• Tidak ada hasil yang ditemukan

Index of /ProdukHukum/kehutanan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Index of /ProdukHukum/kehutanan"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

SALI NAN

KEPUTUSAN DI REKTUR JENDERAL BI NA PRODUKSI KEHUTANAN Nomor : SK.95/ VI -BPHA/ 2007

TENTANG

I ZI N PEMASUKAN DAN PENGGUNAAN PERALATAN UNTUK KEGI ATAN USAHA PEMANFAATAN HASI L HUTAN KAYU PADA HUTAN ALAM

A.N. PT. KARYA DELTA PERMAI

DI REKTUR JENDERAL BI NA PRODUKSI KEHUTANAN Membaca

Menimbang

:

:

Surat Direktur PT. Karya Delta Permai No. 018/ DI R/ KDP/ I I I / 2007 tanggal 12 Maret 2007 perihal Permohonan I jin Pemasukan dan Penggunaan Alat Pengusahaan Hutan.

a. bahwa berdasarkan Keputusan Menteri Kehutanan Nomor SK.429/ Menhut-I I / 2004 tanggal 19 Oktober 2004, PT. Karya Delta Permai adalah perusahaan pemegang I UPHHK/ HPH pada hutan alam seluas 79.400 hektar di Provinsi Kalimantan Tengah; b. bahwa berdasarkan Peraturan Menteri Kehutanan No.

P.6/ Menhut-I I / 2007 tanggal 12 Februari 2007 Pasal 30 Ayat (2), disebutkan bahwa dalam hal RKUPHHK dalam Hutan Alam pada Hutan Produksi yang telah disahkan sebelum peraturan Menteri ini atau masih dalam proses penilaian dan pengesahan di Direktorat Jenderal Bina Produksi Kehutanan, RKT 2007 dapat diproses penilaian dan pengesahan;

c. bahwa berdasarkan Keputusan Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah Nomor 522/ 2/ 300/ 1.03/ I I I / 2007 tanggal 9 Maret 2007, PT. Karya Delta Permai mendapatkan Pengesahan Rencana Kerja Tahunan Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Pada Hutan Alam Tahun 2007 atas areal seluas 1.470 hektar dengan target produksi 49.670m3 di atas areal kerjanya;

d. bahwa untuk mendukung kegiatan sebagaimana huruf c di atas, diperlukan peralatan guna mendukung kegiatan usaha pemanfaatan hasil hutan kayu pada hutan alam atas nama PT. Karya Delta Permai;

(2)

e. bahwa berdasarkan Pasal 50 ayat (3) huruf j dan k Undang-undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, bahwa setiap orang dilarang membawa alat-alat berat yang lazim digunakan untuk mengangkut hasil hutan dan alat-alat yang lazim digunakan untuk menebang, memotong, atau membelah pohon didalam kawasan hutan tanpa izin pejabat yang berwenang;

f. bahwa berdasarkan Pasal 8 ayat (1) Keputusan Menteri Kehutanan No. 428/ KPTS-I I / 2003 Jo. Nomor SK.401/ Menhut-I Menhut-I / 2004, menetapkan Direktur Jenderal Bina Produksi Kehutanan menerbitkan I zin Pemasukan dan Penggunaan Peralatan Untuk Kegiatan Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu pada Hutan Alam atau I PK;

g. bahwa berdasarkan penilaian administrasi oleh Direktorat Bina Pengembangan Hutan Alam, yang berupa pemenuhan kelengkapan persyaratan dan perhitungan kebutuhan optimal peralatan PT. Karya Delta Permai, yang bersangkutan telah memenuhi syarat untuk dapat diberikan izin pemasukan dan penggunaan peralatan;

h. bahwa sehubungan dengan hal tersebut di atas, maka dipandang perlu menerbitkan I zin Pemasukan dan Penggunaan Peralatan untuk Kegiatan Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu pada Hutan Alam An. PT. Karya Delta Permai dengan Keputusan Direktur Jenderal Bina Produksi Kehutanan.

Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 Jo. Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2004;

2. Peraturan Pemerintah Nomor 44 Tahun 2004; 3. Peraturan-Pemerintah Nomor 45 Tahun 2004; 4. Peraturan-Pemerintah Nomor 6 Tahun 2007;

5. Keputusan Presiden Nomor 187/ M Tahun 2004 Jo. Nomor 171/ M Tahun 2005;

6. Peraturan Presiden Nomor 9 Tahun 2005 Jis. Nomor 62 Tahun 2005 dan Nomor 66 Tahun 2006;

7. Peraturan Presiden Nomor 10 Tahun 2005, Jis Nomor 15 Tahun 2005, Nomor 63 Tahun 2005 dan Nomor 91 Tahun 2006;

8. Keputusan Menteri Kehutanan Nomor 6887/ Kpts-I I / 2002, Jis. Nomor 10031/ Kpts-I I / 2002, dan Nomor 59/ Kpts-I I / 2003;

9. Keputusan Menteri Kehutanan Nomor 428/ Kpts-I I / 2003 Jo. Nomor SK.401/ Menhut-I I / 2004;

10. Keputusan Menteri Kehutanan Nomor SK.382/ Menhut-I I / 2004; 11. Peraturan Menteri Kehutanan Nomor P.13/ Menhut-I I / 2005, Jis

Nomor P. 17/ Menhut-I I / 2005, Nomor P.35/ Menhut-I I / 2005, Nomor P.46/ Menhut-I I / 2006 dan Nomor P.71/ Menhut-I I / 2006; 12. Peraturan Menteri Kehutanan Nomor P.6/ Menhut-I I / 2007.

(3)

Memperhatikan : 1. Pertimbangan Teknis Wakil Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah Nomor 522/ 2/ 650/ 2.01/ I I I / 2007 tanggal 14 Maret 2007;

2. Surat Pernyataan Wakil Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah Nomor 522/ 2/ 651/ 2.01/ I I I / 2007 tanggal 14 Maret 2007, menyatakan bahwa alat sebanyak 9 (sembilan) unit yang diajukan sesuai Pertimbangan Teknis Wakil Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah Nomor 522/ 2/ 650/ 2.01/ I I I / 2007 tanggal 14 Maret 2007, benar-benar tidak ada dalam lokasi penggunaan peralatan;

3. Surat Perjanjian Pinjam Pakai Peralatan Pengusahaan Hutan antara PT. Agrotama Raya dengan PT. Karya Delta Permai Nomor : 01/ SPP/ KDP/ I / 2007 tanggal 22 Januari 2007, menyatakan bahwa PT. Agrotama Raya meminjamkan peralatan berat sebanyak 9 (sembilan) unit kepada PT. Karya Delta Permai;

4. Surat Pernyataan Direktur PT. Agrotama Raya No. 02/ SP-AR/ I / 07 tanggal 22 Januari 2007, menyatakan bahwa alat berat sebanyak 9 (sembilan) unit tersebut tidak mempunyai masalah dengan hukum Republik I ndonesia;

MEMUTUSKAN

Menetapkan :

PERTAMA : Memberikan I zin Pemasukan dan Penggunaan Peralatan untuk Kegiatan Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu pada Hutan Alam An. PT. Karya Delta Permai di Provinsi Kalimantan Tengah dengan jumlah dan jenis peralatan sebagaimana tercantum dalam lampiran Keputusan ini.

KEDUA : Peralatan sebagaimana dimaksud pada Diktum PERTAMA digunakan untuk melaksanakan kegiatan usaha pemanfaatan hasil hutan kayu pada hutan alam sesuai Keputusan Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah Nomor : 522/ 2/ 300/ 1.03/ I I I / 2007 tanggal 9 Maret 2007 tentang Pengesahan Rencana Kerja Tahunan Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Pada Hutan Alam Tahun 2007 An. PT. Karya Delta Permai atas areal seluas 1.470 hektar dengan target produksi 49.670 m3 di atas areal kerjanya dan tidak dipergunakan untuk keperluan lain.

KETI GA : Pemegang izin wajib :

1. Melaksanakan penebangan ramah lingkungan (Reduced I mpact Logging) sesuai surat edaran Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Produksi No. 274/ VI -PHA/ 2001 tanggal 23 Pebruari 2001;

(4)

2. Menyampaikan laporan bulanan penggunaan peralatan kepada Kepala Dinas Provinsi dengan tembusan kepada Direktur Jenderal Bina Produksi Kehutanan c.q. Direktur Bina Pengembangan Hutan Alam, Kepala Dinas Kabupaten/ Kota dan Kepala Balai Pemantauan Pemanfaatan Hutan Produksi Wilayah XI I Palangka Raya;

3. Melaporkan peralatan yang rusak atau yang tidak digunakan lagi kepada Direktur Jenderal Bina Produksi Kehutanan c.q. Direktur Bina Pengembangan Hutan Alam, dengan dilampiri Berita Acara Pemeriksaan yang dibuat oleh pemegang izin

KEEMPAT : Setiap pelanggaran dan atau penyimpangan yang dilakukan pemegang izin akan dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

KELI MA : Kepala Dinas Provinsi dan Kepala Dinas Kabupaten melakukan pengendalian terhadap pelaksanaan Keputusan ini.

