• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORAN PELAKSANAAN KULIAH KERJA NYATA UNIVERSITAS SYIAH KUALA (Periode VIII Tahun 2015)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "LAPORAN PELAKSANAAN KULIAH KERJA NYATA UNIVERSITAS SYIAH KUALA (Periode VIII Tahun 2015)"

Copied!
93
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORAN PELAKSANAAN KULIAH KERJA NYATA UNIVERSITAS SYIAH KUALA

(Periode VIII Tahun 2015)

http://webblogkkn.unsyiah.ac.id/peulandokteungoh8 GAMPONG : PEULANDOK TEUNGOH KEMUKIMAN : PEULANDOK

KECAMATAN : TRIENG GADIENG KABUPATEN : PIDIE JAYA

Disusun Oleh :

Kelompok 31

Nama Mahasiswa NIM Fakultas/Jurusan

Mirza Firmansyah 1101103010133 Ekonomi/Akuntansi

Hidayat Arfan 1103101010194 Hukum/Ilmu Hukum

Masrur 1104102010035 Teknik/Teknik Mesin

Hery Zanur 1307101020130 Keperawatan/Ilmu Kep.

Trina Ellora 1106102030044 FKIP /Sendratasik

Irna Handri 1106103020024 FKIP/Pend. Matematika

Mayana Winari Puja Darma 1108104010006 FMIPA/Biologi

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA

BADAN PELAKSANA KULIAH KERJA NYATA DARUSSALAM – BANDA ACEH

(2)

i Dosen Pembimbing Lapangan

Fairuzzabadi, S.E, M.Sc NIP 198302232006041001

Dosen Pembimbing Pendamping

Dr. Farid Maulana,ST., M.Eng NIP 197202081997021001

Keuchik Gampong

Yusri Aji

Gampong : Peulandok Teungoh Kecamatan : Tringgadeng

Ketua BAPEL KKN Universitas Syiah Kuala

Dr. Rusli Yusuf, M.Pd NIP 195702101985031004 Lembaran Pengesahan

Tema/Judul :

“PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT GAMPONG PEULANDOK TEUNGOH MELALUI LINGKUNGAN HIJAU BERSIH DAN

ASRI SERTA PEMANFAATAN SUMBER DAYA ALAM DAN PEMBERDAYAAN SUMBER DAYA MANUSIA”

Oleh :

Nama NIM Fakultas / Jurusan

Mirza Firmansyah 1101103010133 Ekonomi /Akuntansi

Hidayat Arfan 1103101010194 Hukum / Ilmu Hukum

Masrur 1104102010035 Teknik / Teknik Mesin

Hery Zanur 1307101020130 Keperawatan / Ilmu

Keperawatan

Trina Ellora 1106102030044 KIP / Sendratasik

Irna Handri Mastuti 1106103020024 KIP / Matematika Mayana Winari Puja Darma 1108104010006 MIPA / Biologi

Disetujui oleh :

(3)

ii

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena berkat limpahan Rahmat dan Karunia-Nya sehingga kami dapat menyusun laporan KKN ini tepat pada waktunya. Dalam penyusunan laporan ini, banyak mendapat tantangan dan hambatan akan tetapi dengan bantuan dari berbagai pihak tantangan itu bisa teratasi. Oleh karena itu, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan laporan ini, semoga bantuannya mendapat balasan yang setimpal dari Tuhan Yang Maha Esa.

Tidak lupa pula pihak-pihak yang telah membantu kami dibalik layar pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata ini kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya :

1. Allah SWT yang utama karena atas karunia, anugerah, kesehatan, kemudahan dan semua rencana terbaiknya untuk kami.

2. Fairuzzabadi, SE, M.Sc selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yang telah membimbing kami selama pelaksanaan KKN

3. Bapak Yusri Aji selaku Geuchik Gampong Peulandok Teungoh.

4. Bapak Dr. Mustanir, M.Sc selaku ketua Badan Pengelola Kuliah Kerja Nyata Universitas Syiah Kuala, yang telah memberikan kesempatan kepada kami untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata.

5. Bapak Dr.Farid Maulana,ST.,M.Eng selaku koordinator kecamatan Trienggadieng

6. Terakhir kepada seluruh masyarakat Gampong Peulandok Teungoh yang sudah mau berpartisipasi dalam kegiatan yang kami buat selama pelaksanaan KKN.

Kami menyadari bahwa laporan ini masih jauh dari kesempurnaan baik dari bentuk penyusunan maupun materinya. Akhir kata semoga laporan ini dapat memberikan manfaat kepada kita sekalian

Banda Aceh, 12 Januari 2015

Mahasiswa KKN UNSYIAH 2014 Gampong Peulandok Teungoh

(4)

iii DAFTAR ISI

Lembar Pengesahan ... i

Kata Pengantar ... ii

Daftar Isi ... iii

Daftar Lampiran ... iv

I. PENDAHULUAN ... 1

A. Gambaran Lokasi KKN ... 2

B. Maksud dan TujuanProposal ... 8

C. Program Pembangunan Gampong yang Telah Ada ... 9

D. Metode dan Sistematika ... 10

II. BEBERAPA BIDANG PERMASALAHAN GAMPONG ... 11

A. Pendidikan, Agama, Ekonomi, dan Sosial Budaya ... 11

B. Sarana dan Prsarana ... 13

C. Produksi ... 14

D. Kesehatan dan Kebersihan Lingkungan ... 14

E. Administrasi Pemerintahan Gampong ... 15

III. REALISASI KEGIATAN MAHASISWA KKN ... 16

A. Kegiatan Mandiri ... 16 1. Kegiatan Utama ... 16 2. Kegiatan Penunjang ... 30 B. Kegiatan Kelompok ... 38 IV. PENUTUP ... 43 A. Kesimpulan ... 43 B. Saran ... 44

(5)

iv

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1. Jadwal Kegiatan ... 46

Lampiran 2. Program Kerja... 52

Lampiran 3. Matriks Jadwal Kegiatan ... 66

Lampiran 4. Peta Gampong... 67

Lampiran 5. Rekapitulasi Biaya Pelaksanaan KKN ... 68

Lampiran 6. Bungong Jaroe ... 70

Lampiran 7. Struktur Gampong ... 71

(6)

1 BAB I PENDAHULUAN

Dalam upaya untuk meningkatkan sumber daya manusia yang handal dan mampu bekerja di berbagai bidang yang betujuan agar mahasiswa memiliki kompetensi dan dedikasi yang tinggi pada masa yang akan datang, maka sebagai realisasi dari tuntutan kurikulum lembaga perguruan tinggi dalam hal ini Universitas Syiah Kuala yakni penyelenggara Kuliah Kerja Nyata (KKN) bagi mahasiswa yang telah memenuhi persyaratan akademik. Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah salah satu bagian dari kegiatan akademik dimana saat kegiatan berlangsung mahasiswa dituntut untuk terjun langsung bermasyarakat dan menerapkan ilmu yang selama ini didapatkan di perkuliahan.

Sebagai suatu perguruan tinggi negeri di Indonesia, Unsyiah harus melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu Pendidikan, Penelitian Ilmiah dan Pengabdian pada masyarakat. Segala kegiatan dalam mengembangkan ketiga dharma tersebut harus berorientasi kepada masyarakat, dan pada akhirnya harus diabdikan untuk kepentingan masyarakat. Mahasiswa Unsyiah diharapkan mampu berperan dalam rangka pembangunan manusia seutuhnya dalam masyarakat bangsa Indonesia yang sedang membangun. Mereka seharusnya merupakan sumber motivasi yang dinamis dalam proses pembangunan menuju ke arah inovasi dan modernisasi masa depan sesuai dengan cita-cita bangsa Indonesia yang sosio-religius, yaitu masyarakat adil, makmur dan sejahtera serta bertaqwa kepada Allah Subhanahu Wata’ala, berdasarkan Pancasiladan UUD 1945.

Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata yang dilaksanakan di Gampong Peulandok Teungoh, Kecamatan Tringgadeng, Kabupaten Pidie Jaya, mulai dari tanggal 11 Januari 2015 sampai dengan 10 Februari 2015. Diharapkan dengan keberadaan mahasiswa KKN di tengah masyarakat dapat membantu meningkatkan sumber daya manusia yang handal dan mampu bekerja diberbagai bidang serta dapat menjadi bagian dari pembangunan gampong tersebut.

Oleh karena itu, setiap mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Syiah Kuala yang terjun ke tengah-tengah masyarakat harus mampu mewujudkan

(7)

2

visi dan misi Universitas Syiah Kuala sehingga mendapat tanggapan positif dari masyarakat yang ada dilokasi Kuliah Kerja Nyata (KKN).

A. Gambaran Umum Lokasi KKN 1.1 Sejarah Gampong

Gampong peulandok teungoh merupakan gampong yang berlokasi di kecamatan trienggadeng yang secara geografis berada di tengah-tengah mukim, di apit oleh gampong-gampong lainnya yang merupakan satu mukin peulandok. Mukim peulandok ini terdiri dari 5 gampong yakni :

a. Gampong Peulandok Teunong b. Gampong Peulandok Teungoh c. Gampong Dayah Ujung Baro d. Gampong Rawasari

e. Gampong Matang

Wilayah gampong peulandok teungoh ini terbagi atas 4 dusun yakni : a. Dusun Gle Bruek

b. Dusun Hagu c. Dusun teungoh d. Dusun Awe

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari geuchik dan orang tua sekitar, asal mula nama gampong peulandok teungoh ini dilatarbelakangi atas lokasi yang berada ditengah tengah mukim sehingga nama ujung teungoh yang mengartikan lokasinya yang berada di tengah-tengah. Berdasarkan sejarahnya nama gampong peulandok sendiri diberikan atas dasar kata padek yang artinya tidak nampak, karena dahulu lokasi gampong ini terpencil dan jauh dari jalan raya. Pendapat lainnya menyatakan dasar kata peulandok merupakan representatif dari kancil yang artinya gampong ini dahulu dikarenakan filosofi tubuh kancil yang kecil.

