Lampiran I Pedoman wawancara
Informan I :
1. Apakah Ibu nyaman sebagai kepala perpustakaan dengan keadaan atau
kondisi bawahan-bawahan Ibu seperti saat ini?
2. Sebera sering Ibu melakukan Evaluasi untuk peningkatan kinerja bawahan
Ibu?
3. Apa saja pencapaian-pencapaian yang telah ibu peroleh di masa
kepemimpinan Ibu?
4. Prestasi apa saja yang telah Ibu peroleh di masa kepemimpinan Ibu?
5. Seberapa sering bawahan menyampaikan keluhan pekerjaan kepada Ibu?
6. Apakah bawahan-bawahan Ibu senang dengan kepemimpinan Ibu saat ini?
7. Apa komentar Ibu terhadap bawahan yang tidak disiplin?
8. Apa komentar Ibu terhadap bawahan yang memiliki etos kerja yang
bagus?
9. Apa yang paling disukai bawahan Ibu dari kepemimpinan Ibu?
10.Apakah Ibu sudah mapan dalam mengelola perpustakaan ini?
11.Apakah waktu perhari Ibu kerja sudah cukup untuk menyelesaikan
pekerjaan Ibu?
12.Apakah Ibu sering lembur dalam melakukan pekerjaan?
13.Seberapa sering Ibu meninggalkan kantor dalam sebulan?
14.apakah ada transparansi / keterbukaan informasi mengenai penganggaran
Informan II, III, IV, V, VI :
1. Bersedia tidak Bapak/Ibu bekerja di luar jam normal pekerjaan ?
2. Pernah tidak mengevaluasi pekerjaan dalam perminggu atau perbulan?
3. Pada saat jam kerja pernah tidak melakukan aktivitas lain, seperti
contohnya makan, main catur, main game atau yang lainnya?
4. Pernah tidak mengajukan ide/gagasan untuk pengembangan perpustakaan
di luar pekerjaan kepada kepala perpustakaan?
5. Dalam sebulan berapa banyak Bapak/Ibu tidak masuk kerja?
6. Pernah tidak memimpin kelompok kerja dalam perbaikan perpustakaan?
7. Apakah Bapak/Ibu sering di tegur atasan dalam melakukan pekerjaan?
8. Bagaimana komentar Bapak/Ibu terhadap pengguna perpustakaan yang
rewel?
9. Menurut Bapak/Ibu apa yang lebih dari diri Bapak/Ibu dalam melakukan
pekerjaan?
10.Apakah Bapak/Ibu pernah mengikuti seminar/pelatihan yang berhubungan
dengan pekerjaan Bapak/Ibu?
11.Apakah waktu perhari Bapak/Ibu kerja sudah cukup untuk menyelesaikan
pekerjaan Bapak/Ibu?
Lampiran II Transkip Wawancara
2.1 Wawancara dengan Informan I
Dra.Retno Sayekti, MLIS (Kepala Perpustakan)
Hari / Tanggal : Sabtu, 11 April 2015
Waktu : 12.26 WIB
Lokasi : Perpustakaan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sumatera
Utara.
P : Selamat siang Bu!
I1 : Ya...selamat siang
P : Maaf mengganggu waktunya sebentar Bu?
I1 : Oh..silahkan..silahkan..ada yang bisa saya bantu? Maaf ya lama
menunggu, saya baru selesai mengajar.
P : Iya Bu, gak papa. Begini Bu, saya mahasiswa program studi Ilmu
Perpustakaan, saya sedang menyusun skripsi Bu, saya mohon bantuan Ibu
untuk wawancara sebentar mengenai skripsi saya, karena penelitian saya
mengenai analisis kinerja pustakawan pada perpustakaan Institut Agama
Islam Negeri (IAIN) Sumatera Utara.
I1 : oh..iya? sudah dibuat surat penelitiannya?
P : sudah Bu, sekitar 2 bulan yang lalu.
I1 : oh.. mari...mari... silahkan duduk.
P : Apakah Ibu nyaman sebagai kepala perpustakaan dengan keadaan atau
kondisi bawahan-bawahan Ibu seperti saat ini?
I1 : tentunya kurang nyaman dengan kondisi bawahan seperti saat ini.
Pertama karena skil mereka pun tidak semua punya kemampuan yang
memadai untuk jadi pustakawan. Bagi mereka yang sudah alumni S1 dari
kinerjanya cukup memuaskan. Tapi banyak dari antara mereka itu yang
bukan S1 nya Ilmu Perpustakaan. Sehingga, eeee.... apa namanya..?
kinerja itu tidak maksimal gitu. Bahkan untuk pekerjaan yang sederhana
kalau mereka tidak tahu ilmunya, itu nyusun bukunya asal nyusun saja,
gitu misalnya. Tapi kalau bagi mereka yang sudah ada ilmunya saya cukup
apresiatif lah bagi mereka dan mereka bisa di andalkan.
