• Tidak ada hasil yang ditemukan

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia"

Copied!
36
0
0

Teks penuh

(1)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Halaman 1 dari 36 hal. Put. Nomor 450 K/Pdt.Sus-HKI/2016

P U T U S A N Nomor 450 K/Pdt.Sus-HKI/2016

DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA M A H K A M A H A G U N G

memeriksa perkara perdata khusus hak atas kekayaan intelektual (merek) dalam tingkat kasasi telah memutus sebagai berikut dalam perkara antara:

ALEXANDER, bertempat tinggal di Taman Semanan Indah Blok J3/9, RT 012, RW 012, Kelurahan Semanan, Kalideres, Jakarta Barat, dalam hal ini memberi kuasa kepada Teguh Subagyo, S.H., dan kawan, Para Advokat dari Law Office Teguh S & Partners Advocates, IP. Consultant & Trademark Attorney Perkantoran Hayam Wuruk Plaza Tower III 4th Floor, Room G.2, beralamat di Jalan Hayam Wuruk Nomor 108, Jakarta 11160, berdasarkan Surat Kuasa Khusus tanggal 11 Februari 2016 sebagai Pemohon Kasasi dahulu Tergugat;

L a w a n

JOANES KURNIAWAN, bertempat tinggal di Jalan Jembatan III, Nomor 25 B3, RT 009 RW 11, Kelurahan Pejagalan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, dalam hal ini memberi kuasa kepada Eta Sanjaya, S.H., dan kawan-kawan, Para Advokat yang tergabung di Kantor Hukum “Roesmanhadi & Associates”, beralamat di Patra Office Tower, Lantai 19, Suite 1211, Jalan Gatot Subroto, Kav. 32-34, Jakarta Selatan - 12950, berdasarkan Surat Kuasa Khusus tanggal 22 Maret 2016, sebagai Termohon Kasasi dahulu Penggugat;

D a n:

KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA c.q DIREKTORAT JENDERAL KEKAYAAN INTELEKTUAL c.q. DIREKTORAT MEREK, berkedudukan di Jalan HR. Rasuna Said Kav. 7-8 Kuningan, Jakarta Selatan, Turut Termohon Kasasi dahulu Turut Tergugat;

Mahkamah Agung tersebut;

Membaca surat-surat yang bersangkutan;

Menimbang, bahwa dari surat-surat tersebut ternyata bahwa sekarang Termohon Kasasi dahulu Penggugat telah mengajukan gugatan

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : [email protected]

(2)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Halaman 2 dari 36 Hal. Put. Nomor 450 K/Pdt.Sus-HKI/2016

terhadap Pemohon Kasasi dahulu Tergugat dan Turut Termohon Kasasi dahulu Turut Tergugat di muka persidangan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, pada pokoknya sebagai berikut:

1. Bahwa Penggugat merupakan pemilik usaha yang bergerak dibidang pembuatan dan penjualan pakaian seperti baju, celana, jaket alas kaki dan ikat pinggangyang dalam penjualan barang-barang tersebut menggunakan merek L'GS dan telah melakukan usahanya sejak tahun 2009;

2. Bahwa Penggugat adalah Pemegang Hak dan pemilik atas merek dagang L'GS di Indonesia dengan Nomor Pendaftaran IDM000310549 tanggal penerimaan 7 Januari 2010 dan tanggal Pendaftaran Merek 17 Juni 2011, untuk melindungi jenis barang yang termaksud dalam kelas 25 diantaranya yaitu; baju, celana, pakaian dalam, jas, jaket, alas kaki, ikat pinggang (Bukit P-1);

3. Dengan terbitnya sertifikat Merek L'GS (bukti P-2), Penggugat menjadi pemegang Hak Eksklusif atas Merek L'GS yang berhak atas perlindungan hukum yang dijamin oleh Negara. Hal tersebut sebagaimana yang diamanatkan dalam ketentuan Pasal 28 juncto Pasal 3 Undang Undang Nomor 15 Tahun 2001 tentang Merek, yang berbunyi sebagai berikut;

Pasal 28 UndangUndang Nomor 15 Tahun 2001:

"Merek terdaftar mendapatkan perlindungan hukum untuk jangka waktu 10 (sepuluh) tahun sejak tanggal Penerimaan dan jangka waktu perlindungan itu dapat diperpanjang";

Pasal 3 Undang Undang Nomor 15 Tahun 2001;

"Hak atas Merek adalah hak eksklusif yang diberikan oleh Negara kepada pemilik Merek yang terdaftar dalam Daftar Umum Merek untuk jangka waktu tertentu dengan menggunakan sendiri merek tersebut atau memberikan izin kepada pihak lain untuk menggunakannya"; 4. Berdasarkan hal tersebut diatas, maka jelas Penggugat merupakan

satu-satunya pihak yang secara hukum berhak atas perlindungan hukum terkait hak eksklusif yang dimilikinya atas Merek L'GS. Dengan kata lain Penggugat memilik alas hak untuk melakukan upaya hukum dalam hal terjadi Pendaftaran maupun penggunaan merek-merek yang memiliki persamaan pada keseluruhan maupun memiliki persamaan pada pokoknya dengan L'GS yang dimilikinya, termasuk apabila terdapat merek-merek lain yang didaftarkan dengan iktikad tidak baik

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : [email protected]

(3)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Halaman 3 dari 36 Hal. Put. Nomor 450 K/Pdt.Sus-HKI/2016

dengan tujuan membonceng ketenaran Merek L'GS' atas nama Penggugat;

5. Bahwa sesuai dengan prinsip first to file yang dianut oleh Undang Undang Nomor 15 Tahun 2001 tentang merek maka sudah seharusnya merek L'GS dengan Nomor Pendaftaran IDM 000310549 milik klien kami tersebut secara hukum adalah pendaftar pertama sekaligus juga sebagai pemakai pertama sehingga secara hukum mempunyai hak eksklusif yang diberikan oleh negara untuk menggunakan sendiri Merek tersebut atau memberikan izin kepada pihak lain untuk menggunakannya;

6. Merek L'GS yang dimiliki oleh Penggugat telah digunakan sejak tahun 2009 dan pada faktanya telah diajukan pendaftarannya pada Kantor Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Direktorat Merek sejak tanggal 07 Januari 2010 dan digunakan untuk produk-produk dalam kelas 25 yaitu: baju, celana, pakaian dalam, jas, jaket, alas kaki dan ikat pinggang. Kemudian seiring berjalannya waktu merek tersebut dikenal dalam dunia fashion di Indonesia, dan kini produk-produk dengan merek L'GS tersebut telah dipasarkan ke beberapa wilayah di Indonesia yang mempertegas prestasi Merek tersebut sebagai produk pakaian berkualitas tinggi di Indonesia (Bukti P-3);

7. Penggugat telah melakukan berbagai macam upaya pemasaran dan promosi secara gigih dalam jangka waktu yang lama dan di barengi dengan biaya yang tidak sedikit dalam memasarkan produk-produk Penggugat dengan merek L'GS (Bukti P-4), sehingga produk tersebut tersebar dan dikenal luas baik oleh pedagang/distributor maupun pembeli secara nasional;

8. Namun Penggugat sangat menyayangkan bahwa reputasi dari merek L'GS tersebut telah dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan dengan membonceng ketenaran dari Merek L'GS, sebagaimana yang telah dilakukan oleh Tergugat dengan mendaftarkan merek berupa nama LGS74 yang terdaftar dalam daftar umum merek dengan Sertifikat Merek LGS74 Nomor IDM 000367810 tanggal penerimaan 21 Maret 2011 dan tanggal pendaftaran 06 September 2012 atas nama Alexander/Tergugat dengan jenis barang yang sama termaksud dalam kelas NCL 1025 (Bukti P-5);

