• Tidak ada hasil yang ditemukan

Lampiran 01 Video Pembelajaran

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Lampiran 01 Video Pembelajaran"

Copied!
113
0
0

Teks penuh

(1)

Lampiran 01 Video Pembelajaran

Proyek 1 Scene 1

Scene 2

(2)

Scene 3

(3)

Scene 4

Scene 5

(4)

Proyek 2 Scene 1

Scene 2

(5)

Scene 3

Scene 4

(6)

Scene 5

(7)

Proyek 3 Scene 1

Scene 2

(8)

Scene 3

Scene 4

(9)

Scene 5

(10)

Lampiran 02

Lembar Validasi Video Pembelajaran Interaktif

(11)
(12)
(13)
(14)

(15)

Lampiran 03

Rekapan Hasil Validasi Video Pembelajaran interaktif

Aspek Yang Divalidasi Skor

Validator 1

Validator 2 a. Kebenaran isi

1. Berasal dari sumber yang akurat

3 3

2. Ditelaah dan dikaji oleh ahli

4 3

3. Ilustrasi pada video pembelajaran sudah sesuai dengan materi pembelajaran oleh pembuat video

4 4

b.

Kejelasan dan keterukuran isi

4. Kejelasan sebuah indikator belajar dan terukur untuk waktu 7-15 menit

3 4

5. Proyek pada video pembelajaran memuat masalah dalam kehidupan sehari-hari

4 3

6. Permasalahan dalam proyek realistis untuk dikerjakan oleh siswa secara berkelompok

4 4

c.

Kejelasan pemahaman dan penalaran

7. Video pembelajaran dimulai dengan pertanyaan yang terukur, perbanyak contoh dan bukan contoh

4 4

8. Mengedepankan penalaran logis

3 3

9. Menjelaskan secara sistematis dan terstruktur, bisa diulangi dan ditiru siswa

4 3

10. Kontekstual (mengaitkan dengan kenyataan dan kehidupan sehari-hari)

4 4

d.

Kemenarikan isi

11. Video pembelajaran menghubungkan konsep/ide dengan dunia nyata sampai pada praktek yang dekat dengan pengalaman siswa

4 4

12. Memberikan contoh yang bervariasi, aplikatif, tidak hanya sekedar karangan/fiktif belaka

3 3

e.

Kemenarikan penyajian

13. Suara (jelas, dinamis, gairah, dialog, repetisi, menunjuk objek)

4 4

14. Gambar/Animasi /Video (gambar menarik dan jelas)

4 3

15. Penampilan presenter (menunjukkan ketenangan, perilaku yang alami dan tata krama yang baik, menunjukkan gairah dalam memberikan motivasi dan inspirasi, dan menguasai apa yang disampaikan dengan baik dan mendalam)

3 4

f. Interaksi

16. Terdapat 2-3 pertanyaan yang sesuai indikator belajar sebagai wujud interaksi siswa

4 4

17. Interaksi siswa dapat terekam sebagai feedback bagi guru

4 4

(16)

Validator Rata-rata skor Rata-rata skor total Kategori

Validator 1 3,71 3,655 Sangat valid

Validator 2 3,60

Keterangan:

Validator 1 : Dr. Gede Suweken, M.Sc.

Validator 2 : I Made Arya Tribayu Darmasunu, S.Pd.

(17)

Lampiran 04

Lembar Validasi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

(18)
(19)
(20)
(21)
(22)
(23)

Lampiran 05

Rekapan Hasil Validasi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

Aspek Yang Dinilai

Skala penilaian

Validator 1 Validator 2

I. Perumusan Tujuan Pembelajaran

1. Ketepatan penjabaran tujuan pembelajaran dari KI/KD/Indikator dan tidak menimbulkan

penafsiran ganda

3 4

2.

Kesesuaian tujuan dengan tingkat perkembangan siswa

3 3

3.

Kesesuaian tujuan dengan materi

pembelajaran pada video pembelajaran dan media lainnya.

4 4

II. Pemilihan Materi Ajar

4. Kesesuaian dengan tujuan pembelajaran

3 4

5.

Kesesuaian dengan karakteristik peserta didik

4 4

III. Pengorganisasian Materi Ajar

6. Keruntunan materi ajar

4 4

7. Sistematika materi ajar

4 4

8. Kesesuaian dengan alokasi waktu

3 3

IV. Kegiatan Pembelajaran

9. Kesesuaian kegiatan pembelajaran berorientasi kegiatan proyek

4 4

10. Kegiatan pembelajaran memberikan siswa kesempatan untuk berpartisipasi aktif dalam belajar

3 3

11. Kesesuaian sumber dan video pembelajaran dengan tujuan pembelajaran

3 4

12. Kesesuaian sumber dan video pembelajaran dengan materi ajar

4 4

13. Kesesuaian sumber dan video pembelajaran dengan karakteristik peserta didik

4 4

VI. Kejelasan Skenario Pembelajaran 14. Kejelasan langkah – langkah kegiatan pembelajaran yang dirancang (awal, inti, dan penutup)

4 4

7. Kerincian Skenario Pembelajaran

15. Setiap langkah pembelajaran tercermin model pembelajaran yang digunakan

3 4

16. Kesesuaian alokasi waktu pada setiap tahapan pembelajaran

4 4

7I. Penilaian Hasil Belajar

17. Kesesuaian teknik penilaian dengan tujuan pembelajaran

3 4

18. Kejelasan prosedur penilaian

4 3

19. Kelengkapan instrumen (soal, kunci, pedoman penskoran)

4 3

20. Bahasa yang digunakan mudah dipahami (komunikatif)

4 4

21. Kerapian dan kebersihan

4 4

(24)

Jumlah Skor

76 79

Rata-rata Skor

3,61 3,76

(25)

Lampiran 06

LEMBAR PENGAMATAN KETERLAKSANAAN VIDEO PEMBELAJARAN

Hari/Tanggal : ………

Nama Pengamat : ………

Petunjuk!

Peneliti mengharapkan pengamat untuk memberikan tanda (√) pada kolom skala penilaian yang sesuai dengan aspek yang di amati selama kegiatan pembelajaran.

Skala Penilaian:

1 = Sangat Kurang Baik 2 = Kurang Baik

3 = Baik 4 = Sangat Baik

No. Aspek Yang Diamati Skala Penilaian

1 2 3 4

Video Pembelajaran

1. Video pembelajaran dimanfaatkan dengan baik oleh siswa dan guru selama kegiatan pembelajaran.

2. Siswa tidak mengalami kesulitan dalam melaksanakan kegiatan pembelejaran dengan menggunakan video pembelajaran.

3. Siswa mampu memahami materi dan contoh proyek dalam video pembelajaran sehingga dapat membuat kesimpulan yang ada pada LKPD.

4. Menumbuhkan partisipasi aktif siswa selama proses

pembelajaran.

(26)

Hal-hal lain yang ditemukan selama pengamatan dapat dituliskan pada ruang yang telah disediakan berikut. Jika ruang berikut tidak cukup, pengamat dapat menuliskannya dibalik halaman ini atau menggunakan kertas lain.

………

…………...………

………...………

………...………

………...………

Badung, 2021 Pengamat

……….……….………

NIP.

(27)
(28)
(29)

Kelas G

(30)

(31)
(32)
(33)

Kelas H

(34)

(35)
(36)
(37)

Lampiran 07

Rekapan Hasil Validasi Lembar Keterlaksanaan

No ASPEK YANG DIAMATI Skor

Validator 1 Media (Video) Pembelajaran

1 Video pembelajawan dimanfaatkan dengan baik oleh siswa dan guru selama kegiatan pembelajaran

valid 2 Siswa tidak mengalami kesulitan dalam melaksanakan

kegiatan pembelajaran dengan menggunakan video pembelajaran

valid

3 Siswa mampu memahami materi dan contoh proyek dalam video pembelajaran sehingga dapat membuat kesimpulana yang ada pada LKPD

Sangat Valid 4 Menumbuhkan partisipasi aktif selama proses pembelajaran Valid Pilihan pernyataan oleh validator

Layak digunakan tanpa revisi Keterangan :

Validator 1 : Dr. Gede Suweken, M.Sc.

