SKRIPSI FAKTOR YANG MEMPENGARUHI STATUS ANEMIA PADA BALITA STATUS GIZI RENDAH
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Hasil analisis Structural Equation Modelling menunjukkan bahwa faktor yang paling berpengaruh terhadap status gizi balita berdasarkan indikator BB/U di Kabupaten
Terdapat pengaruh karakteristik contoh, karakteristik keluarga, tingkat kecukupan zat gizi dan bioavailabilitas zat besi konsumsi pangan dengan status anemia
Sikap ibu yang tidak mempengaruhi status gizi balita karena adanya faktor yang lebih kuat untuk mempengaruhi status gizi balita yaitu konsumsi makanan dengan gizi
Hasil penelitian ini sesuai dengan teori bahwa faktor langsung yang mempengaruhi status gizi pada anak atau balita adalah konsumsi makanan, anak yang
a) Jumlah tertinggi adalah status gizi balita baik dengan jenis kelamin balita laki-laki dan ibu yang tidak bekerja. b) Balita yang tinggal di desa cenderung memiliki status gizi
Hasil pada uji univariat didapatkan distribusi frekuensi status gizi baik paling mendominasi status gizi balita sebanyak 81,8%, mayoritas balita memiliki pola asuh baik
KESIMPULAN Terdapat perbedaan yang nyata P < 0.05 pada status gizi balita berdasarkan pengukuran BB/U antara dua posyandu; Terdapat hubungan yang nyata P < 0.05 antara pengetahuan
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti pada bulan April 2015 bahwa gambaran status gizi balita di Posyandu Mawar Kelurahan Darmokali Surabaya