Merek berupa nama LGS74 (untuk selanjutnya dalam gugatan ini

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : [email protected]

(4)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Halaman 4 dari 36 Hal. Put. Nomor 450 K/Pdt.Sus-HKI/2016

disebut sebagai Merek LGS74) tersebut telah didaftarkan oleh Tergugat dengan iktikad tidak baik, yaitu dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan dengan membonceng ketenaran dari Merek L’GS. Selain itu, Merek LGS74 memiliki persamaan pada pokoknya (bunyi dan pengucapan) dengan merek L’GS atas nama Penggugat yang telah terdartar terlebih dahulu sebelum Tergugat yaitu sejak tahun 2010; 9. Penggugat sangat keberatan dengan terbitnya Sertifikat Merek LGS74

Nomor IDM 000367810 yang telah didaftarkan Tergugat berdasarkan iktikad tidak baik, karena pada faktanya merek LGS74 telah membonceng ketenaran Merek L'GS atas nama Penggugat yang telah terdaftar sejak tahun 2010 dan telah dikenal luas oleh masyarakat. Pendomplengan ini telah menimbulkan kebingungan pada konsumen-konsumen (pembeli) Penggugat maupun pada kalangan masyarakat yang telah terkecoh dan mengira terdapat keterkaitan erat antara Merek LGS74 atas nama Tergugat dengan L'GS atas nama Penggugat yang sudah terdaftar terlebih dahulu dari Tergugat;

Selain itu, iktikad tidak baik Tergugat dalam mendaftarkan merek LGS74 inipun terlihat jelas dengan fakta dalam melakukan produksi serta pemasaran produk-produk pakaian milik Tergugat dalam penggunaan/pemakaian Merek tersebut sangat berbeda dengan apa yang telah Tergugat daftarkan (Bukti P-6)

Merek yang Tergugat daftarkan pada Kantor Merek:

LGS 74

Merek yang Tergugat gunakan dalam kenyataannya:

LGS

LGS

74

Penggunaan kata tersebut jelas menimbulkan kebingungan pada masyarakat luas dan konsumen (pembeli) yang mengira kedua merek tersebut sama dan terdapat keterkaitan erat. Adapun pendaftaran merek yang dilakukan oleh Tergugat tersebut bermaksud melakukan pemboncengan ketenaran terhadap merek Penggugat, dengan demikian pemboncengan ketenaran ini tidak lain dilakukan untuk kepentingan usaha Tergugat dalam melakukan kegiatan Perdagangan produk-produk fashion seperti baju, celana, kaos (T-Shirt);

Bahwa oleh karena pendaftaran Merek LGS74 dilakukan dengan iktikad tidak baik, maka jelas pendaftaran Merek LGS74 tersebut bertentangan dengan ketertiban umum, hal tersebut sebagaimana dinyatakan secara

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : [email protected]

(5)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Halaman 5 dari 36 Hal. Put. Nomor 450 K/Pdt.Sus-HKI/2016

tegas dalam penjelasan Pasal 69 ayat (2) Undang Undang Nomor 15 Tahun 2001 tentang Merek, sebagai berikut:

“Pengertian bertentangan dengan moralitas agama, kesusilaan atau ketertiban umum adalah sama dengan pengertian sebagaimana terdapat dalam penjelasan Pasal 5 huruf a. Termasuk pula dalam pengertian yang bertentangan dengan ketertiban umum adalah adanya iktikad tidak baik";

Selain itu bahwa berdasarkan sistem hukum Indonesia yang dikatakan sebagai iktikad tidak baik dalam praktik hukum Hak Kekayaan Intelektual yaitu : Aspek-aspek iktikad buruk yang dirumuskan oleh H. Yahya Harahap dalam buku Tinjauan Merek Secara Umum, Bandung : PT Citra Aditya Bakti; 1996, halaman 590-591, yaitu:

a. Meniru, mencontoh, mereproduksi, meng-copy yang sudah terkenal meskipun belum terdaftar;

b. Membonceng atau membajak merek orang lain yang sudah terkenal meskipun belum terdaftar;

c. Penyesatan atau penipuan khalayak ramai dengan cara meniru, membonceng atau membajak merek orang lain yang sudah terdaftar maupun merek orang lain yang sudah terkenal, meskipun belum terdaftar dengan tujuan mengeruk keuntungan secara tidak jujur;

d. Peniruan atau memproduksi merek orang lain yang sudah terkenal meskipun belum terdaftar baik secara keseluruhan atau pada pokoknya yang membingungkan dan mengacaukan khalayak ramai tentang asal dan kualitas barang, dianggap perbuatan melanggar ketertiban umum;

e. Setiap peniruan merek orang lain yang sudah terkenal meskipun belum terdaftar, yang mengandung persaingan curang dan merusak tatanan perdagangan bebas yang sehat, secara inklusif dianggap mengandung iktikad tidak baik;

f. Masalah iktikad tidak baik merupakan masalah hukum yang harus dibuktikan dalam pemeriksaan pokok perkara dalam proses persidangan pada tahap pemeriksaan pembuktian;

g. Tenggang waktu pengajuan gugatan pembatalan atas alasan iktikad tidak baik adalah tanpa batas, terhitung sejak merek didaftarkan dalam Daftar Umum Merek;

Dari hal tersebut diatas sangat jelas bahwa merek LGS74 Nomor

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : [email protected]

(6)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Halaman 6 dari 36 Hal. Put. Nomor 450 K/Pdt.Sus-HKI/2016

IDM 000367810 yang telah didaftarkan Tergugat berdasarkan iktikad tidak baik, karena pada faktanya merek LGS74 telah membonceng ketenaran Merek L'GS atas nama Penggugat yang telah terdaftar sejak tahun 2010 dan telah dikenal luas oleh masyarakat;

10. Bahwa selain itu Penggugat juga sangat keberatan atas terbitnya Merek LGS74 atas nama Tergugat yang memiliki persamaan pada pokoknya dengan Merek L'GS atas nama Penggugat. Hal ini dapat terlihat jelas dari adanya persamaan bunyi (sound similarity) maupun persamaan pada ucapan (phonetic similarity) antara Merek L'GSatas nama Penggugat dengan Merek LGS74 atas nama Tergugat yang mana akan kami uraikan lebih lanjut dalam gugatan ini;

11. Bahwa yang menjadi keberatan dari Penggugat bukan saja mengenai hal tersebut diatas, melainkan juga terhadap dampak yang mungkin timbul atas adanya hal tersebut di atas. Yakni dengan adanya pendaftaran dengan iktikad tidak baik serta persamaan pada pokoknya ini, maka para pelanggan setia Penggugat maupun konsumen (pembeli) akan terus terkecoh atau tersesatkan yang menggunakan Merek L'GSatas nama Penggugat dengan Merek LGS74 atas nama Tergugat;

