936 PENGARUH EFISIENSI BIAYA OPERASIONAL DENGAN CVP
ANALYSIS TERHADAP TERCAPAINYA PROFIT PADA UD.
ANDRI JAYA
Sylvyah Citra Dewi1, Untung Lasiyono2
Mahasiswa Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana Surabaya 1 Dosen Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana Surabaya 2
[email protected] ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dengan menguji dan menganalisis pengaruh efisiensi biaya operasional dengan cost-volume-profit analysis terhadap tercapainya profit perusahaan pada UD. Andri Jaya. Dalam penelitian ini yang dijadikan sebagai populasi adalah Laporan Keuangan UD. Andri Jaya, kemudian sampel dalam penelitian ini adalah Laporan Keuangan UD. Andri Jaya Tahun 2016-2018. Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi linier sederhana. Data yang digunakan adalah biaya operasional dan tercapainya laba perusahaan tahun 2016-2018. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa hasil uji-t thitung diperoleh sebesar 5,175 dan nilai sig efisiensi biaya operasional sebesar 0,000 (<0,05). Sehingga dari hasil uji-t, dapat disimpulkan bahwa H0
ditolak dan Ha diterima artinya efisiensi biaya operasional dengan cost-volume- profit analysis berpengaruh terhadap tercapainya profit pada UD. Andri Jaya.
Kata kunci : biaya operasional, cost-volume-profit, tercapainya protit ABSTRACT
This research purposes to find out by testing and analyzing the effect of operational cost efficiency with a cost-volume-profit analysis on the achievement of company profits at UD. Andri Jaya. In this research the population which is used is the UD Financial Report. Andri Jaya, then the sample in this research is the UD Financial Report. Andri Jaya Year 2015 to 2018. This research uses a simple linear regression analysis method.
The used datas are operational costs and the achievement of company profits in 2016 to 2018. The results in this reaserch indicate that the results of the t-test for tcount are obtained in 5.175 and the sig value for the efficiency of operational costs is in 0.000 (<0.05). So that from the results of the t-test, it can be concluded that H0 is rejected and Ha is accepted, it means that operational cost efficiency with a cost-volume-profit analysis has an effect on achieving profit at UD. Andri Jaya.
Keywords: operational costs, cost-volume-profit, the achievement of profit
PENDAHULUAN
Di era ekonomi saat ini, perkembangan perekonomian bisnis Indonesia semakin pesat, dalam hal ini akan berdampak pada persaingan usaha yang semakin hari
semakin ketat antar perusahaan terutama yang mengeluarkan produk sejenis, sehingga mengharuskan perusahaan untuk dapat mengambil suatu tindakan yang tepat dan cepat guna menjaga
937
kelangsungan hidup
perusahaannya. Salah satu tujuan perusahaan dalam menjaga kelangsungan hidupnya yaitu dengan cara memaksimalkan laba.
Perolehan laba dapat
dimaksimalkan dengan peningkatan
penjualan produk dan
meminimalkan biaya-biaya termasuk biaya operasional. Oleh karena itu, untuk mencapai tujuan tersebut setiap perusahaan harus memiliki manajemen yang baik dalam mengatur dan mengelola perusahaan dengan efektif dan efisien.
Perusahaan dapat melakukan dengan cara efisiensi terhadap biaya operasional perusahaan. Efisiensi biaya dilakukan untuk mengukur seberapa besar perusahaan dalam menekankan biaya operasi yang telah dikeluarkan perusahaan. Hal ini dilakukan agar menghasilkan keuntungan yang diinginkan dan dapat bertahan dan persaingan bisnis.
Cost-Volume-Profit analysis merupakan analisis yang dijadikan suatu acuan untuk pengambilan keputusan, dapat menentukan antara volume penjualan dan biaya yang dibutuhkan untuk mencapai laba yang maksimal. Cost-volume- profit analysis menfokuskan adanya hubungan antara biaya, penjualan, harga jual dan informasi keuangan yang ada di perusahaaan.
Untuk melihat pengaruh biaya operasional terhadap peningkatan profit perusahaan dengan
mengunakan analisis Cost-Volume- Profit, maka objek dari penelitian ini adalah UD. Andri Jaya. UD. Andri Jaya merupakan perusahaan di bidang makanan ringan yaitu dengan memproduksi kerupuk. UD.
Andri Jaya terus melakukan inovasi untuk masa depan yang lebih baik, sehingga UD. Andri Jaya menjadi perusahaan yang terus bertahan dan berkembang. Oleh karena itu, UD.
