MEMBACA KRITIS
MEMBACA KRITIS
A. SYUKUR GHAZALI
PERINGKAT MEMBACA
PERINGKAT MEMBACA
MEMBACA PERINGKAT RENDAH
MEMBACA PERINGKAT RENDAH
• MENGENAL BENTUK HURUF
• MENGENAL UNSUR KEBAHASAAN (KATA, FRASE, KALIMAT, DLL.
MEMBACA PERINGKAT TINGGI
MEMBACA PERINGKAT TINGGI
MEMAHAMI MAKNA LEKSIKAL, MEMAHAMI MAKNA LEKSIKAL,
GRAMATIKAL, RETORIS DALAM BACAAN
GRAMATIKAL, RETORIS DALAM BACAAN
MENANGKAP LOGIKA, SIKAP, DAN MENANGKAP LOGIKA, SIKAP, DAN TUJUAN PENULIS, ATAU RELEVANSI
TUJUAN PENULIS, ATAU RELEVANSI
BUDAYA
BUDAYA
MENEVALUASI ISI ATAU PENYAJIAN YANG MENEVALUASI ISI ATAU PENYAJIAN YANG DIGUNAKAN OLEH PENGARANG
DIGUNAKAN OLEH PENGARANG
MEMVARIASIKAN KECEPATAN MEMBACA MEMVARIASIKAN KECEPATAN MEMBACA SESUAI DENGAN JENIS BACAANNYA.
MEMBACA DENGAN TUJUAN
MEMBACA DENGAN TUJUAN
MEMBACA BERSUARA
MEMBACA BERSUARA
MEMBACA TIDAK
MEMBACA TIDAK
BERSUARA/ DIAM
BERSUARA/ DIAM
MEMBACA SURVEY
MEMBACA SKIMMING MEMBACA BAGIAN
PERMUKAAN
PERTANYAAN KETIKA MEMBACA
PERTANYAAN KETIKA MEMBACA
Ketika membaca, apa yang dilakukan Ketika membaca, apa yang dilakukan untuk memahami makna bacaan? Apa
untuk memahami makna bacaan? Apa
cara membaca yang biasa digunakan?
cara membaca yang biasa digunakan?
(Chamot dan Kupper 1989:23)
(Chamot dan Kupper 1989:23)
Ketika membaca, apa yang dilakukan Ketika membaca, apa yang dilakukan kalau bertemu dengan kata-kata baru?
kalau bertemu dengan kata-kata baru?
Apa yang dilakukan untuk menjawab Apa yang dilakukan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan pemahaman?
pertanyaan-pertanyaan pemahaman?
Apakah kamu pernah membaca teks ini Apakah kamu pernah membaca teks ini sebelumnya? Mengapa kamu tertarik
sebelumnya? Mengapa kamu tertarik
membacanya?
membacanya?
(Chamot dan Kupper 1989:23)
6 SUB-KETRAMPILAN MEMBACA
6 SUB-KETRAMPILAN MEMBACA
Mengenali jenis teks (fiksi, informatif, persuasif, dll.)Mengenali jenis teks (fiksi, informatif, persuasif, dll.) Mengenali macam struktur teks (skema cerita, Mengenali macam struktur teks (skema cerita,
prosa yang bersifat eksposisi)
prosa yang bersifat eksposisi)
Memprediksikan dan meringkas isi teks atau bacaanMemprediksikan dan meringkas isi teks atau bacaan Membuat rujukan kepada informasi-informasi yang Membuat rujukan kepada informasi-informasi yang
terkandung secara tersirat di dalam teks
terkandung secara tersirat di dalam teks
Menentukan makna dari kata-kata yang tidak Menentukan makna dari kata-kata yang tidak dikenal berdasarkan konteks dari bacaan
dikenal berdasarkan konteks dari bacaan
Menganalisis morfologi kata-kata yang belum Menganalisis morfologi kata-kata yang belum dikenal artinya
LANGKAH-LANGKAH MEMBACA
LANGKAH-LANGKAH MEMBACA
Phillips (1985) mengajukan
Phillips (1985) mengajukan
lima tahap membaca buku
lima tahap membaca buku
teks atau materi
teks atau materi
otentik/faktual. Urutan-urutan
otentik/faktual. Urutan-urutan
yang diajukannya ini
yang diajukannya ini
menggunakan perspektif
menggunakan perspektif
atas-bawah
Tahap pra-membaca/persiapan
Tahap pra-membaca/persiapan
Melakukan beberapa kegiatan seperti:
Melakukan beberapa kegiatan seperti:
mencari ide-ide sebanyak mungkin dalam mencari ide-ide sebanyak mungkin dalam jangka waktu tertentu,
jangka waktu tertentu,
menafsirkan gambar yang menyertai teksmenafsirkan gambar yang menyertai teks memprediksikan konteks dari teks memprediksikan konteks dari teks
berdasarkan judul, headline atau topik dari
berdasarkan judul, headline atau topik dari
teks.
teks.
