BAB I PENDAHULUAN 1.1. LATAR BELAKANG

45 

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

BAB I

PENDAHULUAN

1.1. LATAR BELAKANG

Menurut Undang- undang 25 tahun 2004 rencana kerja perangkat daerah selanjutnya disebut Renja PD didefinisikan sebagai dokumen perencanaan perangkat daerah untuk periode 1(satu) tahun yang disusun dengan berpedoman kepada Rensta Perangkat daerah dan mengacu kepada RKP, memuat kebijakan, program, dan kegiatan pembangunan baik yang dilaksanakan langsung oleh Pemerintah Daerah maupun yang ditempuh dengan mendorong partisipasi masyarakat. Renja PD memiliki fungsi yang sangat fundamental dalam sistem perencanaan daerah, karena Renja PD merupakan produk perencanaan pada unit organisasi pemerintah terendah dan terkecil serta berhubungan langsung dengan pelayanan kepada masyarakat yang merupakan tujuan utama penyelenggaraan pemerintahan daerah. Kualitas penyusunan Renja PD akan menentukan kualitas pelayanan publik yang diberikan oleh PD.

Rencana Kerja Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik mempunyai arti yang strategis dalam mendukung penyelenggaraan program pembangunan tahunan Pemerintah Daerah, mengingat beberapa hal sebagai berikut :

1. Renja PD merupakan dokumen yang secara substansial penerjemahan dari visi, misi dan program Perangkat Daerah yang merupakan penjabaran dari Renja Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).

2. Rencana Kerja Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Tahun 2021 digunakan sebagai pedoman dalam menyusun Kebijakan Umum Anggaran (KUA), serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) dan juga digunakan sebagai pedoman dalam menyusun rancangan program dan kegiatan yang akan disusun dalam dokumen Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) tahun 2021.

3. Rencana Kerja Perangkat Daerah merupakan salah satu instrumen untuk evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan Perangkat Daerah, untuk mengetahui sejauh mana capaian kinerja yang telah tercapai pada tahun 2020.

Proses penyusunan Renja PD dimulai dengan persiapan penyusunan Renja PD dengan mengumpulkan pengolahan data dan informasi. Menganalis gambaran pelayanan PD untuk menentukan isu-isu penting penyelenggaraan tugas dan fungsi PD sehingga perumusan tujuan dan sasaran yang dihasilkan berdasarkan review hasil evaluasi renja PD tahun lalu berdasarkan Renstra PD yang didasarkan pada penalaahan rancangan awal PD. Selanjutnya menjadi perumusan kegiatan prioritas yang juga didasarkan kepada penelaahan usulan kegiatan masyarakat.

Keterkaitan Renja PD dengan dokumen RKPD dan Renstra PD merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan karena didalam Renja PD merupakan penjabaran dan adanya hubungan keselarasan dengan dokumen daerah yang ada di atasnya seperti RPJMD, Renstra PD dan RKPD.

(2)

Rencana Kerja Kesbangpol Tahun 2021

2

1.2. LANDASAN HUKUM

Landasan penyusunan Rencana Kerja Kabupaten Semarang Tahun 2021 adalah :

1. Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1950 Tentang Pembentukan Daerah-Daerah Kota Besar Dalam Lingkungan Propinsi Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat Dan Daerah Istimewa Yogyakarta (Himpunan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 1950) ;

2. Undang-Undang Nomor 67 Tahun 1958 Tentang Perubahan Batas-Batas Wilayah Kota Praja Salatiga Dan Daerah Swantantra Tingkat II Semarang (Lembaran Negara Nomor 118 Tahun 1958, Tambahan Lembaran Negara Nomor 1962);

3. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 Tentang Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286) ;

4. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 Tentang Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286) ;

5. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 Tentang Perbendaharaan Negara (Lembaga Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 5, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4355);

6. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004 Tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 53, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4389);

7. Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 Tentang Pemeriksaan Pengelolaan Dan Tanggungjawab Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004Nomor 66, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4400);

8. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 Tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 104, Tambahan Negara Republik Indonesia Nomor 4421) ;

9. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437); Sebagaimana Telah Beberapa Kali Diubah Terakhir Dengan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4844);

10. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 Tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat Dan Pemerintah Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438);

11. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2007 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional 2005-2025 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 33, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4700);

12. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia

(3)

Nomor 5587) Sebagaimana Telah Beberapa Kali Diubah Terakhir Dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 Tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679) ;

13. Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 1976 Tentang Perluasan Kotamadya Daerah Tingkat II Semarang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1976 Nomor 25, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3079);

14. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 Tentang Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 140, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4578);

15. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 Tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian Dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 21, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4817);

16. Peraturan Presiden Nomor 2 Tahun 2015 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2015-2019 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 3); 17. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 18 Tahun 2016 Tentang Pedoman Penyusunan,

Pengendalian Dan Evaluasi Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2017 (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 518);

18. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 3 Tahun 2008 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Provinsi Jawa Tengah Tahun 2005-2025 (Lembaran Daerah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2008 Nomor 3 Seri E Nomor 3);

19. Peraturan Daerah Kabupaten Semarang Nomor 5 Tahun 2009 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (Rpjpd) Kabupaten Semarang Tahun 2005-2025 (Lembaran Daerah Kabupaten Semarang Tahun 2009 Nomor 5, Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Semarang Nomor 2);

20. Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 2013 Tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas Dan Fungsi, Tata Kerja Dan Perincian Tugas Perangkat Daerah Kabupaten Semarang;

21. Peraturan Daerah Kabupaten Semarang Nomor 1 Tahun 2016 Tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Semarang (Lembaran Daerah Kabupaten Semarang Tahun 2016 Nomor 1, Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Semarang Nomor 1);

22. Peraturan Daerah Kabupaten Semarang Nomor 15 Tahun 2016 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Semarang Tahun 2016-2021 (Lembaran Daerah Kabupaten Semarang Tahun 2016 Nomor 15, Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Semarang Nomor 15);

23. Peraturan Bupati Semarang Nomor 43 Tahun 2019 tentang Rencana Kerja Pembangunan Daerah Kabupaten Semarang Tahun 2020 (Lembaran Daerah Kabupaten Semarang Tahun 2019 Nomor 43, Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Semarang Nomor 43);

(4)

Rencana Kerja Kesbangpol Tahun 2021

4

1.3. MAKSUD DAN TUJUAN

Tujuan dan Manfaat penyusunan Rencana Kerja Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Semarang tahun 2021 adalah :

1.3.1. Maksud

Memenuhi kebutuhan terhadap dokumen perencanaan tahunan dalam memberikan arah dan pedoman bagi Subbagian/subidang dalam melaksanakan program/kegiatan dan digunakan sebagai panduan dalam mengevaluasi pelaksanan program/kegiatan tahun 2021.

1.3.2. Tujuan

Tujuan disusunnya Rencana Kerja Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik tahun 2021 adalah sebagai berikut :

1) Untuk memperoleh suatu dokumen rencana pembangunan tahunan yang berkelanjutan yang sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan yang terjadi guna pencapaian tujuan. 2) Sebagai acuan dalam penyusunan KUA/PPAS serta Anggaran Pendapatan dan Belanja

Daerah (APBD) Kabupaten Semarang Tahun 2021.

3) Terwujudnya keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan serta evaluasi hasil pembangunan daerah Tahun 2021.

4) Sebagai pedoman bagi para pelaku aktifitas dalam menyusun rencana kerja dan anggaran tahun berikutnya.

1.4. SISTEMATIKA PENULISAN

Rencana Kerja Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Tahun 2021, disusun dengan sistematika sebagai berikut :

BAB I PENDAHULUAN

Menguraikan mengenai gambaran umum penyusunan rancangan Rencana Kerja Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik, agar substansi pada bab-bab berikutnya dapat dipahami dengan baik.