P : Seberapa sering Ibu melakukan Evaluasi untuk peningkatan kinerja
bawahan Ibu?
I1 : Evaluasi itu saya lakukan sebetulnya terus menerus ya... setiap hari, tidak
pun perperiodik, sebulan sekali atau tiga bulan sekali. Tapi dalam artian
ada sifatnya evaluasi formal dan evaluasi yang tidak formal. Evaluasi yang
tidak formal itulah yang dilakukan setiap hari, di evaluasi dari kinerja
masing-masing, jadi di monitoring. Yang saya lakukan memonitoring dari
setiap bagian. Kalau evaluasi formal sifatnya setahun sekali, dari SKP
mereka, dari kinerja mereka, laporan mereka itu kan sebulan sekali di
evaluasi.
P : Apa saja pencapaian-pencapaian yang telah ibu peroleh di masa
kepemimpinan Ibu?
I1 : Pencapaian dalam segi yang terlalu luar biasa sekali mungkin tidak ada
ya, misalnya seperti Aword itu tidak ada. Cuma selama saya menjabat di
tahun 2010 yang saya buat yaitu perpanjangan layanan. Jadi misanya, yang
pertama kalau dulu itu dari jam 12.00-13.00 perpustakaan ditutup, pada
saat ditutup mahasiswa harus keluar dari perpustakaan, terus dibuka lagi
dari jam 13.00-16.00. Nah... antara jam 12.00-13.00 ini memang jam
istirahatnya pegawai, tapi pada jam ini justru banyak-banyaknya
mahasiswa untuk menggunakan perpustakaan. Ada juga mahasiswa yang
bisanya jam 12.30 baru keluar dari kelas, dia mau masuk ke perpustakaan
ternyata itu ditutup. Nah... itu cukup tidak nyaman bagi mahasiswa. Jadi
sejak saya 2010 itu saya ubah, sehingga pada saat jam istirahat silahkan
pegawai istirahat tetapi perpustakaan tidak ditutup. Yang kedua, dulu hari
sabtu itu tidak ada layanan perpustakaan, tapi saya sebagai kepala diberi
anggaran, dari angaran itu lah saya mengelola bagaimana hari sabtu itu
saya bisa membayar orang dengan anggaran yang ada, membayar orang
ada perpanjangan layanan. Yang ketiga desain, tadinya itu ber skat-skat
yang membuat tidak nyaman bagi pengunjung, jadi tidak fleksibel
walupun sudah open akses, dan dari segi keamanan tidak menjamin
keamanan. Kalaulah ber skat-skat atau beruang-ruang, berarti kita
membutuhkan pegawai khusus disetiap ruang. Jadi itu saya bongkar
sehingga lebih lapang lagi.
P : Prestasi apa saja yang telah Ibu peroleh di masa kepemimpinan Ibu?
I1 : Saya diberikan kepercayaan mengelola American Corner, itu menurut
saya sebuah prestasi karna tidak semua perguruan Tinggi mendapatkan
American Corner walaupun mereka menginginkan. Untuk mendapatkan
American Corner tersebut termasuk saya di dalamnya menyusun
proposalnya. Buat saya ketika itu disetujui dan dibuka menurut saya itu
sebuah penghargaan, ketika orang lain sulit mendapatkannya dan kita
mendapatkannya, itu adalah sebuah prestasi. Kemudian dengan American
Corner itu sendiri saya juga mendapatkan aword, eeee... bukan aword
tapi semacam sponsor dari American Corner untuk bisa berkunjung ke
Amerika selama 2 minggu untuk stady banding ke
perpustakaan-perpustakaan di Amerika. Seperti itu, dan itu juga diseleksi, tidak semua
punya peluang sperti itu.
P : Seberapa sering bawahan menyampaikan keluhan pekerjaan kepada Ibu?
I1 : Ya sekali-sekali. Jadikan ada penyampaian itu misalnya sifatnya hal-hal
yang opersional harian. Seperti misalnya menghadapi pengguna yang tidak
mau membayar denda padahal sudah bertahun-tahun dendanya. Itukan
komplen, jadi pegawai tidak bisa mengatasinya jadi kembali kepada saya.
Tapi itu sekali-sekali saja karna saya tidak mau bawahan terlalu
bergantung kepada saya. Kalau saya prinsipnya pegawai itu harus mampuh
mandiri. Jadi sekali saya bantu, trus saya bimbing dia untuk mandiri
dibidangnya. Hal-hal lain misalnya konflik antar pegawai itu pernah juga.
dibicarakan, kemudian saya selesaikan secara bersama-sama, itu
diantaranya.
