49 BAB V
KESIMPULAN, IMPLIKASI, DAN SARAN A. Kesimpulan
Penelitian ini dilakukan untuk menganalisa pengaruh likuiditas dan
profitabilitas terhadap harga saham perusahaan manufaktur yang terdaftar di
Bursa Efek Indonesia tahun 2011-2013. Berdasarkan hasil analisis data yang
telah diuji menggunakan analisis regresi berganda, diperoleh kesimpulan
sebagai berikut:
1. Rasio Likuiditas (Current Ratio) berpengaruh positif dan signifikan
terhadap harga saham. Hal ini dibuktikan dengan nilai t CR bernilai positif
sebesar 3,724. Hasil statistik uji t untuk variabel CR diperoleh nilai
signifikansi sebesar 0,000, lebih kecil dari toleransi kesalahan α = 0,05 (Ha
diterima). Hasil yang signifikan secara statistik berarti bahwa H0 ditolak,
sehingga CR dapat digunakan untuk memprediksi harga saham perusahaan
manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2011-2013.
2. Rasio Profitabilitas (Net Profit Margin) berpengaruh positif dan signifikan
terhadap harga saham. Hal ini dibuktikan dengan nilai t NPM bernilai
positif sebesar 4,326. Hasil statistik uji t untuk variabel NPM diperoleh
nilai signifikansi sebesar 0,000, lebih kecil dari toleransi kesalahan α = 0,05 (Ha diterima). Hasil yang signifikan secara statistik berarti bahwa H0
ditolak, sehingga NPM dapat digunakan untuk memprediksi harga saham
perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode
3. Hasil analisis dengan menggunakan uji F dalam penelitian ini
menunjukkan bahwa likuiditas dan profitabilitas secara simultan
berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Hal ini terbukti dengan
nilai F sebesar 16,119 dan signifikansi sebesar 0,000. Nilai signifikansi
tersebut lebih kecil dari 0,05, sehingga Ha diterima dan H0 ditolak. B. Implikasi
Berdasarkan hasil analisis data dan kesimpulan diatas, maka dapat dipastikan
bahwa variabel likuiditas (Current Ratio) dan profitabilitas (Net Profit
Margin) terbukti mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap harga saham
perusahaan manufaktur yang tergabung di Bursa Efek Indonesia. Hasil analisis
koefisien determinasi (R2) diperoleh nilai sebesar 0,207 atau sama dengan 20,7%. Hal ini menunjukkan bahwa sebesar 20,7% variabel harga saham
dapat dijelaskan oleh variasi dari variabel independen seperti likuiditas
(Current Ratio) dan profitabilitas (Net Profit Margin). Sementara sisanya
79,3% dapat dijelaskan oleh faktor–faktor lain atau variabel–variabel lain
diluar model dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini akan memberikan
masukan bagi para pemakai laporan keuangan:
1. Investor maupun kreditor, diharapkan penelitian ini dapat menjadikan dasar
dalam menilai kinerja manajemen yang menjadi pertimbangan awal dalam
proses transaksi bursa dan proses pengambilan keputusan investasi saham.
2. Bagi manajemen, diharapkan penelitian ini dapat menjadikan motivasi
untuk meningkatkan kinerja manajemen, sehingga dapat tercermin dalam
mengenai kebijaksanaan yang menyangkut rasio kinerja keuangan terhadap
keputusan investasi saham.
3. Bagi para pengambil keputusan (eksekutif), diharapkan penelitian ini dapat
dijadikan dasar penilaian dan dasar pertimbangan dalam pengambilan
keputusan di masa yang akan datang.
C. Saran
Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai acuan bagi peneliti lain
untuk mengembangkan maupun mengoreksi dan melakukan perbaikan
seperlunya. Mengacu pada hasil penelitian maka penulis memberikan saran
sebagai berikut:
1. Memperluas penelitian dengan cara memperpanjang periode penelitian
dengan menambah tahun pengamatan dan memperbanyak jumlah sampel
untuk penelitian yang akan datang.
2. Penelitian yang akan datang juga sebaiknya menambah variabel
independen yang masih berbasis pada data laporan keuangan selain yang
digunakan dalam penelitian ini dengan tetap berlandaskan pada penelitian–
penelitian sebelumnya.
3. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa likuiditas (Current Ratio) dan
profitabilitas (Net Profit Margin) berpengaruh terhadap harga saham,
sehingga para investor, masyarakat, kreditor, dan pemakai laporan
keuangan yang lainnya dapat menjadikan likuiditas dan profitabilitas
sebagai pertimbangan dalam hal pengambilan keputusan untuk melakukan
52
DAFTAR PUSTAKA
Alwi, Iskandar Z. 2003. Pasar Modal Teori dan Aplikasi. Edisi Pertama. Jakarta: Yayasan Pancur Siwah.
Ang, Robert. 1997. Pasar Modal Indonesia. Jakarta: Media Soft Indonesia.
Anoraga, Pandji. 2001. Pengantar Pasar Modal (edisi revisi). Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Arifin, A. 2002. Membaca Saham. Yogyakarta: Andi.
Darmadji T. dan Hendy M. Fakhfuddin. 2001. Pasar Modal di Indonesia. Jakarta: Salemba Empat.
Darsono dan Ashari. 2005. Pedoman Praktis Memahami Laporan Keuangan. Yogyakarta: Andi.
Fahlevi, Ilham Reza. 2013. Pengaruh Rasio Likuiditas, Profitabilitas, dan
Solvabilitas Terhadap Harga Saham. Skripsi. Jakarta: Fakultas Ekonomi
dan Bisnis UIN Syarif Hidayatullah.
Ghozali, Imam. 2011. Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS
19 Cetakan V. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Harahap, Sofyan Syafri. 2007. Analisis Kritis Atas Laporan Keuangan. Jakarta: Rajawali Pers.
Hartono. 2004. Statistika untuk Penelitian. Pekanbaru: Lembaga Studi Filsafat, Kemasyarakatan, Kependidikan, dan Perempuan.
Horne, James C. Van dan John M. Wachowicz, Jr. 1997. Prinsip-prinsip
Manajemen Keuangan Buku Satu Edisi Indonesia. Jakarta: Salemba
Empat.
Husnan, Suad. 2001. Dasar-dasar Teori Portofolio dan Analisis Sekuritas. Yogyakarta: UPP AMP YKPN.
Jogiyanto, H.M. 2003. Teori Portofolio dan Analisis Investasi. Edisi Kedua. Yogyakarta: BPFE.
Kasmir. 2008. Analisis Laporan Keuangan. Jakarta: Rajawali Pers.
Keown, Martin, Petty, Scoot Jr. 2008. Manajemen Keuangan: Prinsip-prinsip dan
Koetin, E.A. 2002. Analisa Pasar Modal. Jakarta: Pusataka Sinar Harapan.
Megarini, Laksmi Savitri. 2003. Analisis Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap
Perubahan Harga Saham pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Jakarta. Skripsi. Surakarta: Fakultas Ekonomi Universitas
Sebelas Maret.
Meythi, Tan Kwang En, Linda Rusli. 2011. Pengaruh Likuiditas dan
Profitabilitas Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Bisnis Manajemen dan
Ekonomi, Volume 10, No.2, hal 2671-2684. Universitas Kristen Maranatha.
Moeljadi. 2007. Manajemen Keuangan: Pendekatan Kuantitatif dan Kualitatif. Malang: Bayumedia.
Nazir, Moch. 2003. Metode Penelitian. Jakarta: Salemba Empat.
Payamta dan Machfoedz. 1999. Evaluasi Kinerja Perusahaan Perbankan Sebelum
dan Sesudah Menjadi Perusahaan Go Publik di BEJ. Kelola.
No.20/VIII/1999. Universitas Gajah Mada.
Petronela, Thio. 2004. Pertimbangan Going Concern Perusahaan dalam
Pemberian Opini Audit. Jurnal Balance, 47-55.
Prastowo, Dwi dan Juliaty Rifka. 2002. Analisis Laporan Keuangan Konsep dan
Aplikasi. Edisi Kedua. Yogyakarta: UPP AMP YKPN.
Ratri, Teska Destia. 2015. Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Harga Saham
Perusahaan Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2009-2014. Skripsi. Yogyakarta: Fakultas Ekonomi
UNY.
Riyanto, Bambang. 2001. Dasar-dasar Pembelajaran Perusahaan. Edisi Keempat. Yogyakarta: BPFE.
Rizal dan Sarjono Sahar. 2015. Pengaruh Rasio Keuangan Terhadap Harga
Saham Sektor Properti dan Real Estate pada Bursa Efek Indonesia. Jurnal
Bisnis dan Kominikasi, Volume 2, No.1. KalbiSocio.