Berdasarkan keterangan yang di dapat dari kelompok KKN sebelumnya yang di tempatkan pada gampong Peulandok Teungoh tersebut, terdapat peninggalan sejarah berupa rumah yang dahulu menjadi rumah hulubalang, berdasarkan pengamatan ketika survey rumah tersebut masih sangat asli tanpa perubahan struktur bangunannya dan tidak ditempati karena berdasarkan kepercayaan warga sekitar

(8)

3

rumah tersebut masih ada arwah para penghuni sebelumnya, sehingga rumah tersebut tidak berpenghuni bahkan oleh pemilik kebun tempat rumah tersebut berdiri. Geuchik gampong peulandok teungoh dan pemilik kebun mengungkapkan keberadaan rumah tersebut kerap kali mengundang turis baik mancanegara maupun domestik untuk melakukan riset atau bahkan sekedar meng-dokumentasikan rumah tersebut. Namun karena rasa hormat masyarakat sekitar atas rumah tersebut, masyarakat tidak mengpromosikan rumah tersebut sebagai objek wisata.

1.2 Kondisi Geografis

Gampong peulandok Teungoh merupakan salah satu gampong yang terdapat pada mukim Peulandok, Kecamatan Trienggadeng, Kabupaten Pidie Jaya. Secara geografis terletak pada titik lintang 5.238027, dan bujur 96.185944.

Gampong Peulandok Teungoh Kecamatan Trienggadeng Kabupaten Pidie Jaya memiliki orbitrasi sebagai berikut :

a. Jarak dari pusat pemerintahan kecamatan : 2 kilometer b. Jarak dari pusat pemerintahan kota administratif : 10 kilometer c. Jarak dari ibu kota kabupaten Pidie Jaya : 10 kilometer

d. Drainase/talut : 15 derajat

e. Panjang jalan kecamatan : 5 kilometer

f. Panjang jalan gampong : 1 kilometer

g. Panjang jalan setapak : 500 meter

Sedangkan secara geografis batas gampong Peulandok Teungoh adalah : a. Sebelah Barat berbatasan dengan Gampong Tuha

b. Sebelah Timur berbatasan dengan Gampong Buloh

c. Sebelah Utara berbatasan dengan Gampong Dayah Ujung Baro d. Sebelah Selatan berbatasan dengan Gampong Peulandok Tunong

Luas wilayah gampong Peulandok Teungoh jika dipersentasikan dalam persen 100%, sekitar 50% dataran gampong Peulandok Teungoh berupa persawahan, 25% perkebunan dan selebihnya adalah pemukiman warga yang sebagian halaman rumahnya digunakan untuk menanam tanaman pohon coklat dan jambu untuk menambah penghasilan sehari-hari.

(9)

4 1.3 Kondisi Demografis

Secara demografis gampong Peulandok Teungoh ini memiliki jumlah 623 jiwa dengan 200 kepala keluarga (KK). Berdasarkan pembagian jenis kelamin, laki-laki terdiri dari 285 jiwa dan perempuan 338 jiwa (data tahun 2013) .

1.3.1 Sumber Daya Manusia

Potensi sumber daya manusia di gampong Peulandok Teungoh sebenarnya sangatlah potensial untuk merentas kemiskinan di gampong ini, karena lahan banyak yang belum terpakai dan belum dimanfaatkan untuk menambah penghasilan dan banyak warga yang pandai dalam menganyam pandan menjadi tikar. Namun kondisi masyarakat disini adalah besarnya rasa kemalasan yang ada pada diri warga gampong sehingga potensi yang ada belum terlihat sekarang.

a. Jumlah Penduduk

Jumlah penduduk berdasarkan jenis kelamin disajikan dalam tabel berikut: 1.1 Jumlah Penduduk Menurut dusun

No Dusun Jumlah KK (KK) RTM (KK) L P Jumlah Total 1 Awe 25 5 70 87 157 2 Teungoh 55 20 75 94 169 3 Hagu 80 23 90 94 184 4 Gle Bruek 40 17 50 63 113 Total 200 65 285 338 623 b. Pendidikan Penduduk

Rata-rata pendidikan terakhir penduduk gampong Peulandok Teungoh adalah SMP/sederajat dan SMA/sederajat. Namun ada juga beberapa yang hanya sekolah sampai SD, dan ada juga yang melanjutkan sampai ke jenjang D3, S1, dan S2. Namun hanya sebagian kecil saja. Masalah yang dialami karena gedung sekolah SMA jauh dari jangkauan warga gampong sehingga banyak yang berhenti dibangku

(10)

5

SMP. Namun sekarang sudah ada perbaikan karena sudah ada kemudahan kendaraan menuju gedung sekolah SMA.

Tabel 1.2 Kategori Tingkat Pendidikan

No Tingkat Pendidikan Jumlah

1 SD/Sederajat 45 2 SMP/Sederajat 104 3 SMA/Sederajat 60 4 Diploma 3 20 5 Strata 1 25 6 Strata 2 1 7 Tidak Sekolah 10 8 Belum Sekolah 22

1.3.2 Keadaan Sosial Masyarakat

Keadaan gampong yang dikenal dengan kehidupan sosial masyarakat yang tinggi, masih ada digampong Peulandok Teungoh, ada beberapa kegiatan yang terlihat dalam mempererat ikatan keluarga diantara warga gampong, diantaranya :

Tabel 1.3 Jenis Kegiatan Sosial

Golongan Jenis Kegiatan

Pemuda/pemudi Persatuan Olahraga Panitia Linto Baro Pengajian

Gotong Royong

Ibu-ibu Pengajian rutin

Tim Shalawat Panitia Linto Baro Arisan

Kegiatan PKK Takziah

(11)

6 Bapak-bapak Pengajian Rutin

Takziah Zikir

Kenduri Maulid Gotong royong Remaja dan Anak-anak Pengajian Dayah

Persatuan olahraga Tari daerah

1.3.3 Keadaan Ekonomi

Warga gampong Peulandok Teungoh sebagian besarnya bermata pencaharian bertani dan berkebun dengan persentase 60%, selebihnya bermata pencaharian pedagang, guru, pensiunan, wirausaha, dan pekerja tidak tetap. Selain itu ada juga beberapa yang membuka warung kopi, kios dan warung-warung makanan sebagai kerja sampingan penambah uang pemasukan dalam kehidupan sehari-hari.

Tabel 2.2 Mata Pencaharian Masyarakat

No Jenis Pekerjaan

Tahun 2013/2014

Jumlah Jiwa Kondisi Usaha

1 Petani/Pekebun 120 Aktif 2 Wiraswasta 10 Aktif 3 PNS 23 Aktif 4 Guru 6 Aktif 5 Pedagang 3 Aktif 6 Sopir 6 Aktif 7 Pensiunan 12 Aktif 8 Mahasiswa/Pelajar 15 Aktif

9 Lain-lain (tidak tetap) 5 Aktif

1.3.4 Kondisi Pemerintahan Gampong

Untuk saat ini gampong Peulandok Teungoh dipimpin oleh Geuchik bernama Yusri aji dengan empat kepala dusun dan Tuha pet beserta Tgk.Imum Meunasah gampong.

(12)

7 1.3.5 Sumber Daya Alam

a. Sawah penduduk /Lahan Pertanian dan Perkebunan

Pendapat masyarakat gampong Peulandok Teungoh 30% berasal dari pertanian dan 30% berasal dari area perkebunan, selebihnya digunakan untuk berdagang dan pemukiman penduduk.

1.3.6 Sumber Daya Sosial

a. Kehidupan beragama Masyarakat

Kehidupan beragama masyarakat tidak ada masalah. Hal ini terlihat dengan masih adanya latihan dzikir untuk ibu-ibu setempat, ada juga khauriblang atau kenduri yang dibuat oleh para petani gampong dan menjalin silaturahim dengan gampong tetangga dan seluruh gampong yang terdapat pada satu mukim.

b. Kehidupan Bergotong Royong

Mengajak masyarakat gampong Peulandok Teungoh lumayan sedikit susah dalam bergotong royong, karena sibuk dengan aktivitas masing-masing. Namun ada beberapa juga yang mau di ajak dalam kegiatan gotong royong.

1.3.7 Sumber Daya Buatan

Dalam sumber daya buatan gampong Peulandok teungoh sudah mulai sedikit memadai, jalan aspal yang sudah dibangun pemerintah, jalan rabat beton untuk jalan didalam dusun juga sudah dibangun menggunakan dana pnpm mandiri, WC umum, dan Meunasah Gampong Peulandok Teungoh sebagai tempat ibadah warga gampong Peulandok Teungoh.

1.3.8 Sumber Daya Ekonomi

Gampong Peulandok Teungoh sudah memiliki sumber dana dari PNPM Mandiri untuk pembangunan infrastruktur gampong, dari dana itu sudah dibangun jalan rabat beton, disekitaran jalan setiap dusun di gampong Peulandok Teungoh.

(13)

8 B. Maksud dan Tujuan

1. Maksud

Maksud dari Kuliah Kerja Nyata (KKN) sebagai bentuk pengambdian mahasiswa menjadi manusia yang memiliki banyak manfaat yang dapat dirasakan baik oleh pemerintah, masyarakat maupun perguruan tinggi.

a. Bagi Mahasiswa

1. Melatih mahasiswa untuk menerapkan ilmu teoritis yang telah didapatkan di kampus untuk mengembangkan potensi diri.

2. Melatih mahasiswa untuk menjadi inspirator dalam menghadapi persoalan dimasyarakat.

3. Melatih mahasiswa untuk hidup bermasyarakat dengan berbagai permasalahan dalam masyarakat.

b. Bagi Pemerintah

1. Melalui Kuliah Kerja Nyata, mahasiswa dapat membantu melancarkan program-program yang telah dicanangkan oleh pemerintah.

2. Membantu pemerintah dan kepala desa setempat untuk membenahi dan melengkapi administrasi desa.

3. Menjalin hubungan dengan lembaga perguruan tinggi sebagai mitra kerja sejajar.

c. Bagi Masyarakat.