P : Apakah bawahan-bawahan Ibu senang dalam kepemimpinan Ibu saat ini?
I1 : Saya tidak tahu, senang atau tidak senang. Kalau menurut saya mungkin
tidak senang. Ada dulu diantara pegawai itu mau bertumbuk, karena
persoalan pekerjaan tapi kemudian mereka bertengkar. Saya coba bantu
selesaikan, ya mungkin dari salah satu mereka ada yang tidak puas dengan
saya. Tapi saya pun melakukan penyelesaian itu karena merupakan
tanggung jawab saya sebagai atasan. Ya memang ada konsekuensi la dari
itu, tidak bisa kita memuaskan masing-masing pihak, seperti itu.
P : Pro dan Kontra la ya Bu???
I1 : ya.... Ada pro dan kontra.
P : Apa komentar Ibu terhadap bawahan yang tidak disiplin?
I1 : Yang kurang disiplin saya panggil. Misalnya 3 hari berturut-turut tidak
hadir, nanti kapan dia hadir saya panggil kemari. Saya tanya apa sebab dan
saya bimbing dia mengikuti aturan. Kalau misalnya tidak hadir karna sakit
atau halangan lain, kan ada peraturannya, diikuti aturannya dan
prosedurnya. Pernah itu kejadiaan tidak hadir berturut-turut sampai 15
hari, di panggil juga tidak mau datang, kemudian kita datangi kerumah
juga tidak mau datang. Nah... kita proses secara administrasi, pada
akhirnya dia datang saya nasehati, saya proses secara administrasi pula,
pakai berita acara, pakai surat panggilan resmi, tidak Cuma sekedar lisan.
P : Apa komentar Ibu terhadap bawahan yang memiliki etos kerja yang
bagus?
I1 : Kalau komentar secara umum shi tidak ada ya. Eeee... biasanya
seseorang yang kerjanya bagus dalam bidang tertentu biasanya saya beri
kepercayaan yang lebih.
I1 : Saya kurang tahu kalau itu, coba tanya langsung kepada mereka. Kalau
yang mungkin mereka tidak sukai dari saya mungkin saya terlalu tegas,
saya terlalu serius, tidak terlalu sering membaur dengan mereka. Karna
menurut saya terlalu sayang buang-buang waktu, sementara masih banyak
pekerjaan- pekerjaan yang dikerjakan.
P : Apakah Ibu sudah mapan dalam mengelola perpustakaan ini?
I1 : Menurut saya sudah semaksimal mungkin, kalau mapan belum, belum
dalam artian masih belum puas dengan apa yang saya lakukan.
P : Apakah waktu perhari Ibu kerja sudah cukup untuk menyelesaikan
pekerjaan Ibu?
I1 : Enggak. Kalau untuk saya tidak cukup, karna saya nanti pulang masih
membawa pekerjaan lagi, paling nganggur tidur. Cuma dalam artian bukan
saya minta kekantor ini lebih dari tujuh stengah jam. Tujuh stengah jam itu
kan menghabiskan waktu di kantor penat juga, jenuh juga.
P : Apakah Ibu sering lembur dalam melakukan pekerjaan?
I1 : Sering lembur. Sekarang aja pun kami sudah nambah jam layanannya
dari jam 08.00- 17.30, jadi tidak lagi 16.30, nambah sejam la.
P : Seberapa sering Ibu meninggal kan kantor dalam sebulan?
I1 : Tidak terlalu sering, apalagi sekarang dengan dibatasinya kunjungan
dinas. Saya 4 bulan ini belum pernah keluar kota. Saya tidak sering keluar
kantor. Untuk undangan di luar kota juga saya pilih-pilih, kalau memang
penting untuk lembaga/organisasi ya saya ikuti.
P : apakah ada transparansi / keterbukaan informasi mengenai penganggaran
di perpustakaan ini?
I1 : menurut saya belum transparan. Justru saya selalu menuntut kenapa
perpustakaan anggarannya terlalu sedikit. Apa kebijakan pimpinan
pengadaan buku, maupun dari segi kegiatan, itu anggarannya sangat
sedikit apalagi jka dibandingkan dengan perpustakaan yang lain. Apalagi
kami sudah UIN, sudah Universitas. Tapi kami terakhir untuk transparansi
itu sudah sempat berdialog dengan pimpinan, PR 1, PR 2, PR 3, PR 4 dan
kepala biro. Tapi sejauh ini, setelah rapat itupun tetap tidak ada solusi
yang lebih baik, bahkan anggaran tahun 2016 pun masih sama dengan
tahun 2013,2014,2015, belum ada peningkatan.