1.1 Latar Belakang

Mengemukakan pengertian ringkas tentang Rencana Kerja Kantor Kesatuan Bangsa Dan Politik, Proses penyusunan Renja, Keterkaitan antara Renja dengan Dokumen RKPD, Renstra Kesatuan Bangsa dan Politik serta tindak lanjutnya dengan proses penyusunan RAPBD.

1.2 Landasan Hukum

Memuat penjelasan tentang Undang-Undang, Peraturan Pemerintah, Peraturan daerah dan ketentuan peraturan lainnya yang mengatur tentang SOTK, kewenangan Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Semarang serta pedoman yang dijadikan acuan dalam penyusunan perencanaan dan penganggaran.

1.3 Maksud Dan Tujuan

Memuat penjelasan tentang maksud dan tujuan dari penyusunan Rencana Kerja Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Semarang.

(5)

1.4 Sistematika Penulisan

Menguraikan pokok bahasan dalam penulisan Rencana Kerja Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Semarang, serta susunan garis besar isi dokumen. BAB II EVALUASI PELAKSANAAN RENCANA KERJA

SKPD

Pada bab ini akan dijelaskan mengenai :

2.1 Evaluasi Pelaksanaan Rencana Kerja Tahun 2019

Memuat Kajian (review) terhadap hasil evaluasi pelaksanaan Renja Tahun 2019 dan perkiraan tahun berjalan. Review hasil evaluasi pelaksanaan Renja Tahun 2019 dan Realisasi Renstra mengacu pada hasil laporan kinerja tahunan dan/atau realisasi APBD.

2.2 Analisis Kinerja Pelayanan Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik.

Berisi kajian terhadap capaian kinerja pelayanan Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik berdasarkan indikator kinerja yang sudah ditentukan dalam NSPK dan SPM maupun terhadap IKK.

2.3 Isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Berisikan uraian mengenai sejauh mana tingkat kinerja dan hal yang kritis yang terkait dengan pelayanan Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik sesuai dengan tugas dan fungsi Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik

2.4 Penelaahan Usulan Program dan Kegiatan Masyarakat

Kajian Terhadap program/kegiatan yang diusulkan masyarakat. BAB III TUJUAN DAN SASARAN KANTOR KESBANGPOL KAB.SEMARANG

Pada bab ini akan dijelaskan mengenai :

3.1 Telaah Terhadap Kebijakan Nasional dan Provinsi

Yaitu penelaah yang menyangkut keterkaitan kebijakan dan prioritas pembangunan nasional, Provinsi dengan Pemerintah Kabupaten Semarang dan yang terkait dengan tugas pokok dan fungsi Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik.

3.2 Tujuan dan Sasaran Rencana Kerja Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik

Yaitu perumusan tujuan dan sasaran yang didasarkan atas rumusan isu-isu penting penyelenggaraan tugas dan fungsi Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik yang dikaitkan dengan sasaran target dan kinerja Renstra Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Semarang.

3.3 Program dan Kegiatan

Bab IV RENCANA KERJA DAN PENDANAAN TAHUN 2021

Menguraikan tentang beberapa kriteria pemilihan program dan kegiatan, rekapitulasi program dan kegiatan, indikator kinerja dan pagu indikatif kegiatan.

(6)

Rencana Kerja Kesbangpol Tahun 2021

6

BAB II

EVALUASI PELAKSANAAN RENCANA KERJA SKPD

2.1 EVALUASI PELAKSANAAN RENCANA KERJA TAHUN 2019

Berdasarkan Rencana Startegis (Renstra) Perubahan Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Tahun 2016-2021, di Tahun 2019 Kantor Kesatuan bangsa dan politik membutuhkan anggaran sebesar Rp 1.881.810.000,- guna melaksanakan 13 program dan 32 kegiatan. Pada saat penyusunan Renja Tahun 2019, Kantor Kesbangpol mengusulkan anggaran yang sama sesuai dengan perencanaan pada renstra yaitu sebesar Rp. 1.881.810.000,-. Mendekati perubahan anggaran pada tahun 2019, Kantor Kesbangpol melakukan penyusunan renja perubahan tahun 2019 yang disesuaikan situasi kondisi dan wilayah pada saat itu dengan mengusulkan anggaran sebesar 2.476.780. Kenaikan usulan anggaran tersebut dikarenakan kebutuhan kenaikan anggaran untuk kegiatan pemeliharaan kendaraan dinas, kegiatan penyuluhan pencegahan peredaran/penggunaan minuman keras dan narkoba serta kegiatan penyuluhan kepada masyarakat di bidang politik. Berdasarkan usulan pada renja 2019, Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik mendapatkan anggaran sebesar Rp.2.360.815.000,- untuk belanja langsung dan pada perubahan anggaran tahun 2019 mendapatkan anggaran sebesar Rp. 2.476.780.000,- untuk belanja langsungnya. Untuk lebih jelasnya terkait dengan usulan dan anggaran yang didapatkan pada tahun 2019 dapat dilihat pada tabel 1.

Tabel 2.1

Anggaran Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Semarang Tahun 2019

URAIAN

JENIS BELANJA

BELANJA TDK LANGSUNG BELANJA LANGSUNG

RENSTRA - Rp 1.881.810.000

RENJA - Rp 2.476.780.000

DPA Rp 1.491.317.000 Rp 2.360.815.000 DPPA Rp 1.293.607.000 Rp 2.476.780.000 Berikut ini Evaluasi Terhadap pelaksanaan rencana kerja tahun 2019 :

1) Program Pelayanan Administrasi Perkantoran

Program pelayanan administrasi perkantoran terdapat 8 (delapan) kegiatan yang didukung dengan anggaran sebesar Rp 356.120.000,- dari anggaran tersebut telah terealisasi sebesar Rp 344.597.306,- (96,76 %). Secara fisik program dan kegiatan dapat terlaksana sebesar 106,54 %. Berikut ini realisasi capaian kinerja Rencana Kerja masing-masing kegiatan :

(7)

No. Kegiatan Target Kinerja SKPD Tahun 2019

Realisasi Th.2019 Realisasi

Rencana Kerja Realisasi (%) Tingkat 1 Pengelolaan surat Menyurat 2.000 srt keluar

1.000 srt masuk 3.131 Srt 1.023 srt 156,55 % 102,3 % 2 Penyediaan jasa & komponen

instalasi komunikasi,air dan listrik

12 Bln 12 Bln 100 %

3 Penyediaan dan perbaikan peralatan kerja serta perlengkapan kantor

16 unit 16 unit 100 %

4 Penyediaan logistik kantor 16 pegawai 100 tamu 12 bulan surat kabar 16 pegawai 100 tamu 12 bulan surat kabar 100 %

5 Penatausahaan adm.keuangan PD 12 bulan 12 bulan 100 % 6 Penyediaan jasa kebersihan kantor 27 buah alat

kebersihan

27 buah alat kebersihan

100 % 7 Rapat-rapat koordinasi dan

konsultasi ke luar daerah

64 kegiatan 64 kegiatan 100 %

8 Penyediaan jasa tenaga pendukung/theknis perkantoran

5 orang 5 orang 100 %

2) Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur

Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur terdapat 5 (lima) kegiatan yang didukung dengan anggaran sebesar Rp 126.340.000,-. Dari anggaran tersebut telah terealisasi sebesar Rp 117.182.500,- (92,75 %) dengan capaian realisasi fisik sebesar 100 %. Berikut ini realisasi capaian kinerja Rencana Kerja masing-masing kegiatan :

No Kegiatan Target Kinerja Rencana Kerja PD TH.2019 Realisasi TH.2019 Realisasi Rencana Kerja Tingkat Realisasi (%)

1 Pembangunan gedung kantor 1 unit 1 unit 100 %

2 Pengadaan perlengkapan dan peralatan

kantor dan gedung kantor 8 unit 8 unit 100 %

3 Pemeliharaan Rutin/ Berkala Gedung

Kantor 1 gedung 1 gedung 100 %

4 Pemeliharaan rutin/berkala kendaraan dinas

9 unit 9 unit 100 %

5 Pemeliharaan rutin/ berkala

(8)

