsumen diperoleh dengan cara mempekerjakan Kepuasan konsumen diperoleh dengan cara mempekerjakan beberapa orang (
beberapa orang (Ghost ShopperGhost Shopper) untuk berperan sebagai ) untuk berperan sebagai konsumen produk perusahaan dan pesaing
3. Lost Customer Analysis 3. Lost Customer Analysis
Kepuasan konsumen diukur dengan cara menghitung berapa Kepuasan konsumen diukur dengan cara menghitung berapa banyak konsumen yang telah berhenti membeli atau telah
banyak konsumen yang telah berhenti membeli atau telah
pindah ke perusahaan pesaing
pindah ke perusahaan pesaing (Customer loss) (Customer loss)
4. Survey kepuasan pelanggan
4. Survey kepuasan pelanggan
Pengukuran kepuasan pelanggan dilakukan dengan cara survey Pengukuran kepuasan pelanggan dilakukan dengan cara survey melalui pos telepon maupun wawancara pribadi
CARA MENGUKUR KEPUASAN PELANGGAN 1. SISTEM KELUHAN DAN SARAN 1. SISTEM KELUHAN DAN SARAN 2. SURVEY KEPUASAN PELANGGAN 2. SURVEY KEPUASAN PELANGGAN 4. ANALISIS HILANGNYA PELANGGAN (Lost customer)
4.
ANALISIS HILANGNYA PELANGGAN (Lost customer)
3.
BELANJA KONSSUMEN YANG MISTERIUS (Ghost)
3.
BELANJA KONSSUMEN YANG MISTERIUS (Ghost)
□ BERORIENTASI PELANGGAN
□ MENAMPUNG SARAN & KELUHAN PELANGGAN □ KOMUNIKASI DUA ARAH SECARA CEPAT
□ BERORIENTASI PELANGGAN
□ MENAMPUNG SARAN & KELUHAN PELANGGAN □ KOMUNIKASI DUA ARAH SECARA CEPAT
□ SURVEY KEPUASAN KONSUMEN SECARA BERKALA □ MENELITI KEPUASAN SECARA LANGSUNG
□ MERESPON KEINGINAN PELANGGAN
□ SURVEY KEPUASAN KONSUMEN SECARA BERKALA □ MENELITI KEPUASAN SECARA LANGSUNG
□ MERESPON KEINGINAN PELANGGAN
□ MENGKAJI KELEMAHAN PRODUK PESAING □ MENGUJI KELEBIHAN LAYANAN PESAING
□ MENGGALI INFORMASI PESAING DI LAPANGAN
□ MENGKAJI KELEMAHAN PRODUK PESAING □ MENGUJI KELEBIHAN LAYANAN PESAING
□ MENGGALI INFORMASI PESAING DI LAPANGAN
□ MENGHUBUNGI PELANGGAN YANG BERHENTI □ MENGGALI ALASAN PELANGGAN BERHENTI □ MEMANTAU HILANGNYA PELANGGAN
4. Mutu Produk dan Jasa
4. Mutu Produk dan Jasa
Keseluruhan ciri serta sifat dari suatu produk atau pelayanan yang berpengaruh pada kemampuannya untuk memuaskan kebutuhan konsumen.
Pemasar mempunyai tanggung jawab pada perusahaan yang berbasis mutu:
• Ikut berpartisipasi dalam membuat dan merumuskan strategi dan kebijakan untuk membantu perusahaan unggul
• Memberikan mutu pemasaran disamping mutu produksi.
Kualitas Produk
Kualitas Produk
KUALITAS (QUALITY)Total fitur & karakteristik suatu produk atau jasa yang dapat mempengar uhi kemampuan untuk memuaskan keinginan pelanggan sesuai kebutuhan.
“Totalitas fitur dan karakteristik produk atau jasa yang bergantung pada kemampuannya untuk memuaskan kebutuhan yang
dinyatakan atau tersirat” (American Society for Quality Control)
Kualitas produk/jasa
Kepuasan Profitabilitas
5. Manajemen Mutu Total (TQM)
5. Manajemen Mutu Total (TQM)
Pendekatan Pendekatan seluruh seluruh organisasi organisasi untuk untuk terus-menerus terus-menerus
memperbaiki mutu
memperbaiki mutu semua proses, produk, dan jasa semua proses, produk, dan jasa organisasi.
organisasi.