Sanjaya, Made Dimas. 2014. Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Harga
Saham Perbankan yang Listing di Bursa Efek Indonesia. Skripsi.
Setiawan, Agung Hery. 2009. Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Perubahan
Harga Saham pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Skripsi. Semarang: Fakultas Ekonomi: UNNES.
Sudana, I. M. 2009. Manajemen Keuangan Teori dan Praktek. Surabaya: Airlangga University Press.
Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif,
Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Weston, J. F. dan Copeland, T. E. 1997. Manajemen Keuangan. Edisi Sembilan.Jakarta: Penerbit Bina Rupa Aksara.
Lampiran 1: Daftar Sampel Perusahaan Manufaktur Periode 2011-2013
No NAMA PERUSAHAAN KODE
1 Akasha Wira International Tbk ADES
2 Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk AISA
3 Argha Karya Prima Ind. Tbk AKPI
4 Alumindo Light Metal Industry Tbk ALMI
5 Asahimas Flat Glass Tbk AMFG
6 Asiaplast Industries Tbk APLI
7 Arwana Citramulia Tbk ARNA
8 Betonjaya Manunggal Tbk BTON
9 PT Budi Starch & Sweetener Tbk. BUDI 10 PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk. CEKA 11 Charoen Pokphand Indonesia Tbk CPIN
12 Ekadharma International Tbk EKAD
13 Gunawan Dianjaya Steel Tbk GDST
14 Indofood CBP Sukses Makmur Tbk ICBP
15 Champion Pacific Indonesia Tbk IGAR
16 Sumi Indo Kabel IKBI
17 Indal Aluminium Industry Tbk INAI
18 Indofood Sukses Makmur Tbk INDF
19 Kedaung Indah Can Tbk KICI
20 Kalbe Farma Tbk KLBF
21 Lionmesh Prima Tbk LMSH
22 Multi Prima Sejahtera Tbk LPIN
23 Martina Berto Tbk MBTO
24 Hanson International Tbk MYRX
25 Nipress Tbk NIPS
26 Pelangi Indah Canindo Tbk PICO
27 Pyridam Farma Tbk PYFA
28 Nippon Indosari Corpindo Tbk ROTI
29 Sekar Laut Tbk SKLT
30 Holcim Indonesia Tbk SMCB
31 Semen Indonesia (Persero) Tbk SMGR
32 Indo Acidatama Tbk SRSN
33 Siantar Top Tbk STTP
34 Mandom Indonesia Tbk TCID
35 Surya Toto Indonesia Tbk TOTO
36 Trias Sentosa Tbk TRST
37 Tempo Scan Pacific Tbk TSPC
38 Ultra Jaya Milk Industry Tbk ULTJ
Lampiran 2: Data Current Ratio Perusahaan Manufaktur Periode 2011-2013
No Perusahaan Current Ratio
2011 2012 2013
1 Akasha Wira International Tbk Tbk
1,7088 1,9416 1,8096
2 Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
1,8935
1,2695 1,9569
3 Argha Karya Prima Ind. Tbk
1,3948
1,4044 1,3554
4 Alumindo Light Metal Industry Tbk
1,2015
1,2920 1,0591
5 Asahimas Flat Glass Tbk
4,4229 3,8870 4,1778 6 Asiaplast Industries Tbk 1,4543 1,4367 1,8408 7 Arwana Citramulia Tbk 1,0158 1,1662 1,2993 8 Betonjaya Manunggal Tbk 3,1376 3,2959 3,6308