P : Okelah Bu....sekali lagi terima kasih banyak atas bantuannya ya Bu.
2.2 Wawancara dengan Informan II
Imran Benawi, BA (Bagian Pengolahan Pengklasifikasian )
Hari / Tanggal : Sabtu, 11 April 2015
Waktu : 09.57 WIB
Lokasi : Perpustakaan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sumatera
Utara.
P : Selamat pagi Pak!
I2 : Ya...selamat pagi
P :Maaf mengganggu, boleh saya minta waktunya sebentar Pak?
I2 : Oh..silahkan..silahkan..ada yang bisa saya bantu?
P : Begini Pak, saya mahasiswa program studi Ilmu Perpustakaan, saya
sedang menyusun skripsi Pak, saya mohon bantuan Bapak untuk
wawancara sebentar mengenai skripsi saya, karena penelitian saya
mengenai analisis kinerja pustakawan pada perpustakaan Institut Agama
Islam Negeri (IAIN) Sumatera Utara.
I2 : Oh... oke... oke.. Silahkan.
P : Bersedia tidak bekerja di luar jam normal pekerjaan Pak?
I2 : Siap lah...
P : Pernah tidak mengevaluasi pekerjaan dalam perminggu atau perbulan?
I2 : Pernah dalam perbulan, yaitu mengenai jumlah berapa banyak klasifikasi
yang dapat saya kerjakan dan membuat laporannya.
P : Pada saat jam kerja pernah tidak melakukan aktivitas lain, seperti
contohnya makan, main catur, main game atau yang lainnya?
I2 : Pernah juga la. Kadang-kadang main internet lah, facebook facebook
juga la kadang-kadang. Heheheheheh.... cari-cari berita, baca-baca.
P : Pernah tidak mengajkan ide/gagasan untuk pengembangan perpustakaan
I2 : Pernah juga. Pada waktu rapat-rapat itulah ngasih ide-ide atau gagasan .
tapi kadang-kadang kurang di tanggapi juga. Hahahahah... pernah ngasih
ide supaya di perbanyak komputer ini dan dibuatkan jaringan internetnya
juga, tapi baru belakangan ini lah di tanggapi orang biro, udah dibuatkan
jaringan internetnya.
P : Dalam sebulan berapa banyak Bapak tidak masuk kerja?
I2 : ya setiap hari la masuk. Pernah lah dulu tidak masuk tapi karna sakit,
pernah jatuh jadi kaki patah dulu.
P : Pernah tidak memimpin kelompok kerja dalam perbaikan perpustakaan?
I2 : Dulu kan dibagi perbagian-perbagian, tapi belakangan ini tidak ada lagi
dibagi-bagi, jadi tidak ada lagi kordinator-kordinator di setiap bidangnya.
Dulu saya kan dibagian komputer, disitu saya memimpin, diberi tanggung
jawab sebagai kordinator. Tapi sekarang sudah tidak ada lagi, langsung
kepada kepala perpustakaannya semua.
P : Apakah Bapak sering di tegur atasan dalam melakukan pekerjaan?
I2 : kalau di tegur pernah, tapi tidak sering. Hanya karna salah kordinasi aja
kemaren-kemaren itu.
P : Bagaimana komentar Bapak terhadap pengguna perpustakaan yang
rewel?
I2 : ya saya menanggapinya biasa saja. Karna menurut saya itu hanya keingin
tahuan mereka aja yang berlebihan, jadi tidak masalah menurut saya.
P : Menurut Bapak apa yang lebih dari diri Bapak dalam melakukan
pekerjaan?
I2 : Eeeee.... saya mampu lah mengguna kan senayan, di luar pustakawan
yang lain kurang mampu menggunakan senayan.
P : Apakah Bapak pernah mengikuti seminar/pelatihan yang berhubungan
I : Pernah, tapi tidak rutin. Hanya pada saat pertemuan-pertemuan.
Baru-baru ini ada seminar di hotel santika, setelah itu di Unimed. Dulu pernah
juga ada pelatihan, tapi udah lama, ada tiga bulan itu pelatihannya di
Jakarta, pelatihan mengenai komputerisasi.
P : Apakah waktu perhari Bapak kerja sudah cukup untuk menyelesaikan
pekerjaan Bapak?
I2 : Cukup lah...
P : Apakah Bapak sering lembur dalam melakukan pekerjaan?
I2 : Sering juga. Tapi dikarenakan membantu pekerjaan-pekerjaan lain yang
bukan pekerjaan saya. Membantu pekerjaan-pekerjaan lain lah yang di
tugas kan pimpinan.
P : Okelah pak....sekali lagi terima kasih banyak atas bantuannya ya pak.