1. Potensi masyarakat gampong semakin berkembang.

2. Dapat memberikan perubahan-perubahan social kearah yang lebih baik masyarakat.

3. Masyarakat dapat memperoleh masukkan-masukkan baru terhadap permasalahan- permasalahan yang dihadapi.

4. Dapat memberikan kesiapan masyarakat gampong dalam menghadapi pengaruh era globalisasi.

d. Bagi Perguruan Tinggi

1. Mahasiswa diharapkan mampu mempertegas pelaksanaan Tri dharma perguruan tinggi.

(14)

9

2. Mahasiswa diharapkan mampu mempertegas eksistensi perguruan tinggi sebagai lembaga yang mampu melahirkan mahasiswa yang mampu membawa perubahan bagi masyarakat.

3. Mempertegas kehadiran Universitas Syiah Kuala ditengah-tengah masyarakat.

4. Menjadikan tujuan pembelajaran di Universitas Syiah Kuala menjadi lebih bermasyarakat.

2. Tujuan

Adapun tujuan dari Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah sebagai berikut: a. Tujuan Umum

1. Menjadi seorang sarjana yang mampu menyelesaikan segala persoalan yang ada dilingkungan masyarakat secara pragmatis.

2. Mendukung dan memotivasi segala proses dan kegiatan pembangunan yang ada di lingkungan masyarakat demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

3. Mengenalkan perguruan tinggi dengan masyarakat dimana mahasiswa KKN berada.

4. Menjadikan eksistensi perguruan tinggi tetap terjaga dalam kehidupan bermasyarakat

b. Tujuan Khusus

1. Melatih mahasiswa dalam mengkaji fenomena-fenomena sosial yang terjadi dilingkungan masyarakat.

2. Memberikan uji coba bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan teori yang telah didapatkan di fakultas demi kepentingan masyarakat sebelum mendapatkan gelar sarjana.

3. Menjadikan mahasiswa sangat berarti dalam kehidupan sosial masyarakat.

C. Program Pembangunan Gampong yang Telah Ada

Program-program pembangunan gampong yang telah ada diantaranya yaitu: 1. WC umum gampong

2. Jalan rabat beton yang dibangun dengan menggunakan dana PNPM Mandiri 3. Jalan besar gampong dari anggaran pemerintah

(15)

10 4. Posyandu gampong Peulandok Teungoh

5. Meunasah Peulandok Teungoh dan Masjid mukim 6. Papan struktur gampong

7. Papan nama batas dusun 8. Papan nama batas gampong

D. Metode dan Sistematika

Metode yang digunakan dalam penulisan laporan ini adalah metode pendekatan kualitatif, dengan melihat langsung situasi gampong dan mengumpulkan data melalui wawancara langsung dengan kepala geuchik dan masyarakat sekitar gampong.

Adapun sistematika penulisan laporan adalah sebagai berikut :

1. BAB I PENDAHULUAN, berisikan gambaran umum lokasi gampong, kondisi geografis gampong, kondisi fisik dasar gampong, kondisi demografis gampong, data penduduk berdasarkan mata pencaharian, pendidikan, keadaan fasilitas gampong, maksud dan tujuan KKN, fasilitas gampong yang telah ada, serta metode dan sistematika pembahasan.

2. BAB II BEBERAPA BIDANG PERMASALAHAN GAMPONG, berisikan Pendidikan, agama, ekonomi dan sosial budaya, prasarana dan sarana, produksi, kesehatan dan kebersihan lingkungan, serta administrasi dan pemerintahan gampong.

(16)

11 BAB II

BEBERAPA BIDANG PERMASALAHAN GAMPONG A. Pendidikan, Agama, Ekonomi, dan Sosial Budaya

1. Bidang Pendidikan

Permasalahan pada bidang pendidikan yang ada di Gampong yaitu masih kurangnya pendidikan matematika di usia dini (anak-anak), dan keterampilan serta kreativitas anak-anak di gampong peulandok teungoh. Ini merupakan hal yang harus diselesaikan dengan memfokuskan pada peningkatan minat terlebih dahulu sebelum masuk ke dalam proses belajar dan mengajar. Permasalahannya adalah tidak adanya sarana yang memadai guna meningkatkan minat anak-anak pada gampong peulandok teungoh.

Mengenai minat pada bidang pendidikan matematika, sebagian besar masih ada anak-anak di gampong Peulandok Teungoh yang tidak lancar dalam hal menghitung perkalian dan pembagian dikarenakan kurangnya motivasi dari dalam diri anak tersebut serta kurangnya perhatian dari sebagian kecil orang tua. Sedangkan pada bidang keterampilan dan kreatifitas mayoritas anak-anak pada gampong peulandok teungoh tidak memperolah metode yang tepat di jenjang pendidikan Sekolah Dasar, seharusnya dengan besarnya minat anak-anak tersebut terutama pada kerajinan tangan dan kegiatan seni lainnya sekolah dapat memfasilitasi melalui berbagai kegiatan pelatihan guna meningkatkan keterampilan dan kreatifitas anak.

2. Bidang Agama

Dalam bidang agama, gampong Peulandok Teungoh tidak begitu memiliki permasalahan yang sangat mengganggu stabilitas gampong. Rumah pengajian juga masih aktif dalam membina anak-anak dalam proses belajar dan mengajar mengaji khususnya dayah yang ada dikampong tersebut. Para pemuda memiliki jadwal pengajian pada malam jumat setelah isya, orang tua memiliki jadwal pengajian sendiri biasanya dilakukan setiap malam sabtu selepas shalat isya, sedangkan pengajian ibu-ibu juga memiliki jadwal sendiri yang biasanya dilakukan selepas shalat jum’at. Setiap malam jumat juga para masyarakat gampong membaca yasin bersama selepas shalat magrib.

(17)

12

Hanya saja pembinaan terhadap kemampuan peningkatan bacaan qur’an yang benar dan indah kurang mendapat perhatian, dikarenakan kurangnya orang yang berkompeten dalam bidang tersebut. Namun sebagai langkah awal yang baik anak-anak sudah diperkenalkan dengan Al Qur’an sehingga bisa menjadi pegangan mereka.

3. Bidang Ekonomi

Melirik pada potensi di bidang pertanian terutama kacang kedelai, terdapat beberapa permasalahan yang berkaitan dengan peningkatan komoditas ekonomi di gampong Peulandok Teungoh, yaitu:

a. Tidak dimanfaatkannya hasil pertanian seperti kacang kedelai sebagai produk yang dapat menunjang perekonomian.

b. Kurangnya pemberdayaan terhadap ibu rumah tangga.

c. Kurangnya pelatihan keterampilan usaha kecil menengah bagi pengusaha kecil

d. Kurangnya pengetahun terhadap penyakit yang menimpa tanaman.

Dari permasalahan di atas, banyak masalah yang dijumpai yang berkenaan dengan keadaan pemasaran. Pelatihan bukan saja harus dilakukan namun juga harus memiliki tindak lanjut serta kesadaran untuk mengubah pola kelakuan yang telah dilakukan sebelumnya.

Kesadaran untuk berubah dalam diri masyarakat gampong juga perlu ditingkatkan agar mendapatkan hasil yang lebih pasti guna kesejahteraan masyarakat Gampong tersebut.

Mayoritas masyarakat Peulandok Teungoh memiliki dua mata pencaharian utama, yaitu bertani dan berkebun. Hasil tani dan berkebun dijual kepada pembeli produk .

Permasalahan sangat mendasar terletak pada lahan kebun yang digunakan. Sebagian besar menggunakan halaman rumah sebagai lahan untuk berkebun sehingga kebersihan rumah juga terganggu karena hal tersebut. Selain itu banyak juga lahan kosong yang tidak terpakai yang seharusnya

(18)

13

lahan itu dapat dijadikan sumber penambah penghasilan sehari-hari, masalah lainnya penyakit yang menyerang tanaman coklat yang membuat produksi tanaman coklat berkurang sehingga penghasilan yang didapat juga berkurang.

4. Bidang Sosial Budaya

Gampong Peulandok Teungoh masih sangat kental dengan adat dan budaya. Hal ini terlihat dengan masih adanya latihan dzikir untuk ibu-ibu setempat, ada juga khauriblang atau kenduri yang dibuat oleh para petani gampong dan menjalin silaturahim dengan gampong tetangga dan seluruh gampong yang terdapat pada satu mukim. Tidak ada permasalahan yang begitu mendasar dibidang sosial di gampong Peulandok Teungoh. Terbukti dari tingkat solidaritas dan kepedulian sesama warga yang masih tinggi. Hanya saja dari bidang budaya, yakni sanggar tari yang tidak dimiliki oleh anak-anak Peulandok Teungoh ataupun fasilitas lain yang menyangkut dengan kebudayaan masyarakat setempat.

B. Sarana dan Prasarana

Pada bidang ini, gampong juga masih bermasalah dengan kurang lengkapnya fasilitas yang ada sehingga membuat masyarakat menjadi tidak menggunakan fasilitas tersebut dengan maksimal. Permasalahan dalam bidang prasarana dan sarana (infrastruktur) diantaranya:

1. Tidak adanya Kantor Geuchik 2. Tidak adanya Balai Desa

3. WC Umum yang kurang dijaga kebersihannya dan hanya memiliki 1 WC 4. Tidak adanya lapangan bola kaki

5. Tidak adanya perpustakaan gampong 6. Tidak adanya balai Tuha Peut

7. Tidak adanya peta gampong 8. Tidak adanya qanun gampong 9. Tidak adanya fasilitas internet

10. Masih terdapat jamban-jamban yang kurang layak 11. Tidak adanya bentuk koperasi simpan pinjam

(19)

14 C. Produksi

Dari bidang produksi juga banyak dijumpai diantaranya padi, tanaman coklat, anyaman, kelapa, kacang panjang dan melinjo. Permasalahnya hasil produksi yang dibuat tersebut tidak banyak di jual di pasar, lebih banyak di konsumsi untuk sendiri dan kebutuhan masyarakat di gampong. Namun untuk kacang panjang setiap panennya sampai mencapai 150 kilogram dengan harga perkilo nya mencapai 8 ribu sampai 12 ribu sedangkan seperti padi, tanaman coklat dan anyaman hanya sebagian kecil saja yang dijual kepada pembeli produk. Hal ini dikarenakan oleh tidak adanya penyuluhan di berbagai bidang produksi baik perkebunan maupun pertanian. Selain itu kurangnya jiwa kewirausahawan pada diri masyarakat gampong.

