• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II LANDASAN TEORI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB II LANDASAN TEORI"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

5

BAB II

LANDASAN TEORI

2.1 Konsep Dasar Sistem 2.1.1 Pengertian system

Menurut (Informasi, 2017) Secara umum, data dapat didefinisikan sebagai hasil dari pengolahan fakta yang jauh lebih berharga ditambah jauh lebih bermakna untuk penerima informasi yang menjelaskan kesempatan nyata yang digunakan untuk pengambilan penentuan keputusan. Informasi dapat berupa fakta yang telah diberi label atau mungkin diproses atau dilihat dan berkaitan dengan memanfaatkan dalam tindakan yang melibatkan penentuan pengabilan keputusan.

Menurut (Fuad, Budiman, & Kurniasari, 2018) ”sebagai kumpulan dari elemen-elemen berupa data, jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, sumber daya manusia, teknologi baik hardware maupun software yang saling berinteraksi sebagai satu kesatuan untuk mencapai satu tujuan dan sasaran yang sama”.

2.1.2 System informasi

Menurut (Fuad et al., 2018) Sistem informasi adalah suatu sistem yang terdiri dari kumpulan komponen sistem, yaitu software, hardware dan brainware yang memproses informasi menjadi sebuah output yang berguna untuk mencapai suatu tujuan tertentu dalam suatu organisasi.

2.1.3 Website

Penemu Website adalah Sir Timothy John “Tim” Berners-Lee, sedangkan website yang tersambung dengan jaringan, pertama kali muncul pada tahun 1991. Maksud dari Tim ketika membuat website adalah untuk mempermudah tukar- menukar dan memperbarui informasi kepada sesama peneliti ditempat dia bekerja. Pada tanggal 30 April 1993, CERN (tempat dimana Tim bekerja) menginformasikan bahwa WWW dapat digunakan secara gratis oleh semua orang yang dapat diakses melalui sebuah software yang disebut browser, seperti internet explorer, Mozilla Firefox, Opera dan lain-lain.

(2)

Menurut (Informasi, 2017)Internet adalah jaringan komputer yang terhubung secara internasional dan tersebar di seluruh dunia. Jaringan ini meliputi jutaan pesawat komputer yang terhubung satu dengan yang lainnya dengan memanfaatkan jaringan telepon (baik kabel maupun gelombang elektromagnetik).Jaringan jutaan komputer ini memungkinkan berbagai aplikasi dilaksanakan antar komputer dalam jaringan internet dengan dukungan software dan hardware yang dibutuhkan. Untuk bergabung dalam jaringan ini, satu pihak ( dalam hal ini provider ) harus memiliki program aplikasi serta bank data yang menyediakan informasi dan data yang dapat di akses oleh pihak lain yang tergabung dalam internet.

2.1.4 Bahasa pemrograman

Menurut (Fuad et al., 2018) Bahasa Pemrograman (programming language) adalah sebuah instruksi standar untuk memerintah komputer agar menjalankan fungsi tertentu. Bahasa pemrograman ini merupakan suatu himpunan dari aturan sintaks dan semantic yang dipakai untuk mendefinisikan program komputer.

1. Java

Bahasa pemrograman Java pertama kali dibuat oleh James Gosling ketika mereka bergabung dengan Sun Microsystems dan pertama kali dirilis pada tahun 1995. Java menjadi sangat populer dan banyak digunakan terutama karena kemampuannya untuk menjalankan berbagai platform komputer.

2. PHP

Menurut (Informasi, 2017) Hypertext Preprocessor atau disingkat PHP adalah bahasa pemrograman yang diciptakan oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995. Bahasa bahasa pemrograman PHP menjadi bahasa pemrograman untuk membuat web yang banyak digunakan. PHP itu sendiri menjadi begitu terkenal dan populer di kalangan programmer. PHP adalah bahasa pemrograman yang sangat mudah dipelajari. Programmer web banyak mengandalkan PHP sebagai bahasa pemrograman untuk membuat aplikasi web, meskipun facebook ini dibuat dengan menggunakan PHP dan harus didukung oleh script lainnya.

(3)

Python merupakan bahasa pemrograman yang muncul pada tahun 1991 yang dikembangkan oleh Python software Foundation, bahasa python yang diketahui dinamis dan dilengkapi dengan manajemen memori otomatis.

4. Visual Basic

Visual Basic adalah bahasa pemrograman yang dikembangkan oleh Microsoft. Bahasa pemrograman IDE menawarkan visual user- friendly, bahasa pemrograman dan dikembangkan untuk meninjau pembuatan Sistem Operasi Windows berbasis perangkat lunak. Visual Basic Sendiri adalah keturunan dari bahasa pemrograman BASIC.