Membahas kosakata & informasi latar Membahas kosakata & informasi latar belakang budaya yang penting bagi
belakang budaya yang penting bagi
pemahaman teks
pemahaman teks
Memperkirakan topik untuk memfokuskan Memperkirakan topik untuk memfokuskan perhatian konteks bacaan.
Tahap skimming/scanning
Tahap skimming/scanning
Membaca teks untuk mendapatkan Membaca teks untuk mendapatkan
pokok pikiran dari teks sebelum
pokok pikiran dari teks sebelum
memperhatikan rincian isi atau
memperhatikan rincian isi atau
aspek-aspek bahasanya.
aspek bahasanya.
Waktu membaca dibatasi agar Waktu membaca dibatasi agar
pembaca bisa fokus pada pokok utama
pembaca bisa fokus pada pokok utama
atau hal-hal yang penting-penting saja.
atau hal-hal yang penting-penting saja.
Memberikan respon dengan menjawab Memberikan respon dengan menjawab
pertanyaan pemahaman umum dan
pertanyaan pemahaman umum dan
memilih ide pokok dari bacaan
Tahap pemecahan sandi
Tahap pemecahan sandi
(decoding) atau membaca intensif
(decoding) atau membaca intensif
memfokuskan pada aspek-aspek memfokuskan pada aspek-aspek
pemahaman tertentu dengan menggunakan
pemahaman tertentu dengan menggunakan
pendekatan bawah-ke-atas: hubungan
pendekatan bawah-ke-atas: hubungan
tatabahasa, memahami penggunaan
tatabahasa, memahami penggunaan
sarana-sarana penghubung wacana, memahami
sarana penghubung wacana, memahami
makna kata lewat analisis atau lewat
makna kata lewat analisis atau lewat
konteks.
konteks.
Teknik membaca yang bisa digunakan: Teknik membaca yang bisa digunakan:
pertanyaan diskusi, lembar kerja, daftar
pertanyaan diskusi, lembar kerja, daftar
kata-kata dalam teks dan
kata-kata dalam teks dan
pertanyaan-pertanyaan esai (open ended, pertanyaan-pertanyaan
pertanyaan esai (open ended, pertanyaan
dg jawaban panjang atau pendek tergantung
dg jawaban panjang atau pendek tergantung
pembaca
Tahap pemahaman
Tahap pemahaman
:
:
Diukur dari tingkat pemahamannya Diukur dari tingkat pemahamannya terhadap keseluruhan teks. Ada
terhadap keseluruhan teks. Ada
beberapa jenis tugas yang bisa
beberapa jenis tugas yang bisa
diberikan untuk mengetahui
diberikan untuk mengetahui
pemahaman:
pemahaman:
makna harafiah dari teks, makna harafiah dari teks,
dugaan-dugaan yang dibuat dugaan-dugaan yang dibuat berdasarkan teks, dan
berdasarkan teks, dan
pendapat pribadi/opini pembaca pendapat pribadi/opini pembaca terhadap teks.
Tahap transfer/integrasi ketrampilan
Tahap transfer/integrasi ketrampilan
melakukan latihan-latihan transfer melakukan latihan-latihan transfer
pengetahuan seperti latihan mengenali
pengetahuan seperti latihan mengenali
pola kognitif, latihan mengenali jenis
pola kognitif, latihan mengenali jenis
kata: apakah sebuah kata adalah kata
kata: apakah sebuah kata adalah kata
benda, kata sifat, kata kerja, dsb. ,
benda, kata sifat, kata kerja, dsb. ,
penafsiran terhadap makna dari
penafsiran terhadap makna dari
pola-pola tatabahasa dan membuat dugaan
pola tatabahasa dan membuat dugaan
secara kontekstual dengan membuat
secara kontekstual dengan membuat
hipotesis, mengkonfirmasi dan
hipotesis, mengkonfirmasi dan
membuat prediksi.