D. Kesehatan dan Kebersihan Lingkungan

Permasalahan di bidang kesehatan masih bisa dikatakan tidak begitu terlalu bermasalah. Karena fasilitas gampong Peulandok Teungoh juga sudah memiliki memiliki bidan dan posyandu. Namun posyandu yang ada juga tidak digunakan lagi, hanya saja setiap dua minggu sekali ada pemeriksaan bayi oleh bidan gampong setempat. Sedangkan untuk dokter umum belum ada digampong ini, sehingga jika ingin berobat harus pergi ke puskesmas terdekat, yang bisa digunakan untuk melayani masyarakat yang sedang sakit.

Sedangkan untuk masalah kebersihan masyarakat Peulandok Teungoh masih belum terlalu peduli terhadap kebersihan sekitar rumah dan kebersihan keseluruhan gampong. Terlihat di beberapa halaman rumah warga banyak sampah berserakan karena ditanami beberapa tanaman coklat. Keadaan sumur dan kamar mandi yang juga dapat dikatakan masih belum layak pakai juga menjadi masalah kebersihan di desa Peulandok Teungoh. tetapi tidak semua warga yang kondisi kamar mandi dan sumurnya seperti itu. Selain itu masih belum ada tong-tong sampah disetiap rumah karena sebagian besar masyarakat gampong memilih langsung membakar sampah atau menguburnya ditempat tertentu sehingga banyak sampah bekas pembakaran berserak disekitar

(20)

15

gampong. Juga masih terdapat anak anak yang kurang peduli tentang kebersihan tangan sehingga beresiko terhadap kesehatan mereka.

E. Administrasi dan Pemerintahan Gampong

Pada bidang ini, gampong Peulandok Teungoh saat ini belum terlalu bagus dalam hal fasilitas pemerintahan gampong. Mulai dari administrasi pembukuan keuangan gampong, dan lainnya. Hal yang paling penting seperti kantor geuchik atau balai gampong juga tidak ada digampong Peulandok Teungoh. Dengan ketiadaan kantor pada dasarnya dapat menghambat administrasi gampong, sehingga segala bentuk kegiatan yang berkaitan dengan pemerintahan gampong dilaksanakan langsung dengan menjumpai geuchik atau di meunasah gampong.

(21)

16 BAB III

REALISASI KEGIATAN MAHASISWA KKN

A. Kegiatan Mandiri 1. Kegiatan Utama

Mirza Firmansyah (1101103010133) / Ekonomi Akuntansi 1. Bidang Kegiatan Yang Dipilih

Bidang yang dipilih yaitu berkenaan dengan bidang akuntansi. Program yang dipilih yaitu Sosialisasi PP N. 60 Tahun 2014 Tentang Dana Desa. Program ini dipilih karena mengingat latar belakang saya yang berasal dari Ekonomi jurusan Akuntansi. Jika dilihat dari definisinya, Akuntansi merupakan seni dalam mengukur, berkomunikasi, dan menginterpretasikan aktivitas keuangan, yang membantu pemimpin dalam pengambilan keputusan.

Maka dari sebab itu, Program Sosialisasi PP No. 60 Tahun 2014 tentang dana desa agar perangkat gampong dapat mengelola dan mengambil keputusan yang benar dalam mengelola dana yang disalurkan oleh pemerintah nanti dengan baik dan tepat.

2. Maksud, Tujuan dan Sasaran yang Ingin dicapai

Suatu program muncul karena adanya permasalahan yang terdapat didalam gampong Peulandok Teungoh. Adapun maksud dari kegiatan ini adalah agar para perangkat gampong lebih memahami juga lebih siap dalam mengelola dana tersebut secara baik dan benar tanpa ada yang diselewengkan atau bermasalah.

Tujuan dari kegiatan ini adalah menyiapkan perangkat gampong dalam menyambut PP baru tersebut agar dapat mengelola dana yang telah diberikan dengan maksimal sesuai dengan kebutuhan, agar perangkat gampong mengetahui dengan pasti alur dana tersebut disalurkan dan juga agar dapat memaksimalkan dana tersebut untuk memajukan perekonomian

(22)

17 3. Hasil yang Dicapai dan Tindak Lanjut

Sosialisasi PP No. 60 Tahun 2014 tentang dana desa oleh Mirza Firmansyah dibantu oleh Hidayat Arfan. Program ini telah dilaksanakan hanya sekali selama pelaksanaan KKN yaitu pada tanggal 4 Februari 2015. Kegiatan Sosialisasi PP No. 60 Tahun 2014 tentang dana desa dilakukan di rumah pak geucik. Kegiatan ini hanya diikuti oleh perangkat gampong karena sesuai dengan kegiatan ini yang sasarannya merupakan perangkat gampong Peulandok Teungoh

4. Faktor Pendukung Dan Penghambat

Dalam setiap program atau kegiatan tentunya masing-masing dari kami memiliki faktor pendukung dan penghambat. Adapun faktor pendukung kegiatan ini adalah antusiasnya perangkat gampong dalam mengikuti Sosialisasi PP No. 60 Tahun 2014 tentang dana desa karena ini memang diperlukan dalam menyambut disalurkannya dana yang diperkirakan sebesar 1 Milyar per gampong. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu susahnya mengumpulkan perangkat gampong karena sibuk dengan kegiatan sehari-hari. Selain itu karena bendahara yang sulit dihadirkan karena sudah tidak tinggal di gampong ini.

Hidayat Arfan (1103101010194)/ Ilmu Hukum 1. Bidang Kegiatan yang Dipilih

Bidang kegiatan yang dipilih yaitu berkenaan dengan bidang ketatanegaraan. Adapaun program yang dipilih yaitu sosialisasi syarat dan proses pendaftaran sertifikat tanah sesuai undang-undang yang berlaku. Program ini dipilih karena proses sertifikasi tanah secara mandiri harus menerapkan jalur yang sesuai dengan undang-undang yang berlaku .Namun secara khusus program ini dibuat karena kurangnya akses informasi untuk pemahaman masyarakat bahwa dalam mendaftaran tanahnya dapat dilakukan dengan mandiri. Maka oleh sebab itu, program ini mampu mempermudah masyarakat dalam sertifikasi tanah terlebih lagi sosialisasi ini dilaksanakan dengan media design poster yang di tempelkan pada pusat

(23)

18

perkumpulan warga sehingga bagi warga yang tidak hadir saat sosialisasi dapat akses informasi melalui poster tersebut.

2. Maksud, Tujuan dan Sasaran Yang ingin dicapai

Maksud dan tujuan dari program ini adalah untuk memberikan pemahaman bagi warga gampong peulandok teungoh mengenai sayarat dan proses pendaftaran sertifikat tanah. Dengan kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan masyarakat yang mandiri dan tidak terbelit akan birokrasi yang berbelit saat pendafataran dan penerbitan sertifikat tanah.

3. Hasil yang Dicapai dan Tindak Lanjut

Sosialisasi syarat dan proses pendaftaran sertifikat tanah di Gampong Peulandok Teungoh yang di laksanakan oleh Hidayat Arfan di bantu oleh Masrur, Hery Zanur dan Mirza Firmansyah. Kegiatan ini dilakukan sebanyak 1 kali pertemuan selama pelaksanaan KKN yaitu pada tanggal 26 Januari. Selama pelaksanaan program ini masyarakat banyak mengajukan pertanyaan seputar harga pendaftaran, alur proses nya serta syarat dan lampiran apa saja yang harus di berikan dan juga alternatif penyelesaian sangketa terkait dengan serifikat tanah. Setelah kegiatan ini diharapkan kepada masyarakat gampong agar lebih mandiri dalam proses sertifikasi ini tanpa memerlukan mediasi dari pejabat pembuat akta tanah karena proses ini dapat didaftarkan secara mandiri oleh pemohon pendafataran sertifikat itu sendiri.

4. Faktor Pendukung dan Penghambat

Faktor pendukung kegiatan ini karena kurangnya akses informasi masyarakat sehingga penyampaian program masyarakat lebih antusias dengan banyaknya pertanyaan. Namun ada beberapa hambatan dalam kegiatan ini yakni penyampaian program terhalang oleh kesempatan tatap muka dengan warga di karenakan aktifitas warga itu sendiri.

(24)

19

Masrur (1104102010035)/Teknik Mesin 1. Bidang Kegiatan yang Dipilih

Bidang kegiatan yang dipilih yaitu mengenai bidang ilmu teknologi tenaga listrik yaitu instalasi listrik yang di aplikasikan untuk memasang instalasi listrik lampu jalan, instalasi lampu jalan ini dilengkapi sistem on/off otomatis dengan bantuan photocell yang bertugas menhubung dan memutuskan arus listrik dengan intensitas cahaya tertentu. Maka dari itu, lampu jalan akan hidup disaat menjelang malam dimana intensitas cahaya nya lebih rendah, begitu juga sebaliknya di saat menjelang pagi. Dengan begitu, keluaran arus listrik dapat di kontrol tanpa harus khawatir lupa untuk mematikan lampu jalan tersebut.\

2. Maksud, Tujuan dan Sasaran Yang ingin dicapai.

Maksud dan tujuan dari program ini adalah untuk memberikan penerangan di desa peulandok tengoh sebagai pencegahan terhadap kriminalitas, kecelakaan dan juga memberi pencahayaan untuk aktifitas masyarakat desa di waktu malam hari, terlebih lagi bagi santri dan santri wati yang mengaji di dayah di waktu malam.

