• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Kinerja Pustakawan Pada Perpustakaan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sumatera Utara

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "Analisis Kinerja Pustakawan Pada Perpustakaan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sumatera Utara"

Copied!
24
0
0

Teks penuh

(1)

Lampiran I Pedoman wawancara

Informan I :

1. Apakah Ibu nyaman sebagai kepala perpustakaan dengan keadaan atau

kondisi bawahan-bawahan Ibu seperti saat ini?

2. Sebera sering Ibu melakukan Evaluasi untuk peningkatan kinerja bawahan

Ibu?

3. Apa saja pencapaian-pencapaian yang telah ibu peroleh di masa

kepemimpinan Ibu?

4. Prestasi apa saja yang telah Ibu peroleh di masa kepemimpinan Ibu?

5. Seberapa sering bawahan menyampaikan keluhan pekerjaan kepada Ibu?

6. Apakah bawahan-bawahan Ibu senang dengan kepemimpinan Ibu saat ini?

7. Apa komentar Ibu terhadap bawahan yang tidak disiplin?

8. Apa komentar Ibu terhadap bawahan yang memiliki etos kerja yang

bagus?

9. Apa yang paling disukai bawahan Ibu dari kepemimpinan Ibu?

10.Apakah Ibu sudah mapan dalam mengelola perpustakaan ini?

11.Apakah waktu perhari Ibu kerja sudah cukup untuk menyelesaikan

pekerjaan Ibu?

12.Apakah Ibu sering lembur dalam melakukan pekerjaan?

13.Seberapa sering Ibu meninggalkan kantor dalam sebulan?

14.apakah ada transparansi / keterbukaan informasi mengenai penganggaran

(2)

Informan II, III, IV, V, VI :

1. Bersedia tidak Bapak/Ibu bekerja di luar jam normal pekerjaan ?

2. Pernah tidak mengevaluasi pekerjaan dalam perminggu atau perbulan?

3. Pada saat jam kerja pernah tidak melakukan aktivitas lain, seperti

contohnya makan, main catur, main game atau yang lainnya?

4. Pernah tidak mengajukan ide/gagasan untuk pengembangan perpustakaan

di luar pekerjaan kepada kepala perpustakaan?

5. Dalam sebulan berapa banyak Bapak/Ibu tidak masuk kerja?

6. Pernah tidak memimpin kelompok kerja dalam perbaikan perpustakaan?

7. Apakah Bapak/Ibu sering di tegur atasan dalam melakukan pekerjaan?

8. Bagaimana komentar Bapak/Ibu terhadap pengguna perpustakaan yang

rewel?

9. Menurut Bapak/Ibu apa yang lebih dari diri Bapak/Ibu dalam melakukan

pekerjaan?

10.Apakah Bapak/Ibu pernah mengikuti seminar/pelatihan yang berhubungan

dengan pekerjaan Bapak/Ibu?

11.Apakah waktu perhari Bapak/Ibu kerja sudah cukup untuk menyelesaikan

pekerjaan Bapak/Ibu?

(3)

Lampiran II Transkip Wawancara

2.1 Wawancara dengan Informan I

Dra.Retno Sayekti, MLIS (Kepala Perpustakan)

Hari / Tanggal : Sabtu, 11 April 2015

Waktu : 12.26 WIB

Lokasi : Perpustakaan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sumatera

Utara.

P : Selamat siang Bu!

I1 : Ya...selamat siang

P : Maaf mengganggu waktunya sebentar Bu?

I1 : Oh..silahkan..silahkan..ada yang bisa saya bantu? Maaf ya lama

menunggu, saya baru selesai mengajar.

P : Iya Bu, gak papa. Begini Bu, saya mahasiswa program studi Ilmu

Perpustakaan, saya sedang menyusun skripsi Bu, saya mohon bantuan Ibu

untuk wawancara sebentar mengenai skripsi saya, karena penelitian saya

mengenai analisis kinerja pustakawan pada perpustakaan Institut Agama

Islam Negeri (IAIN) Sumatera Utara.

I1 : oh..iya? sudah dibuat surat penelitiannya?

P : sudah Bu, sekitar 2 bulan yang lalu.

I1 : oh.. mari...mari... silahkan duduk.

P : Apakah Ibu nyaman sebagai kepala perpustakaan dengan keadaan atau

kondisi bawahan-bawahan Ibu seperti saat ini?

I1 : tentunya kurang nyaman dengan kondisi bawahan seperti saat ini.

Pertama karena skil mereka pun tidak semua punya kemampuan yang

memadai untuk jadi pustakawan. Bagi mereka yang sudah alumni S1 dari

kinerjanya cukup memuaskan. Tapi banyak dari antara mereka itu yang

bukan S1 nya Ilmu Perpustakaan. Sehingga, eeee.... apa namanya..?

kinerja itu tidak maksimal gitu. Bahkan untuk pekerjaan yang sederhana

(4)

kalau mereka tidak tahu ilmunya, itu nyusun bukunya asal nyusun saja,

gitu misalnya. Tapi kalau bagi mereka yang sudah ada ilmunya saya cukup

apresiatif lah bagi mereka dan mereka bisa di andalkan.