Andri Jaya merupakan perusahaan yang melakukan berbagai cara mengacu pada peningkatan volume penjualan yang bertujuan untuk meningkatkan laba yang semaksimal mungkin. Tujuannya yang lain adalah agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dan mampu bersaing dalam menghadapi kompetitor yang lain, maka perlu tindakan penerapan analisis Cost- Volume-Profit pada UD. Andri Jaya, sehingga perusahaan dapat mengetahui biaya-biaya yang harus dikeluarkan dan volume penjualan yang harus dicapai untuk menunjang peningkatan laba perusahaan. Pengeluaran biaya operasional UD. Andri Jaya sering mengalami pembengkakan, tidak menutup kemungkinan bahwa perusahaan suatu saat akan mengalami kerugian apabila hal ini terjadi terus menerus.
Berdasarkan latar belakang diatas, dikarenakan biaya operasional sangat mempengaruhi pendapatan dan keuntungan bagi perusahaan, maka peneliti terinspirasi untuk melakukan
938
penelitian yang berjudul “Pengaruh Efisiensi Biaya Operasional dengan Cost-Volume-Profit Analysis Terhadap Tercapainya Profit Perusahaan Pada UD. Andri Jaya”.
Rumusan masalah penelitian ini adalah apakah efisiensi biaya operasional dengan metode cost- volume-profit analysis berpengaruh terhadap tercapainya profit perusahaan pada UD. Andri Jaya?
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dengan menguji dan menganalisis pengaruh efisiensi biaya operasional dengan cost-volume-profit analysis terhadap tercapainya profit perusahaan pada UD. Andri Jaya.
Kajian Pustaka
Penelitian terdahulu oleh Budiwibowo (2012) dengan judul Analisis Estimasi Cost-Volume-Provit (CVP) dalam Hubungannya dengan Perencanaan Laba pada Hotel Tlogo Mas Sarangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hotel Tlogo Mas Sarangan menetapkan laba sebesar 10% dari total penjualan. Hal ini terlihat dari fluktuasi kenaikan laba yang dialami tiap tahunnya mulai dari tahun 2009 hingga 2011.
Kembi, Sondah, Tirayoh (2014) dengan judul Perencanaan Laba Berdasarkan Analisis Biaya, Volume, Laba pada PT Multi Food Manado.
Hasil perhitungan analisis cost- volume-provit menunjukkan bahwa perencanaan laba tahun 2010-2012 dan taksiran data penjualan 2013- 2014 PT. Multi Food Manado sudah
optimal dilihat dari tingkat laba yang dihasilkan dan tingkat margin of safety yang semakin meningkat dari tahun ke tahun.
Biaya
Menurut Mulyadi (2015) biaya adalah pengorbanan sumber ekonomi, yang diukur dalam satuan uang, yang telah terjadi atas kemungkinan akan terjadi untuk tujuan tertentu. Sedangkan menurut Hansen dan Monwen (2012) biaya adalah kas yang dikorbankan untuk mendapatkan barang ataupun jasa yang akan memberi manfaat saat ini atau dimasa datang bagi organisasi.
Analysis cost,volume,profit (CVP) Menurut Bustami dan Nurlela (2010) analisis biaya-volume-laba adalah suatu analisis untuk mengetahui hubungan antara biaya, volume penjualan, laba dan bauran produk untuk mencapai tingkat laba yang diinginkan. Sedangkan menurut Mulyadi (2010) analisis biaya volume laba melibatkan berbagai faktor yang saling berhubungan diantaranya adalah a) harga jual per satuan, b) volume penjualan, c) biaya variabel per unit, d) total biaya tetap, e) Komposisi atau produk yang dijual.
Contribution Margin (CM)
Menurut Garrison, dkk (2013) contribution margin merupakan jumlah jumlah yang tersisa dari pendapatan dikurangi biaya variable yang merupakan jumlah yang akan
939
menutupibiaya tetap dan kemudian nantinya akan menjadi laba.
Menurut Bustami dan Nurlela (2010) untuk menentukan contribution margin dapat digunakan dengan rumus :
CM = Total Penjualan – Total Biaya Variabel
Break Even Point
Break even point merupakan satu titik atau kondisi dimana perusahaan didalam operasinya tidak memprtoleh keuntungan dan jjuga tidak mengalami kerugian, dengan kata lain dalam kondisi tersebut keuntungan atau kerugian adalah sama dengan nol (Syamsudin, 2011). Sedangkan pengertian menurut Adisaputro (2010) break even point adalah suatu kondisi dimana penghasilan dari penjualan hanya cukup untuk menutup biaya, baik yang bersifat variable maupun yang bersifat tetap.
