• Tidak ada hasil yang ditemukan

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Nama : Ida Bagus Putu Surya Suputra, S.Pd.

Sekolah : SMA Negeri 2 Kuta Selatan Mata Pelajaran : Sejarah Indonesia

Kelas : XI IPS/BB/MIPA Kopetensi Inti :

• KI-1 dan KI-2:Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, santun, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), bertanggung jawab, responsif, dan pro-aktif dalam berinteraksi secara efektif sesuai dengan perkembangan anak di lingkungan, keluarga, sekolah, masyarakat dan lingkungan alam sekitar, bangsa, negara, kawasan regional, dan kawasan internasional”.

• KI 3: Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah

• KI4: Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif, serta mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan

Materi/KD : Latar belakang kedatangan bangsa-bangsa Barat ke Indonesia/

3.1 Menganalisis kedatangan dan perkembangan penjajahan bangsa Eropa, serta dampaknya bagi bangsa Indonesia

Alokasi Waktu : 2 jam @45 menit A. Tujuan Pembelajaran

Melalui pendekatan saintifik dengan menggunakan pembelajaran kontekstual (Contextual

Teaching Learning) peserta didik mampu menjelaskan latar belakang kedatangan bangsa-

bangsa Barat ke Indonesia, melacak kronologi kedatangan bangsa-bangsa Barat ke Indonesia.

B. Kegiatan Pembelajaran

1. Memberikan salam/sapa yang menyenangkan. Siswa menyapa dan memberi salam.

2. Menyampaikan kompetensi dan tujuan pembelajaran. Siswa menyimak dengan baik.

3. Menyampaikan gambaran materi yang akan dipelajari. Siswa mendengarkan dengan baik.

4. Siswa membentuk kelompok menjadi 8 kelompok dan duduk dengan kelompoknya.

Guru mendampingi pembentukan kelompok.

5. Guru menjelaskan secara umum materi dan diberikan permasalahan tentang materi yang sedang dipelajari. Siswa mulai memperhatikan dan menganalisis permasalahan yang diberikan guru.

6. Siswa melakukan pehaman mandiri tentang materi yang sedang dipelajari serta mengkaitkannya dengan kehidupan di lingkungan sekitarnya, dan dipersilahkan bertanya jika ada yang kurang dipahami. Guru mendampingi dan merespon jika ada yang ditanyakan terkait materi.

7. Siswa dipersilahkan mencari refrensi dari buku ataupun internet mengenai materi dan

permasalahan yang ditemukan.

(2)

8. Setiap kelompok menuliskan permasalahan yang ditemukan dan tanggapannya terkait solusi di laman Jambord Google yang sudah disiapkan oleh guru.

9. Setiap kelompok dipersilahkan untuk memberikan tanggapan mengenai permasalahan yang ditemukan beserta solusinya. Guru mendampingi dan memfasilitasi siswa jika ada permasalahan yang sulit untuk dicarikan solusinya.

10. Memberikan evaluasi mengenai materi yang sedang dipelajari. Siswa melakukan evaluasi terhadap terhadap apa-apa yang ditemukan dan dialami.

11. Guru meminta siswa membuat kesimpulan dari pemahaman yang dipahami. Guru mendampingi dan ikut Bersama memberikan kesimpulan.

12. Guru bersama siswa melakukan refleksi dari evaluasi diri tentang keterampilan hasil belajar dari materi yang sudah dipelajari.

13. Memberikan gambaran kepada siswa mengenai materi pada pertemuan berikutnya.

C. Asesmen (Penilaian)

1. Penilaian sikap dilakukan selama proses pembelajaran melalui pengamatan dan observasi.

2. Penilaian pengetahuan dilakukan dengan cara tes tulis selama proses pembelajaran.

3. Penilaian keterampilan dilakukan dengan cara observasi/ melihat keterampilan dalam mengatasi permasalahan yang dilontarkan selama proses pembelajaran.

MATERI

Latar belakang kedatangan bangsa Eropa ke Indonesia

Siapa yang tidak mengenal Bangsa Eropa?. Bangsa Eropa dikenal sebagai bangsa yang memiliki peradaban modern dengan kemajuan di bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Tetapi tahukah kalian sebelum mencapai kemajuan seperti sekarang dahulu bangsa ini juga pernah mengalami masa-masa sulit dan tertinggal dari bangsa lain. Akan tetapi bangsa ini mau merubah diri dan belajar untuk mengejar ketertinggalan mereka dari bangsa lain. Pada akhirnya bangsa ini mampu mengejar bahkan melampaui pencapaian bangsa lain. Bagaimana dampaknya untuk bangsa kita?.

Mari kita pelajari bersama-sama : a) Runtuhnya Kekaisaran Romawi

Kekaisaran Romawi merupakan Kekaisaran yang terletak di Eropa tepatnya kini ada di negara Italia beribu kota di Roma. Kekaisaran Romawi mengalami kejayaan pada masa pemerintahan Kaisar Octavianus Augustus dimana kekuasaanya hampir meliputi seluruh Eropa, Afrika Utara dan Afrika Barat. Namun setelah runtuhnya kekaisaran Romawi ini pada tahun 476 M berakibat pada kemunduran jaringan perdagangan antara Asia dengan Eropa yang mengakibatkan kehidupan wilayah tersebut semakin merosot. Zaman kemunduran ini disebut dengan istilah Zaman Kegelapan (Dark Ages) dan membuat tatanan hidup bangsa_bangsa di Eropa menjadi kacau balau

b) Perang Salib (Perang Suci)

Perang Salib merupakan perang yang melibatkan masyarakat dari Eropa melawan Turki Seljuk dan orang Arab. Perang ini disebut Perang Salib oleh orang Kristen, dan Perang Suci oleh orang Muslim. Perang ini berlangsung selama 200 tahundanterbagi menjadi 7 periode. Perang ini disebabkan karena perebutan kota Yerusalem. Akhirnya kota ini dapat direbut kembali dari tangan raja Kristen yang telah berkuasa selama 100 tahun dalam perang Khitin, pahlawan Islam yang terkenal ini bernama Salahuddin Al- Ayyubi. Bangsa barat masih tidak tinggal diam, Raja Richard The Lion Heart dari Inggris menghimbau raja-raja di Eropa untuk merebut kembali kota Yerusalem, namun mereka gagal

c) Jatuhnya Konstatinopel ke Turki Utsmani (Ottoman)

Pada tahun 1453 Khalifah Utsmaniyah yang berpusat di Turki berhasil menguasai Konstatinopel yang sebelumnya termasuk wilayah kekuasan Kerajaan Romawi- Byzantium. Jatuhnya Konstatinopel ini dipimpin oleh Sultan Muhammad II dan menimbulkan kesulitan bagi bangsa Eropa khususnya dalam bidang perdagangan Para Pedagang dari Eropa tidak mendapatkan akses

(3)

untuk berdagang di Kota Pelabuhan Istambul (dulunya Konstantinopel), karena kebijakan dari Kerajaan Turki Usmani yang melarang pedagang-pedagang dari Eropa masuk ke dalam Istambul. Akibatnya pedagang-pedagang Eropa kesulitan mendapatkan barang-barang dagang yang sangat mereka butuhkan dari para pedagang Asia yang berdagang di Istambul. Salah satu barang dagang yang sangat mereka butuhkan adalah rempah-rempah dari Indonesia (Modul Sejarah Indonesia 2020).

Penjelajahan Samudra

Bangsa Eropa terkenal dengan kemahiranya dalam pelayaran, selain itu dalam pencarian rempah- rempah hingga perburuan mutiara dari timur (rempah_rempah) ada juga faktor yang mendorong penjelajahan samudra, yaitu :

a. Adanya semangat penaklukan (reconquista) terhadap orang – orang yang beragama islam.

b. Jatuhnya Kontantinopel, ibu kota Imperium ke tangan Dinasti Usmani Turki.

c. Adanya keinginan mengetahui lebih jauh mengenai rahasia alam semesta, keadaan geografi, dan bangsa – bangsa yangtinggal di belahan bumi lain.

d. Adanya keinginan untuk mendapatkan rempah– rempah.

e. Kisah penjelajahan Marcopolo (1254-1324),seorang pedagang dari Venesia, Italia ke Cinayang dituang dalam buku Book of Various Experience.

f. Ingin memperoleh keuntungan / kekayaanyang sebanyak – banyaknya.

g. Adanya teori Copernicus dan Galileo Galilei bahwa bumi bulat

h. Semangat 3G (Gold: emas, Glory: kejayaan,dan Gospel: penyebaran agama Nasrani)

i. Kemajuan dibidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi terutama pada Teknologi Pembuatan Kapal dan Navigasi (ditemukannya kompas) (Modul Sejarah Indonesia 2020).

SOAL

1. Runtuhnya Kekaisaran Romawi membawa dampak kemunduran bagi bangsa Eropa. Zaman ini dinamakan …

A. Zaman kemunduran B. Renaissance

C. Kolonialisme D. Dark Age E. Revolusi Industri

2. Perang salib/ perang suci antara orang-orang Eropa melawan Turki Seljuk dan orang-orang Arab membawa dampak bagi sejarah dunia yaitu …

A. Adanya larangan bagi peziarah-peziarah Kristen untuk mengunjungi Yerusalem.

B. Jatuhnya Dinasti Umayyah di Spanyol yang telah tujuh abad berkuasa.

C. Paus Urbanus berusaha untuk mempersatukan kembali gereja Roma dengan gereja di Romawi Timur

D. Terputusnya jalur perdagangan Asia dan Eropa E. Jatuhnya kota Konstantinopel ke tangan Turki Usmani

3. Jatuhnya kota Konstantinopel ke tangan Turki Usmani membawa dampak … A. Kemajuan Kota Konstantinopel

B. Pecahnya perang salib/ perang suci

C. Larangan bagi peziarah Kristen untuk mengunjungi Yerussalem D. Bersatunya gereja Roma dan gereja Ortodok

E. Penjelajahan samudra oleh bangsa barat 4. Perhatikan data berikut ini

1. Adanya semangat penaklukan (reconquista) 2. Jatuhnya kekaisaran Romawi

3. Adanya keinginan untuk mendapatkan rempah – rempah 4. Perang salib

5. Semangat 3 G (Gold, Glory, Gospel)

Dari data di atas yang menjadi pendorong bangsa Eropa melakukan penjelajahan Samudra adalah

….

A. 1, 2, dan 3

(4)

B. 1, 2, dan 4 C. 1, 3, dan 5 D. 2, 3, dan 4 E. 2, 4, dan 5

5. Salah satu penyebab terjadinya perang salib adalah ….

A. Jatuhnya Dinasti Umayah di Spanyol B. Jatuhnya kekaisaran Romawi

C. Jatuhnya Byzantium

D. Ditutupnya Konstantinopel bagi pedagang Eropa E. Dark Age

Sumber: Modul Sejarah Indonesia 2020

Kunci Jawaban 1. D

2. D 3. E 4. C 5. A

Penjelasan:

1. Dark age atau zaman kegelapan adalah periode kemunduran bagi bangsa eropa setelah jatuhnya Kekaisaran Romawi

2. Dampak dari perang salib/ perang suci salah satunya adalah terputusnya perdagangan antara eropa dan asia karena kota_kota pelabuhan dagang seperti Konstantinopel ditutup dari pedagang- pedagang Eropa

3. Salah satu dampak jatuhnya Konstantinopel ke tangan Turki Usmani adalah bangsa eropa melakukan penjelajahan samudra mencari jalan menuju ke Asia untuk mendapatkan barang dagangan dari Asia yang mereka butuhkan

4. Faktor-faktor pendorong bangsa Eropa melakukan penjelajahan samudra adalah : 1. Adanya semangat penaklukan (reconquista) 2. Adanya keinginan untuk mendapatkan rempah – rempah 3.

Semangat 3 G (Gold, Glory, Gospel)

5. Salah satu penyebab terjadinya perang salib adalah jatuhnya Dinasti Umayah di Spanyol. Hal itu menyebabkan permusuhan antara orang-orang Islam dengan bangsa Eropa yang beragama Nasrani memuncak dan berdampak pada terjadinya perang salib di Yerussalem

RUBRIK PENILAIAN

Skor maksimum untuk masing-masing soal

No. Soal Skor Maksimum Per Soal

1 s.d. 5 1

Jumlah 5

Kualifikasi perolehan skor

No. Soal Indikator Penilaian Per Soal Skor

1 s.d. 5 ✓ Jawaban benar.

✓ Salah atau tidak menjawab.

1

0

(5)

Skor maksimum adalah 5 dan skor minimum adalah 0.

𝑁𝑖𝑙𝑎𝑖 = 𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝐽𝑎𝑤𝑎𝑏𝑎𝑛 𝐵𝑒𝑛𝑎𝑟 𝑥 100

5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Nama : ………..

Kelas : ………..

Nomor Absen : ………..

Mata Pelajaran : Sejarah Indonesia

Materi : Latar belakang masuknya bangsa barat ke Indonesia

Tujuan Pembelajaran : Mampu membuat review tentang proses masuk dan perkembangan penjajahan bangsa Eropa ke Indonesia.

Petunjuk: Buat sebuah review tentang proses masuknya penajajahan bangsa barat ke Indonesia !

(6)

INDIKATOR PENILAIAN SIKAP SOSIAL

No. Nama Siswa Penilaian Sikap Sosial

Tanggung Jawab

Jujur Peduli Kerjasama Santun Percaya Diri

Disipli n 1

2 3 4 5

INDIKATOR PENILAIAN SPIRITUAL

No. Nama Siswa Penilaian Spiritual

Bersyukur Berdoa Toleran Taat Beribadah

INDIKATOR PENILAIAN KETERAMPILAN LEMBAR OBSERVASI KEGIATAN DISKUSI/ PRESENTASI

Nama Sekolah : SMA Negeri 2 Kuta Selatan Mata pelajaran : Sejarah Indonesia

Kelas/Semester : XI BB, IPS, MIPA/ 1

No. NIS Nama

Indikator Jumlah

Skor Gagasan Kebenaran

Konsep

Kerja Sama

Keaktifan

1

2

3

4

5

6

7

8

9

(7)

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

20

21

22

23

...

(8)

INSTRUMEN PENILAIAN SIKAP LEMBAR PENILAIAN DIRI

Nama Sekolah : SMA Negeri 2 Kuta Selatan Mata pelajaran : Sejarah Indonesia

Kelas/Semester : XI BB, IPS dan MIPA/1

Setelah peserta didik mengikuti kegiatan belajar mengajar tentang materi

Proses masuk dan berkembangnya kolonialisme dan imperialisme Barat di Indonesia

maka peserta didik dapat mengukur kemampuan diri dengan cara mengisi tabel berikut ini dengan penuh kejujuran.

No. Pernyataan Ya Tidak

1 Saya sudah mampu menjelaskan latar belakang kedatangan bangsa-bangsa Bearat ke Indonesia

2 Saya sudah mampu melacak kronologi kedatangan bangsa-bangsa Barat ke Indonesia

3 Saya sudah mampu menjelaskan sikap bangsa Indonesia dalam menerima kedatangan bangsa-bangsa Barat 4 Saya sudah mampu menganalisis perjuangan bangsa

Indonesia di berbagai daerah dalam melawan kolonialisme dan imperialisme Barat di Indonesia 5 Saya sudah mampu menjelaskan perbedaan perjuangan

bangsa Indonesia pada abad XX dan sebelum abad XX

.

(9)

INSTRUMEN PENILAIAN SIKAP LEMBAR PENILAIAN ANTARTEMAN

Nama Sekolah : SMA Negeri 2 Kuta Selatan Mata pelajaran : Sejarah Indonesia

Kelas/Semester : XI BB, IPS dan MIPA/1

Petunjuk:

(1) Amati perilaku 2 orang temanmu selama mengikuti kegiatan kelompok.

(2) Isilah kolom yang tersedia dengan tanda cek (√) jika temanmu menunjukkan perilaku yang sesuai dengan pernyataan untuk indikator yang kamu amati atau tanda strip (-) jika temanmu tidak menunjukkan perilaku tersebut.

(3) Serahkan hasil pengamatan kepada Bapak/Ibu pendidik.

Nama Teman : 1. ……….…….….; 2. …………..………

Nama Penilai : ………..

Kelas/Semester : ………/……….

No. Pernyataan/Indikator Pengamatan Teman 1 Teman 2 1 Teman saya mengajukan pertanyaan dengan sopan.

2 Teman saya mengerjakan tugas sesuai dengan instruksi 3 Teman saya mengemukakan ide untuk menyelesaikan

masalah.

4 Teman saya selalu menghargai pendapat teman yang lain.

5 Teman saya mampu memahami materi dengan baik.

6 Teman saya mau berbagi ilmu dengan teman yang lain.

7 Teman saya aktif dalam kegiatan diskusi.

8 Teman saya bersemangat mengikuti kegiatan

pembelajaran.

(10)

PROGRAM PENGAYAAN DAN REMEDIAL

Program Pengayaan

Peserta didik yang memperoleh nilai ≥ 70 akan mengikuti program pengayaan dalam bentuk belajar kelompok atau belajar mandiri.

Program Remedial

Peserta didik yang memperoleh nilai < 70 akan mengikuti program remedial dalam bentuk

pemberian bimbingan secara individu/ pemberian bimbingan secara kelompok/ pemberian

pembelajaran ulang/ pemberian tugas-tugas latihan secara khusus/ atau pemanfaatan tutor

sebaya sesuai dengan pertimbangan guru yang diakhiri dengan tes ulang.

(11)

KOMPONEN PELENGKAP

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

A. Metode Pembelajaran Pendekatan : saintifik

Model : Discovery Learning.

Metode : ceramah, diskusi, tanya jawab

B. Media/Alat dan Bahan Pembelajaran

1. Media/Alat : Powerpoint/ Video/ LCD/ Laptop 2. Bahan Pembelajaran : Modul & Buku Paket Sejarah Indonesia

C. Sumber Belajar

1. Sumber/media pelatihan: Buku Sejarah Indonesia, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia 2017.

2. Sudirman. 2014. Sejarah Lengkap Indonesia Dari Era Klasik hingga Terkini.

Jogjakarta: DIVA Press.

3. Modul Sejarah Indonesia, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan 2020.

Referensi

Dokumen terkait

Melalui kegiatan pembelajaran menggunakan model Discovery Learning dipadukan dengan pendekatan saintifik, peserta didik mampu menjelaskan fungsi sosial dan struktur teks

Melalui kegiatan Pembelajaran dengan pendekatan saintifik menggunakan metode dan model pembelajaran Problem Based Learning peserta didik dapat menganalisis dan menjelaskan

Melalui kegiatan Pembelajaran dengan pendekatan saintifik menggunakan metode dan model pembelajaran Discovery Based Learning peserta didik dapat menjelaskan pola

Melalui kegiatan pembelajaran menggunakan model pembelajaran Discovery Learning dengan pendekatan saintifik peserta didik diharapkan dapat menjelaskan prinsip-prinsip

Program dan Kegiatan yang dilaksanakan Pemerintah Kota Semarang dalam penyelenggaraan Tugas Pembantuan dan Urusan Bersama pada tahun 2014 yang ditugaskan dari Kementerian

Melalui kegiatan Pembelajaran dengan pendekatan saintifik menggunakan metode Kooperatif Learning dan model pembelajaran Projec Based Learning peserta didik dapat

Melalui pendekatan saintifik dengan menggunakan model Dicovery Learning, setelah melaksanakan serangkaian kegiatan pembelajaran peserta didik dapat menjelaskan fungsi

Apabila hasil residu dari senyawa memiliki banyak kemiripan dengan hasil residu dari ligan natif, senyawa dari bahan alam tersebut dapat dikatakan sebagai senyawa