Penjual memainkan beberapa peranan untuk membantu Penjual memainkan beberapa peranan untuk membantu
perusahaan menemukan dan menghantarkan barang dan jasa
perusahaan menemukan dan menghantarkan barang dan jasa
dengan kualitas tinggi kepada pelanggan:
dengan kualitas tinggi kepada pelanggan:
mengidentifikasi secara tepat akan kebutuhan dan tuntutan mengidentifikasi secara tepat akan kebutuhan dan tuntutan
pelanggan.
pelanggan.
membicarakan ekspektasi pelanggan secara layak kepada membicarakan ekspektasi pelanggan secara layak kepada
perancang barang.
perancang barang.
meyakinkan bahwa pesanan pelanggan telah dipenuhi meyakinkan bahwa pesanan pelanggan telah dipenuhi
dengan tepat
dengan tepat
.
memeriksa apakah pelanggan telah mendapatkan
memeriksa apakah pelanggan telah mendapatkan
instruksi yang layak, pelatihan, dan bantuan teknis
instruksi yang layak, pelatihan, dan bantuan teknis
dalam penggunaan barang tersebut.
dalam penggunaan barang tersebut.
selalu berhubungan dengan pelanggan setelah
selalu berhubungan dengan pelanggan setelah
penjualan untuk memastikan bahwa mereka puas
penjualan untuk memastikan bahwa mereka puas
dan akan terus puas.
dan akan terus puas.
mengumpulkan
mengumpulkan
ide-ide
ide-ide
pelanggan
pelanggan
untuk
untuk
peningkatan barang dan pelayanan.
TOTAL QUALITY MANAGEMENT (TQM)
KEGIATAN YANG MENYELURUH DALAM SUATU ORGANISASI & CARA TERUS MENERUS SELALU MEMPERBAIKI KUALITAS.
DARI SEMUA AKTIVITAS YANG ADA DALAM ORGANISASI: □ PROSES PRODUKSI
□ KEMAMPUAN PRODUK □ LAYANAN KONSUMEN □ SISTEM & MANAJEMEN □ TEKNOLOGI & INFORMASI
PRINSIP INTI TQM ADALAH PROSES:
a. BERFOKUS PADA PEMUASAN PELANGGAN
b. MELAKUKAN PERBAIKAN BERKESINAMBUNGAN
c MELIBATKAN SELURUH POTENSI ORGANISASI/SUMBERDAYA
PERBAIKAN SECARA BERKESINAMBUNGAN
PERBAIKAN SECARA
BERKESINAMBUNGAN BERFOKUS PADABERFOKUS PADAPELANGGANPELANGGAN SELURUH PEKERJASELURUH PEKERJAMELIBATKAN MELIBATKAN
HARAPAN DAN PERSYARATAN DARI PELANGGAN EKSTERNAL HARAPAN DAN PERSYARATAN DARI PELANGGAN EKSTERNAL
TOTAL QUALITY MANAGEMENT (TQM)
TOTAL QUALITY MANAGEMENT (TQM)
SPESIFIKASI UNTUK SUPLLIER ATAU PELANGGAN INTERNAL SPESIFIKASI UNTUK SUPLLIER
ATAU PELANGGAN INTERNAL
6. Memaksimalkan Nilai Masa-Hidup Pelanggan
6. Memaksimalkan Nilai Masa-Hidup Pelanggan
•Pemasaran adalah seni dari menarik dan menjaga pelanggan Pemasaran adalah seni dari menarik dan menjaga pelangganyang menguntungkan.
yang menguntungkan.
•Pelanggan terbesar perusahaan tidak selalu menghasilkan laba tertinggi.
•Pelanggan terbesar bisa menuntut layanan yang baik dan mendapatkan diskon terbesar.