Selain itu, kualitas produk-produk yang menggunakan Merek LGS74 tidak sebaik kualitas dari produk-produk Merek L'GS, sehingga hal tersebut berpotensi dapat merusak citra dari merek dagang yang dimiliki oleh Penggugat, yang sejak tahun 2009 telah Penggugat kelola, promosikan dan perjuangkan sehingga kualitasnya dikenal para pelanggannya. Oleh karena itu sudah sewajarnya apabila Penggugat mencari perlindungan hukum dan kepastian hukum dengan mengajukan Gugatan Pembatalan pendaftaran Merek atas Merek LGS74 atasnama Tergugat pada Pengadilan Niaga Jakarta Pusat; 12. Bahwa selanjutnya yang menjadi dasar dan alasan hukum Penggugat

dalam mengajukan gugatan Pembatalan pendaftaran Merek LGS74 atas nama Tergugat (sertifikat Merek Nomor IDM 000367810), adalah ketentuan Pasal 68 ayat (1) Undang Undang Nomor 15 Tahun 2001 yang menyatakan bahwa suatu gugatan Pembatalan pendaftaran Merek dapat diajukan oleh pihak yang berkepentingan berdasarkan alasan sebagaimana dimaksud dalam ketentuan Pasal 4, Pasal 5 huruf a, dan Pasal 6 ayat (1) huruf a Undang Undang Nomor 15 Tahun 2001

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : [email protected]

(7)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Halaman 7 dari 36 Hal. Put. Nomor 450 K/Pdt.Sus-HKI/2016

tentang Merek yang berbunyi masing-masing sebagai berikut: Pasal 4 Undang Undang Nomor 15 Tahun 2001:

“Merek tidak dapat didaftar atas dasar permohonannya diajukan oleh Pemohon yang beriktikad tidak baik”;

Pasal 5 Undang Undang Nomor 15 Tahun 2001:

Merek tidak dapat didaftar apabila Merek tersebut mengandung salah satu unsur di bawah ini;

a. Bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, moralitas agama, kesusilaan, atau ketertiban umum;

Pasal 6 Undang Undang Nomor 15 Tahun 2001:

(1) “Permohonan harus ditolak oleh Direktorat Jenderal apabila Merek tersebut:

a. Mempunyai persamaan pada pokoknya atau keseluruhannya dengan Merek milik pihak lain yang sudah terdaftar lebih dahulu untuk barang dan/atau jasa yang sejenis;

13. Bahwa selain itu juga, pengajuan gugatan pembatalan pendaftaran Merek a quo telah sesuai dengan batas waktu pengajuan gugatan yang diatur dalam ketentuan Pasal 69 ayat (1) Undang Undang Nomor 15 Tahun 2001 tentang Merek, sebagai berikut:

"Gugatan pembatalan pendaftaran Merek hanya dapat diajukan dalam jangka waktu 5 (lima) tahun sejak tanggal pendaftaran Merek"

Dimana Sertifikat Merek LGS74 Nomor IDM 000367810 tanggal penerimaan 21 Maret 2011 dan tanggal pendaftaran merek 06 September 2012 atas nama Alexander/Tergugat, dengan demikian gugatan a quo yang diajukan pada tanggal 14 September 2015 masih dalam batas waktu yang diperbolehkan yang diatur dalam ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

Bahwa dalam pengajuan gugatan a quo, dapat diajukan tanpa batas waktu dengan alasan karena adanya pertentangan dengan ketertiban umum. Hal tersebut sebagaimana diatur dalam ketentuan Pasal 69 ayat (2) Undang Undang Nomor 15 Tahun 2001 sebagai berikut; "Gugatan pembatalan dapat diajukan tanpa batas waktu apabila Merek yang bersangkutan bertentangan dengan moralitas agama, kesusilaan, atau ketertiban umum";

Berdasarkan hal tersebut diatas, maka gugatan a quo telah diajukan dalam batas waktu yang diperkenankan menurut ketentuan perundang-undangan dan oleh karena itu sudah selayaknya jika

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : [email protected]

(8)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Halaman 8 dari 36 Hal. Put. Nomor 450 K/Pdt.Sus-HKI/2016

gugatan a quo dapat diterima;

14. Berdasarkan hal tersebut diatas, berikut kami uraikan dasar dan alasanhukum gugatan pembatalan pendaftaran merek terhadap Merek LGS74 yang terdaftar dengan Sertifikat Merek LGS74 Nomor IDM 000367810 kelas (NCL 9) 25 atas nama Tergugat, sebagai berikut: 14.1. Pendaftaran Merek LGS74 Kelas 25 atas nama Tergugat telah

dilakukan dengan iktikad tidak baik;

i. Bahwa yang menjadi salah satu alasan diajukannya gugatan pembatalan pendaftaran Merek ini adalah Merek LGS74 yang telah didaftarkan oleh Tergugat atas dasar iktikad tidak baik, oleh karena itu seharusnya Merek LGS74 atas nama Tergugat tersebut tidak dapat diterima pendaftarannya oleh Kantor Merek (Turut Tergugat). hal ini sebagaimana diatur dalam ketentuan Pasal 4 Undang Undang Nomor 15 Tahun 2001 sebagai berikut:

“Merek tidak dapat didaftar atas dasar permohonan yang diajukan oleh Pemohon yang beriktikad tidak baik”;

ii. Bahwa Marek L’GS milik Penggugat pertama kali didaftarkan dalam daftar umum merek di Kantor Merek pada tanggal penerimaan 07 Januari 2010 dengan Nomor Pendaftaran IDM 000310549 atas nama Joanes Kurniawan;

iii. Seiring berjalannya waktu, dengan kualitas barang yang baik, usaha perdagangan berupa baju, celana, pakaian dalam, jas, jaket, alas kaki, dan ikat pinggang dengan menggunakan merk L'GS mendapatkan respon yang baik sehingga Penggugat banyak menerima pesanan dan orderan barang yang datang dari seluruh wilayah Indonesia (Bukti P-4), sehingga merek L'GS dikenal secara Nasional di Indonesia;

Berkembangnya usaha Penggugat dengan dikenalnya Merek L'GSuntuk barang berupa baju, celana, pakaian dalam, jas, jaket, alas kaki, dan ikat pinggang ternyata menimbulkan keinginan Tergugat untuk memanfaatkan momentum tersebut dengan mengajukan permohonan Pendaftaran Merek LGS74 dalam kelas yang sama (in casu kelas 25) pada tanggal 21 Maret 2011 (Bukti P-5), dimana Merek LGS74 tersebut juga memiliki persamaan pada pokoknya dengan Merek L'GS dan digunakan untuk kegiatan perdagangan barang/produk-produk

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : [email protected]

(9)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Halaman 9 dari 36 Hal. Put. Nomor 450 K/Pdt.Sus-HKI/2016

yang nota bene sama dengan produk yang diperdagangkan oleh Penggugat;

iv. Pendaftaran Merek LGS74 kelas 25 telah dilakukan oleh Tergugat dengan iktikad tidak baik;

Bahwa Penggugat telah mengeluarkan biaya yang tidak sedikit dalam melakukan kegiatan pemasaran serta promosi yang gencar atas Merek L'GS atas nama Penggugat, sehingga Merek L'GS dikenal secara luas oleh masyarakat Indonesia; Bahwa didaftarkannya merek LGS74 kelas 25 oleh Tergugat jelas ditujukan untuk meniru, membonceng ketenaran atau menimbulkan kondisi persaingan curang, mengecoh atau menyesatkan konsumen untuk menggunakan produk-produk bermerek LGS74 yang memiliki persamaan pada pokoknya dengan merek L’GS atas nama Penggugat yang telah menimbulkan kerugian bagi Penggugat, dan bahkan berpotensi untuk menimbulkan kerugian bagi masyarakat luas tersesatkan oleh kemiripan Merek LGS74 atas nama Tergugat dengan Merek L'GS atas nama Penggugat yang telah dikenal masyarakat luas;

Perlu kiranya dipertimbangkan pula oleh Majelis Hakim dalam Pemeriksaan perkara aquo bahwa itikad tidak baik Tergugat dalam mendaftarkan Merek LGS74 ini pun terlihat secara gamblang dari pendaftaran merek dengan penggunaan yang tidak sesuai dengan pendaftarannya (Bukti P-6);