9 PT Budi Starch & Sweetener Tbk.
1,2504
1,1316 1,0763
10 PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk.
1,6869
1,0271 1,6322
11 Charoen Pokphand Indonesia Tbk
1,4427 1,3896 3,7923 12 Ekadharma International Tbk 1,9036 2,4109 2,3287
13 Gunawan Dianjaya Steel Tbk
3,0218
2,3139 2,9880
14 Indofood CBP Sukses Makmur Tbk
2,8711
2,7625 2,4106
15 Champion Pacific Indonesia Tbk
5,7733
4,3635 3,3891
16 Sumi Indo Kabel
5,2126
3,5223 4,7268
17 Indal Aluminium Industry Tbk
1,1894
1,9933 1,2362
18 Indofood Sukses Makmur Tbk
1,9095
2,0032 1,6831
19 Kedaung Indah Can Tbk
7,2599 4,8001 5,7741 20 Kalbe Farma Tbk 3,6759 3,4054 2,8393 21 Lionmesh Prima Tbk 2,3315 4,0675 4,1966
22 Multi Prima Sejahtera Tbk
2,9356 2,9031 3,2091 23 Martina Berto Tbk 4,0810 3,7102 3,9914 24 Hanson International Tbk 0,1656 0,4549 0,2331 25 Nipress Tbk 1,0835 1,1034 1,1439
26 Pelangi Indah Canindo Tbk
1,1625 1,2414 1,3135 27 Pyridam Farma Tbk 2,5399 2,4134 1,5368
28 Nippon Indosari Corpindo Tbk
1,2838 1,1246 1,1364 29 Sekar Laut Tbk 1,7410 1,4148 1,2275 30 Holcim Indonesia Tbk 1,4658 1,4046 0,6392
31 Semen Indonesia (Persero) Tbk
2,6465 1,7059 1,8824 32 Indo Acidatama Tbk 3,1748 2,7521 3,2813 33 Siantar Top Tbk 0,9524 0,9975 1,1424 34 Mandom Indonesia Tbk 11,7429 7,7266 3,5732
35 Surya Toto Indonesia Tbk
1,8827 2,1544 2,1950 36 Trias Sentosa Tbk 1,4002 1,3033 1,1429
37 Tempo Scan Pacific Tbk
2,9835
3,0933 2,9619
38 Ultra Jaya Milk Industry Tbk
1,4766
2,0182 2,4701
39 Unggul Indah Cahaya Tbk
1,5964
Lampiran 3: Data Net Profit Margin Perusahaan Manufaktur 2011-2013
No Perusahaan Net Profit Margin
2011 2012 2013
1 Akasha Wira International Tbk Tbk 0,0864
0,1749 0,1108
2 Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
0,0855
0,0923 0,0851
3 Argha Karya Prima Ind. Tbk
0,0377
0,0206 0,0208
4 Alumindo Light Metal Industry Tbk 0,0152
0,0043 0,0091
5 Asahimas Flat Glass Tbk
0,1298 0,1213 0,1052 6 Asiaplast Industries Tbk 0,0531 0,0122 0,0067 7 Arwana Citramulia Tbk 0,1040 0,1425 0,1677 8 Betonjaya Manunggal Tbk 0,1246 0,1597 0,2279
9 PT Budi Starch & Sweetener Tbk.
0,0251
0,0022 0,0167
10 PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk. 0,0778
0,0519 0,0257
11 Charoen Pokphand Indonesia Tbk
0,1316 0,1258 0,0985 12 Ekadharma International Tbk 0,0796 0,0940 0,0942
13 Gunawan Dianjaya Steel Tbk
0,0476
0,0283 0,0652
14 Indofood CBP Sukses Makmur Tbk 0,1067
0,1058 0,0891
15 Champion Pacific Indonesia Tbk
0,1079
0,0800 0,0544
16 Sumi Indo Kabel
0,0166
0,0300 0,0171
17 Indal Aluminium Industry Tbk
0,0474
0,0397 0,0078
18 Indofood Sukses Makmur Tbk
0,1079
0,0955 0,0614
19 Kedaung Indah Can Tbk
0,0041 0,0238 0,0749 20 Kalbe Farma Tbk 0,1396 0,1302 0,1231 21 Lionmesh Prima Tbk 0,0525 0,1851 0,0561
22 Multi Prima Sejahtera Tbk
0,1825 0,1674 0,1661 23 Martina Berto Tbk 0,0658 0,0634 0,0252 24 Hanson International Tbk 0,5554 0,2387 0,0014 25 Nipress Tbk 0,0308 0,0307 0,0456
26 Pelangi Indah Canindo Tbk
0,0203 0,0188 0,0226 27 Pyridam Farma Tbk 0,0342 0,0300 0,0322
28 Nippon Indosari Corpindo Tbk
0,1425 0,1252 0,1050 29 Sekar Laut Tbk 0,0287 0,0367 0,0202 30 Holcim Indonesia Tbk 0,1414 0,1499 0,0983
31 Semen Indonesia (Persero) Tbk
0,2415 0,2514 0,2185 32 Indo Acidatama Tbk 0,0619 0,0441 0,0408 33 Siantar Top Tbk 0,0415 0,0581 0,0675 34 Mandom Indonesia Tbk 0,0846 0,0812 0,0790
35 Surya Toto Indonesia Tbk
0,1625 0,1496 0,1382 36 Trias Sentosa Tbk 0,0717 0,0315 0,0162
37 Tempo Scan Pacific Tbk
0,1014
0,0958 0,0932
38 Ultra Jaya Milk Industry Tbk
0,0611
0,1258 0,0940
39 Unggul Indah Cahaya Tbk
0,0128
Lampiran 4: Data Harga Saham Perusahaan Manufaktur Periode 2012-2014
No Perusahaan Harga Saham
2012 2013 2014
1 Akasha Wira International Tbk Tbk
1.920 2.000 1.685
2 Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
1.080 1.430 2.375
3 Argha Karya Prima Ind. Tbk
800 810 790
4 Alumindo Light Metal Industry Tbk
325 300 351
5 Asahimas Flat Glass Tbk
8.300 7.000 7.750 6 Asiaplast Industries Tbk 86 65 80 7 Arwana Citramulia Tbk 410 820 1.010 8 Betonjaya Manunggal Tbk 700 550 515