P : Seberapa sering Ibu melakukan Evaluasi untuk peningkatan kinerja

bawahan Ibu?

I1 : Evaluasi itu saya lakukan sebetulnya terus menerus ya... setiap hari, tidak

pun perperiodik, sebulan sekali atau tiga bulan sekali. Tapi dalam artian

ada sifatnya evaluasi formal dan evaluasi yang tidak formal. Evaluasi yang

tidak formal itulah yang dilakukan setiap hari, di evaluasi dari kinerja

masing-masing, jadi di monitoring. Yang saya lakukan memonitoring dari

setiap bagian. Kalau evaluasi formal sifatnya setahun sekali, dari SKP

mereka, dari kinerja mereka, laporan mereka itu kan sebulan sekali di

evaluasi.

P : Apa saja pencapaian-pencapaian yang telah ibu peroleh di masa

kepemimpinan Ibu?

I1 : Pencapaian dalam segi yang terlalu luar biasa sekali mungkin tidak ada

ya, misalnya seperti Aword itu tidak ada. Cuma selama saya menjabat di

tahun 2010 yang saya buat yaitu perpanjangan layanan. Jadi misanya, yang

pertama kalau dulu itu dari jam 12.00-13.00 perpustakaan ditutup, pada

saat ditutup mahasiswa harus keluar dari perpustakaan, terus dibuka lagi

dari jam 13.00-16.00. Nah... antara jam 12.00-13.00 ini memang jam

istirahatnya pegawai, tapi pada jam ini justru banyak-banyaknya

mahasiswa untuk menggunakan perpustakaan. Ada juga mahasiswa yang

bisanya jam 12.30 baru keluar dari kelas, dia mau masuk ke perpustakaan

ternyata itu ditutup. Nah... itu cukup tidak nyaman bagi mahasiswa. Jadi

sejak saya 2010 itu saya ubah, sehingga pada saat jam istirahat silahkan

pegawai istirahat tetapi perpustakaan tidak ditutup. Yang kedua, dulu hari

sabtu itu tidak ada layanan perpustakaan, tapi saya sebagai kepala diberi

anggaran, dari angaran itu lah saya mengelola bagaimana hari sabtu itu

saya bisa membayar orang dengan anggaran yang ada, membayar orang

(5)

ada perpanjangan layanan. Yang ketiga desain, tadinya itu ber skat-skat

yang membuat tidak nyaman bagi pengunjung, jadi tidak fleksibel

walupun sudah open akses, dan dari segi keamanan tidak menjamin

keamanan. Kalaulah ber skat-skat atau beruang-ruang, berarti kita

membutuhkan pegawai khusus disetiap ruang. Jadi itu saya bongkar

sehingga lebih lapang lagi.

P : Prestasi apa saja yang telah Ibu peroleh di masa kepemimpinan Ibu?

I1 : Saya diberikan kepercayaan mengelola American Corner, itu menurut

saya sebuah prestasi karna tidak semua perguruan Tinggi mendapatkan

American Corner walaupun mereka menginginkan. Untuk mendapatkan

American Corner tersebut termasuk saya di dalamnya menyusun

proposalnya. Buat saya ketika itu disetujui dan dibuka menurut saya itu

sebuah penghargaan, ketika orang lain sulit mendapatkannya dan kita

mendapatkannya, itu adalah sebuah prestasi. Kemudian dengan American

Corner itu sendiri saya juga mendapatkan aword, eeee... bukan aword

tapi semacam sponsor dari American Corner untuk bisa berkunjung ke

Amerika selama 2 minggu untuk stady banding ke

perpustakaan-perpustakaan di Amerika. Seperti itu, dan itu juga diseleksi, tidak semua

punya peluang sperti itu.

P : Seberapa sering bawahan menyampaikan keluhan pekerjaan kepada Ibu?

I1 : Ya sekali-sekali. Jadikan ada penyampaian itu misalnya sifatnya hal-hal

yang opersional harian. Seperti misalnya menghadapi pengguna yang tidak

mau membayar denda padahal sudah bertahun-tahun dendanya. Itukan

komplen, jadi pegawai tidak bisa mengatasinya jadi kembali kepada saya.

Tapi itu sekali-sekali saja karna saya tidak mau bawahan terlalu

bergantung kepada saya. Kalau saya prinsipnya pegawai itu harus mampuh

mandiri. Jadi sekali saya bantu, trus saya bimbing dia untuk mandiri

dibidangnya. Hal-hal lain misalnya konflik antar pegawai itu pernah juga.

(6)

dibicarakan, kemudian saya selesaikan secara bersama-sama, itu

diantaranya.

P : Apakah bawahan-bawahan Ibu senang dalam kepemimpinan Ibu saat ini?