5. C#

C# adalah bahasa pemrograman yang dikembangkan oleh Microsoft dari Anders Hejlsberg yang telah lama malang melintang dalam perkembangan bahasa pemrograman komputer dan dia juga yang menciptakan bahasa pemrograman Borland Turbo Pascal, Microsoft J ++ dan Borland Delphi.

6. JavaScript

JavaScript adalah bahasa yang dikembangkan oleh Netscape.Penggunaan JavaScript sebelumnya sangat banyak digunakan sebagian besar dalam pengembangan web dan pemrograman web dinamis. Selain bahasa pemrogramannya yang mudah untuk dipelajari, dia juga menggunakan logika yang mudah untuk di ingat.

7. C++

C++ adalah bahasa pemrograman yang diciptakan oleh Evano Christian Posumah yang dikembangkan dari bahasa C pada tahun 1970. Perbedaan antara bahasa C dan C++ yaitu C adalah bahasa pemrograman prosedural, sedangkan C ++ adalah bahasa pemrograman berorientasi objek.

2.1.5 Basisdata

Menurut Yanto (2016:8) (Fadlillah, 2018) “Basis data adalah proses perubahan pengolahan data secara manual menjadi proses pengolahan berbasis pendekatan basis data”.

(4)

Menurut Dadan dan Kerendi (2015:28) “Xampp adalah salah satu aplikasi web server apache yang terintegrasi dengan MySQL dan dan PHPMyadmin”.

2. MySQL

Menurut Edy Winarno et al. (2014:102) “MySQL adalah sebuah software database”.

3. PHPMyAdmin

Menurut Su Rahman (2013:12) “PhpMyAdmin adalah aplikasi PHP sebagai administrator MySQL”.

2.1.6 Model pengembangan perangkat lunak

Menurut Rosa dan M.Shalahuddin (2013:28) pada (Ade Wiwid Taniah, 2017) “Model SDLC air terjun (waterfall) sering juga disebut sekuensial linier (sequential linier) atau alur hidup klasik (classis life cycle)”. Model air terjun menyediakan pendekatan alur perangkat lunak secara sekuensial atau terurut dimulai dari analisa, desain, pengkodean, pengujian, dan tahap pendukung (support).

2.2 Teori Pendukung

2.2.1 Entity Relationship Diagram (ERD)

Menurut Indrajani yang dikutip oleh Didi Purnomo dalam Bruno, Entity Relationship modeling adalah sebuah pendekatan top-bottom dalam merancang sebuah basis data, dimulai dengan mengidentifikasikan data yang penting dan digambarkan dalam suatu model(Bruno, 2019).

Aspek utama dari Entity Relationship modeling yaitu: a. Entitas (Entity)

Entitas adalah sekumpulan objek dengan properti yang sama, yang diidentifikasi di dalam organisasi atau perusahaan dikarenakan keberadaannya yang bebas (independen). Terdapat dua tipe entitas: a) Entitas Lemah (Weak Entity)

merupakan entitas yang keberadaanya bergantung pada keberadaan entitas lain. Contoh, entitas hobi bergantung pada entitas mahasiswa. b) Entitas Kuat (Strong Entity)

(5)

merupakan entitas yang berdiri sendiri tanpa bergantung dengan entitas lain.

b. Attributes

Attributes adalah sebuah kolom yang memiliki nama pada sebuah relasi. Berikut ada tipe dari atribut yaitu:

a) Single – Valued Attribute

Sebuah atribut yang mempunyai nilai tunggal untuk setiap kejadian dari sebuah entitas.

b) Multi valued Attribute

Nilai dari suatu Attribute yang mempunyai lebih dari satu (multivalue) nilai dari atrribute yang bersangkutan.

c) Composite Attribute

Composite Attribute adalah suatu atribut yang terdiri dari beberapa atribut yang lebih kecil yang mempunyai arti tertentu yang masih bisah dipecah lagi atau mempunyai sub Attribute.

d) Derivatif Attribute

Atribut yang tidak harus disimpan dalam database Ex. Total. atau atribut yang dihasilkan dari atribut lain atau dari suatu Relationship. Atribut ini dilambangkan dengan bentuk oval yang bergaris putus-putus.

c. Key

Key adalah sebuah field yang digunakan untuk mengidentifikasikan satu atau lebih atribut secara unik untuk mengidentifikasi setiap record. Terdapat lima jenis key yang baisa digunakan, yaitu:

a) Candidate Key

Merupakan set atribut minimal yang secara unik mengidentifikasi setiap kejadian dari sebuah tipe entitas.

b) Primary Key

Merupakan candidate key yang dipilih untuk mengidentifikasikan setiap kejadian dari suatu tipe entitas secara unik.

