• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengujian Pengendalian Terhadap Siklus Produksi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Pengujian Pengendalian Terhadap Siklus Produksi"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

Pengujian Pengendalian Terhadap Siklus Produksi Pengujian Pengendalian Terhadap Siklus Produksi

Siklus produksi yang dibahas dalam bab ini diterapkan dalam perusahaan manufaktur yang Siklus produksi yang dibahas dalam bab ini diterapkan dalam perusahaan manufaktur yang  produksinya berdasarkan psa

 produksinya berdasarkan psanan dari nan dari pembeli. Siklus produksi terpembeli. Siklus produksi terdiri dari diri dari dari dua dari dua transaksi:transaksi: Transaksi manufaktur dan aktivitas penghitungan fisik persediaan .

Transaksi manufaktur dan aktivitas penghitungan fisik persediaan . Jaringan prosedur

Jaringan prosedur yang memyang membentuk transaksi bentuk transaksi manufaktur:manufaktur: 1.

1. Prosedur order produksiProsedur order produksi 2.

2. Prosedur permintaan dan pengeluaran barang gudangProsedur permintaan dan pengeluaran barang gudang 3.

3. Prosedur pemgembalian barang gudangProsedur pemgembalian barang gudang 4.

4. Prosedur penatatan biaya tenaga ker!a langsungProsedur penatatan biaya tenaga ker!a langsung ".

". Prosedur penatatan pembebanan biaya overhead pabrik dan kos produk selesaiProsedur penatatan pembebanan biaya overhead pabrik dan kos produk selesai #.

#. Prosedur penatatan pembebanan biaya overhead pabrik sesungguhnya $ biaya pemasaran$Prosedur penatatan pembebanan biaya overhead pabrik sesungguhnya $ biaya pemasaran$ dan biay

dan biaya a administrasi dan administrasi dan umum.umum. Jaringan prosedur

Jaringan prosedur yang membentuk yang membentuk aktivitas penghitungan aktivitas penghitungan fisik sediaan adalah:fisik sediaan adalah: 1.

1. Prosedur penghitungan fisik Prosedur penghitungan fisik  2.

2. Prosedur komplikasiProsedur komplikasi 3.

3. Prosedur penentuan kos sediaanProsedur penentuan kos sediaan 4.

4. Prosedur ad!ustment kos sediaanProsedur ad!ustment kos sediaan

Tujuan Audit terhadap Siklus Produksi Tujuan Audit terhadap Siklus Produksi

Tu!uan audit siklus produksi adalah untuk memperoleh bukti mengenai masing%masing asersi Tu!uan audit siklus produksi adalah untuk memperoleh bukti mengenai masing%masing asersi signif

signifikan ikan yang berkaitan yang berkaitan dengadengan n transaktransaksi si dan dan saldo saldo siklusiklus s produproduksi. ksi. TuTu!uan !uan ditentditentukanukan  berdasar lima kategori asersi yaitu:

 berdasar lima kategori asersi yaitu: &elompok 'sersi

&elompok 'sersi Tu!uan 'udTu!uan 'udit it terhadapterhadap Transaksi

Transaksi

Tu!uan '

Tu!uan 'udit terhadap udit terhadap SaldoSaldo 'kun

'kun

&eberadaan atau keter!adian &eberadaan atau keter!adian

Transaksi manufaktur yang Transaksi manufaktur yang diatat menerminkan bahan diatat menerminkan bahan  baku$ tenaga ker!a langsung  baku$ tenaga ker!a langsung

dan overhead yang dan overhead yang

dikonsumsi dalam produksi dikonsumsi dalam produksi  produk selama periode yang  produk selama periode yang

diaudit diaudit

Sediaan yang diantumkan Sediaan yang diantumkan dalam neraa seara fisik ada dalam neraa seara fisik ada  pada tanggal neraa

 pada tanggal neraa &os produk yang di!ual &os produk yang di!ual menerminkan kos produk menerminkan kos produk yang dikirimkan kepada yang dikirimkan kepada ustomer selama periode ustomer selama periode yang diaudit

yang diaudit

&elengkapan &elengkapan

Semua transaksi manufaktur Semua transaksi manufaktur yang ter!adi selama periode yang ter!adi selama periode yang diaudit telah diatat yang diaudit telah diatat