I1 : Saya tidak tahu, senang atau tidak senang. Kalau menurut saya mungkin

tidak senang. Ada dulu diantara pegawai itu mau bertumbuk, karena

persoalan pekerjaan tapi kemudian mereka bertengkar. Saya coba bantu

selesaikan, ya mungkin dari salah satu mereka ada yang tidak puas dengan

saya. Tapi saya pun melakukan penyelesaian itu karena merupakan

tanggung jawab saya sebagai atasan. Ya memang ada konsekuensi la dari

itu, tidak bisa kita memuaskan masing-masing pihak, seperti itu.

P : Pro dan Kontra la ya Bu???

I1 : ya.... Ada pro dan kontra.

P : Apa komentar Ibu terhadap bawahan yang tidak disiplin?

I1 : Yang kurang disiplin saya panggil. Misalnya 3 hari berturut-turut tidak

hadir, nanti kapan dia hadir saya panggil kemari. Saya tanya apa sebab dan

saya bimbing dia mengikuti aturan. Kalau misalnya tidak hadir karna sakit

atau halangan lain, kan ada peraturannya, diikuti aturannya dan

prosedurnya. Pernah itu kejadiaan tidak hadir berturut-turut sampai 15

hari, di panggil juga tidak mau datang, kemudian kita datangi kerumah

juga tidak mau datang. Nah... kita proses secara administrasi, pada

akhirnya dia datang saya nasehati, saya proses secara administrasi pula,

pakai berita acara, pakai surat panggilan resmi, tidak Cuma sekedar lisan.

P : Apa komentar Ibu terhadap bawahan yang memiliki etos kerja yang

bagus?

I1 : Kalau komentar secara umum shi tidak ada ya. Eeee... biasanya

seseorang yang kerjanya bagus dalam bidang tertentu biasanya saya beri

kepercayaan yang lebih.

(7)

I1 : Saya kurang tahu kalau itu, coba tanya langsung kepada mereka. Kalau

yang mungkin mereka tidak sukai dari saya mungkin saya terlalu tegas,

saya terlalu serius, tidak terlalu sering membaur dengan mereka. Karna

menurut saya terlalu sayang buang-buang waktu, sementara masih banyak

pekerjaan- pekerjaan yang dikerjakan.

P : Apakah Ibu sudah mapan dalam mengelola perpustakaan ini?

I1 : Menurut saya sudah semaksimal mungkin, kalau mapan belum, belum

dalam artian masih belum puas dengan apa yang saya lakukan.

P : Apakah waktu perhari Ibu kerja sudah cukup untuk menyelesaikan

pekerjaan Ibu?

I1 : Enggak. Kalau untuk saya tidak cukup, karna saya nanti pulang masih

membawa pekerjaan lagi, paling nganggur tidur. Cuma dalam artian bukan

saya minta kekantor ini lebih dari tujuh stengah jam. Tujuh stengah jam itu

kan menghabiskan waktu di kantor penat juga, jenuh juga.

P : Apakah Ibu sering lembur dalam melakukan pekerjaan?

I1 : Sering lembur. Sekarang aja pun kami sudah nambah jam layanannya

dari jam 08.00- 17.30, jadi tidak lagi 16.30, nambah sejam la.

P : Seberapa sering Ibu meninggal kan kantor dalam sebulan?

I1 : Tidak terlalu sering, apalagi sekarang dengan dibatasinya kunjungan

dinas. Saya 4 bulan ini belum pernah keluar kota. Saya tidak sering keluar

kantor. Untuk undangan di luar kota juga saya pilih-pilih, kalau memang

penting untuk lembaga/organisasi ya saya ikuti.

P : apakah ada transparansi / keterbukaan informasi mengenai penganggaran

di perpustakaan ini?

I1 : menurut saya belum transparan. Justru saya selalu menuntut kenapa

perpustakaan anggarannya terlalu sedikit. Apa kebijakan pimpinan

(8)

pengadaan buku, maupun dari segi kegiatan, itu anggarannya sangat

sedikit apalagi jka dibandingkan dengan perpustakaan yang lain. Apalagi

kami sudah UIN, sudah Universitas. Tapi kami terakhir untuk transparansi

itu sudah sempat berdialog dengan pimpinan, PR 1, PR 2, PR 3, PR 4 dan

kepala biro. Tapi sejauh ini, setelah rapat itupun tetap tidak ada solusi

yang lebih baik, bahkan anggaran tahun 2016 pun masih sama dengan

tahun 2013,2014,2015, belum ada peningkatan.

P : Okelah Bu....sekali lagi terima kasih banyak atas bantuannya ya Bu.

(9)

2.2 Wawancara dengan Informan II

Imran Benawi, BA (Bagian Pengolahan Pengklasifikasian )

Hari / Tanggal : Sabtu, 11 April 2015

Waktu : 09.57 WIB

Lokasi : Perpustakaan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sumatera

Utara.

P : Selamat pagi Pak!