•Pelanggan terkecil membayar harga penuh dan mendapatkan layanan minimal, tetapi biaya bertransaksi dengan mereka dapat mengurangi profitabilitas mereka
• Untuk mUntuk memaksimalkan nilai masa-hidup pelanggan perlu emaksimalkan nilai masa-hidup pelanggan perlu
memperhatikan hal-hal berikut ini:
memperhatikan hal-hal berikut ini:
• 1. Keuntungan Pelanggan1. Keuntungan Pelanggan
• a. Analisis Profitabilitas Pelanggan a. Analisis Profitabilitas Pelanggan
• b. Keunggulan kompetitifb. Keunggulan kompetitif
• 2. Mengukur Nilai Seumur Hidup Pelanggan2. Mengukur Nilai Seumur Hidup Pelanggan • 3. Ekuitas (kekuatan) Pelanggan3. Ekuitas (kekuatan) Pelanggan
• a. Equitas nilaia. Equitas nilai
• b. Equitas merkb. Equitas merk
a. Profitabilitas Pelanggan
a. Profitabilitas Pelanggan
•
Analisis profitabilitas pelanggan menjadi
penting bagi perusahaan agar perusahaan
mengetahui kontribusi laba yang
disumbangkan oleh setiap pelanggan dan
bagaimana kinerja masing-masing
pelanggan yang dimilikinya.
•
analisis profitabilitas pelanggan dapat
diartikan sebagai sebuah pendekatan
manajemen biaya yang mengidentifikasi
biaya dan manfaat melayani pelanggan
individu atau kelompok pelanggan untuk
meningkatkan profit perusahaan secara
keseluruhan.
•
Analisis profitabilitas pelanggan memiliki
•
Analisis profitabilitas pelanggan memiliki
manfaat yang memungkinkan manajer
untuk:
•
1. mengidentifikasi pelanggan yang paling
menguntungkan,
•
2. mengelola biaya pelayanan dari setiap
pelanggan,
•
3. memperkenalkan produk atau jasa baru
yang menguntungkan,
•
4. menghentikan pelanggan atau produk
•
5. mengarahkan bauran pembelian
pelanggan pada lini produk dan jasa
dengan margin yang tinggi,
•
6. menawarkan diskon dengan tujuan
memperoleh volume penjualan yang lebih
besar, dan
b. Keunggulan kompetitif
b. Keunggulan kompetitif
• Ada beberapa cara yang dapat dilakukan oleh perusahaan dalam usaha meningkatkan keunggulan bersaing melalui pemenuhan kepuasan pelanggan, antara lain:
1. Perusahaan memberikan pelayanan yang baik demi kepuasan pelanggan
• Dalam hal ini salah satu tugas pokok yang perlu
diperhatikan adalah pengawasan yaitu memantau produk dari pengadaan bahan, proses produksi sampai dengan produk itu didistribusikan ke pasar.
• Karena dengan pengawasan yang baik, akan
memungkinkan cepat diketahuinya suatu kesalahan yang terjadi dalam suatu bagian sehingga kesalahan relatif
2
. Menyusun struktur organisasi yang
flat/datar/horisontal
•
Kegagalan dalam mendeteksi penyimpangan
atau kesalahan di perusahaan umumnya ditemui
pada bentuk organisasi piramida.
•
Hal ini disebabkan karena jumlah bawahan yang
berlebihan, sehingga pemgawasan dan
pengendalian menjadi tidak efektif.
•
Oleh karena itu untuk meningkatkan pelayanan
kepada pelanggan, perlu disusun struktur
3. Mengurangi time to acceptance
pelanggan.
•
Hal ini tidak saja dilakukan dengan
mempercepat atau memperpendek waktu
tunggu pelanggan atas pesanannya dan
memangkas rentang waktu antara
4. Kemudahan bagi pelanggan untuk mengakses perusahaan
• Hal ini bisa dilakukan dengan membuka pelayanan
telepon hot line bagi pelanggan atau memanfaatkan E-mail dan jaringan internet.