untuk menentukan tingkat break even point dapat dicari dengan rumus:
a) Titik impas dalam rupiah :
b) Titik impas dalam unit :
Margin Of Safety
Menurut Bustami dan Nurlela (2010) margin of safety merupakan hasil penjualan padatingkat titik impas dihubungkan dengan penjualan yang dianggarkan atau pada tingkat
tertentu, maka akan didapat informasi tentang seberapa jauh volume penjualan menurun sehingga perusahaan tidak mengalami kerugian. Sedangkan menurut Riyanto (2013) margin of safety merupakan angka yang menunjukkan natara penjualan yang direncanakan (budget sales) dengan penjualan pada break even. Dapat dihitung dengan rumus:
Hipotesis
Ha : Efisiensi biaya operasional dengan cost-volumr-profit analysis berpengaruh terhadap tercapainya profit.
METODE PENELITIAN
Populasi dalam penelitian ini adalah laporan keuangan UD. Andri Jaya, sampel dalam penelitian ini adalah laporan keuangan UD. Andri Jaya tahun 2016-2018. Dalam pengambilan sampel peneliti menggunakan teknik purposive smpling yang sesuai dengan kriteria yaitu mengambil data tiga tahun terakhir. Dalam penelitian ini jenis data yang digunakan adlaah data kuantitatif. Teknik pengambilan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik dokumentasi. Dalam penelitian ini terdapat dua variable yaitu variable bebas (X) dan variable terikat (Y).
variable bebas dalam penelitian ini yaitu Efisiensi Biaya Operasional dengan Cost-Volume-Profit analysis
940
(X), sedangkan variabel terikatnya yaitu Tercapainya Profit (Y). Teknik analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linier sederhana. Persamaan awal dalam regresi linier berganda adalah sebagai berikut :
Y = a + bX + e Keterangan :
Y = Tercapainya Profit
X = Efisiensi Biaya Operasional dengan Cost-Volum-Profit Analysis b = Koefisien regresi untuk variabel independen
a = Konstanta
e = Komponen pengganggu ANALISIS DATA
Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas
Tabel 1. Uji Normalitas
Sumber : Lampiran SPSS versi 24.0 (data diolah)
Hasil pengujian normalitas dengan melihat tabel two kolmogrov- smirnov terhadap data efisiensi biaya operasional sebesar 0,766 yang artinya (>0,05) atau lebih besar dari 0,05 sehingga data tersebut dinyatakan berdistribusi normal dan tercapainya profit sebesar 0,270 yang artinya (>0,050) atau lebih besar dari
0,05 sehingga data tersebut dinyatakan berdistribusi normal.
Uji Homogenitas
Tabel 2. Uji Homogenitas
Sumber : Lampiran SPSS versi 24.0 (data diolah) Nilai signifikan efisiensi biaya operasional dengan cost-volum-profit analysis sebesar 0,284 yang artinya lebih besar dari 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa kedua kelompok data mempunyai tingkat varian yang sama, sedangkan untuk tercapainya profit nilai signifikan sebesar 0,832 yang artinya lebih dari 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa kedua kelompok data mempunyai tingkat varian yang sama.
Uji Linieritas
Tabel 3. Uji Linieritas
Sumber : Lampiran SPSS versi 24.0 (data diolah) Memiliki taraf signifikan 0,099 atau (>0,05) sehingga efisiensi biaya operasional dengan cost-volume-profit analysis (X) dan tercapainya profit (Y) tercapainya profit dikatakan terdapat hubungan linear secara signifikan apabila signifikasi lebih dari 0,05.
941
Analisis Regresi Linier Sederhana Uji Koefisien Korelasi
Tabel 3. Uji Koefisien Korelasi
Sumber : Lampiran SPSS versi 24.0 (data diolah) Dari tabel diatas dapat diketahui bahwa nilai korelasi adalah 0,662 maka nilai ini dapat diinterpretsikan bahwa kedua hubungan variabel penelitian memiliki kategori kuat (Sugiono:2015). Dengan demikian variabel efisiensi biaya operasional dengan cost-volume-profit analysis (X) dengan variabel tercapainya profit (Y) mempunyai hubungan yang kuat karena mempunyai nilai korelasi sebesar 0,662.