Rencana Kerja Kesbangpol Tahun 2021

8

3) Program Peningkatan Disiplin Aparatur

Program peningkatan disiplin aparatur terdiri dari 2 (dua) kegiatan dengan anggaran sebesar Rp 8.450.000,- . Realisasi keuangan pada program tersebut sebesar Rp 8.447.500.- (99,97 %) dengan realisasi fisik sebesar 100%. Evaluasi capaian kinerja Rencana Kerja dari kegiatannya dapat dijelaskan sebagai berikut :

No Kegiatan Target Kinerja Rencana Kerja SKPD TH.2019 Realisasi TH.2019 Realisasi Rencana Kerja Tingkat Realisasi (%) 1 Pengadaan Pakaian Dinas Beserta

Perlengkapannya

34 stell 34 stell 100 %

2 Pengelolaan administrasi kepegawaian 17 pegawai 17 pegawai 100% 4) Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur

Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur dengan 1 (satu) kegiatan yaitu Pendidikan dan Pelatihan Formal, dengan anggaran sebesar Rp 10.000.000,- dan realisasi sebesar Rp 7.340.000 (73,4 %). Realisasi fisik pada program tersebut sebesar 100 %. Evaluasi capaian kinerja Rencana Kerja kegiatan tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut:

No Kegiatan Target Kinerja Rencana Kerja SKPD TH.2019 Realisasi TH.2019 Realisasi Rencana Kerja Tingkat Realisasi (%) 1 Pendidikan dan Pelatihan Formal 2 org bintek

teknis

2 org bintek teknis

100 %

5) Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan capaian kinerja dan keuangan terdiri dari 1 (satu) kegiatan yaitu penyusunan laporan capaian kinerja dan keuangan SKPD dengan anggaran sebesar Rp 4.500.000,- dan realisasi anggaran sebesar Rp. 4.400.000,- (97,77%). Realisasi fisik pada kegiatan tersebut sebesar 100 %. Evaluasi capaian kinerja Rencana Kerja kegiatan tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut:

No Kegiatan Target Kinerja Rencana Kerja PD TH.2019 Realisasi TH.2019 Realisasi Rencana Kerja Tingkat Realisasi (%) 1 Penyusunan laporan capaian kinerja

dan keuangan SKPD

(9)

6) Program Perencanaan

Program perencanaan ada 1 (satu) kegiatan yaitu kegiatan penyusunan dokumen Perencanaan SKPD, dengan anggaran sebesar Rp 11.450.000,- dengan realisasi sebesar Rp 11.229.329 (98,07 %). Evaluasi capaian kinerja Rencana Kerja kegiatan tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut :

No Kegiatan Target Kinerja Rencana Kerja PD TH.2019 Realisasi TH.2019 Realisasi Rencana Kerja Tingkat Realisasi (%) 1 Penyusunan dokumen perencanaan

SKPD

6 DOK 6 DOK 100%

7) Program Peningkatan Keamanan Dan Kenyamanan Lingkungan

Program Peningkatan Keamanan Dan Kenyamanan Lingkungan dengan satu kegiatan, yaitu kegiatan Penanganan Konflik Sosial ( PKS ) melalui Rakor Tim Terpadu, dengan anggaran sebesar Rp. 676.351.000 dan terealisasi sebesar Rp 621.938.345,- (91,95 %). Evaluasi capaian kinerja Rencana Kerja kegiatan tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut:

No Kegiatan Target Kinerja Rencana Kerja PD TH.2019 Realisasi TH.2019 Realisasi Rencana Kerja Tingkat Realisasi (%) 1 Penanganan Konflik Sosial

- Rakor Tim Penanganan Konflik Sosial

12 kali 12 kali 100 %

8) Program Kantrantibmas dan Pencegahan Tindak Kriminal

Program Kantrantibmas dan Pencegahan Tindak Kriminal dengan satu kegiatan, yaitu Monitoring , evaluasi dan Pelaporan. Kegiatan ini berupa pemantauan wilayah dibidang ipoleksosbud di 19 Kecamatan. Anggaran kegiatan ini sebesar Rp 60.000.000,- yang terealisasi sebesar Rp 52.918.000,- (88,20 %). Evaluasi capaian kinerja Rencana Kerja kegiatan tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut :

No Kegiatan Target Kinerja Rencana Kerja PD TH.2019 Realisasi TH.2019 Realisasi Rencana Kerja Tingkat Realisasi (%) 1 Monitoring,Evaluasi dan Pelaporan

- Pemantauan - Pemantapan jaringan 218 pemantauan 120 orang 155 pemantauan 120 orang 71,10 % 100 %

(10)

Rencana Kerja Kesbangpol Tahun 2021

10

9) Program Peningkatan Pemberantasan Penyakit Masyarakat ( Pekat)

Program Peningkatan Pemberantasan Penyakit Masyarakat dengan 1 (satu ) kegiatan yaitu penyuluhan pencegahan peredaran/penggunaan minuman keras dan narkoba dengan anggaran sebesar Rp 244.569.000,- terealisasi sebesar Rp. 212.270.200,- (86,79%). Evaluasi capaian kinerja Rencana Kerja kegiatan tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut: No Kegiatan Target Kinerja Rencana Kerja PD TH.2019 Realisasi TH.2019 Realisasi Rencana Kerja Tingkat Realisasi (%) 1 Penyuluhan pencegahan peredaran

penggunaan miras dan narkoba - Sosialisasi

- Test narkoba bagi ASN dan aparatur pemerintah desa

160 org 400 org 160 org 400 org 100 % 100 %

10) Program Pengembangan Wawasan Kebangsaan

Program Pengembangan Wawasan Kebangsaan dengan 4 (empat) kegiatan, dengan dukungan anggaran sebesar Rp 440.000.000,- yang terealisasi sebesar Rp 414.935.460,- (94,30%). Evaluasi capaian kinerja Rencana Kerja kegiatan tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut: No Kegiatan Target Kinerja Rencana Kerja PD TH.2019 Realisasi TH.2019 Realisasi Rencana Kerja Tingkat Realisasi (%) 1 Peningkatan Toleransi dan Kerukunan

dalam kehidupan beragama - FGD - Kemah Bakti 40 orang 80 orang 40 orang 80 orang 100 % 100 % 2 Peningkatan Rasa Solidaritas dan

ikatan social dikalangan masyarakat (FKDM)

127 orang 127 orang 140 %

3 Peningkatan Kesadaran Masyarakat akan nilai- nilai luhur buadaya bangsa

19 grup 19 grup 100 %

4 Seminar, Sosialisasi, Diskusi Pembauran Bangsa Indonesia

- Workshop Kebangsaan - Meet matching antar etnis - Bazaar Kebangsaan 112 orang 114 orang 19 grup 112 orang 114 orang 19 grup 100% 100 % 100 %

(11)

11) Program Kemitraan Pengembangan Wawasan Kebangsaan

Program Pengembangan Wawasan Kebangsaan terdiri dari 1 (satu) kegiatan dengan anggaran sebesar Rp 135.000.000,- dengan realisasi sebesar Rp 119.116.000,- (88,23 %). Evaluasi capaian kinerja Rencana Kerja kegiatan tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut: No Kegiatan Target Kinerja Rencana Kerja PD TH.2019 Realisasi TH.2019 Realisasi Rencana Kerja Tingkat Realisasi (%) 1 Seminar ,talk show ,diskusi peningkatan

wawasan kebanagsaan - Seminar wasbang - Bimtek bela negara

- Upacara peringatan hari bela negara 300 orang 80 orang 500 orang 300 orang 80 orang 500 orang 100 % 100 % 100 %