• Karena dengan memanfaatkan keunggulan teknologi informasi, perusahaan dapat melakukan dialog intensif dan interaktif dengan pelanggan untuk pengembangan produkproduk baru serta menjalin hubungan yang lebih langgeng, sedangkan kemudahan diakses ini berkaitan erat dengan pengumpulan informasi (masukan,saran dan umpan balik dari pelanggan) dan penangan
5. Penerapan sistem pemasaran terpadu (Coordinated marketing)
• Hal ini didasari bahwa pemasaran saat ini bukan lagi spesifik bidang kerja bagian pemasarn saja, tetapi juga seluruh karyawan yang ada di perusahaan tersebut.
• Untuk mencapai tujuan tersebut perusahaan perlu
memberikan total human reward kepada karyawan yang dapat berupa system penilaian kerja yang adil,
penghargaan untuk meningkatkan rasa percaya diri karyawan, jalur karir yang jelas, memberi otonomi,
• 6. Perbaikan kualitas
• Dalam hal perbaikan kualitas dapat dilakukan dengan menggunakan prinsipprinsip manajemen mutu terpadu (TQM atau Total Quality Management) yang berupaya memaksimalkan daya saing organisasi melalui
perbaikkan secara berkesinambungan atas kualitas produk, jasa, manusia, proses dan lingkungan
• Berhubungan dengan perbaikkan kualitas melalui
manajemen mutu terpadu Heizer dan Render (1999, 82) mengemukakan bahwa TQM merujuk pada penekanan kualitas yang meliputi organisasi secara keseluruhan, mulai dari pemasok hingga pelanggan.
• TQM juga menekankan komitmen manajemen untuk mendapatkan arahan perusahaan yang terus menerus ingin mencapai keunggulan dalam semua aspek produk dan jasa yang kesemuanya itu sangat penting bagi
2.
2.
Mengukur Nilai Seumur Hidup Pelanggan
Mengukur Nilai Seumur Hidup Pelanggan
•
Nilai seumur hidup pelanggan (CLV—customer
lifetime value) menggambarkan nilai sekarang
bersih dari aliran laba masa depan yang
diharapkan sepanjang pembelian seumur hidup
pelanggan.
•
Metode untuk mengukur nilai seumur hidup
pelanggan salah satunya adalah perhitungan
3. Ekuitas pelanggan
3. Ekuitas pelanggan
• Menurut Asnan (2008) mengatakan bahwa dasar
customer equity adalah bahwa pelanggsan merupakan aset finansial yang harus diukur, dikelola dan
dimaksimalkan oleh setiap perusahaan atau organisasi, sama halnya dengan aset-aset lainnya.
• Ekuitas pelanggan (customer equity) adalah total nilai seumur hidup semua pelanggan perusahaan yang
•
Menurut (Maas, 2000 : 106 –7) yang dikutip
oleh Widjaja (2009) semakin setia pelanggan,
semakin tinggi ekuitas pelanggan.
•
Selain itu, definisi ekuitas pelanggan adalah
jumlah keseluruhan
lifetime value
dari
pelanggan – pelanggan perusahaan.
•
Ekuitas pelanggan merupakan penjumlahan
1. Ekuitas nilai (value equity) : adalah
penilaian objektif pelanggan atas
kegunaan tawaran berdasarkan
pemikirannya tentang manfaat yang
kemudian dibandingkan dengan biayanya.
•
Sub pendorong (sub driver) ekuitas nilai
adalah mutu, harga, dan kenyamanan.
Tiap-tiap industri harus mendefinisikan
faktor-faktor spesifik yang melandasi
tiap-tiap sub pendorong dalam rangka
•
Ekuitas nilai memberi sumbangan terbesar
pada ekuitas pelanggan jika produk itu
terdiferensiasi dan jika produk itu lebih
rumit serta perlu dievaluasi.
2. Ekuitas merek (brand equity) : adalah penilaian subjektif dan tak berwujud pelanggan terhadap merek, yang di luar dan melampaui nilai yang dipikirkan secara objektif.
• Sub pendorong ekuitas merek adalah kesadaran merek pelanggan, sikap pelanggan terhadap merek, dan
pemikiran pelanggan mengenai etika merek.
• Perusahaan menggunakan iklan, humas dan alat
komunikasi lain untuk mempengaruhi sub pendorong itu.