Sediaan menakup seluruh Sediaan menakup seluruh  bahan baku$ produk$

 bahan baku$ produk$ dandan  bahan habis pakai yang ada  bahan habis pakai yang ada  pada tanggal neraa

 pada tanggal neraa &os produk yang di!ual &os produk yang di!ual

menakup kos semua produk  menakup kos semua produk  yang di!ual selama periode yang di!ual selama periode yang diaudit

yang diaudit (

(aak k ddaan n kkee))aa!!iibbaann *n*nttiittaas s mmeemmiilliikki i hha a kkaattaass sediaan sebagai akibat sediaan sebagai akibat transaksi manufaktur yang transaksi manufaktur yang teratat dalam periode yang teratat dalam periode yang

*ntitas memiliki hak legal *ntitas memiliki hak legal atas sediaan yang ada pada atas sediaan yang ada pada tanggal neraa

(2)

diaudit

Penilaian atau alokasi

Semua transaksi manufaktur telah diatat dalam !urnal$ diringkas$ dan dipotong ke dalam akun dengan benar 

Sediaan disa!ikan semestinya  pada yang terendah diantara

kos atau harga pasar pada tanggal neraa

&os produk yang di!ual menerminkan penerapan metode kos yang konsisten

Penya!ian dan pengungkapan

+inian transaksi manufaktur  mendukung penya!ian akun yang berkaitan dalam

laporan keuangan$ baik klarifikasinya maupun  penggungkapannya

Sediaan dan kos produkyang di!ual telah diidentifikasi dan diklasifikasi dengan

semestinya dalam neraa Penggungkapan memadai telah dibuat berkaitan dengan sediaan

Perancangan Program Audit Untuk Pengujian Pengendalian Terhadap Siklus Produksi +erangka peranangan

1. Pemahaman system informasi akuntansi untuk pelaksanaan transaksi: manufaktur dan  penghitungan fisik sediaan.

2. Penentuan kemungkinan salah sa!i dalam setiap tahap pelaksanaan transaksi manufaktur dan  penghitungan fisik sediaan.

3. Penentuan aktivitas pengendalian yang diperlukan untuk mendekteksi dan menegah salah sa!i dalam setiap tahap pelaksanaan transaksi: ,anufaktur dan penghitungan fisik sediaan. 4. Penentuan prosedur audit untuk mendekteksi efektivitas aktivitas pengendalian.

". Penyusunan program audit untuk penu!ian terhadap transaksi.

Perancangan Program Audit Untuk Pengujian Pengendalian Transaksi Manufaktur -ungsi ang Terkait: /ama 0 nit organisasi pemegang fungsi

 /. /ama -ungsi nit rganisasi Pemegang

-ungsi 1 -ungsi pen!ualan bagian pen!ualan 2 -ungsi otorisasi produksi departemen produksi 3 -ungsi produksi bagian produksi 4 -ungsi perenanaan dan

 pengendalian produksi

 bagian perenanaan dan  penga)asan

" -ungsi gudang bagiann gudang

# -ungsi akuntansi biaya bagian akuntansi biaya  -ungsi akuntansi umum bagian akuntansi umum

(3)

• Surat order produksi adalah surat perintah yang dikeluarkan oleh departemen produksi$ yang

ditu!ukan kepada bagian%bagian yang terkait dengan proses pengolahan produk  memproduksi se!umlah produk dengan spesifikasi$ ara produksi$ fasilitas produksi !angka )aktu seperti yang terantum didalam surat order prokduksi tersebut.

• &artu !am ker!a: kartu untuk menatat !am ker!a tenaga ker!a langsung yang dikonsumsi

untuk memproduksi produk yang terantum di dalam surat order produksi.

• uku permintaan dan pengeluaran barang gudang5 formulir yang digunakan oleh fungsi

 produksi untuk meminta bahan baku dan bahan penolong untuk memproduksi produk yang terantum di dalam surat order produksi.