12) Program Pendidikan Politik Masyarakat

Program Pendidikan Politik Masyarakat terdiri dari 3 (tiga) kegiatan, dengan dukungan anggaran sebesar Rp. 357.000.000,- dan realisasi sebesar sebesar Rp 354.187.435,- (99,21 %). Evaluasi capaian kinerja Rencana Kerja kegiatan tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut : No Kegiatan Target Kinerja Rencana Kerja PD TH.2019 Realisasi TH.2019 Realisasi Rencana Kerja Tingkat Realisasi (%) 1 Penyuluhan kepada masyarakat

- Diseminasi - Desk Banpol

- Bimtek TOT Kader Pemilu

960 orang 45 orang 130 orang 960 orang 45 orang 130 orang 100% 100% 100 % 2 Koordinasi forum-forum diskusi politik

- Seminar 320 orang 320 orang 100%

100% 3 Penyusunan data base Parpol 1 dokumen 1 dokumen 100 %

13) Program Pembinaan Organisasi Kemasyarakatan

Program Pembinaan Organisasi Kemasyarakatan terdiri dari 3 (tiga) kegiatan, dengan anggaran sebesar Rp 45.000.000 dan terealisasi sebesar Rp 43.755.804,- (97,23%) Evaluasi capaian kinerja Rencana Kerja kegiatan tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut:

(12)

Rencana Kerja Kesbangpol Tahun 2021

12

No Kegiatan Target Kinerja Rencana Kerja PD TH.2019 Realisasi TH.2019 Realisasi Rencana Kerja Tingkat Realisasi (%) 1 Pendataan dan verifikasi Organaisasi

kemasyarakatan

1 dok 1 dok 100 %

2 Penyuluhan Organaisasi

kemasyarakatan 160 org 160 org 100 %

3 Monitoring, evaluasi dan pelaporan

-

Parpol

-

Ormas 9 parpol 160 ormas 9 parpol 160 ormas 100 % 100 %

Evaluasi Terhadap Hasil Renja Perangkat Daerah Kabupaten Semarang Tahun 2019 secara lengkap dapat dilihat dalam tabel 2.2 berikut ini :

(13)
(14)
(15)
(16)
(17)

2.2 ANALISIS KINERJA PELAYANAN KANTOR KESATUAN BANGSA DAN POLITIK

Indikator Kinerja Kegiatan Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Semarang Tahun 2019 sebagai berikut :

Tabel 2.3

Indikator Kinerja Kegiatan

Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Semarang Tahun 2019

No Indikator Kinerja Satuan Capaian Tahun 2018 Tahun 2019 Target Realisasi %

1 Jumlah Demo Kegiatan 14 12 5 41,67

2 Kegiatan Pembinaan

Terhadap Ormas Kegiatan 1 2 2 100

3 Jumlah Ormas Ormas 165 172 192 111,63

4 Forum Kewaspadaan Dini

Masyarakat (FKDM) Kegiatan 6 3 3 100

5 Forum Persaudaraan

Bangsa Indonesia (FPBI) Kegiatan 1 1 1 100

Menurut KBBI, demonstrasi adalah pernyataan protes yang dikemukakan secara massal disebut juga dengan unjuk rasa. Demonstrasi merupakan satu dari sekian banyak cara untuk menyampaikan pendapat. Kebebasan dalam menyampaikan pendapat ini juga merupakan implementasi dari demokrasi Pancasila yang dianut oleh negara Indonesia. Selain itu, gerakan menyampaikan pendapat atau demonstrasi ini juga diatur di dalam undang-undang negara. Pada tahun 2019 terjadi 5 (lima) demonstrasi di Kabupaten Semarang, yaitu :

a. Demonstrasi yang dilakukan oleh buruh berkaitan dengan kenaikan upah minimum kabupaten (UMK).

b. Demontrasi yang dilakukan oleh masyarakat berkaitan dengan proyek jalan tol atas janji sarana dan prasarana publik yang akan disediakan oleh PT Trans Marga Jateng (TMJ). c. Demonstrasi yang dilakukan oleh masyarakat Desa Plumbon yang menuntut

diturunkannya Kepala Desa Plumbon berkaitan dengan kurannya transparasi desa dalam penggunaan anggaran desa.

d. Demontrasi yang dilakukan oleh masyarakat sebagai bentuk protes terhadap penggusuran yang dilakukan oleh PT KAI.

e. Demontrasi di desa Candi Bandungan berkaitan dengan penolakan pembangunan pembangkit listrik tenaga panas bumi.

Demonstrasi yang dilakukan oleh masyarakat tersebut berjalan dengan baik, teratur dan terarah dan tidak anarkis. Pada tahun 2019, Kantor Kesbangpol memprediksi terjadi 12 kali demonstrasi dengan jumlah realisasi 5 kali. Jumlah demontrasi yang terjadi pada tahun 2019

(18)

Rencana Kerja Kesbangpol Tahun 2021

18

mengalami penurunan dibandingkan pada tahun 2018, pada tahun 2018 terjadi 14 demontrasi. Penurunan jumlah demonstrasi ini, mengindikasikan beberapa hal antara lain:

a. Peningkatan kondusivitas situasi dan kondisi wilayah di Kabupaten Semarang.

b. Peningkatan cegah dini dan deteksi dini yang dilakukan oleh Pemerintah dalam mengelola isu- isu strategis yang ada di Kabupaten Semarang.

c. Peningkatan fasilitasi yang diberikan oleh Pemerintah untuk masyarakat dalam menyampaikan aspirasinya seperti informasi pelayanan publik dan pengaduan secara online.

Definisi ormas menurut Undang- Undang no 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan adalah organisasi yang didirikan dan dibentuk oleh masyarakat secara sukarela berdasarkan kesamaan aspirasi, kehendak, kebutuhan, kepentingan, kegiatan, dan tujuan untuk berpartisipasi dalam pembangunan demi tercapainya tujuan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila. Jumlah ormas di Kabupaten Semarang pada tahun 2019 sebanyak 192 ormas dengan rincian sebagai berikut :

Tabel 2.4

Capaian Indikator Kinerja Urusan Kesatuan Bangsa dan Politik

No Bidang Ormas Satuan Jumlah

1 Profesi Buah 15

2 Keagamaan Buah 24

3 Sosial Budaya Buah 14

4 Sosial Kemasyarakatan Buah 39

5 Hukum Buah 87

6 Partai Politik Buah 16

Jumlah 192

Jumlah ormas di Kabupaten Semarang pada tahun 2019 mengalami peningkatan sebanyak 27 ormas. Peningkatan jumlah ormas ini dikarenakan berdirinya ormas baru dan peningkatan kesadaran ormas dalam melaporkan keberadaannya ke Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik. Dalam mengelola ormas yang di Kabupaten Semarang, Kantor Kesbangpol pada tahun 2019 menyelenggarakan kegiatan pembinaan terhadap ormas sebanyak 2 kegiatan. 1(satu) kegiatan ialah penyuluhan dalam rangka meningkatkan partisipasi ormas dalam pembangunan di Kabupaten Semarang dan 1(satu) kegiatan berupa fasilitasi pengajuan dan pengelolaan dana hibah yang diterima oleh ormas.

Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat adalah wadah bagi elemen masyarakat yang dibentuk dalam rangka menjaga dan memelihara kewaspadaan dini masyarakat. Forum ini diharapkan dapat menjadi mitra bagi pemerintah dalam mendeteksi, mengidentifikasi, menilai, menganalisis, menafsirkan, dan menyajikan informasi, memberikan peringatan dini untuk mengantisipasi berbagai potensi bentuk ATHG di daerah. Pada tahun 2019, Kantor Kesbangpol menyelenggarakan kegiatan dalam rangka optimalisasi peran FKDM sebanyak 3 (tiga) kali. Hal

(19)

ini sesuai dengan target yang telah ditentukan. Kegiatan yang dilakukan berupa sosialisasi dalam rangka meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap situasi dan kondisi di wilayahnya. Penurunan jumlah kegiatan FKDM jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya dikarenakan keterbatasan anggaran dan berkaitan dengan terbitnya Permendagri No 46 Tahun 2019 Tentang Perubahan Atas Permendagri No 2 Tahun 2018 Tentang Kewaspadaan Dini Di Daerah.