(38)

Lampiran 08

Rekapan Skor Lembar Keterlaksanaan Video Pembelajaran Interaktif Di Kelas 7 G

No ASPEK YANG DIAMATI Pengamat

1 2

1 Video pembelajaran dimanfaatkan dengan baik oleh siswa dan guru selama kegiatan pembelajaran

4 4

2 Siswa tidak mengalami kesulitan dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan menggunakan video pembelajaran.

4 3

3 Siswa mampu memahami materi dan contoh proyek dalam video pembelajaran sehingga sehingga dapat membuat kesimpulan yang ada pada LKPD.

4 4

4 Menumbuhkan partisipasi aktif siswa selama proses pembelajaran

3 4

Jumlah 15 15

Rata-rata 3,75 3,75

Keterangan Sangat

Praktis

Sangat Praktis

Pengamat Rata-Rata Skor Rata-Rata Skor Total

Kategori

1 3,75 3,75 Sangat Praktis

2 3,75

(39)

Lampiran 09

Rekapan Skor Lembar Keterlaksanaan Video Pembelajaran Interaktif Di Kelas 7 H

No ASPEK YANG DIAMATI Pengamat

1 2

1 Video pembelajaran dimanfaatkan dengan baik oleh siswa dan guru selama kegiatan pembelajaran

4 4

2 Siswa tidak mengalami kesulitan dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan menggunakan video pembelajaran.

4 3

3 Siswa mampu memahami materi dan contoh proyek dalam video pembelajaran sehingga sehingga dapat membuat kesimpulan yang ada pada LKPD.

3 4

4 Menumbuhkan partisipasi aktif siswa selama proses pembelajaran

4 4

Jumlah 15 15

Rata-rata 3,75 3,75

Keterangan Sangat

Praktis

Sangat Praktis Pengamat Rata-Rata Skor Rata-Rata

Skor Total

Kategori

1 3,75 3,75 Sangat Praktis

2 3,75

(40)

Lampiran 10

ANGKET RESPONS GURU

Petunjuk!

1. Pada tabel di bawah ini terdapat 12 pernyataan yang berhubungan dengan respons Bapak/Ibu dalam pembelajaran. Berikan tanda ( √ ) pada salah satu pilihan yang sesuai dengan pendapat Bapak/Ibu.

Keterangan:

STS : Sangat Tidak Setuju TS : Tidak Setuju

S : Setuju SS : Sangat Setuju

No Aspek Pengamatan Pendapat

STS TS S SS Media (Video) Pembelajaran

1. Video pembelajaran ini memudahkan saya dalam membelajarkan siswa dengan LKPD yang berisi proyek.

2. Penggunaan bahasa pada video pembelajaran ini jelas dan mudah saya pahami.

3. Video pembelajaran ini sesuai dengan tingkat perkembangan siswa.

4. Video pembelajaran yang disusun sudah lengkap dan sesuai dengan karakteristik siswa.

5. Proyek dalam video pembelajaran ini mampu

meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa dalam belajar dan menyimpulkan LKPD.

6. Video pembelajaran ini mampu memberikan bimbingan yang baik bagi siswa dalam memahami materi.

7. Materi yang disajikan pada video pembelajaran sesuai dengan tujuan pembelajaran.

8. Kuis interaktif ini membantu siswa berinteraksi dengan video pembelajaran

9. Dengan video pembelajaran ini, siswa antusias mengikuti kegiatan pembelajaran.

(41)

10. Dengan adanya video pembelajaran suasana pembelajaran lebih menyenangkan.

11. Video pembelajaran yang dikembangkan membantu saya untuk menerapkan pembelajaran inovatif.

12. Video pembelajaran ini memberikan gambaran bagi saya untuk menyusun media pembelajaran lainnya.

Badung, ...2021 Pengamat

……….

NIP

(42)

LEMBAR VALIDASI ANGKET RESPONS GURU

Berdasarkan penilaian atau validasi Bapak/Ibu di atas, maka secara umum penilaian dari aspek kelayakan dan validitas angket respon siswa yang dikembangkan adalah :

Catatan: Bila ada komentar ataupun saran terkait dengan angket respon siswa yang dikembangkan, Bapak/Ibu dapat menuliskannya pada ruang yang telah disediakan berikut. Jika ruang berikut tidak cukup, Bapak/Ibu dapat menuliskannya dibalik halaman ini atau menggunakan kertas lain.

………...………

………...………

………...………

………...………

………...………

o Layak digunakan tanpa revisi

o Layak digunakan namun dengan revisi o Tidak layak digunakan

Singaraja, Maret 2021 Validator

Dr. Gede Suweken, M.Sc NIP.

196111111987021001

(43)

Kelas G

(44)
(45)

Kelas H

(46)

Lampiran 11

Rekapan Hasil Validasi Angket Respon Guru

No Aspek Yang Diamati Skor Keterangan

Validator 1 1 Video pembelajaran ini memudahkan saya

dalam membelajarkan siswa dengan LKPD yang berisi proyek.

4 Sangat valid

2 Penggunaan bahasa pada video

pembelajaran ini jelas dan mudah saya pahami.

4 Sangat valid

3 Video pembelajaran ini sesuai dengan tingkat perkembangan siswa.

4 Sangat valid

4 Video pembelajaran yang disusun sudah lengkap dan sesuai dengan karakteristik siswa.

3 Valid

5 Proyek dalam video pembelajaran ini mampu meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa dalam belajar dan menyimpulkan LKPD.

4 Sangat valid

6 Video pembelajaran ini mampu

memberikan bimbingan yang baik bagi siswa dalam memahami materi.

4 Sangat valid

7 Materi yang disajikan pada video pembelajaran sesuai dengan tujuan pembelajaran.

3 Valid

8 Kuis interaktif ini membantu siswa berinteraksi dengan video pembelajaran

4 Sangat valid

9 Dengan video pembelajaran ini, siswa antusias mengikuti kegiatan pembelajaran.

4 Sangat valid

10 Dengan adanya video pembelajaran suasana pembelajaran lebih menyenangkan.

4 Sangat valid

11 Video pembelajaran yang dikembangkan membantu saya untuk menerapkan pembelajaran inovatif.

3 Valid

12 Video pembelajaran ini memberikan

gambaran bagi saya untuk menyusun media pembelajaran lainnya

4 Sangat valid

Total 45

Rata-rata 3,75

Pernyataan Skor Rata-rata 3,75

Kriteria Sangat praktis

(47)

Lampiran 12

Rekapan Angket Respon Guru Terhadap Keterlaksanaan Video Pembelajaran Interaktif (Uji Coba Terbatas Kelas 7 G)

No Aspek Yang Diamati Skor

1 Video pembelajaran ini memudahkan saya dalam membelajarkan siswa dengan LKPD yang berisi proyek.

4

2 Penggunaan bahasa pada video

pembelajaran ini jelas dan mudah saya pahami.

4

3 Video pembelajaran ini sesuai dengan tingkat perkembangan siswa.

4 4 Video pembelajaran yang disusun sudah

lengkap dan sesuai dengan karakteristik siswa.

4

5 Proyek dalam video pembelajaran ini mampu meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa dalam belajar dan menyimpulkan LKPD.

3

6 Video pembelajaran ini mampu

memberikan bimbingan yang baik bagi siswa dalam memahami materi.

4

7 Materi yang disajikan pada video pembelajaran sesuai dengan tujuan pembelajaran.

4

8 Kuis interaktif ini membantu siswa berinteraksi dengan video pembelajaran

3 9 Dengan video pembelajaran ini, siswa

antusias mengikuti kegiatan pembelajaran.

4 10 Dengan adanya video pembelajaran

suasana pembelajaran lebih menyenangkan.