• ukti pengembalian barang ke gudang adalah fomulir yang digunakan oleh fungsi produksi

untuk mengembalikan bahan baku dan bahan penolong ke fungsi gudang.

• ukti memorial adalah dokumen yang digunakan sebagai dasar penatatan depresiasi aktiva

tetap ber)u!ud$ amortisasi aktiva tetap ber)u!ud$amortisasi se)a 0 aktiva tidak ber)u!ud$ dan pembebanan biaya overhead pabrik kepada produk berdasarkan tariff yang ditentukan di muka.

• ukti kas keluar adalah dokumen yang digunakan untuk menatat biaya%biaya yang dibayar 

le)at kas.

• 6aporan produk selesai adalah laporan produk selesai dibuat oleh fungsi produksi untuk 

memberitahukan selesainya produksi pesanan tertentu.

Catatan akuntansi yang digunakan dalam transaksi manufaktur : 1. Jurnal pemakaian bahan baku

2. Jurnal umum

3. +egister bukti kas keluar  4. &artu kos produk 

". uku pembantu sediaan #. uku pembantu biaya

Bagan alir sistem informasi akuntasi manufaktur :

7abungan !aringan prosedur 8 prosedur bagan alir sistem akuntansi

1. Prosedur order produksi untuk mengkoordinasikan kegiatan pengolahan produk guna memenuhi pesanan pembeli atau kebutuhan produk untuk !angka )aktu tertentu

2. Prosedur permintaan dan pengeluaran barang gudang 3. Prosedur pengembalian barang gudang

4. Prosedur penatatan biaya tenaga ker!a langsung

". Prosedur produk selesai dan penatatan pembebanan biaya overhead pabrik 

#. Prosedur penatatan biaya overhead pabrik sesungguhnya$ biaya administrasi dan umum dan  biaya pemasaran

. Prosedur penatatan biaya overhead pabrik sesungguhnya$ biaya administrasi dan umum dan  biaya pemasaran yang berasal dari pengeluaran kas dan yang menggunakan register kas

keluar dan !urnal umum

Aktiitas pengendalian yang diperlukan dalam transaksi manufaktur

!" Pemisahan fungsi akuntansi #iaya dari fungsi produksi$ fungsi gudang dan fungsi yang menganggarkan #iaya

Penatatan yang dilakukan fungsi produksi$ fungsi gudang$ dan fungsi yang menganggarkan biaya harus dipisah dengan penatatan yang dilakukan fungsi biaya karena apabila semua peatatan dilakukan oleh keseluruhan fungsi produksi$ gudang dan

(4)

 penganggaran biaya maka akan sangat mudah ter!adi manipulasi akuntansi dan  penyele)engan

%" Pemisahan fungsi gudang dari fungsi produksi

-ungsi gudang dan fungsi produksi perlu dipisah agar ter!adi kelanaran proses produksi dan untuk menghindari penyele)engan terhadap sediaaan perusahaan. 9imana fungsi produksi  bertanggung !a)ab untuk memprosen bahan baku men!adi bahan !adi dan fungsi gudang  bertanggung !a)ab atas keamanan sediaan yang disimpan.

&" Surat order produksi otorisasi oleh kepala fungsi produksi

&epala fungsi produksi adalah pemegang )e)enang untuk memerintahkan unit%unti organisasi yang ada diba)ahnya dalam pelaksanaan kegiatan produksi$ maka surat order   produksi perlu diotorisasi oleh kepala fungsi tersebut$ sehingga semua dokumen yang dibuat

untuk pelaksanaan produksi memiliki dasar yang sah.