• Ekuitas merek itu lebih penting daripada pendorong ekuitas pelanggan lainnya jika produknya kurang
3. Ekuitas relasional (relationship equity) : adalah
kecenderungan pelanggan untuk setia terhadap merek, yang di luar dan melampaui penilaian objektif dan
subjektif atas nilainya.
• Sub pendorong ekuitas relasional mencakup program kesetiaan, dan program pemahaman dan perlakuan
khusus, program pembentukan komunitas, dan program pembentukan pengetahuan.
•
Formulasi tersebut memadukan
manajemen nilai, manajemen merek dan
manajemen relasional ke dalam fokus
yang berpusat pada pelanggan.
•
Perusahaan dapat memutuskan
Membangun Relasi Pelanggan
Membangun Relasi Pelanggan
1.
1.
Pengelolaan hubungan pelanggan
Pengelolaan hubungan pelanggan
2.
2.
Menarik, mempertahankan, dan
Menarik, mempertahankan, dan
menumbuhkan pelanggan
menumbuhkan pelanggan
3.
3.
Membangun loyalitas
Membangun loyalitas
4.
4.
Mengurangi peralihan pelanggan
Mengurangi peralihan pelanggan
5.
5.
Membentuk ikatan pelanggan yang
Membentuk ikatan pelanggan yang
kuat
7. Loyalitas Pelanggan
7. Loyalitas Pelanggan
•Tujuan dari suatu bisnis untuk menciptakan pelanggan yang Tujuan dari suatu bisnis untuk menciptakan pelanggan yang
merasa puas, yang pada akhirnya mampu menumbuhkan loyalitas
merasa puas, yang pada akhirnya mampu menumbuhkan loyalitas
pelanggan
pelanggan
•Pelanggan adalah seseorang yang menjadi terbiasa untuk Pelanggan adalah seseorang yang menjadi terbiasa untuk
membeli dari anda. Kebiasaan itu terbentuk melalui pembelian
membeli dari anda. Kebiasaan itu terbentuk melalui pembelian
dan interaksi yang sering selama periode waktu tertentu. Tanpa
dan interaksi yang sering selama periode waktu tertentu. Tanpa
adanya
adanya track recordtrack record hubungan yang kuat dan pembelian berulang, hubungan yang kuat dan pembelian berulang, orang tersebut bukanlah pelanggan anda, ia adalah pembeli.
orang tersebut bukanlah pelanggan anda, ia adalah pembeli.
Pelanggan yang sejati tumbuh seiring dengan waktu
Pelanggan yang sejati tumbuh seiring dengan waktu..
•LoyalitasLoyalitas pelanggan adalah komitmen pelanggan bertahan pelanggan adalah komitmen pelanggan bertahan secara mendalam untuk berlangganan kembali atau melakukan
secara mendalam untuk berlangganan kembali atau melakukan
pembelian ulang produk atau jasa terpilih secara konsisten di
pembelian ulang produk atau jasa terpilih secara konsisten di
masa yang akan datang. Meskipun pengaruh situasi dan
masa yang akan datang. Meskipun pengaruh situasi dan
usaha-usaha pemasaran mempunyai potensi untuk menyebabkan
usaha pemasaran mempunyai potensi untuk menyebabkan
perubahan perilaku
Pelanggan yang LOYAL
Pelanggan yang LOYAL
Melakukan pembelian berulang secara teratur.
Melakukan pembelian berulang secara teratur.
Membeli antar lini produk dan jasa.
Membeli antar lini produk dan jasa.
Mereferensikan kepada orang lain.
Mereferensikan kepada orang lain.
Menunjukkan kekebalan terhadap tarikan dari
Menunjukkan kekebalan terhadap tarikan dari
pesaing.
pesaing.
Pelanggan loyal akan siap membayar harga yang
Pelanggan loyal akan siap membayar harga yang
lebih tinggi.
lebih tinggi.
Pelanggan loyal akan menjadi WoM (
Pelanggan loyal akan menjadi WoM (
Word of
Word of
Mouth
Mouth
), penyambung lidah, bagi pelanggan prospek
), penyambung lidah, bagi pelanggan prospek
lainnya.