Merek yang Tergugat didaftarkan pada Kantor: LGS 74

Merek yang Tergugat gunakan dalam kenyataannya

LGS LGS

74

Hal tersebut sangat jelas bahwa pendaftaran yang dilakukan oleh Tergugat dalam melakukan pendaftaran merek LGS74 dilakukan dengan unsur iktikad tidak baik, yang bermaksud membonceng, meniru dan menimbulkan kondisi persaingan curang, mengecoh atau menyesatkan konsumen. Hal tersebut juga dipertegas oleh pendapat pakar Kekayaan Intelektual dalam bukunya aspek-aspek iktikad buruk yang dirumuskan oleh H. Yahya Harahap dalam buku Tinjauan

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : [email protected]

(10)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Halaman 10 dari 36 Hal. Put. Nomor 450 K/Pdt.Sus-HKI/2016

Merek secara Umum, Bandung : PT Citra Aditya Bakti; 1996, halaman 590-591, yaitu :

a. Meniru, mencontoh, mereproduksi, meng-copy yang sudah terkenal meskipun belum terdaftar;

b. Membonceng atau membajak merek orang lain yang sudah terkenal meskipun belum terdaftar;

c. Penyesatan atau Penipuan khalayak ramai dengan cara meniru, membonceng atau membajak merek orang lain yang sudah terdaftar maupun merek orang lain yang sudah terkenal, meskipun belum terdaftar dengan tujuan mengeruk keuntungan secara tidak jujur;

d. Peniruan atau memproduksi merek orang lain yang sudah terkenal meskipun belum terdaftar baik secara keseluruhan atau pada pokoknya yangmembingungkan dan mengacaukan khalayak ramai tentang asal dan kualitas barang, dianggap perbuatan melanggar ketertiban umum;

e. Setiap peniruan merek orang lain yang sudah terkenal meskipun belum terdfatar, yang mengandung persaingan curang dan merusak tatanan perdagangan bebas yang sehat, secara inklusif dianggap mengandung iktikad tidak baik;

f. Masalah iktikad tidak baik merupakan masalah hukum yang harus dibuktikan dalam pemeriksaan pokok perkara dalam proses persidangan pada tahap pemeriksaan pembuktian;

g. Tenggang waktu pengajuan gugatan pembatalan atas alasan iktikad tidak baik adalah tanpa batas, terhitung sejak merek didaftarkan dalam Daftar Umum Merek;

Hal tersebut sangat jelas membuktikan bahwa Tergugat dengan sengaja mempunyai niat untuk menimbulkan kondisi persaingan curang, mengecoh serta menyesatkan konsumen demi kepentingan usaha Tergugat dengan mencantumkan kata LGS dalam produk-produknya dengan maksud membonceng ketenaran merek L'GS dan hal tersebut juga sangat jelas menimbulkan kebingungan pada konsumen, dimana konsumen dapat tersesat dengan adanya persamaan pada pokoknya pada kedua merek tersebut dan dapat beranggapan seolah-olah telah terjadi kerjasama,asosiasi, dan/atau afiliasi antara Penggugat dengan Tergugat;

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : [email protected]

(11)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Halaman 11 dari 36 Hal. Put. Nomor 450 K/Pdt.Sus-HKI/2016

Bahwa yang dimaksud dengan permohonan beriktikad tidak baik adalah pemohon yang dalam mendaftarkan suatu merek bertujuan untuk meniru, membonceng atau menjiplak ketenaran merek terdaftar pihak lain atau menimbulkan kondisi persaingan curang, mengecoh atau menyesatkan konsumen demi kepentingan usahanya. Hal ini sebagaimana diatur dalam penjelasan Pasal 4 Undang Undang Nomor 15/2001 sebagai berikut: "Pemohon yang beriktikad baik adalah Pemohon yang mendaftarkan Mereknya secara layak dan jujur tanpa ada niat apapun untuk membonceng, meniru, atau menjiplak ketenaran Merek pihak lain demi kepentingan usahanya yang berakibat kerugian pada pihak lain itu atau menimbulkan kondisi persaingan curang, mengecoh, atau menyesatkan konsumen”; v. Dengan demikian, demi kepastian hukum dan perlindungan

hukum terhadap Penggugat, mohon kiranya Majelis Hakim yang terhormat membatalkan atau setidak-tidaknya menyatakan batal Sertifikat Merek LGS74 Nomor IDM 000367810 untuk kelas 25 yang diterbitkan Kantor Merek (Turut Tergugat);

14.2 Permohonan Pendaftaran Merek LGS74 Kelas 25 atas nama Tergugat memiliki persamaan pada pokoknya dengan Merek L’GS untuk Kelas 25 atas nama Penggugat.

i. Bahwa suatu permohonan pendaftaran merek yang memiliki persamaan pada pokoknya dengan merek lainnya yang telah terdaftar seharusnya ditolak oleh Kantor Merek (Turut Tergugat). Hal ini sebagaimana yang dinyatakan dalam ketentuan Pasal 6 ayat (1) yang mengatur sebagai berikut:

(1). “Permohonan harus ditolak oleh Direktorat Jenderal apabila Merek tersebut:

a. Mempunyai persamaan pada pokoknya atau keseluruhannya dengan Merek milik pihak lain yang sudah terdaftar lebih

dahulu untuk barang dan/atau jasa yang sejenis;

ii. Bahwa seandainya terhadap permohonan tersebut dikabulkan, maka Sertifikat Merek yang terbit tersebut dapat dibatalkan melalui suatu gugatan pembatalan Pendaftaran Merek di Pengadilan Niaga.Hal ini sebagaimana diatur dalamPasal 68 ayat (1) juncto Pasal 6 ayat (1) huruf a Undang Undang Nomor 15/2001, sebagai berikut:

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : [email protected]

(12)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Halaman 12 dari 36 Hal. Put. Nomor 450 K/Pdt.Sus-HKI/2016

Pasal 68 ayat (1) Undang Undang Nomor 15 Tahun 2001:

Gugatan pembatalan pendaftaran Merek dapat diajukan oleh pihak yang berkepentingan berdasarkan alasan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4, Pasal 5, atau Pasal 6;

Pasal 6 ayat (1) huruf a Undang Undang Nomor 15 Tahun 2001: (1) "Permohonan harus ditolak oleh Direktorat Jenderal apabila

Merek tersebut:

a. Mempunyai persamaan pada pokoknya atau keseluruhannya Dengan Merek milik pihak lain yang sudah terdaftar lebih dahulu untuk barang dan/atau jasa yang sejenis;

berdasarkan hal tersebut, jika suatu permohonan pendaftaran merek memiliki persamaan pada pokoknya dengan merek lainnya yang telah terdaftar terlebih dahulu untuk barang dan/atau jasa yang sejenis, maka terhadapnya dapat diajukan gugatan pembatalan merek;

iii. Bahwa terdapat kesamaan pada unsur-unsur merek LGS74 kelas 25 atasnama Tergugat dengan Merek L'GS kelas 25 atas nama Penggugat, dimana kesamaan pada unsur-unsur tersebut telah menimbulkan adanya suatu persamaan pada pokoknya sebagaimana yang diatur dalam penjelasan Pasal 6 ayat (1) huruf a Undang Undang Nomor 15/2001 dan Yurisprudensi Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 279 PK/Pdt/1992 tanggal 6 Januari 1998, masing-masing berbunyi sebagai berikut: Penjelasan Pasal 6 ayat f 11 huruf a Undang Undang Nomor 15 Tahun 2001;