'" Daftar ke#utuhan #ahan dan daftar kegiatan produksi di#uat oleh fungsi perencanaan dan pengendalian produksi dan diotorisasi oleh kepala fungsi produksi

-ungsi perenanaan dan pengedalian produksi merupakan staff dari kepala fungsi produksi$ setiap dokumen daftar daftar kebutuhan bahan dan kegiatan perlu diotorisasi oleh kepala fungsi sehingga men!adi tolak ukur untuk menga)asi kegiatan produksi

(" Bukti permintaan dan pengeluaran #arang gudang diotorisasi oleh kepala fungsi produksi yang #ersangkutan

9okumen berupa bukti permontaa dan pengeluaran barang gudang digunakan sebagai dasar   penatatan pengurangan sediaan yang diata di dalam kartu gudang dan kartu sediaan. 'gar 

dokumen tersebut dianggap sah maka harus diotorisasi oleh kepala fungsi produksi. )" *artu jam kerja diotorisasi oleh kepala fungsi produksi yang #ersangkutan

ukti kas keluar merupakan dokumen sumber bagi penatatan biaya produksi dan non  produksi yang dikeluarkan le)at kas. 'gar bukti kas keluar tersebut merupaka dokumen yang sah maka perlu diotorsasi oleh kepala fungsi pembuat bukti kas keluar$ sebagai bukti telah dilakukannnya verfikasi terhadap kesahihan dokumen tersebut.

+" Penggunaan tarif #iaya oerhead pa#rik untuk mem#e#anan #iaya oerhead pa#rik  kepada produk 

&artu !am ker!a merupakan dokumen sumber sebagai dasar distribusi biaya tenaga ker!a langsung kedalam kartu harga pokok tiap%tiap pesanan. Penatatan kedalam kartu !am ker!a diselenggarakan oleh fungsi produksi$ diotorisasi oleh kepala fungsi produksi.

," Bukti kas keluar diotorisasi oleh fungsi pem#uat #ukti kas keluar

-" Surat order produksi$ #ukti permintaan dan pengeluaran #arang gudang$ Bukti kas keluar$ #ukti memorial$ #ernomor urut tercetak dan penggunaannya dipertanggungja.a#kan

Pengendalian terhadap pemakaian berbagai dokumen sumber diatas dapat dilakukan dengan membuat formulir dokumen tersebut dalam bentuk bernomor urut teretak. Penggunaan nomor urut teretak setiapdokumen sumber tersebut harus dipertanggung!a)abkan oleh fungsi yang ber)enang untuk menggunakannya.

!/" Penggunaan kartu kas produk untuk mencatat kes produk yang diproduksi

&artu kos produk merupakan buku pembantu biaya yang digunakan untuk mengumpulakan  biaya produksi ke produk seara individual. &eakuratan pembebanan kos produk kepada

(5)

 pemesan sangat ditentukan oleh penyelenggaraan kartu kos produk. Selain itu kartu kosproduk !uga berfungsi untuk menetukan kos produk yang selesai yang ditransfer dari fungsi produksi ke fungsi gudang.

!!" Penggunaan laporan produk selesai untuk penyerahan produk selesai dari fungsi produksi ke fungsi gudang dan untuk gudang dan untukdasar pencatatan kos produk   jadi dalam #uku pem#antu sediaan

6aporan produk selesai berfungsi sebagai bukti penyerahan produk !adi dari fungsi produksi ke fungsi gudang dan sebagai dasar bagi fungsi akuntansi biaya untuk menatat kos produk  selesai ke buku pembantu sediaan

!%" Secara periodik dilakukan rekonsiliasi kartu #iaya dengan akun kotrol #iaya di dalam #uku #esar

+ekonsilisasi digunakan untuk mengeek ketelitian data yang diatat didalam kartu biaya dan akun kontrol biaya yang bersangkutan di dalam buku besar 

!&" Penggunaan panduan akun dan pelaporan #iaya produk dan pada .aktu yang tepat" &eakuratan posting transaksi manufaktur ke dalam buku pembantu biaya ditentukan oleh  pemberian kode akun pada dokumen sumber.

Penyusunan program audit untuk pengujian pengendalian terhadap transaksi manufaktur

Prosedur Audit *ertas

*erja Tgl Pelaksana

 Keberadaan atau Keterjadian 1. 6akukan pengamatan terhadap  pemisahan fungsi

2. 'mbil sampel kartu biaya produk yang produknya telah selesai

diproduksi

3. 'mbil sampel kartu biaya .