Forum Pembauran Bangsa Indonesia merupakan forum yang dibentuk berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 34 Tahun 2006 Tentang Pedoman Penyelenggaraan Pembauran Kebangsaan Di Daerah. Dalam Permendagri No 34 Tahun 2006 Forum Pembauran Kebangsaan diartikan sebagai wadah informasi, komunikasi, konsultasi, dan kerjasama antara warga masyarakat yang diarahkan untuk menumbuhkan, memantapkan, memelihara dan mengembangkan pembauran kebangsaan. Penyelenggaraan pembauran kebangsaan adalah proses pelaksanaan kegiatan integrasi anggota masyarakat dari berbagai ras, suku, etnis, melalui interaksi sosial dalam bidang bahasa, adat istiadat, seni budaya, pendidikan, dan perekonomian untuk mewujudkan kebangsaan Indonesia tanpa harus menghilangkan identitas ras, suku, dan etnis masing-masing dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pada tahun 2019, Kantor Kesbangpol menyelenggarakan 1 (satu) kegiatan pembauran kebangsaan, hal ini sesuai dengan target yang telah ditentukan. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka mengelola perkembangan isu- isu nasional berkaitan dengan penguatan primodialisme yang dapat mengancam pembauran kebangsaan Indonesia.

2.3 ISU PENTING PENYELENGGARAAN TUGAS DAN FUNGSI KANTOR KESBANGPOL

Kehidupan di masyarakat terus berkembang dan semakin kompleks. Dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Semarang menghadapi beberapa permasalahan dan permasalahan tersebut berpotensi terjadi lagi diwaktu yang akan datang. Berikut ini potensi permasalahan yang di hadapi oleh Kantor Kesbangpol Kabupaten Semarang :

1. Bidang wawasan kebangsaan, ketahanan ekonomi, sosial, budaya dan agama

a. Menurunnya pemahaman, kesadaran, dan pengamalan terhadap empat pilar kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika di Masyarakat b. Menurunnya kecintaan terhadap nilai- nilai budaya bangsa Indonesia di masyarakat c. Menurunnya kesadaran terhadap pelestarian dan pengamalan nilai-nilai dan etika

budaya bangsa di masyarakat.

d. Derasnya arus masuk budaya asing yang kurang sesuai dengan nilai- nilai budaya bangsa dan Pancasila yang berdampak pada penurunan moral dan budaya di masyarakat.

e. Menurunnya tingkat toleransi dalam kehidupan beragama, yang berpotensi menimbulkan ketidakharmonisan hubungan intra dan antar umar beragama/penghayat kepercayaan.

(20)

Rencana Kerja Kesbangpol Tahun 2021

20

f. Kesenjangan sosial dan ekonomi di masyarakat yang dapat berpotensi menimbulkan

konflik.

2. Bidang kewaspadaan dini dan penanganan konflik

a. Maraknya aksi unjuk rasa oleh organisasi kemasyarakatan atau kelompok masyarakat dalam menyampaikan aspirasinya

b. Meningkatnya angka kriminalitas c. Masyarakat mudah terprovokasi

3. Bidang Pemberantasan Penyakit Masyarakat

a. Kurangnya kepedulian masyarakat untuk melaporkan aktifitas yang berkaitan dengan narkoba di lingkungannya

b. Masyarakat belum optimal dalam memahami bahaya narkoba dan zak adiktif lainnya c. Wilayah Kabupaten Semarang yang luas menjadi rentan untuk menjadi daerah

sasaran peredaran narkoba 4. Bidang politik dalam negeri

a. Belum optimalnya proses penguatan kualitas dan kapasitas kelembagaan demokrasi. b. Pratik- praktik politik yang tidak sesuai dengan nilai- nilai dalam Pancasila seperti

politik uang dalam pemilu, maraknya kampanye hitam, pelaksanaan kampanye yang menyalahi aturan.

c. Penurunan partisipasi masyarakat dalam pemilihan umum. d. Peningkatan golput masih terjadi di Kabupaten Semarang . 5. Bidang organisasi kemasyarakatan

a. Ormas yang belum berkontribusi secara optimal dalam proses pembangunan di Kabupaten Semarang.

b. Ormas yang melakukan kegiatan melampaui kewenangannya dan atau menimbulkan keresahan di masyarakat.

c. Konflik intern dan antar ormas.

d. Ormas belum secara aktif melaporkan kegiatannya ke Pemerintah Kabupaten Semarang yang berdampak pada keterbatasan Pemerintah dalam melakukan monitoring dan evalasi kegiatan ormas.

e. Ormas yang belum berbadan hukum atau memiliki Surat Keterangan Terdaftar (SKT).

2.4 Penelaah Usulan Program dan Kegiatan Masyarakat

Penyusunan Rencana Kerja Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik setiap tahunnya disusun berdasarkan 5 pendekatan, yaitu politik, teknokratik, partisipatif, atas – bawah (top – down). bawah – atas (bottom-up). Pendekatan perencanaan atas bawah dan bawah atas merupakan perencanaan pembangunan dilaksanakan menurut jenjang pemerintahan. Rencana hasil proses atas-bawah dan bawah-atas diselaraskan melalui musyawarah (musrenbang) Perencanaan Pembangunan yang dihasilkan lewat Metode Penjaringan Aspirasi yang dilaksanakan baik di tingkat Kabupaten, dan Kecamatan.

(21)

Aspirasi yang ada kemudiaan dianalisis untuk dijadikan sebagai kegiatan yang akan dilaksanakan di tahun 2021 dengan tetap memperhatikan isu strategis yang berkembang di Kabupaten Semarang dan tingkat nasional, skala prioritas dan ketersediaan anggaran. Aspirasi masyarakat yang berkaitan dengan tupoksi Kantor Kesbangpol Kab. Semarang yang didapatkan pada Musrenbang tingkat Kecamatan dan Kabupaten yaitu sosialisasi bahaya narkoba dan minuman keras, pendidikan politik untuk masyarakat, pelatihan bela negara, dan penguatan ideologi bangsa. Berikut adalah Usulan Program dan Kegiatan dari Masyarakat Tahun 2021 yang masuk pada program kegiatan Kantor Kesbangpol tahun 2021 :

Tabel 2.5

Usulan Program dan Kegiatan dari Masyarakat Tahun 2021 Kabupaten Semarang

NO Program/Kegiatan Lokasi Indikator

Kinerja Besaran/ Volume

1 2 3 4 5

1 Program Penguatan Ideologi Pancasila Dan Karakter Kebangsaan

Kegiatan :

Perumusan Kebijakan Teknis dan pemantapan pelaksanaan Bidang ideologi Pancasila danKarakter Kebangsaan Sub Kegiatan :

Pelaksanaan Koordinasi di Bidang Ideologi Wawasan Kebangsaan, Bela Negara, KarakterBangsa, Pembauran Kebangsaan, Bineka Tunggal Ika dan Sejarah Kebangsaan

Uraian :

1. Peningkatan wawasan kebangsaan dan kesadaran nilai luhur bangsa

2. Pembinaan ideologi negara

3. Pelatihan Bela Negara

Kecamatan Banyubiru Kecamatan Getasan Kecamatan Bandungan Sosialisasi kepada masyarakat Sosialisasi kepada Linmas, perangkat desa, masyarakat Pelatihan kepada masyarakat 1 kegiatan 1 kegiatan 1 kegiatan

(22)