KEENAM : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan sampai dengan tanggal 31 Desember 2007.

Salinan seseuai dengan aslinya Kepala Bagian Hukum dan Humas, Ttd.

Hari Budianto, SH,MH. NI P. 080057821

Ditetapkan di : Jakarta pada tanggal : 14 Mei 2007

Direktur Jenderal,

Ttd.

Dr. I r. Hadi S Pasaribu, M.Sc. NI P 080044005

Salinan Keputusan ini disampaikan kepada : 1. Menteri Kehutanan (sebagai laporan); 2. Sekretaris Jenderal Departemen Kehutanan; 3. I nspektur Jenderal Departemen Kehutanan;

4. Direktur Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam;

5. Kepala Pusat Pengendalian Pembangunan Kehutanan Regional I I I ;

6. Kepala Dinas yang diserahi tugas dan tanggung jawab di bidang Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah;

7. Kepala Dinas yang diserahi tugas dan tanggung jawab di bidang Kehutanan Kabupaten Murung Raya;

(5)

LAMPI RAN KEPUTUSAN DI REKTUR JENDERAL BI NA PRODUKSI KEHUTANAN Nomor : SK. 95/ VI -BPHA/ 2007

Tanggal : 14 Mei 2007

DAFTAR JENI S PERALATAN YANG DI I ZI NKAN UNTUK DI MASUKKAN DAN DI GUNAKAN DALAM KEGI ATAN USAHA PEMANFAATAN HASI L HUTAN KAYU PADA HUTAN ALAM

A.N. PT. KARYA DELTA PERMAI

Nomor Chasis, Mesin dan Tahun Pembuatan No Peruntukan dan Jenis Alat

Mesin Rangka Tahun

A. PRODUKSI

1. Tractor Caterpillar D8N 70 V 34837 9 TC 04491 1997 2. Tractor Caterpillar D7G 1 TF 03564 7 MB 022889 1997 3. Logging Truck Nissan Long Chasis

TZA-520

RF8 024531 01014 1997

B. PW H

4. Tractor Komatsu D70LE-8 1004022 J10782 1996

5. Tractor Komatsu D70LE-8 84265 J10767 1996

6. Dump Truck Renault Kerax 350 83M 0401373 00100070 1998 7. Dump Truck Renault Kerax 350 83M 0402821 00100084 1998

J u m l a h 7 (Tujuh) unit

Salinan sesuai dengan aslinya Kepala Bagian Hukum dan Humas, Ttd.

Hari Budianto, SH,MH. NI P. 080057821

Direktur Jenderal,

Ttd.

Referensi

Dokumen terkait

KEDUA : Peralatan sebagaimana dimaksud pada Diktum PERTAMA digunakan untuk melaksanakan kegiatan usaha pemanfaatan hasil hutan kayu pada hutan alam sesuai Keputusan Kepala

KEDUA : Peralatan sebagaimana dimaksud pada Diktum PERTAMA digunakan untuk melaksanakan kegiatan usaha pemanfaatan hasil hutan kayu pada hutan alam sesuai Keputusan Kepala

KEDUA : Peralatan sebagaimana dimaksud pada Diktum PERTAMA digunakan untuk melaksanakan kegiatan usaha pemanfaatan hasil hutan kayu pada hutan alam sesuai Keputusan Kepala

KEDUA : Peralatan sebagaimana dimaksud pada Diktum PERTAMA digunakan untuk melaksanakan kegiatan usaha pemanfaatan hasil hutan kayu pada hutan alam sesuai Keputusan Kepala

KEDUA : Peralatan sebagaimana dimaksud pada Diktum PERTAMA digunakan untuk melaksanakan kegiatan usaha pemanfaatan hasil hutan kayu pada hutan alam sesuai Keputusan Kepala

KEDUA : Peralatan sebagaimana dimaksud pada Diktum PERTAMA digunakan untuk melaksanakan kegiatan usaha pemanfaatan hasil hutan kayu pada hutan alam sesuai Keputusan Kepala

KEDUA : Peralatan sebagaimana dimaksud pada Diktum PERTAMA digunakan untuk melaksanakan kegiatan usaha pemanfaatan hasil hutan kayu pada hutan alam sesuai Keputusan Kepala

KEDUA : Peralatan sebagaimana dimaksud pada Diktum PERTAMA digunakan untuk melaksanakan kegiatan usaha pemanfaatan hasil hutan kayu pada hutan alam sesuai Keputusan Kepala