LANGKAH MEMBACA KRITIS
LANGKAH MEMBACA KRITIS
1)
1)
MELAKUKAN REVIEW
MELAKUKAN REVIEW
: Membaca
: Membaca
secara cepat teks untuk mengetahui
secara cepat teks untuk mengetahui
apa isinya sebelum pembaca
apa isinya sebelum pembaca
membacanya secara detil
membacanya secara detil
2)
2)
MEMBERIKAN CATATAN
MEMBERIKAN CATATAN
: Memberikan
: Memberikan
tanda pada teks jika ada bagian yang
tanda pada teks jika ada bagian yang
perlu diberi komentar atau reaksi,
perlu diberi komentar atau reaksi,
pertanyaan, atau simpulan;
3)
3)
MEMBUAT KERANGKA:
MEMBUAT KERANGKA:
MENULISKAN
MENULISKAN
IDE POKOK DALAM TEKS SECARA
IDE POKOK DALAM TEKS SECARA
BERURUTAN
BERURUTAN
4)
4)
MEMBUAT RINGKASAN ISI:
MEMBUAT RINGKASAN ISI:
Menuliskan
Menuliskan
ringkasan isi teks dengan bahasa
ringkasan isi teks dengan bahasa
pembaca sendiri
pembaca sendiri
5)
5)
MEMBUAT INVENTORY
MEMBUAT INVENTORY
:
:
Melakukan
Melakukan
analisis atau penarikan kesimpulan
analisis atau penarikan kesimpulan
terhadap catatan yang dibuat
terhadap catatan yang dibuat
sebelumnya, kemudian pembaca
sebelumnya, kemudian pembaca
menetapkan tingkat kepentingannya;
6)
6)
MENGANALISIS ARGUMENTASI YANG
MENGANALISIS ARGUMENTASI YANG
DIAJUKAN OLEH PENGARANG:
DIAJUKAN OLEH PENGARANG:
Pembaca melakukan evaluasi
Pembaca melakukan evaluasi
terhadap penalaran atau kekuatan
terhadap penalaran atau kekuatan
pengarang melakukan persuasi
pengarang melakukan persuasi
kepada pembacanya.
kepada pembacanya.
Mencatat
Mencatat
claim
claim
yang diajukan oleh
yang diajukan oleh
penulis
penulis
Menemukan dukungan (
Menemukan dukungan (
support)
support)
penulis terhadap
PERTANYAAN YANG DAPAT
PERTANYAAN YANG DAPAT
DIKEMUKAKAN OLEH PEMBACA KETIKA
DIKEMUKAKAN OLEH PEMBACA KETIKA
MENGUJI ARGUMEN
MENGUJI ARGUMEN
MENGUJI PENALARAN: MENGUJI PENALARAN: Apa pernyataan Apa pernyataan
pengarang yang meminta pembaca
pengarang yang meminta pembaca
untuk menerima
untuk menerima
claim
claim
-nya? Apakah -nya? Apakahpenalarannya meyakinkan?
penalarannya meyakinkan?
MENGIDENTIFIKASI DUKUNGAN: MENGIDENTIFIKASI DUKUNGAN: Apa Apa
penjelasan atau informasi yang
penjelasan atau informasi yang
diberikan oleh penulis agar pembaca
diberikan oleh penulis agar pembaca
mendukung penalarannya?
CIRI ARGUMEN YANG PERLU
CIRI ARGUMEN YANG PERLU
DICERMATI OLEH PEMBACA
DICERMATI OLEH PEMBACA
AGAR DITERIMA SECARA LOGIS,
AGAR DITERIMA SECARA LOGIS,
ARGUMEN HARUS MEMILIKI 3 CIRI:
ARGUMEN HARUS MEMILIKI 3 CIRI:
1.
1.
Ide pendukungnya harus
Ide pendukungnya harus
sepadan/wajar dengan
sepadan/wajar dengan
claim
claim
yang
yang
diajukan oleh penulis
diajukan oleh penulis
2.2.
Dukungan yang diajukan harus dapat
Dukungan yang diajukan harus dapat
dipercaya, tidak boleh meragukan.
dipercaya, tidak boleh meragukan.
3.3.
Dukungan yang diberikan harus
Dukungan yang diberikan harus
bersifat ajek, tidak boleh
bersifat ajek, tidak boleh
berubah-ubah.