9 PT Budi Starch & Sweetener Tbk.
114 109 116
10 PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk.
1.300 1.160 2.600
11 Charoen Pokphand Indonesia Tbk
3.650 3.375 3.950 12 Ekadharma International Tbk 350 390 412
13 Gunawan Dianjaya Steel Tbk
108 86 85
14 Indofood CBP Sukses Makmur Tbk
7.800 10.200 10.450
15 Champion Pacific Indonesia Tbk
375 295 269
16 Sumi Indo Kabel
1.530 920 950
17 Indal Aluminium Industry Tbk
225 300 275
18 Indofood Sukses Makmur Tbk
5.850 6.600 7.075
19 Kedaung Indah Can Tbk
270 270 289 20 Kalbe Farma Tbk 1.060 1.250 1.730 21 Lionmesh Prima Tbk 10.500 8.000 7.700
22 Multi Prima Sejahtera Tbk
7.650 5.000 4.975 23 Martina Berto Tbk 380 305 251 24 Hanson International Tbk 285 570 625 25 Nipress Tbk 114 324 259
26 Pelangi Indah Canindo Tbk
260 115 189 27 Pyridam Farma Tbk 177 147 130
28 Nippon Indosari Corpindo Tbk
1.380 1.020 1.310 29 Sekar Laut Tbk 180 180 365 30 Holcim Indonesia Tbk 2.900 2.275 3.030
31 Semen Indonesia (Persero) Tbk
15.850 14.150 16.575 32 Indo Acidatama Tbk 50 50 50 33 Siantar Top Tbk 1.050 1.550 3.010 34 Mandom Indonesia Tbk 11.000 11.900 17.000
35 Surya Toto Indonesia Tbk
3.325 3.850 2.000 36 Trias Sentosa Tbk 345 250 333
37 Tempo Scan Pacific Tbk
3.725 3.250 3.000
38 Ultra Jaya Milk Industry Tbk
1.330 4.500 3.980
39 Unggul Indah Cahaya Tbk
2.000 1.910 1.825
Lampiran 5: Hasil Statistik Deskriptif
Descriptive Statistics
N Minimum Maximum Mean Std. Deviation
Y=Harga Saham 117 50.0000 17000.0000 2610.205 3762.4869
X1=Likuiditas 117 .1656 11.7429 2.394740E0 1.6169037
X2=Profitabilitas 117 .0014 .5554 .084174 .0731148
Lampiran 6: Hasil Uji Normalitas
Lampiran 7: Hasil Uji Multikolinearitas
Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig. Collinearity Statistics
B Std. Error Beta Tolerance VIF
1 (Con stant) -655.433 663.463 -988 .325 Likuid itas 716.649 192.435 .308 3.724 .000 1.000 1.000 Profit abilita s 18407.821 4255.623 .358 4.326 .000 1.000 1.000
a. Dependent Variable: Harga Saham
Lampiran 8: Hasil Uji Heteroskedastisitas
Lampiran 9: Hasil Uji Autokorelasi
Model Summaryb Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate Durbin-Watson 1 .470a .220 .207 3.3509876E3 2.180
a. Predictors: (Constant), Profitabilitas, Likuiditas b. Dependent Variable: Harga Saham
Lampiran 10: Hasil Uji Statistik F
ANOVAb
Model Sum of Squares df Mean Square F Sig.
1 Regression 3.620E8 2 1.810E8 16.119 .000a
Residual 1.280E9 114 1.123E7
Total 1.642E9 116
a. Predictors: (Constant), Profitabilitas, Likuiditas