Yang dimaksud dengan persamaan pada pokoknya adalah kemiripan yang disebabkan oleh adanya unsur-unsur yang menonjol antara Merek yang satu dan Merek yang lain, yang dapat menimbulkan kesan adanya persamaan baik mengenai bentuk, cara penempatan, cara penulisan atau kombinasi antara unsur-unsur ataupun persamaan bunyi ucapan yang terdapat dalam merek merek tersebut";

Yurisprudensi Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 279 PK/Pdt/1992 tanggal 06 lanuari 1998;

i. Sama bentuk (similarity of form);

ii. Sama komposisi (similarity of composition); iii. Sama kombinasi (similarity of combination);

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : [email protected]

(13)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Halaman 13 dari 36 Hal. Put. Nomor 450 K/Pdt.Sus-HKI/2016

iv. Sama unsur elemen (similarity of elements); v. Persamaan bunyi (sound similarity);

vi.persamaan pada ucapan (phonetic similarity); vii. Persamaan penampilan (similarity in appearance);

unsur-unsur dalam penjelasan Pasal 6 ayat (1) huruf a Undang Undang Nomor 15/2001 dan Yurisprudensi Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 279 PK/Pdt/1992 tanggal 06 Januari 1998 tersebut bersifat alternatif, artinya apabila salah satu dari unsur-unsur persamaan pada pokoknya telah terpenuhi, maka Merek LGS74 atas nama Tergugat mempunyai persamaan pada pokoknya dengan Merek L'GS atas nama Penggugat; iv. Berikut ini akan kami uraikan persamaan dari unsur-unsur Merek

LGS74 atas nama Tergugat dengan Merek L'GSatas nama Penggugat:

i. Sama Bentuk(similarity of form)

Merek LGS74 dan L’GS memiliki persamaan bunyi yang sama-sama berbunyi eL Ge eS. Hal ini telah menciptakan persama-samaan bunyi yang dapat menyesatkan pandangan masyarakat pada umumnya terhadap kedua merek tersebut;

ii. Persamaan pada ucapan (phonetic similarity)

Penggunaan kata LGS pada kedua Merek LGS74 dan L'GS telah menciptakan persamaan pengucapan yang juga menyesatkan pandangan masyarakat pada umumnya terhadap kedua merek tersebut, sehingga masyarakat dapat berasumsi jika merek tersebut dimiliki dan digunakan oleh individu maupun perusahaan yang sama;

Dengan demikian, demi kepastian hukum dan perlindungan hukum sudah selayaknya Majelis Hakim yang terhormat membatalkan atau setidak-tidaknya menyatakan batal Sertifikat Merek LGS74 Nomor IDM 000367810 untuk kelas 25 atas nama Tergugat dari Daftar Umum Merek;

v. Bahwa penggunaan Merek LGS 74 atas nama Tergugat yang memiliki persamaanpada pokoknya dengan merek L'GS atas nama penggugat di kelas yang sama, semakin memperjelas adanya iktikad tidak baik tergugat karena kesamaan tersebut tidak mungkin suatu kebetulan, melainkan faktor kesengajaan dan telah direncanakan dengan maksud meniru, membonceng atau

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : [email protected]

(14)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Halaman 14 dari 36 Hal. Put. Nomor 450 K/Pdt.Sus-HKI/2016

menjiplak ketenaran merek L’GS agar produk-produk dengan merek LGS74 atas nama Tergugat laku dipasaran tanpa harus bersusah melakukan kegiatan promosi dan pemasaran;

vi. Berdasarkan uraian diatas, jelas terlihat bahwa Pendaftaran Merek LGS74 Kelas 25 dengan Nomor IDM 000367810 tanggal penerimaan 21 Maret 2011 atas nama Tergugat, memiliki persamaan pada pokoknya dengan Merek L'GS untuk kelas yang sama (in casu kelas 25) atas nama Penggugat. Oleh karena itu, demi kepastian hukum dan perlindungan hukum terhadap Penggugat, sudah selayaknya Majelis Hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini membatalkan atau setidak-tidaknya menyatakan Batal Sertifikat Merek LGS74 kelas 25 dengan Nomor IDM 000367810 tanggal penerimaan 21 Maret 2011 atas nama Tergugat dari Daftar Umum Merek;

14.3Pendaftaran Merek LGS74 Kelas 25 atas nama Tergugat memiliki persamaan pada Pokoknya dengan Merek L'GS untuk Kelas 25 atas nama Penggugat;

i. Bahwa sebuah merek tidak dapat didaftarkan apabila merek tersebut bertentangan dengan ketertiban umum. Hal tersebut sebagaimana diatur dalam Pasal 5 huruf a Undang Undang Nomor 15/2001, sebagai berikut Pasal 5 Undang Undang Nomor 15 Tahun 2001 sebagai berikut:

Pasal 5 Undang Undang Nomor 15 Tahun 2001:

"Merek tidak dapat didaftar apabila Merek tersebut mengandung salah satu unsur di bawah ini:

a. Bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, moralitas agama, kesusilaan, atau kertertiban umum; pengertian Penjelasan Pasal 69 ayat (2) Undang Undang 15/2001 disebutkan bahwa adanya dengan moralitas agama, kesusilaan atau ketertiban umum sebagai berikut:

"Pengertian bertentangan dengan moralitas agama, kesusilaan atau ketertiban umum adalah sama dengan pengertian sebagaimana terdapat dalam penjelasan Pasal 5 huruf a. Termasuk pula dalam pengertian yang bertentangan dengan ketertiban umum adalah adanya iktikad tidak baik"; Bahwa sebagaimana yang telah Penggugat uraikan dalam poin 14.1 gugatan a quo, pendaftaran Merek LGS74 atas

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : [email protected]

(15)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Halaman 15 dari 36 Hal. Put. Nomor 450 K/Pdt.Sus-HKI/2016

nama Tergugat telah didasari oleh itikad tidak baik dan bertentangan dengan ketertiban umum. Oleh karena itu, berdasarkan ketentuan Pasal 5 huruf a juncto Pasal 69 ayat (2) Undang Undang Nomor 15/2001, Pendaftaran Merek LGS74 kelas 25 atas nama Tergugat bertentangan dengan Ketertiban Umum;

ii. Selain itu, adanya Merek LGS74 kelas 25 atas nama Tergugat telah menciptakan kebingungan (confusion) dalam masyarakat terhadap merek dagang L'GS atas nama Penggugat, sehingga dapat dikualifikasikan sebagai persaingan curang (unfair competition), dan menyesatkan masyarakat (misleading society). Hal ini selaras dengan Yurisprudensi Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 426 PK/PDT/1994 tanggal 20 September 1995, yang menyatakan sebagai berikut:

"Dengan demikian segala tindakanyang dianggap bersifat penipuan (deception) dan membingungkan (confusion) terhadap merek dagang harus dianggap dan dinyatakan sebagai pelanggaran yang disadari penuh (willful infringment) dan harus dinyatakan sebagai perbuatan memperkaya diri sendiri secara tidak jujur (unjust enrichment)";

iii. Berdasarkan uraian tersebut diatas, jelas bahwa pendaftaran Merek LGS74 kelas 25 atas nama Tergugat telah dilakukan dengan iktikad tidak baik dan oleh karena itu bertentangan dengan ketertiban umum. Sehingga, demi kepastian hukum dan perlindungan hukum terhadap Penggugat, sudah sepatutnya agar Majelis Hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini membatalkan setidaknya menyatakan batal Sertifikat Merek LGS74 kelas 25 dengan Nomor IDM 000367810 tertanggal penerimaan 21 Maret 2011 atas nama Tergugat dari Daftar Umum Merek;