Rencana Kerja Kesbangpol Tahun 2021

22

NO Program/Kegiatan Lokasi Indikator

Kinerja Besaran/ Volume

1 2 3 4 5

2

3

Program Peningkatan Peran Partai Politik Dan Lembaga Pendidikan Melalui

Pendidikan Politik Dan Pengembangan Kegiatan :

Perumusan Kebijakan Teknis Dan Pemantapan Pelaksanaan Bidang Pendidikan Politik, Etika Budaya Politik, Peningkatan Demokrasi, Fasilitasi Kelembagaan Pemerintahan, Perwakilan dan Partai Politik, Pemilihan

Umum/Pemilihan Umum Kepala Daerah Sub kegiatan :

Pelaksanaan Kebijakan Di Bidang Pendidikan Politik, Etika Budaya Politik, Peningkatan Demokrasi, Fasilitasi Kelembagaan Pemerintahan, Perwakilan dan Partai Politik, Pemilihan

Umum/Pemilihan Umum Kepala Daerah Uraian :

1. Pendidikan politik untuk pemilih pemula

2. Pendidikan politik untuk pemilih pemula

3. Pendidikan politik untuk masyarakat

Program Pembinaan Dan Pengembangan Ketahanan Ekonomi, Sosial, Dan Budaya Kegiatan :

Perumusan Kebijakan Teknis Dan Pemantapan Pelaksanaan Bidang Ketahanan Ekonomi, SosialDan Budaya Sub kegiatan :

Pelaksanaan Kebijakan di Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya dan Fasilitasi Pencegahan Penyalagunaan Narkotika, Fasilitasi Kerukunan Umat Beragama dan PenghayatKepercayaan di Daerah Kecamatan Banyubiru Kecamatan Getasan Kecamatan Sumowono Sosialisasi untuk pemilih pemula Sosialisasi untuk pemilih pemula Sosialisasi untuk masyarakat 1 kegiatan 1 kegiatan 1 kegiatan

(23)

NO Program/Kegiatan Lokasi Indikator

Kinerja Besaran/ Volume

1 2 3 4 5

Uraian :

1. Penyuluhan bahaya narkoba

2. Penyuluhan pencegahan peredaran penggunaan miras dan narkoba 3. Penyuluhan pencegahan peredaran

penggunaan miras dan narkoba 4. Sosialisasi pencegahan narkoba bagi

pemuda Kecamatan Getasan Kecamatan Jambu Kecamatan Pabelan Kecamatan Sumowono Penyuluhan kepada masyarakat Penyuluhan kepada masyarakat Penyuluhan kepada masyarakat Sosialisasi bagi pemuda 1 kegiatan 1 kegiatan 1 kegiatan 1 kegiatan

(24)

Rencana Kerja Kesbangpol Tahun 2021

24

BAB III

TUJUAN DAN SASARAN PERANGKAT DAERAH

3.1 TELAAH TERHADAP KEBIJAKAN NASIONAL DAN PROVINSI

Rencana kerja (Rencana Kerja) Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Semarang merupakan bagian dari sistem perencanaan pembangunan Nasional, sistem perencanaan pembangunan Provinsi Jawa Tengah serta sistem perencanaan pembangunan Kabupaten Semarang. Penyusunan rencana kerja Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Semarang 2021 berpedoman dengan Renstra Kantor Kesbangpol tahun 2016 – 2021.

Sesuai dengan tupoksinya, Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Semarang merupakan perangkat daerah yang mendukung terwujudnya “Indonesia berpenghasilan menengah - tinggi yang sejahtera, adil dan berkesinambungan” khususnya pada pembangunan nasional ke 4 yaitu revolusi mental dan pembangunan kebudayaan dan pembangunan nasional ke 7 yaitu memperkuat stabilitas polhukhankam(politik, hukum, pertahanan dan keamanan) dan transformasi pelayanan publik pada RPJMN 2020 – 2024. Adapun program prioritas nasional yang didukung oleh Kantor Kesbangpol adalah konsolidasi demokrasi dan menjaga stabilitas keamanan. Di tingkat Provinsi, visi Provinsi Jawa Tengah sesuai dengan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 5 Tahun 2019 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2018 – 2023 yaitu “Menuju Jawa Tengah Sejahtera dan Berdikari, Tetep Mboten Korupsi, Mboten Ngapusi”. Sejahtera berarti masyarakat Jawa Tengah Sejahtera tercukupi segala kebutuhan dasarnya secara adil dan merata berprinsip pada peri kemanusiaan dan peri keadilan. Dalam lingkungan masyarakat yang sejahtera akan tercipta hubungan sosial yang nyaman dan aman, tanpa adanya diskriminasi SARA, serta tercipta relasi yang dinamis, saling menghargai, saling pengertian, dan toleransi yang tinggi. Berdikari berarti merupakan sebuah tujuan agar masyarakat mampu memenuhi segala kebutuhan dasarnya secara mandiri dan cukup.

Dalam mewujudkan visi pembangunan daerah Jawa Tengah tahun 2018-2023, ditetapkan misi pembangunan daerah Provinsi Jawa Tengah sebagai berikut :

1. Membangun masyarakat Jawa Tengah yang religius, toleran dan guyub untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia

Misi ini menggambarkan sebuah kondisi yang ingin diciptakan dalam rangka mewujudkan masyarakat yang sejahtera, tercermin dari rasa aman dan nyaman yang dirasakan dalam kehidupan masyarakat. Menciptakan kondisi obyektif yang memungkinkan interaksi antar umat beragama untuk saling menghormati dan

(25)

menghargai satu sama lain, mendorong keberagaman, kebhinekaan, dan toleransi dalam kerangka kesatuan.

2. Mempercepat reformasi birokrasi yang dinamis serta memperluas sasaran ke pemerintahan Kabupaten/Kota

Misi ini bertujuan untuk semakin mempercepat implementasi reformasi birokrasi secara optimal berlandaskan nilai “Mboten Korupsi, Mboten Ngapusi”.

3. Memperkuat kapasitas ekonomi rakyat dan membuka lapangan kerja baru untuk mengurangi kemiskinan dan pengangguran

Misi ini mengarahkan kebijakan program dan kegiatan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam rangka menurunkan jumlah penduduk miskin, yang didukung oleh perekonomian daerah yang stabil, berkualitas, inklusif, dan menyebar.

4. Menjadikan rakyat Jawa Tengah lebih sehat, lebih pintar, lebih berbudaya dan mencintai lingkungan

Misi ini mengarah pada kualitas dan daya saing sumberdaya manusia Jawa Tengah, agar semakin sehat, pintar, berbudaya, dan lebih mencintai lingkungan.

RPJMD Provinsi Jawa Tengah Tahun 2018 – 2023 menjadi salah satu bahan telaah penyusunan Renstra dan Renja Kantor Kesbangpol Kabupaten Semarang tahun 2021. Sebagai penyusun dan pelaksana kebijakan daerah dibidang kesatuan bangsa dan politik, Kantor Kesbangpol berkomitmen untuk mendukung terciptanya Provinsi Jawa Tengah yang sejahtera dan berdikari. Menciptakan hubungan sosial yang nyaman dan aman, tanpa adanya diskriminasi SARA, serta tercipta relasi yang dinamis, saling menghargai, saling pengertian, dan toleransi yang tinggi di wilayah Kabupaten Semarang.