(6)

Merupakan sebuah candidate key yang terdiri dari dua atau lebih atribut.

d) Foreign Key

Merupakan sebuah atribut pada suatu relasi yang sama dengan candidate key dari relasi lainya.

e) Alternate Key

Merupakan kumpulan sebuah atribut dari candidate key yang tidak terpilih menjadi primary key.

d. Kardinalitas Rasio Relationship

Kardinalitas rasio adalah sejumlah kemungkinan entitas A berpartisipasi dengan entitas B dalam satu Relationship. Ada tiga jenis yakni:

a. One to One (1:1)

Setiap anggota entitas A hanya boleh berhubungan dengan satu anggota entitas B, begitu pula sebaliknya.

b. One to Many (1…*)

Setiap anggota entitas A dapat berhubungan dengan lebih dari satu anggota entitas B tetapi tidak sebaliknya.

c. Many to Many (*…*)

Setiap entitas A dapat berhubungan dengan banyak entitas himpunan entitas B dan demikian pula sebaliknya.

2.2.1 Logical Record Structure (LRS)

Menurut Andriansyah (2016:53), “Logical Record Structure (LRS) merupakan transformasi dari penggambaran ERD dalam bentuk yang lebih jelas dan mudah untuk dipahami”.

2.2.2 UML (Unified Modelling Language)

Menurut (Fuad et al., 2018) UML (Unified Modelling Language) adalah salah satu standar bahasa yang dapat digunakan di dunia industri untuk mendefinisikan requirement, membuat analisis dan desain, serta menggambarkan arsitektur dalam pemrograman berorientasi objek UML adalah sebuah bahasa pemodelan yang berdasarkan diagram atau grafik dengan sistem pengembangan

(7)

perangkat lunak berbasis OO (object oriented). Ada 4 (Empat) macam diagram dalam Unifed Modelling Language yaitu :

1. Use Case Diagram

Use Case Diagram merupakan pemodelan untuk menggambarkan kelakuan (behaviour) sistem yang akan dibuat. Diagram use case mendeskripsikan sebuah interaksi antara satu atau lebih aktor dengan sistem yang akan dibuat.

2. Activity Diagram

Activity Diagram menggambarkan workflow (aliran kerja) atau aktivitas dari sebuah sistem atau proses bisnis.

3. Class Diagram

Class Diagram menggambarkan struktur sistem dari segi pendefinisian kelas-kelas yang akan dibuat untuk membangun sistem. Class Diagram juga menunjukkan properti dan operasi sebuah kelas dan batasan-batasan yang terdapat dalam hubungan-hubungan objek tertentu.

4. Sequence Diagram

Sequence Diagram menggambarkan kelakuan/perilaku objek pada use case dengan mendeskripsikan waktu hidup objek dan message yang dikirimkan dan diterima antar objek.

Referensi

Dokumen terkait

UML (Unified Modelling language) adalah sebuah bahasa untuk menentukan, visualisasi, kontruksi, dan mendokumentasikan artifact (bagian dari informasi yang digunakan atau

Berdasarkan beberapa pendapat yang dikemukakan diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa “Unified Modelling Language (UML) adalah sebuah bahasa yang berdasarkan grafik atau

UML (Unified Modelling language) adalah sebuah bahasa untuk menentukan, visualisasi, kontruksi, dan mendokumentasikan artifact (bagian dari.. informasi yang digunakan atau

UML atau biasa dikenal dengan Unified Modeling Language adalah sebuah standar bahasa untuk visualisasi dalam merancang dan mendokumentasikan sebuah sistem perangkat

UML (Unified Modeling Language) menurut (Nugroho, 2009) adalah sebagai berikut : UML (Unified Modeling Language) adalah sebuah bahasa untuk menetukan, visualisasi,

UML (Unified Modelling Language) adalah suatu alat untuk memvisualisasikan dan mendokumentasikan hasil analisa dan desain yang berisi sintak dalam memodelkan

Unified Modelling Language (UML) merupakan sistem arsitektur yang bekerjas dalam OOAD (Object-Oriented Analysis/Design) dengan satu bahasa yang konsisten untuk

2.1.4 UML Unifield Modelling Language Sukamto dan Shalahudin 2013:133 mendefinisikan bahwa, “UML adalah salah satu standar bahasa yang banyak digunakan di dunia industri untuk