15.Berdasarkan seluruh uraian diatas, maka telah jelas bahwa pendaftaran Merek LGS74 atas nama Tergugat telah melanggar Undang Undang Nomor 15 Tahun 2001, karena pendaftarannya telah dilakukan dengan iktikad tidak baik, bertentangan dengan ketertiban umum, dan memiliki persamaan pada pokoknya dengan Merek L’GS, dan

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : [email protected]

(16)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Halaman 16 dari 36 Hal. Put. Nomor 450 K/Pdt.Sus-HKI/2016

memiliki persamaan pada pokoknya dengan Merek L'GS milik Penggugat yang telah terdaftar terlebih dahulu sejak tahun 2010. Oleh karena itu demi kepastian hukum dan perlindungan hukum terhadap Penggugat, sudah sepatutnya agar Majelis Hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini membatalkan setidaknya menyatakan batal Sertifikat Merek LGS74 kelas 25 dengan Nomor IDM 000367810 tertanggal penerimaan 21 Maret 2011 atas nama Tergugat dari Daftar Umum Merek pada Kantor Merek (Turut Tergugat) sebagaimana diatur dalam ketentuan Pasal 71 ayat (1) juncto Pasal 1 angka 10 Undang Undang Nomor 15/2001, masing-masing berbunyi sebagai berikut:

Pasal 71 ayat (11) Undang Undang Nomor 15 Tahun 2001:

"Pembatalan pendaftaran Merek dilakukan oleh Direktorat Jenderal dengan mencoret Merek yang bersangkutan dari Daftar Umum Merek dengan memberi catatan tentang alasan dan tanggal pembatalan tersebut";

Pasal 1 angka 10 Undang Undang Nomor 15 Tahun 2001:

"Direktorat Jenderal adalah Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual yang berada di bawah departemen yang dipimpin oleh Menteri";

Permohonan Putusan Provisional

15. Berdasarkan uraian Penggugat pada poin 14 gugatan a quo, jelas bahwa Merek LGS74 atas nama Tergugat telah didaftarkan dengan itikad tidak baik serta memiliki persamaan pada pokoknya dan bertentangan dengan ketertiban umum dengan Merek L'GS milik Penggugat. Hal tersebut dapat dan bahkan telah menimbulkan kebingungan serta kesesatan pada masyarakat luas yang berujung pada dirugikannya hak dan kepentingan Penggugat selaku Pemegang Hak Eksklusif dari Merek L'GS dan tidak hanya itu, kesesatan yang ditimbulkan oleh keberadaan merek LGS74 ini pun dapat merugikan masyarakat pada umumnya dan konsumen pada khususnya;

Oleh karena itu Tergugat seharusnya menghentikan semua perbuatan yang berkaitan dengan penggunaan merek LGS74, baik memproduksi, memasarkan, mendistribusikan, mempromosikan, menjual serta menawarkan untuk menjual ataupun memasok ataupun, melakukan transaksi-transaksi dengan cara lain, mencetak, membuat kemasan, label dengan menggunakan merek LGS74, untuk menghentikan semua

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : [email protected]

(17)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Halaman 17 dari 36 Hal. Put. Nomor 450 K/Pdt.Sus-HKI/2016

kebingungan dan kesesatan yang terjadi dalam masyarakat hingga adanya putusan Pengadilan yang mempunyai kekuatan hukum tetap; 16. Bahwa sudah selayaknya Tergugat dihukum untuk membayar uang

paksa (dwangsom) sebesar Rp10.000.000,00 (sepuluh juta rupiah) untuk setiap hari keterlambatan melaksanakan isi putusan provisi ini, efektif dihitung 7 (tujuh) hari sejak putusan provisi ini dibacakan sampai dengan dilaksanakan;

17. Bahwa mengingat gugatan Penggugat didukung oleh bukti-bukti otentik dan yang tidak terbantahkan kebenarannya serta dengan alasan yang sangat mendesak, maka Penggugat mohon kepada Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat agar menyatakan putusan dalam perkara ini dapat dilaksanakan terlebih dahulu (uitvoerbaar bij voorraad) meskipun ada bantahan, perlawanan (verzet) atas verstek, kasasi atau peninjauan kembali;

18. Bahwa oleh karena gugatan Penggugat sudah sepatutnya untuk dikabulkan oleh Majelis Hakim yang terhormat, maka sudah selayaknya apabila Tergugat dihukum untuk membayar biaya perkara Pembatalan Merek ini;

19. Bahwa selain daripada gugatan ini. Penggugat juga telah menempuh upaya hukum secara pidana atas tindakan yang telah dilakukan oleh Tergugat, sebagaimana bukti terlampir;

Bahwa berdasarkan hal-hal tersebut diatas Penggugat mohon kepada Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat agar memberikan putusan sebagai berikut:

Dalam Provisi

1. Memerintahkan Tergugat untuk menghentikan semua perbuatan yang berkaitan dengan penggunaan Merek LGS74, baik memproduksi, memasarkan, mendistribusikan, mempromosikan, menjual ataupun melakukan transaksi-transaksi dengan cara lain baik melalui iklan di mass media, internet dan atau perdagangan barang atau jasa yang menggunakan Merek LGS74 sampai adanya putusan yang mempunyai kekuatan hukum tetap;

2. Menghukum Tergugat untuk membayar uang paksa (dwangsom) sejumlah Rp10.000.000,00 (sepuluh juta rupiah) untuk setiap hari keterlambatan melaksanakan isi putusan provisi ini, efektif dihitung 7 (tujuh) hari sejak putusan ini dibacakan dengan dilaksanakan;

Dalam Pokok Perkara

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : [email protected]

(18)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Halaman 18 dari 36 Hal. Put. Nomor 450 K/Pdt.Sus-HKI/2016

1. Menerima dan mengabulkan gugatan Penggugat untuk seluruhnya; 2. Menyatakan Penggugat sebagai pemegang hak merek satu-satunya

yang sah atas merek berupa nama L'GS kelas 25 atas nama Penggugat yang terdaftar dalam daftar umum Kantor Merek (Turut Tergugat) dengan Sertifikat Merek dengan Nomor Pendaftaran IDM 000310549 tanggal penerimaan 07 Januari 2010;

3. Menyatakan merek berupa LGS74 kelas 25 atas nama Tergugat yang terdaftar dalam Daftar Umum Merek di kantor Merek (Turut Tergugat) dengan Sertifikat Nomor IDM 000367810 tertanggal 21 Maret 2011, memiliki persamaan pada pokoknya dengan merek berupa nama L’GS kelas 25 atas nama Penggugat yang terdaftar dalam daftar Umum Merek dengan Nomor Perdaftaran IDM 000310549 tanggal penerimaan 07 Januari 2010;

4. Menyatakan merek berupa LGS74 kelas 25 atas nama Tergugat yang terdaftar dalam Daftar Umum Merek di kantor Merek (Turut Tergugat) dengan Sertifikat Nomor IDM 000367810 tertanggal penerimaan 21 Maret 2011, telah didaftarkan oleh Tergugat dengan iktikad tidak baik; 5. Membatalkan atau setidak-tidaknya batal Sertifikat Merek Nomor IDM

000367810 tertanggal penerimaan 21 Maret 2011, untuk merek berupa nama LGS74 kelas 25 atas nama Tergugat dari Daftar Umum Merek (Turut Tergugat);