4

11 Video pembelajaran yang dikembangkan membantu saya untuk menerapkan pembelajaran inovatif.

4

12 Video pembelajaran ini memberikan gambaran bagi saya untuk menyusun media pembelajaran lainnya

4

(48)

Lampiran 13

Rekapan Angket Respon Guru Terhadap Keterlaksanaan Video Pembelajaran Interaktif (Uji Coba Terbatas : Kelas 7 H)

No Aspek Yang Diamati Skor

1 Video pembelajaran ini memudahkan saya dalam membelajarkan siswa dengan LKPD yang berisi proyek.

3

2 Penggunaan bahasa pada video pembelajaran ini jelas dan mudah saya pahami.

4 3 Video pembelajaran ini sesuai dengan tingkat

perkembangan siswa.

4 4 Video pembelajaran yang disusun sudah lengkap

dan sesuai dengan karakteristik siswa.

4 5 Proyek dalam video pembelajaran ini mampu

meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa dalam belajar dan menyimpulkan LKPD.

3

6 Video pembelajaran ini mampu memberikan bimbingan yang baik bagi siswa dalam memahami materi.

4

7 Materi yang disajikan pada video pembelajaran sesuai dengan tujuan pembelajaran.

4 8 Kuis interaktif ini membantu siswa berinteraksi

dengan video pembelajaran

3 9 Dengan video pembelajaran ini, siswa antusias

mengikuti kegiatan pembelajaran.

4 10 Dengan adanya video pembelajaran suasana

pembelajaran lebih menyenangkan.

4 11 Video pembelajaran yang dikembangkan membantu

saya untuk menerapkan pembelajaran inovatif.

3 12 Video pembelajaran ini memberikan gambaran bagi

saya untuk menyusun media pembelajaran lainnya

4

(49)

Lampiran 14

Angket Respon Siswa Terhadap Keterlaksanaan Video Pembelajaran

ANGKET RESPON SISWA

Nama : ………

Kelas : ………

No. Absen : ………

Petunjuk!

1. Pada tabel di bawah ini terdapat 14 pernyataan yang berhubungan dengan respons kamu dalam pembelajaran. Berikan tanda ( √ ) pada salah satu pilihan yang sesuai dengan pendapatmu.

2. Pengisian angket ini tidak mempengaruhi nilaimu. Oleh karena itu, silakan isi salah satu pilihan yang sesuai dengan pendapatmu.

Keterangan: STS : Sangat Tidak Setuju TS : Tidak Setuju S : Setuju SS : Sangat Setuju

No. Pernyataan Pendapat

STS TS S SS

1. Saya senang belajar dengan menggunakan video pembelajaran ini

2. Konsep awal yang disajikan dalam proyek ini sesuai dengan kehidupan saya sehari-hari.

3. Proyek dalam pembelajaran ini dapat

memudahkan saya untuk mengeksplorasi materi penyajian data.

4. Melalui video pembelajaran ini, saya

mendapatkan pemahaman yang mendalam dari materi yang dipelajari.

5. Dengan adanya platform belajar Google Classroom dapat membantu saya dalam berinteraksi dengan guru maupun siswa yang lain.

6. Tampilan video pembelajaran ini menarik dan rapi sehingga mudah saya pahami.

7. Melalui video pembelajaran ini, saya dapat memecahkan masalah yang diberikan baik secara individu maupun kelompok.

8. Dengan adanya proyek ini, saya menjadi lebih mengetahui manfaat dari materi yang telah dipelajari.

(50)

9. Video pembelajaran ini mampu memberikan saya kenyamanan dalam belajar.

10. Penggunaan media pembelajaran dengan LKPD mempermudah saya dalam memahami materi penyajian data.

11. Pembelajaran menjadi lebih efisien karena tidak perlu lama menggambar dengan pensil dan kertas namun dapat jelas divisualisasikan dengan video pembelajaran ini.

12. Bahasa yang digunakan dalam video

pembelajaran dan LKPD ini mudah dimengerti.

13. Saya lebih menyukai belajar dengan menggunakan video pembelajaran ini dibandingkan hanya belajar dengan menggunakan buku

14. Saya lebih semangat untuk belajar jika materi matematika disajikan dengan video

pembelajaran.

(51)

(52)

Kelas G

(53)
(54)

Kelas H

(55)
(56)

Lampiran 15

Rekapan Hasil Validasi Angket Respon Siswa

No. Pernyataan Keterangan

1. Saya senang belajar dengan menggunakan video pembelajaran ini

Sangat valid 2. Konsep awal yang disajikan dalam proyek ini sesuai

dengan kehidupan saya sehari-hari.

Sangat valid 3. Proyek dalam pembelajaran ini dapat memudahkan saya

untuk mengeksplorasi materi penyajian data.

Sangat valid 4. Melalui video pembelajaran ini, saya mendapatkan

pemahaman yang mendalam dari materi yang dipelajari.

Valid 5. Dengan adanya platform belajar Google Classroom dapat

membantu saya dalam berinteraksi dengan guru maupun siswa yang lain.

Sangat valid

6. Tampilan video pembelajaran ini menarik dan rapi sehingga mudah saya pahami.

Sangat valid 7. Melalui video pembelajaran ini, saya dapat memecahkan

masalah yang diberikan baik secara individu maupun kelompok.

Sangat valid

8. Dengan adanya proyek ini, saya menjadi lebih mengetahui manfaat dari materi yang telah dipelajari.

Sangat valid 9. Video pembelajaran ini mampu memberikan saya

kenyamanan dalam belajar.

Valid 10. Penggunaan media pembelajaran dengan LKPD

mempermudah saya dalam memahami materi penyajian data.

Sangat valid

11 Pembelajaran menjadi lebih efisien karena tidak perlu lama menggambar dengan pensil dan kertas namun dapat jelas divisualisasikan dengan video pembelajaran ini.

Sangat valid

12 Bahasa yang digunakan dalam video pembelajaran dan LKPD ini mudah dimengerti.

Valid 13 Saya lebih menyukai belajar dengan menggunakan video

pembelajaran ini dibandingkan hanya belajar dengan menggunakan buku

Valid

14 Saya lebih semangat untuk belajar jika materi matematika disajikan dengan video pembelajaran

Sangat valid

Pilihan pernyataan oleh validator Layak digunakan tanpa revisi

(57)

Lampiran 16 Rekapan Angket Respon Siswa Terhadap Keterlaksanaan Video Pembelajaran kelas G

No. Pernyataan Skor

1. Saya senang belajar dengan

menggunakan video pembelajaran ini 4 2. Konsep awal yang disajikan dalam

proyek ini sesuai dengan kehidupan saya sehari-hari.

4

3. Proyek dalam pembelajaran ini dapat memudahkan saya untuk mengeksplorasi materi penyajian data.

4

4. Melalui video pembelajaran ini, saya mendapatkan pemahaman yang mendalam dari materi yang dipelajari.

3

5. Dengan adanya platform belajar Google Classroom dapat membantu saya dalam berinteraksi dengan guru maupun siswa yang lain.

3

6. Tampilan video pembelajaran ini menarik dan rapi sehingga mudah saya pahami.

4

7. Melalui video pembelajaran ini, saya dapat memecahkan masalah yang diberikan baik secara individu maupun kelompok.

3

8. Dengan adanya proyek ini, saya menjadi lebih mengetahui manfaat dari materi yang telah dipelajari.

4

9. Video pembelajaran ini mampu memberikan saya kenyamanan dalam belajar.

4

10. Penggunaan media pembelajaran dengan LKPD mempermudah saya dalam memahami materi penyajian data.

4

11. Pembelajaran menjadi lebih efisien karena tidak perlu lama menggambar dengan pensil dan kertas namun dapat jelas divisualisasikan dengan video pembelajaran ini.