 Kelengkapan

4.Periksa bukti digunakannya

formulir ek bernomor urut teretak dan pertanggung!a)aban pemakaian formulir tersebut

".'mbil sampel dokumen sumber dan lakukan pengusutan ke atatan akuntansi berikut ini:

a. Persetu!uan semestinya untuk setiap transaksi pemakaian bahan  baku$ biaya tenaga ker!a langsung

dan pembebanan biaya overhead  pabrik.

(6)

 b.Pengeekan independen terhadap dokumen sumber 

Penjelasan Program Audit Untuk Pengujian Pengendalian Terhadap Transaksi Manufaktur

1. 0akukan pengamatan terhadap pemisahan fungsi akuntansi dari fungsi

produksi$ fungsi penyusunan anggaran #iaya$ dan fungsi penyimpanan gudang

Pemisahan fungsi akuntansi biaya dari fungsi operasi dan fungsi penyimpana akan men!amin keandalan data biaya yang diatat di dalam atatan akuntansi.

2. Am#il sampel kartu pos produk yang produknya telah selesai produksi

9alam melaksanakan prosedur pemeriksaan ini$ auditor mengambil sampel arsip kartu pos  produk untuk produk yang telah selesai diproduksi yang disimpan oleh fungsi akuntansi biaya

.

&artu kos produk yang dipilih kemudian diperiksa mengenai: 1. Surat order produksi yang melampirinya

2. torisasi yang terantum di dalam surat order produksi 3. 9aftar kebutuhan bahan makanan yang melampirinya 4. 9aftar kegiatan produksi yang melampirinya

". ukti permintaan dan peamkaian barang untuk pemakaian bahan baku yang bersangkutan #. kartu !am ker!a dan tariff upah yang dipakai

. ukti memorial yang bersangkutan dengan pembebanan biaya overhead pabrik 

3. Am#il sampel kartu #iaya

ntuk memperoleh keyakinan mengenai ketelitian dan keandalan dokumen penatatan biaya overhead pabrik auditor mengambil sampelkartu biaya dari arsip yang diselengarakan oleh fungsi akuntansi biaya.

4. Periksa #ukti digunakannya formulir cek #ernomor urut tercetak dan

pertanggungja.a#annya pemakaian formulir terse#ut

'uditor memeriksa apakah klien menggunakan formulir bernomor urut etak pada )aktu auditor mengambil sampel bukti%bukti tersebut pada )aktu melakukan inspeksi terhadap formulir yang belum dipakai.

5. Periksa adanya pengecekan independen terhadap posting #uku dan jurnal

ntuk mengu!i keandalan prosedur penatatan transaksi manufaktur$ auditor mengu!i ketelitian posting ringkasan !urnal umum dan register bukti kas keluar ke dalam akun yang  bersangkutan dalam buku besar.

Perncangan Program Audit Untuk Pengujian Pengendalian1Aktiita Perhitungan 2isik  Sediaan

-/7S '/7 T*+&'T

 /ama -ungsi dan nit rgansiasi Pemegang -ungsi

 /. /ama -ungsi nit rganisasi Pemegang -ungsi 1 -ungsi Penghitungan fisik Tim Penghitungan -isik Persediaan 2 -ungsi akuntansi biaya agian 'kuntasi biaya

(7)

3 -ungsi akuntansi umum agian 'kuntasi mum

Tim Penghitungan 2isik Sediaan. Tim yang terdiri dari fungsi pemegang kartu  penghitungan fisik$ fungsi penghitung dan fungsi pengeek. Tu!uan penghitungan fisik 

sediaan adalah untuk meminta pertanggung!a)aban atas barang yang disimpan oleh fungsi gudang dan pertanggung!a)aban atas ketelitian dan keandaalan data sediaan yang diatat  pada kartu sediaan oleh funsgi akuntasi biaya.

2ungsi Akuntansi Biaya" ertanggung !a)ab untuk menantumkan kos satuan sediaan yang dihitung dalam daftar hasil penghitungan fisik sediaan ;inventory summary sleet <.

2ungsi Akuntasi Umum" ertanggung !a)ab untuk menatat !urnal ad!ustment sebagai ahsil  penghitungan fisik sediaan ke dalam !urnal umum.