3. Hasil yang Dicapai dan Tindak Lanjut

Pemasangan lampu jalan di Gampong Peulandok Teungoh yang di laksanakan oleh Masrur di bantu oleh Hidayat Arfan, Hery Zanur, Mirza Firmansyah dan masyarakat desa. Kegiatan ini di awali dengan merakit penyangga lampu jalan dan merakit instalasi lampu jalan. Kegiatan ini dilakukan sebanyak 3 kali, dan 1 hari pemasangan pada tiang listrik dan kegiatan ini di laksanakan selama pelaksanaan KKN yaitu pada tanggal 31 Januari sampai dengan tanggal 3 februari. Selama proses pemasangan lampu jalan, banyak warga yang antusias dalam keikutan serta dalam pemasangan lampu jalan tersebut, mulai dari mencari perlengkapan pendukung untuk pemasangan lampu jalan sampai memberi saran dan solusi untuk pemasangan lampu jalan tersebut. Setelah pemasangan lampu jalan ini di harapkan masyarakat dapat merawat dan menjaga lampu jalan tersebut untuk keperluan bersama.

(25)

20 4. Faktor Pendukung dan Penghambat

Faktor pendukung kegiatan ini karena kurangnya pencahayaan akses jalan desa di waktu malam hari yang menyebabkan angka kriminalitas dan kecelakaan meningkat.. Namun ada beberapa hambatan dalam kegiatan ini yang menyebabkan pemasangan lampu jalan tertunda, yang di akibatkan oleh faktor cuaca.

Hery Zanur ( 1307101020130 ) / Keperawatan 1. Bidang Kegiatan yang Dipilih

Bidang yang dipilih yaitu berkenaan dengan bidang Kesehatan. Program yang dipilih yaitu Perawat Kecil. Progam ini dipilih karena mengingat latar belakang saya yang berasal dari Fakultas Keperawatan. Namun secara khusus program ini dibuat karena melihat kondisi anak-anak gampong Peulandok Teungoh banyak yang belum mampu memahami serta mengenal cara menolong diri sendiri terbih ketika adanya kecelakaan, serta kepedulian yang kurang dari orang tua mereka akan pengenalan tata laksana tersebut. Dengan kondisi seperti ini saya yang latar belakang dari kesehatan khususnya bidang keperawatan miris melihat kondisi seperti ini terutama anak-anak gampong Peulandok Teungoh, Maka dari sebab itu, Program Perawat kecil ini saya laksanakan agar dapat membantu anak-anak ini lebih mengenal serta memahami dengan baik dan mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

2. Maksud, Tujuan dan Sasaran Yang Ingin dicapai

Mencapai maksud dan tujuan mulia dalam program ini yaitu membantu anak-anak untuk dapat memahami dan mengenal tentang cara menolong diri sendiri, teman, keluarga yang mengalami kecelakaan dalam keseharian. Selain itu membantu meningkatkan mutu kesehatan serta pemeliharaan kesehatan lingkungan di gampong Peulandok Teungoh.

(26)

21 3. Hasil Yang Dicapai dan Tindak Lanjut

Memberikan pemahaman serta pengenalan cara menolong dirinya sendiri, teman, dan keluarga serta lingkungan di Gampong Peulandok Teungoh. Kegiatan ini dilaksanakan sebanyak 1 kali selama pelaksanaan KKN yaitu pada tanggal 03 February 2015. Jumlah anak-anak yang mengikuti kegiatan tersebut adalah 15 orang yang terdiri atas 4 anak laki-laki dan 11 anak perempuan.

Mereka ini umumnya masih duduk dibangku dan SD kelas 3, 4, 5 dan 6. Para anak-anak di kenalkan pada alat-alat dan bahan yang diperlukan yaitu (P3K) serta cara menolong dan membalut luka yang benar. Setelah kegiatan ini di laksanakan, rata-rata anak Kampong peulandok teungoh sudah lebih memahami dan mengenal cara menolong dirinya, dan teman dengan menggunakan alat P3K. Dengan demikian harapan ke depannya anak-anak ini akan semakin mahir serta lebih peduli akan kesehatan diri dan lingkungan sekitarnya.

4. Faktor Pendukung dan Penghambat

Tingginya antusias anak-anak untuk memperbaiki diri sendiri dan kualitas kesehatan diri serta menolong temannya, fokus dan semangat anak-anak menjadi pendukung dalam kegiatan ini. selain itu orang tua anak-anak-anak-anak juga memberi dukungan kepada anaknya ke meunasah untuk diajarkan tentang perawar kecil oleh kami Mahasiswa KKN. Namun ada beberapa hambatan dalam kegiatan ini kondisi meunasah yang penuh dengan anak-anak membuat anak-anak-anak-anak yang belajar kurang fokus karena keributan yang dibuat anak-anak lain, tidak ada tempat lain selain di meunasah karena tidak ada juga ruangan kosong digampong Peulandok Teungoh.

1. Bidang Kegiatan yang Dipilih

Bidang yang dipilih yaitu berkenaan dengan bidang Kesehatan. Program yang dipilih yaitu Cuci Tangan. Progam ini dipilih karena mengingat latar belakang saya yang berasal dari Fakultas Keperawatan. Secara pribadi program ini buat karena rata-rata anak peulandok teungoh tidak menyadari secara keseluruhan akan pentingnya cuci tangan. Dengan

(27)

22

keadaan yang demikian membuat saya menjadi tergerak hati untuk menyampaikan pentingnya cuci tangan dan cara cuci tangan yang benar pada anak-anak di Kampong peulandok teungoh, selain itu untuk meningkatkan derajat kesehatan personal dan mencegah penyakit.

2. Maksud, Tujuan dan Sasaran Yang Ingin dicapai

Mencapai maksud dan tujuan mulia dalam program ini yaitu membantu anak-anak Gampong Peulandok Teungoh untuk dapat memahami dan mengenal serta menerapkan metode cuci tangan ini untuk diri sendiri, teman, keluarga dalam keseharian. Selain itu program ini juga dapat membantu meningkatkan mutu kesehatan serta pemeliharaan kesehatan di gampong Peulandok Teungoh.

3. Hasil Yang Dicapai dan Tindak Lanjut

Memberikan pemahaman, serta cara mencuci tangan yang benar pada anak-anak Gampong Peulandok Teungoh. Kegiatan ini dilaksanakan sebanyak 1 kali selama pelaksanaan KKN yaitu pada tanggal 05 February 2015. Jumlah anak-anak yang mengikuti kegiatan tersebut adalah 13 orang yang terdiri atas 2 anak laki-laki dan 11 anak perempuan. Mereka ini umumnya masih duduk dibangku dan SD kelas 3, 4, 5 dan 6. Para anak-anak di berikan pemahaman dan di kenalkan pada cara mencuci tangan yang benar, setelah kegiatan ini di laksanakan, rata-rata anak Gampong peulandok teungoh sudah lebih memahami dan mengerti cara mencuci tangan yang benar serta langkah-langkahnya. Dengan demikian harapan ke depannya anak-anak ini akan semakin mahir serta lebih peduli akan kesehatan diri dan lingkungan sekitarnya.

4. Faktor Pendukung dan Penghambat

Tingginya antusias anak-anak untuk memperbaiki diri sendiri dan kualitas kesehatan diri serta menolong temannya, fokus dan semangat anak-anak menjadi pendukung dalam kegiatan ini. selain itu orang tua anak-anak-anak-anak juga memberi dukungan kepada anaknya ke meunasah untuk diajarkan

(28)

23

tentang perawat kecil oleh kami Mahasiswa KKN. Namun ada beberapa hambatan dalam kegiatan ini kondisi meunasah yang penuh dengan anak-anak membuat anak-anak-anak-anak yang belajar kurang fokus karena keributan yang dibuat anak-anak lain, tidak ada tempat lain selain di meunasah karena tidak ada juga ruangan kosong digampong Peulandok Teungoh.

Trina ellora (1106102030044)/Pend.Sendratasik 1. Bidang kegiatan yang dipilih

Bidang yang dipilih yaitu dua bidang yang berkenaan dengan jurusan. Dua program yang dipilih yaitu Sosialisasi kerajinan (souvenir bros bunga mawar) home made, dan pembentukan sanggar tari saman di gampong Peulandok Teungoh. Program ini dipilih karena mengingat latar belakang saya yang berasal dari FKIP SENDRATRATASIK (Seni Drama Tari dan Musik) jurusan pendidikan Kesenian. Jika dilihat dari definisinya, kesenian adalah sebuah bagian dari budaya dan merupakan sarana yang digunakan untuk mengekspresikan rasa keindahan dari dalam jiwa manusia. Selain mengekspresikan rasa keindahan dari dalam jiwa manusia, kesenian juga mempunyai fungsi lain. Misalnya, mitos berfungsi menentukan norma untuk perilaku yang teratur serta meneruskan adat dan nilai-nilai kebudayaan. Secara umum, kesenian dapat mempererat ikatan solidaritas suatu masyarakat.

Maka dari itu, program Sosialisasi kerajinan (souvenir bros bunga mawar) home made, dan pembentukan sanggar tari saman di gampong Peulandok Teungoh bertujuan untuk meningkatkan kreativitas masyarakat gampong peulandok teungoh khususnya remaja putri untuk menghasil kreatifitas yang memiliki nilai jual atau mendukung nilai tambah dari segi perekonomian mereka, adapun untuk mempererat solidaritas dan menjalin silaturahmi antar masyarakat dan dapat melestarikan budaya yang ada dalam bentuk tarian saman yang selalu dijaga kelestariannya sebagai generasi penerus bangsa.

(29)

24

Sebagai mahasiswa FKIP SENDRATRATASIK (Seni Drama Tari dan Musik) jurusan pendidikan Kesenian, saya merasa ini merupakan salah satu pengabdian ilmu yang dapat dilakukan didalam rangkaian proses KKN selama satu bulan, karena melakukan kegiatan yang dapat bermanfaat bagi masyarakat gampong khususnya remaja putri, memang telah menjadi tujuan yang diutamakan dalam setiap program yang kami buat per individu.