I2 : Ya...selamat pagi

P :Maaf mengganggu, boleh saya minta waktunya sebentar Pak?

I2 : Oh..silahkan..silahkan..ada yang bisa saya bantu?

P : Begini Pak, saya mahasiswa program studi Ilmu Perpustakaan, saya

sedang menyusun skripsi Pak, saya mohon bantuan Bapak untuk

wawancara sebentar mengenai skripsi saya, karena penelitian saya

mengenai analisis kinerja pustakawan pada perpustakaan Institut Agama

Islam Negeri (IAIN) Sumatera Utara.

I2 : Oh... oke... oke.. Silahkan.

P : Bersedia tidak bekerja di luar jam normal pekerjaan Pak?

I2 : Siap lah...

P : Pernah tidak mengevaluasi pekerjaan dalam perminggu atau perbulan?

I2 : Pernah dalam perbulan, yaitu mengenai jumlah berapa banyak klasifikasi

yang dapat saya kerjakan dan membuat laporannya.

P : Pada saat jam kerja pernah tidak melakukan aktivitas lain, seperti

contohnya makan, main catur, main game atau yang lainnya?

I2 : Pernah juga la. Kadang-kadang main internet lah, facebook facebook

juga la kadang-kadang. Heheheheheh.... cari-cari berita, baca-baca.

P : Pernah tidak mengajkan ide/gagasan untuk pengembangan perpustakaan

(10)

I2 : Pernah juga. Pada waktu rapat-rapat itulah ngasih ide-ide atau gagasan .

tapi kadang-kadang kurang di tanggapi juga. Hahahahah... pernah ngasih

ide supaya di perbanyak komputer ini dan dibuatkan jaringan internetnya

juga, tapi baru belakangan ini lah di tanggapi orang biro, udah dibuatkan

jaringan internetnya.

P : Dalam sebulan berapa banyak Bapak tidak masuk kerja?

I2 : ya setiap hari la masuk. Pernah lah dulu tidak masuk tapi karna sakit,

pernah jatuh jadi kaki patah dulu.

P : Pernah tidak memimpin kelompok kerja dalam perbaikan perpustakaan?

I2 : Dulu kan dibagi perbagian-perbagian, tapi belakangan ini tidak ada lagi

dibagi-bagi, jadi tidak ada lagi kordinator-kordinator di setiap bidangnya.

Dulu saya kan dibagian komputer, disitu saya memimpin, diberi tanggung

jawab sebagai kordinator. Tapi sekarang sudah tidak ada lagi, langsung

kepada kepala perpustakaannya semua.

P : Apakah Bapak sering di tegur atasan dalam melakukan pekerjaan?

I2 : kalau di tegur pernah, tapi tidak sering. Hanya karna salah kordinasi aja

kemaren-kemaren itu.

P : Bagaimana komentar Bapak terhadap pengguna perpustakaan yang

rewel?

I2 : ya saya menanggapinya biasa saja. Karna menurut saya itu hanya keingin

tahuan mereka aja yang berlebihan, jadi tidak masalah menurut saya.

P : Menurut Bapak apa yang lebih dari diri Bapak dalam melakukan

pekerjaan?

I2 : Eeeee.... saya mampu lah mengguna kan senayan, di luar pustakawan

yang lain kurang mampu menggunakan senayan.

P : Apakah Bapak pernah mengikuti seminar/pelatihan yang berhubungan

(11)

I : Pernah, tapi tidak rutin. Hanya pada saat pertemuan-pertemuan.

Baru-baru ini ada seminar di hotel santika, setelah itu di Unimed. Dulu pernah

juga ada pelatihan, tapi udah lama, ada tiga bulan itu pelatihannya di

Jakarta, pelatihan mengenai komputerisasi.

P : Apakah waktu perhari Bapak kerja sudah cukup untuk menyelesaikan

pekerjaan Bapak?

I2 : Cukup lah...

P : Apakah Bapak sering lembur dalam melakukan pekerjaan?

I2 : Sering juga. Tapi dikarenakan membantu pekerjaan-pekerjaan lain yang

bukan pekerjaan saya. Membantu pekerjaan-pekerjaan lain lah yang di

tugas kan pimpinan.

P : Okelah pak....sekali lagi terima kasih banyak atas bantuannya ya pak.

(12)

2.3 Wawancara dengan Informan III

Hildayati Raudah Hts, S.Sos (Bagian Pengolahan Pengimputan Data)

Hari / Tanggal : Senin, 13 April 2015

Waktu : 10.30 WIB

Lokasi : Perpustakaan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sumatera

Utara.

P : Selamat pagi Kak!

I3 : Ya...selamat pagi

P :Maaf mengganggu, boleh saya minta waktunya sebentar Kak? Gak papa

ya ku panggil kakak, karna kakak alumni perpustakaan USU juga kak?

hehhehe

I3 : Oh..silahkan..silahkan..ada yang bisa saya bantu? Iya..iya... gak papa

dek.