Dokumen

9okumen sumber ;soure douments<$ yaitu dokumen yang diapkai sebagai dasar penatatan ke dalam akuntansi$ dan dokumen pendukung ;orroborating douments atau dokumen  penguat<$ yaitu dokumen yang membuktikan validitas ter!adinya transaksi.

!" *artu Penghitung 2isik"

9okumen ini digunakana untuk merekam hasil perhitungan fisik sediaan$ baik yang dilakukan oleh penghitung ;counter) maupun pengee! ;checker).

%" Bukti Memorial 34ournal 5oucher6"

Sebagai dasar penatatan depresiasi aktiva tetap ber)u!ud$ amotisasi se)a dan aktiva tidak   ber)u!ud$ dan pembebanan biaya overhead pabtik kepada produk berdasarkan tariff yang

ditentukan di muka.

&" Daftar 7asil Penghitungan 2isik 

(asil perhitungna fisik sediaan yang telah terkumpul di dalam kartu perhitungan fisik  kemudian diatat di dalam daftar hsil perhitungan fisik untuk ditentukan harga okok satuan dank s total setiap !enis sediaan yang dihitung.

CATATA8 A*U8TAS9

=atatan akuntansi yang digunakan dalam aktivitas penghitungan fisik sediaan adalah: 1. uku Pembantu Sediaan

Salah satu tu!uan penghitungan fisik sediaan adalah untuk meng% adjust atatan dalam buku  pembantu sediaan berdasarkan hasil penghitungan fisik sediaan.

2. Jurnal mum

dalam penghitungan fisik sediaan$ !urnal umum digunakan untuk menatat ad!ustment sediaan berdasarkan data yang dikumpulkan dalam daftar hasil penghitungan fisik sediaan. Aktiitas Pengendalian ang Diperlukan Dalam Aktiitas Penghitungan 2isik Sediaan 1. Pemisahan penghitung dengan pengeek 

2. Penggunaan kartu penghitungan fisik sediaan bernomor urut teretak 

3. Pemegang kartu penghitungan fisik sediaan mempertanggung!a)abankan pemakaian kartu tersebut dan penatatannya ke dalam daftar hasil penghitungan fisik sediaan

(8)

4. Pengeekan seara independent penantuman kos sediaan ke dalam daftar hasil penghitungan fisik sediaan

". Pengeekan seara independent terhadap perkalian antara kuantitas dan kos per unit dalam daftar hasil penghitungan fisik sediaan

#. Pengeekan seara indepenen posting ke dalam buku pembantu sediaan berdasarkan daftar  hasil penghitungan fisik sediaan.

. Penduan akun dan revie) pemberian kode akun >.

Penyusunan Program Audit Untuk Pengujian Pengendalian Terhadap Aktiitas Perhitungan 2isik Sediaan

Prosedur Audit *ertas

*erja Tgl Pelaksana  Keberadaan atau Keterjadian

1. Pela!ari instruksi yang dibuat untuk penghitungan fisik

 persediaan

2.6akukan pengamatan terhadap  penghitungan fisik persediaan

3. 6akukan hitung u!i ;test ount<

 Kelengkapan

4. 6akukan pengu!ian kompilasi  Kelengkapan

".6akukan pengu!ian biaya

#.6akukan pengu!ian ad!ustment

P;84;0ASA8 P<=><AM AUD9T U8TU* P;8>U49A8 P;8>;8DA09A8 T;<7ADAP A*T959TAS P;8>79TU8>A8 29S9* S;D9AA8

Pelajari 9nstruksi ang Di#uat Untuk Penghitungan 2isik Sediaan"

'uditor perlu mempela!ari instruksi tertulis perhitungan fisik sediaan yang disusun oleh klien untuk memperoleh keyakinan mengenai :

1. ndependensi karya)an yang diikutsertakan dalam panitia perhitungan fisik sediaan dari fungsi penyipanan barang dan fungsi akuntansi sediaan.