Koefisien Determinasi
Dari tabel diatas sebesar 43,9%
dibulatkan 44%, artinya pengaruh efisiensi biaya operasional dengan cost-volume-profit analysis (X) terhadap tercapainya profit (Y) sebesar 44% dan selebihnya 56%
dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dicantumkan dalam penelitian ini. Hal ini sesuai dengan hasil analisis R2 atau koefisien determinasi untuk menunjukkan seberapa bagus model regresi yang dibentuk oleh interaksi antara variabel bebas (X) efisiensi biaya operasional dengan cost-volume-profit analysis dan variabel terikat (Y) tercapainya profit. Sehingga efisiensi
biaya operasional dengan cost- volume-profit analysis (X) memiliki kontribusi terhadap tercapainya profit (Y) pada UD. Andri Jaya. Persamaan Fungsi Regresi
Tabel 4. Persamaan Fungsi Regresi
Sumber : Lampiran SPSS versi 24.0 (data diolah) Dari tabel diatas hasil perhitungan koefisien regresi sederhana yaitu memiliki nilai koefisien konstanta sebesar 60,324, koefisien efisiensi biaya operasional dengan cost-volume-profit analysis (X) sebesar 0,349 sehingga diperoleh persamaan regresi Y= 60,324 + 0,349X.
Berdasarkan persamaan diatas dapat diketahui nilai kontantanya sebesar 60,324 sehingga nilai konstanta ini menyatakan bahwa pada biaya operasional 0 maka tercapainya profit memiliki nilai 60,324. Selajutnya nilai positif 0,349 yang terdapat pada koefisien regresi variabel bebas efisiensi biaya operasional menggambarkan bahwa arah hubungan antara variabel bebas (X) efisienasi biaya operasional dengan cost-volume-profit analysis dengan variabel terikat (Y) tercapainya profit adalah searah dimana pada setiap kenaikan kenaikan satu satuan variabel efisiensi biaya operasional akan
942
menyebabkan kenaikan tercapainya profit sebesar 0,349.
Pembuktian Hipotesis
Dari perhitungan thitung pada tabel di atas sebesar 5,157 dan nilai sig 0,000 lebih besar dari 0,05 sehingga H0 ditolak dan Ha diterima artinya efisiensi biaya operasional dengan cost-volume-profit analysis berpengaruh terhadap tercapainya profit pada UD. Andri Jaya.
Pembahasan
Berdasarkan hasil analisis yang telah diuraikan dengan SPSS versi 24 yaitu, diperoleh hasil bahwa efisiensi biaya operasional dengan cost-volume-profit analysis (X) berpengaruh terhadap tercapainya profit (Y) pada UD. Andri Jaya. Hal ini ditunjukkan hasil dari koefisien kolerasi (R) efisiensi biaya operasional dengan cost-volume-profit analysis terhadap tercapainya profit sebesar memiliki hubungan positif sebesar 0,662, artinya kedua hubungan variabel bebas dan variabel terikat dalam penelitian ini memiliki kategori kuat. Hasil R Square (R2) pada periode pengamatan tahun 2016-2018 sebesar 0,439 atau 43,9% dibulatkan menjadi 44%, artinya kontribusi dari efisiensi biaya operasional dengan cost-volume-profit analysis (X) terhadap tercapainya profit (Y) sebesar 44% dan selebihnya 56%
dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dicantumkan dalam penelitian ini. Hasil dari R Square (R2) sebesar
44%, artinya semakin tinggi nilai margin of safety maka semakin kecil kemungkinan perusahaan mengalami kerugian. Selain itu diperoleh persamaan regresi Y = 60,324 + 3,080X. Persamaan tersebut sesuai dengan rumus regresi linier sederhana, yaitu Y = a + bX, dimana Y adalah simbol dari variabel terikat, a adalah kostanta dan b adalah koefisien regresi untuk variabel bebas (X). Konstanta sebesar 60,324, artinya apabila efisiensi biaya operasional dengan cost-volume-profit analysis (X) bernilai 0, maka tercapainya profit (Y) bernilai positif sebesar 60,324. Koefisien regresi variabel efisiensi biaya operasional dengan cost-volume-profit analysis (X) sebesar 0,349, artinya apabila setiap kenaikan 1 pada efisiensi biaya operrasional dengan cost-volume- profit analysis (X), maka tercapainya profit (Y) akan mengalami peningkatan sebesar 0,349. Dari hasil uji-t thitung diperoleh sebesar 5,175 dan nilai sig efisiensi biaya operasional sebesar 0,000 (<0,05).
Sehingga dari hasil uji-t, maka dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima artinya efisiensi biaya operasional dengan cost-volume-profit analysis berpengaruh terhadap tercapainya profit pada UD. Andri Jaya.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat kesamaan dengan penelitian yang dilakukan oleh Kembi, Sondakh, Tirayoh (2014) dimana hasil penelitian perhitungan analisis cost-
943
volume-provit menunjukkan bahwa perencanaan laba tahun 2010-2012 dan taksiran data penjualan 2013- 2014 PT. Multi Food Manado sudah optimal dilihat dari tingkat laba yang dihasilkan dan tingkat margin of safety yang semakin meningkat dari tahun ke tahun.