6. Memerintahkan kantor Merek (Turut Tergugat) untuk tunduk dan taat pada Putusan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dengan mencoret Sertifikat Merek Nomor IDM 000367810 tertanggal penerimaan 21 Maret 2011, untuk merek berupa LGS74 kelas 25 atas nama Tergugat dari Daftar Umum Merek Kantor Merek (Turut Tergugat) dengan segala akibat hukumnya;

7. Menyatakan putusan ini dapat dilaksanakan terlebih dahulu meskipun ada bantahan, perlawanan (verzet) atas verstek, kasasi atau Peninjauan Kembali;

8. Menghukum Tergugat untuk membayar biaya perkara ini;

Atau apabila Majelis Hakim Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang memeriksa dan mengadili perkara a quo berpendapat lain, kami mohon putusan yang seadil-adilnya (ex aequo et bono);

Bahwa, terhadap gugatan tersebut di atas, Tergugat mengajukan eksepsi yang pada pokoknya sebagai berikut:

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : [email protected]

(19)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Halaman 19 dari 36 Hal. Put. Nomor 450 K/Pdt.Sus-HKI/2016

Bahwa Tergugat mengajukan tangkisan (eksepsi) terhadap gugatan yang diajukan oleh Penggugat karena secara yuridis terdapat kekeliruan dan kekurang-jelasan dalam gugatan Penggugat, adalah lain sebagai berikut:

1. Gugatan Penggugat Obscuur Libels:

Bahwa gugatan Penggugat tidak jelas dan kabur (obscuur libels), dengan alasan sebagai berikut:

Bahwa recht titel gugatan Penggugat adalah gugatan Pembatalan Pedaftaran Merek tetapi faktanya Penggugat mencampur-adukan antara gugatan Penghapusan Pendaftaran Merek dengan gugatan Pembatalan Pendaftaran Merek serta dengan gugatan atas Pelanggaran Merek, gugatan yang demikian sungguh sangat sulit dipahami dan tidak diperbolehkan hukum, karena faktanya pemaparan dasar-dasar hukum gugatanpun menjadi simpang siur, terjadi pengulangan-pengulangan yang mengaburkan dalil-dalilnya sehingga sulit dipahami dan menjadikan Tergugat sulit membuat jawaban yang proporsionsal, gugatan yang demikian menjadikan ketidak-jelasan maksud dan mengaburkan dasar hukumnya (obscuur libels);

Ketidakjelasan maksud dan pengaburan dasar hukum gugatan Penggugat dapat dibuktikan dibawah ini:

- Bahwa sebagaimana rech titel gugatan a quo yang mengenai pembatalan atas merek terdaftar memang tunduk pada ayat (1) pasal 68 Undang Undang Nomor 15 Tahun 2001 tentang Merek;

- Tetapi Penggugat juga mendasarkan gugatan pembatalan atas merek aquo berdasarkan adanya dalil penggunaan merek yang tidak sesuai dengan penggunaannya (lihat halaman 3 alinea 4 dan halaman 8 baris ke 1) yang seharusnya gugatan yang demikian tunduk pada Pasal 61 ayat (2) huruf b, Undang Undang Nomor 15 Tahun 2001 tentang Merek, yang seharusnya diajukan dengan rech titel Penghapusan Pendaftaran Merek;

- Serta selanjutnya Penggugat dalam petitumnya meminta putusan provisi berupa Penghentian semua perbuatan yang berkaitan dengan penggunaan merek milik Tergugat, gugatan yang demikian tunduk pada Pasal 76 ayat (1) huruf b. Undang Undang Nomor 15 Tahun 2001 tentang merek, maka seharusnya diajukan dengan titel gugat Gugatan Atas Pelanggaran Merek. Terlebih lagi Penggugat dalam petitumnya meminta putusan provisi agar menghukum Tergugat membayar uang

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : [email protected]

(20)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Halaman 20 dari 36 Hal. Put. Nomor 450 K/Pdt.Sus-HKI/2016

paksa (dwangsom) sejumlah Rp10.000.000,00 (sepuluh juta rupiah) untuk setiap hari keterlambatan melaksanakan isi putusan, tuntutan yang demikian selain tidak diatur dalam Undang Undang Nomor 15 Tahun 2001 tentang Merek juga tidak lazim disatukan dengan gugatan pembatalan merek, tetapi lazim terdapat dalam acara peradilan umum baik dengan titel wanprestasi maupun dengan titel perbuatan melawan hukum, lagi pula yang berkewajiban melaksanakan pembatalan merek adalah Direktorat Hak Kekayaan Intelektual baik dengan perkara sendiri maupun atas dasar putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht van gewisjde);

- Bahwa tidaklah diperlukan lagi pembuktian menurut hukum, bahwa Undang Undang Nomor 15 Tahun 2001 tentang merek ini merupakan hukum yang khusus (lex specialis) dan mengenai ketentuan tata acara gugatannya diatur dalam ketentuan Pasal 81 dan diberlakukan secara mutatis mutandis. Tutuntan mengenai uang paksa (dwangsom) sungguhpun tidak diatur dalam Undang Undang ini maka, menurut hemat Tergugat berdasarkan ketiadaan aturan untuk memeriksa ataupun mempertimbangkan tuntutan dalam hukum yang khusus ini maka, dapat dilakukan pemeriksaan dan mempertimbangkannya dengan peraturan yang umum yang dalam hal ini adalah Hukum Acara Perdata Indonesia (HIR);

Dalam Hukum Acara Perdata Indonesia (HIR) telah terdapat Yurisprudensi Mahkamah Agung Republik Indonesia yang memuat kaidah Hukum Acara Perdata yang Tetap yaitu adanya pelarangan menggabungkan gugatan yang didasarkan pada dasar hukum yang berlainan contoh Gugatan Perbuatan Melawan Hukum yang tunduk pada Pasal 1365 KUHP dengan Gugatan Wanprestasi yang Tunduk pada ketentuan Pasal 1239 KUHP. Dengan demikian maka, adanya penggabungan gugatan Penggugat yang tunduk pada dasar hukum yang berlainan, sudah sepatutnya Gugatan Penggugat ini ditolak atau setidak-tidaknya dinyatakan tidak dapat diterima (Niet Onvantkelijke Verklaard);

2. Gugatan Penggugat Kurang Pihak:

2.1. Bahwa dalil Penggugat pada angka 21 (dua puluh satu) dalam posita gugatannya ada menyebutkan:

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : [email protected]

(21)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Halaman 21 dari 36 Hal. Put. Nomor 450 K/Pdt.Sus-HKI/2016

Bahwa selain dari pada gugatan ini, Penggugat juga telah menempuh upaya hukum secara pidana atas tindakan yang telah dilakukan oleh Tergugat, sebagaimana bukti terlampir; 2.2. Bahwa benar dalil Penggugat tersebut di atas, telah ada laporan

adanya dugaan tindak pidana pada Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Mtero Jaya di bawah Laporan Polisi Nomor LP/2078/V/2015/PMJ/Dit.Reskrimsus, tanggal 28 Mei 2015 atas nama Pelapor FTA Sanjaya, S.H., yang juga sebagai kuasa hukum Penggugat dalam perkara pembatalan merek ini;

2.3. Bahwa dalam rangka penyidikan perkara pidana tersebut diatas, Tergugat telah diperiksa sebagai Saksi pada tanggal 3 September 2015, sebagaimana sebagaimana Surat Panggilan Nomor S.Pgl/5006A/lll/2015/Dit.Reskrimsus. Dalam pemeriksaan penyidikan diperoleh fakta hukum bahwa ternyata terdapat pihak lain yang diduga menggunakan merek dan merek LGS untuk produksi barang (T-Shirt), sebagaimana dalil gugatan Penggugat pada posita angka 9 (sembilan) dan 14 (empat belas). Padahal Penggugat telah mengetahui dengan sebenarnya pihak lain yang terdapat dalam pemeriksaan penyidikan tersebut;