P : Begini kak, saya mahasiswa program studi Ilmu Perpustakaan, saya

sedang menyusun skripsi Kak, saya mohon bantuan Kakak untuk

wawancara sebentar mengenai skripsi saya, karena penelitian saya

mengenai analisis kinerja pustakawan pada perpustakaan Institut Agama

Islam Negeri (IAIN) Sumatera Utara.

I3 : Oh... oke... oke.. Silahkan.

P : Bersedia tidak bekerja di luar jam normal pekerjaan Kak?

I3 : Siap.. karna kan kita disini ada hitungan lemburnya.

P : Pernah tidak mengevaluasi pekerjaan dalam perminggu atau perbulan?

I3 : Kalau evaluasi pribadi ada juga yang kita evaluasi, kalau perunit karna

disini kita langsung ke kepala ya, tidak tidak ada setiap unit ketuanya.

Kalau unit kita tidak ada kalau pribadi kita evaluasi. Tapi kalau tiap

minggu jarang juga, tidak selalu lah tiap minggu.

P : Pada saat jam kerja pernah tidak melakukan aktivitas lain, seperti

(13)

I3 : Pernah... pernah... kita kan tidak munafik. Ini kan saya lagi ambil S2, jadi

saya lagi ngerjakan tugas juga ini. Apalagi kan tugas kita kan di bagian

pengolahan, ini lagi gak ada buku yang mau di olah, sudah selesai

semuanya. Jadi ya ini lah yang bisa dikerjakan, ya paling bantui kawan

lah. Lagiaan ini mau imput data belum ada juga.

P : Pernah tidak mengajkan ide/gagasan untuk pengembangan perpustakaan

di luar pekerjaan kepada kepala perpustakaan?

I3 : Pernah shi, Cuma tidak terlalu banyak. Paling kayak mana efektifnya

layanan itu aja, layanan yang di depan itu, teknisnya gitu aja. Kegiatan

juga pernah saya ajukan untuk pengembangan perpustakaan, karna kan

kita dikasih anggaran, kemaren itu ada buat kegiatan, eeeee... apa ya lupa

saya. Ya.... kegiatan semacam seminar gitu lah. Ini satu lagi ide saya untuk

membuat e-jurnal, membuat web site nya gitu. Memang shi kebetulan

kepala kita respect untuk membuat itu dan dia pun punya ide untuk

membuat itu, jadi kita buat lah.

P : Dalam sebulan berapa banyak Kakak tidak masuk kerja?

I3 : untuk beberapa dekat ini, sudah beberapa tahun, karna sudah ada

tunjangan kinerja namanya kita usahakan sebulan itu hadir. Kecuali kita

sakit atau keperluan yang gak bisa kita tinggalkan. Tapi InsyahAllah karna

udah ada tunjangan kinerja kan dia berpengaruh kalaupun kita tidak hadir

satu hari ajapun berkurang itu tunjangannya. Jadi InsyahAllah kita

usahakan untuk hadir.

P : Pernah tidak memimpin kelompok kerja dalam perbaikan perpustakaan?

I3 : Belum Pernah.

P : Apakah Kakak sering di tegur atasan dalam melakukan pekerjaan?

I3 : Tidak sering, mungkin dalam hal dulu yang sebelum kita ada tunjangan,

(14)

P : Bagaimana komentar Kakak terhadap pengguna perpustakaan yang

rewel?

I3 : Kadang-kadang jujur aja ya, sering juga kita ada rasa kesal. Tapi tetap

juga shi kita pengertiaan. Dulu saya sempat di sirkulasi menghadapi

mahasiswa langsung, meminjam buku, mendesak, padahal sudah

waktunya tutup tapi tetap mau meminjam buku, disitu emosi saya keluar

juga. Kamu tahu gak ini waktunya tutup gitu. Yaa... gimana ya ? sebisa

saya lah untuk menahan emosi itu.

P : Menurut kakak apa yang lebih dari diri kakak dalam melakukan

pekerjaan?

I3 : menurut saya sih biasa-biasa saja. Yang penting yang menjadi

tanggungjawab saya kerjakan.

P : Apakah Kakak pernah mengikuti seminar/pelatihan yang berhubungan

dengan pekerjaan Kakak?

I3 : Pernah... Sering... biasanya kita di undang perpustakaan daerah. Kayak

tahun kemaren kita di undang. Trus kemaren itu tahun 2013 atau 2014

saya lupa, ada dari IPI, kebetulan mengadakan kegiatannya di

Banjarmasin, kita di undang jadi saya yang di utus kesana. Dan kegiatan

dari KemeNag juga untuk pengembangan perpustakaan, kita di utus

kesana. Kemaren juga tahun 2014 saya diutus ke Jakarta untuk pelatihan

teknisi layanan referensi.

P : Apakah waktu perhari Kakak kerja sudah cukup untuk menyelesaikan

pekerjaan Kakak?

I3 : Di pengolahan shi Cukup ...