3

12. Bahasa yang digunakan dalam video pembelajaran dan LKPD ini mudah dimengerti.

3

13. Saya lebih menyukai belajar dengan menggunakan video pembelajaran ini dibandingkan hanya belajar dengan menggunakan buku

3

14. Saya lebih semangat untuk belajar jika materi matematika disajikan dengan video pembelajaran.

3

(58)

Rekapan Angket Respon Siswa Terhadap Keterlaksanaan Video Pembelajaran kelas H

No. Pernyataan Skor

1. Saya senang belajar dengan

menggunakan video pembelajaran ini 3 2. Konsep awal yang disajikan dalam

proyek ini sesuai dengan kehidupan saya sehari-hari.

4

3. Proyek dalam pembelajaran ini dapat memudahkan saya untuk mengeksplorasi materi penyajian data.

3

4. Melalui video pembelajaran ini, saya mendapatkan pemahaman yang mendalam dari materi yang dipelajari.

3

5. Dengan adanya platform belajar Google Classroom dapat membantu saya dalam berinteraksi dengan guru maupun siswa yang lain.

4

6. Tampilan video pembelajaran ini menarik dan rapi sehingga mudah saya pahami.

3

7. Melalui video pembelajaran ini, saya dapat memecahkan masalah yang diberikan baik secara individu maupun kelompok.

3

8. Dengan adanya proyek ini, saya menjadi lebih mengetahui manfaat dari materi yang telah dipelajari.

4

9. Video pembelajaran ini mampu memberikan saya kenyamanan dalam belajar.

4

10. Penggunaan media pembelajaran dengan LKPD mempermudah saya dalam memahami materi penyajian data.

4

11. Pembelajaran menjadi lebih efisien karena tidak perlu lama menggambar dengan pensil dan kertas namun dapat jelas divisualisasikan dengan video pembelajaran ini.

3

12. Bahasa yang digunakan dalam video pembelajaran dan LKPD ini mudah dimengerti.

4

13. Saya lebih menyukai belajar dengan menggunakan video pembelajaran ini dibandingkan hanya belajar dengan menggunakan buku

3

14. Saya lebih semangat untuk belajar jika materi matematika disajikan dengan video pembelajaran.

4

(59)

Lampiran 17

Hasil Tes Pemecahan Masalah Siswa Kelas 7 G

no absen

Soal Total nilai

S1 S2 S3 S4 S5

1 8 8 8 8 9 41 82

2 8 8 7 9 10 42 84

3 8 7 7 7 8 37 74

4 8 8 8 9 8 41 82

5 7 7 7 7 7 35 70

6 9 8 9 9 9 44 88

7 9 9 9 9 9 45 90

8 8 9 9 9 9 44 88

9 8 8 10 10 9 45 90

10 8 8 8 9 10 43 86

(60)

Lampiran 18

Hasil Tes Pemecahan Masalah Siswa Kelas 7 H

no absen

Soal Total

S1 S2 S3 S4 S5 nilai

1 7 5 6 7 6 31 62

2 10 8 9 8 10 45 90

3 8 8 8 7 9 40 80

4 7 6 7 7 7 34 68

5 9 7 9 9 7 41 82

6 10 7 9 10 10 46 92

7 9 8 9 10 10 46 92

8 8 9 9 9 9 44 88

9 9 11 8 9 8 45 90

10 9 9 9 9 8 44 88

(61)

Lampiran 19

KISI-KISI TES

KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA Mata pelajaran : Matematika

Materi pelajaran : Penyajian Data Kelas/Semester : 7/Genap

Kompetensi Dasar Indikator Soal Indikator Pemecahan Masalah Dimensi Nomor

Soal 3.16 Menganalisis antara

data dengan cara penyajiannya (tabel, diagram garis, diagram batang, dan diagram lingkaran).

1. Menjelaskan pengertian data dalam kehidupan sehari-hari.

2. Menjelaskan cara mengambil/mengumpulkan data.

3. Menjelaskan proses pengolahan data.

1. Memahami Masalah C1, C2

1,3 2. Merencanakan Pemecahan C3, C4, C6

3. Melakukan Rencana

Pemecahan C5

4. Memeriksa Kembali

Pemecahan C4

1. Menyajikan data dalam bentuk diagram batang.

2. Membaca diagram batang, diagram garis dan diagram lingkaran

3. Menafsirkan diagram batang, diagram garis dan diagram lingkaran.

1. Memahami Masalah C1, C2

2 2. Merencanakan Pemecahan C3, C4, C6

3. Melakukan Rencana Pemecahan C5 4. Memeriksa Kembali Pemecahan C4 1. Menyajikan data dalam bentuk diagram garis.

2. Menyajikan data dalam bentuk diagram lingkaran.

3. Membaca diagram batang, diagram garis dan diagram lingkaran.

4. Menafsirkan diagram batang, diagram garis dan diagram lingkaran.

1. Memahami Masalah C1, C2

4 2. Merencanakan Pemecahan C3, C4, C6

3. Melakukan Rencana Pemecahan C5

4. Memeriksa Kembali Pemecahan C4

(62)

1. Menyajikan data dalam bentuk diagram garis.

2. Membaca diagram batang, diagram garis dan diagram lingkaran.

3. Menafsirkan diagram batang, diagram garis dan diagram lingkaran

1. Memahami Masalah C1, C2

5 2. Merencanakan Pemecahan C3, C4, C6

3. Melakukan Rencana Pemecahan C5

4. Memeriksa Kembali Pemecahan C4

(63)

Lampiran 20

RUBRIK PENSKORAN

TES KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA

Indikator Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika

Indikator kemampuan pemecahan masalah matematika menurut Polya (1973: xvi) adalah siswa mampu:

1. Memahami masalah (understanding the problem) 2. Merancang rencana penyelesaian (devising a plan)

3. Melaksanakan rencana penyelesaian (carrying out the plan) 4. Melihat kembali langkah penyelesaian (looking back)

Rubrik penskoran untuk setiap indikator, sebagai berikut:

Indikator Skor Kategori

Memahami masalah

(understanding the problem)

0 Salah menginterpretasi atau salah sama sekali

1 Salah menginterpretasi sebagian soal dan mengabaikan kondisi soal

2 Memahami masalah soal selengkapnya Merancang

rencana penyelesaian (devising a plan)

0 Tidak ada rencana atau membuat rencana yang tidak relevan 1 Membuat rencana pemecahan yang tidak dapat dilaksanakan,

sehingga tidak dapat dilaksanakan

2 Membuat rencana yang benar tetapi salah dalam hasil atau tidak ada hasilnya

3 Membuat rencana benar tetapi belum lengkap

4 Membuat rencana sesuai dengan prosedur dan mengarah pada solusi yang benar

Melaksanakan rencana penyelesaian (carrying out the

plan)

0 Tidak melakukan perhitungan

1 Melaksanakan prosedur yang benar dan mungkin menghasilkan jawaban yang benar tetapi salah perhitungan 2 Melakukan proses yang benar dan

mendapatkan hasil yang benar Melihat kembali

langkah penyelesaian (looking back)

0 Tidak ada pemeriksaan atau keterangan lain 1 Ada pemeriksaan tetapi tidak tuntas

2 Pemeriksaan dilakukan untuk melihat kebenaran proses

Total 10

(64)

Lampiran 22

Jawaban Tes Kemampuan Pemecahan Masalah

Butir soal nomor 1

No Jawaban Ideal yang Diharapkan Skor

1

Pemahaman terhadap masalah:

Diketahui:

Dewi dan kawan-kawannya melakukan penyuluhan mengenai pentingnya berhemat energi dan menggunakan lampu hemat energi adalah salah satu cara untuk berhemat energi.

Hari ke- Banyak rumah

1 4

2 9

3 16

4 25

5 36

Ditanya:

a. Berdasarkan informasi diatas, jika pemantauan hanya dilakukan pada hari ke- 1 saja, dapatkah informasi tersebut disebut data ? berikan alasan anda!

b. Cukupkah data diatas untuk memprediksikan banyak rumah yang melaksanakan anjuran hemat energi pada hari ke 7? Mengapa?