2. Maksud, Tujuan dan Sasaran yang ingin di capai

Suatu program muncul karena adanya permasalahan yang terdapat didalam gampong Peulandok Teungoh. Adapun maksud dari kegiatan ini ialah agar remaja putri di gampong Peulandok Teungoh dapat membuka lapangan kerja dari kerajinan souvenir home made ataupun menghasilkan lapangan kerja tersendiri selain berladang dan bercocok tanam. Selain itu adapun tujuan dari program tersebut untuk meningkatkan kreativitas remaja putri di gampong Peulandok Teungoh dan dapat melestarikan budaya yang ada dalam bentuk tarian saman sebagai budaya yang patut dijaga oleh generasi penerus bangsa.

3. Hasil yang ingin Dicapai dan Tindak Lanjut

Program Sosialisasi kerajinan (souvenir bros bunga mawar) home made, dan pembentukan sanggar tari saman di gampong Peulandok Teungoh di lakukan oleh Trina Ellora di bantu oleh Irna Handri Mastuti, dan Mayana Winari Puja Darma. Sosialisasi kerajinan (souvenir bros bunga mawar) home made dilakukan sebanyak satu kali selama pelaksanaan KKN yaitu pada hari minggu tanggal 18 januari 2015 pukul 15.00 WIB, kegiatan ini dilakukan di meunasah gampong Peulandok Teungoh dengan jumlah peserta 27 orang anak remaja putri yang berkisar dari umur 16 sampai 22 tahun. Para peserta diberikan arahan mengenai Sosialisasi kerajinan (souvenir bros bunga mawar) home made dengan diberikan masing-masing orang bahan dan alat untuk membuat kerajinan tersebut agar dapat memperaktekkan nya secara langsung serta manfaat dari kerajinan souvenir bros bunga mawar selain bisa untuk dipakai sebagai penghias jelbab yang mereka pakai, kerajinan souvenir bros bunga mawar

(30)

25

ini pun bisa dijadikan peluang usaha untuk menambah penghasilan selain membantu orang tua di ladang ataupun bercocok tanam selain itu kerajinan souvenir bros bunga mawar pun berguna bagi para remaja putri yang akan menikah nanti sebagai souvenir pernikahan mereka nanti nya. Sedangkan program Pembentukan sanggar tari saman di gampong Peulandok Teungoh dilakukan sebanyak sepuluh kali selama pelaksanaan KKN yaitu pada hari sabtu tanggal 31 januari 2015 pukul 15.00 WIB, pada hari minggu tanggal 01 februari 2015 pukul 09.00 WIB dan pukul 15.00 WIB, pada hari senin tanggal 02 februari 2015 pukul 15.00 WIB, pada hari selasa tanggal 03 februari 2015 pukul 16.00 WIB, pada hari rabu tanggal 04 februari 2015 pukul 15.00 WIB, pada hari kamis tanggal 05 februari 2015 pukul 17.00 dan pukul 20.00 WIB, pada hari jumat tanggal 06 februari 2015 pukul 16.00 WIB, dan pada hari sabtu tanggal 07 februari 2015 pukul 16.00 WIB. Para peserta remaja putri yang berusia 13 sampai 17 tahun yang menduduki bangku sekolah SMP dan SMA diajarkan “tarian saman” pertama-tama saat pengenalan masing-masing dari mereka yang beranggotakan 12 orang diantaranya 10 orang penari dan 2 orang pe sya’i (sebutan sebagai penyanyi didalam tarian) diberikan kertas yang berisikan lirik-lirik lagu tarian saman. Pada awalnya saya mencontohkan lirik dan irama lirik tersebut yang diikuti oleh mereka sebagai peserta tari dan sya’i. Setelah itu saat pertemuan pertama sampai pertemuan ke lima semua penari sudah menghafal semua gerakkan “tarian saman” beserta lirik nya yang juga di hafalkan oleh pe sya’i. Pada pertemuan ke enam sampai ke sepuluh pada peserta tari dan sya’I tinggal mengkompakkan semua gerakkan hingga pada akhirnya mereka pun menampilkan kebolehan mereka didalam tarian saman yang selama ini sudah mereka latih yang diajarkan oleh saya Trina Ellora. Pada hari minggu tanggal 08 februari 2015 mereka pun menampilkan tarian saman tersebut didalam acara perpisahan mahasiswa KKN kelompok 31

periode 8 tahun 2015 Universitas Syiah Kuala. Dan Alhamdulillah kedua

program utama saya Trina Ellora berjalan dengan lancar, dan saya juga menghimbau kepada semua peserta tari dan pesya’i yang sedah saya latih agar sering-sering latihan dan mengulang-ulang kembali “tarian saman” ini,

(31)

26

karena jika ada suatu acara di kampong tersebut mereka bias dipakai sebagai pengisi acara untuk menampilkan “tarian saman” tersebut.

4. Faktor pendukung dan Penghambat

Tingginya antusias dari peserta program yang mendominasi remaja putri dalam mengikuti semua program utama saya dalam mengembangkan kreativitas berkesenian mereka yang memiliki nilai jual maupun yang dapat mempertahankan kebudayaan dilewat tarian kepada mereka sebagai generasi penerus bangsa, dank arena fokus dan semangat dari remaja putri tersebut sebagai peserta program yang saya jalankan menjadi pendukung didalam kegiatan ini. Selain itu, orang tua dari peserta program juga rela meluangkan waktu hanya untuk melihat anaknya didalam berkesenian saat mengikuti program yang saya jalankan, selain itu juga dukungan dari teman-teman kelompok KKN kelompok 31 periode 8 tahun 2015 Universitas Syiah

Kuala juga salah satu yang mendorong program yang saya jalankan menjadi

sukses.

Tidak ada nya hambatan dalam melaksanakan program utama saya ini, karena baik perangkat desa maupun warga gampong Peulandok Teungoh ini pun sangat mendukung dan juga ikut memeriahkan pelaksanaan program yang saya terapkan ini.

Irna Handri Mastuti (1106103020024)/ Pend. Matematika 1. Bidang Kegiatan yang Dipilih

Bidang kegiatan yang dipilih yaitu berkenaan dengan bidang pendidikan. Program yang dipilih yaitu Pengajaran Matematika. Program ini dipilih karena mengingat latar belakang saya berasal dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, jurusan Pendidikan Matematika. Namun secara khusus program ini dibuat karena melihat anak-anak Gampong Peulandok Teungoh masih banyak yang belum mampu berhitung secara benar. Maka oleh sebab itu, program pengajaran matematika ini mampu membantu membuat pendidikan anak-anak ini lebih baik dan mampu mengatasi permasalahan berhitung.

(32)

27

2. Maksud, Tujuan dan Sasaran Yang ingin dicapai

Maksud dan tujuan dari program ini adalah untuk meningkatan mutu pendidikan di Gampong Peulandok Teungoh, khususnya dalam bidang pendidikan matematika. Dengan kegiatan ini diharapkan mampu membantu anak-anak Gampong Peulandok Teungoh dalam berhitung seperti tambah, kurang, kali dan bagi, sehingga anak-anak mampu berhitung dengan mudah dan cepat.

3. Hasil yang Dicapai dan Tindak Lanjut

Memberikan pengajaran Matematika untuk anak-anak Gampong Peulandok Teungoh yang di laksanakan oleh Irna Handri Mastuti di bantu oleh Trina Ellora dan Mayana Winari Puja Darma. Kegiatan ini dilakukan sebanyak 6 kali selama pelaksanaan KKN yaitu pada tanggal 21, 22, 24, 26, 27 Januari dan 2 Februari 2015. Jumlah anak-anak yang mengikuti kegiatan pengajaran matematika terdiri dari 15 orang. Mereka ini umumnya masih duduk dibangku SD kelas 3 sampai dengan kelas 6. Para anak-anak diajarkan cara berhitung dengan jarimatika dan rumus cepat matematika agar mereka lebih mudah dan cepat dalam berhitung. Setelah kegiatan ini, anak-anak pada umumnya (80%) sudah mampu berhitung dengan cepat dan lancar serta mengerti cara berhitung dengan jarimatika. Setelah kegiatan ini diharapkan kepada kedua orang tuan siswa dan guru tetap melanjutkan kegiatan ini baik di rumah maupun di sekolah agar mereka semakin lancar dalam berhitung seperti yang sudah diajarkan oleh Mahasiswa KKN Unsyiah.

4. Faktor Pendukung dan Penghambat

Faktor pendukung kegiatan ini tingginya antusias anak- anak dan keseriuasannya saat belajar matematika menjadi pendukung dalam kegiatan ini. Namun ada beberapa hambatan dalam kegiatan ini susahnya mengatur waktu luang.

(33)

28

Mayana Winari Puja Darma (1108104010006) / FMIPA. Biologi 1. Bidang Kegiatan Yang Dipilih

Bidang yang dipilih yaitu berkenaan dengan bidang terapan. Program yang dipilih yaitu Bersosialisasi cara pembuatan susu kedelai kepada ibu-ibu. Program ini dipilih karena mengingat latar belakang saya yang berasal dari FMIPA jurusan Mipa Biologi. Jika dilihat dari defenisinya, Biologi adalah ilmu terapan dalam usaha menerapkan kegiatan proses dalam kehidupan (sebagai alat yang memudahkan kehidupan). Penerapan biologi banyak terdapat dalam kehidupan sehari-hari, seperti memasak, bertani, dan berkebun, menggunakan konsep biologi. Salah satu penerapan Biologi yang diajarkan oleh ibu-ibu adalah tentang cara pembuatan susu kedelai. Selain karena latar belakang saya yang berasal dari FMIPA Biologi, program ini juga dibuat mengingat minat ibu-ibu dalam mengetahui cara pembuatan susu kedelai sangatlah minim.

Maka dari sebab itu, Program Mengajarkan Percobaan Biologi Sederhana dan penerapan dalam kehidupan sehari-hari dalam ruang lingkup mikro untuk membantu menumbuhkan kecintaan dan kegemaran mereka dalam belajar ilmu IPA.