2.3 Wawancara dengan Informan III
Hildayati Raudah Hts, S.Sos (Bagian Pengolahan Pengimputan Data)
Hari / Tanggal : Senin, 13 April 2015
Waktu : 10.30 WIB
Lokasi : Perpustakaan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sumatera
Utara.
P : Selamat pagi Kak!
I3 : Ya...selamat pagi
P :Maaf mengganggu, boleh saya minta waktunya sebentar Kak? Gak papa
ya ku panggil kakak, karna kakak alumni perpustakaan USU juga kak?
hehhehe
I3 : Oh..silahkan..silahkan..ada yang bisa saya bantu? Iya..iya... gak papa
dek.
P : Begini kak, saya mahasiswa program studi Ilmu Perpustakaan, saya
sedang menyusun skripsi Kak, saya mohon bantuan Kakak untuk
wawancara sebentar mengenai skripsi saya, karena penelitian saya
mengenai analisis kinerja pustakawan pada perpustakaan Institut Agama
Islam Negeri (IAIN) Sumatera Utara.
I3 : Oh... oke... oke.. Silahkan.
P : Bersedia tidak bekerja di luar jam normal pekerjaan Kak?
I3 : Siap.. karna kan kita disini ada hitungan lemburnya.
P : Pernah tidak mengevaluasi pekerjaan dalam perminggu atau perbulan?
I3 : Kalau evaluasi pribadi ada juga yang kita evaluasi, kalau perunit karna
disini kita langsung ke kepala ya, tidak tidak ada setiap unit ketuanya.
Kalau unit kita tidak ada kalau pribadi kita evaluasi. Tapi kalau tiap
minggu jarang juga, tidak selalu lah tiap minggu.
P : Pada saat jam kerja pernah tidak melakukan aktivitas lain, seperti
I3 : Pernah... pernah... kita kan tidak munafik. Ini kan saya lagi ambil S2, jadi
saya lagi ngerjakan tugas juga ini. Apalagi kan tugas kita kan di bagian
pengolahan, ini lagi gak ada buku yang mau di olah, sudah selesai
semuanya. Jadi ya ini lah yang bisa dikerjakan, ya paling bantui kawan
lah. Lagiaan ini mau imput data belum ada juga.
P : Pernah tidak mengajkan ide/gagasan untuk pengembangan perpustakaan
di luar pekerjaan kepada kepala perpustakaan?
I3 : Pernah shi, Cuma tidak terlalu banyak. Paling kayak mana efektifnya
layanan itu aja, layanan yang di depan itu, teknisnya gitu aja. Kegiatan
juga pernah saya ajukan untuk pengembangan perpustakaan, karna kan
kita dikasih anggaran, kemaren itu ada buat kegiatan, eeeee... apa ya lupa
saya. Ya.... kegiatan semacam seminar gitu lah. Ini satu lagi ide saya untuk
membuat e-jurnal, membuat web site nya gitu. Memang shi kebetulan
kepala kita respect untuk membuat itu dan dia pun punya ide untuk
membuat itu, jadi kita buat lah.
P : Dalam sebulan berapa banyak Kakak tidak masuk kerja?
I3 : untuk beberapa dekat ini, sudah beberapa tahun, karna sudah ada
tunjangan kinerja namanya kita usahakan sebulan itu hadir. Kecuali kita
sakit atau keperluan yang gak bisa kita tinggalkan. Tapi InsyahAllah karna
udah ada tunjangan kinerja kan dia berpengaruh kalaupun kita tidak hadir
satu hari ajapun berkurang itu tunjangannya. Jadi InsyahAllah kita
usahakan untuk hadir.
P : Pernah tidak memimpin kelompok kerja dalam perbaikan perpustakaan?
I3 : Belum Pernah.
P : Apakah Kakak sering di tegur atasan dalam melakukan pekerjaan?
I3 : Tidak sering, mungkin dalam hal dulu yang sebelum kita ada tunjangan,
P : Bagaimana komentar Kakak terhadap pengguna perpustakaan yang
rewel?
I3 : Kadang-kadang jujur aja ya, sering juga kita ada rasa kesal. Tapi tetap
juga shi kita pengertiaan. Dulu saya sempat di sirkulasi menghadapi
mahasiswa langsung, meminjam buku, mendesak, padahal sudah
waktunya tutup tapi tetap mau meminjam buku, disitu emosi saya keluar
juga. Kamu tahu gak ini waktunya tutup gitu. Yaa... gimana ya ? sebisa
saya lah untuk menahan emosi itu.
P : Menurut kakak apa yang lebih dari diri kakak dalam melakukan
pekerjaan?
I3 : menurut saya sih biasa-biasa saja. Yang penting yang menjadi
tanggungjawab saya kerjakan.
