• Tidak ada hasil yang ditemukan

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Fenomena Lesbian dalam Kajian Jender (Realita Lesbian di-Manado dikaji dalam kajian Jender)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Fenomena Lesbian dalam Kajian Jender (Realita Lesbian di-Manado dikaji dalam kajian Jender)"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

Pertanyaan Penelitian

Pertanyaan.

A. Untuk Lesbian

1. Bagaimana anda menjalani kehidupan sebagai wanita ?

2. Menurut anda, bagaimanakah peran seorang pria dalam hidup anda ?

3. Pernahkah anda menjalin hubungan seperti menikah atau pacaran dengan seorang

pria ?

4. Ceritakan pengalaman anda menjalin hubungan dengan pria.

5. Berdasarkan pengalaman anda, apakah anda pernah disakiti oleh pria ? Jika

demikian, apa pendapat anda mengenai pria ?

6. Sejak kapan anda menyadari bahwa anda penyuka sesama jenis / lesbi ?

7. Mengapa anda memilih jalan hidup seperti ini ?

8. Bagaimana tanggapan orang tua anda ketika tahu anda menyukai sesama jenis ?

9. Bagaimana menurut anda penilaian masyarakat, terlebih gereja terhadap anda ?

10.Bagaimana anda menghadapi masyarakat bahkan gereja yang kurang menerima

kehadiran anda ?

B. Untuk individu Jemaat GMIM “BETANI” Sindulang – Singkil

1. Bagaimana seharusnya kehidupan kita baik laki – laki, maupun perempuan ?

2. Bagaimana menurut anda jika ternyata dalam kehidupan kita banyak kita temui

adanya penindasan terhadap perempuan ?

3. Dari penindasan tersebut, seorang perempuan akhirnya menjadi trauma sehingga

memilih jalannya sendiri, contohnya menjadi penyuka sesama jenis. Bagaimana

menurut anda jika seorang perempuan menjadi demikian ? jelaskan pendapat anda

mengenai seorang perempuan yang lesbian !

4. Sebagai seorang laki-laki / perempuan, apa pendapat anda jika saudara / anak anda

yang menjadi seorang lesbian ?

5. Dalam bergereja, menurut anda apakah sejauh ini gereja sudah menindak-lanjuti

realita atau fenomena lesbian yang sedang terjadi ?

6. Berkaitan dengan pertanyaa No.5, dalam hal apa gereja menindak-lanjuti realita

lesbian yang sudah dan sedang terjadi dalam masyarakat ?

7. Sebagai Gereja, apa kira-kira menurut anda mereka dapat diterima menjadi bagian

(2)

8. Apakah anda menerima jika kaum lesbian ini hadir dan mengikuti ibadah ? jika iya

mengapa, jika tidak mengapa !

9. Sebagian orang kristen menganggap, mereka ( lesbi ) ini berdosa, bagaimana menurut

anda sendiri ?

10.Menurut anda, apakah Alkitab memperbolehkan atau justru mengharamkan seorang

lesbian ?

11.Bagaimana pendapat anda jika seorang perempuan menjadi lesbi hanya karena trend

atau ikut-ikutan karena populer ?

12.Bagaimana pendapat anda jika seorang perempuan menjadi lesbia karena bawaan dari

lahir, atau cara orang tua mendidik yang salah ?

13.Bagaimana anda sendiri menindaklanjuti keberadaan mereka ?

14.Sebagai masyarakat, khususnya jemaat Tuhan. Apakah anda menerima keberadaan

mereka dalam kehidupan bergereja ? Jika iya mengapa, jika tidak mengapa !

15.Menurut anda, apakah seorang perempuan menjadi lesbi itu salah ? Jika iya mengapa,

jika tidak mengapa ?

16.Bagaimana seharusnya masyarakat bahkan gereja sendiri menyikapi keberadaan

mereka ( lesbi ) ?

C. Untuk Focus Group Discussion

1. Apa yang anda pikirkan ketika mendengar seorang perempuan penyuka sesama jenis

/ Lesbian ?

2. Bagaimana menurut anda seharusnya perempuan menjalani kehidupannya ?

3. Perempuan yang pernah disakiti serta trauma terhadap laki-laki. Bagaimana pendapat

anda terhadap hal tersebut ?

4. Bagaimana seharusnya sikap gereja terhadap realita lesbian yang terjadi ?

5. Apakah gereja sudah membuka diri bagi orang-orang seperti mereka ? jika sudah,

bagaiaman gereja menanggapi keberadaan mereka ! jika belum, apa yang seharusnya

gereja lakukan untuk menanggapi keberadaan mereka !

6. Bagaimana tanggapan kita sendiri terhadap keberadaan mereka disekitar kita ?

7. Sebagai sesama manusia, apakah kita sudah bisa menerima keberadaan mereka ?

Deskripsikan tanggapan saudara !

Referensi

Dokumen terkait

Dengan demikian untuk menjadikan GPIB sebagai gereja nasional, bukan saja wilayah pelayanan dan warga jemaat menjadi ciri khasnya, tetapi juga bagaimana GPIB melihat

Gereja merupakan sebuah organisasi non profit, yang mana gereja berada ditengah-tengah masyarakat sekaligus menjadi bagian dari masyarakat yang mengalami pertumbuhan dan

Simplenya begini, banyak (tidak semua) masyarakat suku batak yg juga masih sangat anti dengan suku Tionghoa, mereka bahkan membenci tanpa alasan, menghina walaupun cuma

Agustina Lumentut, yang memilih jalan yang sangat berbeda dengan perempuan-perempuan lokal di wilayah pelayanan Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST).. Dalam masyarakat yang

Keberadaan Museum Kereta Api Ambarawa sebagai rancangan museum internasional belum mendapatkan tempat dibenak calon pengunjung, bahkan masih banyak orang yang belum

Keberadaan Humas juga diperlukan di Pemerintah Kota Salatiga untuk memberikan informasi kepada masyarakat mengenai program untuk membentuk citra Pemerintah Kota Salatiga

wanita yang tertimpa kasus (hamil di luar nikah), namun sesuai aturan Gereja, mereka belum bisa dilibatkan atau mengikuti sakramen perjamuan kudus, sebelum

3 Tongkonan tidak hanya berada pada lingkungan adat masyarakat tana Toraja saja, tetapi gereja juga mengambil bagian dalam memahami adat tongkonan sebagai proses pelayanan