P : Apakah Kakak sering lembur dalam melakukan pekerjaan?

I3 : Untuk saat ini kita kan di atur sama kepala lembur atau tidak lembur. Jadi

saat di intruksikan lembur ya kita lembur untuk pekerjaan yang sangat

(15)

kita lembur ini untuk penataan buku supaya rapi. Kita yang nyusun buku

itu bukan orang perpustakaan jadi agak sukak-sukaknya kayaknya

nyusunnya. Jadi untuk saat ini kita lembur, tapi misalnya kebijakan lembur

itu sudah selesai kita tidak lembur lagi. Intinya lembur apabila ada intruksi

dari pimpinan.

P : ya itu lah dulu kak....sekali lagi terima kasih banyak atas bantuannya ya

kak.

(16)

2.4 Wawancara dengan Informan IV Drs. Sapril, M.Pd (Bagian Sirkulasi )

Hari / Tanggal : Senin, 13 April 2015

Waktu : 12.47 WIB

Lokasi : Perpustakaan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sumatera

Utara.

P : Selamat siang Pak!

I4 : Ya...selamat Siang

P :Maaf mengganggu, boleh saya minta waktunya sebentar Pak?

I4 : Oh iya.... ada yang bisa saya bantu? Maaf ya lama menunggu, karna tadi

sibuk-sibuknya di bagian sirkulasi. Banyak yang mulangkan buku.

P : Iya Pak... gak papa Pak. Hehehehhe.... Begini Pak, saya mahasiswa

program studi Ilmu Perpustakaan, saya sedang menyusun skripsi Pak, saya

mohon bantuan Bapak untuk wawancara sebentar mengenai skripsi saya,

karena penelitian saya mengenai analisis kinerja pustakawan pada

perpustakaan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sumatera Utara.

I4 : Oh... iya... iya.. Silahkan. Disini saja kita.

P : Bersedia tidak bekerja di luar jam normal pekerjaan Pak?

I4 : eeee... kalau kami kan sekarang ada jam lembur memang. Ada 2 jam itu

jam lemburnya. Jadi itu lah penambahan di luar jam kerja.

P : Pernah tidak mengevaluasi pekerjaan dalam perminggu atau perbulan?

I4 : Pernah....

P : Pada saat jam kerja pernah tidak melakukan aktivitas lain, seperti

contohnya makan, main catur, main game atau yang lainnya?

I4 : Waktu jam istirahat ada. Tapi kalau waktu kerja tidak ada, tidak ada itu

liat-liat facebook atau liat-liat yang lain, karna di bagia sirkulasi ini sibuk.

P : Pernah tidak mengajkan ide/gagasan untuk pengembangan perpustakaan

(17)

I4 : Iya pernah. Ini lah contohnya barusan watu kami rapat tadi ini, saya kasih

ide kepada kepala perpustakaan untuk pengembangan perpustakaan ini.

P : Dalam sebulan berapa banyak Bapak tidak masuk kerja?

I4 : Tidak pernah, selalu hadir. Lain hal nya kalau saya sakit, Cuma itu la

yang buat saya kalau pun saya tidak hadir.

P : Pernah tidak memimpin kelompok kerja dalam perbaikan perpustakaan?

I4 : Gak ada... belum pernah itu.

P : Apakah Bapak sering di tegur atasan dalam melakukan pekerjaan?

I4 : Tidak pernah.

P : Bagaimana komentar Bapak terhadap pengguna perpustakaan yang

rewel?

I4 : Kayak mana ya? Saya sudah biasa dengan mahasiswa itu. Sudah hapal

betul saya dengan karakter-karakter mahasiswa itu. Bahkan dengan

mahasiswa itu saya akrab, jarang ada konflik dengan mahasiswa. Tidak

pernah. Mungkin dengan pegawai lain ada, tapi dengan saya akrab, bahkan

sering becanda-becanda, ketawak-ketawak disini. Hahahahhaa...

P : Menurut Bapak apa yang lebih dari diri Bapak dalam melakukan

pekerjaan?

I4 : Yang lebih? Lebih gampang memahami individu masing-masing dari

setiap orang-orang yang ada disini lah.

P : Apakah Bapak pernah mengikuti seminar/pelatihan yang berhubungan

dengan pekerjaan Bapak?

I4 : Selalu itu. Cuma gak ada rutinnya. Pas lagi di undang itu lah sering.

P : Apakah waktu perhari Bapak kerja sudah cukup untuk menyelesaikan

pekerjaan Bapak?

(18)

P : Apakah Bapak sering lembur dalam melakukan pekerjaan?

I4 : Setiap hari Senin-Jum’at itu kita lembur selama 2 jam. Jadi memang

sudah terjadwal lembur kami.

P : Okelah pak....sekali lagi terima kasih banyak atas bantuannya ya pak.