P : Apakah Kakak pernah mengikuti seminar/pelatihan yang berhubungan
dengan pekerjaan Kakak?
I3 : Pernah... Sering... biasanya kita di undang perpustakaan daerah. Kayak
tahun kemaren kita di undang. Trus kemaren itu tahun 2013 atau 2014
saya lupa, ada dari IPI, kebetulan mengadakan kegiatannya di
Banjarmasin, kita di undang jadi saya yang di utus kesana. Dan kegiatan
dari KemeNag juga untuk pengembangan perpustakaan, kita di utus
kesana. Kemaren juga tahun 2014 saya diutus ke Jakarta untuk pelatihan
teknisi layanan referensi.
P : Apakah waktu perhari Kakak kerja sudah cukup untuk menyelesaikan
pekerjaan Kakak?
I3 : Di pengolahan shi Cukup ...
P : Apakah Kakak sering lembur dalam melakukan pekerjaan?
I3 : Untuk saat ini kita kan di atur sama kepala lembur atau tidak lembur. Jadi
saat di intruksikan lembur ya kita lembur untuk pekerjaan yang sangat
kita lembur ini untuk penataan buku supaya rapi. Kita yang nyusun buku
itu bukan orang perpustakaan jadi agak sukak-sukaknya kayaknya
nyusunnya. Jadi untuk saat ini kita lembur, tapi misalnya kebijakan lembur
itu sudah selesai kita tidak lembur lagi. Intinya lembur apabila ada intruksi
dari pimpinan.
P : ya itu lah dulu kak....sekali lagi terima kasih banyak atas bantuannya ya
kak.
2.4 Wawancara dengan Informan IV Drs. Sapril, M.Pd (Bagian Sirkulasi )
Hari / Tanggal : Senin, 13 April 2015
Waktu : 12.47 WIB
Lokasi : Perpustakaan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sumatera
Utara.
P : Selamat siang Pak!
I4 : Ya...selamat Siang
P :Maaf mengganggu, boleh saya minta waktunya sebentar Pak?
I4 : Oh iya.... ada yang bisa saya bantu? Maaf ya lama menunggu, karna tadi
sibuk-sibuknya di bagian sirkulasi. Banyak yang mulangkan buku.
P : Iya Pak... gak papa Pak. Hehehehhe.... Begini Pak, saya mahasiswa
program studi Ilmu Perpustakaan, saya sedang menyusun skripsi Pak, saya
mohon bantuan Bapak untuk wawancara sebentar mengenai skripsi saya,
karena penelitian saya mengenai analisis kinerja pustakawan pada
perpustakaan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sumatera Utara.
I4 : Oh... iya... iya.. Silahkan. Disini saja kita.
P : Bersedia tidak bekerja di luar jam normal pekerjaan Pak?
I4 : eeee... kalau kami kan sekarang ada jam lembur memang. Ada 2 jam itu
jam lemburnya. Jadi itu lah penambahan di luar jam kerja.
P : Pernah tidak mengevaluasi pekerjaan dalam perminggu atau perbulan?
I4 : Pernah....
P : Pada saat jam kerja pernah tidak melakukan aktivitas lain, seperti
contohnya makan, main catur, main game atau yang lainnya?
I4 : Waktu jam istirahat ada. Tapi kalau waktu kerja tidak ada, tidak ada itu
liat-liat facebook atau liat-liat yang lain, karna di bagia sirkulasi ini sibuk.
P : Pernah tidak mengajkan ide/gagasan untuk pengembangan perpustakaan
I4 : Iya pernah. Ini lah contohnya barusan watu kami rapat tadi ini, saya kasih
ide kepada kepala perpustakaan untuk pengembangan perpustakaan ini.
P : Dalam sebulan berapa banyak Bapak tidak masuk kerja?
I4 : Tidak pernah, selalu hadir. Lain hal nya kalau saya sakit, Cuma itu la
yang buat saya kalau pun saya tidak hadir.
P : Pernah tidak memimpin kelompok kerja dalam perbaikan perpustakaan?
I4 : Gak ada... belum pernah itu.
P : Apakah Bapak sering di tegur atasan dalam melakukan pekerjaan?
I4 : Tidak pernah.
P : Bagaimana komentar Bapak terhadap pengguna perpustakaan yang
rewel?
I4 : Kayak mana ya? Saya sudah biasa dengan mahasiswa itu. Sudah hapal
betul saya dengan karakter-karakter mahasiswa itu. Bahkan dengan
mahasiswa itu saya akrab, jarang ada konflik dengan mahasiswa. Tidak
pernah. Mungkin dengan pegawai lain ada, tapi dengan saya akrab, bahkan
sering becanda-becanda, ketawak-ketawak disini. Hahahahhaa...