Hasil penelitian ini juga sesuai dengan teori yang dikemukakan Mulyadi (2014) bahwa, biaya operasional merupakan biaya-biaya yang terjadi untuk mengelolah bahan baku menjadi produk jadi yang siap dijual, misalnya biaya depresiasi mesin, biaya bahan baku, biaya gaji karyawan yang bekerda pada bagian-bagian yang langsung maupun tidak langsung berhubungan dengan proses produksi. Biaya operasional adalah kegiatan yang berhubungan dengan pengorbanan sumber ekonomi untuk melakukan proses pengolahan masukan kemudian menjadi keluaran dengan nilai yang lebih besar. Biaya yang dikeluarkan untuk menunjang suatu kegiatan atau aktivitas perusahaan agar mencapai tujuan yang telah ditentukan untuk biaya operasional suatu perusahaan. Dengan demikian penelitian ini secara signifikan biaya operasional dengan cost-volume-profit (X) berpengaruh terhadap tercapainya profit (Y) di UD. Andri Jaya.
SIMPULAN
Berdasarkan hasil analisis regresi linier sederhana yang telah
dilakukan dalam penelitian ini dengan menggunakan program SPSS versi 24.0 yang telah diuji sesuai dengan periode pengamatan tahun 2016-2018 pada UD. Andri Jaya dapat disimpulkan sebagai berikut :
1. Efisiensi biaya operasional dengan cost-volume-profit analysis terhadap tercapainya profit mempunyai hubungan yang kuat.
2. Efisiensi biaya operasional dengan cost-volume-profit analysis secara signifikan berpengaruh positif terhadap tercapainya profit.
IMPLIKASI
Sebagai implikasi dari hasil penelitian ini yang menguji pengaruh efisiensi biaya operasional dengan cost-volum-profit analysis terhadap tercapainya profit dimana hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh efisiensi biaya operasional dengan cost-volum-profit analysis secara signifikan berpengaruh terhadap tercapainya profit, maka hasil penelitian ini diharapkan bisa dijadikan bahan masukan pihak perusahaan dalam mengambil keputusan yang terkait dengan kebijakan-kebijakan efisiensi biaya.
Sedangkan bagi perguruan tingi atau pihak peneliti yang lain hasil penelitian ini bisa dijadikan rujukan untuk penelitian lanjutan dengan mengembangkan variabel-variabel tambahan yang terkait dengan penelitian ini.
944
KETERBATASAN PENELITIAN Hasil penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan dalam hal variabel dan indikator variabel yang dianalisis, sehingga hasil penelitian ini belum bisa di generalisasi pada semua jenis perusahaan, akan tetapi hanya bisa diterapkan pada perusahaan yang skalanya menengah dan kecil saja.
DAFTAR PUSTAKA
Adisaputro, Gunawan dan Marwan Asri. 2010. Anggaran Perusahaan 2, Edisi Kedua.
Yogyakarta : BPFE.
Budiwibowo. 2012. Analisis Estimasi Cost-Volume-Provit (CVP) Dalam Hubungannya Dengan Perencanaan Laba Pada Hotel Tlogo Mas Sarangan. Jurnal Akuntansi dan Pendidikan.
Pendidikan Akuntansi : IKIP PGRI Madiun.
Bustami Bastian dan Nurlela. 2010.
Akuntansi Biaya. Jakarta : Mitra Kencana Media.
Garrison, Ray H, Erick W. Norren, Petter C. Brewer. 2013.
Akuntansi Manajemen, buku 1.
Jakarta : Salemba Empat.
Hansen dan Mowen. 2012.
Akuntansi Manajerial. Buku 1, Edisi 8. Jakarta : Salemba Empat.
Mulyadi. 2015. Akuntansi Biaya, edisi 5. Yogyakarta : UPP AMP YKPN.
. 2010. Akuntasi Biaya, jilid 2.
Yogyakarta : UPP AMP YKPN.
Riyanto, Bambang. 2013. Dasar-dasar Pembelajaran. Yogyakarta : UPP AMP YKPN.
Sugiyono. 2015. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung : Alfabeta.
Syamsuddin, Lukman. 2011.
Manajemen Keuangan
Perusahaan. Jakarta : Rajawali Pers.
Tirayoh, Victorina Z, dkk. 2014.
Perencanaan laba Berdasarkan Analisis CVP Pada PT. Multi Food Manado. Jurnal ISSN 2303-1174. Fakultas Ekonomi dan Bisnis : Universitas Sam Ratulangi Manado.