2. Maksud, Tujuan, dan Sasaran yang Ingin Dicapai

Suatu program muncul karena adanya permasalahn yang terdapat di dalam gampong Peulandok Teungoh. Adapun maksud dari kegiatan ini ialah agar ibu-ibu memahami konsep biologi dengan penerapan percobaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari, dan menjadikan ilmu biologi bagian dari setiap pekerjaan yang dia lakukan. Tujuan dari kegiatan ini ialah merubah pandangan ibu-ibu terhadap pelajaran biologi yang dinilai menakutkan dan sangat menyusahkan, sehingga biologi itu menjadi mudah bagi mereka.

Dengan mengajak belajar sambil bermain maka biologi itu akan menyenangkan. Sasaran yanag ingin dicapai dari program ini tidak lain ingin meningkatkan mutu terapan di gampong teulandok teungoh tentang ilmu biologi yang ada disetiap alat yang mereka gunakan dalam kehidupan sehari-hari. Sekaligus juga dapat menjalin tali silaturahmi yang baik antar

(34)

29

sesama anak-anak dan orang tua dari anak-anak gampong melalui aspek-aspek terapan itu sendiri (khususnya bidang Biologi).

3. Hasil yang Dicapai dan Tindak Lanjut

Percobaan biologi sederhana dan penerapan dalam kehidupan sehari-hari dilaksanakan oleh Mayana Winari Puja Darma dibantu oleh Trina Ellora Dan Mirza Firmansyah. Program ini telah dilaksankan sebanyak 1 kali selama KKN yaitu pada tanggal 18 Januari 2015. Kegiatan percobaan biologi sederhana dilakukan di halaman meunasah dan tempat bermain anak-anak. Jumlah ibu-ibu/anak-anak yang mengikuti kegiatan ini adalah 15 orang yang terdiri dari perempuan. Mereka ini umumya adalah ibu-ibu PKK. Ibu-ibu diajarkan langsung dengan menggunakan alat dan bahan percobaan sederhana, dengan mempraktikannya langsung didepan ibu-ibu langsung mengamati langsung percobaan yang dilakukan. Setelah selesai kegiatan ini ibu-ibu (70%) sudah mulai paham tentang konsep percobaan sederhana dan mulai timbul minat dan niat untuk belajar lagi. Setelah selesai kegiatan ini diharapkan kepada ibu-ibu dan orang tua terus memotivasi dalam penerapan IPA agar ibu-ibu tidak lupa dengan pelajaran yang sudah didapat dari mahasiswa KKN Unsyiah.

4. Faktor Pendukung Dan Penghambat

Dalam setiap program atau kegiatan tentunya masing-masing dari kami memiliki faktor pendukung dan penghambat. Adapun faktor pendukung kegiatan ini, besarnya antusias ibu-ibu dalam belajar dan besarnya rasa ingin tahu mereka terhadap percobaan biologi sederhana yang belum mereka jumpai di desa. Selain itu halaman meunasah yang luas juga mempermudah saya dalam melakukan kegiatan eksperimen ini percobaan biologi sederhana. Kegiatan mereka sehari-hari bermain bola kaki, bermain sepeda mendukung kegiatan ini karena dalam aplikasi penerapan ilmu biologi dalam kehidupan.

Sedangkan faktor penghambat dalam kegiatan ini adalah Fasilitas yang tidak tersedia seperti kacang kedelai, sehingga harus membeli langsung di pasar.

(35)

30 2. Kegiatan Penunjang

Mirza Firmansyah (1101103010133) / Ekonomi Akuntansi 1. Bidang Kegiatan Yang Dipilih

Bidang yang dipilih yaitu berkenaan dengan bidang Tekhnologi dan Informasi dan olahraga, dengan program Pengenalan dan Pelatihan Dasar Penggunaan Komputer dan Pelatihan Sepak Bola.

2. Maksud, Tujuan dan Sasaran yang Ingin Dicapai

Banyaknya anak-anak yang masih belum bisa menggunakan computer, dipilihlah program ini untuk melatih anak-anak sejak dini untuk bias menggunakan computer agar kedepan nanti tidak gagap tekhnologi, karena seperti yang kita ketahui bahwa tekhnologi sangat berpengaruh di masa depan nanti, khususnya di lapangan kerja. Di sisi lain karena antusiasnya anak-anak di bidang olahraga khususnya di bidang sepak bla, maka dipilih juga program melatih ssepak bola untuk dapat meningkatkan kualitas anak-anak gampong Peulandok Teungoh dalam bermain bola.

3. Hasil yang Dicapai dan Tindak Lanjut.

Pengenalan dan Pelatihan Dasar Penggunaan Komputer dibantu oleh Hidayat Arfan, Trina Ellora. Kegiatan ini dilaksanakan sebanyak 3 kali yaitu pada tanggal 20 januari, 4 dan 6 februari 2015. Kegiatan ini dilakukan di Meunasah gampong Peulandok Teungoh. Jumlah anak-anak yang mengikuti kegiatan ini sekitar 24 orang yaitu tergabung dari anak SD hingga SMP. Anak-anak ini diajarkan dari awal yaitu bagaimana cara pengoperasian computer, dari cara menghidupkan, membuka Microsoft office dan banyak lagi hingga cara mematikan computer.

Sedangkan Melatih sepak bola dibantu oleh Masrur dan Hery Zanur dan Masrur. Kegiatan ini dilaksanakan di lapangan sepak bola gampong tetangga. Kegiatan ini dilaksanakan selama 8 kali yaitu pada tanggal27, 28,29 Januari dan 1, 2, 3, 4, 5 Februari 2015. Jumlah anak-anak yang menikuti kegiatan ini 18 orang yaitu terdiri dari SMP dan SMA. Mereka di ajarkan cara menyepak bola dengan tepat, mengontrol bola dengan benar

(36)

31

hingga melatih penjaga gawang dalam menahan bola termasuk melatih bagaimana menahan tendangan penalty yang mana suatu saat dapat diperlukan sewaktu-waktu.

4. Faktor Pendukung dan Penghambat

Faktor pendukung dari kegiatan Pengenalan dan Pelatihan Dasar Penggunaan Komputer yaitu antusiasnya anak-anak dalam mengikutinya yang nantinya sangat diperlukan saat memasuki lapangan kerja. Faktor pendukung dari kegiatan Melatih sepak bola yaitu banyaknya dukungan pemuda gampong ditambah dengan antusisasnya anak-anak dalam bermain bola.

Kedua kegiatan diatas juga mempunyai faktor penghambat, dari kegiatan Pengenalan dan Pelatihan Dasar Penggunaan Komputer yaitu karena saking antusiasnya, mahasiswa kesulitan karena kurangnya fasilitas yang ada yaitu hanya 3 laptop, sedangkan yang mengikuti sekitar 24 orang. Sedangkan melatih sepak bola yaitu karena belum adanya lapangan sepak bola yang memadai untuk berlatih, jadi anak-anak terpaksa bermain bola di halaman belakang meunasah.

Hidayat Arfan (1103101010194)/ Ilmu Hukum 1. Bidang kegiatan yang dipilih

Bidang kegiatan yang dipilih merupakan kategori kreatifitas yakni pelatihan menggambar dan mewarnai bagi anak-anak SD di gampong peulandok teungoh.

2. Maksud, tujuan dan sasaran yang ingin dicapai

Maksud dan tujuan dari kegiatan ini meningkatkan kreativitas anak-anak dalam mevisualisasikan imajinasinya dalam media mewarnai dan menggambar ini.

3. Hasil yang dicapai dan tindak lanjut

Memberikan pelatihan mewarnai dan menggambar untuk anak-anak gampong peulandok teungoh yang dilaksanakan oleh Hidayat Arfan ini dibantu oleh Trina Ellora, Mayana Wanari Puja Darma, Mirza Firmansyah,

(37)

32

Irna Handri Mastuti, Masrur, dan Hery Zanur. Kegiatan ini dilakukan sebanyak 3 kali pertemuan selama pelaksanaan KKN yaitu pada tanggal 31 january 2015 dan 1,3 February 2015. Kegiatan pelatihan mewarnai dan menggambar ini dilaksaknakan di Meunasah Gampong Peulandok Teungoh. Jumlah anak-anak yang mengikuti kegiatan ini terdiri dari 20 orang. Mereka ini umumnya masih duduk di bangku SD dari kelas 1 sampai dengan kelas 6 dan. Setelah kegiatan ini diharapkan kepada anak-anak Gampong Peulandok Teungoh semakin meningkat kreatifitasnya dalam mevisualisasikan imajinasinya.

4. Faktor pendukung dan penghambat

Adapun yang menjadi pendukung berjalannya kegiatan ini adalah antusiasnya anak anak dalam melakukan kegiatan menggambar mengingat pelatihan menggambar ini juga sebagai persiapan bagi mereka dalam menghadapi lomba yang diadakan oleh mahasiswa KKN Unsyiah. Namun ada juga yang menjadi kendala dalam kegiatan ini yakni sifat anak anak yang hyperactive sehingga pelaksanaan sedikit terganggu.

Masrur (1104102010035)/ Teknik Mesin 1. Bidang kegiatan yang dipilih

Bidang kegiatan yang dipilih adalah mengajarkan tentang microsoft office excell bagi anak-anak smp dan sma di gampong peulandok teungoh.

2. Maksud, tujuan dan sasaran yang ingin dicapai

Maksud dan tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengajarkan bagaimana tata cara penggunaan microsoft office excell dalam pengaplikasian di kehidupan sehari hari.

3. Hasil yang dicapai dan tindak lanjut

Mengajarkan tentang microsoft office excell bagi anak-anak smp dan sma gampong peulandok teungoh yang dilaksanakan oleh Masrur ini dibantu oleh Hidayat Arfan, Trina Ellora, Mayana Wanari Puja Darma, Mirza Firmansyah, Irna Handri Mastuti, dan Hery Zanur. Kegiatan ini dilakukan sebanyak 3 kali pertemuan selama pelaksanaan KKN yaitu pada

(38)

33

tanggal 20 january 2015 dan 4,6 February 2015. Kegiatan mengajarkan tentang microsoft office excell ini dilaksaknakan di Meunasah Gampong Peulandok Teungoh. Jumlah anak-anak yang mengikuti kegiatan ini terdiri dari 24 orang. Setelah kegiatan ini diharapkan kepada anak-anak Gampong Peulandok Teungoh dapat mengaplikasikan microsoft office excell dengan lancar.