2

Perencanaan:

1. Dewi melakukan observasi ke rumah-rumah warga untuk memantau pelaksaaan dari penyuluhan tersebut selama 5 hari.

2. Menganalisis kecukupan informasi dan mengaitkan dengan definisi data 3. Menemukan pola antara banyak rumah dari hari ke hari.

4

Langkah Pelaksanaan:

a. Jika pemantauan hanya dilakukan 1 hari saja artinya pemantauan dilakukan hanya 1 kali saja, sehingga informasi ini tidak dapat disebut sebagai data.

Karena data adalah bentuk jamak dari kata

datum.

kumpulan informasi atau keterangan yang diperoleh dari hasil informasi maupun pengamatan yang berupa lambang, angka, atau sifat.

b. Cukup. Karena dari hari ke 1 hingga hari ke 5 banyak rumah mengikuti pola bilangan kuadrat, sehingga pada hari ke 7 , banyak rumah adalah 64 rumah.

2

(65)

Pemeriksaan:

Siswa melakukan pemeriksaan dan apabila juga melakukan perbaikan, maka perbaikan ditulis secara lengkap, rinci, dan jelas.

2

Total skor 10

Butir Soal Nomor 2

No Jawaban Ideal yang Diharapkan Skor

2

Pemahaman terhadap masalah:

Diketahui:

Dua desa ini yaitu Desa A dan Desa B memiliki masalah yang serupa. Di masa pandemi ini, mereka menjalani WFH sehingga terkadang mereka menggunakan listrik secara berlebihan.

Bayu dan temannya berinisiatif untuk menghimbau masyarakat tentang bagaimana cara menghadapi biaya listrik yang semakin meningkat melalui himbauan secara langsung di banjar desa A dan menghimbau melalui youtube di desa B.

Ditanya:

a. Menurut anda, mana langkah menghimbau yang lebih efektif? Melalui youtube atau secara langsung di banjar desa setempat? Berikanlah saran kepada masyarakat mengapa media tersebut lebih efektif.

b. Jika pemerintah menetapkan bahwa Rp.350.000 per bulan adalah biaya yang bisa dikatakan berhemat listrik di masa pandemi ini. Anggap penurunan ke bulan berikutnya konstan terhadap bulan sebelumnya. Maka pada bulan apa masyarakat desa A dan desa B dikatakan mampu berhemat listrik?

2

Perencanaan:

1. Menganalisis diagram garis terkait penurunan yang lebih signifikan dengan cara menghitung penurunan dari bulan ke bulan.

2. Menghitung penurunan yang terjadi pada kedua grafik sehingga dapat memprediksikan kapan desa A dan desa B dikatakan mampu berhemat energi.

4

Langkah Pelaksanaan:

1.

Berdasarkan grafik, maka didapat penurunan yang terjadi di desa A adalah Rp.50.000, hal ini ditunjukkan dengan menghitung selisih dari bulan ke bulan, misalnya perhatikan perhitungan berikut ini.

Bulan maret-april = Rp. 650.000 – Rp. 600.000 = Rp. 50.000 Bulan april-mei = Rp. 600.000 – Rp. 550.000 = Rp. 50.000 Bulan mei-juni = Rp. 550.000 – Rp. 500.000 = Rp. 50.000 Bulan juni-juli = Rp. 500.000 – 450.000 = Rp. 50.000

Sedangkan di desa B yaitu Rp. 25.000. Hal ini ditunjukkan dengan menghitung selisih dari bulan ke bulan, misalnya perhatikan perhitungan berikut ini.

2

(66)

Bulan Maret – April = Rp. 650.000 – Rp. 625.000 = Rp. 25.000 Bulan April – Mei = Rp. 625.000 – Rp. 600.000 = Rp. 25.000 Bulan Mei – Juni = Rp. 600.000 – Rp. 575.000 = Rp. 25.000 Bulan Juni – Juli = Rp. 575.000 – Rp.550.000 = Rp. 25.000

maka berdasarkan hal tersebut. langkah himbauan yang lebih efektif yaitu menghimbau masyarakat melalui youtube. Karena bukan hanya masyarakat desa yang dituju saja yang bisa melihat namun masyarakat luas selain desa tersebut juga dapat melihat sehingga akan lebih efektif menekan lonjakan biaya listrik dengan adanya kesadaran oleh masyarakat itu sendiri.

2.

Rp.350.000 per bulan adalah biaya yang dikategorikan sebagai biaya berhemat listrik. Sehingga dengan adanya ketentuan ini kita analisis dulu biaya listrik di desa A pada bulan Juli yaitu 450.000 kemudian pada bulan berikutnya 400.000 yaitu pada bulan Agustus, jika kita lihat pola penurunannya dari bulan ke bulan yaitu 50.000 secara konstan. Sehingga pada bulan September akan menjadi 350.000. Maka desa A dikatakan berhemat listrik pada bulan September.

3.

Kemudian pada desa B biaya listrik pada bulan juli yaitu Rp. 550.000 jika kita hitung selisih dari bulan ke bulan yaitu 25.000 maka dengan cara yang sama seperti desa A makai a dikatakan berhemat listrik 8 bulan lagi dihitung dari bulan Juli, yaitu bulan maret tahun berikutnya yaitu tahun 2021. Hal ini dibuktikan dengan perhitungan berikut ini.

Juli – Agustus = Rp.550.000 – Rp. 25.000 = Rp. 525.000

Agustus – September = Rp. 525.000 – Rp.25.000 = Rp. 500.000 September – Oktober = Rp. 500.000 – Rp. 25.000 = Rp. 475.000 Oktober – November = Rp. 475.000 – Rp. 25.000 = Rp. 450.000 November – Desember = Rp. 450.000 - Rp. 25.000 = Rp. 425.000 Desember – Januari 2021 = Rp. 425.000 – Rp. 25.000 = Rp. 400.000 Januari 2021 – Februari 2021 = Rp. 400.000 – Rp. 25.000 = Rp. 375.000 Februari 2021 – Maret 2021 = Rp. 375.000 – Rp. 25.000 = Rp. 350.000

Pemeriksaan:

Siswa melakukan pemeriksaan dan apabila juga melakukan perbaikan, maka perbaikan ditulis secara lengkap, rinci, dan jelas.

2

Total skor 10

Butir Soal Nomor 3

No Jawaban Ideal yang Diharapkan Skor

3

Pemahaman terhadap masalah:

Diketahui:

Dewi telah melakukan penelitian selama satu bulan

2

(67)

Hasil penelitiannya terhapus pada beberapa bagian sehingga hanya menyisakan

A (rupiah) B (rupiah) C (rupiah)

Ruang Tamu 60.000 45.000

Ruang Tidur 30.500

Ruang Baca 52.500 35.000

Hal-hal yang diingat Dewi

a. Selisih penggunaan listrik pada ruang tidur pada keluarga B dan C adalah 10.000

b. Keluarga C adalah keluarga yang paling boros pemakaian lampu pada ruang tidur.

c. Biaya listrik keluarga C pada penggunaan lampu di ruang tidur 3000 lebihnya dari biaya listrik pada ruang baca

d. Total biaya listrik yang dihabiskan pada ruang tamu adalah 150.000 e. Total biaya listrik yang dihabiskan pada ruang baca adalah 149.999 Tabel lengkap dari data

A (rupiah) B (rupiah) C (rupiah)

Ruang Tamu 60.000 45.000 45.000

Ruang Tidur 30.500 28.000 38.000

Ruang Baca 52.500 62.499 35.000

Perencanaan:

1. Perhatikan hal-hal yang masih diingat oleh Dewi, terutama yang memuat angka

2. Mengandaikan keluarga C adalah keluarga yang paling boros pemakaian lampu. Sehingga dalam hal selisih penggunaan listrik keluarga B dan C, maka keluarga C menghabiskan biaya penggunaan listrik 10.000 lebih banyak daripada B

3. Untuk mengetahui biaya listrik yang digunakan C pada ruang tidur, maka gunakan informasi pada point c.

4. Tabel dapat dilengkapi dengan total biaya listrik pada ruang tamu dan ruang baca.

4

Langkah Pelaksanaan:

1. Dewi mengingat total biaya listrik yang dihabiskan pada ruang tamu adalah 150.000, jadi keluarga C menghabiskan biaya pada ruang tamu 45.000 rupiah.