CARA MENGUJI KEWAJARAN
CARA MENGUJI KEWAJARAN
Jika pendukung ide dapat diterima,
Jika pendukung ide dapat diterima,
maka
maka
claim
claim
dapat diterima
dapat diterima
.
.
Pertanyaan yang dapat diajukan:
Pertanyaan yang dapat diajukan:
Apakah pendukung ide relevan
Apakah pendukung ide relevan
dengan
dengan
claim?
claim?
Apakah pendukung ide membawa
Apakah pendukung ide membawa
pembaca untuk menerima
CARA MENGUJI KETEPERCAYAAN
CARA MENGUJI KETEPERCAYAAN
BERUPA KEBENARAN YANG TIDAK
BERUPA KEBENARAN YANG TIDAK
DAPAT DIINGKARI
DAPAT DIINGKARI
BERUPA FAKTA, LENGKAP, SUMBER
BERUPA FAKTA, LENGKAP, SUMBER
LAYAK DIPERCAYA
LAYAK DIPERCAYA
BERUPA HASIL HITUNGAN STATISTIK
BERUPA HASIL HITUNGAN STATISTIK
KETERWAKILAN CONTOH
KETERWAKILAN CONTOH
ADA CONTOH NYATA
ADA CONTOH NYATA
DIKELUARKAN OLEH SUMBER YANG
DIKELUARKAN OLEH SUMBER YANG
CARA MENGUJI KEAJEKAN
CARA MENGUJI KEAJEKAN
SEMUA PENUNJANG HARUS DAPAT SEMUA PENUNJANG HARUS DAPAT BERPADU SATU SAMA LAIN. Jika ada
BERPADU SATU SAMA LAIN. Jika ada
yang tidak dapat berpadu, artinya ada
yang tidak dapat berpadu, artinya ada
unsur yang tidak konsisten.
unsur yang tidak konsisten.
PERTANYAAN YANG DAPAT DIAJUKAN: (1) PERTANYAAN YANG DAPAT DIAJUKAN: (1) apakah semua pernyataan padu atau
apakah semua pernyataan padu atau
ada yang bertolak belakang? (2) Apakah
ada yang bertolak belakang? (2) Apakah
masing-masing pernyataan memberikan
masing-masing pernyataan memberikan
penguatan terhadap
penguatan terhadap
claim?
claim?
(3) Apakah(3) Apakah ada pernyataan yang bertolak belakangada pernyataan yang bertolak belakang
tetapi tidak dikeluarkan atau dinafikan
tetapi tidak dikeluarkan atau dinafikan
oleh penulis?
7)
7)
MENEMUKAN CIRI KHAS TEKS YANG
MENEMUKAN CIRI KHAS TEKS YANG
DIBACA:
DIBACA:
Mengidentifikasi dan
Mengidentifikasi dan
mengevaluasi ciri khas pengarang,
mengevaluasi ciri khas pengarang,
misalnya: ciri khas bahasanya,
misalnya: ciri khas bahasanya,
contoh yang ditampilkan, atau
contoh yang ditampilkan, atau
urutan idenya;
8)
8)
MELAKUKAN PEMBANDINGAN ATAU
MELAKUKAN PEMBANDINGAN ATAU
PEMBEDAAN DENGAN BACAAN LAIN
PEMBEDAAN DENGAN BACAAN LAIN
YANG PERNAH DIBACA:
YANG PERNAH DIBACA:
Melakukan
Melakukan
eksplorasi terhadap kesamaan atau
eksplorasi terhadap kesamaan atau
perbedaan antara bacaan satu
perbedaan antara bacaan satu
dengan yang lainnya untuk
dengan yang lainnya untuk
memperoleh pemahaman yang
memperoleh pemahaman yang
lebih lengkap.
9)
9)
MENGEKSPLORASI RESPON
MENGEKSPLORASI RESPON
PEMBACA SENDIRI:
PEMBACA SENDIRI:
menangkap
menangkap
salah satu bagian dari teks yang
salah satu bagian dari teks yang
dibaca untuk dikembangkan
dibaca untuk dikembangkan
menjadi tulisan yang mencerminkan
menjadi tulisan yang mencerminkan
sikap penulis sendiri tentang
sikap penulis sendiri tentang
pentingnya aspek yang diutarakan
pentingnya aspek yang diutarakan
dalam bacaan.