(19)

2.5 Wawancara dengan Informan V

Misdar Piliang, S.Sos (Bagian Pengadaan )

Hari / Tanggal : Sabtu, 11 April 2015

Waktu : 09.20 WIB

Lokasi : Perpustakaan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sumatera

Utara.

P : Selamat pagi Bu!

I5 : Ya...selamat pagi

P :Maaf mengganggu, boleh saya minta waktunya sebentar Bu?

I5 : Oh..silahkan..silahkan..ada yang bisa saya bantu?

P : Begini Bu, saya mahasiswa program studi Ilmu Perpustakaan, saya

sedang menyusun skripsi Bu, saya mohon bantuan Ibu untuk wawancara

sebentar mengenai skripsi saya, karena penelitian saya mengenai analisis

kinerja pustakawan pada perpustakaan Institut Agama Islam Negeri

(IAIN) Sumatera Utara.

I5 : Oh... Belum selesai juga ya???

P : hehehehehhe.... Belum Bu.

I5 : iya...iya... Silahkan duduk sini lah...

P : Bersedia tidak bekerja di luar jam normal pekerjaan Ibu?

I5 : Siap.

P : Pernah tidak mengevaluasi pekerjaan dalam perminggu atau perbulan?

I5 : Evaluasi shi ada, tapi tidak di buat lah laporannya. Evaluasi untuk diri

sendiri aja.

P : Pada saat jam kerja pernah tidak melakukan aktivitas lain, seperti

contohnya makan, main catur, main game atau yang lainnya?

I5 : Hahahahahahah.... Pernah... Ini contohnya lagi nonton dari youtobe.

(20)

P : Pernah tidak mengajukan ide/gagasan untuk pengembangan perpustakaan

di luar pekerjaan kepada kepala perpustakaan?

I5 : Pernah. Saya kemaren ajukan Stock opname.

P : Dalam sebulan berapa banyak Ibu tidak masuk kerja?

I5 : Saya masuk selalu. Kemaren tidak masuk dikarenakan saya sakit, kan

tidak mungkin saya paksakan.

P : Pernah tidak memimpin kelompok kerja dalam perbaikan perpustakaan?

I5 : Tidak Pernah.

P : Apakah Ibu sering di tegur atasan dalam melakukan pekerjaan?

I5 : Pernah, Cuma tidak sering. Ya Cuma karna salah pemahaman aja

kemaren.

P : Bagaimana komentar Ibu terhadap pengguna perpustakaan yang rewel?

I5 : ya saya menanggapinya biasa saja. Tidak terlalu diambil pusing juga lah.

Yang penting di layani saja.

P : Menurut Ibu apa yang lebih dari diri Ibu dalam melakukan pekerjaan?

I5 : hahahahah.... apa ya?? Menurut saya shi biasa-biasa saja. Tidak ada yang

terlalu menonjol juga. Yang penting lakukan yang terbaik saja.

P : Apakah Ibu pernah mengikuti seminar/pelatihan yang berhubungan

dengan pekerjaan Ibu?

I5 : Pernah, tapi tidak rutin. Hanya pada saat undangan-undangan saja.

P : Apakah waktu perhari Ibu kerja sudah cukup untuk menyelesaikan

pekerjaan Ibu?

I5 : Cukup lah. Tapi pada waktu pengadaan banyak, disitu kadang waktunya

sedikit kurang

(21)

I5 : Tidak sering, hanya pada saat pengadaan menumpuk saja baru lembur

kerjanya.

P : Okelah Bu....sekali lagi terima kasih banyak atas bantuannya ya Bu.

(22)

2.6 Wawancara dengan Informan VI

Triana Santi, S.AG,SS,MM (Bagian Pengembangan)

Hari / Tanggal : Senin, 13 April 2015

Waktu : 10.20 WIB

Lokasi : Perpustakaan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sumatera

Utara.

P : Selamat pagi Buk!

I6 : Ya...selamat pagi

P :Maaf mengganggu, boleh saya minta waktunya sebentar Buk?

I6 : Oh..silahkan..silahkan..ada yang bisa saya bantu?

P : Begini Buk, saya mahasiswa program studi Ilmu Perpustakaan, saya

sedang menyusun skripsi Buk, saya mohon bantuan Ibu untuk wawancara

sebentar mengenai skripsi saya, karena penelitian saya mengenai analisis

kinerja pustakawan pada perpustakaan Institut Agama Islam Negeri

(IAIN) Sumatera Utara.

I6 : Oh... harus hari ini wawancaranya?

P : Iya Bu, Sabtu kemaren udah saya wawancarai kepala perpustakaan dan

sebagian pustakawannya Bu.

I6 : oh.. iya..iya... silahkan.

P : Bersedia tidak bekerja di luar jam normal pekerjaan Buk?

I6 : kalau kita disini di luar jam kerja kita lemburkan. Jadi ada tambahan

insentif istilahnya. Tapi kalau kerjaannya mendesak sekali-sekali pernah

juga kita di luar jam kerja kita kerja tanpa dibayar.

