• Tidak ada hasil yang ditemukan

KADAR DAN KOMPOSISI KIMIA MINYAK PADA BAGIAN-BAGIAN BUAH KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq.) DARI DELAPAN VARIETAS PPKS

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "KADAR DAN KOMPOSISI KIMIA MINYAK PADA BAGIAN-BAGIAN BUAH KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq.) DARI DELAPAN VARIETAS PPKS"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1. Pengambilan sampel dengan cara teknis sampling 3 – 5 spikelet. Figure 1. Sample taking with sampling technique method of 3 – 5 spikelet.
Gambar 2. Buah partenokarpi dengan kandungan minyak rendah (kiri) dan minyak tinggi (kanan)
Tabel 2. Kadar minyak (%) pada bagian-bagian buah delapan varietas PPKS. Table 2. Oil content (%) at parts of fruit from 8 IOPRI varieties.
Table 4. Polymorphic locus percentages in seven Elaeis populations

Referensi

Dokumen terkait

Hal ini mengindikasikan bahwa semakin lama waktu sulfatasi maka semakin banyak asam sulfat yang bereaksi dengan asam lemak dari minyak, sehingga pada analisis kadar abu

tak jenuh ( Unsaturated Fatty Acid ) dalam minyak biji kenaf yang berasal dari lima jenis varietas antara lain asam oleat, asam linoleat dan asam elaidat.. Minyak nabati

Asam palmitat yang sebenarnya memiliki sifat aterogenik di dalam minyak kelapa sawit ternyata tidak bersifat aterogenik karena terdapat pada posisi sn-1 dan sn-3 dalam molekul

Berdasarkan tabel di atas kandungan lemak tak jenuh 72,21 % dan lemak jenuh yang terdiri dari asam heksadekanoat (asam palmitat) 18,26 % dan asam oktadekanoat (asam stearat) 3,69

Hasil yang diperoleh memperlihatkan penurunan kadar asam lemak bebas dengan variasi massa arang cangkang kelapa sawit pada minyak jelantah yang belum diadsorbsi dan

minyak sawit adalah asam palmitat, yang merupakan asam lemak jenuh, dan1. asam oleat yang merupakan asam lemak tidak jenuh

Dari Tabel 3 menunjukkan bahwa dengan interesterifikasi lemak kakao dan minyak kelapa asam lemak rantai panjang pada coklat seperti palmitat, stearat

Beberapa penelitian yang telah dilakukan terhadap berbagai jenis makanan untuk mengetahui jumlah asam lemak trans antara lain yaitu, Satchithanandam, et al (2004) menganalisis