2

keluarga

Jenis ruangan

Jenis ruangan keluarga

(68)

2. Begitupun juga dengan total biaya litsrik yang dihabiskan pada ruang baca adalah 149.999, jadi keluarga B menghabiskan biaya 62.499

3. Keluarga C menghabiskan biaya listrik pada ruang tidur 3000 rupiah lebih banyak daripada biaya listrik pada ruang baca. Sehingga biaya listrik yang dihabiskan pada ruang tidur adalah 38.000.

4. Selisih biaya listrik yang dibayarkan oleh B dan C adalah 10.000. karena C adalah keluarga yang paling boros penggunaan lampu pada ruang tidur, maka biaya listrik yang dihabiskan keluarga B adalah 28.000, didapat dari biaya listrik ruang tidur di keluarga C dikurangi 10.000 sehingga biaya listrik pada ruang tidur di keluarga B adalah 38.000 – 10.000 = 28.000 Tabel yang lengkap adalah sebagai berikut.

A (rupiah) B (rupiah) C (rupiah)

Ruang Tamu 60.000 45.000 45.000

Ruang Tidur 30.500 28.000 38.000

Ruang Baca 52.500 62.499 35.000

Pemeriksaan:

Siswa melakukan pemeriksaan dan apabila juga melakukan perbaikan, maka perbaikan ditulis secara lengkap, rinci, dan jelas.

2

Total skor 10

Butir Soal Nomor 4

No Jawaban Ideal yang Diharapkan Skor

4

Pemahaman terhadap masalah:

Diketahui:

1. Jumlah penduduk yang disurvei pada 2019 adalah 500 orang 2. Hasil survei 2019

2

Jenis ruangan keluarga

(69)

3. Jumlah penduduk tahun 2020 bertambah 40 orang

4. Dari 40 orang baru, 20 orang dari mereka mengatakan bahwa pemborosan listrik disebabkan karena rendahnya kesadaran masyarakat, 10 orang dari mereka mengatakan karena ketidaktahuan mengenai jumlah lampu yang optimal, 6 orang dari mereka mengatakan karena tidak mengetahui watt optimal yang seharusnya dipakai pada suatu ruangan, dan sisanya menyatakan alasan lain.

Ditanya:

a. Langkah yang sebaiknya dilakukan Dewi untuk mengatasi pemborosan listrik pada penggunaan lampu pada tahun 2020

b. Bagaimana tampilan data terbaru yang harus dibuat ?

Perencanaan:

1. Menghitung persentase orang yang menyatakan rendahnya kesadaran dalam berhemat listrik

2. Menghitung banyak orang pada tahun 2019 yang menyatakan penyebab pemborosan listrik karena ketidaktahuan mengenai jumlah lampu yang optimal, tidak mengetahui watt optimal dan karena hal yang lain-lain.

3. Menghitung banyak orang pada tahun 2020 yang menyatakan penyebab pemborosan karena rendahnya kesadaran dalam berhemat listrik,

ketidaktahuan mengenai jumlah lampu yang optimal, tidak mengetahui watt optimal dan karena hal yang lain-lain.

4. Memilih pendapat terbanyak sebagai tolok ukur pemilihan langkah yang tepat.

5. Membuat diagram lingkaran terbaru untuk mendukung penyelesaian masalah 4

36% 25%

15%

penyebab pemborosan listrik pada lampu

rendahnya kesadaran masyarakat

ketidaktahuan mengenai jumlah lampu yang optimal tidak mengetahui watt optimal

lain-lain

(70)

Langkah Pelaksanaan:

a. Langkah yang sebaiknya dewi lakukan untuk mengatasi pemborosan listrik dalam hal penggunaan daya optimal lampu (watt) pada suatu ruangan adalah dengan menganalisis mengenai jumlah lampu, besar watt/daya yang digunakan, memperhitungkan luas ruangan dan membuat kalkulator daya optimal sehingga kita dapat mengetahui kapasitas daya yang seharusnya kita gunakan.

b. Tampilan data terbaru yang harus dibuat

Untuk membuat tampilan data terbaru, maka kita dapat melakukan langkah- langkah di bawah ini, terlebih dahulu.

1. Persentase orang yang menyatakan rendahnya kesadaran masyarakat adalah 100% - (36% + 15% + 25%) = 24%

2. Banyak orang yang menyatakan ketidaktahuan mengenai jumlah lampu yang optimal tahun 2019 adalah:

25

100

× 500 = 125

Banyak orang yang menyatakan rendahnya kesadaran masyarakat tahun 2019 adalah:

24

100

× 500 = 120

Banyak orang yang menyatakan tidak mengetahui watt optimal tahun 2019 adalah:

36

100

× 500 = 180

Banyaknya orang yang menyatakan alasan lainnya tahun 2019 adalah:

500 – (125+120+180) = 75

3. Banyak orang yang menyatakan ketidaktahuan mengenai jumlah lampu yang optimal tahun 2020 adalah:

125 + 10 = 135

Banyaknya orang yang menyatakan rendahnya kesadaran masyarakat tahun 2020 adalah:

120 + 20 = 140

Banyaknya orang yang menyatakan tidak mengetahui watt optimal tahun 2020 adalah:

180 + 6 = 186

Banyaknya orang yang menyatakan karena alasan lain adalah:

75 + 4 = 79

Jadi, pendapat terbanyak adalah karena tidak mengetahui watt optimal Membuat tampilan data dalam diagram lingkaran yang baru untuk menarik minat pihak lain untuk bekerjasama dalam menyelesaikan masalah tersebut.

Banyak orang yang menyatakan ketidaktahuan mengenai jumlah lampu yang optimal tahun 2019 adalah:

2

(71)

135

540

× 100 = 25%

Banyak orang yang menyatakan menyatakan rendahnya kesadaran masyarakat tahun 2019 adalah:

140

540

× 100 = 25,92%

Banyak orang yang menyatakan tidak mengetahui watt optimal tahun 2019 adalah:

186

540

× 100 = 34,4%

Banyak orang yang menyatakan alasan lain tahun 2019 adalah:

79

540

× 100 = 14,63%

Diagram lingkaran yang diperoleh

Pemeriksaan:

Siswa melakukan pemeriksaan dan apabila juga melakukan perbaikan, maka perbaikan ditulis secara lengkap, rinci, dan jelas.

2

Total skor 10

Butir Soal Nomor 5

No Jawaban Ideal yang Diharapkan Skor

5

Pemahaman terhadap masalah:

Diketahui:

Hasil survei mengenai penyebab masalah pemborosan listrik menyatakan:

1. Kurang meratanya penyuluhan = 110 responden 2. Rendahnya kesadaran masyarakat = 100 responden

3. Ketidakmampuan dalam menghitung energi listrik per bulannya = 85 responden 4. Sisanya mereka tidak tau watt optimal yang digunakan di rumah mereka

2

34,4% 25%

14,63%

penyebab pemborosan listrik pada lampu

rendahnya kesadaran masyarakat

ketidaktahuan mengenai jumlah lampu yang optimal tidak mengetahui watt optimal

lain-lain

25,92%

(72)

Ditanya :

a.

permasalahan warga yang manakah yang menjadi penyebab utama pemborosan listrik?

b.

dan langkah apa yang seharusnya diambil agar permasalahan tersebut dapat diatasi di masa pandemi ini ?

c.

buatlah penyajian data dalam diagram yang baru

Perencanaan:

1. Mengetahui jenis data agar dapat memilih jenis diagram yang tepat.

2. Menghitung banyak responden yang tidak tahu watt optimal 3. Membuat diagram

4

Langkah Pelaksanaan:

1. Jenis data berupa pendapat merupakan data yang bersifat kategori dan bukan akumulatif dengan kurun waktu tertentu, jadi jenis diagram yang cocok adalah diagram batang atau diagram lingkaran.