3.2 TUJUAN DAN SASARAN RENCANA KERJA KANTOR KESBANGPOL

Penetapan tujuan dan sasaran didasarkan pada identifikasi faktor-faktor kunci keberhasilan yang ditetapkan setelah penetapan visi dan misi SKPD. Penetapan tujuan akan mengarah kepada rumusan sasaran kebijakan program dan kegiatan dalam rangka mencapai visi dan melaksanakan misi, memecahkan permasalahan dan menangani isu strategis yang dihadapi. Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Semarang sesuai dengan Peraturan Daerah nomor 11 tahun 2013 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Perencanaan Pembangunan Daerah , Inspektorat , Lembaga Teknis daerah dan Kantor Pelayanan Perijinan Terpadu Kabupaten Semarang , serta Peraturan Bupati Semarang Nomor 91 tahun 2011 Tentang Tugas Pokok , Fungsi dan rincian tugas Organisasi dan tata Kerja Badan Perencanaan Pembangunan Daerah , Inspektorat , Lembaga Teknis daerah dan Kantor Pelayanan Perijinan Terpadu Kabupaten Semarang adalah melaksanakan penyusunan dan pelaksanaan kebijakan daerah dibidang Kesatuan Bangsa dan Politik. Dalam rangka menunjang pembangunan daerah sesuai dengan

(26)

Rencana Kerja Kesbangpol Tahun 2021

26

tugas pokok dan fungsinya, maka Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik dituntut untuk senantiasa menciptakan iklim yang kondusif masyarakat di Kabupaten Semarang . Visi Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik dalam menghadapi masa depan dan tuntutan kerja secara profesional adalah

“Sebagai Fasilitator terwujudnya kondisi kehidupan masyarakat Kabupaten Semarang yang Tentram , Tertib , dinamis ,partisipatif dan demokratif “ dan Lima misi Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Semarang yaitu :

1. Memberdayakan masyarakat dalam rangka meningkatkan , memantapkan persatuan dan kesatuan bansga serta mendorong perkembangan demokratis.

2. Meningkatkan dan memelihara ketentraman serta pemantauan terhadap kondisi dan situasi daerah.

3. Meningkatkan kesadaran dan peran serta masyarakat dibidang politik.

4. Meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya penggunaan narkoba dan minuman keras. 5. Meningkatklan pemahaman masyarakat terhadap ideology Pancasila ,UUD 1945 , NKRI dan

Bhineka Tunggal Ika.

Dari Visi dan Misi Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Semarang tersebut, maka dirumuskan program-program dan kegiatan-kegiatan dalam Rencana Kerja Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Semarang periode 2018 yang menjadi tugas dan fungsinya.

Untuk mewujudkan keberhasilan visi Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Semarang, maka tujuan dan sasaran untuk melaksanakan masing-masing misi adalah sebagai berikut

1) Tujuan yang diharapkan adalah sebagai berikut :

a. Terwujudnya iklim yang kondusif di Kabupaten Semarang b. Terciptanya kerukunan umat beragama

c. Berkurangnya penyalahgunaanj obat-obatan terlarang. d. Tumbuhnya keasadaran berpolitik pada masyuarakat. e. Tersusunnya data base Ormas dan Parpol.

f. Terwujudnya pemantapan ketahanan bangsa , wawasan kebangsaan , ideologi Negara dan pembauran bangsa

2) Sasaran yang diharapkan adalah sebagai berikut : a. Menciptakan iklim yang kondusif.

b. Menciptakanan kerukunan umat beragama.

c. Mengurangi penyalahgunaan obat-obatan terlarang, d. Menumbuhkan keasadaran berpolitik pada masyarakat. e. Penyusunan data base parpol dan Ormas.

(27)

f. Mewujudkan pemantapan ketahanan bangsa , wawasan kebangsaan, ideology Negara dan pembauran bangsa.

3.3 PROGRAM DAN KEGIATAN

Dalam rangka mewujudkan visi Pemerintah Kabupaten Semarang dan mendukung misi Kabupaten Semarang khusunya misi ke – 1 yaitu Meningkatkan kualitas sumber daya masyarakat Kabupaten Semarang yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berbudaya serta menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi dan misi ke 3 yaitu Meningkatkan kepemerintahan yang baik (good governance), demokratis, dan bertanggung jawab, didukung oleh aparatur yang kompeten dan profesional, bebas dari praktik korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), penyusunan program dan kegiatan di bidang kesatuan bangsa dan politik diarahkan dan diprioritaskan sesuai dengan visi dan misi tersebut.

Program dan kegiatan di tahun 2021 disusun berdasarkan Permendagri 90 tahun 2019 tentang Tentang Klasifikasi, Kodefikasi, Dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan Dan Keuangan Daerah. Hal ini berbeda dengan penyusunan renja- renja tahun sebelumnya seperti renja tahun 2019 dan 2020 yang disusun berdasarkan Permendagri 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian Dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah.

Berdasarkan pemetaan program kegiatan yang ada, jika pada tahun 2019 Kantor Kesbangpol memiliki 13 program dan 32 kegiatan maka di tahun 2021 Kantor Kesbangpol memiliki 6 program 9 kegiatan dan 34 sub kegiatan. Program, kegiatan dan sub kegiatan Kantor Kesbangpol pada rencana kerja tahun 2021, sebagai berikut :

1. Program Penguatan Ideologi Pancasila dan Karakter Kebangsaan Kegiatan :

a. Perumusan Kebijakan Teknis dan Pemantapan Pelaksanaan Di Bidang Ideologi Pancasila dan Karakter Kebangsaan, dengan sub kegiatan :

1) Pelaksanaan Koordinasi di Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, Bela Negara, Karakter Bangsa, Pembauran Kebangsaan, Bhineka Tunggal Ika, Sejarah Kebangsaan

2) Pelaksanaan Monitoring Evaluasi dan Pelaporan di bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, Bela Negara, Karakter Bangsa, Pembauran Kebangsaan, Bhineka Tunggal Ika, Sejarah Kebangsaan

2. Program Peningkatan Peran Partai Politik dan Lembaga Pendidikan Melalui Politik dan Pengembangan

Kegiatan :

a. Perumusan Kebijakan Teknis Dan Pemantapan Pelaksanaan Bidang Pendidikan Politik, Etika Budaya Politik, Peningkatan Demokrasi, Fasilitasi Kelembagaan

(28)

Rencana Kerja Kesbangpol Tahun 2021

28

Pemerintahan, Perwakilan dan Partai Politik, Pemilihan Umum/Pemilihan Umum Kepala Daerah , dengan sub kegiatan :

1) Pelaksanaan Kebijakan Di Bidang Pendidikan Politik, Etika Budaya Politik, Peningkatan Demokrasi, Fasilitasi Kelembagaan Pemerintahan, Perwakilan dan Partai Politik, Pemilihan Umum/Pemilihan Umum Kepala Daerah.

2) Pelaksanaan Koordinasi Di Bidang Pendidikan Politik, Etika Budaya Politik, Peningkatan Demokrasi, Fasilitasi Kelembagaan Pemerintahan, Perwakilan dan Partai Politik, PemilihanUmum/Pemilihan Umum Kepala Daerah.

3) Pelaksanaan Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan di Bidang Pendidikan Politik, Etika Budaya Politik, Peningkatan Demokrasi, Fasilitasi Kelembagaan Pemerintahan, Perwakilan dan Partai Politik, Pemilihan Umum/Pemilihan Umum Kepala Daerah.