P : Menurut Bapak apa yang lebih dari diri Bapak dalam melakukan
pekerjaan?
I4 : Yang lebih? Lebih gampang memahami individu masing-masing dari
setiap orang-orang yang ada disini lah.
P : Apakah Bapak pernah mengikuti seminar/pelatihan yang berhubungan
dengan pekerjaan Bapak?
I4 : Selalu itu. Cuma gak ada rutinnya. Pas lagi di undang itu lah sering.
P : Apakah waktu perhari Bapak kerja sudah cukup untuk menyelesaikan
pekerjaan Bapak?
P : Apakah Bapak sering lembur dalam melakukan pekerjaan?
I4 : Setiap hari Senin-Jum’at itu kita lembur selama 2 jam. Jadi memang
sudah terjadwal lembur kami.
P : Okelah pak....sekali lagi terima kasih banyak atas bantuannya ya pak.
2.5 Wawancara dengan Informan V
Misdar Piliang, S.Sos (Bagian Pengadaan )
Hari / Tanggal : Sabtu, 11 April 2015
Waktu : 09.20 WIB
Lokasi : Perpustakaan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sumatera
Utara.
P : Selamat pagi Bu!
I5 : Ya...selamat pagi
P :Maaf mengganggu, boleh saya minta waktunya sebentar Bu?
I5 : Oh..silahkan..silahkan..ada yang bisa saya bantu?
P : Begini Bu, saya mahasiswa program studi Ilmu Perpustakaan, saya
sedang menyusun skripsi Bu, saya mohon bantuan Ibu untuk wawancara
sebentar mengenai skripsi saya, karena penelitian saya mengenai analisis
kinerja pustakawan pada perpustakaan Institut Agama Islam Negeri
(IAIN) Sumatera Utara.
I5 : Oh... Belum selesai juga ya???
P : hehehehehhe.... Belum Bu.
I5 : iya...iya... Silahkan duduk sini lah...
P : Bersedia tidak bekerja di luar jam normal pekerjaan Ibu?
I5 : Siap.
P : Pernah tidak mengevaluasi pekerjaan dalam perminggu atau perbulan?
I5 : Evaluasi shi ada, tapi tidak di buat lah laporannya. Evaluasi untuk diri
sendiri aja.
P : Pada saat jam kerja pernah tidak melakukan aktivitas lain, seperti
contohnya makan, main catur, main game atau yang lainnya?
I5 : Hahahahahahah.... Pernah... Ini contohnya lagi nonton dari youtobe.
P : Pernah tidak mengajukan ide/gagasan untuk pengembangan perpustakaan
di luar pekerjaan kepada kepala perpustakaan?
I5 : Pernah. Saya kemaren ajukan Stock opname.
P : Dalam sebulan berapa banyak Ibu tidak masuk kerja?
I5 : Saya masuk selalu. Kemaren tidak masuk dikarenakan saya sakit, kan
tidak mungkin saya paksakan.
P : Pernah tidak memimpin kelompok kerja dalam perbaikan perpustakaan?
I5 : Tidak Pernah.
P : Apakah Ibu sering di tegur atasan dalam melakukan pekerjaan?
I5 : Pernah, Cuma tidak sering. Ya Cuma karna salah pemahaman aja
kemaren.
P : Bagaimana komentar Ibu terhadap pengguna perpustakaan yang rewel?
I5 : ya saya menanggapinya biasa saja. Tidak terlalu diambil pusing juga lah.
Yang penting di layani saja.
P : Menurut Ibu apa yang lebih dari diri Ibu dalam melakukan pekerjaan?
I5 : hahahahah.... apa ya?? Menurut saya shi biasa-biasa saja. Tidak ada yang
terlalu menonjol juga. Yang penting lakukan yang terbaik saja.
P : Apakah Ibu pernah mengikuti seminar/pelatihan yang berhubungan
dengan pekerjaan Ibu?
I5 : Pernah, tapi tidak rutin. Hanya pada saat undangan-undangan saja.
P : Apakah waktu perhari Ibu kerja sudah cukup untuk menyelesaikan
pekerjaan Ibu?
I5 : Cukup lah. Tapi pada waktu pengadaan banyak, disitu kadang waktunya
sedikit kurang
I5 : Tidak sering, hanya pada saat pengadaan menumpuk saja baru lembur
kerjanya.
P : Okelah Bu....sekali lagi terima kasih banyak atas bantuannya ya Bu.
2.6 Wawancara dengan Informan VI
Triana Santi, S.AG,SS,MM (Bagian Pengembangan)
Hari / Tanggal : Senin, 13 April 2015
Waktu : 10.20 WIB
Lokasi : Perpustakaan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sumatera
Utara.