2. Banyak responden yang menyatakan tidak tau watt optimal adalah 500 – (110+100+85) = 205 responden

penyebab pemborosan frekuensi

kurangnya penyuluhan dalam berhemat listrik 110

rendahnya kesadaran masyarakat 100

kurangnya pengetahuan warga dalam menghitung total energi listrik 85

tidak mengetahui daya optimal 205

3. Diagram awal

4. Namun karena 60% orang yang mengalami masalah pada daya optimal sudah teratasi maka sisa orang yang mempunyai masalah pada daya optimal adalah 205- (60% x 205) = 82 orang.

2

0 50 100 150 200 250

kurangnya penyuluhan dalam

berhemat listrik

rendahnya kesadaran masyarakat

kurangnya pengetahuan warga

dalam menghitung total energi listrik

tidak mengetahui daya optimal

Penyebab pemborosan listrik

(73)

penyebab pemborosan frekuensi kurangnya penyuluhan dalam berhemat listrik 110

rendahnya kesadaran masyarakat 100

kurangnya pengetahuan warga dalam menghitung total energi listrik 85

tidak mengetahui daya optimal 82

5. Dengan demikian permasalahan tertinggi dalam hal pemborosan listrik yaitu pada kurangnya penyuluhan dalam berhemat listrik, sehingga diagramnya menjadi seperti berikut ini.

6. Langkah yang seharusnya diambil untuk mengatasi masalah penyuluhan berhemat listrik yaitu mengintensifkan adanya seminar-seminar yang dapat diselenggarakan online yang sering kita sebut dengan webinar, pengenalan berhemat listrik juga dapat disiarkan melalui youtube dan media social lainnya.

Pemeriksaan:

Siswa melakukan pemeriksaan dan apabila juga melakukan perbaikan, maka perbaikan ditulis secara lengkap, rinci, dan jelas.

2

Total skor 10

Skor maksimal = 10 + 10 + 10 + 10 + 10 = 50 Perhitungan nilai akhir

𝑵𝒊𝒍𝒂𝒊 𝑨𝒌𝒉𝒊𝒓 = 𝒔𝒌𝒐𝒓 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒅𝒊𝒑𝒆𝒓𝒐𝒍𝒆𝒉 × 𝟐

0 20 40 60 80 100 120

kurangnya penyuluhan dalam

berhemat listrik

rendahnya kesadaran masyarakat

kurangnya pengetahuan warga

dalam menghitung total energi listrik

tidak mengetahui daya optimal

Penyebab pemborosan listrik

(74)

Lampiran 21

Rekapan Hasil Validasi Tes Kemampuan Pemecahan Masalah

(75)
(76)

Lampiran 22

Rekapan Hasil Validasi Tes Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika

No.

Soal

Validator 1 Validator 2

Relevan Tidak Relevan

Relevan Tidak Relevan

1

2

3

4

5

Mekanisme pengujian validitas isi yang digunakan dalam penelitian ini dimodifikasi dari Gregory (dalam Candiasa, 2010a:23) yang mengembangkan teknik dalam pengujian validitas isi yang sudah dikuantitatifkan. Untuk menentukan validitas isi dari tes pemahaman konsep, maka kedua pakar/ahli memberikan penilaian terhadap instrumen per butir soal dengan memberikan tanda check (√) pada kolom “relevan” jika soal pada instrumen tersebut layak untuk digunakan dan memberikan tanda check (√) pada kolom “tidak relevan” jika soal pada instrumen tersebut tidak layak untuk digunakan. Hasil penilaian para pakar tersebut ditabulasi silang, yaitu sebagai berikut.

Tabel Matriks Tabulasi Silang (2×2)

Keterangan :

Penilai 1 : Dr. Gede Suweken, M.Sc

Penilai 2 : I Made Arya Tribayu Darmasunu, S.Pd.

(77)

Keterangan :

A = Skor pada sel untuk penilai 1 dan penilai 2 sama-sama menilai tidak relevan.

B = Skor pada sel untuk penilai 1 menilai sangat relevan sedangkan penilai 2 menilai tidak relevan.

C = Skor pada sel untuk penilai 1 menilai kurang relevan sedangkan penilai 2 menilai relevan.

D = Skor pada sel untuk penilai 1 dan penilai 2 sama-sama menilai relevan.

Langkah selanjutnya yaitu memasukan data hasil tabulasi silang ke dalam rumus validitas isi. Adapun rumus yang digunakan adalah sebagai berikut.

Validitas Isi =

𝐷

𝐴+𝐵+𝐶+𝐷

(Candiasa, 2010a : 24) =

5

0+0+0+5

=

5

5

= 1

Menentukan kelayakan instrumen dengan krieria berikut.

0,80 - 1,00 = validitas isi tes sangat tinggi 0,60 - 0,79 = validitas isi tes tinggi 0,40 - 0,59 = validitas isi tes sedang 0,20 - 0,39 = validitas isi tes rendah 0,00 - 0,19 = validitas isi tes sangat rendah

Jika validitas isi tes kurang dari 0,60 maka butir tes yang kurang relevan harus diubah. Sedangkan jika validitas isi lebih atau sama dengan 0,60 maka tes dapat digunakan.

Koefisien validitas isi instrumen untuk mengukur tes kemampuan

pemecahan masalah matematika adalah 1,00. Kesimpulannya, tingkat validitas isi

instrumen adalah sangat tinggi atau layak digunakan.

(78)

Lampiran 23

Hasil Tes Kemampuan Pemecahan Masalah (Uji Coba Terbatas : Kelas 7 G )

No

Kode Siswa

No Item Jumlah

Skor

Nilai

1 2 3 4 5

1 G1 8 8 8 8 9 41 82

2 G2 8 8 7 9 10 42 84

3 G3 8 7 7 7 8 37 74

4 G4 8 8 8 9 8 41 82

5 G5 7 7 7 7 7 35 70

6 G6 9 8 9 9 9 44 88

7 G7 9 9 9 9 9 45 90

8 G8 8 9 9 9 9 44 88

9 G9 8 8 10 10 9 45 90

10 G10 8 8 8 9 10 43 86

Nilai tertinggi

Nilai terendah 82

Rata-Rata 83,4

Kriteria Tuntas

Ketuntasan 100%

(79)

Lampiran 24

Hasil Tes Kemampuan Pemecahan Masalah (Uji Coba Terbatas : Kelas 7 H )

No

Kode Siswa

No Item Jumlah

Skor

Nilai

1 2 3 4 5

1 H1 7 5 6 7 6 31 62

2 H2 10 8 9 8 10 45 90

3 H3 8 8 8 7 9 40 80

4 H4 7 6 7 7 7 34 68

5 H5 9 7 9 9 7 41 82

6 H6 10 7 9 10 10 46 92

7 H7 9 8 9 10 10 46 92

8 H8 8 9 9 9 9 44 88

9 H9 9 11 8 9 8 45 90

10 H10 9 9 9 9 8 44 88

Nilai tertinggi 92

Nilai terendah 62

Rata-Rata 83,2

Kriteria Tuntas

Ketuntasan 90%

(80)

Lampiran 25

SILABUS PEMBELAJARAN Mata Pelajaran : Matematika

Satuan Pendidikan : SMP Negeri 1 Kuta Utara Kelas / Semester : VII/2 (Genap)

Tahun Pelajaran : 2020/2021 Alokasi waktu : 10 JP Kompetensi Inti :

1. Menghargai dan menghayati ajaran akomgama yang dianutnya.

2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.

3. Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.

4. Mengolah, menyaji, dan menalar dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.

Kompetensi dasar

Materi

pembelajaran

Indikator pencapaian kompetensi

Nilai karakter

Aktivitas pembelajaran Alokasi waktu

Sumber belajar

Penilaian

3.16

Menganalisis hubungan antara data dengan cara

Penyajian Data:

• Jenis data

• Tabel

• Diagram garis

• Diagram batang

3.16.1. Mengenal

data dalam

kehidupan sehari- hari

• Religius

• Mandiri

•Gotong royong

• Kejujuran

• Mencermati penyajian data tentang informasi di sekitar yang disajikan dengan tabel, ataupun diagram dari berbagai sumber media.

15 JP •Video pembelajaran interaktif

• Masyarakat

• Internet

Lisan Proyek Tertulis

(81)

penyajiannya (tabel, diagram garis,

• Diagram

lingkaran

3.16.2 Memahami cara mengumpulkan data

• Kerja Keras

• Percaya Diri

• Mencermati cara penyajian data dalam bentuk tabel, diagram

Kompetensi dasar

Materi

pembelajaran

Indikator pencapaian kompetensi

Nilai karakter

Aktivitas pembelajaran Alokasi waktu

Sumber belajar

Penilaian

diagram batang, dan diagram lingkaran).

3.16.3 Mengolah data

3.16.4 Membaca diagram batang, diagram garis dan diagram lingkaran.

•Kerja Sama

• garis, diagram batang, dan diagram lingkaran

Mengumpulkan informasi tentang jenis data yang sesuai untuk disajikan dalam bentuk bentuk tabel, diagram garis, diagram batang, dan diagram lingkaran

4.5Menyelesai kan masalah kontekstual yang berkaitan dengan

penyajian data.

4.16.1 Menyajikan data dalam bentuk diagram batang 4.16.2 Menyajikan data dalam bentuk diagram garis 4.16.3 Menyajikan data dalam bentuk diagram lingkaran 4.16.4 Menafsirkan diagram batang, diagram garis, dan diagram lingkaran.

• Mengumpulkan informasi tentang cara menafsirkan data yang disajikan dalam bentuk tabel, diagram garis, diagram batang, dan diagram lingkaran

• Menyajikan hasil pembelajaran tentang penyajian data dalam bentuk tabel, diagram batang, garis, dan lingkaran

• Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan penyajian data dalam bentuk tabel, diagram batang, garis, dan lingkaran

(82)

Lampiran 26

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Sekolah : SMP Negeri 1 Kuta Utara Mata Pelajaran : Matematika Kelas/ Semester : 7/ Genap Materi Pokok : Penyajian Data Tahun Pelajaran : 2021/2022

Alokasi Waktu : 10 Jam Pelajaran (4 pertemuan) A. Kompetensi Inti

KI 1 Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.

KI 2 Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.

KI 3 Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.

KI 4 Mengolah, menyaji, dan menalar dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.

B. Kompetensi Dasar (KD) dan Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK)

Kompetensi Dasar (KD) Indikator Pencapaian Kompetensi

(IPK) 3.16 Menganalisis antara data dengan

cara penyajiannya (tabel, diagram garis, diagram batang, dan

diagram lingkaran).

3.16.1 Menjelaskan pengertian data dalam kehidupan sehari-hari.

3.16.2 Menjelaskan cara

mengambil/mengumpulkan data.

(83)

3.16.3 Menjelaskan proses pengolahan data

4.16 Mengumpulkan, mengolah, menginterpretasi, dan menyajikan data hasil pengamatan dalam bentuk tabel, diagram, dan grafik.

4.16.1 Menyajikan data dalam bentuk diagram batang.

4.16.2 Menyajikan data dalam bentuk diagram garis.

4.16.3 Menyajikan data dalam bentuk diagram lingkaran.

4.16.4 Membaca diagram batang, diagram garis dan diagram lingkaran.

4.16.5 Menafsirkan diagram batang, diagram garis dan diagram lingkaran.

C. Tujuan Pembelajaran 1. Pertemuan Pertama

• Siswa dapat memahami dan mampu menjelaskan pengertian dari data dan mampu menerapkan pengetahuan tersebut dalam kehidupan sehari- hari.

• Siswa mampu menjelaskan dan mengambil/mengumpulkan data dari dunia nyata.

2. Pertemuan Kedua

• Siswa mampu menjelaskan secara singkat mengenai proses pengolahan data dalam bentuk tabel.

• Siswa mampu menyajikan data dalam bentuk tabel.

• Siswa mengetahui manfaat penyajian data dalam bentuk tabel terhadap data itu sendiri.

3. Pertemuan Ketiga

• Siswa mampu menyajikan, membaca, dan menafsirkan data dalam bentuk diagram batang.

• Siswa mampu menyajikan, membaca, dan menafsirkan data dalam bentuk diagram garis.

• Siswa mampu menyajikan, membaca, dan menafsirkan data dalam bentuk diagram lingkaran.

• Siswa mengetahui manfaat penyajian data dalam bentuk diagram.

4. Pertemuan Keempat

• Siswa mampu memberikan ide untuk mengurangi pemborosan listrik dan

memahami pentingnya peran dari semua pihak untuk mengurangi

pemborosan listrik.

(84)

Fokus Nilai-nilai Sikap:

1. Kreatif

2. Rasa ingin tahu 3. Gemar membaca 4. Toleransi

5. Demokratis 6. Tanggung jawab 7. Kerja keras 8. Disiplin

D. Materi Pelajaran 1. Materi Pelajaran Reguler i) Fakta

• Tabel Baris dan Kolom

• Tabel Kontingensi

• Tabel Distribusi Frekuensi ii) Konsep

✓ Diagram batang

Digunakan untuk menggambarkan perkembangan nilai suatu objek dalam kurun waktu tertentu. yang variabelnya berbentuk kategori, atau data tahunan. Sumbu datar yang menyatakan kategori atau waktu, dan sumbu tegak untuk menyatakan nilai data.

✓ Diagram garis

Digunakan untuk menyajikan data yang berkesinambungan/kontinu, misalnya, jumlah penduduk tiap tahun, hasil pertanian tiap tahun, jumlah siswa tiap tahun.Sumbu mendatar menunjukkan waktu pengamatan, sedangkan sumbu tegak menunjukkan nilai data pengamatan untuk suatu waktu tertentu.

✓ Diagram Lingkaran

Digunakan untuk menunjukkan data dalam dalam bagianbagian tertentu dari keseluruhan. Bagian-bagian dari daerah lingkaran menunjukkan bagian-bagian atau persen dari keseluruhan. Untuk membuat diagram lingkaran, terlebih dahulu ditentukan besarnya persentase tiap objek terhadap keseluruhan data dan besarnya sudut pusat sektor lingkaran. yang dinyatakan dalam bentuk persen (%) atau dapat pula dinyatakan dalam bentuk besar sudut.

iii) Prinsip

Ada 3 cara mengumpulkan data, yaitu:

Gambar

Diagram lingkaran yang diperoleh
Tabel Matriks Tabulasi Silang (2×2)

Referensi

Dokumen terkait

Data untuk variabel sosial budaya masyarakat (SB) mencakup spesifikasi mata pencaharian penduduk di bidang perikanan (SB1), kualitas sumber daya manusia di desa (SB2), kualitas

Sementara, dibukanya pasar produk Indonesia sebagai tindak lanjut liberalisasi perdagangan antara Indonesia dan China berdampak pada pengurangan kesempatan kerja di

Grafik (gambar. 2) diatas menunjukkan bahwa secara umum persentase status anemia ibu hamil yang paling besar di desa Pendem adalah status anemia sedang, sedangkan

Judul Penelitian : Ekstraksi Senyawa Fitokimia dari Gracilaria sp dan Momordica Charantia secara Hydrothermal serta Mikronisasi Partikel dengan Menggunakan

Untuk mengenkripsi data dengan menggunakan algoritma DES, dimulai dengan membagi bit dari teks tersebut kedalam blok-blok dengan ukuran blok sebesar 64-bit,

Penelitian yang dilakukan oleh Meylina (2013) menujukkan bahwa berdasarkan hasil pengolahan data pengeluaran pemerintah daerah pada sektor pendidikan dan kesehatan