2.4. Bahwa pihak lain yang diduga menggunakan merek LGS dan 74

Merek LGS yaitu tersangka pada perkara pidana yang dilaporkan oleh Kuasa Hukum Penggugat bernama Eta Sanjaya, S.H., adalah seseorang bernama Andre Gunawan, beralamat di Taman Semanan Indah Blok D1 Nomor 31, Rukun Tetangga 008/Rukun Wilayah 012 Kelurahan Semanan, Kecamatan Kalideres, Kota Administrasi Jakarta Barat. Pemegang KTP Nomor 3173061804650001 dan Penggugat telah mengetahui dengan pasti keberadaan pihak lain tersebut diatas yang seharusnya menurut hukum harus ditarik sebagai Tergugat pada perkara ini;

2.5. Bahwa berdasarkan investigasi Tergugat, terdapat pihak lain lagi yang menggunakan LGS merek pihak lain tersebut adalah PT Indah Subur Sejati dengan tanda/merek yang dilekatkan pada barang yang diperdagangkan yang memiliki kemiripan dengan merek milik Penggugat yakni L'GS Merek milik pihak PT Indah Subur Sejati yang diperdagangkan pada sebuah Toko bernama "Matahari departement store" yang keberadaannya

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : [email protected]

(22)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Halaman 22 dari 36 Hal. Put. Nomor 450 K/Pdt.Sus-HKI/2016

dengan mudah dapat diketahui dan bahkan telah berada dikota-kota besar di Indonesia adalah seperti gambar dibawah ini;

Original dan (gambar) LGS

Bahwa ternyata baik pihak “Matahari departement Store” maupun pihak PT Indah Subur Sejati, ternyata tidak ditarik sebagai Tergugat pula Penggugat hanya memersangkakan seolah-olah Tergugat beriktikad tidak baik dalam mendaftarkan merek, menggunakan merek yang tidak sesuai dengan yang dimohonkan pendaftarannya dan melakukan pelanggaran merek;

Bahwa tidak ditariknya pihak lain yang menggunakan merek milik Penggugat yang telah berstatus sebagai tersangka dalam dugaan adanya tindak pidana dan pihak-pihak lain yang turut serta menggunakan dan memperdagangkan merek yang menyerupai merek milik Penggugat maka gugatan yang demikian merupakan gugatan yang kurang pihaknya maka sudah sepatutnya ditolak atau setidaknya dinyatakan tidak dapat diterima;

Berdasarkan hal-hal yang diuraikan diatas, maka gugatan Penggugat sudah seharusnya ditolak atau setidak-tidaknya dinyatakan tidak dapat diterima (niet onvantkelijke verklaard) dan menghukum Penggugat untuk membayar seluruh biaya perkara ini;

Bahwa, terhadap gugatan tersebut Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat telah memberi putusan Nomor 54/Pdt.Sus-Merek/2015/PN Niaga Jkt Pst., tanggal 9 Februari 2016 yang amarnya sebagai berikut:

Dalam Provisi:

- Menolak tuntutan provisi Penggugat; Dalam Eksepsi:

- Menolak eksepsi Tergugat untuk seluruhnya; Dalam Pokok Perkara:

1. Mengabulkan gugatan Penggugat untuk sebagian;

2. Menyatakan bahwa Penggugat adalah pendaftar pertama (first to file), serta merupakan pemilik yang sah dan pemilik satu-satunya atas merek-merek dagang LG,S kelas 25 atas nama Penggugat yang

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : [email protected]

(23)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Halaman 23 dari 36 Hal. Put. Nomor 450 K/Pdt.Sus-HKI/2016

terdaftar pada Direktorat Merek, Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Nomor Pendaftaran IDM 000310549 dengan tanggal penerimaan 07 Januari 2010 dan tanggal pendaftaran 17 Juni 2011; 3. Menyatakan bahwa merek dagang LGS74 kelas 25 atas nama

Tergugat yang terdaftar dalam daftar umum merek di kantor merek (Turut Tergugat) dengan sertifikat Nomor Pendaftaran IDM 000367810 tanggal penerimaan 21 Maret 2011 dan tanggal Pendaftaran 06 September 2012, memiliki persamaan pada pokoknya dengan merek L’GS kelas 25 atas nama Penggugat yang terdaftar dalam Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Nomor Pendaftaran IDM 000310549 dengan penerimaan 07 Januari 2010 tanggal pendaftaran tanggal 17 Juni 2011;

4. Menyatakan pendaftaran merek dagang LGS74 kelas 25 atas nama Tergugat Nomor Pendaftaran IDM 000367810 tertanggal penerimaan 21 Maret 2011, telah didaftarkan oleh Tergugat dengan iktikad tidak baik;

5. Membatalkan pendaftaran merek dagang LGS74 Nomor Pendaftaran IDM 000367810 tertanggal penerimaan 21 Maret 2011 dan tanggal pendaftaran 06 September 2012 atas nama Tergugat dari daftar umum merek Direktorat Merek pada Direktorat Merek, Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusi Republik Indonesia, dengan segala akibat hukumnya;

6. Memerintahkan Direktorat Merek, Direktotar Jenderal Hak kekayaan Intelektual, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Turut Tergugat) untuk tunduk dan taat melaksanakan isi putusan ini dengan mencoret sertifikat merek dagang LGS74 kelas 25 dengan Nomor Pendaftaran IDM 000367810 tanggal penerimaan 21 Maret 2011 dan tanggal pendaftaran 6 September 2012 atas nama Tergugat dalam daftar umum Merek Kantor Merek Turut Tergugat dengan segala akibat hukumnya;

7. Menolak gugatan Penggugat untuk selebihnya;

8. Menghukum Tergugat untuk membayar biaya perkara sebesar Rp916.000,00 (sembilan ratus enam belas ribu rupiah);

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : [email protected]

Referensi

Dokumen terkait

2) Pembagian kelompok, dari jumlah sampel dibagi 2 yaitu kelompok yang menggunakan media cetak berupa leaflet , dan kelompok yang menggunakan media elektronik

Merkuri yang terdapat dalam limbah atau waste di perairan umum diubah oleh aktifitas mikro organisme menjadi komponen methyl merkuri (CH3-Hg) yang memiliki sifat racun dan

Bab lima berisi tentang analisis dari uraian diatas tentang matlak dalam perspektif interkonesi menurut fikih dan astronomi yang meliputi peristiwa Hadis Kuraib

Puji syukur penulis panjatkan kehadapan Tuhan Yang Maha Esa atas asung kertawara-Nya penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “Identifikasi Karakteristik

Salah satu pencegahan yang dapat dilakukan dengan cara mengunyah makanan yang berserat seperti buah–buahan dan mengkomsumsi permen karet.Tujuan: Penelitian ini adalah untuk

Sebagai bahan masukan bagi pihak manajemen rumah sakit dalam meningkatkan kinerja perawat pelaksana melalui penerapan fungsi manajerial kepala ruangan yaitu:

Hal tersebut sesuai dengan yang dikatakan Muchtadi (1997) dalam Martunis (2012) yang menyatakan bahwa nilai kadar air yang meningkat dan tidak merata merupakan akibat dari

Kesimpulan penelitian ini adalah (1) Profil capaian indikator Standar Penilaian menunjukkan hasil yang bervariasi dengan rata-rata capaian sebesar 78,8%; (2) Indikator yang