P : Pernah tidak mengevaluasi pekerjaan dalam perminggu atau perbulan?

I6 : Biasanya pertahun kita evaluasi. Tapi biasanya kalau yang rutin kepala

yang evaluasi, itu haknya kepala untuk mengevaluasi. Kalau kita sendiri

ya waktu menyusun SKP, setahun sekali la, atau enam bulan sekali

(23)

P : Pada saat jam kerja pernah tidak melakukan aktivitas lain, seperti

contohnya makan, main catur, main game atau yang lainnya?

I6 : ya pernah la. Ya bekerja itu sambil minum-minum ya pernah. Karna

kalau bekerja pun terus-terusan kan bisa jenuh kita. Kesehatan kita pun

kan harus kita jaga.

P : Pernah tidak mengajukan ide/gagasan untuk pengembangan perpustakaan

di luar pekerjaan kepada kepala perpustakaan?

I6 : Pernah. Misalnya cemana yang cocok untuk sirkulasi, efektifnya supaya

peminjam teratur. Misanya dibagian pengadaan supaya cepat prosesnya

kita kasih ide.

P : Dalam sebulan berapa banyak Ibu tidak masuk kerja?

I6 : kalau tidak sakit tidak ada. Seperti bulan lalu penuh saya hadir selalu.

Karna kan kita sudah ada kinerja, jadi kinerja kita itu di hargai.

P : Pernah tidak memimpin kelompok kerja dalam perbaikan perpustakaan?

I6 : Pernah. Kita kan ada team, team digitalisasi contohnya. Itukan ada

ketuanya dan saya yang menjadi ketuanya dan penanggung jawabnya

kepala.

P : Apakah Ibu sering di tegur atasan dalam melakukan pekerjaan?

I6 : Hampir tidak pernah.

P : Bagaimana komentar Ibu terhadap pengguna perpustakaan yang rewel?

I6 : ya namanya pengunjung. Pengunjungkan adalah raja ya... ya saya biasa

saja. Ya palingan di layani saja lah, tidak pernah saya marah-marah.

P : Menurut Ibu apa yang lebih dari diri Ibu dalam melakukan pekerjaan?

I6 : Apa ya...? ya kalau itu yang menjadi tanggung jawab saya ya saya

kerjakan. Kalau bisa pekerjaan itu saya kerjakan secepatnya. Itu makanya

(24)

la, kalau ada pekerjaan langsung saya kerjakan, tidak pernah menunggu

hari esok, supaya tidak menumpuk pekerjaan itu.

P : Apakah Ibu pernah mengikuti seminar/pelatihan yang berhubungan

dengan pekerjaan Ibu?

I6 : Pernah, karna kita pustakawan yang mengikuti seminar yang

berhubungan dengan pekerjaan. Biasanya itu setahun sekali. Untuk tahun

ini kita belum ada. Nanti kita dapat undangan dari Baperasda, untuk tahun

2015 belum ada.

P : Apakah waktu perhari Ibu kerja sudah cukup untuk menyelesaikan

pekerjaan Ibu?

I6 : Sudah....

P : Apakah Ibu sering lembur dalam melakukan pekerjaan?

I6 : Ya.. kalau untuk pekerjaan sehari-hari rutin saya waktunya itu sudah

cukup. Kecuali ada pekerjaan yang menumpuk tiba-tiba, itu baru kita

lembur.

P : Okelah Bu....sekali lagi terima kasih banyak atas bantuannya ya Bu.

Referensi

Dokumen terkait

(IAIN) Sumatera Utara dilakukan dengan cara menyeleksi kebutuhan koleksi yang dibutuhkan oleh pengguna sertya menetapkan judul dan subjek koleksi, perpustakaan Institute Agama

Ariani Febrida Sinaga : Faktor-Faktor Penghambat Penerapan Teonologi Informasi Pada Sistem Kerumahtanggaan Perpustakaan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sumatera Utara,

adalah suatu katalog yang berisikan cantuman bibliografi dari koleksi satu atau. beberapa perpustakaan, disimpan pada magnetic disk atau media

pemberian insentif berdasar jabatan; tentang tunjangan lembur yang diberikan pada saat kerja diluar jam; tentang insetif (diberi imbalan khusus) yang diberikan

Bagi para pegawai negeri sipil kadang kala kebutuhan dana dalam jumlah yang tidak sedikit, seperti kebutuhan konsumtif, modal usaha atau untuk melunasi hutang pada saat sekarang

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian kinerja pustakawan terampil dan ahli terbilang sama pada kegiatan pengelolaan perpustakaan dan pelayanan perpustakaan yaitu

kemajuan suatu perpustakaan, karena pada hakikatnya prinsip kinerja merupakan. suatu hasil yang dicapai oleh seseorang atau kelompok dalam

kesepakatan sebelah pihak yang harga tidak sesuai dengan harga pada saat panen dimana harga penjualan di bawah harga pasaran seperti harga Rp.9.000.000 dan akan di hargai tengkulak