3. Program Pemberdayaan dan Pengawasan Organisasi Kemasyarakatan Kegiatan :

a. Perumusan Kebijakan Teknis dan Pemantapan Pelaksanaan Bidang Pemberdayaan dan Pengawasan Organisasi Kemasyarakatan, dengan sub kegiatan :

1) Penyusunan Program Kerja dibidang Pendaftaran Ormas, Pemberdayaan Ormas, Evaluasi danMediasi Sengketa Ormas, Pengawasan Ormas dan Ormas Asing di Daerah

2) Pelaksanaan Kebijakan dibidang Pendaftaran Ormas, Pemberdayaan Ormas, Evaluasi dan Mediasi Sengketa Ormas, Pengawasan Ormas danOrmas Asing di Daerah

3) Pelaksanaan Monitoring Evaluasi dan Pelaporan Dibidang Pendaftaran Ormas, PemberdayaanOrmas, Evaluasi dan Mediasi Sengketa Ormas, Pengawasan Ormas dan Ormas Asing di Daerah

4. Program Pembinaan dan Pengembangan Ketahanan Ekonomi, Sosial dan Budaya Kegiatan :

a. Perumusan Kebijakan Teknis Dan Pemantapan Pelaksanaan Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial Dan Budaya, dengan sub kegiatan :

1) Pelaksanaan Kebijakan di Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya dan Fasilitasi Pencegahan Penyalagunaan Narkotika, Fasilitasi Kerukunan Umat Beragama dan PenghayatKepercayaan di Daerah

2) Pelaksanaan Koordinasi di Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya dan Fasilitasi Pencegahan Penyalagunaan Narkotika, Fasilitasi Kerukunan Umat Beragama dan PenghayatKepercayaan di Daerah

3) Pelaksanaan Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan di Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya dan Fasilitasi Pencegahan Penyalagunaan Narkotika, Fasilitasi Kerukunan Umat Beragamadan Penghayat Kepercayaan di Daerah

(29)

5. Program Peningkatan Kewaspadaan Nasional dan Peningkatan Kualitas Dan Fasilitasi Penanganan Konflik Sosial

Kegiatan :

a. Perumusan Kebijakan Teknis dan Pelaksanaan Pemantapan Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik Sosial, dengan sub kegiatan :

1) Penyusunan Bahan Perumusan Kebijakan di Bidang Kewaspadaan Dini, Kerjasama Intelijen, Pemantauan Orang Asing, Tenaga Kerja Asing dan Lembaga Asing, Kewaspadaan Perbatasan Antar Negara, Fasilitasi Kelembagaan Bidang Kewaspadaan.

2) Pelaksanaan Kebijakan di Bidang Kewaspadaan Dini, Kerjasama Intelijen, Pemantauan Orang Asing, Tenaga Kerja Asing dan Lembaga Asing, Kewaspadaan Perbatasan Antar Negara, Fasilitasi Kelembagaan Bidang Kewaspadaan.

3) Pelaksanaan Koordinasi di Bidang Kewaspadaan Dini, Kerjasama Intelijen, Pemantauan Orang Asing, Tenaga Kerja Asing dan Lembaga Asing, Kewaspadaan Perbatasan Antar Negara, FasilitasiKelembagaan Bidang Kewaspadaan.

4) Pelaksanaan Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan di Bidang Kewaspadaan Dini, Kerjasama Intelijen, Pemantauan Orang Asing, Tenaga Kerja Asing dan Lembaga Asing, Kewaspadaan Perbatasan Antar Negara, Fasilitasi Kelembagaan Bidang Kewaspadaan.

6. Program Penunjang Pemerintahan Daerah Kegiatan :

a. Perencanaan dan Evaluasi Kinerja Perangkat Daerah, dengan sub kegiatan : 1) Penyusunan Renstra dan Renja Perangkat Daerah

2) Penyusunan Program dan Kegiatan Perangkat Daerah dalam Dokumen Perencanaan

3) Penyusunan Dokumen Evaluasi Perangkat Daerah b. Administrasi Keuangan, dengan sub kegiatan :

1) Penyediaan Gaji dan Tunjangan ASN

2) Penyusunan Akuntansi dan Pelaporan Keuangan c. Administrasi Umum, dengan sub kegiatan :

1) Penyediaan Jasa Surat Menyurat

2) Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumber Daya Air dan Listrik 3) Penyediaan Jasa Kebersihan Kantor

4) Penyediaan Jasa Jaminan Barang Milik Daerah 5) Penyediaan Jasa Perbaikan Peralatan Kerja

6) Penyediaan Komponen Instalasi Listrik/Penerangan Bangunan Kantor 7) Penyediaan Bahan Logistik Kantor

8) Penyediaan Makanan dan Minuman

(30)

Rencana Kerja Kesbangpol Tahun 2021

30

10)Pemeliharaan Rutin/Berkala Gedung Kantor

11)Pemeliharaan Rutin/Berkala Kendaraan Dinas/Operasional 12)Pemeliharaan Rutin/Berkala Perlengkapan Gedung Kantor

d. Peningkatan Disiplin dan Kapasitas Sumber Daya, dengan sub kegiatan : 1) Pengadaan Pakaian Dinas Beserta Perlengkapannya

2) Pendidikan dan Pelatihan Formal

(31)

BAB IV

RENCANA KERJA DAN PENDANAAN TAHUN 2021

Program adalah himpunan dari beberapa kegiatan yang nyata, terpadu dan sistematis yang akan dilaksanakan oleh elemen-elemen yang terdapat dan menjadi bagian dari suatu organisasi dalam rangka mencapai tujuan dan sasaran. Dalam penyusunan program untuk mencapai tujuan dan sasaran Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik ada beberapa kriteria sebagai landasan pertimbangan antara lain: 1. Memperhatikan tugas pokok dan fungsi dari Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik.

2. Memperhatikan skala prioritas dalam mendukung pencapaian Visi dan Misi Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik maupun Visi dan Misi Pemerintah Kabupaten Semarang.

3. Memperhatikan program Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

4. Mempertimbangkan hasil evaluasi program dan kegiatan tahun-tahun sebelumnya, saat ini dan yang akan datang.

Untuk mencapai sasaran prioritas pembangunan, ditetapkan rencana program, kegiatan dan sub kegiatan tahun 2021 beserta pagu indikatif pendanaannya dari belanja langsung. Secara lebih terperinci uraian program, kegiatan, sub kegiatan, indikator kinerja dan pagu indikatif rencana kerja tahun 2021 Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik yang disusun berdasarkan Permendagri 90 tahun 2019 dapat dilihat berikut ini :

(32)

Rencana Kerja Kesbangpol Tahun 2021

32

(33)
(34)
(35)
(36)
(37)
(38)
(39)
(40)
(41)
(42)
(43)
(44)
(45)

BAB V

PENUTUP

Rencana Kerja Perangkat Daerah

Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Semarang

Kabupaten Semarang ini merupakan rencana kerja tahunan yang dibuat berdasarkan Rencana Strategis (Renstra) Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik yang digunakan untuk menunjang tercapainya visi dan misi Pemerintah Daerah serta target dan sasaran pembangunan yang merupakan penjabaran dari Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Kabupaten Semarang tahun 2021. Rencana Kerja Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Semarang tahun 2021 merupakan pedoman bagi Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik selama kurun waktu 1 (satu) tahun dalam menyusun kegiatan-kegiatan secara terperinci sesuai dengan kemampuan keuangan daerah, sehingga program kerja maupun rencana kerja dapat berjalan sesuai rencana dengan memegang prinsip efesiensi, efektivitas, transparansi, akuntabilitas dan partisipasi.

Rencana kerja Kantor Kesbangpol Kabupaten Semarang tahun 2021 disusun berdasarkan Permendagri 90 tahun 2019 tentang Klasifikasi, Kodefikasi, Dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan Dan Keuangan Daerah. Dengan dasar Permendagri tersebut dihasilkan 6 program 9 kegiatan dan 33 sub kegiatan yang diharapkan dapat menjadi mewadahi semua tugas pokok dan fungsi dibidang kesatuan bangsa dan politik. Penyusunan renja ini selain menggunakan pendekatan politik, teknokratik, partisipatif, atas – bawah (top – down), juga menggunakan pendekatan bawah – atas (

bot

tom-up). Dengan pendekatan tersebut diharapkan renja ini dapat menampung usulan dan menjawab permasalahan yang terjadi di masyarakat.

Akhirnya semoga rencana kerja Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Semarang tahun 2021 ini dapat dipedomani dan dilaksanakan oleh seluruh Aparatur di lingkungan Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Semarang.

Ungaran, Februari 2020

KEPALA KANTOR KESATUAN BANGSA DAN POLITIK KABUPATEN SEMARANG

Drs. HARIS PRANOWO

Pembina Tingkat I NIP. 19620824 198503 1 017

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :