• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pemanfaatan Pati Ubi Jalar Merah Sebagai Edible Coating dan Pengaruhnya Terhadap Mutu Buah Strawberry Se Penyimpanan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pemanfaatan Pati Ubi Jalar Merah Sebagai Edible Coating dan Pengaruhnya Terhadap Mutu Buah Strawberry Se Penyimpanan"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

1

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Tanaman strawberry merupakan tanaman buah yang memiliki rasa unik

dan dapat dibudidayakan secara langsung melalui media tanah atau juga

menggunakan media pot. Buah strawberry umumnya diolah menjadi berbagai

bentuk olahan makanan seperti jus, selai, sirup, dan lain-lain. Buah strawberry

memiliki banyak manfaat seperti menurunkan kolesterol, mengandung zat anti

alergi dan radang, kaya akan vitamin C dan hanya sedikit mengandung gula

sehingga cocok bagi penderita diabetes. Warna buah pada strawberry disebabkan

karena buah kaya akan pigmen warna antosianin yang dapat menjadi antioksidan.

Kandungan antioksidannya cukup tinggi dibandingkan buah-buahan dan sayuran

lainnya yang menyebabkan strawberry dapat digunakan untuk menanggulangi

masalah penyakit akibat radikal bebas seperti kanker, stroke dan proses penuaan

(Agromedia, 2009).

Buah stroberi masih dikatakan hidup setelah dipanen karena komoditi

tersebut masih melakukan proses respirasi serta proses metabolisme lainnya.

Proses metabolisme berupa perombakan kandungan yang tersimpan di dalam

buah. Proses tersebut dapat mempercepat kelayuan dan pembusukan pada buah

sehingga umur simpan buah lebih pendek. Masa simpan buah strawberry secara

normal pada suhu ruang setelah dipanen dapat tahan selama 2 hari (Agromedia,

2009).

Secara alami kulit buah-buahan mempunyai lapisan yang berfungsi

sebagai pelindung untuk mengurangi laju transpirasi yang menyebabkan

(2)

2

terjadinya perubahan mutu diantaranya keriput dan layu. Lapisan alami juga

berfungsi untuk mencegah kontaminasi mikroorganisme. Pada saat pemanenan

dan pencucian lapisan alami buah mengalami kerusakan sehingga perlu dilakukan

pelapisan buatan (coating) agar buah tidak menggalami transpirasi dan respirasi

yang lebih cepat serta pembusukan yang disebabkan oleh mikroorganisme.

Edible coating adalah suatu lapisan tipis yang terbuat dari bahan yang

dapat dimakan, dbentuk untuk melapisi makanan ataupun diletakkan di antara

komponen makanan yang berfungsi sebagai penghalang terhadap perpindahan

massa (misalnya kelembaban, oksigen, cahaya, lipid, dan zat terlarut) atau sebagai

pembawa aditif serta untuk meningkatkan penanganan suatu makanan

(Winarti,dkk., 2012).

Edible coating dapat dibuat dari bahan dasar polisakarida dan turunannya,

selulosa dan turunannya, lemak maupun protein dan turunannya, pektin ekstrak

dari polisakarida dapat berupa pati, ganggang laut, gum arab dan kitosan. Pelapis

edibel berbahan dasar polisakarida berperan sebagai lapisan pelindung yang

selektif terhadap pertukaran gas O2 dan CO2 sehingga dapat menurunkan laju

respirasi pada buah dan sayuran. Pelapis yang terbuat dari pati juga dapat

mencegah dehidrasi, oksidasi lemak, dan pencoklatan pada permukaan. Pati dapat

diperoleh dari berbagai jenis serealia maupun umbi-umbian. Salah satu jenis

bahan baku yang dapat dijadikan sebagai pati adalah ubi jalar merah Karena

mengandung pati sebanyak 22,4% (Krochta, dkk., 1994).

Efektivitas dari edible coating dalam mengurangi laju respirasi dan

transpirasi di tentukan oleh ketebalan lapisan yang terbentuk dan ketebalan

lapisan di tentukan oleh konsentrasi bahan edible yang digunakan . Oleh karena

(3)

3

itu, perlu dilakukan penelitian tentang “Pemanfaatan Pati Ubi Jalar Merah

Sebagai Edible Coating Dan Pengaruhnya Terhadap Mutu Buah Strawberry

Selama Penyimpanan”

Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi pati

ubi jalar merah dalam pembuatan edible coating terhadap mutu buah strawberry

selama penyimpanan.

Kegunaan Penelitian

Penelitian ini berguna untuk mendapatkan data dalam penyusunan skripsi

yang merupakan salah satu syarat untuk mendapatkan gelar sarjana teknologi

pangan di Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Pertanian,

Universitas Sumatera Utara, Medan. Selain itu juga sebagai sumber informasi

ilmiah kepada pihak yang membutuhkan khususnya masyarakat tentang

pemanfaatan pati ubi jalar merah sebagai edible coating dengan mutu buah

strawberry selama penyimpanan.

Hipotesa Penelitian

Konsentrasi ubi jalar merah pada pembuatan edible coating sebagai

pelapis buah strawberry dan lama penyimpanan buah strawberry serta interaksi

keduanya berpengaruh terhadap mutu buah strawberry.

Referensi

Dokumen terkait

Dari hasil penelitian pengaruh konsentrasi pati pisang kepok dan sorbitol sebagai zat pemlastis dalam pembuatan edible coating pada penyimpanan buah melon terhadap parameter

Berdasarkan hasil dan pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa selama penyimpanan untuk perlakuan edible coating dengan konsentrasi gliserol yang terbaik yaitu

tingkat kesukaan panelis terhadap Rasa pada keripik ubi jalar kuning mendapatkan jumlah rengking berkisaran 30,5 - 44,5 Penambahan jenis edible coating kitosan

Pengaruh Edible Coating Berbasis Pati Kulit Ubi Kayu terhadap Kualitas dan Umur Simpan Buah Jambu Biji Merah pada Suhu Kamar, dibimbing oleh Terip Karo-Karo dan Era

[r]

Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi pati memberikan pengaruh berbeda sangat nyata terhadap susut bobot, total padatan terlarut, kadar vitamin C, total

Selama penyimpanan, baik buah yang dikemas dengan antimicrobial edible coating maupun yang tidak mengalami penurunan kadar total padatan terlarut.. Buah mengalami pematangan dan

Pada penelitian tahap I yakni aplikasi edible coating terhadap buah jambu biji merah selama penyimpanan memberikan pengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap semua