• Tidak ada hasil yang ditemukan

PROPORSI GLUKOSA HATI DAN LEMAK ABDOMINAL PUYUH FASE LAYER YANG DIPAPAR GLUKOSA.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PROPORSI GLUKOSA HATI DAN LEMAK ABDOMINAL PUYUH FASE LAYER YANG DIPAPAR GLUKOSA."

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

PROPORSI GLUKOSA HATI DAN LEMAK ABDOMINAL PUYUH FASE LAYER YANG DIPAPAR GLUKOSA

ROBBI ALKAUTSAR

ABSTRAK

Penelitian tentang proporsi glukosa hati dan lemak abdominal puyuh (Cortunix cortunix japonica) yang diberi glukosa telah dilaksanakan pada bulan Januari 2013 hingga Februari 2013, di Kandang Unggas, Fakultas Peternakan UNPAD dan analisis di laboratorium Fisiologi dan Biokimia Fakultas Peternakan UNPAD. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian glukosa terhadap kadar glukosa jaringan hati dan proporsi lemak abdominal. Penelitian menggunakan metode eksperimental, Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 macam perlakuan dan 5 kali ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah mencekok puyuh dengan level glukosa yaitu tanpa perlakuan, P1 : 5 g, P2 : 10 g, dan P3 : 15 g. Data yang diperoleh diuji menggunakan metode uji jarak berganda Duncan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengaruh perlakuan terhadap jumlah kadar glukosa berbeda nyata dibandingkan P0 (0,34 mg/g), P1 (0,56 mg/g), P2 (0,61 mg/g), dan P3 sebesar (0,66 mg/g). Jumlah persentase lemak abdominal berbeda nyata dibandingkan P0 (0,56 %), P1 (1,43 %), P2 (1,51 %), dan P3 sebesar (1,72 %).

(2)

PROPORTION OF LIVER GLUCOSE AND ABDOMINAL FAT OF QUAIL LAYING PERIOD ADMINISTERED A GLUCOSE

ROBBI ALKAUTSAR

ABSTRACT

Research on the proportion of liver glucose and abdominal fat of quail (Cortunix Japonica) administered a glucose conducred from January 2013 to Ferbuary 2013, in Poultry Cage, Padjajaran University Faculty of Animal Husbandry and analyzed at physiology and Biochemical Laboratory Universitas Padjajaran Faculty of Animal Husbandry. The proposes of this study was to determine the effect of glucose on liver tissue glucose levels and abdominal fat proportion. In this study used the experimental methods, completely randomized design (CRD) four reatments and five times replications. The treatments of orally glucose, included without glucose P0, P1 : 5 g, P2 : 10 g, dan P3 : 15 g. The result of research showed that the effect of treatment on the number of glucose level significantly different P0 (0,33 mg/g), less than P1 (0,56 mg/g), P2 (0,61 mg/g), and P3 (0,66 mg/g). The number of abdominal fat precentage significantly different,between P0 (0,55 %), and P1 (1,43 %), P2 (1,5 %), and P3 (1,71 %).

Referensi

Dokumen terkait

PENGARUH PEMBERIAN TEPUNG LIMBAH JERUK MANIS ( Citrus sinensis) DALAM RANSUM TERHADAP KADAR LEMAK DAN KOLESTEROL DAGING PUYUH ( Coturnix-coturnix japonica).. MAXI ELFA M

perbaikan gambaran histopatologis perlemakan hati pada tikus " jantan yang. diberi asupan pakan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsumsi pakan, bobot lemak abdominal dan jumlah folikel ovarium yang berkembang pada puyuh hasil pemeliharaan dengan

Acum Jaya Abadi, Desa Sumur Wiru Kecamatan Cibeureum Kabupaten Kuningan, Jawa Barat pada bulan Oktober hingga bulan Nopember 2014, bertujuan untuk mengetahui

Hasil penelitian menunjukkan terjadi penurunan kadar lemak pada puyuh yang diberi perlakuan Pb-Asetat dalam air minum, hal ini dapat disebabkan salah satu diantaranya adalah

Berdasarkan hasil analisis statistik dapat disimpulkan bahwa pemberian kitosan berpengaruh nyata menurunkan kadar Pb pada darah dan hati puyuh (P<0,05), seiring

Hasil uji kontras ortogonal menunjukkan bahwa puyuh yang diberi ransum dengan TLP mempunyai lemak kasar tercerna lebih tinggi dibandingkan dengan puyuh yang diberi

Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan, proporsi asupan karbohidrat, protein, dan lemak dengan kadar glukosa darah puasa pada penderita