P : Selamat pagi Buk!
I6 : Ya...selamat pagi
P :Maaf mengganggu, boleh saya minta waktunya sebentar Buk?
I6 : Oh..silahkan..silahkan..ada yang bisa saya bantu?
P : Begini Buk, saya mahasiswa program studi Ilmu Perpustakaan, saya
sedang menyusun skripsi Buk, saya mohon bantuan Ibu untuk wawancara
sebentar mengenai skripsi saya, karena penelitian saya mengenai analisis
kinerja pustakawan pada perpustakaan Institut Agama Islam Negeri
(IAIN) Sumatera Utara.
I6 : Oh... harus hari ini wawancaranya?
P : Iya Bu, Sabtu kemaren udah saya wawancarai kepala perpustakaan dan
sebagian pustakawannya Bu.
I6 : oh.. iya..iya... silahkan.
P : Bersedia tidak bekerja di luar jam normal pekerjaan Buk?
I6 : kalau kita disini di luar jam kerja kita lemburkan. Jadi ada tambahan
insentif istilahnya. Tapi kalau kerjaannya mendesak sekali-sekali pernah
juga kita di luar jam kerja kita kerja tanpa dibayar.
P : Pernah tidak mengevaluasi pekerjaan dalam perminggu atau perbulan?
I6 : Biasanya pertahun kita evaluasi. Tapi biasanya kalau yang rutin kepala
yang evaluasi, itu haknya kepala untuk mengevaluasi. Kalau kita sendiri
ya waktu menyusun SKP, setahun sekali la, atau enam bulan sekali
P : Pada saat jam kerja pernah tidak melakukan aktivitas lain, seperti
contohnya makan, main catur, main game atau yang lainnya?
I6 : ya pernah la. Ya bekerja itu sambil minum-minum ya pernah. Karna
kalau bekerja pun terus-terusan kan bisa jenuh kita. Kesehatan kita pun
kan harus kita jaga.
P : Pernah tidak mengajukan ide/gagasan untuk pengembangan perpustakaan
di luar pekerjaan kepada kepala perpustakaan?
I6 : Pernah. Misalnya cemana yang cocok untuk sirkulasi, efektifnya supaya
peminjam teratur. Misanya dibagian pengadaan supaya cepat prosesnya
kita kasih ide.
P : Dalam sebulan berapa banyak Ibu tidak masuk kerja?
I6 : kalau tidak sakit tidak ada. Seperti bulan lalu penuh saya hadir selalu.
Karna kan kita sudah ada kinerja, jadi kinerja kita itu di hargai.
P : Pernah tidak memimpin kelompok kerja dalam perbaikan perpustakaan?
I6 : Pernah. Kita kan ada team, team digitalisasi contohnya. Itukan ada
ketuanya dan saya yang menjadi ketuanya dan penanggung jawabnya
kepala.
P : Apakah Ibu sering di tegur atasan dalam melakukan pekerjaan?
I6 : Hampir tidak pernah.
P : Bagaimana komentar Ibu terhadap pengguna perpustakaan yang rewel?
I6 : ya namanya pengunjung. Pengunjungkan adalah raja ya... ya saya biasa
saja. Ya palingan di layani saja lah, tidak pernah saya marah-marah.
P : Menurut Ibu apa yang lebih dari diri Ibu dalam melakukan pekerjaan?
I6 : Apa ya...? ya kalau itu yang menjadi tanggung jawab saya ya saya
kerjakan. Kalau bisa pekerjaan itu saya kerjakan secepatnya. Itu makanya
la, kalau ada pekerjaan langsung saya kerjakan, tidak pernah menunggu
hari esok, supaya tidak menumpuk pekerjaan itu.
P : Apakah Ibu pernah mengikuti seminar/pelatihan yang berhubungan
dengan pekerjaan Ibu?
I6 : Pernah, karna kita pustakawan yang mengikuti seminar yang
berhubungan dengan pekerjaan. Biasanya itu setahun sekali. Untuk tahun
ini kita belum ada. Nanti kita dapat undangan dari Baperasda, untuk tahun
2015 belum ada.
P : Apakah waktu perhari Ibu kerja sudah cukup untuk menyelesaikan
pekerjaan Ibu?
I6 : Sudah....
P : Apakah Ibu sering lembur dalam melakukan pekerjaan?
I6 : Ya.. kalau untuk pekerjaan sehari-hari rutin saya waktunya itu sudah
cukup. Kecuali ada pekerjaan yang menumpuk tiba-tiba, itu baru kita
lembur.
P : Okelah Bu....sekali lagi terima kasih banyak atas bantuannya ya Bu.