2. &etelitian metode yang digunakan untuk pemgukuran sediaan 0akukan Pengamatan Terhadap Penghitungan 2isik Sediaan

9alam pengamatan terhadap perhitungan fisik sediaan tersebut auditor melakukan kegiatan :

1. ,engamati pemisahan fungsi penghitung$ pengeek$ dan pemegang kartu perhitungan

fisik dalam tim penghitungan fisik sediaan.

2. ,engamati karya)an yang ditugasi untuk melakukan penghitungan fisik sediaan$

yang seharusnya bukan karya)an yang bertanggung !a)ab atas penyimpanan barang digudang dan penatatan sediaan di fungsi akuntansi

(9)

3. ,engamati alat yang digunakan sebagai pengukur dan metode yang digunakan dalam

 penghitungan sediaan.

4. ,engambil sample kartu penghitungan fisik yang sudah digunakan yang disimpan

sementara oleh pemegang kartu perhitungan fisik dan memeriksa nomor urut teretaknya dan  pertanggung!a)aban pemakai nomor urutnya.

0akukan 7itung Uji 3Test Count6

'uditor melakukan perhitungan fisik terhadap sebagian sediaan barang yang telah dihitung oleh tim penghitung fisik sediaan dan kemudian membandingkan hasil penghitungan tersebut dengan hasil penghitungan fisik yang diatat di dalam kartu penghitungan fisik.

0akukan Pengujian *ompilasi 3Compilation Test6

9alam pengu!ian kompilasi ini auditor melakukan kegiatan:

1. ,emilih unsure sediaan yang diatat di dalam hasil penghitungan fisik kemudian mengusut informasi tersebut ke dalam kartu penghitungan fisik yang bersangkutan.

2. ,emperoleh kepastian bah)a semua kartu penghitungan fisik sudah diatat di dalam daftar  hasil penghitungan fisik.

0akukan Pengujian *os 3Pricing Test6"

9alam pengu!ian harga ini auditor melakukan kegiatan:

1. ,emilih unsur sedian yang diatat di dalam daftar hasil penghitungan fisik dan kemudiat mengusut kos satuan yang diantumkan di dalam daftar hasil penghitungan fisik ke dalam kartu sediaan yang bersangkutan

2. ,emeriksa ketelitian perkalian kuantitas dan ahrga satuan di dalam daftar hasil penghitungan fisik 

0akukan Adjustment Test. 'd!ustment test dilakukan oleh auditor untuk memperoleh keyakinan mengenai digunakannya data hasil penghitungan fisik sediaan untuk  mengadjust  atatan akuntasi sediaan.

Referensi

Dokumen terkait

Melakukan adjustment test , yaitu pengujian adjustmen yang dilakukan oleh klien terhadap data sediaan di dalam kartu sediaan atas dasar data yang dicantumkan di dalam daftar

Dokumen ini digunakan untuk merekam hasil perhitungan fisik persediaan. Dalam perhitungan fisik persediaan, setiap jenis persediaan dihitung dua kali secara independen oleh

Akibat perubahan metode penilaian sediaan terhadap perhitungan rugi laba tahun yang diaudit harus dijelaskan dalam laporan keuangan dan auditor harus menyatakan perkecualian

Membuktikan asersi kelengkapan transaksi yang berkaitan dengan sediaan yang dicatat dalam catatan akuntansi dan kelengkapan saldo sediaan yang

Rerangka tujuan pengujian substantive terhadap sediaan dilukiskan pada gambar 20.1 dalam gambar tersebut terlihat bahwa tujuan utama pengujian substantive terhadap sediaan

Auditor melakukan pengujian substantif terhadap transaksi rinci yang mendebit dan mengkredit akun sediaan dan pengujian pisah batas yang digunakan untuk mencatat transaksi

Jika jumlahnya material, sediaan dalam perusahaan manufaktur harus di kelompokkan menurut kelompok utaqma berukut ini: sediaan roduk jadi, sediaan produk daloam proses, dan

 Jika sediaan dinyatakan pada kosnya, nilai pasarnya harus dicantumkan dengan tanda kurung dan jika sediaan diturunkan nilainya pada harga pasarnya, kosnya