4. Faktor pendukung dan penghambat

Adapun yang menjadi pendukung berjalannya kegiatan ini adalah antusiasnya anak anak dalam melakukan kegiatan pelatihan microsoft office excell, mengingat pelatihan microsoft office excell ini juga sebagai persiapan bagi mereka dalam menghadapi dunia kerja kedepannya. Namun ada juga yang menjadi kendala dalam kegiatan ini yakni pengetahuan matematikasiswa smp dan sma yang kurang sehingga pelaksanaan sedikit terhambat.

Hery Zanur ( 1307101020130 ) / Keperawatan 1. Bidang Kegiatan Yang Dipilih

Bidang yang dipilih yaitu berkenaan dengan bidang kesehatan lingkungan, dengan program Pembuatan taman mini.

2. Maksud, Tujuan dan Sasaran yang Ingin Dicapai

Mencapai maksud dan tujuan dalam program ini yaitu membantu anak-anak Gampong Peulandok Teungoh untuk dapat menjaga kebersihan lingkungan pemanfaatan halaman rumah serta unsur keindahan. Selain itu program ini juga dapat membantu meningkatkan mutu kesehatan dari segi pemeliharaan kesehatan lingkungan di Gampong Peulandok Teungoh.

3. Hasil yang Dicapai dan Tindak Lanjut

Pembuatan Taman Mini dilaksanakan oleh Hery Zanur dibantu oleh Hidayat Arfan, Masrur, Trina ellora dan Mirza Firmansyah. Kegiatan ini dilaksanakan sebanyak 5 kali selama pelaksanaan KKN yaitu pada tanggal 13,20,22,29,30 Januari 2015. Kegiatan ini dilakukan halaman depan posyandu di samping Meunasah Gampong Peulandok Teungoh. Jumlah

(39)

34

anak-anak yang mengikuti kegiatan Pembuatan Taman mini yaitu 11 terdiri dari anak laki-laki keseluruhan,. Mereka ini umumnya masih duduk dibangku SD kelas 4,5,6. Para anak-anak ini diajarkan cara mendesain taman yang di sesuaikan dengan plot tanah yang ada ditambah dengan memilih tanaman yang bagus dan cocok di tanam di taman tersebut, dalam proses penngerjaan pembuatan taman mini ini anak-anak Juga diajarkan cara untuk jambat petak taman yang di hias dengan batu sebagai pembatas dari petak tanah tersebut. Setelah kegiatan ini, anak-anak umumnya (75%) sudah mampu memilih tanaman yang cocok untuk di tanam dan mendesain taman mini sendiri yang lumayan baik dan semakin mengemarinya. Setelah kegiatan ini diharapkan kepada orang tua terus memberikan motivasi dan latihan kepada anak-anaknya untuk kemanfaatan halaman rumah supaya apa yang sudah diajarkan oleh mahasiswa KKN Unsyiah tidak terlupa begitu saja.

4. Faktor Pendukung dan Penghambat

Banyak yang mendukung jalannya kegiatan ini, utamanya dari motivasi anak-anak peulandok teungoh yang sangat antusias dan tinggi untuk belajar, kemudian dukungan orang tua yang di mengantarkan anaknya ke meunasah untuk dapat didikan dari kami. Tapi ditiap kegiatan adalah penghambat yang membuat kegiatan berjalan kurang maksimal, salah satunya adalah kondisi tempat latihan yang kurang kondusif karena banyak anak-anak yang ribut dan berkeliaran disekitar tempat latihan.

Trina ellora (1106102030044)/Pend.Sendratasik 1. Bidang Kegiatan yang Dipilih

Bidang kegiatan yang dipilih berkenaan dengan bidang keterampilan, yaitu program pembuatan batik celup dan program pembuatan tutorial Hijab.

2. Maksud, Tujuan dan Sasaran yang Ingin Dicapai

Program pembuatan batik celup untuk mendaur ulang jelbab putih yamg sudah berubah warna menjadi kekuning-kuningan dengan cara

(40)

35

mewarnainya dengan pewarna tekstil atau pewarna pakaian dengan tekhnik batik celup, mencelupkan beberapa warna dan menjadikan jelbab yang awalnya tidak terpakai menjadi cantik kembali. Dan program pembuatan tutorial Hijab untuk meningkatkan rasa percaya diri remaja putri akan fashion hijab yang bermacam-macam bentuk bisa di kreasikan dengan sangat mudah dan dapat di aplikasikan saat pergi keacara-acara tertentu seperti acara pesta, maulid nabi Muhammad SAW dan acara lain sebagainya. Dan setelah kegiatan ini remaja-remaja putri yang terlibat sebagai peserta program kegiatan tersebut juga bias lebih kreativ di kehidupan sosial mereka.

3. Hasil yang dicapai dan tindak lanjut

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari seluruh masyarakat gampong Peulandok Teungoh. sehingga kegiatan ini bisa berlangsung lancar. Antusias remaja-remaja putri dan anak-anak lainnya yang ikut menyaksikan berjalannya program ini pun ikut larut dalam memeriahkan kegiatan ini. Dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan kreativitas remaja gampong Peulandok Teungoh. Program batik celup dilaksanakan hanya 1 kali yaitu pada tanggal

4. Faktor Pendukung dan Penghambat

Banyak faktor pendukun pada kegiatan ini, diantaranya banyaknya warga yang antusias mengikuti kegiatan, mudahnya mencari hal-hal yang diperlukan dan banyak hal lainnya. Sedangkan pengahambatnya yaitu hanya lamanya waktu menunggu air mendidih.

Irna Handri Mastuti (1106103020024)/ Pend. Matematika 1. Bidang kegiatan yang dipilih

Bidang kegiatan yang dipilih berkenaan dengan bidang kreativitas Keterampilan Membuat Tas dari Kalender.

(41)

36

2. Maksud, tujuan dan sasaran yang ingin dicapai

Maksud dan tujuan dari kegiatan ini menumbuhkan kreativitas anak-anak dalam mengolah dan memanfaatkan kalender yaitu dengan cara melipat kalender hingga membentuk tas.

3. Hasil yang dicapai dan tindak lanjut

Memberikan pengajaran kreativitas kalender untuk anak-anak gampong peulandok teungoh yang dilaksanakan oleh Irna Handri Mastuti dibantu oleh Trina Ellora, Mayana Wanari Puja Darma, Mirza Firmansyah, Hidayat Arfan, Masrur, dan Hery Zanur. Kegiatan ini dilakukan sebanyak 2 kali selama pelaksanaan KKN yaitu pada tanggal 15 dan17 Januari 2015. Kegiatan belajar dan membuat tas dari kalender dilakukan di Meunasah Gampong Peulandok Teungo. Jumlah anak-anak yang mengikuti kegiatan membuat tas terdiri dari 15 orang. Mereka ini umumnya masih duduk di bangku SD dari kelas 3 sampai dengan kelas 6 dan SMP dari kelas 1 sampai dengan kelas 2. Setelah kegiatan ini diharapkan kepada anak-anak Gampong Peulandok Teungoh untuk dapat melanjutkan kegiatan membuat tas agar keterampilannya lebih baik dan terampil dan dapat memanfaatkan kalender-kalender bekas yang ada dirumah maupun disekolah untuk dijadikan sebuah tas seperti yang diharapkan oleh mahasiswa KKN Unsyiah.

4. Faktor pendukung dan penghambat

Adapun yang menjadi pendukung berjalannya kegiatan ini adalah mudah mendapatkan alat dan bahannya seperti kalender, kertas kado dan lain-lain. Anak-anak Gampong Peulandok Teungoh sangat antusias saat diajarkan cara membuat tas. Namun ada juga yang menjadi kendala dalam kegiatan membuat tas yaitu sulitnya mendapat waktu luang untuk memulai kegiatan.

Mayana Winari Puja Darma (1108104010006) / FMIPA. Biologi 1. Bidang Kegiatan Yang Dipilih

Bidang yang dipilih yaitu berkenaan dengan komputer, dengan program Mengajarkan Program Komputer yaitu Microsoft Word.

Referensi

Garis besar

Dokumen terkait

Pembuatan kerajinan tangan bunga dari kertas crepe bertujuan untuk mengembangkan daya kreativitas anak dalam mengembangkan sikap, kemampuan (keterampilan dasar), dan

 Bantuan dari seluruh teman Kelompok KKN Gampong Batee Shok Faktor Penghambat dalam melakukan kegiatan ini adalah :..  Terbatasnya

Pembuatan celengan dari barang bekas untuk anak-anak Gampong Jeumpa dilaksanakan oleh Fadhlul Husni dibantu oleh kawan-kawan Mahasiswa KKN. Acara ini dilaksanakan satu kali

Tujuan dari kegiatan yang dilakukan oleh Pembuatan peta potensi gampong yang dilaksanakan oleh Nasrullah Andista bertujuan untuk membuat batasan wilayah gampong

Hasil yang dicapai dari kegiatan pengecetan Meunasah di Gampong Meunasah Mesjid adalah meunasah terlihat lebih indah dan terang dengan warna yang telah dicat, warna yang

Kegiatan ini tidak akan berlangsung dengan lancar tanpa ada yang mendukungnya, salah satu dukungan yang dimaksud adalah antusiasme warga untuk menerima ilmu

KKN ini bukan hanya kewajiban semata melainkan telah menjadi sejarah hidup kami yang berbekas dalam ingatan kami hingga akhir hayat, disini kami banyak belajar

Selain itu hasil yang sudah dicapai adalah pengetahuan umum anak-anak tentang wawasan kebangsaan sudah mulai membaik ditandai dengan banyak pertanyaan yang kami berikan, anak-anak